Warga Palestina menyaksikan rumahnya dihancurkan (Foto: Guardian)
Warga Palestina menyaksikan rumahnya dihancurkan (Foto: Guardian)
ResistNews - Israel dilaporkan masih terus melanjutkan kebijakannya menghancurkan rumah milik warga Palestina di Yerusalem. Seorang Palestina bahkan dipaksa menghancurkan rumahnya dengan tangannya sendiri.

Menyedihkan melihat tindakan Israel. Bahkan seorang warga Palestina dipaksa oleh pihak Israel untuk menghancurkan rumahnya sendiri. Bila gagal menghancurkan rumah tersebut, warga Palestina itu akan diberikan denda besar.

Memang tidak adil dari pihak Israel dalam pemberian izin pembangunan kepada warga Palestina. Sekira 95 persen izin pembangunan yang diajukan oleh warga Palestina dikabarkan ditolak mentah-mentah.

Seorang warga Yerusalem asal Palestina Ahmed Abdul Rahim Al-Bilbeisi mengatakan, staf Badan Pertanahan Israel mengeluarkan perintah penghentian pembangunan rumahnya. Pihak Israel menilai rumahnya tersebut dibangun di atas wilayah terlarang.

Tidak lama kemudian mengeluarkan perintah penghancuran rumah yang berada di Yakoute El-Hamawi, di wilayah Lembah Gouze. Al-Bilbeisi pun akhirnya terpaksa menghancurkan rumah yang telah ia bangun dengan tangannya sendiri.

"Saya harus menghancurkan rumah itu dengan tangan saya sendiri, demi menghindari denda sebesar 50 ribu Shekel atau sekira Rp121,1 juta (Rp2.423 per Shekel)," jelas Al-Bilbeisi seperti dikutip ABNA, Rabu (26/10/2011).

Warga Palestina itu pun menambahkan, bila dirinya tidak melakukan penghancuran maka pihak Israel akan menuntu bayaran untuk membantu proses penghancuran. 

Al-Bilbeisi mengaku, pihaknya membangun rumahnya tersebut pada 2008 lalu meskipun tidak memiliki izin membangun. Hal tersebut terpaksa dilakukannya karena rumahnya yang terdahulu terlalu sempit untuk ditinggali keluarganya.

Israel memang melakukan pelarangan bagi warga di Yerusalem untuk mencegah mereka mendapatkan izin membangun. 

Menurut statistik, meskipun warga Yerusalem membutuhkan sekira 2.000 unit rumah untuk mengatasi pertumbuhan warganya, hanya sekira 20 izin pembangunan rumah berhasil diakui. (okezone.com)

Pendapatan 40 Orang Kaya Setara 60 Juta Orang Miskin
NET
Ilustrasi

ResistNews - Jurang pendapatan antara masyarakat miskin dan kaya di Indonesia semakin lebar. Menurut data yang dihimpun oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perkumpulan Prakarsa, akumulasi jumlah kekayaan yang dimiliki oleh 40 penduduk terkaya di Indonesia, setara dengan akumulasi kekayaan 60 juta jiwa penduduk Indonesia paling miskin.

"Penguasaan kue ekonomi kini semakin terkonsentrasi pada kelompok super kaya yang jumlahnya sangat kecil. Pada tahun 2010 kekayaan 40 orang terkaya sebesar Rp 680 triliun, atau setara dengan 10,3 persen PDB Indonesia. Jumlah kekayaan 40 orang itu setara dengan kekayaan sekitar 60 juta jiwa paling miskin," tutur Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa, Setyo Budiantoro, dalam acara jumpa pers yang digelar di Warung Daun Resto, Jakarta, Rabu (26/10/2011), siang.

Indikasi terjadinya kesenjangan pendapatan, menurutnya juga dapat dilihat dari kepemilikan simpanan pihak ketiga di bank.

Dari data Lembaga Penjaminan Simpanan (Juli 2011), yang dihimpun Perkumpulan Prakarsa, jumlah dana pihak ketiga di perbankan mencapai Rp 2400 triliun di 100 juta rekening nasabah. Namun 40 persen dari jumlah itu (Rp 1000 triliun), dikuasai oleh 0,04 persen nasabah, atau 40 ribu rekening.

"Hanya 1,3 persen rekening menguasai 75 persen dana pihak ketiga (Rp 2000 triliun)," ujarnya.

Kondisi tersebut menurutnya, jauh lebih buruk dengan kesenjangan pendapatan yang terjadi di rezim Orde Baru.

"Menjelang kejatuhan Orde Baru (1997), dimana kekayaan 1 persen penduduk setara dengan kekayaan 28 persen penduduk," ucapnya.

Menurutnya selama ini secara ekonomi dan politik, persoalan kesenjangan seringkali sengaja ditutupi oleh negara atau lembaga-lembaga keuangan internasional konservatif.

"Mengutak atik kesenjangan artinya mempertanyakan struktur ekonomi yang tidak berkeadilan, sehingga menuntut perubahan dan perombakan sistem pembangunan," katanya.(tribunnews.com)

Menurut peneliti, ada dua alasan mendasar mengapa Inggris tidak akan melarang burqa.

Pemakai burqa di Inggris (Reuters/Phil Noble)
ResistNews - Larangan penggunaan burqa atau cadar di berbagai negara Eropa ditaksir tidak akan sampai diberlakukan di Inggris. Pasalnya, keberagaman etnis di negara tersebut dinilai mampu meredam pandangan miring soal pakaian yang menutup hampir seluruh tubuh tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Yousiff Florey-Meah, Direktur Eksekutif sekaligus peneliti di Recora Institute, sebuah lembaga think-tank mengenai kebijakan pemerintah, kepada VIVAnews, Rabu 26 Oktober 2011. Dia mengatakan,
ada dua alasan mendasar kenapa Inggris tidak akan sampai menerapkan larangan burqa, seperti negara tetangga, Prancis.

"Pertama, Inggris adalah negara yang dihuni berbagai macam etnis yang beragam, jika burqa dilarang, maka kemungkinan akan muncul wacana pelarangan atribut tradisional lainnya, ini yang ditakutkan masyarakat," kata Yousiff.

Islam adalah negara terbesar kedua di Inggris dengan jumlah pemeluk lebih dari dua juta orang, sekitar tiga persen dari populasi keseluruhan. Banyaknya jumlah pemeluk Islam menjadikan umat Muslim menjadi bagian dari masyarakat Inggris, termasuk tata cara berpakaiannya.

Youssif mengatakan, di beberapa bagian Inggris, terdapat komunitas Muslim dalam jumlah besar. Datang ke tempat ini, katanya, orang akan bingung apakah mereka benar berada di Inggris atau bukan.

Alasan kedua Inggris tidak akan menerapkan larangan burqa, kata Youssif, adalah tidak adanya bentuk ketakutan dari masyarakat kepada para pengguna cadar. Warga Inggris sadar betul, para pemakai cadar bukanlah kriminal atau pesakitan yang perlu dihindari.

"Memang orang-orang yang menyerukan larangan bercadar dari hari ke hari semakin bertambah di Inggris, tapi mayoritas rakyat Inggris tidak punya ketakutan apapun terhadap Muslim, apalagi yang bercadar," kata Youssif. (vivanews.com)

Ini untuk melindungi masyarakat China dari "acara hiburan yang kelewat batas."

Para penonton suatu pertunjukan hiburan di Hong Kong
ResistNews - China akan membatasi jumlah program hiburan (entertainment) di radio dan televisi. Acara-acara seperti lomba mencari jodoh hingga kompetisi menari juga bakal diganti dengan tayangan mengandung pesan moral.

Menurut kantor berita Reuters, dengan mengutip sejumlah media setempat, kebijakan itu akan diberlakukan Badan Administrasi Radio, Film, dan Televisi China mulai tahun depan. Acara yang dipandang "menyorot sisi kelam dan suram dari masyarakat akan dilarang," demikian kabar dari Southern Metropolis Daily.

"Bagi setiap stasiun televisi satelit, jumlah tayangan hiburan yang disiarkan pada jam-jam utama dari pukul 19.30 hingga 22.00 tidak boleh lebih dari dua program," demikian lanjut surat kabar itu dengan mengutip arahan dari pemerintah.

Sebagai gantinya, pemerintah pun mewajibkan semua stasiun televisi untuk menayangkan acara-acara yang "mempromosikan harmoni, kesehatan, dan kebudayaan bangsa."

Kantor berita pemerintah, Xinhua, mengungkapkan bahwa kebijakan itu untuk melindungi masyarakat China dari "acara hiburan yang kelewat batas." Itulah sebabnya pemerintah melarang acara-acara bertema permainan, bincang-bincang, ajang cari bakat, pertunjukan realita (reality shows), dan program sejenis.

Menurut Xinhua, semua 34 stasiun televisi harus menayangkan program berita sedikitnya selama dua dari enam jam siaran di penghujung hari. (vivanews.com)

ResistNews – Kekalahan AS, ISAF dan pemerintahan boneka Hamid Karzai di medan jihad Afghanistan ternyata tidak sebatas kekalahan militer. Kini, mereka mengakui sendiri media massa mujahidin Afghanistan telah mengungguli BBC, CNN, dan media massa imperialis zionis-salibis Barat. Untuk mempublikasikan video kesuksesan sebuah operasi militer mujahidin yang menghancurkan sebuah markas tentara ISAF di stasiun TV internasional, mujahidin Afghan hanya butuh waktu 26 menit! Apa boleh buat, stasiun TV bertaraf internasional sekelas Al-Jazera, CNN, dan BBC harus ‘membebek’ breaking news rilisan mujahidin.
Sebuah studio film, radio streaming, situs internet dalam lima bahasa, majalah bulanan berbahasa Arab dan Inggris, tiga majalah bulanan berbahasa Pasthu dan Persia, adalah sarana sederhana mujahidin untuk merontokkan kebohongan-kebohongan imperialis zionis-salibis Barat dalam perang media yang mengiringi perang senjata di bumi Afghan. Redaksi majalah bulanan Ash-Shumud melakukan wawancara ekslusif dengan penanggung jawab situs resmi Imarah Islam Afghaniistan seputar stategi perang media yang dikembangkan mujahidin Afghan. Berikut terjemahan hasil wawancara tersebut.
***
Para pembaca yang mulia!
Pada serial wawancara majalah bulanan Ash-Shumud dengan para penanggung jawab Imarah Islam Afghanistan edisi ini, kami menghadirkan sebuah wawancara ekseklusif mengenai aktifitas media jihad Imarah Islam Afghanistan dengan al-akh ‘Abdus Sattar Mionda sebagai penanggung jawab situs Imarah Islam. Di sini kami mengundang anda sekalian untuk menyimaknya.

  • Ash Shumud: Pertama kami mohon antum memberikan penjelasan secara global kepada para pembaca Ash-Shumud tentang aktifitas media Imarah Islam.
Abdus Sattar: Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasul SAW, para sahabat dan para pengikutnya.
Amma ba’du:
Imarah Islam Afghanistan membentuk sebuah lembaga khusus untuk media di samping lembaga-lembaga lainnya, untuk menyiarkan aktifitas jihad di seluruh medan jihad dan untuk membendung suara-suara musuh yang dhalim yang selalu memperburuk citra jihad di Afghanistan di mata dunia, yang mengklaim berbagai kemenangan palsu atas mujahidin di sana-sini. Dari situ maka diperlukan adanya sebuah media yang bisa dipertanggung jawabkan mengenai jihad di Afghanistan, yang berbicara atas nama Imarah Islam Afghanistan, menyiarkan berita-berita kemenangan jihad di berbagai medan jihad kepada para pecintanya dan kepada dunia, membonggkar kedustaan musuh dan sarana-sarana medianya, membantah klaim-klaim dan makar musuh yang setiap hari terus berubah-ubah, dan menyampaikan suara jihad dan kebenaran serta cara pandangnya kepada dunia mengenai situasi yang terjadi di Afghanistan.
Logo-logo Media Jihad Dunia
Oleh karena jihad pada hari ini tidak mungkin dimenangkan tanpa media, karena media itu disuguhkan kepada hati sebelum disodorkan kepada fisik, sementara senjata disodorkan kepada fisik.  Jika hati telah kalah maka musuh akan menguasai pertempuran dan mengalahkan fisik. Di awal-awal jatuhnya Imarah Islam Afghanistan, setelah musuh melihat bahwa jalan terbentang di hadapannya, mereka secara dusta mengklaim bahwa mereka telah menamatkan riwayat Imarah Islam Afghanistan dengan para mujahidnya, dan bahwa mereka telah meraih kemenangan di bumi Afghanistan, lalu mereka menggunakan segala sarana terutama sarana media untuk mengubah pemikiran bangsa Afghan, menanamkan mental pecundang di dada mereka, dan menanamkan rasa gentar dan ketakutan terhadap para penjajah baru.
Akan tetapi atas karunia Allah SWT, kemudian berkat berbagai kemenangan yang diraih oleh para mujahidin bersama para pemimpin Imarah Islam Afghanistan, dibentuklah sebuah lembaga media untuk melumpuhkan musuh di bidang ini setelah sebelumnya mujahidin Imarah Islam Afghan berhasil memukul mereka di medan perang dengan berbagai kekalahan.
Oleh karena itu kini telah dikumpulkan semua kelompok media Imarah Islam Afghanistan di bawah satu lembaga khusus yang dapat menggambarkan secara nyata apa yang terjadi di Afghanistan. Hasil yang terpenting di periode awal adalah peluncuran pertama situs Imarah Islam dengan nama Shautul Jihad.
Situs ini memfokuskan diri pada pemberitaan fakta-fakta yang terjadi medan jihad yang tengah berkecamuk, selain juga mempublikasikan penjelasan-penjelasan Amirul Mukminin Al Mulla Muhammad Umar dan penjelasan-penjelasan dari Majlis Syura dan Dewan Pimpinan Imarah Islam mengenai berbagai persoalan yang berkenaan dengan jihad. Selain itu juga mempublikasikan berbagai makalah dan analisa-analisa resmi dari Imarah Islam Afghanistan.
Situs ini juga memiliki banyak rubrik, di antaranya adalah rubrik Islam, rubrik majalah, dan rubrik video yang dikeluarkan oleh studio-studio resmi Imarah Islam.
Kami juga mencetak majalah dan penjelasan resmi kemudian menyebarluaskannya di tengah-tengah masyarakat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kami juga menerbitkan selebaran-selebaran dan buletin-buletin kemudian menyebarkannya di kalangan mujahidin.
Ada juga Shautusy Syari’ah (Suara Syariat) yang menyiarkan berita-berita dan penjelasan-penjelasan resmi setiap pagi dan sore.
Lembaga Media ini juga mengangkat dua orang juru bicara resmi Imarah Islam Afghanistan yang akan berbicara di media-media lokal dan internasional mengenai berbagai persoalan yang terjadi.

  • Ash Shumud: Bagaimana cara antum dalam meliput berita dan data-data lapangan di Afghanistan yang kemudian dipublikasikan di situs tersebut?
Abdus Sattar: Ya, atas karunia Allah SWT, Lembaga Media ini mengangkat sejumah koresponden di seluruh wilayah Afghanistan untuk meliput semua berita dan kejadian, kemudian menyampaikannya dalam bentuk laporan.
Mereka bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti berita-berita amaliyat (operasi jihad) dengan secara detil, memahami situasi dan kondisi di masing-masing tempat, kemudian mengirimkannya dalam bentuk laporan berbagai amaliyat yang sedang berjalan secara detil dan terpercaya dalam waktu secepat mungkin kepada dua orang juru bicara resmi Imarah Islam Afghanistan, yakni syaikh Dzabihullah Mujahid dan syaikh Qari Yusuf. Keduanya akan mempelajari laporan tersebut kemudian mengirimkannya ke bagian pemberitaan situs, setelah dilakukan akurasi dan penyaringan.

  • Ash Shumud: Berita, penjelasan resmi, dan analisa tersebut dipublikasikan secara bersamaan atau dalam tempo yang berdekatan dalam lima bahasa yang berbeda. Bagaimana caranya?
Abdus Sattar: Ya, memang seperti yang antum katakan, bahwa berita dan yang lainnya dipublikasikan dalam lima bahwa dalam waktu yang sangat berdekatan. Yaitu dengan bahasa lokal seperti bahasa Pashtu dan Persi, juga bahasa Urdu, Arab dan Inggris. Situs kami ini mempublikasikan berita dan materi-materi publikasi lainnya pertama kali menggunakan bahasa Pashtu, kemudian baru diterjemahkan ke bahasa-bahasa lainnya dan diletakkan di bagiannya masing-masing.

  • Ash Shumud: Apakah ada cara publikasi yang lain selain dengan situs Imarah Islam?
Abdus Sattar: Ya ada. Kami juga mengirimkan berita kepada para wartawan dan kantor-kantor berita internasional yang bermacam-macam, langsung setelah kejadian dan dipublikasikan di situs internet. Kami punya banyak daftar email yang kami kirimi berita. Dalam daftar kami tersebut mencakup para wartawan dan orang-orang yang punya perhatian terhadap Afghanistan. Selain itu kami juga menggunakan Face Book dan Twitter untuk menyebarkan berita secara harian kepada ribuan orang. Kami juga menyebarkan berita melalui SMS HP setiap hari kepada banyak orang.

  • Ash Shumud: Bisakah antum menjelaskan tentang poin terakhir? Bagaimana antum mengirimkan berita kepada banyak orang melalui SMS HP?
Abdus Sattar: Berita-berita yang telah dipublikasikan di situs dipindahkan ke SMS HP. Kemudian dikirimkan kepada beberapa orang yang akan mengirimkannnya kepada sejumlah orang lainnya. Masing-masing mereka mengirimkan berita tersebut kepada kenalan-kenalan mereka baik di Afghanistan maupun di luar Afghannistan. Begitu seterusnya SMS itu mulai sambung menyambung. Masing-masing mereka berusaha menyebarkan SMS tersebut sebanyak-banyaknya. Kami menyaksikan sendiri bahwa banyak di antara mereka mensyaratkan kepada kawan-kawan yang menerima SMS tersebut untuk mengirimkannya kepada 20 orang lainnya. Demikian seterusnya sampai tidak ada batasnya. Ini mendapat sambutan yang sangat besar di tengah-tengah masyarakat. Kami melihat, atas karunia Allah, banyak orang-orang awam yang sangat bergembira jika mereka mendapatkan berita kemenangan mujahidin atas musuhnya.

  • Ash Shumud: Bisakah antum jelaskan kepada kami tentang kegiatan lain yang dilakukan oleh dewan media selain mengelola situs internet?
Abdus Sattar: Ada mimbar-mimbar media lain yang dikelola oleh dewan media, di antaranya adalah:
-          Studio Jihad yang menyiarkan kegiatan mujahidin secara lebih hidup. Atas karunia Allah SWT bidang ini telah mengeluarkan sejumlah produk. Selain menggambarkan gambaran jihad dan peperangan secara lebih hidup, studio ini juga memproduksi film-film dakwah dan perbaikan masyarakat dengan tujuan memberikan penerangan dan penyadaran kepada para mujahidin secara pemikiran. Hal ini telah membuahkan dampak yang baik di tengah-tengah mujahidin.
-          Radio streaming Shautusy Syari’ah (Suara Syariat) dengan menggunakan bahasa Pashtu yang menyiarkan berita, laporan harian, analisa politik, nasyid-nasyid jihadi dan Islami yang akan memberikan dampak secara langsung dalam menaikkan mental mujahidin. Program Shautusy Syariah ini disiarkan dua kali sehari setiap pagi dan sore.
-          Selain media yang berupa audio (radio) dan video-visual (studio film), ada juga media cetak dengan menggunakan bahasa Arab, Pashtu dan Persi. Media cetak ini berupa Majalah Ash Shumud dengan bahasa Arab, sedangkan majalah Syahamat, Harak dan Murjil dalam bahasa Pasthu dan Persi. Kesemuanya terbit bulanan.
Majalah Ash Shumud yang mana antum juga termasuk bagian darinya, menyajikan gambaran yang sebenarnya mengenai jihad dan berbagai berita teraktual yang terjadi di Afghanistan sejak lima tahun yang lalu untuk para pembaca di dunia Islam dan Arab. Majalah ini juga mempublikasikan makalah-makalah, analisa-analisa politik, dan laporan-laporan berita, selain juga memuat tabel data statistic secara lengkap mengenai semua operasi mujahidin setiap bulannya berserta berbagai dampak dan hasil dari operasi-operasi tersebut. Majalah ini juga menampilkan serial syuhada’ untuk mengenalkan para komandan tempur mujahidin yang telah gugur di jalan Allah SWT.
Adapun majalah Syahamat dan Harak, keduanya telah terbit sejak tujuh tahun yang lalu dengan menggunakan dua bahasa lokal yaitu Pashtu dan Persi. Kedua majalah ini banyak dibaca oleh kaum intelektual khususnya para siswa dan mahasiswa. Semua makalah Islami dan jihadi yang dimuat dalam majalah ini berhasil membuahkan dampak positif yang besar di kalangan mereka.
Adapun majalah Murjil adalah majalah yang khusus mempublikasikan berita-berita pertempuran, kajahatan-kejahatan musuh, data-data kerugian di pihak musuh yang berupa korban nyawa dan perlengkapan, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengannya. Arsip tahunan yang ada dalam majalah ini merupakan data jihad yang paling otentik tentang kerugian pihak musuh di Afghanistan.
Semua publikasi ditampilkan dalam situs internet Imarah Islam dan semua orang bisa mengaksesnya.

  • Ash Shumud: Bagaimana menurut pandangan antum tentang kader-kader yang spesialis di bidang media ini?
Abdus Sattar: Atas karunia Allah, kemudian atas kemampuan dan pengalaman militer yang dimiliki, mujahidin mampu mengalahkan jenderal-jenderal NATO yang memiliki keahlian dan pengalaman yang tinggi. Hal itu memudahkan mujahidin untuk melaksanakan kegiatan media, selain memang didukung keahlian mereka di bidang media.
Karena jihad media hari ini termasuk tanggung jawab yang paling urgen, maka Imarah Islam Afghanistan tidak mau mengabaikan pengkaderan orang-orang yang ahli di bidang media.
Imarah Islam Afghanistan telah menyiapkan kader-kader mujahid media yang menggempur musuh di medan media sebagaimana ikhwan-ikhwan petempur lainnya yang menggempur musuh di bidang militer.
Saya katakan dengan penuh keyakinan bahwa kami dengan menggunakan sarana-sarana yang sangat sederhana dapat mengalahkan musuh, atas karunia Allah, di bidang media di mana musuh tidak mampu membendungnya meskipun mereka memiliki berbagai sarana yang canggih dan tenaga-tenaga ahli, serta didukung dengan pendanaan yang kuat di bidang media ini.
Misalnya, semua orang di seluruh dunia ini dapat mengakses semua hal yang kami publikasikan melalui internet, dan sampai-sampai semua pegawai negeri yang bekerja di pemerintahan Hamid Karzai yang memiliki fasilitas internet di tempat-tempat kerja, universitas dan kantor-kantor mereka, bahkan yang bekerja di kantor-kantor militer dan politik Amerika, mereka semua mengakses semua publikasi kami dan terpengaruh dengannya.
Selain itu banyak penduduk Kabul yang menjadi pendengar setia program radio streaming Shautus Syari’ah melalui internet, lalu mereka menyampaikan sambutan baik mereka terhadap program tersebut melalui email. Mereka mengatakan bahwa ketika mereka mendengarkan nasyid Islami yang berjudul laa ilaaha illallah mereka menjadi teringat kembali kenangan-kenangan mereka di era pemerintahan Imarah Islam.
Meskipun Amerika, pasukan NATO dan tentara pemerintahan boneka Hamid Karzai telah melakukan segala upaya untuk menjegal semua program yang dijalankan Imarah Islam, namun justru banyak pejabat tinggi dalam pemerintahan Hamid Karzai sendiri terpengaruh dan bersimpati terhadap mujahidin.
Amerika sendiri telah mengakui bahwa Imarah Islam telah mengalahkannya di bidang media. Pengakuan ini dipubikasikan dalam sebuah artikel pada tanggal 22 Mei tahun lalu di sebuah majalah di Amerika, FOREIGN POLICY, dengan judul LOSING THE MEDIA WAR TO TALIBAN.
Artikel tersebut ditulis oleh seorang penulis Amerika yang terkenal, Robert Haddick. Dalam makalahnya tersebut dia menyebutkan kegiatan media yang dilakukan oleh Taliban secara rinci dan keunggulan media mereka atas media Amerika. Ia menasehatkan kepada bangsanya dengan mengatakan: “Dalam perang media melawan Taliban, hendaknya Amerika mengandalkan cara dan taktik yang lebih dapat mempengaruhi. Karena perang media dengan cara yang ada sekarang ini telah dikalahkan Taliban.”
Selain itu laporan dari pusat kajian hubungan luar negeri Amerika COUNCIL ON FOREIGN RELATIONS juga memperkuat keunggulan Taliban atas Amerika di bidang media.
Dalam laporan tersebut dikatakan bahwa faktor keunggulan Taliban atas Amerika di bidang media adalah karena Taliban tidak menunggu momen tertentu untuk mempublikasikan berita dan peristiwa, namun semua itu dipublikasikan langsung setelah kejadian.
Kemajuan dan keunggulan media Taliban atas Amerika ini kini menjadi bahasan harian di surat-surat kabar Barat, dan kini mereka mulai menulis berbagai makalah dan komentar di setiap tempat.
Michael Duran, mantan wakil menteri pertahanan Amerika mengatakan tentang kemajuan Taliban di bidang ini, bahwa Taliban memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengendalikan kegiatan media mereka. Mereka sangat cepat sekali dalam mempublikasikan berita. Semua serangan militer yang mereka lancarkan terhadap pasukan kita dapat mereka publikasikan hanya dalam waktu 26 menit kemudian melalui saluran TV internasional. Hal semacam ini mendapat sambutan yang baik dan seringkali menjadikannya sebagai breaking news berupa rekaman berita di mayoritas saluran TV internasional seperti Al Jazeera, sampai BBC bahkan CNN.
Ia menambahkan: “Taliban tidak hanya cepat dalam mempublikasikan berita, tapi mereka juga sangat detil dan rapi di bidang media. Mereka menerjemahkan berita tentang semua serangan militer mereka dari bahasa Pashtu dan Persi ke bahasa Arab dan Inggris langsung ketika berita itu diterima. Lalu mereka langsung mempublikasikan pula di situs resmi mereka, dan mereka siarkan melalui radio streaming Shautus Syari’ah.”
Michael Duran melanjutkan sarannya untuk Amerika: “Sangat mendesak bagi Amerika untuk meningkatkan kemampuan pasukan mereka untuk membendung kegiatan media Taliban dengan cara memberikan tambahan skil. Amerika harus membatasi aktifitas publikasi yang dilakukan Taliban dengan cara memperkuat saluran-saluran TV. Amerika juga harus menutup semua situs resmi Taliban di Internet.” Demikian dirilis dalam COUNCIL ON FOREIGN RELATIONS edisi 12 Mei 2009.
Seorang jenderal bernama ‘Udhaimi, yang berbicara atas nama kementerian pertahanan pemerintah boneka Hamid Karzai, tahun lalu ketika terjadi pertempuran Marjah, ketika ia berbicara dengan stasiun TV Eropa Al Hurrah menyatakan bahwa aktifitas media mujahidin lebih unggul dan lebih kuat daripada media pemerintah.

  • Ash Shumud: Apa analisa antum tentang keunggulan media mujahidin?
Abdus Sattar: Satu-satunya faktor yang menjadikan media mujahidin unggul adaah karena mereka melaksanakan pekerjaan ini karena dorongan tanggung jawab jihad, bukan karena gaji sebagaimana halnya orang lain.
Karena mujahidin memegang kesetiaan mereka terhadap janji moral yang telah mereka ikrarkan terhadap mereka sendiri, maka mereka siap untuk mengerahkan berbagai pengorbanan sampai mati sekalipun demi menyukseskan program jihad ini.
Mereka sanggup menanggung berbagai kesulitan dan mereka memandang bahwa kesuksesan mereka dalam melaksanakan tanggung jawab ini merupakan cita-cita hidup mereka. Berkat keikhlasan, pengorbanan, dan semangat yang dimiliki mujahidin, maka Allah memberikan berkah dan kesuksesan atas usaha yang mereka lakukan.
Inilah berkah dan kesuksesan yang juga diakui oleh musuh, dan apa yang diakui musuh adalah sesuatu yang memiliki nilai lebih.

  • Ash Shumud: Apa kendala-kendala yang antum hadapi dalam melaksanakan tanggung jawab media?
Abdus Sattar: Jalan jihad adalah jalan yang penuh dengan ujian dan kesulitan. Namun mujahidin menerimanya dengan penuh ridha kepada Allah untuk meninggikan kalimat-Nya. Memikul beban di jalan Allah ini merupakan sebuah kebanggaan dan bukti atas benarnya jalan yang ditempuh.
Kami menghadapi berbagai kesulitan materi yang banyak. Ada kendala masalah sarana media. Ada kendala masalah keamanan. Ada pula kendala masalah minimnya alat-alat pendukung. Tapi semua itu kami pikul dan kami anggap ringan untuk menyukseskan misi yang mulia ini, dan ini merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi kami.
Sarana yang kami miliki sangat minim sekali jika dibandingkan dengan sarana yang dimiliki musuh. Belum lagi kami dalam bidang ini menghadapi musuh yang tidak memilliki rasa malu sama sekali. Musuh yang tidak mempedulikan sedikit pun mengenai nilai kemanusiaan dan nilai etika. Mereka berkoar-koar tentang kebebasan berbicara dan mengungkapkan pendapat. Tapi mereka sama sekali tidak pernah mengakui kebebasan mengungkapkan pendapat yang dapat mengancam kepentingan imperialisme mereka.
Selain itu mereka sering kali melakukan kebohongan di media mereka. Jika ada sepuluh tentara mereka yang terbunuh, mereka hanya memberitakan satu orang saja jika berita tersebut tidak dapat mereka sembunyikan. Jika sepuluh orang tentara mereka terluka, mereka hanya mengakui satu orang saja. Mereka juga mengatakan bahwa luka yang dideritanya sangat ringan dan akan dapat bekerja kembali setelah luka mengering dan dilakukan pengobatan. Jika pesawat mereka berhasil ditembak jatuh mujahidin dan terbakar di udara, mereka berusaha menutup-nutupi berita tersebut jika memungkinkan. Jika tidak bisa mentutupinya, maka mereka akan mengatakan bahwa pesawat mereka melakukan pendaratan darurat. Mereka menangkapi masyarakat sipil dan penduduk biasa ketika mereka melakukan penyergapan malam hari. Lalu mereka memberitakan bahwa yang mereka tangkap adalah mujahidin yang bersenjata. Inilah yang selalu mereka koar-koarkan di seluruh media mereka.
Adapun media kami, meskipun kami selalu komitmen untuk memberitakan fakta di lapangan, mereka selalu menyerang situs kami di internet. Mereka menutup dan merusaknya. Mereka mengancam pihak-pihak yang mengunjungi situs kami dan memberikan berbagai peringatan.
“Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka sedangkan Allah senantiasa menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya.” (QS. Ash- Shaff (61): 8)
Meskipun mereka melakukan semua kejahatan tersebut, namun atas karunia Allah kami dapat melanjutkan publikasi jihad kami. Kami masih dapat menyampaikan kemenangan-kemenangan mujahidin dan kekalahan musuh kepada dunia. Bahkan kami dapat menayangkan film-film dokumenter tentang kekalahan Amerika dan sekutu-sekutunya di Afghanistan. Dalam bidang ini kami telah memiliki beberapa produk meskipun banyak kendala yang kami hadapi. Segala puji bagi Allah atas semua itu.

  • Ash Shumud: Kami berterimakasih atas kesediaan antum untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kami. Semoga Allah SWT membantu antum dengan semakin meluruskan dan menyukseskan semua kegiatan jihad antum. Amiiin.
Abdus Sattar: Kami juga sangat berterima kasih kepada antum.

Sumber: Majalah Bulanan Ash Shumud, edisi 12 Desember 2010 M
(unwanul falah/arrahmah.com)

ResistNews - Hutton Hotel di Nashville, Tennessee, AS membatalkan acara konferensi yang akan diselenggarakan minggu depan, oleh kelompok antisyariah. Pembatalan ini menuai kritik dari kelompok antisyariah di AS.
Lou Ann Zelenik dari Tennessee Freedom Coalition mengatakan, ratusan orang dari berbagai negara akan datang ke konferensi tersebut untuk membahas strategi dan menyusun rencana untuk menghentikan pemberlakukan syariah Islam di AS. Oleh sebab itu, ia mengecam pihak hotel yang membatalkan kontrak pemesanan hotel untuk penyelenggaraan konferensi tersebut, karena waktu penyelenggaraan tinggal seminggu lagi.
"Sebagai orang Amerika, adalah kewajiban kita untuk menyebarluaskan bahaya syariah Islam," kata Zelenik yang berencana akan bernegosiasi kembali dengan pihak hotel agar membolehkan hotelnya dijadikan tempat konferensi.
"Tidak ada ruang di Amerika untuk hukum yang lain, yang boleh berlaku hanya konstitusi AS. Tennessee, sebagai wilayah Bible Belt dan Volunteer State, merupakan kewajiban bagi warga Tennessee untuk membela dan mempertahankan prinsip-prinsip para pendiri negara ini serta prinsip Yudea-Kristen sebagai basis bangsa Amerika," tukas Zelenik.
Sementara itu, Juru bicara hotel Steve Eckley mengatakan, pihaknya tidak tahu kalau konferensi yang akan diselenggarakan di hotelnya adalah konferensi antisyariah. "Kalau kelompok itu memberitahu kami acara yang akan mereka gelar, dan siapa saja yang akan datang, kami tidak akan menerima pesanan mereka," ujar Eckley.
Tapi Zelenik malah menyebut pihak hotel melanggar kebebasan berbicara dan melanggar etika bisnis karena membatalkan sepihak pemesanan tempat di hotel tersebut.
Konferensi itu rencananya akan digelar pada 11 November mendatang, dan pembicara yang akan hadir dalam konferensi itu antara lain Pamela Geller dan Robert Spencer dari kelompok "Stop Islamisasi di Amerika."
Pihak hotel sudah mengembalikan uang muka pembayaran pemesanan tempat sebesar 7.000 USD pada panitia penyelenggara konferensi. Mereka menyebut tokoh-tokoh seperti Geller dan Spencer adalah para ekstrimis. (kw/ap/eramuslim.com)

ResistNews – Pertempuran diperkirakan akan meningkat tajam ketika sejumlah besar Mujahidin Al Shabaab memenuhi kota Afmadow di wilayah Lower Jubba untuk mempertahankan kota pelabuhan Kismayo dari tentara boneka Somalia yang kini mendapat dukungan dari militer Kenya.
Laporan mengatakan bahwa ratusan pasukan Al Shabaab dari Kismayo, Salagle dan Bu’ale di Somalia selatan, tiba di Afmadow dan sebagian mencapai Kamboni.
Penduduk setempat mengatakan, seperti yang dilansir Shabelle, bahwa mereka menyaksikan sejumlah besar pejuang Al Shabaab lengkap dengan senjata, berlalu lalang di wilayah Jubba.
Dalam beberapa hari terakhir, Mujahidin Al Shabaab meningkatkan serangannya.  Bentrokan antara tentara boneka Somalia yang didukung militer Kenya dan Mujahidin Al Shabaab terjadi di wilayah tersebut.
Selain di wilayah selatan, Mujahidin juga meningkatkan aktivitasnya di Mogadishu.  Beberapa waktu lalu, al Shabaab memperlihatkan jenazah lebih dari 70 tentara Burundi di hadapan awak media di pinggiran kota Mogadishu.  Mereka adalah tentara burundi yang tewas dalam pertempuran melawan Al Shabaab.  (haninmazaya/arrahmah.com)



 
ResistNews--Al Azhar mengeluarkan pernyataan mengenai pelarangan penghinaan jenazah korban pembunuhan, merespon perlakuan buruk terhadap jenazah Muammar Qadafi, mantan pemimpin Libya.
Kepada situs onislam.net (25/10/2011) Al Azhar mengirimkan pernyataan mengenai haramnya membiarkan jenazah tanpa dimakamkan dalam waktu yang lama untuk menghinakannya.
Al Azhar juga menegaskan bahwa Allah memuliakan manusia, baik haidup maupun matinya. Sedangkan Islam sendiri juga memiliki tradisi berakhlak dalam peperangan.
Keterangan itu menambahkan agar siapa saja yang memeluk Islam memperhatikan akhlak ini dan menjaga kehormatan jenazah yang merupakan kewajiban agama.
Menurut sumber Al Azhar, pernyataan itu dikeluarkan terkait dengan penghinaan jenazah Qadafi berserta putranya Mu’tashim, yang dinilai sebagai prilaku yang menyimpang dari syariat Islam. (hidayatullah.com)



 
ResistNews-- Kamis (20/ 10/ 2011), 12 universitas di London melakukan pertemuan untuk berdiskusi tentang boikot, divestasi, dan sanksi (BDS) atas ‘Israel’ di kampus-kampus.

Organisasi-Organisasi yang mewakili ke-12 universitas tersebut adalah:
- Kings College London Action Palestine
- University College London Friends of Palestine
- SOAS Palestine Society
- LSE Palestine Society
- Goldsmiths Palestine Campaign
- Brunel Friends of Palestine
- London Metropolitan University Palestine Society
- Queen Mary Palestine Solidarity Society
- Middlesex Free Palestine Society
- Imperial Palestine Society

Acara terkait dukungan atas BDS tersebut diselenggarakan di Universitas London Union (ULU) pada Mei 2011. Berdasarkan hasil pemungutan suara di sana, disepakati bahwa pihak universitas mendukung dan bersedia mengkampanyekan BDS dalam rangka mendukung serikat Palestina. Dukungan ini diketuai oleh Wakil Presiden ULU Rillo Rackza.

Ada lebih dari 250 peserta, mayoritas mahasiswa hadir dalam pertemuan untuk mendengarkan presentasi Rafeef Ziadeh dari Komite Boikot Nasional Palestina, Ilan Pappe–seorang akademik ‘Israel’ di Universitas Exeter, Mike Cushman dari Komite Inggris untuk universitas-universitas Palestina, dan Karma Nabulsi–seorang akademik Palestina dari Universits Oxford.

Masing-masing pembicara diberi waktu sepuluh menit untuk presentasi yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama satu jam. Setelah sesi tanya jawab, Mehdi Beyati dari Kings College London Action Palestine memaparkan bahwa pihaknya sempat terlibat dalam proyek penelitian penggalangan dana Uni Eropa dengan sebuah perusahaan ‘Israel’ bernama Ahava.

Namun, Beyati melanjutkan, belum lama ini, serikat mahasiswa Kings menuntut pihak universitas untuk keluar dari proyek tersebut. (hidayatullah.com)


ResistNews - Sehari setelah menyatakan Libya  terbebas dari kekuasaan Gaddafi, Senin 24 Oktober,  penguasa baru negara itu  mencoba untuk memperkenalkan kepada Barat tentang penerapan Syariah Islam di era pasca-revolusi.

"Saya ingin meyakinkan masyarakat internasional bahwa kita sebagai Muslim namun orang Libya adalah Muslim moderat," kata Mustafa Abdel-Jalil, Ketua Dewan Transisi Nasional (NTC), dalam sebuah konferensi pers yang dikutip oleh Agence Perancis-Presse (AFP).

Jaminan ini terjadi sehari setelah para pemimpin NTC mengatakan bahwa syariah Islam akan menjadi sumber hukum pasca-Gaddafi di Libya.

"Sebagai negara Islam, kami mengadopsi syariah sebagai hukum utama," kata Abdel-Jalil pada upacara besar di timur kota Benghazi saat Libya dinyatakan sebagai negara bebas.

"Setiap hukum yang melanggar Syariah adalah batal secara hukum."

Kepala NTC mengutip contoh sebuah hukum perkawinan, yang di bawah Gaddafi dilarang, yakni poligami.

"Sebagai contoh adalah hukum perceraian dan pernikahan. Hukum ini bertentangan dengan syariah dan itu dihentikan," katanya.

Islam melihat poligami sebagai jawaban realistis untuk beberapa kesengsaraan sosial seperti perzinahan dan kondisi kehidupan menyedihkan seorang janda atau seorang wanita yang diceraikan.

Seorang pria Muslim yang mencari istri kedua atau ketiga harus, bagaimanapun, harus memastikan bahwa dia akan memperlakukan mereka semua pada pijakan yang sama, bahkan dalam hal kasih sayang.

Alquran mengatakan bahwa meskipun poligami adalah sah sangat sulit bagi seorang pria untuk menjamin keadilan tersebut.

Lebih dari 50.000 orang diyakini telah tewas dalam pemberontakan delapan bulan terhadap Gaddafi.

Abdel-Jalil juga mengumumkan bahwa industri perbankan Libya akan sejalan dengan ajaran Islam, yang melarang riba.

"Ada niat baik untuk mengatur semua hukum perbankan. Kami terutama berusaha untuk mendirikan bank Islam yang tidak berhubungan dengan bunga dan menghapuskan semua bunga perbankan di masa depan menurut tradisi Islam, "katanya pada hari Minggu.

"Riba (bunga) menciptakan penyakit dan kebencian antara orang-orang."

Pemimpin  NTC juga mengatakan bahwa  pemerintah Libya baru akan  dibentuk dalam waktu dua  minggu.

"Kami telah memulai pembicaraan (pada pembentukan pemerintah), dan hal ini tidak akan memakan waktu berbulan-bulan tetapi akan selesai dalam waktu dua minggu," kata Abdel-Jalil.

Abdel-Jalil, seorang mantan menteri kehakiman di bawah Khadafi, mengatakan NTC juga telah memerintahkan penyelidikan atas kematian pemimpin Libya tersebut.

"Sebagai tanggapan terhadap seruan internasional, kita harus mulai untuk menempatkan sebuah komisi yang bertugas menyelidiki keadaan kematian Muammar Gaddafi dalam bentrokan saat ia sedang ditangkap."

Gaddafi tewas Kamis 19 Oktober, tak lama setelah ia ditangkap oleh para pejuang NTC di kampung halamannya di Sirte.

Empat hari setelah kematiannya, tubuh Gaddafi masih meletakkan di sebuah toko daging tua di Misrata saat pejabat NTC masih dibagi di mana ia harus dikubur.

Mayat Gaddafi sendiri telah dikubur pada hari Selasa,  di sebuah tempat di gurun yang dirahasiakan.

Untuk Persatuan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Kerjasama Luar Negeri, Muhyiddin Junaidi, menilai pemberlakuan hukum Islam merupakan usaha untuk menyatukan suku-suku di Libya.

"Saya kira pemikiran, Ketua NTC, Mustafa Abdel Jalil, sangat bagus. Ia menginginkan suku-suku di Libya menyatu. Inilah pula yang sempat diutarakan Qadafi, Alquran itu jadi landasan hukum Libya," paparnya, Selasa (25/10).

Jadi, lanjut Junaidi, apa yang ditetapkan oposisi Libya merupakan kelanjutan dari usaha yang dilakukan Qadafi. Ia (Qadafi) sadar, hanya pemberlakuan syariat Islam yang bisa mempersatukan suku-suku di Libya. Hanya saja, yang membedakan mungkin pelaksanaannya saja.

Karena itu, lanjut Junaidi, adalah keliru kalau Qaddafi anti Islam. "Saya melihat peristiwa di Timur Tengah merupakan kebangkitan Islam di kawasan itu," katanya.

[muslimdaily.net/onislam-rpblk]



Ups...Gay-Lesbian Muslim AS Perjuangkan Hak atas Nama Tuhan
Ani Zonneveled, pendiri organissi Muslim yg memperjuangkan hak2 Muslim LGBT

ResistNews— Seperti Aminah Wadud yang meyakini seorang wanita boleh mengimami shalat, satu Muslim asal AS, Ani Zonneveld juga mengambil sikap kontroversial yang membuat tidak populer di kalangan pemeluk Islam di Amerika.

Ia tak hanya menjadi imam dalam shalat dengan jamaah laki-laki, tetapi juga juga menyuarakan pembelaan terhadap Muslim gay, biseksual dan transgender. Langkah terkini pada tahun ini, ia berencana meresmikan 'pernikahan Islami' pasangan lesbian yang menurutnya bisa diterima sempurna dengan lantunan Alquran.

"Komunitas yang kita bangun sangat berbebeda dari sebagian besar masjid yang kita masuki," ujar Zonneveld, 49 tahun, penyanyi dan pencipta lagu kelahiran Malaysia. "Kita seharusnya sangat inklusif dengan semua Muslim, termasuk gay, pasangan campuran. Kita juga tak membedakan gender ketika kita beribadah dan kita membolehkan wanita memimpin shalat. Nilai kita adalah egalitarian dan kita hidup dalam nilai itu," ujarnya.

Muslims untuk Nilai Progresif, organisasi yang didirikan Zonneveld pada 2007 dengan temanya seorang Muslim feminis Amerika, Pamela Taylor, mengklaim menjunjung 1 prinsip. Mereka menyatakan menjunjung komitmen terhadap persamaan gender dan juga LGBTQ {lesbian, gay, biseksual dan transgender atau questioning (jenis kelamin yang dipertanyakan)}, penolakan terhadap militarisme dan kekerasan dan kebutuhan untuk 'kritis terhadap teks-teks Islami'.

Beberapa tujuan dari grup adalah bergabung dengan kelompok-kelompok Muslim yang muncul untuk menentang kelompok konservatif yang mereka bilang telah mengkhotbahi mayoritas masjid-masjid di AS.

Posisi homoseksual jelas dinyatakan dalam Alquran mengacu pada kaum Nabi Luth--penduduk Sodom dan Gommorah, yang telah dihancurkan oleh Allah karena praktek penyimpangan seksual dengan sesama jenis. Paling negara-negara mayoritas Islam, homoseksual dianggal sebagai tindak kriminal.

Beruntung, organisasi Muslim paling berpengaruh di AS pun mengambil sikap tersebut, menegaskan bahwa homseksual haram.

"Homoseksual adalah penyimpangan moral, penyakit moral, sebuah dosa dan kejahatan," ujar mantan presiden Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA), Muzammil Siddiqi. "Tak ada satu orang pun yang terlahir homoseksual, seperti tak seorang pun terlahir menjadi pencuri, pembohong atau pembunuh. Orang-orang melakukan kebiasan keji itu karena tak memiliki panduan dan pendidikan," ujarnya.

Namun seorang pemuka Muslim lain di AS, direktur eksekutif Dewan Syura Islami California Selatan--organisasi payung Muslim dengan anggota sekitar 500 ribu orang--, Shakeel Syed, mengatakan pelaku homoseksual tidak berarti harus dikucilkan.

"Islam tak menjauhi siapa pun," ujar Syed. "Tidak ada yang mengutuk mereka, LGBTQ bisa melakukan apa yang mereka pikir benar dengan cara mereka dan kami menghormati itu. Namun bila mereka mengacu pada agama, terlebih terkait sanksi, tentu hasilnya tak sesuai harapan mereka,” ujarnya. (republika.co.id)



 
ResistNews - Ketakutan dikabarkan melanda tentara Zionis-Israel pasca kesuksesan pertukaran tawanan yang dimotori pejuang Palestina dari sayap Hamas.

Wakil Partai Kadima di Knessett Zionis Israel, Shaul Mofaz menilai pertukaran tahanan akan meningkatkan penculikan baru terhadap tentara Zionis Israel.

Kantor berita Qodsna dikutip IRIB melaporkan, Shaul Mofaz dalam wawancaranya dengan televisi Zionis di kanal dua, memprediksikan bahwa Muqawama Palestina akan menggelar operasi untuk menangkap tentara Israel dengan jumlah yang besar.

"Tel Aviv terpaksa membebaskan ratusan personel Muqawama untuk membebaskan Gilad Shalid. Pertukaran itu akan mendorong pasukan Muqawama untuk menangkap kembali tentara Israel dalam jumlah besar," ujar Mofaz.

Selain itu, Shaul Mofaz mengklaim, hasil pengamatan para pejabat Israel menunjukkan bahwa di masa mendatang, pasukan Muqawama akan melakukan operasi penangkapan terhadap tentara Zionis Israel. Ia dengan nada khawatir mengusulkan kepada militer Zionis Israel untuk berhati-hati supaya tidak tertangkap oleh operasi pasukan Muqawama. 

Spionase Israel Gagal

Sementara itu, kesuksesan Hamas menyembunyikan Ghilad Shilat selama lima tahun tanpa bisa diendus aparat intelijen Zionis makin menambah sock.
Laporan mengungkap bahwa satuan elit yang dikenal dengan unit 8200 bidang pengawasan elektronik dan spionase cyber gagal mencatat informasi seputar ini. laporan yang dirilis tabloid penilaian strategis yang diterbitkan pusat penelitian strategis Yafi, menyebutkan bahwa kelompok yang bertugas menyembunyikan Shalit sangat exelent dalam manajemennya, mereka sama sekali tidak menggunakan sarana teknologi baik email, komputer maupun internet.

Muncul ungkapan di kalangan aparat intelijen Zionis, dengan sebuah canda, “Aparat Hamas berkomunikasi lewat burung dara.”

Jubir aparat intelijen Israel, Jendral Avi Meridor, dalam wawancaranya dengan radio militer Israel yang dikutip Info Palestina menyatakan, Hamas tidak melakukan kekeliruan sedikitpun dalam menyembunyikan Shalit, inilah yang membuat gagal intelijen militer dan Shinbet mendapatkan informasi.

Menurutnya, Hamas memiliki unit keamanan terlatih yang memiliki keahlian tinggi, yang dilatih para pakar Iran atau lainnya, terutama bahwa kesuksesan ini tidak tercapai kecuali dalam aktifitas Hizbullah Libanon saat perang saudara di sana.

Jendral Meridor juga menyatakan, kelihaian Hamas nampak saat pertukaran yang diluar kebiasaan, terutama saat penyerahan tawanan Shalit, aparat intelijen Israel termasuk Shinbet tidak mengetahui dari arah mana Shalit dibawa, mereka dikejutkan dengan 20 mobil 4x4 dengan satu warna dan satu tipe dengan sangat cepat, satu saja dari mobil tersebut yang membawa Shalit, sementara mobil lainnya penuh dengan kekuatan elit Al-Qassam yang bisa bergerak kapan saja jika diperlukan.(hidayatullah.com)


ResistNews - Pertikaian untuk menghentikan sebuah masjid yang sedang dibangun di Gold Coast hinterland estate Queensland Australia berubah menjadi aksi pelecehan, dengan kepala babi digantung pada pagar proyek dan papan publikasi proyek pembangunan masjid tersebut dirusak. Menurut laporan kepala babi berlumuran cat merah digantung di pagar proyek itu.
Insiden itu telah memicu kekhawatiran akan maraknya kampanye kebencian yang berlarut-larut terhadap komunitas Muslim. Kata-kata "teroris" dan "Kembali ke Afghanistan" dituliskan di papan-papan publikasi di luar proyek pembangunan masjid di Jalan Alkira di Worongary.
Seorang warga, yang minta tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada Sunday Mail: "Tempat ini akan menjadi zona perang. Para orang tua tinggal di sini ketakutan."
Polisi dipanggil untuk menghapus kepala babi dan telah berbicara kepada warga tentang kerusuhan di pinggiran kota tersebut. "Kami menyadari adanya insiden ini. Kami terus menyelidikinya," kata juru bicara polisi.(fq/sdymail/eramuslim.com)



ResistNews – Pasca tewasnya toghut Libya, Moammar Qaddafy, umat Islam di seluruh dunia menunggu negara seperti apa yang akan dideklarasikan dan mengatur masyarakat Libya nantinya? Berikut nasehat dan saran untuk umat Islam di Libya tentang bagaimana mengubah situasi yang ada dengan Al Qur’an dan As Sunnah (menurut pemahaman sahabat) dari Mahkamah Shariah Internasional.

Pengantar

Setelah berita besar yang terjadi dimana Allah SWT., “menyingkirkan” thoghut dan musuh Islam dan kaum Muslimin, Moammar Qaddafi, kami memberikan segala puji hanya bagi Allah SWT saja, Tuhan semesta alam.
Tidak ada permusuhan kecuali terhadap para penindas dan penjajah dan kemenangan adalah untuk Muttaqien (orang-orang yang saleh). Aku bersaksi bahwa tidak ada yang benar-benar layak disembah kecuali Allah, yang mengutus Rasul-Nya dengan petunjuk dan Dien kebenaran, dalam rangka untuk membuat Dien menang atas semua orang lain, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul-Nya, hamba Allah, Nabi rahmat dan nabi perang, kepada siapa Allah telah menganugerahkan kemenangan melalui meneror musuh, dari jarak satu bulan dan yang ditunjuk ketentuan di bawah naungan tombaknya dan menetapkan penghinaan dan kehancuran bagi orang yang mendurhakai perintah-Nya.
Setelah invasi ke Irak dan Afghanistan agenda tersembunyi dari Perancis, Inggris dan pemerintah Amerika dan aliansi mereka di Libya telah menjadi jelas untuk semua, apakah mereka dekat atau jauh dari wilayah tersebut. Agenda ini adalah penindasan Islam dan promosi hukum-hukum kekufuran, yaitu kebebasan, demokrasi, dan sekularisme. Hal ini terlihat jelas dalam pidato Sarcozy, Cameron dan Obama yang tidak bisa menyimpan rahasia dan niat mereka.
Adalah wajar (sunatullah) bahwa orang-orang kafir tidak akan pernah rela kepada kaum Muslimin dan akan selalu memeranginya, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an:
“… Dan mereka tidak akan pernah berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad (keluar) dari agamamu. Jika mereka sanggup …” [QS 2: 217]

Semua ini merupakan ketetuan dari Allah SWT., yang mengharuskan bahwa orang beriman akan diuji oleh orang-orang kafir, dan orang-orang kafir akan diuji oleh orang-orang beriman, agar menjadi jelas siapa yang taat kepadaNya dan berjuang untukNya dan siapa yang menjadi sekutu orang-orang kafir, mengikuti jalan mereka, yang karenanya akan dikutuk di neraka, sebagaimana firmanNya:
Demikianlah, dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kamu satu sama lain. Dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyia-nyiakan amal mereka.” [QS 47: 4]

Oleh karena itu kita tidak boleh terkejut ketika orang-orang kafir berencana untuk menghancurkan Islam dan umat Islam, karena itu adalah salah satu tugas utama mereka, meskipun tidak mungkin bagi mereka untuk berhasil, karena makar mereka akan selalu dibuka oleh Allah SWT., hingga Hari Kiamat. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT :
Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar diantara kamu, dan akan Kami uji perihal kamu” [QS 47: 31]

Tidak ada yang mengingkari adanya permusuhan antara orang-orang kafir dengan orang-orang beriman, dan adanya makar mereka terhadap kaum Muslimin, kecuali orang-orang bodoh, yang pendapatnya tidak berarti. Namun, yang mengejutkan adalah melihat seseorang yang disebut Muslim tersesat dan akhirnya bersekutu dengan orang-orang kafir dan mengikuti makar mereka.
Contoh dari hal ini adalah kita melihat bersekutunya orang yang disebut Muslim tersebut dengan orang kafir, menghabiskan waktu dan segala daya upaya untuk bersama-sama dengan orang kafir memerangi, menyakiti umat Islam di Iraq, di Afghanistan, di Libya, di Palestina, dan lainnya.
Mereka yang memerintah dengan selain Islam adalah kafir
Siapapun yang memerintah dan memutuskan hukum dengan selain syariat Islam adalah seorang yang murtad. Hal ini dikarenakan :
1.Menerapkan atau memutuskan hukum selain dengan yang telah diturunkan Allah SWT adalah kafir, sebagaimana firmanNya :
“Barang siapa yang memutuskan hukum (aturan) dengan yang selain Allah SWT telah turunkan, maka dia adalah kafir [QS 5:44]
Juga apabila seseorang memutuskan untuk bersekutu atau berwali (teman setia) kepada Perancis, Inggris, ataupun Amerika.
2. Bersekutu dengan orang kafir yang memerangi Islam dan kaum Muslimin. Allah SWT., berfirman:
“Barangsiapa diantara kamu yang menjadikan mereka teman setia, maka sesungguhnya dia termasuk golongan mereka.” (QS 5 : 51)
Seruan untuk Aksi kepada umat Islam Libya
Kami dengan ini menyerukan kepada seluruh kaum Muslimin Libya agar menyerahkan otoritas ke tangan ulama Libya untuk kemudian menerapkan Khilafah, sistem pemerintahan dalam syariat Islam, sebagaimana dahulu kaum Anshar menyerahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW., ketika didirikan Negara Islam untuk pertamakalinya di Madinah.
Menyerahkan urusan umat Islam ke tangan sekuleris tidak akan menjadikan syariat Islam diterapkan, melainkan hanya akan melanjutkan hegemoni hukum buatan manusia, dengan nama-nama indah yang menipu, seperti “Demokrasi Islam” atau “Reformasi Konstitusional”.
Libya tidak memerlukan demokrasi (hukum dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat) tetapi sebuah revolusi yang menghapus semua hukum yang berasal dari (buatan) manusia, yang akan mengangkat pemimpin yang mengelola seluruh urusan rakyat, baik Muslim maupun kafir secara khusus berdasarkan hukum-hukum Ilahi.
Kinilah saatnya. Katakan cukup pada para pembohong dan penindas. Untuk itu, umat Islam Libya harus segera mengambil langkah-langkah berikut :
  • Tutup seluruh kedutaan besar asing, baik milik Negara diktaktor barat atau negara manapun.
  • Tolak semua intervensi dari pemerintah asing atau badan internasional apapun, seperti PBB, OKI, Uni Eropa, NATO, dan lain-lain
  • Membatalkan setiap konstitusi Libya dan menegakkan supremasi syariat Islam di bawah sistem khilafah
  • Melindungi seluruh warga Muslim dan tidak menargetkan warga sipil dan siapapun yang berdiri untuk menerapkan aturan Allah.
  • Menghapus perbatasan berdasarkan nasionalisme Libya dan mengundang seluruh kaum Muslimin dimanapun untuk menjadi warga Negara Khilafah Islam
  • Menyatukan tanah Muslim Tunisia, Al Jazair, Sudan, Mesir, dan lainnya di bawah Khilafah.
  • Memberikan otoritas kepada mereka yang shahih, para ulama, untuk segera memilik seorang khalifah yang berani untuk memerintah berdasarkan apa yang diturunkan Allah SWT., dan RasulNya yang kemudian memerintah menurut jalan para Khalifah Rasyidah.
  • Menyebarkan pesan ke seluruh dunia bahwa kami adalah umat yang hidup yang akan menyebarkan pesan ke seluruh penjuru dunia.
Rasulullah SAW., bersabda :
“Barang siapa bangun dari tidurnya tidak peduli dengan urusan kaum Muslimin, maka dia bukanlah termasuk darinya (kaum Muslimin).”
Allah SWT., berfirman:
“Hendaklah ada diantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada Al Khoir (Islam), amar ma’ruf nahi munkar, dan merekalah orang-orang yang beruntung…” (QS 3 : 104)
Rasulullah SAW., juga bersabda :
“Dien (agama) adalah nasihat. Para sahabat bertanya : “Untuk siapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Untuk Allah dan RasulNya, dan untuk para penguasa dan masyarakat umum.”
Islam adalah satu-satunya ideologi yang benar yang Allah SWT., telah memerintahkan kita untuk memerintah dan mengatur hidup kita dengannya. Allah SWT., berfirman dalam Al Qur’an:
“Dan hendaklah engkau memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka…” (QS 5 : 49)
Oleh karena itu kami telah memutuskan untuk mengambil inisiatif dan menawarkan Anda (rakyat Libya) konstitusi Islam yang telah dipelajari oleh para sarjana intelektual Muslim dan ahli hukum Islam yang telah diturunkan penjelasannya dari Al-Qur’an dan As-Sunnah Rasulullah SAW.
Kami mengharapkan Anda dapat mempelajarinya, mengadopsi dan menerapkannya, sehingga Anda dapat membuat dan mengupayakan Libya keluar dari dominasi kufur dan kemudian agama Islamlah yang akan mendominasi.
Karena kenyataan bahwa tidak ada cukup ruang di sini untuk lebih jelasnya kami telah meringkas proyek Islam untuk Anda di bawah ini yang dengan itu kami mendorong Anda untuk membacanya. Kami bersedia untuk bertemu dan berdiskusi dengan Anda semua untuk menjelaskan rincian dan bukti-bukti dan untuk menguraikan bagaimana Anda kemudian menerapkannya.
Langkah pertama yang harus Anda ambil adalah menghapus semua konstitusi yang ada dan kemudian menerapkan konstitusi Islam yang diringkas di bawah ini.
Berikut adalah ringkasan dari tindakan penting yang harus diambil pada tingkat beberapa aspek yang terpenting, meliputi pemerintahan, ekonomi, sosial, hubungan politik dalam negeri, politik luar negeri, termasuk masalah keamanan nasional, yaitu :
Pada tingkat sistem pemerintahan:
  • Menghapuskan nama nasionaliems Libya, dan mendeklarasikan berdirinya Khilafah. Aktif mencari dan menunjuk seorang Khalifah (pemimpin Negara Islam) untuk kaum Muslimin di seluruh dunia dan segera menyatakan bahwa kedaulatan hanyalah untuk syariat Islam saja, dan bukan untuk rakyat.
  • Membentuk Dewan Konsultasi bagi orang-orang yang tugasnya adalah untuk berkonsultasi dan memberi saran dan bukan untuk mengatur. Menghapuskan seluruh gubernur, menteri dan anggota parlemen dan menunjuk asisten baru, gubernur dan Hakim dan Kepala Staf baru, semua berada di bawah kontrol langsung Khalifah baru, dalam sistem pemerintahan Khilafah Islam.
  • Seluruh partai non Islam harus segera dihentikan aktivitasnya dan segera mengumunkan dan mengundang seluruh Muslim untuk datang ke Libya dan tinggal di sana sebagai warga Negara Islam.
  • Memusnahkan sekularisme, liberalisme, demokrasi Barat, sosialisme dan kapitalisme, dan seluruhnya tersebut harus digantikan hanya dengan Islam saja!
Pada tingkat sistem Ekonomi:

  • Mengamankan kebutuhan dasar masyarakat dalam hal makanan, pakaian dan perumahan dan memfasilitasi kesempatan bagi orang untuk bekerja dalam rangka memenuhi kebutuhan “mewah” mereka.
  • Menjamin sirkulasi dan distribusi kekayaan antara manusia dan untuk itu harta dilarang “bereradar” hanya di kalangan orang-orang kaya saja.
  • Hindari mentransfer milik pribadi menjadi milik publik dan mentransfer milik umum menjadi milik individu.
  • Menghapuskan semua industri yang didasarkan pada investasi asing atau hak asing.
  • Membangun industri berat yang mampu memproduksi mesin sendir yang sangat dibutuhkan oleh Negara.
  • Hindari meminjam uang dari dana moneter internasional, dari bank internasional atau dari negara-negara imperialis asing dan menolak nasihat mereka, rekomendasi atau usulan mereka.
  • Menghapuskan sistem perbankan dan semua transaksi riba dan menggantikannya dengan Baitul Mal (atau sistem keuangan syariat Islam) yang akan meminjamkan kepada orang-orang dan bebas dari kepentingan apapun.
  • Menyatakan bertanggung jawab atas utang nasional (termasuk bunga jika ada) tetapi meminta penundaan waktu untuk membayarnya dan membahas usulan pembayaran (scheduling) sampai waktu yang Anda bisa.
  • Membuat dasar mata uang dari Emas dan Perak yang akan menghancurkan mata uang dollar. Jika emas dan perak diproduksi untuk menggantikan mata uang lama, maka dollar akan runtuh. Hal ini juga akan membuat atau mengarahkan pemberantasan inflasi dan akan memperbaiki nilai mata uang
Pada tingkat Kebijakan Luar Negeri:
  • Tutup semua kedutaan besar asing, sampai Anda membangun hubungan dengan asing (non-Muslim) berdasarkan syariat Islam.
  • Tolak untuk tunduk ke negara manapun seperti Amerika, Inggris atau Perancis, dan lainnya.
  • Tutup kedutaan semua negara Muslim dan menolak mengakui pemerintahan dari setiap negara Muslim
  • Berhubungan langsung dengan umat Muslim di seluruh dunia dan mendukung mereka sebagai warga negara dalam rangka untuk menggulingkan pemerintahan sah mereka dan mempersatukan tanah Muslim dalam satu Negara Islam di bawah kepemimpinan Khalifah.
  • Memutuskan hubungan dengan negara-negara ageresor yang menempati setiap bagian dari tanah Muslim dan mengambil sikap perang dengan penjajah tersebut.
  • Menentang organisasi internasional seperti PBB dan OKI dan mengekspos kebijakan imperialistik kekuatan Barat dan organisasi mereka.
  • Hindari menjadi bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa atau masyarakat imperialistik lainnya.
  • Tarik keanggotaan Libya dari PBB dan dari semua organ tubuh yang tidak sah
 Pada tingkat kebijakan Perang: 
  • Putuskan semua hubungan dengan PBB dan NATO dan hapuskan keberadaan setiap pasukan Amerika, Inggris, Perancis atau non-Muslim di Libya.
  • Hindari memberikan atau pemberian apapun fasilitas, baik udara, darat atau laut ke Amerika atau sekutunya.
  • Membangun industri artileri berat di Libya dan menghindari tergantung pada impor senjata atau amunisi dari luar negeri.
  • Buatlah keamanan kaum Muslim dan tanah Muslim di tangan kaum Muslimin dan berada di bawah Islam dan bukan di tangan hukum kufur atau kafir (non-Muslim).
  • Menghapuskan setiap perjanjian pertahanan yang ditandatangani dengan negara non-Muslim dan menghindari berpartisipasi dalam perjanjian pertahanan atau komitmen militer seperti penandatanganan persetujuan penghentian proyek nuklir lebih lanjut dan lain-lain yang sejenis.
Pada tingkat kebijakan Pendidikan:
  • Membuat dasar dari kurikulum Nasional bersendikan aqidah Islam dan Syariah di semua level, baik di perguruan tinggi dan lainnya dalam rangka membentuk kepribadian Islam untuk setiap individu.
  • Membuat bahasa utama dari Negara Islam, yakni bahasa Arab. Bahasa Arab harus menjadi bahasa utama, karena semua siswa nantinya diharapkan bisa memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah.
  • Tutup semua sekolah asing dan membuat kurikulum Nasional hanya mengikat semua sekolah swasta dan negara.
  • Arahkan pendidikan untuk berkonsentrasi pada topik dan bahasan yang akan menghasilkan para dokter, insinyur, ilmuwan, ahli komputer, ahli fisika nuklir, biologi, dan sejenisnya, dan hindari membuang-buang waktu dengan mengajarkan hal-hal seperti psikologi, teologi, seni, tari, musik, filsafat hipotetis dan bahasa asing.
  • Membasmi majalah, video, audio, foto, buku atau media lain yang mengandung materi yang bertentangan dengan Islam atau menampilkan, siaran atau mencetak setiap pornografi atau budaya Barat.
  • Mengontrol media, surat kabar, radio, televisi dan siaran satelit bertentangan dengan Islam dan mengarahkan hal-hal tersebut hanya untuk menyebarkan kebenaran dan membantu mendidik atau budaya masyarakat berdasarkan Islam.
  • Menutup semua bioskop yang mencampuradukkan wanita dan pria, dan tempat-tempat yang menyebarkan ide-ide kufur atau budaya tidak senonoh.
  • Pendidikan harus tersedia dan gratis untuk setiap pria dan wanita.
Pada tingkat sistem sosial:

  • Menghapuskan semua pernikahan beda agama, dan hanya memperbolehkan pernikahan sesuai syariat saja.
  • Seluruh perceraian harus ditangani sesuai dengan hukum Syariah.
  • Mendirikan sekolah-sekolah yang terpisah untuk anak laki-laki dan perempuan.
  • Memungkinkan perempuan untuk bekerja untuk hidup mereka dalam batas-batas syari’at.
  • Mengenakan gaun atau pakaian Islam terhadap semua wanita, yaitu yang menutupi semua tubuh mereka kecuali wajah dan telapak tangan mereka.
  • Menerapkan sistem pemisahan antara laki-laki asing dan wanita dan melarang setiap pencampuran bebas (ikhtilath).
  • Bagikan warisan sesuai dengan hukum Islam.
  • Menutup semua klub malam, pub, diskotik, bar atau tempat-tempat mesum lainnya.
  • Mencegah bisnis yang menggunakan feminitas perempuan (eksploitasi wanita) dalam pekerjaan apapun atau dalam iklan apapun.
Pada tingkat sistem Yudisial:
  • Semua peradilan harus didasarkan hanya pada Islam.
  • Semua pengadilan harus disebut dengan Pengadilan Syariah, dengan demikian tidak ada (harus dihapus) adanya Pengadilan Tinggi, Pengadilan Militer, Pengadilan Islam, dan semuanya harus diganti dan hanya akan ada Pengadilan Syariah.
  • Sistem pidana harus didasarkan pada sistem pidana Islam dan tidak ada yang lain
  • Pastikan diterapkannya aturan dasar dalam Pengadilan Islam, yakni “Setiap orang tidak bersalah sampai terbukti bersalah di pengadilan”
  • Menghapuskan sistem interogasi yang didasarkan pada setiap bentuk penyiksaan, pelecehan fisik atau penyerangan pada setiap orang dalam keadaan apapun
Ini adalah pedoman utama tentang sistem kehidupan, yang perlu diamati dan dilaksanakan dalam rangka untuk mendapatkan keridhoan Allah SWT., yang akan menjamin kebahagiaan, ketenangan dan martabat manusia.
Penerapan seluruh hal ini juga akan membangkitkan umat Islam dan Negara Islam dalam rangka untuk membawa dominasi Islam ke seluruh dunia sehingga akan membentuk tatanan dunia Islam, di mana kaum Muslimin dan non Muslim (orang-orang kafir) akan hidup di bawah naungan Negara Islam di seluruh dunia tanpa membeda-bedakan mereka atas agama, ras, dan bahasa. Allah SWT., berfirman:
“Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk seluruh umat manusia, karena kalian selalu melakukan  amar ma’ruf nahi munkar dan beriman kepada Allah..” (QS 3 : 110)
Memang kami adalah ummat Jihad dan tidak diragukan lagi kita telah dipilih oleh Allah SWT., untuk memimpin seluruh dunia jika kita berpegang pada perintah-Nya yaitu wahyu-Nya.
Semoga Allah SWT., menjadi saksi terhadap apa yang kami telah serukan kepada Anda, yakni untuk memenuhi tugas Anda mendirikan Khilafah dan untuk mengakhiri semua orang yang bekerja sebagai mata-mata, polisi, tentara, menteri dan politisi yang selama ini bekerja untuk thaghut.
Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menyampaikannya…!

Mahkamah Shariah Internasional

Syekh Umar Bakri Muhammad
Pendiri & Amir Al Muhajirun, Cendekiawan Islam & Pakar Gerakan Islam

Anjem Choudary
Dosen Hukum Syariah & Manager Pengadilan syariah Inggris

(M Fachry/almuhajirun.net/arrahmah.com)

Bentrok dengan Gerilyawan Muslim 12 Tentara Filipina Tewas
AP/Al Jacinto/wt
ResistNews -  Sebanyak 12 tentara Filipina tewas, 11 luka-luka, dan 10 lainnya hilang dalam bentrokan dengan kelompok gerilyawan Muslim terbesar negara itu, Selasa (18/10) waktu setempat.

"Pertempuran meletus pada waktu fajar antara unit pasukan khusus militer dan unit Frot Pembebasan Islam Moro (MILF) di pulau Basilan di Filipina selatan," kata juru bicara militer regional, Letnan Kolonel Randolph Cabangbang.

"Kami menderita korban dan sekarang ini hitungan kami adalah 12 tewas dalam tugas, 11 terluka dalam tugas dan 10 hilang dalam tugas," kata pejabat militer itu pada wartawan di pelabuhan Zamboanga dekat tempat kejadian.

Ia mengatakan orang-orang bersenjata itu dipimpin oleh Dan Laksaw Asnawi, seorang pemimpin MILF yang melarikan diri dari sebuah penjara di Basilan pada Desember 2009.

Ia pernah diadili karena pemenggalan 14 tentara marinir Filipina dalam serangan 2007 di daerah yang sama, dan sejak itu dikaitkan dengan kegiatan penculikan, kata Cabangbang.

"Tentara kami beroperasi berdasar pada informasi mengenai kehadiran sebuah kelompok bersenjata, mungkin telah menculik korban," katanya tanpa menyabut yang diduga sandera.

Ia mengatakan militer telah berhubungan dengan wakil MILF di tengah kekhawatiran bahwa gerilyawan itu telah menyandera tentara-tentara yang hilang.

Von al-Haq, juru bicara MILF, sebelumnya mengakui pasukannya terlibat dalam pertempuran, yang kedua pihak katakan terjadi dekat kota Al-Barka.

"Ya, mereka (militer) telah menyerang pasukan kami. Sejauh ini, tidak ada korban pada pihak kami," kata juru bicara gerilyawan itu.

Kelompok gerilyawan itu sedang menjalankan gencatan senjata di tengah pembicaraan damai dengan pemerintah Filipina, dan al-Haq menuduh militer melanggar gencatan senjata. Cabanbang bagaimanapun membantah tuduhan pelanggaran gencatan senjata itu. (mediaindonesia.com)

http://www.padang-today.com/up/berita/27062011112552RI.jpgResistNews - Pembangunan kawasan perbatasan negara yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Malaysia bagian Timur, dalam tiga tahun terakhir menyerap dana sebesar Rp1,437 triliun.

"Dana pembangunan infrastruktur jalan tersebut bersumber dari dua mata anggaran, yakni dari APBN senilai Rp884,24 miliar dan APBD Kaltim Rp553,54 miliar," kata Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy di Samarinda, Rabu (19/10).

Alokasi dana secara bertahap itu terdiri atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009 memperoleh kucuran dana Rp18,37 miliar, menyusul tahun 2010 sebesar Rp1,79 miliar, dan pada APBN 2011 sebesar Rp864,07 miliar.

Sedangkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim sebesar Rp553,54 miliar itu, terdiri atas kucuran 2009 Rp145,57 miliar, 2010 Rp151,86 miliar dan alokasi untuk  2011 sebesar Rp256,11 miliar.

Dengan alokasi anggaran APBN dan APBD itu, sasaran percepatan pembangunan kawasan perbatasan diarahkan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur dan memberdayakan ekonomi masyarakat melalui proyek pembangunan.

Pemerintah pusat yang merupakan pemegang otoritas tertinggi untuk membangun dan menjaga kedaulatan wilayah di perbatasan sebagai kawasan strategis nasional, diharapkan terus memberikan kucuran anggaran untuk membangun daerah perbatasan.

Kaltim merupakan salah satu provinsi terluas di Indonesia yang memiliki kawasan perbatasan langsung dengan Malaysia, baik perbatasan dari sisi darat maupun dari sisi laut.

Sedangkan secara administrasi, terdapat tiga kabupaten yang berbatasan langsung, yakni Kutai Barat di wilayah Barat Kaltim, dan Malinau serta Nunukan di wilayah Utara Kaltim dengan batas antardaerah total sepanjang 3.882,86 kilometer.

Untuk panjang garis perbatasan langsung dengan negara bagian Sarawak dan Sabah Malaysia Timur sepanjang 1.038 kilometer. (mediaindonesia.com)

Dia mengaku bersalah atas satu tuduhan spionase sehingga dihukum penjara 13 tahun

Stewart David Nozette (YouTube)
ResistNews - Pada dua tahun yang lalu, seorang ilmuwan Amerika Serikat (AS) ditangkap setelah dicurigai terlibat kegiatan mata-mata. Stewart David Nozette, ilmuwan yang bekerja untuk Departemen Pertahanan AS (Pentagon) dan badan antariksa NASA, dituduh memberikan informasi rahasia kepada seseorang yang menurut Nozette adalah seorang intelijen Israel.
Pria 52 tahun tersebut ditangkap oleh agen FBI. Meski demikian, tuduhan atas Nozette tidak mencakup tuduhan terhadap Israel atau siapapun yang melanggar hukum AS.
Jika terbukti bersalah di sidang pengadilan, Nozette terancam hukuman seumur hidup. Namun, menurut stasiun BBC, Nozette pada September 2011 mengaku bersalah atas satu tuduhan spionase. Dia akhirnya dihukum penjara selama tiga belas tahun.
“Tuduhan dalam pelanggaran ini sangat serius dan sebaiknya dijadikan peringatan pada siapapun yang ingin menukar rahasia negara demi keuntungan,” kata David Kris, Asisten Jaksa Agung AS, seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC.

Menurut sebuah catatan sumpah, Nozette bekerja di Dewan Angkasa Luar Nasional di Gedung Putih dari 1989 hingga 1990. Di sana ia ikut mengembangkan eksperimen radar untuk menemukan kandungan air di bulan.

Nozette kemudian menghabiskan sepuluh tahun di sebuah laboratorium milik departemen energi, Lawrence Livermore National Laboratory, tempat ia merancang teknologi tingkat tinggi. Tahun 2000, ia mendirikan perusahaan yang mengembangkan teknologi maju untuk pemerintah AS, termasuk untuk Pentagon dan NASA.

“Dari tahun 1989 hingga 2006, Nozette pernah menjadi Top Secret dan memiliki akses regular ke dokumen dan informasi rahasia yang berkaitan dengan departemen pertahanan AS,” kata sebuah pernyataan yang dilansir departemen kehakiman AS.

Pada September 2009, Nozette dikontak oleh agen FBI yang menyamar sebagai petugas intelijen Israel. Nozette setuju untuk secara teratur menjawab pertanyaan-pertanyaannya tentang informasi rahasia negara dengan imbalan uang dan sebuah paspor Israel.

Bulan berikutnya, ilmuwan tersebut mengirimkan surat berisi informasi rahasia yang diklasifikasikan sebagai Top Secret dan Secret, mengenai satelit-satelit AS, sistem peringatan dini, perangkat pertahanan dan serangan balik terhadap serangan besar, informasi intelijen komunikasi, dan elemen strategi pertahanan lain," kata departemen kehakiman. Nozette menerima uang tunai total senilai US$11.000 atas informasi yang diberikan. (vivanews.com)

Pelantun "Waka Waka" itu ditunjuk sebagai anggota Komisi Penasihat Pendidikan Hispanik.

Shakira saat tampil di Kiev Olympic Stadium (REUTERS/Gleb Garanich)
ResistNews - Tak hanya keindahan suara dan goyangan "Waka Waka"-nya, kemampuan otak Shakira pun ternyata layak diperhitungkan. Tak kurang, Presiden Amerika Serikat Barack Obama termasuk yang terpincut dengan penyanyi nan seksi ini.

Shakira, artis kelahiran Kolombia, ditunjuk sebagai anggota Komisi Penasihat Pendidikan untuk Masyarakat Hispanik di AS, bersama serombongan advokat dan para pejuang edukasi.

Gedung Putih menyebutkan salah satu alasan dipilihnya Shakira adalah perannya mendirikan Barefoot Foundation, yang membangun banyak sekolah di Amerika Latin dan Afrika Selatan. Shakira juga pernah bekerja sama dengan Bank Dunia, juga di bidang pendidikan.

Pemenang Grammy Award itu akan berada di Washington, D.C., Kamis sore waktu setempat, 20 Oktober 2011, guna mengikuti acara pengambilan sumpah dan berdiskusi dengan anggota komisi lain.

Shakira yang kondang dengan lagunya "Hips Don't Lie" itu juga menjadi blogger tamu di situs Gedung Putih. Dalam blognya, dia menekankan pentingnya upaya membantu pemuda Latin agar sukses dalam pendidikan mereka.

"Saya harap, melalui penunjukan saya dalam komisi ini, saya bisa berbagi apa yang telah saya pelajari selama 15 tahun terlibat dalam pendidikan anak-anak Latin. Seperti yang kita ketahui, ras dan identitas tak seharusnya menjadi faktor penentu berhasil tidaknya seorang anak," kata dia, seperti dimuat FoxNews.

Komisi Pendidikan Hispanik mulai bekerja Mei lalu. Penambahan Shakira--yang nama aslinya Shakira Isabel Mebarak Ripoll--sebagai anggota adalah bagian dari kebijakan Obama untuk mendekati komunitas Hispanik, termasuk para selebritinya.

Muncul dugaan, Shakira bisa mendapatkan posisinya di komite itu karena Obama membutuhkannya sebagai pendulang suara. Suara dari masyarakat Hispanik sangat penting untuk keberhasilan kampanye dalam pemilihan presiden mendatang, terutama di swing-state, negara-negara bagian yang suaranya bisa menjadi penentu kemenangan, seperti Florida.

Mei lalu, Obama juga mengundang selebriti Eva Longoria dan Amilio Estefan dalam acara Cinco De Mayo yang digelar di Gedung Putih. Kedua pesohor itu adalah anggota National Museum of the American Latino Commission. (vivanews.com)

Warga Thailand yang terimbas banjir (Foto: Reuters)
Warga Thailand yang terimbas banjir (Foto: Reuters)
ResistNews - Lebih dari 700 orang dipastikan tewas akibat banjir yang melanda Asia Tenggara. Delapan juta lainnya juga terpengaruh akibat bencana. 

Melihat kondisi parah yang melanda beberapa negara yang diterpa banjir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun siap untuk mendistribusikan bantuan kepada korban banjir.

"PBB siap untuk menyediakan bantuan," ungkap juru bicara Badan PBB yang mengurusi bantuan kemanusian (UNHCR) Elisabeth Byrs seperti dikutip AFP, Rabu (19/10/2011).

Banjir sendiri mempengaruhi negara seperti Thailand, Kamboja, Laos dan Vietnam. Genangan air yang cukup tinggi memotong jalur darat dan menghancurkan rumah serta lahan pertanian.

Byrs memperingatkan tingkat permukaan air akan meningkat di Thailand hari ini. Kondisi ini dapat mengancam tembok penangkal banjir di Bangkok.

Sementara bahaya longsor juga diterapkan di empat provinsi di selatan Thailand.
Laos juga menjadi salah dari negara yang terkena imbas banjir. 892 rumah terkena banjir dan 2.500 ternak hanyut akibat banjir. Sementara menurut Byrds, Kamboja dan Vietnam mengalami gangguan pada akses jalan darat.

Korban tewas di Kamboja dikabarkan cukup tinggi, hingga saat ini hampir 200 jiwa tewas akibat banjir di Kamboja. Sedangkan korban tewas di Vietnam dilaporkan mencapai 77 jiwa. (okezone.com)



 


ResistNews--Rand Corporation awal bulan ini, Selasa (04/10/2011), mengumumkan mempunyai presiden dan kepala eksekutif baru. Organisasi nirlaba yang berpusat di Santa Monica itu mengangkat Michael D. Rich sebagai presiden kelimanya.

Rich, 58, telah menduduki kursi di jajaran kepemimpinan Rand selama dua dekade. Ia akan mengisi kursi yang ditinggalkan James A. Thomsen, yang menjabat sejak 1989 dan mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan April lalu.

"Saya sangat percaya dengan pernyataan yang mengatakan bahwa analisis yang ketat dan obyektif akan menghasilkan kebijakan yang efektif," kata Rich dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap untuk memperluas dan mempekokoh tradisi itu dalam tahun-tahun mendatang."

"Tidak ada orang yang memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang institusi ini dan saya menaruh hormat atas kapasitas Michael yang dapat mengatasi berbagai isu luas yang dihadapi Rand," kata Thomson.

Dewan pengawas Rand, yang dipimpin ketuanya Paul H.Kaminski, yang menunjuk Rich untuk menduduki jabatan sebagai presiden.

Masukan untuk Amerika

Tujuh tahun lalu, dalam sebuah laporan berjudul “Five Pillars of Democracy
How the West Can Promote an Islamic Reformation
”, lembaga ini memberi banyak masukan kepada pemerintah Amerika untuk mensikapi terhadap umat Islam di seluruh dunia.

Laporan yang ditulis oleh salah satu penelitinya, Cheryl Bernard itu memberi masukan untuk kebijakan pemerintah Amerika, khususnya dalam soal pemberantasan ekstrimisme, dan pengembangan bidang sosial, ekonomi, politik melalui proses demokratisasi.

Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr Hamid Fahmy Zarkasy dalam tulisannya di hidayatullah.com menyebut, masukan Rand kepada AS itu adalah sebuah proyek ‘pembaratan’ dan “amerikanisasi’ terhadap kaum Muslim.

“Karena tujuannya untuk mem-Barat-kan umat Islam, maka ia hanya memilih elemen-elemen dan nilai-nilai Islam yang sesuai dengan Barat saja untuk dikembangkan. Ini tentu untuk memuluskan jalannya modernisasi, westernisasi dan Amerikanisasi. Bahkan lebih praktis lagi Bernard menyarankan agar Barat memberikan "bantuan" bagi pengembangan nilai-nilai Barat tersebut kedalam pemikiran ummat Islam. Bantuan itu kini telah mengucur ke berbagai LSM-LSM di Indonesia,” tulis Hamid.

Seperti diketahui, salah satu peneliti Rand, Cheryl Bernard adalah sosiolog yang pernah menulis novel-novel feminis yang memojokkan ulama dan menyatakan wanita dalam Islam itu tertindas.

Sedang suami, Zalmay Khalilzad, blasteran Afghan-Amerika pernah menjadi asisten khusus Presiden George W Bush dan Ketua Dewan Keamanan Nasional (National Security Council (NSC) khusus untuk teluk Persia dan Asia Barat-Daya. Selain itu ia pada tahun 1980 bekerja di bawah Paul Wolfowitz pada Policy Planning Council. Pada saat terjadi perang terhadap Iraq tahun 1991, Zalmay menjadi sekretaris menteri pertahanan.

Di bawah lembaga yang dibiayai oleh Smith Richardson Foundation inilah, Cheryl dan Rand sering memberi masukan untuk Divisi Riset Keamanan Nasional (National Security Research Division) yang banyak merugikan kaum Muslim. (hidayatullah.com)
Powered by Blogger.