Archive by date

Segera Mundur, AS Desak Irak Danai Korban Perang

item-thumbnail
BAGHDAD (Berita SuaraMedia) - Diatas jalan berdebu yang diapit oleh tumpukan puing dan kerangka mobil akbat bom, keluarga Saleh sedang membangun kembali rumah mereka dengan uang bantuan yang mereka dapatkan karena tiga anggota keluarga mereka tewas dalam baku tembak antara pasukan Amerika dan pasukan perlawanan.

Di lain tempat, sekitar kota medan pertempuran Ramadi, perahu motor dan jaring ikan baru terselip di sudut halaman keluarga Zeyadan itu, dibeli dengan uang dari dana bantuan yang sama.

Bantuan untuk keluarga dan ratusan orang lain seperti mereka berasal dari dana khusus yang diperuntukkan oleh Kongres untuk warga sipil tak berdosa yang tewas selama operasi militer AS di Irak. Namun baru-baru ini, anggota Kongres meminta Badan Pembangunan Internasional AS di Baghdad, yang mengelola dana tersebut, untuk mengeksplorasi seandainya Irak mengambil alih pendanaan dan manajemen proyek.

Meskipun tidak ada kerangka waktu yang diberikan untuk transisi, permintaan tersebut merupakan salah satu contoh kecil dari bagaimana AS ingin memotong lebih dari hanya hubungan militer dengan Irak seperti menarik pasukan yang tersisa selama 17 bulan berikutnya. Sudah beberapa korban yang khawatir mereka tidak akan pernah mendapatkan ganti rugi jika pihak berwenang Irak yang dilihat sebagai korup dan tidak efisien - menjalankan proses itu.

Christopher Crowley, Direktur USAID di Irak, mengatakan untuk mendorong rakyat Irak untuk mengambil alih program bantuan US korban adalah bagian dari  semua program bantuan Amerika di sini. AS  "mencari kontribusi yang lebih besar dari pemerintah (Irak) untuk program-program ini."

Namun, Menteri Luar Negeri Hoshyar Zebari mengecam AS karena bergegas untuk memutuskan hubungan ke Irak, dengan mengatakan: "Pesan mereka kepada kami adalah: 'Selesaikan masalah Anda dengan cepat sehingga kita dapat menarik pasukan dengan cepat."'

Crowley mengatakan banyak yang di AS percaya Irak memiliki sarana untuk membiayai negaranya sendiri untuk membangun kembali setelah perang, dengan cadangan ketiga terbesar minyak mentah di dunianya- meskipun sejauh ini berarti infrastruktur Irak masih belum bisa memproduksi sebanyak yang mereka bisa.

"Agaknya, ketika Irak mencapai potensi penuh berkaitan dengan sumber daya minyak mereka tidak akan memerlukan bantuan seperti ini," katanya.

Ketika ditanya mengapa pemerintah Irak harus membayar kompensasi atas kematian selama operasi Amerika, ia mengatakan para korban "adalah warga Irak. Kami ingin melihat perluasan definisi korban di luar yang terluka dalam aksi militer AS" untuk memasukkan semua korban perang.

Pemerintah Irak sudah memiliki program sendiri untuk memberikan uang kepada keluarga dari sekitar 100.000 warga sipil yang tewas sejak ASinvasi tahun 2003. Tapi program ini merata dan kekurangan dana, yang dijalankan oleh masing-masing provinsi. Di provinsi Baghdad, misalnya, sebagian pembayaran dibuat pada tahun 2007 dan 2008 namun tidak ada sejak 2009 karena anggaran tidak ada yang disesuaikan, menurut juru bicara, Shatha al-Obeidi.

Tidak ada pembayaran yang telah dibuat oleh pemerintah Irak sejak tahun 2004 di provinsi Anbar, setelah wilayah paling berdarah dalam memerangi perlawanan, di mana pemerintah memperkirakan hingga 50.000 warga Irak telah dibunuh.

Di Ramadi, ibukota provinsi Muslim Sunni yang terletak sekitar 70 mil (115 kilometer) barat Baghdad, gagasan agar Irak bertanggung jawab atas bantuan untuk korban membuat korban dan pekerja bantuan yang berusaha membantu mereka khawatir .

"Mereka tidak akan mencapai orang yang tepat, orang yang paling membutuhkan," kata Eman Kadhum, program manajer Anbar dari CHF International, organisasi yang mendistribusikan uang USAID di provinsi ini. "orang-orang miskin akan tetap, seperti biasa, menjadi korban. Tak ada yang akan membantu mereka."

Jika pemerintah Irak dan kelompok-kelompok bantuan mengambil alih proses bantuan, "sebagian besar dari mereka hanya akan mengambil uang itu," ujarnya, mencatat bahwa Irak menduduki peringkat sebagai negara paling korup kelima di dunia oleh kelompok pengawas Transparency International.

Pada puncak perang di pertengahan tahun 2006, kekerasan tidak terkendali di kota sebesar 400.000 jiwa ini dengan pemboman, serangan dan pertukaran tembakan sehari-hari. Seluruh lingkungan itu terlalu berbahaya bagi polisi. Kelompok perlawanan menyerang tentara AS hampir setiap kali mereka keluar, dan beberapa jalan begitu sarat akan bom sehingga pasukan Amerika tidak akan menggunakannya.

Muhammad Hesham, 36, menceritakan bagaimana suami adiknya, Walid Ali, terbunuh pada tahun 2006. Ali dalam perjalanan pulang di wilayah yang merupakan wilayah konflik aktif. Dia berada di persimpangan jalan ketika ia ditembak oleh seorang penembak jitu Amerika di atap. Dia berbaring pendarahan di jalan sampai subuh karena ada terlalu banyak perkelahian untuk mengevakuasi dirinya.

"Kadang-kadang, mereka menembak semua yang bergerak. Itu tidak masalah jika Anda membawa senjata atau tidak," kata Hesham.

Ali, yang bekerja di sebuah pabrik kaca, meninggalkan seorang istri dan tiga anak tanpa sarana untuk mendukung mereka. Bulan lalu, dengan $ 8.000 dalam bantuan, mereka membuka toko kecil  yang menjual alat tulis dan hadiah di Ramadi dan menebar rak-raknya dengan aksesori telepon selular, album foto, baterai, jam dan mainan.

Hesham, seperti korban lainnya, mengatakan ia meminta bantuan dari pemerintah Irak untuk adik dan anak-anaknya, tetapi tidak pernah mendapatkannya. Dan ia tidak percaya pada otoritas Irak untuk mengelola bantuan bagi para korban.

"Tidak ada sedikitpun yang akan mencapai para korban, dan jika itu sampai mereka akan memberi dengan jumlah yang sangat kecil," katanya.

Uang untuk keluarga Hesham dan yang lainnya yang seperti mereka berasal dari Marla Ruzicka Iraqi War Victims Fund . Nama tersebut diambil dariseorang pekerja bantuan muda Amerika yang pertama kali membujuk Kongres untuk membantu korban perang sipil di Irak dan Afghanistan sebelum ia terbunuh dalam serangan bom di Baghdad pada 2005.

Yayasan Marla bertujuan untuk membantu keluarga miskin yang telah kehilangan pencari nafkah utama mereka dan memberi mereka sebuah rumah atau sebuah proyek yang menghasilkan pendapatan seperti sebuah toko kecil. Keluarga harus memiliki dokumen kematian untuk mendapatkan bantuan, termasuk memberikan laporan polisi. Dalam beberapa kasus, uang itu datang bersama dengan permintaan maaf dari militer AS.

Dana tersebut telah membantu lebih dari 5.360 orang di seluruh Irak sejauh ini, menurut USAID.

Program yang didanai melalui USAID, telah menerima sekitar $ 50 juta sejak tahun 2005. Tapi uang itu mengalami penurunan: USAID telah meminta Kongres sebesar $ 5 juta per tahun selama dua tahun mendatang untuk dana tersebut, setengah apa yang harus dilakukan setiap tahun dari 2006-2008. Itu bagian penurunan dalam bantuan kemanusiaan Amerika untuk Irak, yang mencapai puncaknya pada sekitar $ 1 miliar pada tahun 2006 dan diharapkan untuk akan berkisar sekitar $ 250-300 juta per tahun dari 2010-2012.

Terpisah dari Yayasan Marla, militer Amerika mengatakan mereka juga telah mendistribusikan sekitar $ 115 juta  langsung kepada korban. dana itu akan benar-benar habis setelah pasukan Amerika ditarik pada akhir tahun 2011.

Bagi keluarga seperti Hakima Zeyadan, bantuan AS telah menjadi secercah harapan di tahun-tahun penderitaan.

Suaminya, seorang nelayan, dibunuh secara tidak sengaja dalam baku tembak empat tahun yang lalu dalam perjalanan pulang dari Baghdad ke Ramadi ketika sebuah konvoi AS melepaskan tembakan setelah diserang oleh kelompok perlawanan. Sekarang dia tinggal di rumah dengan anggota yang lebih dari 20 keluarga dan tidak mampu membayar  sewa $ 300 per bulan.

Dengan $ 12.000 dari dana Marla, keluarga itu membeli sebuah perahu nelayan, jaring dan tenda lapangan sepanjang tepi sungai Efrat di mana putranya Khaled, 34, akan memancing dan mudah-mudahan mengambil alih peran ayahnya sebagai pencari nafkah.

Selema Saleh sedang membangun kembali rumahnya, yang rusak dalam pertempuran, dan menambahkan dua kamar dengan dana AS $ 28.000. Dua putra dan saudara suaminya tewas pada tahun 2007 dalam sebuah baku tembak antara pasukan Amerika dan kelompok perlawanan. Wanita 54 tahun itu dipaksa untuk pindah keluarganya yang terdiri dari enam orang  - termasuk cucunya yang berusia 7 tahun dan janda dari salah satu anaknya ke satu kamar di rumah kakaknya.

"Saya kehilangan segalanya," kenangnya. (iw/aby) www.suaramedia.com

loading...
Read more »

Penyebab Ngantuk Melanda Saat Berpuasa

item-thumbnail
Serangan kantuk di siang hari adalah salah satu masalah yang menjadi keluhan selama berpuasa. Penyebabnya, bukan hanya kurang tidur atau perubahan pola tidur akibat sahur. Tapi perubahan pola makan.

Mengantuk selama berpuasa umumnya terjadi akibat menurunnya kadar gula darah ke otak sehingga memengaruhi kinerja otak. Saat energi menipis, hati mengelurkan glikogen dan memberi energi cadangan bagi tubuh agar tetap beraktivitas. Sebab, otak mengonsumsi 60 persen dari asupan glukosa tubuh.

Seperti diberitakan dari Fitness Spotlight, bila energi tambahan untuk kebutuhan aktivitas seharian mulai berkurang, tubuh akan melemas dan mengantuk. Biasanya terjadi pada siang hari atau bisa lebih cepat bagi yang tidak makan sahur.

Penyebab lain adalah tubuh kekurangan zat besi saat sahur. Sumber zat besi diperoleh dari sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, kangkung, katuk, ikan teri dan aneka kacang-kacangan. Jumlah zat besi yang cukup membantu tubuh menyerap oksigen lebih banyak ke otak sehingga mengurangi rasa kantuk.

Perhatikan pula asupan karbohidrat kompleks seperti beras merah, ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum yang akan menahan glikogen lebih lama untuk menghasilkan glukosa. Anda pun bisa melewati hari-hari puasa dengan lebih segar. Melaksanakan ibadah puasa bukan merupakan halangan bagi yang tetap melakukan aktivitas kerja. Baik bagi pekerja yang beraktivitas di lapangan ataupun di dalam ruangan. Hanya saja, tantangan berpuasa pada musim seperti ini, lebih berat dilakukan karena suasana perubahan cuaca yang cukup drastis. Terkadang panas seharian, terkadang juga hujan dari mulai subuh yang sedikit banyak akan memengaruhi kondisi badan saat puasa.

Untuk mempertahankan kondisi tubuh yang sehat dibutuhkan beberapa syarat kesehatan yang harus dipenuhi, sehingga di tempat kerja Anda tetap mempunyai gairah untuk bekerja. Ketika berpuasa, asupan bahan makanan yang masuk berkurang dibanding saat tidak puasa. Sedangkan energi yang dikeluarkan selama beraktivitas masih sama. Itu sebabnya, selama menjalankan ibadah puasa, kesehatan pun harus dijaga. Kalau sampai keadaan masuk dan keluarnya makanan tidak seimbang, maka akan menyebabkan badan lemas yang ujung-ujungnya jatuh sakit.

Cermati Pengaturan Waktu Kerja

Mentang-mentang puasa, jangan beralasan untuk jadi lemas dan tidak efektif bekerja. Puasa merupakan aktivitas yang biasa dilakukan manusia setiap tahunnya. Namun tetap saja, di bulan-bulan tersebut, alasan klasik seperti itu juga yang selalu ada. Padahal perusahaan rata-rata memberikan keringanan dengan memberlakukan jam kerja lebih pendek daripada hari biasanya.

Biasanya, faktor yang mempengaruhi efektifitas kerja seseorang menjadi turun adalah tidak ada asupan makanan atau minuman seperti yang biasa dilakukan. Jika biasanya pukul 12 siang makan siang, di waktu puasa hal itu tidak dilakukan lagi. Hingga tidak sedikit akhirnya orang beralasan perut kosong, sehingga gairah dan konsentrasi kerja jadi menurun.

Selain itu, penyebab lain orang tidak efektif bekerja di bulan puasa adalah karena mungkin sahur yang berlebihan dan kurangnya waktu tidur, sehingga menimbulkan rasa ngantuk pada saat bekerja keesokan harinya. Wajar saja terkadang orang jadi merasa berat atau malas untuk melakukan aktivitas kerjanya.

Padahal kinerja yang menurun saat puasa tidak selalu karena perut yang kosong. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh penerapan pola kerja yang kurang tepat. Jadi jika Anda merasa beberapa hari dalam berpuasa ini justru membuat lemas dan kurang efektif dalam bekerja, Anda perlu mengkoreksi pola kerja Anda sendiri juga.

Singkirkan Gangguan Konsentrasi

Berada seharian di kantor, apalagi di bulan puasa, sudah pasti memerlukan konsentrasi lebih untuk bisa tetap berkonsentrasi menyelesaikan tumpukan tugas. Namun, ada saja gangguan datang, mulai dari jenuh melihat tumpukan kerja, mengantuk (karena bangun lebih pagi untuk sahur), ajakan ngobrol dari teman, atau bahkan ajakan berjalan-jalan mencari keperluan lebaran, hingga pulang lebih cepat untuk berbuka puasa di rumah. Kalau sudah begini, bekerja efektif pun jadi kontradiktif.

Untuk mengalihkan malas dan membangkitkan mood, kita biasanya mencari hiburan. Misalnya baca majalah, main game di komputer, atau jalan-jalan mencari keperluan berbuka puasa dan Lebaran. Kalau hanya sebentar (5-10 menit), bolehlah. Namun kalau keterusan atau malah keseringan, hal ini berpotensi mengurangi efektivitas kerja. Saat bekerja, jauhkan godaan seperti novel, majalah, atau katalog belanja dari meja kerja agar perhatian Anda tak banyak teralihkan.

Selain itu, untuk memacu Anda menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, mengapa tidak membuat deadline pribadi? Misalnya, memajukan satu hari dari deadline yang seharusnya agar tugas tak menumpuk. Pasang timer di komputer atau di ponsel untuk mengingatkan bahwa sudah waktunya Anda menyelesaikan tugas tersebut dan segera beralih ke tugas berikutnya.

Jangan lupa untuk selalu tersenyum meski hanya dalam hati. Selain merupakan ibadah, senyum juga membuat hari Anda di kantor terasa lebih menyenangkan. Saat tersenyum, zat endorfin terlepas ke dalam otak sehingga membuat kita merasa nyaman. Dengan tersenyum, kedua sisi otak akan terangsang, daya konsentrasi meningkat, serta ketegangan otot dan tekanan psikologis berkurang. Ini akan membuat otak Anda menjadi lebih peka dan lebih mudah menerima dan mengolah informasi.

Bekerja Efektif Saat Puasa

Untuk mereka yang merasa kurang efektif dalam bekerja, berikut ini ada beberapa hal yang mungkin perlu Anda perhatikan dan Anda ubah dalam pola kerja sehari-hari:

  1. Selesaikan tugas-tugas berat sebelum jam 12.00. Karena biasanya, pada pagi hari Anda masih dalam keadaan semangat dan fresh. Saat tersebut harus digunakan dengan efektif, yaitu melakukan pekerjaan yang menyita energi dan pikiran.
  2. Atur waktu presentasi dengan klien di pagi hari karena tubuh masih dalam kondisi segar, fit, dan bertenaga. Tapi jika klien menjadwalkan siang hari, simpanlah tenaga untuk siang hari dengan mengerjakan tugas-tugas yang lebih ringan di pagi hari.
  3. Jangan 'mendramatisir' puasa Anda. Anggap saja Anda sedang berdiet sambil mengumpulkan pahala. Dengan tidak mengingat-ingat kondisi puasa dan perut Anda yang kosong, waktu akan cepat berlalu, dan Anda pun dapat menyelesaikan pekerjaan seperti biasa.
  4. Jangan terus-menerus berada di depan layar komputer. Dalam keadaan tidak puasa pun kepala Anda akan terasa pening jika terlalu lama berfokus ke layar komputer. Masalahnya, jika Anda pening, Anda tak bisa minum obat penghilang rasa sakit saat puasa. Saat bekerja di depan komputer, sesekali alihkan pandangan Anda ke hal lainnya, selama paling tidak lima menit setiap satu jam sekali. Anda bisa melihat ke luar jendela, mengecek ponsel Anda, dan sebagainya. Jika sudah merasa lebih fresh, baru Anda dapat kembali ke pekerjaan.
  5. Dengarkan musik agar otak tidak jenuh. Putar musik kesukaan Anda atau musik-musik religius yang dapat menyegarkan sanubari Anda. Mendengerkan musik sambil bekerja diyakini dapat menambah semangat dan gairah, serta mengenyahkan rasa kantuk dan bosan.
  6. Jangan lupa untuk istirahat meskipun tidak ada acara makan siang. Gunakan jam istirahat ini untuk berhenti dari aktivitas kerja. Ganti kegiatan makan siang dengan memperbanyak ibadah, mengobrol dengan rekan kerja, jalan-jalan ke luar kantor, atau tidur siang sejenak. (fn/vs/cbn) www.suaramedia.com
loading...
Read more »

AlQuran, Sumber Inspirasi Sains Islam

item-thumbnail

"Bacalah dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajarkan (manusia) dengan kalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya". Demikian arti dari Q.S Al Alaq ayat 3-5.

Merupakan anugerah terbesar yang sangat berharga bagi umat islam ialah Alquran. Tidak hanya petunjuk yang menuntun manusia menuju Rab-Nya, tetapi juga kandungan yang ada didalamnya­- bila dilihat dari aspek tinjauan sains- memiliki nilai yang sangat tinggi. Sains yang berlandaskan nilai-nilai islam harus berlandaskan Alquran sebagai referensi utama.

Alasan logisnya, Alquran kurang lebih mengandung ayat kauniyah sebanyak 800 ayat telah mencukupi kuota untuk memenuhi khasanah pengetahuan ciptaan Sang Khaliq melalui sains. Ayat kauniyah sendiri merupakan ayat yang berkaitan dengan alam semesta. Tentunya, Allah tidak memasukkan ayat-ayat kauniyah dalam Alquran melainkan menjadi bekal pembelajaran dan inspirasi bagi manusia yang hendak mendalami sains islam.

Pengetahuan yang dikumpulkan manusia melalui penggunaan akalnya inilah yang kemudian disusun menjadi suatu bentuk yang berpola. Setelah berbagai butir pengetahuan itu dikumpulkan dalam suatu bentuk yang teratur, kumpulan itu disebut aqliah atau falsafiyyaah, yaitu ilmu atau sains (Andi Hakim, 2008). Dan Allah menghendaki bahwa sains yang dibangun tetap mematuhi sunnatullah yang telah ditetapkan Allah. Selain itu Tujuan sains islam untuk memperlihatkan kesatuan hukum alam, kesalinghubungan seluruh bagian dan aspeknya sebagai refleksi dari kesatuan prinsip Illahi (Agus P, 2008).

Beberapa ayat yang dapat menjadi inspirasi sains beberapa disiplin ilmu seperti fisika, biologi, astronomi, kedokteran yang telah berkembang begitu pesat. Misalnya, "Dan kami meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan)…" dalam surat Al Hijr 15:22. "Dan sesungguhnya menciptakan gugusan bintang-bintang (dilangit)..".dalam surat Al Hijr 15: 16. Maka bintang-bintang itu "Sebagai penunjuk jalan…"An Nahl 16:16. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah", dalam surat Al Alaq 96:2.

Beberapa ayat diatas sangat memberikan inspirasi bagi ilmuwan-ilmuwan yang hendak mendalami sains. Hasilnya, pada tahun 1979 ketika itu Abdus Salam, ilmuawan Muslim peraih Nobel dalam bidang fisika teori, menuturkan dalam pidato penganugerahan Nobel Fisika di Karolinska Institute, Swedia. Di forum tersebut, ia mengaku bahwa riset itu didasari oleh keyakinan terhadap kalimah tauhid. "Saya berharap Unifying the Forces dapat memberi landasan ilmiah terhadap keyakinan adanya Tuhan Yang Maha Esa," kata penulis 250 makalah ilmiah fisika partikel itu. Dan dia juga menuturkan ketika menghadiri sidang UNESCO di Paris, 1984, "Saya muslim karena saya percaya dengan pesan spiritual Alquran. Alquran banyak membantu saya dalam memahami hukum alam, dengan contoh-contoh fenomena kosmologi, biologi dan kedokteran sebagai tanda bagi seluruh manusia".

Dari teori yang ditemukan Abdus Salam itu mengispirasi ilmuwan setelahnya seperti Stephen Hawking dengan Theory of Everything dan yang dicanangkan ilmuwan AS, Grand Theory (GT). Para fisikawan dan kosmolog dunia kini berambisi untuk menjelaskan rahasia penciptaan alam semesta dalam satu teori tunggal yang utuh. Ujung-ujungnya suatu saat akan terbukti bahwa permulaan penciptaan alam semesta berasal dari sesuatu yang satu. Mirip dengan apa yang difirmankan Allah dalam Alquran, "Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi dulu keduanya adalah sesuatu yang padu, kemudian kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air kami jadikan segalanya sesuatu yang hidup. Maka mengapa mereka tidak juga beriman?" dalam surat Al Anbiya' 21:30.

Sesungguhnya dengan mempelajari Sains yang berlandaskan Alquran, umat islam sedang mengemban tugas yang mulia. Bahkan, Allah telah memudahkan kepada umat islam dengan memberikan inspirasi-inspirasi yang dikandung dalam Alquran. Hanya saja dengan usaha keras mempelajarinya ilmu itu akan dapat dipahami, dan ditemukan. Karena, Allah berkehendak meninggikan derajat orang yang beriman dan mau mempelajari ilmu, pengtahuan/sains. Baik dihadapan seluruh manusia ataupun dihadapan Allah swt. Semoga.

Referensi:
1] Alquran Yang Mulia.
2] Hakim, A, N. 2008. Pengantar ke Filsafat Sains. Jakarta: PT. Pustaka Litera Antarnusa.
3] Purwanto, A. 2008. Ayat-Ayat Semesta Sisi-Sisi Alquran yang Terlupakan. Bandung: PT. Mizan Pustaka.
4] Profil Prof. Abdus Salam Fisikawan Muslim Pertama Penerima Hadiah Nobel dikutip dari (http://persatuan.web.id).



* Penulis adalah Sulthoni Akbar, mahasiswa S1 Jurusan Fisika Sains Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS Surabaya). Aktif sebagai Ketua Kajian Strategis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ITS.

loading...
Read more »

Ilmuwan Berhasil Menciptakan Mantel 'Tembus Pandang'?

item-thumbnail

Ahmad Taufiqurrakhman - Okezone
(foto: gargles.net)

BOSTON - Para ilmuwan telah menciptakan mantel tembus pandang yang bisa membuat cahaya menembus benda padat. Materi yang digunakan untuk mantel ini adalah sutra.

Saat ini mantel tersebut hanya berfungsi untuk cahaya di luar spektrum yang terlihat, di bagian terahertz band, frekuensi antara radio dan cahaya infra merah. Para pengembangnya di Boston University dan Tufts University, percaya kalau mantel itu bisa juga berfungsi di gelombang yang lebih kecil, termasuk cahaya yang terlihat. Demikian seperti yang dikutip dari Telegraph, Jum'at (13/8/2010).

Para peneliti berharap bahwa penemuan mereka tersebut akan diterapkan pada dunia medis, juga membuka kemungkinan ke depannya untuk membuat manusia atau objek lainnya menjadi tidak terlihat.

Karena sutra itu adalah 'biocompatible', materi tersebut tidak menimbulkan reaksi ketika dipasang pada tubuh manusia. Meta-silk bisa digunakan di dunia kedokteran. Fiorenzo Omenetto, salah satu peneliti dari Tuff University mengatakan bahwa penemuan ini adalah sudut yang tidak biasa untuk sebuah matematerial, karena kemampuan sutra untuk berinteraksi dengan tubuh manusia.

Ilmuwan-ilmuan tersebut berkata bahwa penemuan tersebut ke depannya bisa digunakan sebagai mantel ala Harry Potter untuk semua orang. Penemuan tersebut juga bisa digunakan sebagai sensor gula darah untuk diabetes, sebagaimana level glukosa berubah, begitu juga metamaterial-nya. 

Tahun lalu, para peneliti di Imperial College London dan University of Southhampton diberi dana sebesar 4,9 juta Euro untuk menyelidiki metamaterial dan kemungkinannya untuk diterapkan di bidang pengobatan, pertahanan, keamanan dan komunikasi.
(srn)

loading...
Read more »

Pemerintah Siapkan Dana Kontingensi Rp 2 Triliun

Ramdhania El Hida - detikFinance Jakarta - Pemerintah siapkan dana cadangan jika terjadi gangguan ketidakstabilan harga pangan dunia (dana kontingensi) karena pengaruh iklim sebesar Rp 2 triliun. Dana ini sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2010.

"Dalam APBN Perubahan 2010 dana cadangan itu Rp 1 triliun untuk beras dan Rp 1 triliun untuk stabilisasi," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (13/8/2010).

Namun, Hatta belum memastikan penggunaannya. Yang pasti karena dana ini dianggarkan untuk alokasi tahun ini, sudah tentu pemanfaatannya juga harus pada tahun ini pula.

"Itu kan dana cadangan, ya untuk cadangan. Artinya kalau ada apa-apa, kita sudah siap," jelasnya.

Hatta menyatakan pemerintah terus memantau terhadap perkembangan harga pangan dan produksinya atas fenomena gelombang panas yang menerpa Rusia dan sebagian wilayah Asia lain.

Selain menyediakan cadangan dana, untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan dunia karena pengaruh iklim, pemerintah juga mempersiapkan 3 cara lain yaitu dengan menjaga produksi pangan, menyosialisasikan kepada petani untuk beradaptasi dengan perubahan iklim, serta menjaga stabilitas harga pangan.

"Menjaga stabilitas harga pangan, baik operasi pasar maupun percepatan raskin, pasar-pasar murah. Menjaga hal-hal yang berkaitan dengan apakah itu pupuk,lahan, subsidi benih, harus berjalan pada perlindungan petani kita, jelasnya.

Sementara itu, Deputi Menko Bidang Pertanian dan Kelautan Dyah Maulida kemungkinan besar dana cadangan stabilisasi harga pangan terpakai, memang cukup besar. Ia mencontohkan selain Rusia, Australia yang menjadi sumber impor gandum Indonesia juga mengalami gangguan produksi.

"Produksi gandum dari Australia mundur, jadi kemungkinan harga naik memang besar," ujarnya pada kesempatan yang sama.

Kalau sampai harga gandum naik, seperti dikatakan Menteri Perdagangan harga komoditi substitusi gandum seperti kedelai dan jagung juga diperkirakan akan ikut naik. Dari kemungkinan itu pemerintah bisa melihat kebutuhan akan stabilisasi pangan dibutuhkan atau tidak.

"Saat ini, pemerintah selalu waspada karena ada kemungkinan dengan terganggunya gandum, harga komoditi lain juga akan ikut naik, tapi kalau terpakai menstabilisasi tepung dan terigu itu tidak disemester ini, tapi mungkin 2011," tandasnya.

(nia/ang)
loading...
Read more »

Mencari Hidayah Allah

Tunjukkanlah kami jalan yang lurus.

(QS. Al-Fatihah [1]: 6)

 

Kata ihdinaa (tunjukkanlah kami) dalam ayat di atas merupakan bentuk kata perintah (fi'lu al-amr) dari kata hadâ-yahdii. Hadâ-yahdii sendiri artinya adalah memberi petunjuk kepada hal-hal yang benar. Kata hidayah merupakan bentuk fi'lu al masdar dari kata ini. Dalam Tafsir Munir karya Dr. Wahbah Az Zuhaily, hidayah ada lima macam. Satu hidayah ke hidayah yang lain bersifat hierarkis, di mana hidayah yang ada di bawahnya akan menyempurnakan hidayah yang ada di atasnya. Jadi semakin ke bawah maka semakin tinggi nilainya. Adapun kelima hidayah tersebut adalah sebagai berikut :

Pertama, hidayah ilhami. Hidayah ini adalah fitrah yang Allah SWT berikan kepada semua makhluk ciptan-Nya. Contohnya, Allah SWT memberikan hidayah ilhami kepada lebah yang suka hinggap di bunga untuk mengambil saripatinya, dapat membangun sarang yang menurut para ahli adalah desain yang paling sempurna berdasarkan fungsinya. Seorang bayi yang lapar diberi hidayah ilhami oleh Allah SWT untuk menangis dan merengek-rengek pada ibunya agar diberi ASI. Siapakah yang mengajari lebah dan bayi tadi untuk melakukan hal tersebut? Tentunya kita yang beriman kepada Allah SWT akan menjawab: itulah kekuasaan Allah SWT yang telah memberikan hidayah ilhami kepada makhluk-Nya. Semua makhluk yang diciptakan Allah SWT akan menerima hidayah ini. Dalam bahasa kita, hidayah ilhami ini adalah insting, yang merupakan tingkat inteligensi paling rendah.

Kedua, hidayah hawasi. Hidayah hawasi adalah hidayah yang membuat makhluk Allah SWT mampu merespon suatu peristiwa dengan respon yang sesuai. Contohnya adalah, ketika manusia mendapatkan kebahagiaan maka ia akan senang dan jika mendapatkan musibah maka ia akan sedih. Dalam istilah kita, hidayah hawasi ini adalah kemampuan inderawi.

Hidayah hawasi sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Maka respon yang ditimbulkan dari sebuah peristiwa sangat tergantung dengan lingkungan kita. Jika lingkungan itu normal maka respon kita akan normal. Misalnya, orang yang mendapatkan musibah akan sedih karena lingkungannya mengajarkan untuk merespon peristiwa tersebut dengan bersedih. Di lain tempat dan waktu mungkin saja respon ini berubah karena lingkungannya merespon dengan hal yang berbeda. Maka untuk mendapatkan hidayah hawasi ini kita harus membuat atau mengondisikan agar lingkungan kita normal alamiah.

Ketiga, hidayah aqli (akal). Hidayah akal adalah hidayah yang diberikan khusus pada manusia yang membuatnya bisa berfikir untuk menemukan ilmu dan sekaligus merespon peristiwa dalam kehidupannya dengan respon yang bermanfaat bagi dirinya. Hidayah akal akan bisa kita miliki manakala kita selalu mengambil pelajaran dari segala sesuatu, segala peristiwa, dan seluruh pengalaman hidup kita ataupun orang lain. Allah SWT berfirman:

"Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama. kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka dapat mempertahankan mereka dari (siksa) Allah; Maka Allah mendatangkan bagi mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Allah melemparkan ketakutan dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) sebagai pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai wawasan". (QS. Al-Hasyr [59]: 2).

Yang dimaksud dengan ahli Kitab dalam ayat ini ialah orang-orang Yahudi Bani Nadhir pada masa Nabi Muhammad SAW di Madinah. Merekalah yang mula-mula dikumpulkan untuk diusir keluar dari Madinah karena mereka mengingkari Piagam Madinah.

Ayat ini memerintahkan kita untuk senantiasa mengambil hikmah dan 'ibroh dari segala kejadian dalam kehidupan ini, dengan harapan kita tidak terjebak pada permasalahan yang sama. Hidayah akal ini akan bekerja dengan ilmu yang diperoleh, dari proses pembelajaran kehidupan yang telah dilakukan, yang kemudian digunakan untuk memilih respon yang terbaik bagi diri di masa mendatang. Semakin banyak kita mengambil pelajaran maka semakin tinggi kualitas hidayah akal kita.

Namun Hidayah akal ini mempunyai keterbatasan dalam menyeragamkan respon terhadap sebuah kejadian untuk seluruh manusia. Ada pepatah "lain ladang, lain pula belalangnya. Lain kepala, lain pula isinya." Mungkin respon tertentu baik menurut kita, akan tetapi belum tentu baik menurut orang lain. Maka diperlukan sebuah standar untuk menyeragamkan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang hak dan mana yang batil. Jawaban untuk hal ini ada pada tingkatan hidayah selanjutnya.

Keempat, hidayah dien (agama). Hidayah agama adalah sebuah panduan ilahiyah yang membuat manusia mampu membedakan antara yang hak dan yang batil, antara yang baik dan yang buruk. Hidayah agama ini merupakan standard operating procedure (SOP) untuk menjalani kehidupan. Tentunya yang membuatnya adalah yang Maha segala-galanya, yang menciptakan manusia itu sendiri, yaitu Allah SWT. Karena yang Allah SWT tentukan, pastilah itu yang terbaik. Allah SWT berfirman :

"…. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui." (QS. Al-Baqarah [2]: 216).

Maka apa saja yang ditentukan oleh agama, pastilah itu yang terbaik untuk kita. Hidayah agama ini bisa kita peroleh manakala kita selalu belajar dan memperdalan agama Islam ini.

Seperti Allah SWT tegaskan dalam Alqur'an:

"Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." Akan tetapi (Dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang Rabbani, karena kamu selalu mengajarkan al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya." (QS. Ali Imran [3]: 79).

Semua orang mampu mempelajari agama ini (Al Qur'an dan As Sunnah), akan tetapi tidak semua orang berkemauan untuk mengamalkan agama ini. Kemauan untuk mengamalkan agama akan berbanding lurus dengan sejauh mana kita bisa manggapai hidayah taufiq.

Kelima, hidayah taufiq. Hidayah taufiq adalah adalah hidayah yang membuat manusia hanya akan menjadikan agama sebagai panduan hidup dalam menjalani kehidupannya. Hidayah taufiq ibarat benih yang Allah SWT semaikan di hati yang tidak hanya bersih dari segala hama penyakit, tetapi juga subur dengan tetesan robbani. Bersih dan suburnya hati akan terlihat dari pohon-pohon kebaikan dan amal yang tumbuh di atasnya. Hanya kesungguhan yang akan membuat kita pantas menerima hidayah taufiq dari Allah SWT. Firman Allah SWT :

"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) kami, benar- benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Ankabuut [29]: 69).

Maka tidak ada jalan lain agar kita mendapatkan Hidayah Taufiq Allah SWT, kecuali dengan jalan bersungguh-sungguh dan berjihad untuk menjalankan dan mengamalkan agama yang indah ini.

Penutup

Hidayah Allah SWT memerlukan perjuangan untuk mendapatkannya. Semakin besar perjuangan dan kesungguhan kita, maka insya Allah kita akan semakin mudah mendapatkannya, karena semuanya tergantung kepada usaha kita. Hidayah Allah SWT ibarat sinar matahari yang menyinari seluruh alam ini, dan kita adalah penerima sinar tersebut. Jika kita membuka diri dengan hati yang bersih maka kita akan mudah untuk mendapatkan sinar hidayah Allah SWT. Tapi jika kita menutupi hati dan diri kita dengan kotoran dan hama penyakit hati maka kita akan sulit untuk mendapatkan sinar hidayah-Nya.

Wallahu a'lam.

 

Cecep Sa'bana Rahmatillah

Alumni Takmir Masjid Ulil Albab (TMUA) UII

loading...
Read more »

Sejarah Islam di Indonesia

Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.

Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi'i. Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.

Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate. Para penguasa kerajaan-kerajaan ini berdarah campuran, keturunan raja-raja pribumi pra Islam dan para pendatang Arab. Pesatnya Islamisasi pada abad ke-14 dan 15 M antara lain juga disebabkan oleh surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan Hindu / Budha di Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya dan Sunda. Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil'alamin.

Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut. Namun setelah bangsa-bangsa Eropa Nasrani berdatangan dan dengan rakusnya menguasai daerah-demi daerah di Nusantara, hubungan dengan pusat dunia Islam seakan terputus. Terutama di abad ke 17 dan 18 Masehi. Penyebabnya, selain karena kaum Muslimin Nusantara disibukkan oleh perlawanan menentang penjajahan, juga karena berbagai peraturan yang diciptakan oleh kaum kolonialis. Setiap kali para penjajah - terutama Belanda - menundukkan kerajaan Islam di Nusantara, mereka pasti menyodorkan perjanjian yang isinya melarang kerajaan tersebut berhubungan dagang dengan dunia luar kecuali melalui mereka. Maka terputuslah hubungan ummat Islam Nusantara dengan ummat Islam dari bangsa-bangsa lain yang telah terjalin beratus-ratus tahun. Keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan ummat Islam Nusantara dengan akarnya, juga terlihat dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang Arab dengan pribumi.

Semenjak awal datangnya bangsa Eropa pada akhir abad ke-15 Masehi ke kepulauan subur makmur ini, memang sudah terlihat sifat rakus mereka untuk menguasai. Apalagi mereka mendapati kenyataan bahwa penduduk kepulauan ini telah memeluk Islam, agama seteru mereka, sehingga semangat Perang Salib pun selalu dibawa-bawa setiap kali mereka menundukkan suatu daerah. Dalam memerangi Islam mereka bekerja sama dengan kerajaan-kerajaan pribumi yang masih menganut Hindu / Budha. Satu contoh, untuk memutuskan jalur pelayaran kaum Muslimin, maka setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis menjalin kerjasama dengan Kerajaan Sunda Pajajaran untuk membangun sebuah pangkalan di Sunda Kelapa. Namun maksud Portugis ini gagal total setelah pasukan gabungan Islam dari sepanjang pesisir utara Pulau Jawa bahu membahu menggempur mereka pada tahun 1527 M. Pertempuran besar yang bersejarah ini dipimpin oleh seorang putra Aceh berdarah Arab Gujarat, yaitu Fadhilah Khan Al-Pasai, yang lebih terkenal dengan gelarnya, Fathahillah. Sebelum menjadi orang penting di tiga kerajaan Islam Jawa, yakni Demak, Cirebon dan Banten, Fathahillah sempat berguru di Makkah. Bahkan ikut mempertahankan Makkah dari serbuan Turki Utsmani.

Kedatangan kaum kolonialis di satu sisi telah membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata. Hanya kalangan pesantren (madrasah) saja yang mendalami keislaman, itupun biasanya terbatas pada mazhab Syafi'i. Sedangkan pada kaum Muslimin kebanyakan, terjadi percampuran akidah dengan tradisi pra Islam. Kalangan priyayi yang dekat dengan Belanda malah sudah terjangkiti gaya hidup Eropa. Kondisi seperti ini setidaknya masih terjadi hingga sekarang. Terlepas dari hal ini, ulama-ulama Nusantara adalah orang-orang yang gigih menentang penjajahan. Meskipun banyak diantara mereka yang berasal dari kalangan tarekat, namun justru kalangan tarekat inilah yang sering bangkit melawan penjajah. Dan meski pada akhirnya setiap perlawanan ini berhasil ditumpas dengan taktik licik, namun sejarah telah mencatat jutaan syuhada Nusantara yang gugur pada berbagai pertempuran melawan Belanda. Sejak perlawanan kerajaan-kerajaan Islam di abad 16 dan 17 seperti Malaka (Malaysia), Sulu (Filipina), Pasai, Banten, Sunda Kelapa, Makassar, Ternate, hingga perlawanan para ulama di abad 18 seperti Perang Cirebon (Bagus rangin), Perang Jawa (Diponegoro), Perang Padri (Imam Bonjol), dan Perang Aceh (Teuku Umar).

(Bersambung)

loading...
Read more »

Kapolri Bohong, Tetap Tak Bisa Dipidanakan

item-thumbnail

Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri

JAKARTA - Pernyataan Kapolri soal rekaman pembicaraan antara Ade Rahardja dengan Ari Muladi tak dapat dibuktikan. Polisi hanya memiliki call data record (CDR) keduanya. Kapolri lantas dianggap melakukan kebohongan publik. Apa sanksi yang layak bagi Truno I ini?

Mantan Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Irjen (purn) Farouk Muhammad berpendapat, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri hanya pantas diberikan sanksi moral dan kesalahan itu tidak bisa dipidanakan.

"Itu tidak bisa dipidanakan, atau kalau mau DPR bisa mengajukan mosi tidak percaya kepada Kapolri," ujarnya dalam diskusi bertema Kisruh Rekaman Ade-Ari, Kapolri Melecehkan DPR di Press Room Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/8/2010)..

Hal senada diungkapkan, Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Dimyati Natakusumah. "Kalau diucapkan di atas sumpah dia bisa kena pidana, kalau tidak disumpah itu hanya sanksi moral saja yang didapat," imbuhnya.

Terkecuali, sambung dia, saat mengucapkan statemen tersebut Kapolri sedang memberikan keterangan di hadapan Pansus. "Ini kan hanya RDP, yang diperlukan hanya itikad baik dari yang bersangkutan saja untuk memberikan keterangan," kata dia.

Dimyati menyayangkan kalau Kapolri sampai melakukan kebohongan publik. "Itu sangat disayangkan dan memalukan bagi dirinya dan keluarganya," tandasnya.
(ded)

loading...
Read more »

Wanita Muslim Ukraina Pertahankan Aturan Islam

item-thumbnail
KIEV, UKRAINA (Berita SuaraMedia) – Para wanita Muslim adalah sebuah pemandangan yang langka di Ukraina. Rok dengan ukuran besar, baju lengan panjang dan syal menutupi semuanya kecuali wajah terlarut dalam sebuah budaya dari penampilan yang sugestif dan pakaian yang ketat. Tapi, mereka membentuk sebuah minoritas khusus dari ribuan wanita yang tersebar di seluruh negeri.

Kepercayaan Islam menempatkan banyak peraturan untuk melindungi wanita. Dari gaya pakaian sampai hubungan, banyak wanita Muslim yang hidup dengan sebuah rangkaian aturan yang diinterpretasi dari Al-Quran. Menyatu ke dalam sebuah masyarakat Kristen tidak selalu mudah, namun banyak yang mengatakan bahwa mereka merasa aman dalam jilbab mereka ketika mereka beribadah di dalam Masjid-masjid yang jarang di Ukraina.

"Sebagian besar wanita Muslim di sini dinikahkan dengan orang-orang Arab, jadi mereka akan secara alami ingin menyesuaikan diri dengan tempat asal suami mereka," Valery Rybalkin, dekan Institut Dunia Timur yang bermarkas di Kiev, mengatakan. "Hal ini berarti mereka akan mempraktikkan baik itu aturan konservatif Timur atau lebih ke aturan sekuler Eropa, contohnya."

Sebagian besar Muslim Ukraina tinggal di Crimea, sebuah mantan negara bagian satelit dari Kerajaan Ottoman selama lima abad.

Di Kiev, jumlah mereka sedikit namun kehadiran mereka dirasakan melalui satu Masjid dan pusat kebudayaan Alraid. Diwawancarai di oasis kecil ini, banyak dari mereka yangmenolak untuk memberikan nama mereka untuk menjaga identitas mereka seperti tertutupnya pakaian mereka.

Banyak pengikut mempercayai bahwa seorang wanita Muslim tidak dapat memperlihatkan lebih dari wajahnya, pergelangan tangan dan pergelangan kaki di depan publik dan bahwa hanya suami mereka yang dapat melihat segala sesuatu yang lain. "Ketika saya naik ke sebuah kereta bawah tanah, semua orang  melesat menjauhi saya. Saya senang akan hal ini karena hal ini berarti bahwa tidak akan ada orang yang akan melakukan kejahatan kepada saya," Kamilla Khasanova mengatakan, seorang wanita muda yang mengenakan sebuah jilbab biru.

Khasanova berpikir bahwa para wanita Ukraina seharunya berhenti mengenakan pakaian yang terbuka untuk menambah rasa hormat. Pakaian mereka "adalah salah satu alasan mengapa para wanita Ukraina diperlakukan hanya sebagai objek seksual," Khasanova mengatakan.

Beberapa mempercayai bahwa Al-Quran mewajibkan para wanita Muslim untuk mulai mengenakan jilbab dari menstruasi pertama mereka, sementara yang lain mengatakan bahwa pemilihan pakaian adalah sebuah masalah inspirasi Ilahi. Sebuah jenis khusus digunakan untuk berenang, disebut burqini, dibuat dari kain yang lentur. Di negara barat, para perancang menawarkan para wanita Muslim berbagai gaya. Di Kiev walaupun terdapat hanya satu toko dengan pakaian autentik.

Para pria dan wanita Muslim pada umumnya tidak berkencan, bahkan di Ukraina. Seorang wanta single dapat menghabiskan waktunya dengan keuangan prospektifnya hanya pada kehadian kerabat dan teman-teman. Bagaimanapun juga, ketika tiba saatnya tentang poligami, seorang wanita memiliki hak keberatan bagi keinginan suaminya untuk memiliki beberapa istri. Di Ukraina, ini tidaklah masalah, nampaknya, dengan banyaknya pria yang yang tidak memungkinkan untuk mengumpulkan uang untuk memenuhi lebih dari satu keluarga.

Namun dengan menjadi seorang istri Muslim bukan berarti menjadi seorang pelayan suami. "Tidak ada tanggung jawab semacam itu seperti memasak, contohnya," Olha Fryndak, 28 tahun, yang bekerja di AlRaid. "Suaminya tidak memiliki hak untuk memaksanya."

Namun masih terdapat ketidaksetaraan. Seorang wanita Muslim tidak dapat menikah dengan pria di luar agamanya, sementara seorang pria dapat meminang seorang istri non-Muslim. Frydak mengatakan bahwa para wanita tidak keberatan terhadap aturan tersebut karena menikah dengan seorang pria Kristen misalnya, akan mencegah mereka dari memenuhi semua aturan Islam. Juga, seorang pria Muslim tidak dapat memaksa istrinya untuk berpindah agama. "Tidak ada yang dapat dilakukan di bawah paksaan," Fryndak mengatakan.

Kateryna Sapryga, 17 tahun, memeluk agama Islam setelah ibunya menikah dengan seorang pria Muslim. Ia mengatakan bahwa ia mulai mengenakan jilbab ke sekolah dua tahun yang lalu: "Teman-teman kelas dan para guru menunjukkan rasa hormat," Sapryga mengatakan.

Untuk mempelajari metematika terapan, ia masuk Universitas Politeknik Kiev, sebuah habitat laki-laki. Ia mengatakan bahwa ia tidak merasa terancam. Belajar dalam sebuah ruangan yang penuh dengan pria diijinkan. "Jika seorang pria kolega Anda atau seorang teman satu kelas. Tidak masalah."

Sebaliknya, mereka tidak seharusnya terlihat hanya berdua," Sapryga mengatakan.

Banyak wanita memilih partai yang hanya untuk wanita. "Kami menikmati menghabiskan waktu dengan satu sama lain dari pada dengan para pria karena kami dapat berpakian dan memakai riasan dan perhiasan," Fryndak mengatakan. "Walaupun tidak ada larangan untuk datang ke tempat disko, kami tidak merasa nayman di sebuah tempat di mana para pria minum, merokok dan benar-benar merasa tidak karuan."

Ketika para wanita Muslim dan pria menghabiskan waktu bersama, para wanita diwajibkan duduk dan melihat pria mereka bersenang-senang, Fryndak mengatakan. Peraturan yang sama diterapkan dalam sholat. Di dalam Masjid dekat metro Lukyanovska, terdapat sebuah tirai yang memisahkan pria dan wanita.

Seorang wanita Muslim dapat bekerja hampir dimanapun, kecuali sebuah pekerjaan yang menyalahi kehormatan mereka. Fryndak mengatakan bahwa para itri Muslim tidak dapat menjadi seorang penari atau penyanyi, "Karena suara seorang wanita memiliki sebuah efek menggoda tertentu pada para pria." Mereka juga tidak diperbolehkan untuk melakukan pekerjaan fisik yang berat.

Namun ketika kesempatan masih banyak untuk profesi yang lain, tidak banyak bisnis di Ukraina dipersiapkan untuk mempekerjakan seorang wanita berjilbab. Pekerjaan layanan sipil pada khususnya tidak tersedia, salah satu wanita Muslim mengatakan. Namun bagi banyak dari mereka di Ukraina, keluarga yang paling utama. (ppt/kp) www.suaramedia.com

loading...
Read more »

Ashkenazi: Kesalahan Intel Israel Penyebab Tragedi Flotilla

item-thumbnail
TEL AVIV (Berita SuaraMedia) – Dalam kesaksian yang diberikan di hadapan komisi penyelidikan serangan terhadap kapal bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza, kepala staf militer Israel, Letnan Jenderal Gabi Ashkenazi pada hari Rabu (11/8) mengatakan bahwa misi militer Israel dicederai oleh kegagalan intelijen.

Gabi Ashkenazi merupakan pejabat tertinggi ketiga yang memberikan kesaksiannya minggu ini. Sebelumnya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barat sudah memberikan kesaksian.

Sejauh ini, baru Ashkenazi yang memberikan keterangan paling kohesif, hidup dan runtut dari peristiwa penyerangan kapal Mavi Marmara oleh pasukan Israel di jalur Gaza pada 31 Mei lalu. Serangan tersebut menewaskan sembilan orang aktivis, termasuk satu orang berkewarganegaraan ganda, Turki dan AS.

Komite itu memutar kembali tayangan video yang memperlihatkan berbagai peristiwa (versi Israel) saat penyerangan, termasuk sebuah kontak radio yang berisi peringatan kepada armada kapal karena mereka berlayar menuju blokade laut dan permintaan agar kapal Mavi Marmara mengubah arah atau menuju Pelabuhan Ashdod, agar bantuan kemanusiaan yang dibawa bisa "diperiksa" terlebih dahulu.

Kemudian disusul rekaman serangan versi Israel, memperlihatkan pasukan komando memasuki kapal dari samping sebelum pasukan diturunkan dari helikopter. Menurut versi Israel yang sudah disunting tersebut, pasukan Israel "diserang" para aktivis yang "bersenjata".

Sesi sebelumnya berlangsung tidak ramai, berisi proses pembuatan kebijakan dan keputusan.

Namun, kesaksian hari Rabu tersebut lebih "mendalam" karena lima orang anggota Panel asal Israel dan dua orang pengamat internasional tampak hanyut dalam detail militer dan operasional dari serangan yang dikecam luas oleh kelompok-kelompok pembela HAM.

Ashkenazi menjawab semua pertanyaan. Saat ditanya mengenai senjata yang tidak mematikan, kepala staf militer tersebut mengatakan bahwa para prajuritnya telah diberikan berbagai pilihan. "Tapi, saat mereka ada dalam situasi yang 'mengancam nyawa', mereka mulai menembak."

Ia menambahkan bahwa para prajurit mulai menembak hanya untuk "membela diri" dan hingga jembatan sepenuhnya ada di bawah kendali mereka setelah 50 menit "bertempur" di perairan internasional.

"Setelah prajurit pertama menuruni tali, tidak ada pilihan lain kecuali melanjutkan rencana," katanya.

Ashkenazi, yang merupakan perwira militer kawakan, justru memuji "penilaian" prajurit dan menjaga nilai-nilai dan "kemurnian" penggunaan senjata IDF.

"Bisa dipastikan, para aktivis terlebih dahulu 'memulai menembak'," kata Ashkenazi. Ia juga membantah keras klaim Turki yang menyebut bahwa para korban dieksekusi mati dengan tembakan. Menurutnya, "baku tembak" dilakukan pada jarak dekat. Ashkenazi juga mengklaim bahwa pasukannya sudah memilih senjata kaliber 9 milimeter agar "meminimalkan dampak" dibandingkan dengan senjata kecepatan tinggi.

Mungkin, pertanyaan yang paling menonjol di benak Israel telah ditanyakan oleh Jacob Turkel, ketua komisi tersebut, yang menyatakan bahwa ada dugaan intelijen menyebabkan militer salah membaca niatan para penumpang kapal Mavi Marmara dan menganggapnya "provokatif". Kapal itu milik yayasan Turki, IHH, dan mendapatkan dukungan dari pemerintah Turki, yang memungkinkannya berlayar dari Istanbul.

Ashkenazi setuju, ia mengatakan bahwa Israel tidak banyak tahu soal IHH, yang dinyatakan Israel sebagai organisasi ilegal karena mendukung Hamas.

"Kesalahan militer yang paling besar adalah meremehkan kekuatan perlawanan. Pasukan yakin bahwa granat kejut yang dilempar dari helikopter ke arah para aktivis sudah cukup untuk membuka dek agar 15 prajurit bisa dengan cepat menuruni tali dalam semenit dan mengamankan jembatan," kata Ashkenazi.

Sama seperti Netanyahu dan Barak, Ashkenazi berhati-hati dan tidak secara publik menyalahkan Turki dan semakin merusak hubungan dengan negara yang dulunya menjadi sekutu Muslim terdekat Israel sebelum serangan terjadi. Ia berfokus pada tindakan dan pertanggungjawaban Israel.

"Anda tidak mungkin mengharapkan data intelijen 100 persen. Kita tidak mungkin tahu segalanya," kata Ashkenazi. Ia menambahkan bahwa akan selalu ada keputusan mendadak dan ada kesalahan. "Kita harus mengukur apakah kesalahan-kesalahan ini sah atau tidak," katanya. (dn/lt) www.suaramedia.com

loading...
Read more »

Iklan Kampanye Quayle: Obama Presiden Terburuk Sepanjang Masa

item-thumbnail
PHOENIX (Berita SuaraMedia) – Anak dari mantan Wakil Presiden Dan Quayle membeberkan sebuah iklan kampanye TV pada Rabu waktu setempat dalam tawarannya untuk Kongres yang mana ia menyebut Presiden Barack Obama "Presiden terburuk dalam sejarah" dan mengatakan kepada para pemilih di Arizona bahwa ia ingin "mengalahkan" Washington.

Iklan proaktif Ben Quayle, ditujukan pada para pemilih di Distrik Konresional ketiga Arizona Agustus ke depan. 24 pokok Partai Republikan diluncurkan di tengah-tengah dugaan bahwa ia memposkan 24 pokok tersebut dengan nama lain untuk sebuah wesite sosial yang agak cabul beberapa tahun lalu.

Dalam iklan kampanye tersebut, Quayle, 33 tahun tersebut menghadap kamera secara langsung dan memulai dengan mengatakan, "Barack Obama adalah presiden terburuk dalam sejarah." Generasi Quayle akan "mewarisi sebuah negara yang melemah." Ia mengatakan.

Ia melanjutkan untuk memohon dengan sangat kepada para pemilih untuk mengirimnya ke Kongres: "Saya cinta Arizona. Saya dibesarkan menjadi orang sayap kanan. Seseorang harus pergi ke Washington dan mengalahkan tempat itu."

Iklan tersebut dimulai mengudara pada Rabu waktu setempat di stasiun TV daerah Phoenix, dan diposkan di Internet. Kampanye Quayle tidan akan mengungkap jumlah iklan yang dibeli.

Quayle, yang adalah seorang pengacara dan Managing Director dari sebuah perusahaan investasi Scottsdale, Arizona, belum pernah memegang kantor terpilih. Namun ia telah muncul sebagai penggalang dana teratas di bidang yang ramai dari 10, dan memberi keuntungan dari pengakuan nama yang datang dengan menjadi anak dari Dan Quayle, mantan senator Indiana dan wakil Presiden di bawah pemerintahan George H. W. Bush.

Kontroversi baru-baru ini atas website yang agak cabul tersebut, yang ditujukan pada detil kehidupan malam Scottsdale, telah meramaikan pertarungan tersebut, dengan kampanye Quayle pekan ini menyebut dugaan yang mana ia dulu sangat terlibat di dalam situs tersebut sebagai sebuah "noda dari semacamnya yang telah diperjualbelikan oleh beberapa kandidat dalam kampanye tersebut selama berbulan-bulan." Kampanye tersebut menyarankan dugaan tersebut, yang pertama kali dikabarkan oleh kantor berita online Politico, kemungkinan telah datang dari seorang wartawan untuk para pesaing Quayle.

Quayle telah mengakui bahwa ia mengenal pendiri situs tersebut, Nik Richie, dan suatu ketika merujuknya pada seorang pengacara. Ketika ditanya pada Selasa waktu setempat, apakah ia menulis untuk situs Richie tersebut, Quayle mengatakan pada kantor berita Associated Press bahwa ia "menulis beberapa tulisan yang bersifat menyindir dan fiksi untuk sebuah website satiris" namun bahwa ia cukup melakukan hal tersebut ketika website tersebut menjauhkan direksi editorial dari sindiran.

Quayle mengatakan bahwa ia tidak dapat mengingat kembali terlibat apakah posnya dalam situs tersebut atau kapan ia membuatnya.

Richie mengatakan bahwa Quayle butir-butir pokok yag berkontribusi pada tahun 2007 di bawah nama lain "Brock Landers".

"Ia adalah pria yang Anda kenal, orang akan mengirim gambar-gambar kepada perempuan-perempuan seksi, dan ia akan mengumpulkan yang ia pikir bahwa gadis tersebut yang terseksi dan mengapa," Richie mengatakan, yang nama legalnya adalah Hooman Karamian.

Quayle berharap menggantikan pensiunan Republikan John Shadegg di Distrik yang bersandar pada GOP yang meliputi bagian dari Phoenix dan Scottsdale dan beberapa daerah pedesaan ke utara. (ppt/ap) www.suaramedia.com

loading...
Read more »

Israel Tak Jamin Takkan Serang Gaza Saat Ramadhan

item-thumbnail
NAZARETH (Berita SuaraMedia) – Seorang petinggi militer Israel membantah bahwa militer negaranya berjanji pada pemerintahan Mahmoud Abbas untuk berhenti menyerang kota dan desa di Tepi Barat selama bulan Ramadhan.

"Militer tidak menjamin tidak akan menyerang kota-kota Palestina selama bulan Ramadhan," ujar kepala Administrasi Sipil militer Israel di Tepi Barat, Yoav Mordechai, dalam sebuah konferensi pers. Dia menjelaskan bahwa militer akan melakukan serangan dalam rangka "peringatan keamanan tegas".

Dalam insiden terkait, pasukan pendudukan Israel menembaki tiga toko pada hari Selasa (10/8) di lapangan kota Al Khalil dan menyerang warga sipil serta aktivis di area tersebut.

Sumber lokal mengatakan bahwa pasukan pendudukan memaksa tiga toko di jalan Shuhada untuk menutup pintu dengan dalih perintah militer untuk alasan keamanan.

Lima aktivis asing terluka dan dua lainnya ditahan setelah berusaha menghadang tentara dari memasuki toko.

Dalam insiden lain, lima warga Palestina ditahan pada hari Selasa di Al Khalil dalam sebuah serangan massal dan penangkapan oleh pasukan Israel.

Saksi mata di kamp pengungsi Arroub mengatakan bahwa pasukan Israel menahan Obada Adawi, 17, Jihad Ahmed Sabateen, 22, dan Wassam Mohammed Hassan, 17, yang kembali dari Masjid dan melalui sebuah pos pemeriksaan Israel di dekat pintu masuk kamp.

Seorang mahasiswa bernama Diyaa Nasir Jebran ditahan setelah dipanggil untuk bertemu dengan intelijen Israel di kamp militer Etzion, begitu juga dengan Tahir Abul Kareem Al Sweiti, 21, setelah rumahnya di Dura digeledah.

Ramadhan tahun ini di Gaza terasa beda berkat pelonggaran, memungkinkan toko-toko untuk memasok dengan barang-barang khusus bulan suci ini.

Barisan lilin warna-warni, produk susu, asinan, kurma, dan makanan ringan memenuhi kios-kios pasar dan rak-rak toko di pasar utama kota Gaza yang minim pasokan tahun lalu.

"Tahun lalu tidak ada zaitun, hanya produksi saya sendiri. Kali ini kami punya zaitun dari Tepi Barat. Hari ini ada sejumlah barang yang dikirim melalui perbatasan," ujar salah satu pedagang, Mohammed Al Helw.

Ramadhan adalah bulan paling suci dalam kalender Islam. Kaum Muslim di seluruh dunia menghabiskan satu bulan itu untuk berpuasa sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Mereka tidak makan, minum, merokok, dan berhubungan badan.

Ketika puasa diakhiri setiap petang, saatnya untuk makan kurma, nasi, daging, dan gula-gula. Dalam beberapa tahun terakhir, bahan-bahan makanan itu tidak mudah diperoleh di Gaza.

Sebagian besar dari 1.5 juta rakyat Gaza menggantungkan diri pada bantuan makanan PBB yang dikirim dengan truk setiap hari untuk mempertahankan hidup, tapi itu hanya terdiri atas barang-barang pokok saja.

Namun, di bulan Juni, menyusul kecaman internasional ketika pasukan Israel membunuh sembilan aktivis Turki di dalam flotilla bantuan yang mencoba menembus blokade atas Gaza, Israel memerintahkan pelonggaran blokade ketatnya.

Dalam perubahan peraturan itu, dikatakan bahwa semua barang yang tidak masuk dalam daftar cekal bisa dibawa masuk. Peralatan listrik, benda-benda kesehatan dan medis, minuman ringan, dan makanan ringan sejak saat itu mengalir masuk ke Gaza, meskipun Israel tetap melarang 3,000 item.

Kebanyakan yang dilarang oleh Israel adalah semen dan baja, yang diyakini oleh Israel bisa digunakan oleh Hamas untuk membuat senjata dan membangun bunker militer.

PBB mengatakan hal itu menghambat warga Gaza dari membangun kembali rumah dan pabrik mereka yang hancur akibat serangan Israel selama tiga minggu di tahun 2009, dan membuat mereka tidak bisa memiliki pekerjaan.

"Hari ini banyak barang yang masuk tapi sebagian besar orang tidak punya pekerjaan," ujar Helw saat pelanggan memenuhi tokonya.

Selain kekurangan uang, Gaza menderita krisis listrik yang menyebabkan orang-orang khawatir bila menyimpan makanan di dalam lemari es. Pedagang makanan segar juga terus cemas pasokannya akan membusuk di bawah suhu musim panas.

Para pembeli pra-Ramadhan tertarik pada label dan merek eksotis yang tidak mereka lihat selama bertahun-tahun, termasuk banyak di antaranya barang-barang buatan Israel.

Rak-raknya penuh dengan beragam kurma, makanan penting di bulan Ramadhan yang sekarang diimpor dari berbagai negara.

Tahun lalu, satu-satunya minuman ringan yang ada di Gaza adalah ramuan lokal atau beberapa merek yang diselundupkan dari Mesir melalui terowongan. Tahun ini, warga Gaza memiliki banyak pilihan.

"Saat perbatasan dibuka, itu menciptakan kompetisi dan harga-harga menjadi lebih murah," ujar seorang pembeli, Raed Helles. (rin/pic/msn) www.suaramedia.com

loading...
Read more »

Bar Kaum Homo Akan Dibuka Disamping Lokasi Pembangunan Masjid Ground Zero

item-thumbnail

IlustrasiIlustrasi
Seorang pembawa acara televisi Amerika mengumumkan bahwa dirinya berniat membuka bar khusus untuk kaum homoseksual disebelah Islamic Center yang rencananya akan dibangun dekat Ground Zero di New York. Demikian dilaporkan oleh media Amerika.

Rencana pembangunan gedung Islamic Center bertingkat 15, di antaranya terdapat masjid dan kolam renang tersebut mengundang banyak diskusi dan pro-kontra di Amerika.

Menurut jajak pendapat, 53% penduduk New York menentang pembukaan Islamic Center di lokasi dekat Ground Zero tersebut. Banyak yang menganggap pembangunan Islamic Center dan Masjid di sana sebagai penghinaan terhadap kematian 3.000 korban serangan World Trade Center, 11 September 2001.

Sedangkan sebagian yang lain mendukung rencana proyek tersebut, dengan maksud untuk menciptakan toleransi antara umat, karena pusat itu akan membuka pintu bagi semua orang, tanpa melihat agama dan jenis kelamin.

Dan Bar khusus kaum penyuka sesama jenis itu juga akan dibangun dengan didasarkan pada semangat persaudaraan, kata Greg Gutfeld pembawa acara di saluran televisi Fox News dan penggagas bar homo tersebut.(fq/rnw)

loading...
Read more »

Wilders Berniat Pidato di Lokasi Ground Zero

item-thumbnail



Di Belanda, pro-kontra politik melingkari keinginan Geert Wilders yang ingin berpidato di Ground Zero, New York.

Pada 11 September mendatang akan digelar unjuk rasa besar menentang pembangunan gedung Islamic Center di sana.

Di lingkaran tertentu di Amerika, Geert Wilders dianggap sebagai tamu terhormat. Contohnya, di kalangan media dan politisi yang setuju dengan ideologinya menentang Islam.

Wilders mengatakan: "Kita tak bisa melepaskan diri dari ideologi-ideologi totaliter yang ingin menghancurkan kita. Dan di masa kini ideologi totaliter yang ingin menghancurkan kita adalah Islam. Kita harus bangkit dan melawannya."

Di lingkaran politik nasional di Den Haag kemarahan muncul menanggapi keinginan Wilders berpidato di Ground Zero, New York. Pada 11 September 2001, di tempat berdirinya menara WTC itu, 3000 orang meninggal akibat serangan ekstrimis muslim yang menggunakan pesawat bajakan.

Wilders akan berpidato di hadapan para pengunjuk rasa yang memprotes rencana pembangunan Pusat Islam, beberapa blok dari tempat terjadinya tragedi 9/11. Ia diundang oleh organisasi Stop Islamisasi Amerika, yang didukung oleh politisi konservatif Amerika seperti Newt Gingrich dan Sarah Palin.

Kebencian Geert Wilders akan Islam bukan hal baru. Yang baru adalah peran politiknya. Pada pemilu Belanda Juni lalu Wilders berhasil merebut banyak kursi di parlemen. Pembentukan pemerintahan baru akan sulit dilakukan - jika tak bisa dibilang mustahil - tanpa dukungannya. Menteri Luar Negeri kabinet demisioner Belanda Maxime Verhagen mengimbau Wilders untuk bersikap moderat pada pertemuan di New York. (fq/rnw)

loading...
Read more »

Taliban Desak Pakistan Tolak Bantuan Banjir AS

item-thumbnail
ISLAMABAD (Berita SuaraMedia) – Kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan pada hari Selasa waktu setempat (10/8) mendesak pemerintah menolak bantuan bencana banjir dari Amerika Serikat.

Banjir yang melanda Pakistan merupakan bencana terburuk yang pernah dialami negara tersebut selama 80 tahun.

"Pemerintah (Pakistan) tidak perlu menerima bantuan Amerika. Jika mereka melakukan itu, kami bisa memberikan bantuan 20 juta dolar kepada mereka untuk diberikan kepada para korban banjir," kata Azam Tariq, seorang juru bicara Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) kepada kantor berita AFP via telepon.

Bencana banjir paling parah yang pernah melanda Pakistan tersebut membuat 13,8 juta orang terkena dampak dan menewaskan kira-kira 1.600 orang. Bencana tersebut membuat PBB mempersiapkan bantuan beberapa ratus juta dolar.

"Kami sendiri yang akan membagikan bantuan dengan dipimpin ketua kami Hakimullah Mehsud, langsung ke tengah masyarakat. Tapi, itu hanya terjadi jika pemerintah memastikan bahwa tidak ada anggota kami yang akan ditangkap," kata Tariq.

"Kami mengecam bantuan Amerika dan bantuan asing lainnya, kami juga yakin bahwa hal itu hanya akan membuat Pakistan tunduk pada AS. Perlawanan kami melawan Amerika akan berlanjut," ujarnya.

Washington mengucurkan dana bantuan sebesar $17 juta, termasuk 436.000 daging halal dan 12 jembatan darurat. Gedung Putih mengklaim bahwa helikopter-helikopter AS telah membantu menyelamatkan lebih dari 1.000 nyawa di Pakistan.

Para kritikus mengatakan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan berjalan lambat. Hal itu membuat Presiden Asif Ali Zardari yang sudah tidak populer mendapat tekanan karena justru berkunjung ke Eropa saat negaranya ditimpa musibah.

Tehreek-e-Taliban, yang dituding berada di balik pengeboman yang menewaskan lebih dari 3.750 orang di seluruh penjuru Pakistan dalam tiga tahun, mendapatkan perhatian internasional setelah Amerika Serikat menuding kelompok tersebut mendalangi plot pengeboman gagal di New York bulan Mei lalu.

Jumlah bantuan untuk bencana banjir Pakistan semakin bertambah. AS mendonasikan $55 juta bersama dengan bantuan tenaga.

Banjir yang menghancurkan banyak kawasan di Pakistan itu disebut sebagai bencana alam terburuk yang pernah dialami Pakistan.

Buruknya cuaca menghambat upaya menyalurkan bantuan ke kawasan yang terkena dampak bencana, kata Mark Ward, direktur kantor bantuan luar negeri USAID. Menurut Ward, helikopter yang dipergunakan untuk mengantarkan paket bantuan dan misi penyelamatan sering kali kesulitan tinggal landas.

"Masalah sebenarnya adalah hujan. Tak satu pun dari kami yang mampu melihat jelas dan bisa mengakses tempat yang kami mau."

Pasokan bantuan hanya bisa mencapai banyak kawasan terisolasi dengan menggunakan kendaraan medan berat dan keledai.

Wilayah yang terkena dampak terparah adalah kawasan barat laut, yang menjadi sarang al-Qaeda dan Taliban.

Thomas Johnson, seorang profesor di Naval Postgraduate School di Monterey, California, mengatakan bahwa banyak organisasi amal dari gerakan-gerakan tersebut yang mengambil alih keadaan dan memberikan makanan serta perlindungan bagi warga yang membutuhkan.

"Pemerintah amat lambat memberikan respons, militer (Pakistan) dikritik karena tidak mampu memobilisasi rakyatnya dengan cepat, dan juga di sebagian wilayah yang amat labil. Jadi, kelompok militan mengambil keuntungan dan berusaha mengisi ruang hampa yang belum mampu dipenuhi pemerintah," kata Johnson.

Menurut Johnson, salah satunya adalah Lashkar-e-Taiba, menurutnya kelompok tersebut memiliki banyak jaringan lembaga amal di Pakistan.

"Meski mungkin benar bahwa beberapa kelompok memberikan dukungan, tebakan saya, hal itu dilakukan karena mereka memang sudah berada di sana. Mereka mendapat keuntungan karena dekatnya akses dibanding pihak lain," katanya.

Ia mengklaim kelompok-kelompok tersebut akan menggunakan kesempatan untuk membuat rakyat marah terhadap pemerintah. (dn/sh/np) www.suaramedia.com

loading...
Read more »

Turuti Israel, Abbas Desak Masjid Palestina Pelankan Adzan

item-thumbnail
BETHLEHEM (Berita SuaraMedia) – Pemerintahan Mahmoud Abbas dilaporkan telah menyetujui permintaan Israel untuk mengecilkan volume pengeras suara Masjid di desa-desa Palestina di sekeliling pemukiman.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada hari Minggu bahwa Otoritas Palestina (OP) juga telah menyetujui agar sholat Jumat digelar di satu Masjid per desa, setelah beberapa pemukim ilegal Israel mengeluh pada otoritas Israel tentang volume suara adzan.

Koran berbahasa Ibrani itu melaporkan bahwa kepala Administrasi Sipil Israel, Yoav Mordechai, menghubungi beberapa pejabat Otoritas Palestina untuk menyampaikan  permintaan itu dan pada akhirnya mencapai sebuah kesepakatan dengan pemerintah Ramallah.

Menteri Wakaf Otoritas Palestina Mahmoud Al Habbash mengonfirmasi perubahan itu, yang dia katakan dibuat untuk alasan agama dan tidak untuk kepentingan para pemukim Israel.

"Urusan agama kami bukan subyek tawar-menawar politik," ujarnya kepada radio Ma'an.

"Media Israel memalsukan laporan itu untuk melayani kepentingan politik," tambahnya. "Mereka berusaha untuk menciptakan kesenjangan antara kepemimpinan politik Palestina dan rakyat Palestina dengan mengambil isu-isu agama yang sensitif."

Menteri wakaf juga mengecam Hamas, yang kepemimpinannya segera menangkap laporan itu dan mengeluarkan teguran keras pada Otoritas Palestina. "Sudahkah Hamas dan Israel membentuk agenda bersama yang didedikasikan untuk menyerang Otoritas Palestina?" ujarnya.

Di Jalur Gaza, juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kesepakatan itu membuktikan bahwa otoritas Abbas berkomitmen tidak hanya untuk menghentikan perlawanan, tapi juga meluas untuk memerangi agama Islam untuk kepentingan pendudukan."

Abu Zuhri mengatakan bahwa langkah terbaru itu muncul dalam konteks aksi lain untuk memerangi Islam secara umum termasuk pemberhentian sejumlah besar imam, muazin, dan orator berafiliasi Hamas dari pekerjaan mereka.

Namun, terlepas dari dalih itu, pemukim Israel mengatakan bahwa mereka senang dengan kesepakatan tersebut.

Pemimpin pemukim, Yitzhak Shedmi, menggambarkan inisiatif itu sebagai hal yang penting dan mengatakan bahwa rekan-rekan pemukimnya di Tepi Barat sudah memperhatikan perubahan yang terjadi di lapangan.

Baru-baru ini pemerintahan Abbas di kota Ramallah juga mengeluarkan sebuah deklarasi yang melarang bacaan Al Qur'an dan adzan dilantunkan melalui pengeras suara di Masjid-masjid Tepi Barat.

Deklarasi itu mengumumkan larangan tegas penggunaan pengeras suara di Masjid untuk bacaan Al Qur'an atau kumandang adzan. Dispesifikasikan juga bahwa tidak ada suara yang boleh dihasilkan dari Masjid melalui pengeras suara selama persiapan sholat atau selama adzan. Pengeras suara kini hanya boleh digunakan di dalam bangunan Masjid.  Keputusan itu juga menyatakan bahwa siapapun yang ingin mendengarkan Al Qur'an harus membawa salinan kecilnya di dalam saku untuk ibadah pribadi.

Di banyak Masjid di Tepi Barat, para jamaah mengekspresikan kecaman, ketidakpuasan, dan penolakan terhadap deklarasi itu, terutama setelah disadari bahwa salinan keputusan pemerintah telah dipasang di sejumlah Masjid di seluruh kota. Jamaah juga mengetahui bahwa di beberapa Masjid tidak terdengar bacaan Al Qur'an atau kumandang adzan seperti biasanya. (rin/mn/mem) www.suaramedia.com

loading...
Read more »

LIVE TV STREAMING



=================================================================================







Powered by TV ONE|mansuka.com



=================================================================================









Republik Blogger Access www.republikblogger.com


loading...
Read more »

Israel Kembali Hancurkan Kemah-kemah Desa Araqib di Nagev

item-thumbnail


Nazaret – Infopalestina: Otoritas penjajah Zionis Israel untuk ketiga kalinya kembali menghancurkan semua kemah yang didirikan warga desa Araqib di Negev (wilayah selatan Palestina terjajah tahun 1948) di atas lokasi rumah-rumah mereka yang dihancurkan penjajah Zionis Israel pekan lalu, sehingga anak-anak dan kaum wanita dibiarkan terlantar tanpa tempat tinggal di bulan Ramadhan ini.

Sumber-sumber Palestina di Nagev mengatakan, "Pasukan Israel menyerbu desa Selasa (10/8) pagi dan memaksa warga untuk keluar dari kemah-kemah yang mereka dirikan, setelah seluruh rumah di desa tersebut dihancurkan pasukan Israel. Kemudian pasukan Israel menghancurkan kemah-kemah tersebut dan menyita apa saja yang ada di dalamnya yang menjadi kebutuhan pokok hidup warga desa, dari hasil sumbangan warga lain setelah mereka kehilangan semua barang mereka."

Kemairn, bersama dengan aktivis politik di wilayah Palestina terjajah 1948, warga desa Araqib ikut menggalang aksi demo menentang kebijakan penghancuran dan pengusiran yang dilakukan Zionis Israel.

Para aktivis politik menilai, "Pemerintah Netanyahu – Lieberman terus melanjutkan kebijakan penghancuran dan kerusakan di Nagev, yang pada akhirnya akan menimbulkan bencana besar dan akan berdampak sangat buruk."

Seorang aktivis dari Partai Sosialis Demokrat menegaskan, "Konflik dengan otoritas Israel adalah soal kepemilikan tanah. Perjuangan adalah jaminan satu-satunya untuk keberhasilan perjuangan untuk mendapatkan pengakuan terhadap desa-desa tersebut."

Semuan tindakan rasis dan langkah-langkah represif yang ditempuh pemerintah Zionis ini dinilai para aktivis politik tidak mungkin bisa mematahkan kehendak warga untuk hidup di atas tanah mereka dengan terhormat dan dengan kepala tegak. Karena mereka adalah pemilik hak tanah. Para aktivis menuduh otoritas Israel telah "melakukan kejahatan dan aksi barbar terhadap anak-anak Arab di Nagev dan meninggalkan mereka tanpa tempat benaung." (asw)

loading...
Read more »

Israel Lanjutkan Penggusuran Kuburan Ma’manullah dan Rusak 200 Kuburan

item-thumbnail


 

Al-Quds – Infopalestina: Lembaga Al-Aqsha untuk Wakaf dan Peninggalan Bersejarah menegaskan, Israel melanjutkan kejahatannya terhadap kuburan Ma'manullah. Kemarin sore Senin (9/8) pasukan Israel meratakan dan menghancurkan lebih dari 200 kuburan lebih di makam Ma'manullah di Al-Quds. Padahal kuburan ini adalah kuburan Islam terbesar dimana sejumlah sahabat Rasulullah dikubur di sana, disamping para ulama, syuhada, dan ahli fiqih dan warga umum Al-Quds.

Tim lembaga Al-Aqsha yang berjaga di kuburan Ma'manullah menegaskan dalam pernyataan persnya hari ini bahwa buldoser-buldoser Israel dan truk besar serta sejumlah pegawai Israel dengan penjagaan politik ketat menyerang dan menggerebek kuburan Ma'manullah pada jam 12.30 pagi dini hari dari pintu gerbang sebelah barat. Mereka terbagi menjadi dua kelompok; satu kelompok mulai menghancurkan kuburan dari sisi barat dan kelompok lain menghancurkannya dari sisi tenggara kuburan.

Melihat aksi Israel itu, segera saja, Lembaga Al-Aqsha menyampaikan kepada media massa Arab. Dalam beberapa menit, sejumlah wartawan dan cameramen berdatangan di TKP. Israel dan polisinya berusaha mencegah mereka mengambil gambar. Bahkan seorang sopir buldoser Israel berusaha menyerang salah seorang cameramen dan berusaha menabraknya. Namun para cameramen tetap menunaikan tugas mereka meliput tindakan kekerasan dan kejahatan Israel.

Hadir di kuburan Ma'manullah saat Israel menggusur, Haji Mustafa Abu Zahrah seorang pengurus wakaf kuburan ini dan berusaha menghentikan buldoser Israel. Namun polisi Israel menghalanginya.

Lembaga Al-Aqsha menegaskan, kejahatan Israel berlanjut hingga Selasa pagi. Peralatan berat Israel menarik diri dari kuburan di pagi itu. Namun mereka mengumumkan akan melanjutkan aksinya menggusur kuburan hingga kemungkinan akan menggusur 150 kuburan. Itu berarti mereka menggusur 350 kuburan dan bisa jadi akan mencapai 500 kuburan.

Sementara itu, Ir. Zaki Igbariah, ketua Lembaga Al-Aqsha menegaskan bahwa apa yang dilakukan Israel adalah kejahatan besar dan tindakan pengecut. Ia menegaskan, mungkin sudah saatnya, setelah kejahatan Israel berkali-kali terhadap kuburan Ma'manullah ini agar semua umat Islam, Arab dan Palestina menyelamatkan kuburan ini. "Kami tegaskan bahwa semua kejahatan Israel tidak akan melemahkan semangat kami membela dan menjaga kuburan Ma'manullah dan semua tempat suci kami di Al-Quds dan Palestina." tegasnya. (bn-bsyr)

loading...
Read more »
Home
loading...