Break News

Sticky Grid(3)

Internasional

Nasional{#d70f81}

Analisis{#fcb315}

Opini{#32bba6}

Wawancara{#1BAEE0}

LATEST POSTS

Nasihat Imam Malik Perlunya Hormati Fiqih Wilayah Setempat

item-thumbnail


IBNU BINT AS SUDDI adalah seorang muhaddits yang merupakan murid dari Imam Malik. Suatu saat, ia berada dalam mejlais Imam Malik dank ala itu, sang guru ditanya mengenai masalah faraidh, dan menjawab dengan pendapat Zaid bin Tsabit.

Kamudian As Suddi pun menyahut,”Ali dan Ibnu Ma’sud tidak berpendapat seperti itu.”

Imam Malik pun member isyarat kepada para penjaga, hingga mereka pun datang, namun As Suddi memberikan perlawanan, hingga mereka berkata,”Apa yang harus kita lakukan terhadap tinta dan buku-buknya?” Imam Malik pun berkata,”Mintalah dengan baik.”

Imam Malik pun bertanya,”Dari mana engkau datang?” As Suddi pun menajwab,”Dari Kufah.”

Imam Malik berkata,”Kenapa engkau melanggar adab?” As Suddi menjawab,”Aku menyebutkan hal itu untuk memperoleh manfaat.”

Imam Malik pun berkata,”Sesungguhnya Ali dan Abdullah bin Mas`ud tidak bisa diingkari keutamaan mereka berdua, sedangkan penduduk negeri kami menggunakan pendapat Zaid bin Tsabit. Jika engkau bersama mereka, janganlah memulai pembicaraan dengan hal yang mereka tidak tahu, maka meraka pun memulai dengan kebencian terhadapmu.” (Siyar A’lam An Nubala, 11/177)

Apa yang disampikan Imam Malik di atas adalah nasehat yang amat berharga, dimana siapa saja perlu menghormati pendapat ulama yang digunakan oleh warga setempat dan tidak menyampaikan hal menyelisihinya dari ulama lain, karena hal itu akan menimbulkan interaksi yang tidak harmonis. [hidayatullah+ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Selama Bulan Juli, 481 Warga Sipil Suriah Tewas di Raqqah

item-thumbnail


+ResistNews Blog
 - Selama bulan Juli, sedikitnya 481 warga sipil Suriah terbunuh di Provinsi Raqqah di bagian Utara Suriah, menurut sebuah LSM yang melaporkan langsung dari area tersebut.

Data yang berasal dari “Raqqa Is Being Slaughtered Silently” (RBSS) yang merupakan gerakan jurnalisme warga (citizen journalism), mengungkapkan bahwa pasukan koalisi AS telah melakukan 633 serangan udara di kota Raqqah pada bulan Juli, hingga menyebabkan hilangnya nyawa 189 warga sipil Suriah, dikutip dari AA.

Sebanyak 126 warga sipil lainnya terbunuh akibat 440 serangan udara militer Rusia, sementara 121 lainnya dibunuh oleh tembakan artileri yang dilakukan oleh kelompok teroris PYD, cabang PKK dari Suriah yang berhaluan komunis, selama ini PYD ataupun PKK telah dimasukkan dalam daftar hitam organisasi teror oleh AS, Uni Eropa dan Turki.

Bulan lalu, Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah, Syrian Network for Human Rights (SNHR) mendokumentasikan bahwa sekitar 1.400 warga sipil, termasuk 308 anak-anak dan 203 perempuan, telah terbunuh di Raqqah selama delapan bulan sebelumnya.

Pasukan koalisi internasional yang dipimpin AS diluncurkan pada tanggal 6 Juni, sebuah operasi untuk memerangi kelompok Islamic State (IS) di kota Raqqah.[panjimas/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Islamophobia Akut, Masjid di Minnesota AS Dibom Saat Jamaah Hendak Sholat Subuh

item-thumbnail


+ResistNews Blog
 - Sebuah Masjid di negara bagian Minnesota dibom pada Sabtu pagi (06/08), disaat umat Islam berkumpul untuk menunaikan sholat subuh berjamaah.

Kepolisian Bloomington mengatakan bahwa bom tersebut hanya merusak Kantor Imam Masjid di “Dar Al Farooq Islamic Center”.

Para jamaah muslim segera memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Hingga berita ini diterbitkan, pihak FBI masih menyelidiki motif dan kronologi pengeboman Masjid di Minnesota itu.

“Seorang saksi melihat ada sesuatu yang dilemparkan ke jendela kantor Imam dari sebuah van atau truk sebelum ledakan itu,” kata Asad Zaman, Direktur Masyarakat Muslim Amerika Minnesota (Muslim American Society of Minnesota), pada sebuah konferensi pers.

Direktur Eksekutif Masjid “Dar Al Farooq Islamic Center”, Mohamed Omar menambahkan bahwa kendaraan tersebut, diduga sebuah van, segera melesat pergi.

Masjid yang didominasi warga keturunan Somalia itu, sama halnya seperti banyak Masjid lain di seluruh AS, yang telah menerima berbagai telepon dan email yang bernada ancaman, kata Omar kepada Star Tribune.

“Saat itu jam 5 pagi (09.00GMT),” ujarnya. “Seluruh lingkungan tenang, orang-orang seharusnya masih tidur, begitulah damainya keadaan ini. Saya terkejut saat mengetahui hal ini terjadi”, pungkasnya

Council on American Islamic Relations (CAIR), mengumumkan hadiah $ 10.000 dollar untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman pelaku pengeboman Masjid di negara bagian Minnesota itu.

Secara nasional, kantor pusat Council on American Islamic Relations (CAIR) juga mendesak Masjid-Masjid dan Pusat-Pusat Islam di seluruh negeri untuk meningkatkan keamanan.

“Insiden tersebut merupakan gejala dari berkembangnya suasana Islamofobia di AS,” kata Direktur Komunikasi CAIR, Ibrahim Hooper, kepada Anadolu Ajensi.

“Karena kapan pun Anda melihat motif yang mungkin ada dalam kasus seperti ini, nampaknya Islamofobia akan menjadi jenis motivasi utama yang akan Anda lihat”, pungkasnya.

Hooper mengatakan pemberian penghargaan atau reward khusus di masa lalu telah berhasil dalam mengumpulkan informasi-informasi yang mengarah pada penangkapan pelaku penyerangan.

“Karena seringkali mereka membual kepada orang dan teman, serta keluarga mereka, bahwa mereka telah melakukan ini dan mereka bangga akan hal itu. Kemudian seseorang akhirnya, karena insentif pemberian (reward), menawarkan informasi kepada polisi dan mereka ditangkap,” imbuh Hooper.[panjimas+ResistNews Blog ]
loading...
Read more »
Older Posts
Home
loading...