PERNYATAAN PERS FUI
“Lima Tuntutan Umat dalam Aksi Indonesia Tanpa Maksiat”
Hari-hari ini Indonesia semakin menangis. Rakyat yang sudah sedemikian susah, bahkan untuk sekedar mencari sesuap nasi, kini diteror dengan rencana kebijakan kenaikan harga BBM yang pasti akan memicu kenaikan harga barang dan jasa yang tentunya sangat memukul perasaan rakyat. Namun tampaknya pemerintah yang sudah tak punya hati akan tetap memaksakan kebijakan yang sangat zalim itu.   
Mencermati keadaan NKRI yang cenderung semakin tidak stabil  dan keadaan semakin kacau akibat tatanan ekonomi yang semakin kapitalistik liberalistik di mana seluruh sektor kekayaan rakyat dikuasai oleh antek-antek dan modal asing serta sistem politik yang semakin berbiaya tinggi akibat sistem pilihan langsung demokratis liberal. Penerapan sistem ekonomi dan politik liberal yang sangat berpihak kepada asing dan mengeksploitasi rakyat yang mayoritas muslim ini menyebabkan korupsi merajalela, pengangguran semakin banyak, daya beli masyarakat semakin turun, birokrasi semakin mencekik masyarakat, rakyat semakin sengsara, moral ambruk, dan hedonisme merajalela, pornografi dan pornoaksi merebak, dan kemaksiatan meluas terjadi dimana-mana.  
Maksiat hakikatnya adalah memilih pilihan selain apa yang diputuskan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya (QS. Al Ahzab 36). Apa yang Allah dan Rasul-Nya perintahkan mereka enggan melaksanakan, sedangkan apa yang Allah dan Rasul-Nya larang mereka langgar. Allah SWT perintahkan kepada penguasa untuk menjaga agama dari berbagai aliran sesat yang merusak agama, mereka enggan melaksanakan. Ahmadiyah yang jelas menodai Islam mereka lindungi. Demikian juga berbagai aliran sesat yang menyimpangkan aqidah umat mereka lindungi atas nama HAM dan hak-hak warga Negara sambil melupakan hak Allah, hak Rasulullah saw., dan hak Umat Islam. Buku-buku dan film liberal yang menghujat Islam dan menyesatkan umat mereka lindungi atas nama hasil karya seni. Perilaku menyimpang seperti seks bebas dan homoseks serta lesbian mereka jaga sementara para pejuang Islam yang berusaha melakukan amar ma’ruf nahi mungkar mereka tangkap dan jebloskan ke dalam penjara dengan alasan mengganggu ketertiban dan melanggar hukum. Bahkan para pejuang yang meneriakkan syariat, daulah, dan jihad mereka bungkam dengan dalih perang melawan radikalisme dan terorisme. Sungguh itu semua perbuatan zalim yang dilarang mereka lakukan dan haram bagi umat berpihak kepada mereka. Allah SWT berfirman: 
Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, Kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. (QS. Huud 113)
Allah SWT dan Rasul-Nya melarang para pejabat dan penguasa melakukan tindak korupsi (QS. Ali Imran 161), tapi kebanyakan mereka melanggarnya. Bahkan sistem politik liberal berbiaya tinggi telah menjerumuskan para pejabat dalam lingkaran korupsi yang tak berkesudahan. Inilah yang dialami oleh  banyak sekali pejabat hari ini dan juga kasus korupsi besar seperti Wisma Atlit dan Century yang melibatkan para petinggi partai berkuasa. Kiranya para petinggi partai lain pun keadaannya tidak terlalu berbeda nyata. Oleh karena itu, sistem politik dan ekonomi liberal yang jelas pro kapitalis imperialis asing harus segera diakhiri.  
Kini para penguasa memukul rakyat banyak yang mayoritas muslim dengan kebijakan zalim menaikkan harga BBM dengan alasan  menyelamatkan APBN. Untuk menyelamatkan APBN kenapa pilihannya adalah mencabut “subsidi” BBM yang berdampak menaikkan harga BBM yang pasti akan berdampak menaikkan harga-harga barang dan jasa yang pasti akan semakin mencekik rakyat yang daya belinya sudah sedemikian merosot. Kenapa mereka tidak memangkas anggaran rutin pemerintah yang terlalu bermewah-mewah, mengurangi gaji pejabat dan anggota DPR?. Kenapa mereka tidak menyetop pembayaran cicilan hutang LN dan bunganya yang tiap tahun melebihi Rp.100 triliun, padahal pengurangan subsidi BBM hanya sekitar Rp. 40-50 triliun saja.?. 
Maka wajarlah kalau rakyat menduga bahwa kenaikan harga BBM adalah agenda asing yang sudah merampok lebih dari 80% tambang-tambang minyak bumi milik rakyat di seluruh wilayah NKRI dan kini akan merogoh kocek rakyat Indonesia melalui kenaikan harga BBM, bahkan perogohan itu semakin sempurna  nantinya bilamana subsidi BBM dicabut sama sekali dan harga disetarakan dengan harga New York, yakni sekitar Rp. 9500 per liter!   
Padahal pendapatan perkapita warga Negara AS itu sebesar USD 46.860/ Rp. 428 juta per orang pertahun atau sekitar 13 kali pendapatan perkapita rakyat Indonesia yang USD 3,500/Rp 31,8  juta per orang pertahun. Artinya, jika harga bensin di Indonesia Rp 1000,- per liter  pun relatif masih lebih mahal daripada harga di AS. Apalagi kalau dinaikkan menjadi harga setara AS. Ini adalah kezaliman yang nyata kepada rakyat dan kemaksiatan yang besar kepada Allah dan Rasul-Nya yang memerintahkan agar pemimpin melindungi dan memajukan kesejahteraan umum segenap rakyat Indonesia.  
Dengan demikian, kalau masih punya iman dan rasa malu, mestinya penguasa hari ini, khususnya presiden dan wakil presiden mengundurkan diri dan jadi warga biasa saja. Biarlah pemerintahan diserahkan kepada ahlinya, yakni ulama pejuang syariah yang tahu cara memerintah dan menjaga kemaslahatan rakyat dengan hukum syariat Allah SWT. 
Oleh karena itu, dalam AKSI SEJUTA UMAT “INDONESIA TANPA MAKSIAT” ini, Forum Umat Islam (FUI) menyampaikan Lima Tuntutan Umat kepada pemegang mandat kekuasaan NKRI ini sebagai berikut:    
  1. Bersihkan Indonesia dari Korupsi dan Berbagai Kemaksiatan
  2. Bersihkan Indonesia dari Liberal Sumber kemaksiatan
  3. Bersihkan Indonesia dari Ahmadiyah dan Aliran Sesat Lainnya
  4. Tolak Kenaikan Harga BBM
  5. Turunkan SBY, Angkat Presiden Syariah.
Selanjutnya kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya para ulama, habaib, dan berbagai pimpinan organisasi dan lembaga Islam untuk merapatkan barisan dan memperkuat ukhuwah Islamiyyah serta berjuang bersama Forum Umat Islam (FUI) untuk menegakkan syariat Allah SWT yang penuh berkah bagi seluruh rakyat Indonesia secara formal dengan mengangkat Presiden NKRI bersyariah yang akan memimpin dan mengelola NKRI dengan syariah sehingga NKRI menjadi negara yang baik serta diridloi oleh Allah SWT (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur). Allah SWT berfirman: 
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. Al A’raf 96).
Jakarta, 30 Maret 2012/ 7 Jumadil Awal 1433 H
Forum Umat Islam
KH. Muhammad Al KhaththathSekretaris Jenderal
Pembacaan Do'a Sebelum Penutupan Aksi Demo FUI
Pembacaan Do'a Sebelum Penutupan Aksi Demo FUI

ResistNews – Jajak pendapat yang diadakan oleh Yayasan Amerika, Gallub menunjukkan bahwa delapan dari setiap sepuluh warga Mesir menolak ‘bantuan’ Amerika, demikian tulis Los Angeles Times (29/3/2012).
Menurut mereka, ‘bantuan’ asing akan mengurangi kedaulatan negara. Jajak pendapat diadakan tak lama setelah pemerintah AS menetapkan bantuan sebesar 1,3 miliar dolar AS untuk ‘boneka’ AS, militer Mesir.
Jajak pendapat itu juga mengungkapkan bahwa warga Mesir semakin keras menolak ‘bantuan’ Amerika untuk organisasi-organisasi masyarakat sipil dan LSM. Beberapa waktu yang lalu, pemerintah Mesir menuduh LSM-LSM Amerika di Mesir menyalurkan bantuan kepada sejumlah kalangan untuk ‘mengacaukan’ stabilitas Mesir.
Hasil jajak pendapat mengungkapkan sebagian besar warga Mesir juga menolak ‘bantuan’ lembaga-lembaga internasional asing atau lembaga-lembaga donor Arab lainnya. Berdasar jajak pendapat itu, hanya 36 % warga Mesir yang setuju dengan ‘bantuan’ Bank Dunia atau IMF. Sebanyak 57 % warga Mesir lebih mendukung ‘bantuan’ pemerintahan negara-negara Arab.
Dr. Muhammad Sa’id Jum’ah dalam khutbah Jum’at di masjid Istiqamah, Kairo, mengingatkan kaum muslimin dengan sabda Nabi SAW sejak 1400 tahun yang lalu bahwa bangsa-bangsa dunia akan memperebutkan umat Islam sebagaimana orang-orang lapar memperebutkan makanan di atas nampan.
Dr. Jum’ah Kini nasib bangsa Mesir bahkan ‘dikendalikan’ oleh penjajah zionis Israel. Jika Israel membuat laporan tahunan kepada Amerika bahwa Mesir butuh bantuan, maka Amerika akan memberikan ‘bantuan’ kepada Mesir. Solusi dari krisis tersebut, menurut beliau, adalah bertakwa kepada Allah, kemudian berpijak kepada kemampuan dan produk Mesir sendiri, tidak bergantung kepada bangsa lain. (muhib al-majdi/arrahmah.com)

ResistNews - Setelah pengusiran Ketua Bidang Nahi Munkar Munarman dari Yordania saat mengikuti Global march to Jerussalem. Satu lagi peserta Global March to Jerussalem Mujtahid, aktifis  Voice of Palestine asal Indonesi ditolak masuk oleh intelijen Yordania. Menurut Munarman sendiri, tindakan tersebut indikasi kuat intelijen indonesia telah direkrut oleh zionis.
“Jelas sudah, agen intelijen Indonesia  yang memberi informasi ke intelijen Yordan adalah agen Zionis Israel.” Kata Munarman kepada arrahmah.com , Jakarta, Sabtu (31/3).
Pasalnya, Mujtahid menurut Munarman adalah aktifis yang biasa terlibat aktif dalam forum-forum anti zionisme International. Sehingga, tindakan intelijen dua negara ini menunjukkan sikap paranoid.
“Agen intelijen Indonesia dan agen Yordania yang menghalangi Mujtahida dan Munarman, jelas ketakutan pada aktifis anti Zionis” ujarnya.
Lanjutnya, ini menjadi suatu bukti adanya jaringan Intelijen yang bekerja untuk mendukung Zionis Israel dan sudah  menyebar di Institusi intelijen negara baik Indonesia ataupun Yordania di lembaga Intelijen Indonesia. Sehingga negara perlu mengambil sikap terhadap fenomena ini.
“Oleh karena itu, pemerintah harus membersihkan infiltrasi intelijen Zionis Israel didalam lembaga intelijen Indonesia. Karena, Zionis Israel adalah entitas politikhingga hari ini terus melakukan kejahatan kemanusiaan, agresi, penjajahan, rasisi dan rezim apartheid yang sangat bertentangan dengan pembukaan konstitusi Indonesia.”pungkas Munarman.
Seperti diketahui, Global March to Jerussalem asal Indonesia dikoordinatori oleh dua lembaga pertama Global March to Jerussalem-ASPAC yang berangkat long march dari Yordania menuju Al Quds dan Global March To Jerussalem Indonesia yang berangkat dari Teheran Iran.
Mujtahid aktivis voice palestine, termasuk salah satu yang ikut dalam rombongan darat dengan GMJ Indonesia yang memulai start long march dari Teheran. (bilal/arrahmah.com)

ResistNews - Disahkannya APBN-P 2012 dengan menambah pasal 7 ayat 6a mengagalkan rencana pemerintah naikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi 1 April 2012. Namun, apabila harga Indonesia Crude Price (ICP) April nanti tembus US$ 130 per barel, maka 1 Mei harga BBM naik.

Hal tersebut seperti katakan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Widjajono Partowidagdo. Menurutnya, seperti yang diputuskan pada rapat paripurna DPR, jika harga ICP rata-rata lebih atau kurang 15% dari penetapan ICP US$ 105 per barel dalam kurun waktu 6 bulan, pemerintah bisa menyesuaikan harga BBM.

"Nah, kalau April nanti tidak mungkin harga BBM naik, karena belum mencapai 15%. Tetapi kalau bulan Mei nanti harga minyak melonjak dan ICP April nanti US$ 130 per barel maka pemerintah bisa menaikan harga BBM, tapi itu kalau jebluk ya harga minyak dunianya," kata Widjajono, Sabtu (31/3/2012).

Menurut Widjajono, perhitungan 6 bulan bukan sejak pada saat APBN-P disahkan. "Hitungan bisa mundur, jadi tidak dimulai dari Januari 2012 atau April 2012, tapi bisa dihitung Oktober 2011," ujarnya kepada detikFinance, Sabtu (31/3/2012).

Pastinya kata Wamen, dengan gagalnya pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi yang direncanakan Rp 6.000 per liter, anggaran dipastikan membengkak.

"Pasti akan bengkak, untuk menutupinya pemerintah harus potong anggaran kementerian dan non kementerian, yang pasti semakin tinggi harga minyak maka semakin banyak pula anggaran yang dipotong, tapi seberapa besar yang dipotong, kita masih akan merapatkannya lagi," tandasnya. (rrd/ang/dtk)







ResistNews -- Bukan April sudah menjelang, umat Islam pun diimbau tak ikut-ikutan merayakan tradisi jahil yang hari ini mulai merasuk ke Indonesia, yaitu perayaan April Mop.
"Kalau anak-anak kita ikut-ikutan merayakan April Mop berarti kita sedang mengajari mereka menjadi penipu dan pembunuh karakter umat Islam," kata Direktur Lembaga Kajian Politik dan Syariat Islam (LKPSI) Fauzan Al Anshari kepada hidayatullah.com belum lama ini.
April Mop, jelas Fauzan, adalah hari raya menipu dan berbohong yang diperingati setiap 1 April. Awalnya menipu sekedar hiburan akhirnya jadi keterusan, terangnya.
Fauzan menjelaskan, sejarah April Mop dimulai pada 1 April tahun 1487 yang kala itu sisa-sisa kaum Muslim yang masih hidup di Spanyol ditipu Kristen setelah kalah akan dipulangkan ke Afrika Utara.
Saat mereka keluar rumah menuju pelabuhan maka secara cepat pasukan Salib membakar rumah dan kapal yang telah disiapkan. Akhirnya umat Islam yang dijanjikan perlindungan pun dibantai.
"Kalau anak-anak kita ikut-ikutan merayakan April Mop berarti kita sedang mengajari mereka menjadi penipu dan pembunuh karakter umat Islam dan menyerupai mereka (Pasukan Salib, red) dalam perilaku buruk," tegas Fauzan.
Dalam sejarahnya, April Mop adalah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Tragedi pembantaian itu bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang menurut Fauzan, kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop atau The April's Fool Day.* (hidayatullah)


ResistNews–Dr Siti Musdah Mulia, Guru Besar dan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah mengajak masyarakat mensosialisasikan pernikahan beda agama. Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah tidak perlu melarang pernikahan beda agama, karena pernikahan beda agama adalah konsekuensi logis dari kebutuhan masyarakat yang plural saat ini.

“Masyarakatnya saja berbeda beda, mengapa pernikahan berbeda agama dilarang? Toh kita tidak mengkampanyekan pernikahan beda agama, kita hanya meminta hak dicatatan sipil saja. Kewajiban Negara adalah memfasilitasi rakyatnya untuk mendapatkan hak pencatatan sipil atas pernikahan beda agama mereka,” jelasnya dalam dialog public yang diselenggarakan Persatuan Gereja Indonesia (PGI) di Jalan Salemba Jakarta bertema “Pernikahan Beda Agama Ini Masalah Dan Solusinya,” Jumat (30/03/2012) siang.

Acara yang diselenggarakan bekerja sama dengan Indonesia Conference On Religion And Peace (ICRP), Harmoni Mitra Media, Yayasan Harmoni Mitra Madania dan menghadirkan pembicara Ahmad Nurcholish (Penulis Buku-buku Pernikahan Beda Agama, yang juga Alumni YISC Al-Azhar), Romo Dr Al Andang dari perwakilan Katolik, Pendeta Dr. Robert Borrong dari perwakilan Protestan dan Joe Prasmanan perwakilan umat Budha.

Diskusi sekaligus acara launching buku “Menjawab 101 Masalah Nikah Beda Agama” karya Ahmad Nurcholis ini dibuka dengan kata pengantar dari Musdah Mulia.

Wanita yang menyelesaikan S-2 bidang Sejarah Pemikiran Islam di IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1992) dan S-3 bidang Pemikiran Politik Islam IAIN Syarif Hidayatullah (1997) ini juga mengajak hadirin untuk mensosialisasikan pernikahan beda agama ini sebagai bagian dari hak asasi manusia dimulai dari keluarga dan anak – anak sebagai bagian dari edukasi pluralitas dan toleransi dalam berbangsa dan bernegara.

“Mau nikah satu agama atau beda agama tetap masalah keluarga itu ada kok, namun kalau itu kenyakinan mereka, dan mereka bahagia dengan pernikahan beda agama kenapa kita jadi mempermasalahkan?,” ujarnya.

Sementara Pdt. Robert Borrong menambahkan “Cinta itu harus difasilitasi dan undang undang Negara harus memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan nikah beda agama ini. Pelarangan terhadap nikah beda agama justru akan mengedukasi masyarakat menjadi hipokrit, karena mereka tidak boleh menjalankan sesuatu sebagai diri mereka sendiri dan lebih bahaya lagi kalau mereka justru kumpul kebo.”

Ahmad Nurcholish juga ikut menyepakati pernyataan Musdah Mulia dengan menjelaskan bahwa bisa jadi contoh toleransi.

“Pernikahan beda agama itu harus jadi contoh modul, sebagai incubator dan implementasi toleransi itu sendiri,” ujarnya.

Ahmad Nurcholis juga menjelaskan bahwa sejak tahun 2004 hingga 2012 tercatat olehnya sudah mencapai 1.109 pasangan Ahmad Nurcholis juga menjelaskan bahwa jumlah pasangan. Sedang untuk tahun 2011 saja sudah mencapati 229 pasangan.

“Paling besar pasangan nikah beda agama itu adalah antara Islam dan Kristen, lalu Islam dan Katolik, lalu Islam dan Hindu, lalu Islam dan Budha dan paling sedikit adalah Kristen dan budha,” jelasnya lebih spesifik.

Menurutnya, paling banyak pasangan nikah beda agama adalah Jabodetabek yang terdata 174 keluarga, jelas laki-laki yang pernah melangsungkan pernikahannya dengan perempuan Kong Hu Cu dengan fasilitas Universitas Paramadina ini.

Dialog ini berakhir pukul 21.30 WIB ini diikuti dari kalangan lintas agama.

Fatwa haram

Seperti diketahui, sebelum ini, dalam keputusan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) ber-Nomor : 4/MUNAS VII/MUI/8/2005 tentang perkawinan beda agama telah menetapkan fatwa larangan pernikahan berbeda agama.

“Perkawinan laki-laki Muslim dengan wanita Ahlu Kitab, menurut qaul mu'tamad (yang bisa dijadikan pegangan), adalah haram dan tidak sah,” demikian keputusannya yang ditetapkan di Jakarta tanggal 22 Jumadil Akhir 1426 H/29 Juli 2005 M dan ditandatangani Pimpinan Sidang Komisi C Bidang Fatwa KH. Ma’ruf Amin.*/thufail (hidayatullah)


ResistNews - Aplikasi penyimpanan awan dari Google, Google Drive, dikabarkan akan resmi dirilis pada bulan April 2012. Menurut kabar yang beredar, Google Drive akan menyediakan media penyimpan gratis sebesar 5 GB.
Informasi mengenai penyimpanan gratis sebesar 5GB yang akan diberikan oleh Google ini diketahui dari sebuah bocoran gambar, dalam bocoran gambar tersebut terlihat penyediaan layanan ini di versi Windows dengan detail penyimpanan 5 GB, lebih tinggi dari penyimpan gratis yang ditawarkan Dropbox yakni sekitar 2GB.
Google Drive dikabarkan bisa dipasang untuk mendukung Google Docs. Ini berarti Google Drive dan Docs mungkin saja akan digabungkan.
Selain itu, Layanan Google Drive juga akan bisa melakukan sinkronisasi berkas data yang tersimpan di awan internet melalui akses komputer, perangkat mobile atau tablet. Berkas yang disimpan bisa diakses melalui www.drive.google.com.

ResistNews - Mayoritas anggota fraksi DPR RI yang menyetujui opsi penambahan ayat 6a dalam pasal 7 UU No.22 Tahun 2011 tentang APBN 2012 dalam sidang paripurna DPR RI, Jumat (30/3/2012), mendapatkan kecaman keras dari Tokoh Masyarakat Betawi Ridwan Saidi. Tidak segan-segan beliau menuding anggota Dewan telah mengeluarkan ayat-ayat Setan.
“Yang semalam itu ayat-ayat Setan, ini kan artinya BBM tetap naik tapi ditunda,”tegasnya dalam dialog pagi ini di salah satu televisi nasional, Sabtu (31/3)
Kondisi ini baginya kian menunjukkan kekalahan rezim SBY dimata rakyat. Aspirasi masyarakat yang menghendaki tidak naiknya harga BBM diacuhkan begitu saja. Padahal aksi meminta agar harga BBM tetap seperti semula tidak sedikit membuat para mahasiswa ditangkap bahkan luka-luka. Dengan disahkannya opsi kedua ini, maka SBY tinggal tunggu waktu menaikkan harga BBM
“Rezim ini sudah kalah, tapi tidak mau mengakui kekalahannya. Namun rakyat sudah tahu rezim ini sudah kalah,” tegas Ridwan Saidi.
Rapat Paripurna kenaikan harga BBM semalam, Jum’at (30/3) berlangsung alot karena sejak awal sudah ditunda hingga empat jam. Sempat diskors sekitar pukul 16.00 WIB lantas dibuka lagi pada sekitar pukul 21.00 WIB. Lobi antafraksi terus dilakukan untuk mencari formula dan titik temu. (eramuslim)



ResistNews - Siang itu panas terik. Gerombolan massa yang menggelar aksi di kawasan Gedung Sate terus berdatangan, sementara massa lainnya terus bertahan. Jalan Diponegoro penuh sesak.
“Assalamu’alaikum! Hidup Rakyat Indonesia!” Teriak Massa HMI yang baru saja bergabung. Tak disangka seorang ibu berumur sekitar 40 tahunan berteriak lantang menjawab salam mereka.
“Waalaikumsalam ! Hiduuuuup! Ayo-ayooo beli dulu minumannya Mas Mbaaak!” Teriaknya.
Ya, Ibu Dian bukanlah seorang pengamat politik, tokoh nasional, orang ternama, juga bukan salah satu dari kelompok massa yang menggelar aksi Kamis (29/3) kemarin. Beliau hanyalah seorang penjual minuman dadakan memanfaatkan momen ramai di Gedung Sate seminggu terakhir. Tangannya menumpu nampan gelas plastik berisi es teh dan es jeruk yang tak kunjung habis.
“Saya dagang minuman cuma pas rame gini, neng, dari senin kemarin. Ya lumayan nambah-nambah buat makan,” Tutur ibu dian. Ibu dian tinggal di daerah Kebon Kalapa Bandung. Sehari-harinya beliau berjualan asongan di daerah Museum Geologi, tak jauh dari Gedung Sate.
Bersama beberapa bapak dan ibu lainnya, beliau menjajakan minuman kepada massa yang berjejalan di kawasan Gedung Sate Bandung. Sesekali beliau juga menimpali pernyataan-pernyataan orator, dan ikut bernyanyi-nyanyi dan menari bersama massa aksi.
Ditanya mengenai kenaikan BBM, kepada eramuslim beliau bertutur, “Sebenarnya program SBY itu semuanya bagus-bagus, semuanya berpihak pada rakyat. Yang salah itu aparat-aparat dibawahnya. Di RT saja banyak korupsi, apalagi diatasnya. Beras raskin yang banyak beli malah orang kaya. Ya gitu, programnya sebenarnya bagus, cuma teori SBY untuk memberantas korupsi itu gak tepat,” urainya panjang lebar. (eramuslim)

ResistNews - Desakan Forum Umat Islam yang dituangkan dalam lima butir tuntutan akhirnya didengarkan pihak Istana. Setelah sepanjang hari menggelar aksi menuntut SBY turun, pihak Istana mempersilahkan sembilan delegasi FUI menyuarakan aspirasinya. Akan tetapi, SBY tidak berada di tempat dan delegasi akhirnya ditemui Menkopolhukam Djoko Suaynto, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha dan Staf Khusus Presiden Daniel Saparingga.
"Dalam tuntutan kita tadi, ada poin turunkan SBY dan naikkan Presiden Syariah. Menkopolhukam menolak poin tersebut, mereka menginginkan coret kata-kata 'turunkan SBY' tetapi menyetujui Presiden Syariah. Ini artinya pihak Istana juga mendukung adanya Presiden Syariah," jelas sekjen FUI Ustadz Muhammad Al Khaththath, di depan 7000 masa FUI usai bertemu Menkopolhukam di depan Istana Negara Jalan Medan Merdeka Utara, Jum'at malam (30/3/).
FUI sendiri mencalonkan Habib Rizieq sebagai Presiden Syariah dan Ustadz Abu Jibril Sebagai wakilnya.Selain menuntut SBY turun tahta, delegasi FUI juga meminta agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.
"Kita menolak kenaikan harga BBM dan kita sampaikan ketidaktepatan dalil dan alasan pemerintah terkait kenaikan harga BBM. Dan kita menuntut untuk tidak mencabut subsidi BBM, dan kami menolak apabila pemerintah berhutang ke luar negeri karena bunganya jauh lebih besar," tegasnya.
Sementara itu Habib Rizieq yang juga hadir dalam demonstrasi tesebut, menyatakan harapannya agar pemerintah tidak menaikkan harga BBM karena pasti akan menyengsarakan rakyat.
"Semoga pemerintah segera ambil keputusan agar harga BBM tidak naik sehingga rakyat tidak sengsara," ujar Habib.
Usai diterima dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya ke dalam Istana Negara, berangsur-angsur massa FUI mulai membubarkan diri. Aksi ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Habib Rizieq. Habib kemudian mengimbau para lascar untuk siap turun kembali memperjuangkan tegaknya Syariat Islam di Indonesia.
“Siap?” Tanya Habib yang diamini massa dari Forum Umat Islam. (eramuslim)

Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam (KMKI) menolak secara keseluruhan pasal demi pasal dalam RUU Kesetaraan Gender, karena dinilai sebagai produk sekuler yang bertentangan dengan Islam dan fitrah manusia.

“RUU Kesetaraan Gender adalah produk sekuler yang tidak diperlukan sama sekali oleh para muslimah,” tegas Sekretaris KMKI, Rita Soebagio dalam rilis yang diterima voa-islam.com, Sabtu (31/3/2012).
KMKI,  jelas Rita, menolak seluruh pasal dalam RUU Kesetaraan Gender karena empat alasan.
Pertama, RUU ini bersifat sekular dan tidak berlandaskan nilai-nilai agama sehingga bertentangan dengan dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yakni pengakuan kepada Allah Yang Mahakuasa sebagai penganugerah nikmat kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Padahal Pembukaan UUD 1945 menyatakan, bahwa bangsa Indonesia telah mengakui Allah SWT sebagai Tuhan mereka, dan seharusnya juga mengakui kedaulatan Allah Yang Maha Kuasa untuk mengatur kehidupan mereka.
Kedua, RUU ini terlalu memaksakan nilai-nilai lokal peradaban Barat yang sekular,  liberal, dan materialistik,  tentang konsep dan kedudukan perempuan,  menjadi nilai-nilai universal yang harus dipeluk oleh semua bangsa di dunia.
Padahal, berbagai bangsa memiliki nilai-nilai yang khas. Bangsa Indonesia yang telah mengakui kedaulatan Allah Yang Maha Kuasa, dalam pembukaan konstitusinya, seharusnya tidak mudah terseret arus globalisasi dan westernisasi yang terbukti telah menjerumuskan umat manusia ke jurang kehampaan dan ketidakpatian nilai, sehingga menjauhkan mereka dari kehidupan yang bahagia.
Ketiga, RUU ini telah menafikan dan mengecilkan arti dan peran perempuan sebagai Ibu Rumah Tangga, sebagai pendamping suami dan pendidik anak-anaknya. Partisipasi perempuan dalam pembangunan hanya diukur berdasarkan keaktifannya di ruang publik.  Sangat ironis, jika pandangan semacam ini diterapkan hanya untuk mengejar peringkat Human Development Index.
Padahal, konsep dan cara pandang seperti ini akan memunculkan ketidakharmonisan dan bahkan penderitaan bagi perempuan itu sendiri, karena peran yang dijalankannya didapat melalui belas kasih dan pemaksaan porsi gender dan bukan karena kapabilitas dan kehormatan pribadinya.
Keempat, RUU ini bertentangan fitrah manusia yang telah dikaruniakan Allah Yang Maha Kuasa,  di mana laki-laki dan perempuan diciptakan dengan potensi masing-masing untuk saling melengkapi dan bekerjasama dalam berbagai aspek kehidupan.  Allah Yang Maha Kuasa telah menempatkan laki-laki sebagai pemimpin dan penganggung jawab keluarga yang wajib berlaku adil, beradab, dan penuh  kasih sayang,  dalam ber-mu’asyarah dengan perempuan.
Untuk menghindari bahaya RUU Kesetaraan Gender itu, KMKI mendesak DPR dan pemerintah agar menganulirnya dan segera menyusun RUU Keluarga Bahagia dan Sejahtera sebagai alternatifnya.
“KMKI dan aktivis organisasi perempuan mengusulkan kepada DPR dan pemerintah untuk menyusun RUU tentang Keluarga Bahagia dan Sejahtera sebagai alternatif pengganti RUU Kesetaraan Gender. Sebab, keluarga adalah pilar tegaknya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegas Rita. [taz/voa-islam]

ResistNews – Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam (KMKI) menolak RUU Kesetaraan Gender, karena dinilai sebagai produk sekuler yang bertentangan dengan Islam. Sebagai gantinya, KMKI mendesak DPR menyusun RUU Keluarga Bahagia dan Sejahtera.

“RUU Kesetaraan Gender adalah produk sekuler yang tidak diperlukan sama sekali oleh para muslimah,” tegas Sekretaris KMKI, Rita Soebagio dalam rilis yang diterima voa-islam.com, Sabtu (31/3/2012).
KMKI menilai, RUU Kesetaraan Gender ini bersifat sekular dan tidak berlandaskan nilai-nilai agama. Selain itu, RUU ini bertentangan fitrah manusia yang telah dikaruniakan Allah Yang Maha Kuasa,  di mana laki-laki dan perempuan diciptakan dengan potensi masing-masing untuk saling melengkapi dan bekerjasama dalam berbagai aspek kehidupan. 
"Allah Yang Maha Kuasa telah menempatkan laki-laki sebagai pemimpin dan penganggung jawab keluarga yang wajib berlaku adil, beradab, dan penuh  kasih sayang,  dalam ber-mu’asyarah dengan perempuan," ujar Rita.
Karenanya, KMKI mendesak DPR agar membuang RUU Kesetaraan Gender dan menggantinya dengan menyusun RUU Keluarga Bahagia dan Sejahtera.
“KMKI dan aktivis organisasi perempuan mengusulkan kepada DPR dan pemerintah untuk menyusun RUU tentang Keluarga Bahagia dan Sejahtera sebagai alternatif pengganti RUU Kesetaraan Gender. Sebab, keluarga adalah pilar tegaknya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegas Rita.
Sebagaimana diketahui, beberapa ormas Islam seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Aisyiah PP Muhammadiyah, Musliat Nahdhatul Ulama, Majelis Ulama Islam (MUI) telah melakukan dengar pendapat dengan DPR beberapa waktu lalu. Pada prinsipnya semua ormas Islam menolak dengan catatan. Sedangkan HTI menolak sepenuhnya. [taz/voa-islam]


ResistNews - Disahkannya Pasal 7 Ayat 6a pada UU APBN P 2012 tadi malam, menuai protes berbagai kalangan tak terkecuali mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi.
Ya keputusan ini untuk memberikan peluang pemerintah menaikan yang sesuai dengan harga pasar, itu juga merupakan indikasi bahwa, yang melakukan liberalisasi ekonomi itu bukan kemauan pemerintah saja tapi juga DPR yang punya suara 356 itu tadi yang menerima,” ungkapnya kepada mediaumat.com, Sabtu (31/3) pagi di Depok.
Menurutnya, Ayat 6a ini, memberi kewenangan kepada Presiden untuk tidak perlu lagi meminta persetujuan kepada DPR bila dikemudian hari ingin menaikan harga BBM. “Sesungguhnya ini bukan tidak naik tetapi menunda kenaikan kalau naik lagi tidak usah bicara sama DPR, seperti itu!” bebernya.
Hasyim pun menegaskan, yang dipertontonkan DPR tadi malam itu memperjelas peta kekuatan liberal. “Nah, dari jumlah 356 itu yang ingin memberikan kenaikan tanpa melalui DPR itu, ibaratnya kan sudah kelihatan bagaimana kekuatan liberal itu di Indonesia. Petanya kan menjadi jelas,” pungkasnya.[] joko prasetyo

ResistNews - Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo menilai Indonesia merupakan negara yang lucu. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber energi murah yaitu batubara, tetapi justru batubara tersebut malah di ekspor. Sedangkan Indonesia memilih impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang harganya lebih mahal.

"Indonesia negara lucu, ekspor yang murah, tapi impor yang mahal. Orang yang gak kaya minyak tapi pakai yang mahal. Orang miskin kalau pakai yang mahal maka akan susah hidupnya," tegas Widjajono saat ditemui di Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Widjajono menyatakan masalah energi di Indonesia itu karena masih belum berkembangnya energi terbarukan. Hal ini disebabkan kurangnya investasi pemerintah terhadap sektor ini akibat terkurasnya anggaran negara untuk biaya subsidi energi.

"Brazil itu berhasil karena BBM-nya tidak disubsidi, jadi duitnya untuk investasi, disparitas harganya lumayan karena duitnya ada untuk inovasi. Jadi orang Brazil ini pinter," ujarnya.

Selain investasi, Widjajono menyatakan perlunya otak dan hati untuk memajukan energi terbarukan itu.

"Terbarukan itu perlu otak tetapi juga yang diperlukan hati. Kalau tidak punya otak maka tidak punya akal, tapi kalau tidak punya hati maka tidak punya moral," jelasnya.

Lebih lanjut, Widjajono heran dengan kultur masyarakat Indonesia yang justru bangga dengan jumlah mobil yang banyak meskipun bahan bakarnya masih disubsidi.

"Mobil di Singapura itu 5 tahun ganti, tapi di Indonesia malah bangga mobil tambah meskipun BBM-nya disubsidi," pungkasnya. (nia/dru/dtk)

ResistNews - Menindaklanjuti kuputusan hasil parpipurna DPR tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (RAPBN-P) 2012, Presiden SBY malam ini akan menyampaikan tanggapan resmi pemerintah. Sebelumnya, akan dibahas di dalam sidang kabinet.

"Akan disampaikan pernyataan Bapak Presiden di Istana Negara pada pukul 21:30 WIB," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, melalui telepon, Sabtu (31/3/2012).

Sementara sidang kabinet, akan dilangsungkan sesaat sebelumnya. Menurut jadwal sidang yang diikuti seluruh jajaran KIB II itu akan dimulai pada pukul 19.30 WIB nanti.

Seperti diberitakan sebelumnya, hasil voting sidang paripurna DPR memutuskan menerima tambahan pasal 7 Ayat 6A. Klausul tambahan dalam APBNP 2012 memberian peluang pemerintah menaikkan dan menurunkan harga BBM bila harga minyak mentah Indonesia mengalami kenaikan atau turun rata-rata 15 persen dalam waktu 6 bulan terakhir.

Namun, rencana awal pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 1.500 per liter per 1 April 2012 tetap ditolak. Sebab harga rata-rata 6 bulan terakhir belum 15 persen di atas asumsi ICP baru sebesar US$ 105/barel.

Dengan keputusan itu, maka harga BBM belum akan naik pada 1 April besok. Terhadap keputusan itu, Menkeu Agus Martowardojo atas nama pemerintah dalam sambutan akhir seusai sidang Paripurna DPR, menyatakan dapat menerima keputusan sidang tersebut.

"Setelah ikuti dan cermati dinamika dalam rapat paripurna DPR ini, dan telah diputuskan pengambilan rumusan baru Pasal 7 Ayat 6a. Pemerintah menyatakan sependapat dengan hasil itu," katanya.

Pemerintah juga sependapat dengan asumsi baru APBN-P. Yaitu pertumbuhan ekonomi 6,5 persen, inflasi 6,8 persen, harga ICP US$ 105/barel, nilai tukar rupiah Rp 9.000/dolar AS, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 5 persen, dan lifting minyak 930 barel per hari. (lh/ang/dtk)

ResistNews - Hari ini, Jum'at yang diberkahi (30/3/2012), sekitar 10.000 massa Forum Umat Islam (FUI) yang tengah melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM, masih bertahan di depan Istana Negara.
Massa gabungan dari berbagai ormasi Islam itu melakukan long March sejak tadi siang usai melaksanakan sholat Jum'at dari bundaran HI menuju Istana negara.
Usai sholat Isya berjama'ah dilaksanakan, Massa FUI masih berkumpul melakukan konsolidasi massa untuk mengadakan aksi dan orasi kembali.
Habib Muhammad Rizieq Syihab, ketua umum DPP Front Pembela Islam (FPI) yang ikut serta dalam aksi di depan Istana menyampaikan orasinya. Habib Rizieq mengatakan bahwa massa siap menurunkan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika pemerintah tidak membatalakan kenaikan BBM.
"Jika pemerintah tidak membatalkan kenaikan BBM, Massa Islam siap menurunkan SBY!," Kata Habib Rizieq.
Sementara itu, Massa FUI juga turut prihatin atas peristiwa pemukulan dan penembakan terhadap rakyat dan Mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi. Tindakan represif pemerintah itu yang telah memakan korban jiwa, mendapat kecaman dari kalangan mahasiswa dan juga Massa FUI khususnya. Bahkan,  Habib Rizieq mengancam bahwa massa Islam akan angkat senjata jika SBY tidak menghentikan pasukannya yang burtal itu.
"Jika SBY masih tak tau diri, masih melakukan pemukulan dan penembakan terhadap rakyat dan mahasiswa, maka kita akan angkat Senjata!," ujar Habib Rizieq.
Hingga saat ini, penembakan masih terjadi di depan gedung DPR terhadap mahasiswa yang tengah menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan BMM. Sementara ini belum ada laporan lebih lanjut terkait hal tersebut. (siraaj/arrahmah.com)


ResistNews - Allahu Akbar! Seorang Mujahid Taliban Afghan (Imarah Islam Afghanistan) telah menyusup ke barisan musuh dan berhasil membunuh 9 polisi boneka di provinsi Paktia, Afghanistan pada hari Jum'at (30/3/2012).
Menurut Zabihullah Mujahid, salah satu juru bicara Imarah Islam Afghanistan, bahwa Mujahid Sanaullah telah menyusup ke pasukan polisi beberapa hari yang lalu dengan menyamar menjadi polisi Afghan, kemudian pada satu kesempatan, ia menembaki polisi-polisi boneka itu pada Jum'at pagi yang diberkahi sekitar pukul 09:00 yang diberkahi.
Menewaskan 9 polisi boneka termasuk komandan mereka Ramazan di distrik Yahya Khel di provinsi itu, kata seorang pejabat Mujahidin, menambahkan bahwa Mujahid Sanaullah, setelah menyelesaikan misinya, memuat semua senjata dan amunisi musuh ke dalam sebuah mobil ranger dan meninggalkan daerah itu dengan selamat, kemudian bergabung kembali dengan Mujahidin Imarah Islam Afghanistan.
Penyusupan hari Jum'at yang sukses itu mengikuti kesukesan penyusupan Mujahidin yang lainnya, seperti gelombang serangan yang melibatkan infiltrasi (penyusupan) yang baru-baru ini terjadi dimana sejumlah pasukan salib AS-NATO telah terbunuh oleh Mujahidin yang menyusup ke dalam barisan musuh yang telah mengarahkan senjata mereka dengan gagah berani kepada pasukan teroris asing di beberapa tempat yang berbeda.
Pihak militer boneka Afghan mengakui bahwa infiltrasi Taliban sangat canggih sehingga sulit untuk diketahui. "Taliban memiliki sistem yang canggih di tempat untuk menginfiltrasi keamanan Afghanistan dan pemeriksaan perekrutan tentara harus sangat diperketat," kata tentara boneka Afghan pada hari Sabtu (24/3), dikutip reuters. (siraaj/arrahmah.com)

ResistNews - Sumber-sumber lokal dan intelijen di distrik Arhab mengonfirmasikan bahwa Al Qaeda telah menyelesaikan rencana dan pelatihan untuk melancarkan serangan terbesar di ibukota Yaman, Sana'a.
Sumber-sumber seperti yang dilansir oleh Al-Yeman Al-Jadeed, menyatakan bahwa Qasim Al-Rimi (Abu Hurairah Al-Sana'ani), kepala sayap militer Al Qaeda dan Al-Zahrani, salah seorang komandan Al Qaeda, menjadi pengawas dari rencana tersebut, dan bahwa lebih dari 300 mujahid telah dilatih untuk operasi khusus, penghalang penetrasi dan bergerak dengan target mencolok.
Pada saat yang sama sumber lokal di Arhab mengatakan tentang kedatangan ratusan pejuang ke Arhab dari berbagai provinsi dan mereka dibagi ke beberapa kamp di Zandan, Yahis dan Salm dan pengumpulan uang secara besar-besaran telah berhasil dilakukan hingga mencapai 12 juta riyal.
Sumber intelijen juga mengonfirmasikan bahwa Al Qaeda mempersiapkan beberapa bom mobil di ibukota serta kemampuan untuk menembus lokasi penting seperti beberapa pangkalan udara di Sana'a dan telah menanam di dalamnya beberapa IED serta menginstal beberapa Katyusha di dekat pangkalan udara dan meletakkan senjata anti-aircraft untuk melumpuhkan penerbangan militer dan mengusir setiap konfrontasi yang datang.
Sumber intelijen juga menambahkan bahwa target pertama kedatangan Al Qaeda adalah kamp Garda Republik di Arhab yang akan diserang oleh operasi syahid secara bersamaan dengan serangan roket Katyusha yang telah dipasang di Yahis dan Shiraa serta mortir yang menargetkan lokasi pengawal Garda Republik di Al-Somu dan Firaija dalam upaya untuk meraih dan mengontrol bagian utara ibukota termasuk bandara internasional Sana'a, insha Allah.  (haninmazaya/arrahmah.com)

ResistNews - Musuh Islam di Perncis yang bekerja di kepolisian telah menangkap 19 Muslim pada Jumat (30/3/2012) saat tindakan keras dilancarkan pada sel-sel Islam yang dicurigai di seluruh negeri, ujar thagut Perancis menambahkan bahwa serangan lebih lanjut akan dilancarkan.
Ketegangan meninggi setelah serangkaian pembunuhan di Perancis selatan oleh seorang Muslim yang menewaskan tujuh orang (3 tentara, seorang rabi Yahudi dan tiga siswa Yahudi-red) dan belasan lainnya terluka.
Nicolas Sarkozy tidak memberikan alasan untuk apa penangkapan dilakukan atau karena apa para tahanan itu dicurigai.  Pesannya jelas : tidak boleh ada Jihad di tanah Perancis!
"Ini sehubungan dengan bentuk radikalisme Islam," klaim Sarkozy di siaran radio Europe-1.  "Akan ada operasi lainnya yang akan terus berlanjut dan memungkinkan kita mengusir sejumlah orang dari wilayah nasional kita yang tidak memiliki alasan untuk berada di sini."
Thagut Sarkozy mengatakan ia tidak tahu apakah 19 tahanan tersebut adalah bagian dari sebuah jaringan.
Seorang penyidik mengatakan kepada AP bahwa bagian "anti-teroris" di Brigade Kriminal menangkap lima pria sebelum fajar di Paris, mereka diduga memiliki link dengan gerakan Islam.  Polisi kafir juga mengklaim bersamaan dengan penangkapan, mereka menyita senjata api.
Penangkapan lainnya berlangsung di Toulouse, Marseille, Nantes dan Lyon, ujar pejabat Perancis yang tidak ingin disebutkan namanya, menambahkan bahwa serangan ini tidak terkait dengan penyelidikan atas pembantaian di Toulouse dan Montauban.
Di Nantes, Abu Hamza, kepala Forsane Alizza, kelompok Muslim yang terbentuk dua tahun lalu, merupakan salah satu dari mereka yang ditangkap.  Pada Oktober 2011, penyelidikan awal dibuka untuk organisasi itu dan Menteri Dalam Negeri Perancis membekukan organisai itu pada Februari 2012.
"Ini tugas kami untuk menjamin keamanan masyarakat Perancis.  Kami tidak punya pilihan.  Ini benar-benar sangat diperlukan," klaim Sarkozy.
Satu-satunya cara untuk menjamin keamanan rakyat Perancis adaah menarik pasukan Perancis dari negeri kaum Muslim, Afghanistan dan menghentikan bantuan kepada Israel!  (haninmazaya/arrahmah.com)


ResistNews - Demonstrasi telah diselenggarakan di kota Karachi, menuntut pembebasan Dr. Aafia Siddiqui yang berada di dalam penjara Amerika Serikat, lapor Press TV, Jumat (30/3/2012).
Demonstrasi yang digelar usai sholat Jumat, diselenggarakan oleh partai terbesar di negara itu, Jamaat-e-Islami (JI).
Pemimpin JI Karachi, Muhammad Hussain Mahenti mengatakan bahwa peradilan AS telah membuktikan bahwa itu benar-benar bias melawan Muslim dan Islam, ketika Siddiqui dijatuhi hukuman 86 tahun penjara tanpa proses hukum.
Para pendemo mengangkat spanduk dan plakat bertuliskan slogan-slogan anti-AS.  Mereka juga mengecam pemerintah Pakistan yang lepas tangan dalam menangani masalah Siddiqui.
Pada September 2010, pengadilan AS menjatuhi hukuman 86 tahun penjara setelah ia dinyatakan "bersalah" karena "menembak" agen FBI dan personil militer AS di kantor polisi di Ghazni, Afghanistan di mana ia sedang diinterogasi pada tahun 2008.
Ibu dari tiga anak ini tiba-tiba menghilang di Karachi dengan tiga anaknya pada tanggal 30 Maret 2003.  Keesokan harinya, koran lokal melaporkan bahwa dia telah diculik oleh pasukan AS dan didakwa dengan "terorisme".
Kelompok-kelompok HAM mengatakan bahwa Siddiqui diam-diam telah dipindahkan ke pangkalan AS di Bagram, utara Kabul, dan disiksa selama lima tahun sebelum insiden yang dituduhkan kepadanya di tahun 2008.
Ia dibawa ke AS pada Juli 2008 dan dihukuman di pengadilan New York pada bulan Februari 2010.
Di Karachi pada hari yang sama (30/3), kakak Dr. Aafia, Dr. Fouzia Siddiqui memimpin aksi protes lainnya dari pusat Tebet menuju Karachi Press Club.
Fouzia mengatakan kepada media bahwa Dr. Aafia mengalami kondisi kesehatan serius dan bahwa para pejabat AS berulang kali menolak permintaan untuk menemui adiknya.
Dia menggambarkan kondisi di penjara Carswell sangat tidak manusiawi.
Fouzia juga meminta rakyat Amerika untuk mengangkat suara mereka melawan tindakan tidak manusiawi yang dilakukan pemerintah mereka. (haninmazaya/arrahmah.com)


ResistNews - Tim Pembela Muslim membantah pernyataan  kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) Ansyad Mbai yang mengaitkan peristiwa bom di depan KBRI Perancis dengan kelompok Cibiru, karena menurutnya kelompok Cibiru hanya sebatas mencoba merealisasikan prinsip I’dad (persiapan Jihad) bukan melakukan serangan.
Ngawur itu pernyataaan BNPT terhadap Perancis, karena kebetulan kita yang menangani  4 tersangka kasus Cibiru, tidak ada itu. Cibiru itu memang pemahaman mereka tentang I’dad dan salah satunya sarjana dari ITB.”Kata Achmad Michdan kepada arrahmah.com, Jakarta, Jum’at  sore (30/3).
Michdan menambahkan, bahwa yang dilakukan oleh kelompok Cibiru hanyalah sebuah uji coba membuat ledakan dari bahan-bahan kimia, ditempat yang jauh dari pemukiman masyarakat.
“Mereka mencoba justru bukan meledakkan sesuatu dengan bahan peledak, tetapi bahan kimia. Itu tidak bisa disangkakan suatu tindak pidana terorisme, sebab mereka melakukannya di suatu gunung di Jawa Barat, tempat terpencil dan hanya akar pohon yang rusak.”ujarnya.
Menurutnya, sebelum kasus Cibiru disidangkan, isu yang berkembang tentang kelompok Cibiru sudah sangat berlebihan dari kenyataan sebenarnya.
“sebelum kasus ini dipersidangkan , sudah diekploitir sedemikian rupa. Kelompok Cibiru sudah dikatakan akan membunuh SBY, kemudian dianggap juga akan mengganggu pelaksanaan 17 Agustus, dan juga dianggap akan melakukan pemboman salah satu kedutaan, dan akan meledakkan instansi pemerintah, bahkan meledakkan kantor kepolisian”papar Michdan.
Padahal, dalam bukti-bukti persidangan menurut Michdan sangat jauh kemampuan kelompok tersebut untuk melakukan tindakan tersebut.
“Dalam fakta-fakta persidangan mereka hanya melakukan pemahaman  I’dad, dan hanya menggunakan bahan kimia, bisa gak di jadikan ledakan, ternyata gak bisa, jadi tidak ada yang lain, kenapa tiba-tiba dikaitkan ke Perancis” terangnya.
Sejak dari awal, kasus tersebut memang diposisikan oleh pemerintah sebagai peristiwa luar biasa, sehingga kasus ini pun akan menjadi bahan penelitian ilmiah d perguruan tinggi.
“Dari awal memang dibesar-besarkan, bahkan ini akan menjadi bahan kajian ilmiah Examinasi  oleh salah satu perguruan tinggi ”tutur Michdan.
Karena selama ini, kasus-kasus terorisme yang ditangani Polri sejak awal sudah melangggar azas praduga tidak bersalah, sehingga akan dikaji oleh perguruan tinggi.
“Mungkin karena bocor, mereka( BNPT) mengetahui akan di kaji, takut diketahui isu-isu sebelumnya, kemudian dibawa  kasus Cibiru dikait-kaitkan dengan Bom di Perancis, padahal di Perancis juga belum ketahuan siapa yang membom.”Pungkas Michdan.
Sebelumnya, Kepala BNPT Ansyad Mbai menyatakan bahwa bom di depan KBRI Perancis terkait jaringan Cibiru melalui warga Negara Perancis Frederik Jean Silva yang pernah ditangkap oleh Densus 88. (bilal/arrahmah.com)

ResistNews - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama secara resmi meminta pemerintah menunda rencana kenaikan harga BBM. PBNU meminta agar pemerintah mendengar aspirasi rakyat yang menolak rencana kenaikan BBM.
Dalam rilisnya ke Kompas, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menyatakan penolakan oleh masyarakat semakin luas dan seharusnya pemerintah mendengar tuntutan tersebut. “Ada baiknya pemberlakuan kenaikan harga BBM ditunda,” kata Said, Jumat (30/3/2012).
Said mengatakan, bila pemerintah tak hirau dengan tuntutam masyarakat yang menolak kenaikan BBM, diyakini gelombang demonstrasi makin meningkat.
“Apabila tidak didengar justru mengancam stabilitas kondisi keamanan. Kerusuhan yang bisa terjadi sebagai akibatnya, lebih mengkhawatirkan merusak perekonomian Indonesia dalam waktu jangka panjang,” ujar Said. (kompas.com, 30/3/2012)


ResistNews - Google merilis tool baru yang memungkinkan Anda mengetahui aktivitas sehari-hari menggunakan layanan Google. Tool bernama Account Activity ini bisa juga mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Seperti dikutip detikINET dari blog resmi Google, Jumat (30/3/2012), pengguna bisa menerima report mengenai aktivitasnya menggunakan layanan Google per bulannya melalui email.

Dalam laporan setiap bulan, Account Activity akan memberikan informasi berupa seberapa banyak email yang dikirim dan diterima per bulannya, history web, ke mana saja mereka berselancar di web, browser yang digunakan dan informasi pada akun yang berhubungan dengan alamat email pengguna.

Disebutkan Google, tool ini akan memberikan banyak informasi mengenai penggunaan sebuah akun layanan Google. Lebih jauh lagi, pengguna juga bisa mengetahui jika ada orang lain yang berupaya mengakses akun mereka.

"Contohnya, jika Anda menemukan notifikasi sign-in dari negara bukan tempat tinggal Anda, atau perangkat lain, Anda bisa waspada dan segera mengganti password," tulis Andreas Turek selaku Product Manager Google.

Mereka yang ingin menggunakan layanan ini bisa mengunjungi tautan ke Account Activity dan mendaftar untuk mendapatkan report aktivitas online mereka.





( rns / ash / dtk)

ResistNews - Presiden Prancis Nicolas Sarkozy bertekad akan terus menumpas para tersangka ekstremis menyusul peristiwa penembakan di sekolah Yahudi yang menewaskan 4 orang. Peristiwa tersebut, menurut Sarkozy menimbulkan trauma mendalam bagi Prancis. Bahkan Sarkozy menyamakan kejadian tersebut dengan serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat.

"Traumanya mendalam bagi negara kami, sedikit -- saya tak ingin membandingkan kengeriannya -- sedikit mirip trauma yang terjadi di Amerika Serikat dan di New York setelah serangan 11 September 2001," kata Sarkozy dalam wawancara dengan radio Europe 1 dan dilansir News.com.au, Jumat (30/3/2012).

Pada 22 Maret lalu, Mohammed Merah menembak mati tiga murid dan seorang guru Yahudi di sebuah sekolah Yahudi di Kota Toulouse. Sebelumnya, pria Prancis keturunan Aljazair itu juga menembak tiga prajurit Prancis hingga tewas.

Merah akhirnya tewas diberondong peluru polisi dalam operasi pengepungan yang dilakukan aparat polisi Prancis di rumahnya di Toulouse. Otoritas Prancis mengklaim, Merah terkait dengan jaringan teror Al-Qaeda.

Kepolisian Prancis telah menangkap sekitar 20 tersangka ekstremis muslim dalam operasi yang digelar di Toulouse Jumat dini hari tadi waktu setempat. Operasi ini dinyatakan sebagai upaya melemahkan para ekstremis. (ita/nrl/dtk)




Sama-sama kondisi lelah, kepanasan, dan lapar, awalnya massa berusaha memancing emosi.

ResistNews - Hal menarik terjadi di tengah panasnya aksi demonstrasi menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Bandung, Jawa Barat.

Pantauan VIVAnews.com, awalnya dalam kondisi saling berhadapan, demonstran dari kalangan mahasiswa berupaya memancing emosi aparat keamanan yang berjaga. Kata-kata seperti, "polisi penghianat bangsa, polisi pelindung kapitalis," diteriakkan.

Dua kubu sama-sama dalam kondisi emosional, kepanasan, dan lapar. Akibatnya, aparat sempat terpancing. Namun, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Abdul Rahman Baso langsung turun tangan, agar bentrok tak terjadi.

Ia meminta sekitar 1.500 aparat gabungan dari Dalmas Polda Jabar, Dalmas Polrestabes Bandung, serta Pasukan dari Satbrimobda Jabar menenangkan diri. Tak ketinggalan pasukan polisi wanita (Polwan) yang terjun ke arena demo sebagai negosiator.

Di dalam area Gedung Sate yang dibatasi pagar pembatas dengan pihak demonstran, aparat duduk bersila, melantunkan dzikir, agar meredam emosi. "Pada dasarnya kita ini sama-sama hamba Allah, jadi kita semua mencoba bersimpuh di hadapan-Nya dengan melakukan dzikir," kata dia kepada para aparat.

Lantunan dzikir, "la ilaha illa Allah" terus menerus disuarakan serempak. "Kami sadar akan tugas dan risiko kami, dan kami juga tahu siapa yang ada di hadapan kami. Sehingga tidak mungkin kami menyerang adik kami, rekan kami dan saudara kami sendiri," ungkap Kapolrestabes Bandung.

Apa yang dilakukan Kapolrestabes cukup berhasil. Pendemo dari Gema Keadilan dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sontak terdiam. Mereka terperangah, melihat kegiatan dzikir yang dilakukan polisi tersebut. (adi/viva)

ResistNews - Partai Demokrat menyatakan mendukung kebijakan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Menyelamatkan ekonomi nasional sejatinya untuk menyelamatkan rakyat juga. Partai Demokrat setuju dan mendukung kebijakan pemerintah untuk menyelamatkan ekonomi nasional," ucap Sekjend Partai Demokrat Edhie "Ibas" Yudhoyono saat membacakan sikap Partai Demokrat pada rapat paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat 30/3).

Partai Demokrat akan mengawal kebijakan pemerintah terkait konvensasi kanaikan harga BBM yang antara lainnya kebijakan BLT untuk rakyat miskin.

"Untuk mengawal APBNP agar tetap sehat, apabila ada kenaikan harga BBM mutlak rakyat miskin diberi bantuan. PD menyetujui pemberian bantuan langsung sementara, raskin, dan bantuan transportasi," sambung Ibas.

Ibas juga menyampaikan bila Partai Demokrat setuju jika pasal 7 ayat 6 RUU APBNP 2012 tentang pelarangan kenaikan harga BBM dicabut apabila harga minyak dunia melebihi 5 persen.

"PD sepakat agar rata-rata minyak Indonesia mengalami kenaikan lebih dari 5 persen, pemerintah berencana menyesuaikan kenaikan harga BBM bersubsidi dengan segala kesiapannya," demikian Ibas. [dem/rmol]

Ilustrasi. Reuters.
ResistNews - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi nampaknya batal dilakukan 1 April nanti. Pasalnya, hampir semua fraksi di DPR menolak adanya kenaikan BBM bersubsidi.

Dalam pandangan fraksi-fraksi pada Rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (30/3/2012), mayoritas fraksi menilai jika kenaikan BBM bersubsidi belum tepat saat ini.

Fraksi PAN mengatakan, dalam Pasal 7 Ayat 6 a kenaikan BBM bersubsidi dapat dilakukan, jika kenaikan ICP mencapai 15 persen dari asumsi pada rancangan APBN Perubahan sebesar USD105 per barel. Artinya, kenaikan dapat dilakukan jika kenaikan ICP sudah diangka USD126 per barel.

Sedangkan fraksi PPP menilai dengan kondisi masyarakat saat ini, maka pemerintah belum dapat menyesuaikan rencana tersebut, karenanya PPP meminta kenaikan BBM dapat ditunda sampai kondisi masyarakat siap.

Fraksi PPP mengatakan, pemerintah memiliki kemampuan menahan gejolak harga minyak dunia. Karenanya, PPP mengatakan harga BBM dapat disesuaikan jika ICP mengalami kenaikan hingga 10 persen dari asumsi pada APBN-Perubahan dengan catatan harga eceran tidak mengalami kenaikan.

Sementara itu, fraksi PKB juga menilai usulan pemerintah agar pasal 7 ayat 6 dihapus, tidak dilakukan. Pasalnya, melihat fenomena yang terjadi dilapangan, kenaikan BBM dapat dilakukan jika ICP dalam kurun waktu berjalan naik 17,5 persen.
Maka dari itu, PKB meminta agar pemerintah tidak menaikkan harga BBM bersubsidi saat ini.

Senada, fraksi Gerindra juga meminta rencana kenaikan harga BBM bersubsidi tidak dilakukan saat ini. Gerindra menilai, kenaikan akan membebankan kehidupan masyarakat dan berpeluang menciptakan kemiskinan.

Sedangkan fraksi Hanura mengungkapkan jika MA telah membatalakan ketentuan yang mengatur harga jual ICP. Karenanya, Hanura menilai segala kebijakan kenaikan yang mengacu pada ICP tidak dibenarkan, termasuk Pasal 7 Ayat 6.

Sedangkan PKS mengungkapkan alokasi tambahan subsidi sebesar Rp225 triliun ditambah risiko fiskal yang cukup besar masih, ruang fiskal agar pemerintah tidak menaikkan harga BBM ebrsubsidi. Menurut PKS, BBM dapat naik jika ICP telah mencapai 20 persen dari asumsi APBN Perubahan, dihitung rata-rata 90 hari.

Hasilnya, PDI-P yang dari awal dengan tegas menolak kenaikan BBM bersubsidi tidak perlu mengungkapkan pendapatnya lagi. PDI-P meminta pimpinan sidang dapat memutuskan tanpa adanya putaran kedua.

Namun, yang patut mendapat sorotan adalah partai Golkar yang tadinya setuju namun berbalik arah. Hal ini dilakukan, lantaran Golkar melihat kondisi yang tidak kondusif dengan menaikkan harga BBM bersubsidi. Golkar menilai, kenaikan BBM dapat dilakukan jika ICP telah melampaui 15 persen dari asumsi makro di APBN-Perubahan.

Fraksi terakhir, yakni fraksi Demokrat menilai kenaikan BBM sudah dapat dilakukan jika ICP melampaui lima persen dari target di APBN Perubahan. (mrt/oke)

ResistNews - Pada tanggal 25/3/2012, Ikhwanul Muslimin di Suriah mengeluarkan piagam yang diklaimnya sebagai “al-‘ahd wa al-mîtsâq, perjanjian dan kesepakatan” bagi visi nasional. Piagam ini dikeluarkan oleh kepemimpinannya di Turki di bawah pengawasan pemerintah Erdogan yang menerapkan sekularisme dan mempromosikannya, serta melaksanakan proyek AS di kawasan Timur Tengah. Piagam itu diakhiri dengan seruan agar mengakui Dewan Nasional yang didirikan oleh AS, dan ditolak oleh rakyat; serta menyerukan pembentukan sebuah negara sekuler pluralistik di Suriah, menggantikan negara sekuler yang sekarang, yang hanya memiliki satu partai.
Kami ingin mengkritisi hal-hal mendasar yang terkandung dalam piagam “al-‘ahd wa al-mîtsâq, perjanjian dan kesepakatan” ini sehingga menjadi nasihat bagi siapa saja yang memiliki hati dan telinga, serta takut ancaman Allah SWT:
1. Sungguh piagam Ikhwanul Muslimin ini menyerukan apa yang memang diinginkan oleh kaum kafir, yaitu “negara sipil, konstitusi sipil, negara pluralisme demokrasi deliberatif, sesuai konsep terbaik yang dicapai oleh pemikiran manusia modern dengan sistem republik parlementer”, sebagaimana yang terdapat dalam item pertama dan kedua. Pertanyaannya, apakah pantas bagi kelompok yang mengklaim beriman akan wajibnya menerapkan apa yang diturunkan Allah, menyerukan agar menerapkan sistem kufur, bahkan menilai sistem ini sebagai “konsep terbaik yang dicapai oleh pemikiran manusia?” Lalu, dimana esensi kepercayaannya terhadap Islam sebagai agama yang lengkap dan sempurna, yang berasal dari sang Khalik, Tuhan yang menciptakan manusia, serta keyakinan bahwa Islam adalah sistem yang terbaik, sistem yang selainnya adalah sistem jahiliyah yang harus dibuangnya; dan selain sistem Islam adalah sistem thaghut yang harus diingkarinya?
2. Dalam item keempat, piagam Ikhwanul Muslimin ini menyerukan “negara yang berkomitmen pada hak asasi manusia sebagaimana yang disetujui oleh hukum ilahi dan konvensi internasional …” Apakah pantas bagi kelompok yang meyakini bahwa Islam adalah agama yang hak (benar), sementara yang selainnya adalah batil (sesat), lalu mencampuradukan antara yang hak dan yang batil, serta menyembunyikan yang hak sedang ia mengetahuinya! Asas bagi kehidupan manusia adalah berkomitmen dengan hukum Islam, yang menetapkan hak dan kewajiban bagi manusia, sebagaimana yang dijelaskan oleh sang Khalik, yang menciptakan manusia itu sendiri, bukan berdasarkan hawa nafsu manusia dan agama mereka yang dimurkai (Yahudi) dan mereka yang sesat (Nasrani)! Apakah PBB, hukum-hukumnya dan piagamnya adalah sesuatu yang hak? Lihatlah Dewan Keamanan PBB; anggota tetap yang memiliki hak veto, dimana tidak ada seorang pun yang bisa memaksakan mereka dengan hukum dan keputusan apapun. Sehingga kapanpun ada kepentingannya, maka ia akan melanggar semua konvensi internasional yang dibuatnya, dan hak asasi manusia yang sering dijadikan alasan dalam melakukan setiap tindakan, dan sering dijadikan alasan untuk menolak meminta maaf? Apakah ini konsep terbaik yang dicapai oleh pemikiran manusia? Juga, lihatlah apa yang telah dilakukan Amerika di Irak dan Afghanistan, serta yang masih dilakukan Amerika di sana, terhadap para tahanan di penjara Abu Ghraib, Bagram dan Guantanamo?  Ini adalah hak asasi manusia dan konvensi internasional, yang tidak lain adalah hukum negara-negara besar otoriter yang dikalungkan di leher rakyat! Dan rakyat di negara-negara kapitalisme mulai menolak sistem yang rusak dan busuk, yang oleh  Ikhwanul Muslimin dinilainya sebagai konsep terbaik yang dicapai oleh pemikiran manusia? Untuk itu, datang dan bertanyalah kepada rakyat tentang kondisi mereka yang buruk, dan lihatlah rawa di mana rakyat tenggelam dalam penderitaan, maka rakyat benar-benar tengah mencari orang-orang yang akan menyelamatkannya dari semua penderitaan, dan tengah menunggu pemikiran (konsep) Islam sebagai konsep terbaik yang akan menyelamatkannya!
3. Pada item kedelapan, piagam Ikhwanul Muslimin menyerukan “negara yang menghapus dan memerangi terorisme, menghormati setiap perjanjian, konvensi dan kesepakatan internasional … dan membangun hubungan paritas yang lebih baik dengan negara-negara serumpun, utamanya dengan negara tetangganya, Libanon ..”. Bukankah terorisme merupakan istilah yang digunakan oleh AS dan negara-negara Barat untuk memerangi semua gerakan Islam yang melawan penjajahan dan pendudukan Yahudi, atau mereka yang menyerukan tegaknya pemerintahan Islam? Tidakkah mereka menyebut Hamas sebagai organisasi teroris karena Hamas melawan pendudukan Yahudi atas Palestina? Tentara Amerika mengambil senjatanya dan membunuh anak-anak dan wanita pada malam hari di Afghanistan dimaafkan karena dia mabuk! Seorang Denmark membantai 79 warga Denmark tidak disebut teroris dan disebutnya sebagai orang yang menderita situasi psikologis yang sulit! Akan tetapi, seorang Muslim manapun hanya sekedar mengatakan kata kritis terhadap Barat, pemikirannya, atau menolak kebijakan dan agresinya terhadap negeri-negeri kaum Muslim, maka ia akan dituduh sebagai teroris, pendukung teroris atau penyandang dana teroris atau dalang aksi terorisme! Ikhwanul Muslimin dengan piagamnya ini menyatakan komitmennya untuk menghormati setiap perjanjian, konvensi dan kesepakatan internasional yang telah ditandatangani oleh rezim sekuler yang terdiri dari satu partai, dan mengakui Perjanjian Sykes-Picot bikinan penjajahan, yang membagi negeri Syam dan negeri-negeri Islam lainnya menjadi negara-negara kecil boneka dengan menerapkan sistem sekuler!
4. Sesungguhnya piagam “al-‘ahd wa al-mîtsâq, perjanjian dan kesepakatan” ini bertentangan dengan “al-‘ahd wa al-mîtsâq, perjanjian dan kesepakatan” Islam, yang menegaskan bahwa piagam ini dikeluarkan untuk menyenangkan kekuatan negara kufur, terutama AS dan orang-orang yang loyal kepadanya, sehingga kekuatan kufur ini tidak berpikir bahwa Ikhwanul Muslimin berusaha untuk menerapkan Islam. Oleh karena itu, disebutkan di awal piagam “Kami persembahkan piagam “al-‘ahd wa al-mîtsâq, perjanjian dan kesepakatan” ini … Piagam yang akan melindungi hak, menghilangkan ketakutan serta menumbuhkan ketentraman, kepercayaan dan kepuasan.” Bagaimana mungkin Ikhwanul Muslimin yang mengklaim sebagai kelompok Islam, justru berpaling dari penerapan Islam dan penegakan negara Islam, sebaliknya berusaha menyenangkan para penjajah kafir, dan melupakan ridha Allah dan ridha orang-orang yang beriman? Bahkan negara sipil demokrasi ini mengabaikan dan mencemooh semua tuntutan kaum Muslim yang yang tinggal di wilayahnya, sekalipun itu menyangkut hal-hal yang paling sederhana. Ia berkata kepada kaum Muslim, jika Anda tidak suka, maka pergilah dari tanah kami! Mereka menolak kaum Muslim meski hanya penerapan hukum-hukum agama yang paling ringan terkait persoalan-persoalan pribadi. Dan mereka membuat undang-undang untuk mencegahnya, dan menjatuhkan sanksi keras terhadap kaum Muslim yang melanggarnya! Seperti masalah berpakaian, penyembelihan, pernikahan dan perceraian yang sesuai syariah. Bahkan mereka melarang adzan dan mendirikan menara. Mereka menyulitkan kaum Muslim di masjid-masjid, memata-matai mereka, dan menyengsarakan keluarga kaum Muslim. Mereka berusaha menghancurkan dan memisahkan anak-anak kaum Muslim guna memalingkan anak-anak kaum Muslim dari ajaran agamanya! Mereka tidak mengakui budaya (kultur) kaum Muslim, sehingga mereka menolak multikulturalisme. Mereka mengatakan Anda hanya punya dua pilihan, mengadopsi budaya kami atau pergi dari sini, dan jika Anda tidak melakukannya, maka kami akan menundukkan Anda dengan kekerasan, penindasan dan paksaan! Mengapa mereka mengintervensi negara kami, membuat keputusan terkait masalah negara kami, dan mereka berusaha mengubah sistem, undang-undang dasar dan perundang-undangan kami, padahal kami tidak pernah mengintervensi negara mereka, baik undang-undang dasar maupun perundang-undangan mereka? Apakah selama ini Ikhwanul Muslimin dan kelompok yang sejenisnya mengintervensi dan menduduki Wall Street, serta mendektekan sistem Islam kepada Amerika? Lalu, mengapa ia berusaha menyenangkan mereka, sementara mereka berusaha memprovokasi kami dan menundukkan kami pada semua keputusan mereka, sistem mereka, undang-undang dasar mereka dan perundang-undangan mereka? Mengapa kaum Muslim tidak mengatakan kepada semua kekuatan kufur itu, tinggalkan kami dan biarkan kami sendiri yang memutuskan nasib kami! Menurut demokrasi mereka, bahwa mayoritaslah yang menentukan nasib sebuah negara. Jika Anda berkata kepada Prancis, Jerman, Inggris atau Amerika, bahwa kami tidak ingin sistem ini, kami hanya ingin sistem yang sesuai dengan Islam dan menjaga identitas kaum Muslim yang tinggal di sini, serta sistem yang terkait metode hidup dan sistem kehidupannya, maka mereka akan mengatakan bahwa mayoritas di sini adalah orang Kristen atau non-Muslim, sementara kami berjalan sesuai mayoritas? Akan tetapi, jika Anda katakan di Suriah, Mesir, Tunisia atau negeri-negeri Islam lainnya, bahwa kami ingin menerapkan Islam, maka mereka akan mengatakan kepada Anda, bahwa Anda ingin memarjinalkan kaum minoritas! Sementara minoritas kaum Muslim di negara-negara Barat dimarjinalkan, bahkan dihinakan dan ditindas, serta agama dan cara hidupnya diperangi! Namun bagi kaum kafir, hal ini dibolehkan terhadap umat Islam! Apa yang Barat dan kekuatan kafir berhak melakukannya, maka kaum Muslim tidak berhak melakukannya dan tidak berhak menuntutnya!
5. Pernyataan piagam “al-‘ahd wa al-mîtsâq, perjanjian dan kesepakatan” itu ditutu dengan mengutip firman Allah: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (TQS. Al-Mâidah [5] : 2). Sementara itu, hal-hal mendasar yang terdapat dalam piagam Ikhwanul Muslimin ini justru bertentangan dengan ayat tersebut. Sedang al-birr (kebajikan) itu adalah seperti yang didefinisikan oleh Allah SWT dalam surat al-Baqarah ayat 177. Ikhwanul Muslimin ingin bahwa bekerja sama dengan partai-partai sekuler tidak didasarkan pada kebajikan dan takwa, tetapi didasarkan pada dosa dan permusuhan terhadap Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman! Lalu, bagaimana ia akan bekerja sama dan bersepakat dengannya, dan atas dasar apa ia akan membuat alasan, sementara ia “mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam?!” Bahkan ia merendahkan diri dan menerima apa yang diinginkan kelompok sekuler, yaitu negara sipil, yakni negara sekuler, sistem republik dan demokrasi, yang semuanya adalah sistem kufur. Dimana dosa besar bagi siapa saja yang menyerukannya dan mengamalkannya. Sebab semua itu merupakan bentuk permusuhan atas agama Allah dan orang beriman. Dan mereka telah membakar dengan apinya sejak penjajah menginjakkan kaki di negeri kami di atas reruntuhan Khilafah. Karenanya, hendaklah orang yang menyerunya itu takut kepada Allah dan takut terhadap siksa-Nya yang pedih, dan hendaklah ia mengikuti kebajikan yang diperintahkan Allah, bersama orang-orang yang sabar dan teguh sampai datang kemenangan dari Allah. Untuk itu, janganlah tertipu oleh para antek dan boneka Barat, yang dipimpin oleh Erdogan, boneka Amerika yang terus mempromosikan sekularisme, dan orang-orang yang sejenisnya, yang sesat dan menyesatkan banyak orang, serta menyimpang dari jalan yang lurus.
Sumber: hizb-ut-tahrir.info, 29/3/2012.

ResistNews - Lebih kurang dua ratus personil pasukan salibis Prancis mengucapkan selamat tinggal pada misi perang mereka di Afghanistan sebagai bagian dari dipercepatnya penarikan pasukan Prancis dari negara tersebut.
Pada bulan Januari Presiden Prancis, Nicholas Sarkozy, mengumumkan penarikan pasukan yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya yang rencananya akan dilakukan pada akhir 2014.
Sarkozy mengatakan bahwa Prancis akan mempercepat waktu penarikan pasukannya, yakni sekitar 1.000 personi -bertambah 400 dari rencana sebelumnya- dari 3.600 pasukan akhir tahun ini dan penarikan total akan dilakukan akhir 2013. Pengumumannya ini datang sepekan setelah empat pasukan Prancis dibunuh oleh seorang tentara Afghan di provinsi Kapisa.
Sementara di Paris, juru bicara militer Prancis, Kolonel Thierry Burkhard, mengatakan bahwa dalam beberapa hari mendatang akan ada penarikan lanjutan, dan sekitar 3.400 personil akan tetap ditempatkan di Afghanistan. Tidak ada perincian dari rencana penarikan total yang dijadwalkan pada tahun 2013, katanya.
Selain itu, sekitar 1.300 unit kendaraan militer serta 1.700 kontainer akan ditarik pada 2014, lanjutnya. Untuk sementara, perlengkapan militer ini diterbangkan ke Abu Dhabi dan akan segera dilayarkan ke Prancis. (althaf/arrahmah.com)

ResistNews - Pakistan pada hari Kamis (29/3/2012) telah memecat seorang ahli bedah pemerintah yang direkrut oleh CIA untuk membantu menemukan Syaikh Usamah bin Laden, kata para pejabat. Keputusan ini diambil di tengah maraknya tuntutan yang diarahkan pada sang dokter karena dinilai telah berkhianat pada negara.
Dokter Shakeel Afridi dipecat dengan alasan indisipliner oleh pemerintah di barat laut provinsi Khyber Pakhtunkhwa, lokasi tewasnya Syaikh Usamah dalam serangan klandestin AS bulan Mei tahun lalu. Serangan ini kontan diklaim Pakistan sebagai bentuk penghinaan Washington terhadap negaranya.
"Pemerintah Khyber Pakhtunkhwa telah mengeluarkan pemberitahuan mengenai pemberhentian Dr Shakeel Afridi," kata sekretaris kesehatan provinsi, Ashfaq Khan, kepada AFP.
Tujuh belas petugas medis lainnya -yang bekerja pada program vaksinasi palsu yang diselenggarakan oleh CIA dalam upaya untuk mengkonfirmasi keberadaaan pemimpin nomor wahid Al Qaeda yang tinggal di kota Abbottabad- telah dipecat dari jabatan mereka, tambahnya.
Lima belas pekerja kesehatan perempuan telah dipecat Agustus lalu, dan seorang dokter perempuan dan seorang asisten koordinator dipecat pada tanggal 17 Maret, tambah Khan kepada AFP.
Afridi, yang bekerja selama bertahun-tahun sebagai dokter bedah pemerintah di distrik Khyber, ada dalam tahanan polisi dan tengah menghadapi penyelidikan atas serangan terhadap Syaikh Usamah. Ia dituntut ke meja hijau karena telah melakukan pengkhianatan.
Para pejabat Pakistan percaya Afridi mungkin telah mengetahui tentang keberadaan Syaikh Usamah bin Laden di Abbottabad dan berbagi informasi dengan agen intelijen AS.
Pada bulan Januari, Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, mengkonfirmasi Afridi telah bekerja untuk intelijen AS dengan mengumpulkan DNA untuk memverifikasi keberadaan Syaikh Usamah, dan menyatakan keprihatinan tentang perlakuan Pakistan pada dirinya.
"Dia tidak berkhianat terhadap Pakistan," kata Panetta pada statsiun televisi CBS. (althaf/arrahmah.com)


ResistNews - Laporan dari provinsi Kapisa pada Kamis (29/3/2012) mengindikasikan bahwa Mujahidin Imarah Islam Afghanistan telah berhasil menembak jatuh satu pesawat mata-mata AS tak berawak. Pesawat tersebut terjatuh di distrik Tagab, pada Kamis pagi dan mengalami kerusakan parah.
Dalam laporan lain, Mujahidin menyerang sebuah markas polisi boneka di distrik Dawlat Shah, provinsi Laghman dengan roket, mortir dan senapan mesin kemarin malam.  Target serangan berada di bawah serangan Mujahidin selama beberapa jam, menyebabkan kerusakan parah dan kerugian besar bagi musuh.
Ghulam Muhammad, seorang agen intelijen boneka yang bekerja untuk AS tewas kemarin malam dalam serangan gerilya di distrik Qarghaye, provinsi Laghman.
Sedikitnya dua tentara penjajah AS tewas dan seorang lainnya terluka dalam serangan bom ranjau yang menghantam tank musuh di distrik Dawlat Shah, provinsi Laghman, ujar pejabat Mujahidin pada Kamis (29/3).
Mujahidin Imarah Islam Afghanistan terlibat pertempuran dengan tentara penjajah dan boneka mereka di distrik Baraki Barak, provinsi Logar.  Tidak dilaporkan kerugian yang dialami musuh.
Dua tentara penjajah tewas dan beberapa lainnya terluka ketika bom tepi jalan meledak menghantam tank musuh di distrik Pachir Wa Agam, provinsi Nangarhar.
Ledakan bom ranjau juga terjadi di dekat ibukota provinsi Paktia pada Kamis (29/3), menewaskan dan melukai dua tentara boneka Afghanistan.
Laporan dari provinsi Kunar menyatakan bahwa seorang tentara boneka tewas dan seorang lainnya terluka dalam serangan bom di distrik Charkh, provinsi Kunar pada Kamis(29/3).
Tiga tentara musuh tewas dan seorang terluka ketika Mujahidin menyerang konvoy kendaraan suplai musuh dengan meledakkan bom ranjau di distrik Andar, provinsi Ghazni.  Satu kendaraan yang membawa kebutuhan tentara musuh hancur dalam serangan tersebut.
Setidaknya empat polisi boneka Afghan tewas ketika kendaraan mereka dihantam ledakan bom ranjau di distrik Bati Kot, provinsi Nangarhar. (haninmazaya/arrahmah.com)

ResistNews - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengklaim harga kebutuhan pokok terkait rencana kenaikan harga BBM tak terlalu banyak berpengaruh pada fluktuasi harga. Kenaikan harga kebutuhan pokok masih dibawah 5% atau dalam batas kenaikan yang normal.

Menurut Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo mengatakan walaupun ada rencana kenaikan harga BBM, fluktuasi harga barang-barang tak signifikan. "Untuk pasar domestik tidak ada gejolak harga, kalaupun ada itu di bawah 5%," katanya dalam acara konferensi pers di kantornya, Jl Ridwan Rais,Jakarta,Jumat (30/3/2012)

Menurutnya kenakan harga bahan pokok saat ini masih dalam rentang kenaikan harga 2-3%, antaralain beras mengalami kenaikan 0,3%. Sementara itu gula pasir, daging sapi, daging ayam, kenakan harganya tak melebihi 5%, termasuk minyak goreng dalam kemasan.

"Kalau kenaikan di bawah 5%, itu fluktuasi biasa, itu hal biasa, tidak hanya sekarang saat ada rencana kenaikan harga BBM," katanya.

Gunaryo mencontohkan misalnya harga beras di Pasar Cipinang hanya naik Rp 107 per Kg dari harga normal. Hal ini disebabkan oleh faktor distribusi khususnya di Jawa Barat.

"Kalaupun terjadi kenaikan itu tidak terlalu besar karena pengaruh transport pun tidak terlalu besar," katanya.

Ia menegaskan kenaikan harga BBM lazimnya akan mempengaruhi kenaikan ongkos transportasi. Namun ia menegaskan untuk sektor perdagangan bahan pokok, pengaruhnya dirasakan tidak terlalu besar. (zul/hen/dtk)
Powered by Blogger.