Archive by date

Laskar #IndonesiaTanpaJIL #SoloMovement 'njajah' CFD Slamet Riyadi, Ahad 26 Sept 2012 mensosialisasikan Bahaya JIL 01

item-thumbnail

loading...
Read more »

Biadab, milisi Syiah Shabihah menyembelih warga sipil muslim dengan bayonet dan melindas mereka dengan truk militer

item-thumbnail
Milisi Syiah Shabihah kembali menampilkan atraksi kebiadaban mereka. Mereka menangkapi warga sipil muslim sunni di desa Arthuz Jadidah, propinsi Damaskus pada Kamis (18/10). Setelah puas menyiksa dan menyembelih para sandera dengan bayonet, milisi Shabihah melindas jenazah mereka dengan truk militer.
Kebiadaban milisi Syiah Shabihah ini bukanlah kejadian pertama kalinya di propinsi Damaskus. Pembantaian dengan cara-cara sangat tidak manusiawi terhadap warga sipil muslim sunni menjadi hobi baru mereka. Apalagi militer rezim Suriah dan milisi Syiah Shabihah terus menerus mendapat pukulan mematikan dari mujahidin Islam dan FSA.
Desa Arthuz Jadidah hanya berjarak beberapa kilometer dari kediaman mufti rezim Suriah, syaikh Ahmad Hassun dan ulama pro rezim Suriah, syaikh Muhammad Sa'id Ramadhan Al-Buthi. Para aktivis kemanusiaan dan revolusi Suriah mengecam keras sikap syaikh Al-Buthi yang masih setia membela rezim Asad meski pembantaian terhadap kaum muslimin sunni terjadi di depan hidungnya. (arrahmah.com)
loading...
Read more »

Komandan Garda Revolusi: Iran Siap Serang Balik Israel

Resistnews
Teheran, (Analisa). Israel ‘dipastikan’ mendapatkan balasan hebat dari Iran jika negara Yahudi itu menyerang lokasi-lokasi nuklir Iran, demikian dikeluarkan komandan Garda Revolusi Iran, Kamis (18/10).
Ucapan Jenderal Hossein Salami tampaknya sebagai bagian upaya Iran untuk menunjukkan setiap serangan terhadap Teheran bisa memicu konflik regional, termasuk menyeret kelompok militan Libanon Hizbullah, sahabat Iran di perbatasan Israel.

Dugaan program nuklir Iran menjadi prioritas agenda internasional dan tekanan terhadap Teheran meningkat.

Israel mengancam akan menyerang fasilitas-fasilitas nuklir Iran jika Teheran tidak menghentikah pengayaan uranium, proses yang bisa mendorong bagi pengembangan senjata atom.

Barat dan sekutu-sekutunya khawatir ambisi Iran menutupi kedok dalam upayanya untuk melanjutkan pembuatan senjata nuklir. Namun Teheran tetap menyangkal tuduhan itu.

Salami dikutip kantor berita setengah resmi ISNA mengatakan, Iran siap menghadapi "perang global."

Sementara itu, Amerika Serikat dan Israel siap melakukan pelatihan terbesar pertahanan udara bilateral, dengan tujuan meningkatkan pertahanan rudal Israel

Lebih 1.000 tentara Amerika akan digelar dalam beberapa pekan ke depan bersama rekan mereka dari Angkatan Darat Israel di lokasi pertahanan udara dan radar yang tersebar di seluruh Israel dan lepas pantai dalam pelatihan yang diberi nama "Austere Challenge 12", kata Let.Jen. Craig Franklin, panglima pertahanan regional bagi Komando AS di Eropa (EUCOM), kepada wartawn. Ia berbicara melalui telefon dari satu pangkalan udara di Jerman.

Pada konferensi pers tersebut, Franklin dan Brig.Jen Nitzan Nuriel dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tak bersedia menyebutkan tanggal pasti bagi pelatihan itu, yang keenam, karena alasan keamanan.
loading...
Read more »

RIWAYAT AT-TUBANI (TAFSIR PENDIDIKAN DALAM AL-QURAN)

item-thumbnail

1. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
2. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.
3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus.
Pendidikan Islam menakankan akan pentingnya kesadaran diri. Kesadaran akan banyanya nikmat yang telah dinikmati oleh manusia. Semua nikmat tresebut bersal dari Allah SWT. kaitannya dengan dunia pendidikan adalah bagaimana pendidikan Islam member pemahaman, kesadaran kepada peserta didik untuk menyadari bahwa semua nikmat yang diperolehnya berasal dari Allah.
Pendidikan Islam hendaknya mampu mendidik peserta didik yang mempunyai karakter syukur atas semua nikmta Allah. Karakter syukur tersebut merupakan ejawantah dari kesadaran bahaw semua nikmat yang diterima oleh peserta didik adalah dari Allah. Dengan demikian pendidikan Islam tidak dapat lepas dari upaya mendidik peserta didik berkarakter syukur, mempunyai sikap mau berterima kasih.
Tidak itu saja pendidikan hendaknya mampu mewujudkan karakter syukur tersebut dalam bentuk yang lebih luas, yaitu dibuktikan dengan menunaikan ibadah salat. Peserat didik mampu mendirikan salat dengan kesadarannya sendiri, bukan dipkasa, di sisilah letak peran pentiung pendidikan Islam, yaitu bagaimana mendidik peserta didik mampau mendirikan salat sebagai bagian dari karakter syukur kepada Allah atassemua nikmat yang telah diterimanya.
Pendidikan islam yang tidak mampu mengarahkan, menggerakan peserta didik untuk mendirikan salat dengan baik, maka pendidikan Ilsma belum berhasil, pendidikan belum dilakukan dengan baik. Untuk itu satu diantra sekian banyak karakteristik keberhasilan pendidikan islam adalah peserat didik mampu mendirikan salat dengan baik dan benar tanpa ada paksaan dan keterpaksaan.
Artinya adalah peserta didik mendirikan salat karena Allah semata, bukan karena ingin nilai yang tinggi, tetapi karena Allah semata. Jika peserat didik telah mendirikan salat karena Allah, maka pendidikan Islam dikatakan berhasil. Dengan adanya salat yang didirikan karena Allah akan timbul kesadaran untuk selalu mengabdi kepada Allah dan selalu bersyukur kepada Allah. Untuk mewujudkan keikhlasan dan pengabdian secara tulus membutuhakn pengorbana, pengorbanan peserta didik, baik dengan harta benda, ternak maupun korban perasaan, korban waktu, tenaga dan korban lainnya dalam upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Korban yang dilakukan peserta didik merupkana bagain penting dari upaya peserta didik memperoleh nikmat yang lebih banyak lagi.
Kalau ada pihak lain yang membenci sikap peserat didik yang taat beribadah, taat mengerjakan salat, maka orang yang membenci tersebut akan mendapatkan hukuman dari Allah, balasan tersebut adalah terputusnya nikmat yang diterimanya. Hal ini member kesan bahwa peserat didik yang komitmen dengan agamanya banyak mengalami tantangan, banyk orang yang membencinya, akan tetapi tantangan tersebut justru akan menmabh kekuatan peserta didik yang taat tresebut menuju Allah, meskipun berbagai hambatan menghadangnya.
loading...
Read more »

Presiden Rusia larang pemakaian jilbab di sekolah

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan akan melarang pemakaian jilbab bagi setiap siswi di setiap sekolah. Pernyataan Putin ini memicu berbagai reaksi.

Surat kabar the Huffington Post melaporkan, Kamis (18/10), pernyataan Putin itu menyusul insiden di selatan Rusia, awal pekan ini. Saat itu kepala sekolah melarang siswinya masuk sekolah karena memakai jilbab. Keluarga mereka kemudian memprotes tindakan itu dan mengatakan anak mereka merasa terancam.

Putin menegaskan pelarangan pemakaian jilbab di setiap sekolah karena Rusia bukanlah negara agama dan pemerintah Rusia harus mengimplementasikan kondisi yang sama bagi setiap warga. "Kita memiliki negara sekular dan kita harus menerapkan hal itu," kata Putin.

Namun, Putin meminta agar warga Rusia tetap tenang terkait hal ini sehingga tidak menimbulkan perselisihan. Dia mengatakan pemerintah sudah seharusnya memperlihatkan rasa hormat kepada semua penganut kepercayaan.

Di beberapa negara isu larangan pemakaian jilbab juga menjadi isu diperdebatkan. Bulan ini polisi Azerbaijan bentrok dengan warga yang memprotes pelarangan pemakaian jilbab di sekolah di beberapa negara muslim bekas pecahan Uni Soviet itu.

Pemakaian jilbab atau kerudung di tempat umum telah dilarang di Prancis dan Belgia. Penerapan itu juga diberlakukan di beberapa kota di Spanyol dan tempat lainnya di Eropa.

Putin mengatakan Rusia harus belajar dari keputusan negara-negara seperti Prancis dan Belgia. "Kita harus bisa melihat isu ini dapat diselesaikan oleh negara tetangga kita di Eropa dan itu semua bisa teratasi," ucapnya.

Sedikitnya ada 20 juta warga muslim menetap di Rusia. Banyak di antara mereka tinggal di areal pegunungan di sebelah utara Kaukasus. (merdeka.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

Kebobrokan Demokrasi, ketidakadilan, dan penindasan terhadap umat Islam akar masalah Poso

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Mantan Ketua Divisi Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Ustadz fauzan Al Anshori mengatakan persoalan Poso yang kerap kali memanas bukanlah terjadi dengan sendirinya, ada latar belakang sejarah yang mempengaruhi rentetan peristiwa disana.
"Saya sudah nulis buku Tragedi Poso pasca pembantaian poso 2000, akar masalahnya ya berawal dari pilkada Poso lalu masuk unsur SARA, dan terjadilah bentrokan yang mengkristal menjadi Islam versus kristen," Katanya kepada arrahmah.com, Jakarta, Jum'at (19/10).
Lanjutnya, Para mujahidin pun masuk poso karena membantu umat Islam yang dibantai pihak kristen. Lalu, setelah ada perjanjian damai, 3 orang dari pihak kristen dihukum mati sebagai barter dengan 3 mujahid yang dieksekusi pasca bom Bali.
"Sayangnya penegakan hukum sampai sekarang belum tuntas sehingga menyisakan dendam kesumat dari semua pihak yang setiap saat bisa meledak. Jadi, biang keladinya ya pilkada demokrasi itulah yang memecah belah bangsa ini," ucap ustadz Fauzan.
Pembantaian yang dilakukan oleh kelompok kristen kepada Umat Islam dilakukan oleh laskar-laskar terlatih secara militer. Disinilah menurut ustadz fauzan letak diskriminasi yang dialami oleh umat Islam.
"Semua juga mengadakan pelatihan, bedanya kalau yang melakukan umat Islam dikenakan UU teroris. Tapi, kalau orang-orang kafir tidak diapa-apakan,"jelasnya.
"RMS dan OPM juga ingin mendirikan negara sendiri, tapi mereka tidak disebut teroris kan? coba kalau mau mendirikan negara Islam, pasti ditangkap densus! " tambahnya.
Sambung ustadz Fauzan, ada 16 tokoh intelektual (die hard) kristen yang menjadikan pilkada sebagai upaya etnic cleansing atau genosida secara diam-diam, tetapi sampai sekarang mereka untouchable (tidak tersentuh) dan tetap menjabat, sedangkan orang-orang lapangan termasuk 3 orang yang dihukum mati itu cuma pion saja, tidak adanya keadilan inilah membuat sulit menyelesaikan masalah dengan tuntas.
"Sehingga sampai sekarang keadilan hukum belum dirasakan oleh umat Islam. Makanya, densus 88 dijadikan alat untuk mengejar para mujahidin Poso sampai akar-akarnya. Itulah yang menyebabkan dendam mujahidin terhadap densus 88," tutupnya. (arrahmah.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

Fauzan Al Anshori: Demokrasi izinkan Homoseksual eksis, tapi tidak untuk syariat Islam

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Pencalonan aktifis Gay, Dede utomo sebagai Komisoner Komnas HAM dinilai Mantan Divisi Data dan Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Ustadz Fauzan Al Anshori bukanlah hal yang aneh dialam demokrasi, mengingat demokrasi memang memberi ruang untuk apapun masuk ke dalamnya.
"Dede Utomo  mau nyalon jadi komisioner Ham, ya secara demokrasi kan sah-sah saja. Karena demokrasi memang menghalalkan segala cara, kecuali menerapkan hukum Islam," Katanya kepada arrahmah.com, Jakarta, Jumat (19/10).
Untuk itu, ia menghimbau Umat Islam harus memahami dengan faham demokrasi terkait hakikat dan akibat yang ditimbulkannya.
"Jadi, umat Islam harus paham dampak menerapkan sistem syirik demokrasi itu, karena inti ajaran demokrasi adalah kedaulatan membuat hukum di tangan parlemen, bukan alquran dan sunnah," ujar ustadz Fauzan.
Sedangkan menurut ustadz Fauzan, Komnas HAM sendiri  merupakan turunan dari ajaran demokrasi, sehingga gay, orang musyrik, dukun, paranormal berhak mencalonkan diri bersaing dengan para kyai yang mau nyalon juga.
"Tapi, yang jelas kalau sudah jadi komnas HAM ya pedomannya HAM PBB, bukan Islam. jadi demokrasi itu bebas untuk berekspresi kecuali mengekspresikan penegakan syariat," tandasnya. (arrahmah.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

Video pertempuran 4 mujahid Jabhah Nushrah menaklukkan gedung Markas Besar Tentara Nasional di Damaskus

item-thumbnail
Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha' akhirnya merilis video operasi spesial dan heroik menaklukkan Markas Besar Tentara Nasional Suriah di jantung ibukota Damaskus. Video Bidayat An-Nihayah # 2 (Awal berakhirnya [rezim Nushairiyah Suriah] bagian 2) itu diberi judul Ghazwatu Nasfil Arkan (Serangan meluluh lantakkan Gedung Markas Besar Militer) dan berdurasi 31 menit 35 detik.
Markas Besar Tentara Nasional Suriah di jantung ibukota Damaskus adalah salah satu pihak yang paling bertanggung jawab atas semua operasi militer, kepolisian dan intelijen rezim Suriah di seluruh wilayah Suriah. Ia juga tempat mengantornya ratusan perwira militer dan ribuan tentara rezim, tempat merencanakan strategi, teknik dan taktik operasi militer rezim Suriah terhadap revolusi rakyat muslim Suriah. Gedung Markas Besar Tentara Nasional Suriah di jantung ibukota Damaskus dikelilingi oleh sejumlah markas militer, kepolisian dan intelijen yang penting dan strategis.
Survei lapangan terhadap target
Video diawali dengan kegiatan mujahidin Jabhah Nushrah melakukan survey lapangan terhadap target serangan. Gedung Markas Besar Tentara Nasional Suriah di jantung ibukota Damaskus terletak di depan Umayyah Square. Beberapa puluh meter di sebelah kanannya berdiri kokoh gedung Departemen Pertahanan Suriah. Sekitar dua ratusan meter di sebelah tenggara darinya berdiri kokoh gedung Asrama Perwira Militer.
Sekitar seratus meter di sebelah kiri Gedung Markas Besar Tentara Nasional Suriah berdiri tegak gedung stasiun TV Nasional Suriah dan Radio Nasional Suriah, dipisahkan oleh jalan raya. Sekitar dua ratus meter ke arah selatan dari gedung TV dan Radio Nasional berdiri kokoh gedung Markas Keamanan Kriminal. Dan hanya sekitar dua ratus meter di sebelah barat dari gedung Markas Keamanan Kriminal berdiri kokoh gedung markas kesatuan-kesatuan keamanan lainnya.
Latihan militer bagi regu mujahid calon pelaku serangan syahid

Para mujahidin Jabhah Nushrah yang akan melaksanakan serangan terhadap gedung Markas Besar Tentara Nasional Suriah menjalani latihan yang serius dan keras. Latihan fisik di jalanan dan lahan pertanian mereka lahap dengan tekun. Pembinaan iman dan penguatan mental mereka jalani. Pun latihan militer dengan menggunakan beragam senjata, latihan menyerbu ke dalam gedung dan latihan mundur dari medan pertempuran. Video juga mengabadikan persiapan terakhir saat bom dirangkai dan dimasukkan dalam mobil, serta wawancara terhadap para mujahid yang akan melakukan serangan.
Pesan-pesan terakhir para mujahid pelaku serangan
Sebelum berangkat melakukan operasi serangan heroik tersebut, keempat mujahid Jabhah Nushrah menyampaikan wasiat terakhir mereka kepada kaum muslimin dan rezim Nushairiyah Suriah.
1. Abu Mush'ab Asy-Syami dalam wasiat terakhirnya mengatakan:
"Adapun kalian wahai orang-orang Nushariyah, Rafidhah yang pendengki! Kami selamanya tidak akan pernah tinggal diam selama jantung kami masih berdetak, selama darah masih mengalir dalam tubuh kami. Kami tidak akan pernah tinggal diam, kami tidak akan pernah tinggal diam, wahai orang-orang Nushariyah, Rafidhah yang pendengki! Kami telah memutuskan untuk mengajukan permasalahan ini dengan warna baru, yaitu warna darah, dengan air baru, yaitu air kemuliaan, dan dengan tekad orang yang bertekad untuk meraih surga."
2. Abu Hafsh Asy-Syami dalam wasiat terakhirnya berkata:
"Ini adalah pesan saya kepada orang-orang Nushairiyah para pendengki dan milisi Syiah  Shabihah. (Pada waktu-waktu yang lalu) Kami telah mendatangi kalian dengan mobil-mobil penuh bom uuntuk meledakkan isi perut kalian, dengan para sniper untuk mencabut jantung kalian, dan dengan tubuh-tubuh kami untuk memotong-motong anggota badan kalian. Maka tunggulah kami, karena kami akan mendatangi kalian! Demi Allah Yang tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia, sesungguhnya kami adalah sebuah umat yang mencintai kematian sebagaimana kalian mencintai kehidupan. Kami tidak berangkat (dalam operasi serangan ini) kecuali untuk menolong agama Islam ini, menegakkan panji Laa Ilaha Illallahu Muhammad Rasulullah dan menerapkan syariat Allah di muka bumi."
Dari atas mobil penuh bahan peledak mujahid yang membawa mobil pertama dan meledakkannya di sisi luar gedung Mabes Tentara Nasional Suriah ini tidak lupa menghasung semangat umat Islam untuk membela Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salam yang dinistakan oleh film anti-Islam (Innocence of Muslims).
Kepada orang-orang muslim namun tidak membela Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa salam, mujahid ini mengingatkan, "Saya katakan kepada mereka bahwa demi Allah, mereka akan dimintai pertanggung jawaban pada hari kiamat. Maka mereka tidak akan menemukan jawaban untuk mereka sampaikan kepada Allah dan Rasul-Nya, karena Rasulullah telah dihinakan dengan ucapan-ucapan dan karikatur-karikatur, namun mereka tidak bergerak (untuk membela beliau)."
3. Abu Khalid Asy-Syami dalam wasiat terakhirnya berkata:
"Adapun kalian para musuh Allah, hai orang-orang Nushairiyah dan orang-orang Rafidhah yang murtad, atas kalian laknat Allah, malaikat dan seluruh manusia. Bergembiralah kalian dengan kabar buruk yang akan mendatangi kalian! Bergembiralah kalian dengan pembunuhan! Bergembiralah kalian dengan pembunuhan! Bergembiralah kalian dengan pembunuhan! Bergembiralah kalian dengan pembunuhan, pengusiran dan pembalasan! Demi Allah, dalam membunuh kalian, kami tidak takut celaan orang-orang yang mencela. Beritanya bukanlah hal yang akan kalian dengar, melainkan apa yang akan kalian lihat, insya Allah. Ya Allah, berilah kami taufiq dan ketepatan! Ya Allah, berilah kami taufiq dan ketepatan!"
4. Abu Muhannad Asy-Syami dalam wasiat terakhirnya mengatakan:
"Kesyahidan adalah pohon yang ditanam dalam dada seorang mujahid, pohon itu tumbuh dan berkembang dengan matang, sehingga jika telah berbuah dan tiba saatnya untuk memanen, maka Allah akan mengizinkan kepadanya sehingga ia menjadi orang yang syahid dan berbahagia dalam lindungan Ar-Rahman."
Tentang sebab keikut sertaannya dalam operasi serangan ini, ia mengatakan, "Sesungguhnya saya melakukan amalan ini, dengan meletakkan tujuanku adalah meninggikan kalimat Laa Ilaaha Illallahu, Yang Maha Suci, Maha Agung urusan-Nya dan Maha Mulia ketetapan-Nya…demi meninggikan panji Laa Ilaaha Illallahu, membela agama Islam ini, membalaskan derita saudara-saudaraku kaum muslimin yang ditindas dan sebagai balasan atas kejahatan-kejahatan yang berulang kali ditujukan kepada sosok Nabi kita, Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam, di berbagai penjuru dunia."
Proses pelaksanaan serangan  
Empat orang mujahid Jabhah Nushrah berhasil menaklukkan Markas Besar Tentara Nasional Suriah di jantung ibukota Damaskus pada Rabu (26/9/2012). Serangan heroik mereka telah mempermalukan militer rezim Nushairiyah Suriah yang didukung oleh para penasehat militer komunis Rusia, pasukan khusus brigade Al-Quds rezim Syiah Iran dan ribuan milisi Syiah Hizbullah Lebanon.
Serangan heroik itu dilakukan dalam dua tahapan:
1. Bom syahid dengan mobil pertama
Pada pagi hari Rabu tanggal 10 Dzulqa'dah 1433 H bertepatan dengan 26 September 2012 M jam 07.00 pagi, sang ksatria pelaku serangan bom syahid, Abu Muhannad Asy-Syami berhasil membawa mobil bermuatan penuh bom ke arah yang sejajar dengan tembok pagar gedung Markas Besar Tentara Nasional dari arah selatan.
Saat ia telah mencapai titik terdekat yang tepat dengan bagian tengah tembok pagar bangunan, ia meledakkan dirinya sehingga mengakibatkan kehancuran hebat di bagian gedung Markas Besar dari arah tersebut. Ledakan berkekuatan dahsyat itu mencapai bagian dalam gedung, menewaskan banyak tentara, melukai banyak tentara lainnya dan menimbulkan kepanikan serta ketakutan luar biasa terhadap tentara yang lolos dari ledakan.
2. Bom mobil kedua dan regu kecil penyerbu ke dalam gedung
Sebuah mobil kedua yang juga penuh bom mengangkut regu penyerbu berkekuatan tiga orang mujahid Jabhah Nushrah pelaku serangan syahid; Abu Hafsh Asy-Syami, Abu Khalid Asy-Syami dan Abu Mush'ab Asy-Syami. Mobil itu meluncur ke pintu gerbang utama Markas Besar Tentara Nasional Suriah. Suasana kacau di kompleks gedung dimanfaatkan oleh ketiga orang tersebut untuk memerintahkan para tentara yang piket di pintu gerbang untuk membuka pintu gerbang.
Para tentara tersebut mengira ketiga orang itu adalah para perwira tinggi yang bertanggung jawab atas keamanan Markas Besar. Mereka meyakini hal itu setelah melihat ketiga orang itu memakai seragam tentara yang sama dengan seragam yang mereka kenakan. Para tentara yang piket segera membuka pintu gerbang, maka mobil dan ketiga mujahid tersebut masuk ke dalam halaman gedung.
Ketiga mujahid itu lantas menembak mati setiap tentara di depan mereka dan mereka mulai menyerbu masuk ke dalam gedung Markas Besar Tentara. Mereka menguasai lantai pertama gedung tersebut, dengan karunia dan pertolongan Allah semata, menembak mati setiap tentara dan perwira yang mereka temui dan kemudian membakar bagian dalam lantai satu gedung. Mereka lantas meledakkan mobil penuh bom yang mereka parkir di pintu gerbang utama dengan remote control dari kejauhan. Akibatnya ledakan keras dan api melahap bagian depan gedung. Kebakaran di bagian depan gedung berlanjut sampai jam 16.00 sore, bahkan setelahnya.
Ketiga mujahid itu kemudian naik ke lantai dua gedung untuk menguasai lantai dua. Mereka menembak mati setiap tentara dan perwira yang mereka temukan, kemudian mereka membakar ruangan lantai dua gedung.
Setelah itu mereka naik ke lantai tiga dan bertahan di lantai paling atas gedung tersebut, setelah mereka menembak mati semua tentara dalam lantai itu dan para tentara yang berjaga di halaman gedung. Mereka mulai menahan gempuran sengit pasukan rezim Bashar Asad yang berbondong-bondong datang sebagai bala bantuan bagi pasukan di Mabes itu.
Ketiga mujahid itu bertahan dalam lantai paling atas gedung dengan menggunakan DShk, roket RPG, senapan mesin dan senapan serbu. Pertempuran sengit berlangsung selama tiga jam penuh, antara sebuah pasukan dengan persenjataan dan amunis lengkap  melawan tiga orang mujahid saja! Ya, hanya empat orang mujahid Jabhah Nushrah saja. Namun sungguh jauh perbedaan antara orang-orang yang berperang di jalan thaghut dan orang-orang yang berperang di jalan Allah ta'ala. Pertempuran itu baru berhenti saat masing-masing mujahid berpulang kepada rahmat Allah, semoga Allah menerima mereka dalam barisan para syuhada'.
Komunikasi komandan mujahidin dengan ketiga mujahid dalam gedung Mabes
Hal baru yang sangat mengesankan dalam video ini adalah komunikasi via HP antara ketiga mujahid yang telah bertempur dan bertahan dalam gedung Mabes dengan komandan mujahidin Jabhah Nushrah yang mengepalai operasi heroik tersebut.
Komandan mujahidin meminta ketiga mujahid dalam gedung Mabes untuk menceritakan setiap perkembangan mereka dalam gedung tersebut. Abu Khalid Asy-Syami mulai menceritakan peristiwa sejak mereka bertiga sampai di pintu gerbang gedung sampai mereka berhasil mencapai lantai tiga gedung.
"Mereka sangat pengecut dan penakut. Begitu kami memerintahkan mereka untuk membuka pintu gerbang, maka tentara yang berjaga langsung membukakan pintu untuk kami. Mobil bisa kami bawa masuk ke halaman gedung dengan mudah, segala puji bagi Allah semata, "kata Abu Khalid Asy-Syami via HP.
Saat mobil yang diparkir di halaman gedung mereka ledakkan dengan remote control dari dalam gedung Mabes dan mereka berhasil membakar ruangan-runganan dan kantor-kantor dalam lantai satu dan dua gedung Mabes, ketiga mujahid itu masih menjalin kontak dan memberitahukan setiap perkembangan kepada komandan mujahidin.
Abu Hafsh Asy-Syami dan Abu Khalid Asy-Syami melaporkan dari dalam gedung bahwa jumlah perwira militer dan tentara yang telah mereka tembak mati di lantai satu, dua dan tiga gedung Mabes berjumlah lebih dari seratus orang. Setiap lantai gedung terdiri dari sekitar 26 ruangan dan kantor. Ketiga mujahid itu membakar semua dokumen dan berkas serta isi setiap ruangan dan kantor. Kebakaran melahap seluruh isi lantai satu, dua dan tiga gedung mabes.
"Ada banyak peta, berkas, dokumen dan program-program. Al-hamdulillah, kami telah membakar semuanya sampai ludes." Lapor Abu Hafsh Asy-Syami via HP.
Ketika ruangan-ruangan dan kantor-kantor di lantai empat mulai mereka bakar, dan baku tembak dengan pasukan rezim Suriah semakin gencar, Abu Mush'ab Asy-Syami mulai memberikan laporan kepada komandan Jabhah Nushrah. Ketiga mujahid itu merasakan pertolongan, ketenangan dan kedamaian dari Allah menghadapi gencarnya hujan peluru pasukan rezim Suriah.
"Wahai syaikh, saya bersumpah dengan nama Allah, kami merasakan ketenangan dan kedamaian. Tidak ada kekhawatiran apapun. Alhamdulillh rabbil 'alamin. Allah meneguhkan kami, wahai syaikh."
"Allahu akbar. Walhamdu lillah. Allahu akbar. Kami berdoa semoga tempat kembali kalian adalah surga bersama para nabi, shiddiqin, syuhada' dan shalihin."jawab komandan via HP.
"Bagaimana suasana pertempuran?" tanya komandan lagi.
"Al-hamdulillah, setiap kali mereka mencoba merangsek maju, kami habisi mereka, "jawab Abu Mush'ab Asy-Syami.
Sebelum kesyahidannya, ketiga mujahid itu sempat ditanya oleh komandan mujahidin Jabhah Nushrah. "Nanti media massa rezim yang batil, rezim Nushairiyah akan menuduh kalian membunuh warga sipil yang tidak berdosa?"
"Demi Allah, wahai syaikh, tidak ada yang kami bunuh selain tentara. Al-hamdulillah kami hanya menembak mati para perwira dan tentara. Al-hamdulillah, kami juga melihat pegawai-pegawai perempuan di gedung yang lain (dalam kompleks Mabes), namun kami tidak menembak mereka sama sekali. Kami tidak membunuh seorang pun dari para pegawai sipil, al-hamdulillah." Jawab Abu Hafsh Asy-Syami.
Tembakan semakin gencar terdengar. Ketiga mujahid lantas memberikan wasiat terakhir mereka kepada kaum muslimin. Kembali tembakan gencar terdengar. Setelah itu komunikasi ketiga mujahid di lantai empat gedung Mabes dengan komandan mujahidin terputus.
Hasil pertempuran
Ketiga mujahidin Jabhah Nushrah di lantai empat gedung Markas Besar akhirnya meraih syahid, insya Allah. Namun rezim Suriah harus mengerahkan ribuan tentara dan terlibat pertempuran dahsyat dengan persenjataan ringan, menengah dan berat untuk merebut kembali gedung tersebut.
Baku tembak telah berlangsung lebih dari tiga jam. Namun ribuan tentara rezim Suriah begitu penakut dan pengecutnya sampai-sampai mereka tidak berani menyerbu ke dalam gedung. Mereka menghujani markas mereka sendiri dengan roket RPG dan senapan mesin berat, sehingga kerusakan gedung tersebut semakin parah. Kobaran api semakin besar membakar ruangan-ruangan dan kantor-kantor dalam gedung.
Suara reporter stasiun TV Syiah Al-Manar yang menyertai ribuan tentara rezim Suriah nampak jelas bergetar karena ketakutan luar biasa. "Kami saat ini berada di lantai tiga gedung, semuanya terbakar. Pasukan telah menaklukklan lantai satu dan dua, dan kini sedang mencoba untuk merebut lantai empat." kata reporter itu.
Dunia internasional mampu melihat bagaimana empat orang mujahid Islam lewat serangan heroik itu mampu mempecundangi kekuatan militer hebat Suriah, Rusia dan Iran di jantung kekuasaan mereka di Damaskus. Sebuah pasukan nasional terpaksa harus mengakui kehebatan tiga orang mujahid yang menduduki gedung Mabes mereka dan memaksa mereka berjuang sangat keras untuk merebutnya kembali. Seakan-akan para mujahid itulah pemilik gedung Mabes empat lantai itu.
*** 

Link download
Kwalitas sangat tinggi
ً486,83 MB4

Kwalitas tinggi
190,72 MB

Kwalitas mobile
76,12 MB\

 Live streaming



loading...
Read more »

Demonstrasi Protes Penangkapan Ulama dan Aktivis Islam Tgl 19 Oktober 2012 di Mabes Polri

item-thumbnail
Demonstrasi Protes Penangkapan Ulama dan Aktivis Islam :
Hentikan Kezhaliman dan Bebaskan Mereka yang Ditawan!
Kezhaliman demi kezhaliman aparat kepolisian terus dipertontonkan kepada kaum muslimin, dengan ujung tombaknya aksi-aksi dramatis Densus 88. Penangkapan, penculikan, penyiksaan bahkan pembunuhan dengan cara penembakan sedemikian vulgarnya mereka lakukan. Sebegitu tak berharganya kah kehormatan dan nyawa seorang muslim di negeri ini?
Yang berlalu telah berlalu, dan takkan dapat kembali lagi. Biarlah sejarah mencatatnya menjadi abadi, agar anak cucu kita menjadi saksi.
Entah sudah berapa banyak orang-orang tak bersenjata di dor sampai mati, sementara kelompok teroris bersenjata seperti OPM (Organisasi Papua Merdeka) dan RMS (Republik Maluku Selatan) dengan gagahnya melenggak kesana kemari.
Mengapa hanya yang agamanya Islam yang disebut teroris, sementara OPM dan RMS disebut separatis (tidak disebut teroris)? Mengapa hanya ummat islam yang dijadikan sasaran tembak deradikalisasi, sementara kelompok diluar islam justru dibiarkan semakin menunjukkan radikalisasi?
Tengoklah penjara-penjara di Indonesia, telah ratusan putra-putri terbaik ummat ini dijebloskan ke dalamnya. Tidaklah itu menimpa mereka, kecuali karena mengatakan “Robb kami adalah Allah”.
Mengapa ulama sepuh yang tak terbukti bersalah dituntut hukuman mati? Mengapa orang-orang tak bersalah ditangkapi bahkan ditembak mati? Sedangkan mafia narkoba kelas dunia dan tersangka korupsi kelas kakap diberi grasi.


Atas berbagai kezhaliman inilah, Sharia4Indonesia mengajak ummat islam bangkit untuk menyuarakan kebenaran. Menyerukan bahwa keadilan hanya ada dalam Islam!
Kami nantikan partisipasi dari kaum muslimin sekalian pada demonstrasi bertema Demonstrasi Protes Penangkapan Ulama dan Aktivis Islam : Hentikan Kezhaliman dan Bebaskan Mereka yang Ditawan!. Insya Allah akan dilaksanakan pada:
  • Hari: Jum’at
  • Tanggal: 19 Oktober 2012
  • Waktu: Ba’da sholat jum’at, pukul 13.30-16.00 WIB
  • Tempat: Mabes Polri, Jl. Trunojoyo No. 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Dekat Universitas Al-Azhar / Terminal Blok M)
Kami himbau agar tidak membawa bendera/simbol organisasi manapun, hanya diperkenankan menggunakan bendera/simbol islam, al-liwa’ dan ar-roya’.
Bagi yang ingin berpartisipasi dalam bentuk materi / menginfakkan hartanya bagi acara ini dapat mentransfer ke rekening kami, Bank Muamalat No. 924.6526.648 an Agung Fauzi.
Konfirmasi dan kontak person:
Telp 0878-7192-7118
Email sharia4indonesia@gmail.com
Web www.sharia4indonesia.com
loading...
Read more »

Mimbar Intelektual Muslimah " Memaknai & Mengkritisi Hari Sumpah Pemuda untuk Kebangkitan Umat "

item-thumbnail


Kami mengundang akhwatifillah untuk datang pada

Hari : Minggu, 21 Oktober 2012
pkl : 08.00 - 12.00 wib
di Masjid Darul Hikmah Polines Tembalang - Semarang
with ustadah Ayu Maylani

FREE (snack & ilmu)

CP. 085641726758 / 085641832865

by. Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia chapter UNDIP
loading...
Read more »

Tabligh Akbar dengan tema "Bahaya Sihir menurut AL Qur'an dan As Sunnah

item-thumbnail

Tabligh Akbar dengan tema "Bahaya Sihir menurut AL Qur'an dan As Sunnah
pemateri : Ust. Fachri Fachrudin,S.H.I, M.E.I. (pemateri Radio Fajri 99.3 FM)
waktu : Ahad, 21 Oktober 2012
Tempat Masjid Jami' Al Marhamah
jl. Pemda Karadenan No 4 Cibinong Bogor
GRATIS......
CP : (0251) 8149413 DKM Al Marhamah
088809144060 Defry Irawan
loading...
Read more »

Para Hakim Dukung Rencana MA tentang Tes Urine Narkoba

item-thumbnail
Resistnews. Mahkamah Agung (MA) akan memberlakukan tes urine kepada seluruh hakim baik di tingkat pengadilan tinggi dan pengadilan negeri demi mewujudkan hakim yang bebas narkoba. Dengan adanya hal itu, hakim pengadilan negeri siap melaksanakan tes urine tersebut.

Salah satu hakim pengadilan negeri Jakarta Pusat, Bagus Irawan, mengaku siap jika harus dilakukan tes urine. "Kita siap saja jika harus di tes urine, kenapa harus takut?" Ungkap Bagus saat ditemui wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, Kamis (18/10/2012).



Bagus pun rela jika tes urine itu dilakukan secara periodik. Dia sendiri geram akan tercorengnya profesi hakim akibat barang haram narkoba. Bagus menyayangkan sikap hakim Puji yang mengonsumsi narkoba.

"Kita ini merupakan instrumen dalam pemberantasan narkoba, tapi malah rekan kita ikut kena narkoba. Saya sangat prihatin," ujarnya.

"Dites urine 6 bulan sekali, 3 bulan sekali, kita tidak keberatan. Memang idealnya tes urine diberlakukan dalam jangka waktu seperti itu," paparnya.

Senada dengan Bagus, hakim Tipikor Jakarta Sudjatmiko juga siap melaksanakan rencana MA tentang tes Urine. Sudjatmiko berharap dengan diberlakukan tes urine, hal itu bisa membuat profesi hakim bebas narkoba.

"Kita prihatinlah dengan hal itu, tapi kita juga siap jika MA melaksanakan tes urine pada seluruh hakim," tegas majelis Hakim persidangan Angelina Sondakh ini.

Sudjatmiko mengaku miris mendengar temannya terkena narkoba. Hakim Tipikor ini berharap agar kasus serupa tidak lagi menimpa profesi hakim.
loading...
Read more »

Jika Tak Segera Limpahkan Kasus Simulator, Polri Memalukan Presiden

item-thumbnail


"Implikasi yang paling besar (jika tak segera dilimpahkan) adalah memalukan presiden, karena dianggap tidak mampu memegang kendali. Dan kedua, besar kemungkinan deadlock penanganan kasus simulator ini," kata Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (PuKAT) UGM Zainal Arifin Mochtar, usai mengisi diskusi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Menurutnya, sebetulnya tanpa pidato presiden, Undang-undang KPK sudah memungkinkan sebagai landasan agar Polri melimpahkan penanganan kasus simulator SIM ini kepada KPK. Maka soal teknis pelimpahan, sebetulnya jika ada inisiatif baik dari Polri untuk segera melimpahkan, tentu tak akan jadi kendala.

"Mekanisme teknis ya terpaksa memang harus dibuat, tetapi pasal 50 ayat 3 di UU KPK sebetulnya sangat memungkinkan digunakan sebagai landasan (untuk pelimpahan kasus ini). Secara artian ada landasannya, tinggal kemudian disiapkan teknisnya. Tapi orang tidak akan berdebat panjang soal teknis," ujarnya.

Ia menuturkan, yang dikhawatirkan berlarutnya dalam pelimpahan kasus ini jika Polri lagi-lagi kembali pada KUHP bukan UU KPK apalagi istruksi SBY yang disampaikan dalam pidatonya, Senin (8/10) lalu.

"Nah, yang kita khawatirkan kalau polisi melihatnya ke KUHP, emang berbeda aturannya. Sebenarnya ini instruksi yang jelas dari Presiden, tinggal pelaksanaannya. Lagi-lagi ini jika ingin menyelelesaikan problem bukan memperpanjang," tegasnya.

"Ini menjadi seperti saya sampaikan, Presiden selalu gagal mengimplementasikan pernyataannya," kritiknya.

loading...
Read more »

Ditengah huru hara KPK Vs Polri Kami hadir memberikan Solusi mengajak kalian mahasiswa dalam acara DIALOGIKA (Dialog Intelektual Mahasiswa) edisi 3

item-thumbnail

loading...
Read more »

Diskusi "Ketika Media Mainstream Berbicara Dusta, Zine Harus Membungkamnya!" bersama Divan Semesta, seorang kontributor Openmind, Sa'i zine, dan Wake Up! zine. Let's spread the truth, let's make zine!

item-thumbnail
Jika kalian sudah muak dengan pemberitaan media mainstream dan kalian ingin tahu lebih banyak tentang zine, datanglah ke acara kami! Diskusi "Ketika Media Mainstream Berbicara Dusta, Zine Harus Membungkamnya!" bersama Divan Semesta, seorang kontributor Openmind, Sa'i zine, dan Wake Up! zine. Let's spread the truth, let's make zine!
loading...
Read more »

Ekstrimis Yahudi rusak puluhan pohon zaitun dan anggur di Al-Khader

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Ahmad Salah, koordinator Komite Populer di kota al-Khader, selatan Bethlehem, melaporkan bahwa sejumah ekstrimis Yahudi merusak 20 pohon zaitun dan 15 pohon anggur milik penduduk Palestina.
Saleh mengatakan kepada WAFA bahwa pohon-pohon yang dirusak adalah milik Razeq Sbaih.
Kebun milik Razeq berada di dekat pemukiman ilegal "Israel" Efrat, yang dibangun di atas tanah milik warga al-Khader.
Saleh menyatakan bahwa tanah milik Razeq telah berulang kali ditargetkan oleh pemukim ilegal ekstrimis Yahudi dan Razeq telah berulangkali dilarang memasuki tanah miliknya sendiri.  Tentara Zionis mengharuskan dia mendapatkan izin khusus dari militer.
Saleh pun berulang kali mengajukan izin khusus untuk memasuki tanah miliknya, namun aplikasinya ditolak di bahwa klaim "pertimbangan keamanan".
Senin malam puluhan ekstrimis Yahudi bersenjata berkumpul di pintu masuk selatan al-Khader dan menutup jalan #60 yang menghubungkan blok Eztion dengan Yerusalem.  (arrahmah.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

Tegakkan Qanun Syariat Islam, Kepala Dinas syari'at Islam Langsa diancam dibunuh

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs Ibrahim Latif MM, mengaku mendapatkan berbagai ancaman melalui telepon, termasuk pembunuhan. Ibrahim menduga ancaman oleh orang yang belum ia dikenal ini terkait dengan upayanya menegakkan qanun Syariat Islam di Langsa melalui berbagai operasi penertiban.
"Saya terus mendapat ancaman dari berbagai pihak yang tidak senang dengan syariat Islam. Saya diancam, diteror, bahkan diancam dibunuh," kata Ibrahim Latif melalui telepon seperti dilansir Suara Islam Online, Selasa sore (16/10/2012).
Acaman dari penelpon gelap itu, lanjut Ibrahim Latif, berkaitan dengan operasi pembubaran pertunjukan keyboard pada Sabtu (13/10) malam, di Gampong Seulalah, Kecamatan Langsa Lama. "Karena akibat keyboard akan ada khamar, khalwat, maka saya bubarkan," jelasnya.
Operasi penegakan qanun syariat sendiri sebenarnya dilakukan oleh tim gabungan Dinas Syariat Islam dan WH, Satuan Polres Langsa serta Kodim 0104/Aceh Timur.
Sebelumnya, Dinas Syariat Islam atau Wilayatul Hisbah (WH) secara terus menerus melakukan penertiban dengan menggerebek tempat-tempat yang diperkirakan terjadi khalwat, maisir, dan khamar, di seputar kota Langsa.
Selama itu berbagai reaksi pro dan kontra bermunculan. Seiring dengan itu, bermunculan pula telpon-telpon gelap. Tadinya berupa protes dan caci-maki dengan kata-kata kotor.
"Tapi beberapa hari ini sudah berupa ancaman bunuh. Kita coba tanya namanya untuk mengajak bertemu dan berdialog, malah dibalas dengan kata-kata kotor, dan ancaman bunuh," ujar Ibrahim.
Kadis SI Langsa itu menambahkan, nomor yang dipakai para pelaku teror itu diketika dihubungi kembali sudah dinonaktifkan. Namun Ibrahim, mengatakan saat ini telah menyimpan nomor telepon tersebut untuk tindak lanjut. "Kita akan laporkan secara resmi kepada pihak berwajib Polres Langsa," katanya.
Ibrahim menerangkan, penelpon gelap itu tegas menyatakan tidak senang atas sikap Dinas Syariat Islam dan WH. Mereka menuding WH hanya over acting saja dalam penegakan Syariat Islam. Mereka juga mengatakan akibat gencarnya razia yang dilakukan tim penegakan Syariat Islam Langsa selama ini, telah mengganggu hak mereka.
Dalam salah satu pesan pendek (SMS) yang diterima oleh Ibrahim Latif terbaca: "Pacaran kan hak kami. Keyboard itu, kan hiburan. Ngapain diganggu. WH itu urus dirinya sendiri dan keluarganya, Bukan uda bagus kali WH itu. Awas kau, jangan macam-macam. Ku bunuh nanti kau. Jangan sok bersih WH itu."
Selain itu, menyangkut soal jilbab, seorang penelpon menyebutkan: "Pakai jilbab, tidak pakai jilbab itu anak aku, istri aku, jadi bukan urusan kau. Mereka mabuk di lapangan itu bukan urusan kamu, jadi kamu urus aja keluarga kamu." "SMS seperti ini hampir tiap malam kita terima dari orang tak jelas tersebut," imbuh Ibrahim Latif. (arrahmah.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

Hukum Seputar Qurban

item-thumbnail
Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi
Pengertian Qurban
Kata kurban atau korban, berasal dari bahasa Arab qurban, diambil dari kata : qaruba (fi’il madhi) – yaqrabu (fi’il mudhari’) – qurban wa qurbânan (mashdar). Artinya, mendekati atau menghampiri (Matdawam, 1984).
Menurut istilah, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya (Ibrahim Anis et.al, 1972). Dalam bahasa Arab, hewan kurban disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah, dengan bentuk jamaknya al-adhâhi. Kata ini diambil dari kata dhuhâ, yaitu waktu matahari mulai tegak yang disyariatkan untuk melakukan penyembelihan kurban, yakni kira-kira pukul 07.00 – 10.00 (Ash Shan’ani, Subulus Salam, IV/89).
Udh-hiyah adalah hewan kurban (unta, sapi, dan kambing) yang disembelih pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah (Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah, XIII/155; Al Ja’bari, 1994).

Hukum Qurban

Qurban hukumnya sunnah, tidak wajib. Imam Malik, Asy Syafi’i, Abu Yusuf, Ishak bin Rahawaih, Ibnul Mundzir, Ibnu Hazm dan lainnya berkata,”Qurban itu hukumnya sunnah bagi orang yang mampu (kaya), bukan wajib, baik orang itu berada di kampung halamannya (muqim), dalam perjalanan (musafir), maupun dalam mengerjakan haji.” (Matdawam, 1984)
Sebagian mujtahidin –seperti Abu Hanifah, Al Laits, Al Auza’i, dan sebagian pengikut Imam Malik– mengatakan qurban hukumnya wajib. Tapi pendapat ini dhaif (lemah) (Matdawam, 1984).
Ukuran “mampu” berqurban, hakikatnya sama dengan ukuran kemampuan shadaqah, yaitu mempunyai kelebihan harta (uang) setelah terpenuhinya kebutuhan pokok (al hajat al asasiyah) –yaitu sandang, pangan, dan papan– dan kebutuhan penyempurna (al hajat al kamaliyah) yang lazim bagi seseorang. Jika seseorang masih membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, maka dia terbebas dari menjalankan sunnah qurban (Al Ja’bari, 1994) .
Dasar kesunnahan qurban antara lain, firman Allah SWT :
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
 Maka dirikan (kerjakan) shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah.” (TQS Al Kautsar : 2).

أُمِرْتُ بِالنَّحْرِ وَهُوَ سُنَّةٌ لَكُمْ

“Aku diperintahkan (diwajibkan) untuk menyembelih qurban, sedang qurban itu bagi kamu adalah sunnah.”(HR.At-Tirmidzi)

كُتِبَ عَلَيَّ النَّحْرُ وَ لَيْسَ بِوَاجِبٍ عَلَيْكُمْ

“Telah diwajibkan atasku (Nabi SAW) qurban dan ia tidak wajib atas kalian.” (HR. Ad Daruquthni)
Dua hadits di atas merupakan qarinah (indikasi/petunjuk) bahwa qurban adalah sunnah. Firman Allah SWT yang berbunyi “wanhar” (dan berqurbanlah kamu) dalam surat Al Kautas ayat 2 adalah tuntutan untuk melakukan qurban (thalabul fi’li). Sedang hadits At Tirmidzi, “umirtu bi an nahri wa huwa sunnatun lakum” (aku diperintahkan untuk menyembelih qurban, sedang qurban itu bagi kamu adalah sunnah), juga hadits Ad Daruquthni “kutiba ‘alayya an nahru wa laysa biwaajibin ‘alaykum” (telah diwajibkan atasku qurban dan ia tidak wajib atas kalian); merupakan qarinah bahwa thalabul fi’li yang ada tidak bersifat jazim (keharusan), tetapi bersifat ghairu jazim (bukan keharusan). Jadi, qurban itu sunnah, tidak wajib. Namun benar, qurban adalah wajib atas Nabi SAW, dan itu adalah salah satu khususiyat beliau (lihat Rifa’i et.al., Terjemah Khulashah Kifayatul Akhyar, hal. 422).
Orang yang mampu berqurban tapi tidak berqurban, hukumnya makruh. Sabda Nabi SAW:

مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلا نا

Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al Hakim, dari Abu Hurairah RA. Menurut Imam Al Hakim, hadits ini shahih. Lihat Subulus Salam IV/91)
Perkataan Nabi “fa laa yaqrabanna musholaanaa” (janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami) adalah suatu celaan (dzamm), yaitu tidak layaknya seseorang -yang tak berqurban padahal mampu– untuk mendekati tempat sholat Idul Adh-ha. Namun ini bukan celaan yang sangat/berat (dzamm syanii’) seperti halnya predikat fahisyah (keji), atau min ‘amalisy syaithan (termasuk perbuatan syetan), atau miitatan jaahiliyatan (mati jahiliyah) dan sebagainya. Lagi pula meninggalkan sholat Idul Adh-ha tidaklah berdosa, sebab hukumnya sunnah, tidak wajib. Maka, celaan tersebut mengandung hukum makruh, bukan haram (lihat ‘Atha` ibn Khalil, Taysir Al Wushul Ila Al Ushul, hal. 24; Al Jabari, 1994).
Namun hukum qurban dapat menjadi wajib, jika menjadi nadzar seseorang, sebab memenuhi nadzar adalah wajib sesuai hadits Nabi SAW :

مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلا يَعْصِهِ

“Barangsiapa yang bernadzar untuk ketaatan kepada Allah, maka hendaklah ia melaksanakannya. Barangsiapa yang bernadzar untuk kemaksiatan kepada Allah, maka janganlah ia tidak melaksanakannya.” (HR al-Bukhari, Abu Dawud, al-Tirmidzi).
Qurban juga menjadi wajib, jika seseorang (ketika membeli kambing, misalnya) berkata,”Ini milik Allah,” atau “Ini binatang qurban.” (Sayyid Sabiq, 1987; Al Jabari, 1994).

Keutamaan Qurban

Berqurban merupakan amal yang paling dicintai Allah SWT pada saat Idul Adh-ha. Sabda Nabi SAW
مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلًا أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ

“Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya Qurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih qurban.” (HR. At Tirmidzi) (Abdurrahman, 1990)
Berdasarkan hadits itu Imam Ahmad bin Hambal, Abuz Zanad, dan Ibnu Taimiyah berpendapat,”Menyembelih hewan pada hari raya Qurban, aqiqah (setelah mendapat anak), dan hadyu (ketika haji), lebih utama daripada shadaqah yang nilainya sama.” (Al Jabari, 1994).
Tetesan darah hewan qurban akan memintakan ampun bagi setiap dosa orang yang berqurban. Sabda Nabi SAW :
يا فاطمة قومي فاشهدي اضحيتك فانه يغفر لك باول قطرة تقطر من من دمها كل ذنب عملته
 “Hai Fathimah, bangunlah dan saksikanlah qurbanmu. Karena setiap tetes darahnya akan memohon ampunan dari setiap dosa yang telah kaulakukan…” (HR al-Baihaqi, lihat Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/165)

Waktu dan Tempat Qurban

a.Waktu

Qurban dilaksanakan setelah sholat Idul Adh-ha tanggal 10 Zulhijjah, hingga akhir hari Tasyriq (sebelum maghrib), yaitu tanggal 13 Zulhijjah. Qurban tidak sah bila disembelih sebelum sholat Idul Adh-ha. Sabda Nabi SAW:

مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلَاةِ فَإِنَّمَا ذَبَحَ لِنَفْسِهِ وَمَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلَاةِ فَقَدْ تَمَّ نُسُكُهُ وَأَصَابَ سُنَّةَ الْمُسْلِمِينَ

“Barangsiapa menyembelih qurban sebelum sholat Idul Adh-ha (10 Zulhijjah) maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri. Dan barangsiapa menyembelih qurban sesudah sholat Idul Adh-ha, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan ibadahnya (berqurban) dan telah sesuai dengan sunnah (ketentuan) Islam.” (HR. Bukhari)
Sabda Nabi SAW :
كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ
 “Semua hari tasyriq (tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah) adalah waktu untuk menyembelih qurban.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)
Menyembelih qurban sebaiknya pada siang hari, bukan malam hari pada tanggal-tanggal yang telah ditentukan itu. Menyembelih pada malam hari hukumnya sah, tetapi makruh. Demikianlah pendapat para imam seperti Imam Abu Hanifah, Asy Syafi’i, Ahmad, Abu Tsaur, dan jumhur ulama (Matdawam, 1984).
Perlu dipahami, bahwa penentuan tanggal 10 Zulhijjah adalah berdasarkan ru`yat yang dilakukan oleh Amir (penguasa) Makkah, sesuai hadits Nabi SAW dari sahabat Husain bin Harits Al Jadali RA (HR. Abu Dawud, Sunan Abu Dawud hadits no.1991). Jadi, penetapan 10 Zulhijjah tidak menurut hisab yang bersifat lokal (Indonesia saja misalnya), tetapi mengikuti ketentuan dari Makkah. Patokannya, adalah waktu para jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah (9 Zulhijjah), maka keesokan harinya berarti 10 Zulhijjah bagi kaum muslimin di seluruh dunia.
b.Tempat
Diutamakan, tempat penyembelihan qurban adalah di dekat tempat sholat Idul Adh-ha dimana kita sholat (misalnya lapangan atau masjid), sebab Rasulullah SAW berbuat demikian (HR. Bukhari). Tetapi itu tidak wajib, karena Rasulullah juga mengizinkan penyembelihan di rumah sendiri (HR. Muslim). Sahabat Abdullah bin Umar RA menyembelih qurban di manhar, yaitu pejagalan atau rumah pemotongan hewan (Abdurrahman, 1990).

Hewan Qurban

a.Jenis Hewan

Hewan yang boleh dijadikan qurban adalah : unta, sapi, dan kambing (atau domba). Selain tiga hewan tersebut, misalnya ayam, itik, dan ikan, tidak boleh dijadikan qurban (Sayyid Sabiq, 1987; Al Jabari, 1994). Allah SWT berfirman:
لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

“…supaya mereka menyebut nama Allah terhadap hewan ternak (bahimatul an’am) yang telah direzekikan Allah kepada mereka.” (TQS Al Hajj : 34)
Dalam bahasa Arab, kata bahimatul an’aam (binatang ternak) hanya mencakup unta, sapi, dan kambing, bukan yang lain (Al Jabari, 1994).
Prof. Mahmud Yunus dalam kitabnya Al Fiqh Al Wadhih III/3 membolehkan berkurban dengan kerbau (jamus), sebab disamakan dengan sapi.

b.Jenis Kelamin

Dalam berqurban boleh menyembelih hewan jantan atau betina, tidak ada perbedaan, sesuai hadits-hadits Nabi SAW yang bersifat umum mencakup kebolehan berqurban dengan jenis jantan dan betina, dan tidak melarang salah satu jenis kelamin (Sayyid Sabiq, 1987; Abdurrahman, 1990)

c.Umur

Sesuai hadits-hadits Nabi SAW, dianggap mencukupi, berqurban dengan kambing/domba berumur satu tahun masuk tahun kedua, sapi (atau kerbau) berumur dua tahun masuk tahun ketiga, dan unta berumur lima tahun (Sayyid Sabiq, 1987; Mahmud Yunus, 1936).

d.Kondisi

Hewan yang dikurbankan haruslah mulus, sehat, dan bagus. Tidak boleh ada cacat atau cedera pada tubuhnya. Sudah dimaklumi, qurban adalah taqarrub kepada Allah. Maka usahakan hewannya berkualitas prima dan top, bukan kualitas sembarangan (Rifa’i et.al, 1978)
Berdasarkan hadits-hadits Nabi SAW, tidak dibenarkan berkurban dengan hewan :
  1. yang nyata-nyata buta sebelah,
  2. yang nyata-nyata menderita penyakit (dalam keadaan sakit),
  3. yang nyata-nyata pincang jalannya,
  4. yang nyata-nyata lemah kakinya serta kurus,
  5. yang tidak ada sebagian tanduknya,
  6. yang tidak ada sebagian kupingnya,
  7. yang terpotong hidungnya,
  8. yang pendek ekornya (karena terpotong/putus),
  9. yang rabun matanya. (Abdurrahman, 1990; Al Jabari, 1994; Sayyid Sabiq. 1987).
Hewan yang dikebiri boleh dijadikan qurban. Sebab Rasulullah pernah berkurban dengan dua ekor kibasy yang gemuk, bertanduk, dan telah dikebiri (al maujuu’ain) (HR. Ahmad dan Tirmidzi) (Abdurrahman, 1990)

Qurban Sendiri dan Patungan

Seekor kambing berlaku untuk satu orang. Tak ada qurban patungan (berserikat) untuk satu ekor kambing. Sedangkan seekor unta atau sapi, boleh patungan untuk tujuh orang (HR. Muslim). Lebih utama, satu orang berqurban satu ekor unta atau sapi.

Jika murid-murid sebuah sekolah, atau para anggota sebuah jamaah pengajian iuran uang lalu dibelikan kambing, dapatkah dianggap telah berqurban ? Menurut pemahaman kami, belum dapat dikategorikan qurban, tapi hanya latihan qurban. Sembelihannya sah, jika memenuhi syarat-syarat penyembelihan, namun tidak mendapat pahala qurban. Wallahu a’lam. Lebih baik, pihak sekolah atau pimpinan pengajian mencari siapa yang kaya dan mampu berqurban, lalu dari merekalah hewan qurban berasal, bukan berasal dari iuran semua murid tanpa memandang kaya dan miskin. Islam sangat adil, sebab orang yang tidak mampu memang tidak dipaksa untuk berqurban.
Perlu ditambahkan, bahwa dalam satu keluarga (rumah), bagaimana pun besarnya keluarga itu, dianjurkan ada seorang yang berkurban dengan seekor kambing. Itu sudah memadai dan syiar Islam telah ditegakkan, meskipun yang mendapat pahala hanya satu orang, yaitu yang berkurban itu sendiri. Hadits Nabi SAW:

إِنَّ عَلَى كُلِّ أَهْلِ بَيْتٍ فِي كُلِّ عَامٍ أُضْحِيَّةً

“Dianjurkan bagi setiap keluarga dalam setiap tahun menyembelih qurban.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, An Nasa`i, dan Ibnu Majah)

Teknis Penyembelihan

Teknis penyembelihan adalah sebagai berikut :
Hewan yang akan dikurbankan dibaringkan ke sebelah rusuknya yang kiri dengan posisi mukanya menghadap ke arah kiblat, diiringi dengan membaca doa “Robbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim.” (Artinya : Ya Tuhan kami, terimalah kiranya qurban kami ini, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.)
Penyembelih meletakkan kakinya yang sebelah di atas leher hewan, agar hewan itu tidak menggerak-gerakkan kepalanya atau meronta.
Penyembelih melakukan penyembelihan, sambil membaca : “Bismillaahi Allaahu akbar.” (Artinya : Dengan nama Allah, Allah Maha Besar). (Dapat pula ditambah bacaan shalawat atas Nabi SAW. Para penonton pun dapat turut memeriahkan dengan gema takbir “Allahu akbar!”)

Kemudian penyembelih membaca doa kabul (doa supaya qurban diterima Allah) yaitu : “Allahumma minka wa ilayka. Allahumma taqabbal min …” (sebut nama orang yang berkurban). (Artinya : Ya Allah, ini adalah dari-Mu dan akan kembali kepada-Mu. Ya Allah, terimalah dari…. ) (Ad Dimasyqi, 1993; Matdawam, 1984; Rifa’i et.al., 1978; Rasjid, 1990)
Penyembelihan, yang afdhol dilakukan oleh yang berqurban itu sendiri, sekali pun dia seorang perempuan. Namun boleh diwakilkan kepada orang lain, dan sunnah yang berqurban menyaksikan penyembelihan itu (Matdawam, 1984; Al Jabari, 1994).

Dalam penyembelihan, wajib terdapat 4 (empat) rukun penyembelihan, yaitu :

Pertama, Adz Dzaabih (penyembelih), yaitu setiap muslim, meskipun anak-anak, tapi harus yang mumayyiz (sekitar 7 tahun). Boleh memakan sembelihan Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani), menurut mazhab Syafi’i. Menurut mazhab Hanafi, makruh, dan menurut mazhab Maliki, tidak sempurna, tapi dagingnya halal. Jadi, sebaiknya penyembelihnya muslim. (Al Jabari, 1994).
Kedua, Adz Dzabiih, yaitu hewan yang disembelih.Telah diterangkan sebelumnya.
Ketiga, Al Aalah, yaitu setiap alat yang dengan ketajamannya dapat digunakan menyembelih hewan, seperti pisau besi, tembaga, dan lainnya. Tidak boleh menyembelih dengan gigi, kuku, dan tulang hewan (HR. Bukhari dan Muslim).
Keempat, Adz Dzabh, yaitu penyembelihannya itu sendiri. Penyembelihan wajib memutuskan hulqum (saluran nafas) dan mari` (saluran makanan). (Mahmud Yunus, 1936)

Pemanfaatan Daging Qurban

Sesudah hewan disembelih, sebaiknya penanganan hewan qurban (pengulitan dan pemotongan) baru dilakukan setelah hewan diyakini telah mati. Hukumnya makruh menguliti hewan sebelum nafasnya habis dan aliran darahnya berhenti (Al Jabari, 1994). Dari segi fakta, hewan yang sudah disembelih tapi belum mati, otot-ototnya sedang berkontraksi karena stress. Jika dalam kondisi demikian dilakukan pengulitan dan pemotongan, dagingnya akan alot alias tidak empuk. Sedang hewan yang sudah mati otot-ototnya akan mengalami relaksasi sehingga dagingnya akan empuk.
Setelah penanganan hewan qurban selesai, bagaimana pemanfaatan daging hewan qurban tersebut ? Ketentuannya, disunnahkan bagi orang yang berqurban, untuk memakan daging qurban, dan menyedekahkannya kepada orang-orang fakir, dan menghadiahkan kepada karib kerabat. Nabi SAW bersabda :
فَكُلُوا وَأَطْعِمُوا وَادَّخِرُو

“Makanlah daging qurban itu, dan berikanlah kepada fakir-miskin, dan simpanlah.” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi, hadits shahih)
Berdasarkan hadits itu, pemanfaatan daging qurban dilakukan menjadi tiga bagian/cara, yaitu : makanlah, berikanlah kepada fakir miskin, dan simpanlah. Namun pembagian ini sifatnya tidak wajib, tapi mubah (lihat Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid I/352; Al Jabari, 1994; Sayyid Sabiq, 1987).
Orang yang berqurban, disunnahkan turut memakan daging qurbannya sesuai hadits di atas. Boleh pula mengambil seluruhnya untuk dirinya sendiri. Jika diberikan semua kepada fakir-miskin, menurut Imam Al Ghazali, lebih baik. Dianjurkan pula untuk menyimpan untuk diri sendiri, atau untuk keluarga, tetangga, dan teman karib (Al Jabari, 1994; Rifa’i et.al, 1978).
Akan tetapi jika daging qurban sebagai nadzar, maka wajib diberikan semua kepada fakir-miskin dan yang berqurban diharamkan memakannya, atau menjualnya (Ad Dimasyqi, 1993; Matdawam, 1984)
Pembagian daging qurban kepada fakir dan miskin, boleh dilakukan hingga di luar desa/ tempat dari tempat penyembelihan (Al Jabari, 1994).
Bolehkah memberikan daging qurban kepada non-muslim ? Ibnu Qudamah (mazhab Hambali) dan yang lainnya (Al Hasan dan Abu Tsaur, dan segolongan ulama Hanafiyah) mengatakan boleh. Namun menurut Imam Malik dan Al Laits, lebih utama diberikan kepada muslim (Al Jabari, 1994).
Penyembelih (jagal), tidak boleh diberi upah dari qurban. Kalau mau memberi upah, hendaklah berasal dari orang yang berqurban dan bukan dari qurban (Abdurrahman, 1990). Hal itu sesuai hadits Nabi SAW dari sahabat Ali bin Abi Thalib RA :
وَأَنْ لَا أُعْطِيَ الْجَازِرَ مِنْهَا شَيْئًا

“…(Rasulullah memerintahkan kepadaku) untuk tidak memberikan kepada penyembelih sesuatu daripadanya (hewan qurban).” (HR. Bukhari dan Muslim) (Al Jabari, 1994)
Tapi jika jagal termasuk orang fakir atau miskin, dia berhak diberi daging qurban. Namun pemberian ini bukan upah karena dia jagal, melainkan sedekah karena dia miskin atau fakir (Al Jabari, 19984).
Menjual kulit hewan adalah haram, demikianlah pendapat jumhur ulama (Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid I/352). Dalilnya sabda Nabi SAW:

وَلَا تَبِيعُوا لُحُومَ الْهَدْيِ وَالْأَضَاحِيِّ فَكُلُوا وَتَصَدَّقُوا وَاسْتَمْتِعُوا بِجُلُودِهَا وَلَا تَبِيعُوهَا

“Dan janganlah kalian menjual daging hadyu (qurban orang haji) dan daging qurban. Makanlah dan sedekahkanlah dagingnya itu, ambillah manfaat kulitnya, dan jangan kamu menjualnya…”(HR. Ahmad) (Matdawam, 1984).
Sebagian ulama seperti segolongan penganut mazhab Hanafi, Al Hasan, dan Al Auza’i membolehkannya. Tapi pendapat yang lebih kuat, dan berhati-hati (ihtiyath), adalah janganlah orang yang berqurban menjual kulit hewan qurban. Imam Ahmad bin Hambal sampai berkata,”Subhanallah ! Bagaimana harus menjual kulit hewan qurban, padahal ia telah dijadikan sebagai milik Allah ?” (Al Jabari, 1994).
Kulit hewan dapat dihibahkan atau disedekahkan kepada orang fakir dan miskin. Jika kemudian orang fakir dan miskin itu menjualnya, hukumnya boleh. Sebab -menurut pemahaman kami– larangan menjual kulit hewan qurban tertuju kepada orang yang berqurban saja, tidak mencakup orang fakir atau miskin yang diberi sedekah kulit hewan oleh orang yang berqurban. Dapat juga kulit hewan itu dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama, misalnya dibuat alas duduk dan sajadah di masjid, kaligrafi Islami, dan sebagainya.Penutup
Kami ingin menutup risalah sederhana ini, dengan sebuah amanah penting : hendaklah orang yang berqurban melaksanakan qurban karena Allah semata. Jadi niatnya haruslah ikhlas lillahi ta’ala, yang lahir dari ketaqwaan yang mendalam dalam dada kita. Bukan berqurban karena riya` agar dipuji-puji sebagai orang kaya, orang dermawan, atau politisi yang peduli rakyat, dan sebagainya. Sesungguhnya yang sampai kepada Allah SWT adalah taqwa kita, bukan daging dan darah qurban kita. Allah SWT berfirman:
لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan daripada kamulah yang mencapainya.” (TQS Al Hajj : 37) [ ]

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman. 1990. Hukum Qurban, ‘Aqiqah, dan Sembelihan. Cetakan Pertama. Bandung : Sinar Baru. 52 hal.
Ad Dimasyqi, Muhammad bin Abdurrahman Asy Syafi’i. 1993. Rohmatul Ummah (Rahmatul Ummah Fi Ikhtilafil A`immah). Terjemahan oleh Sarmin Syukur dan Luluk Rodliyah. Cetakan Pertama. Surabaya : Al Ikhlas. 554 hal.
Al Jabari, Abdul Muta’al. 1994. Cara Berkurban (Al Udh-hiyah Ahkamuha wa Falsafatuha At Tarbawiyah). Terjemahan oleh Ainul Haris. Cetakan Pertama. Jakarta : Gema Insani Press. 83 hal.

Anis, Ibrahim et.al. 1972. Al Mu’jam Al Wasith. Kairo : Tanpa Penerbit. 547 hal.

Ash Shan’ani. Tanpa Tahun. Subulus Salam. Juz IV. Bandung : Maktabah Dahlan.

Ibnu Khalil, ‘Atha`. 2000. Taysir Al Wushul Ila Al Ushul. Cetakan Ketiga. Beirut : Darul Ummah. 310 hal.
Ibnu Rusyd. 1995. Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid. Beirut : Daarul Fikr. 404 hal.
Matdawam, M. Noor. 1984. Pelaksanaan Qurban dalam Hukum Islam. Cetakan Pertama. Yogyakarta : Yayasan Bina Karier. 41 hal.
Rasjid, H.Sulaiman. 1990. Fiqh Islam. Cetakan Keduapuluhtiga. Bandung : Sinar Baru. 468 hal.
Rifa’i, Moh. et.al. 1978. Terjemah Khulashah Kifayatul Akhyar. Semarang : Toha Putra 468 hal.
Sabiq, Sayyid. 1987. Fikih Sunnah (Fiqhus Sunnah). Jilid 13. Cetakan Kedelapan. Terjemahan oleh Kamaluddin A. Marzuki. Bandung : Al Ma’arif. 229 hal
Yunus, Mahmud. 1936. Al Fiqh Al Wadhih. Juz III. Jakarta : Maktabah Sa’adiyah Putera. 48 hal.
loading...
Read more »

Mengapa Malala Yousafzai diserang? (Analisis Dibalik Sangat Semangatnya Barat Mengangkat Isu Malala Yousafzai )

item-thumbnail
Oleh Dr Shahida Wizarat
Saat dilakukannya serangan terhadap Malala Yousafzai (seorang remaja putri Pakistan yang ditembak oleh Taliban) pada tanggal 9 Oktober yang terjadi hanya satu hari setelah dilakukan demonstrasi oleh PTI (Pakistan Tehreek-e-Insaf) atas serangan pesawat tak berawak adalah hal yang menarik.
Perhatian dunia terhadap kekejaman dan pemboman barbar atas warga sipil tak berdosa di wilayah persukuan Pakistan (FATA) seperti yang diungkapkan oleh keikutsertaan 32 orang Amerika dan Inggris pada beberapa demonstrasi PTI, liputan-liputan BBC dan kecaman atas serangan pesawat tak berawak oleh menteri luar negeri Rusia, tulisan editorial terhadap serangan pesawat tak berawak itu di Financial Times dan surat kabar lain mengungkapkan perhatian global atas kejahatan yang dilakukan AS terhadap rakyat Pakistan.
Hal yang juga menarik untuk dicatat adalah bahwa setelah serangan terhadap Malala Yousafzai,  jumlah korban serangan drone meningkat menjadi 18 dan 27 pada hari sebelum dan sesudahnya. Hilangnya nyawa dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh AS terhadap rakyat yang tidak bersalah tidak menarik perhatian media internasional.
Para korban penduduk miskin itu dibiarkan berjuang sendiri melawan AS oleh angkatan bersenjata Pakistan yang berjanji untuk melindungi rakyat Pakistan. Baik penduduk sipil maupun para pimpinan militer negara itu yang dengan total mengabaikan pembunuhan warga Pakistan merupakan orang-orang yang terlibat dalam kejahatan yang keji ini!
Masyarakat Pakistan sangat tidak sangat terorganisir dan orang-orang tidak cepat bereaksi atas apa yang terjadi. Namun kali, baik masyarakat sipil, media, pemerintahan sipil, militer, dll muncul dengan sangat terorganisasi untuk menentang serangan pengecut yang dilakukan terhadap Malala dalam hitungan hanya 24 jam.
Dan segera Barak Obama yang telah memerintahkan pembunuhan warga sipil Pakistan tidak bersalah setiap hari dan Hilary Clinton siap dengan pernyataan mereka yang mengutuk kebiadaban serangan terhadap Malala tersebut. Bahkan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon mengutuk serangan itu. Madona, seorang penyanyi langsung mengetahui hal itu segera dan menangisi Malala dan mendedikasikan sebuah lagu kepadanya. BBC menutupi tragedi Malala dan mengungkapkan bahwa Adam Ellick telah membuat sebuah film dokumenter tentang dirinya pada tahun 2009.
Dan Yayasan HAM Anak-anak telah menominasikan Malala untuk mendapatkan International Peace Prize bagi Anak dan pemberian Penghargaan Perdamaian Nasional kepadanya oleh pemerintah pada tahun 2011. Tapi yang paling menarik adalah fakta bahwa Christiana Amanpour, yang diduga memiliki hubungan dengan CIA, dapat melakukan sebuah program televisi dari CNN bagi Malala. Orang yang sama itu, Christiana Amanpour, menjadi terkenal karena membuat liputan bagi Osama bin Laden di Pakistan pasca 9/11 dalam upaya untuk memfitnah Pakistan. Ketika itu dia segera diusir keluar dari Pakistan.
Reaksi yang langsung dan terorganisir dengan baik dari media, masyarakat sipil, Sekretaris Jenderal PBB, kantor politik tertinggi di Washington, para penyanyi, dll, menyampaikan kesan bahwa mereka siap atas situasi apapun bahkan sebelum anak malang itu diserang. Kepedulian Christiana Amanpour dan kecaman dari Barak Obama menunjukkan bahwa masalah ini adalah sangat penting dan strategis bagi Amerika Serikat. Hal ini seperti melempar cahaya yang ada pada jejak kaki CIA yang melakukan kejahatan.
Amerika Serikat dan Inggris telah menggunakan penipuan secara konsisten sebagai instrumen kebijakan untuk mencapai tujuan strategis mereka. Hampir sepuluh tahun kemudian, tak seorang pun mampu menemukan senjata pemusnah massal di Irak, tetapi genosida rakyat Irak belum memunculkan rasa belas kasihan Barak Obama, Hilary Clinton, Sekjen PBB, Modona, maupun Christiana Amanpour. Perlu diingat bahwa ketika kita mendekat tahun 2015, AS akan mencoba untuk mempercepat pembunuhan rakyat Pakistan yang tidak bersalah baik melalui serangan pesawat tak berawak maupun dengan mendalangi sejenis insiden Malala untuk menarik perhatian setiap orang atas keseriusan ancaman dari kelompok militan. (RZ: http://thefrontierpost.com/article/186971: 14 Oktober, 2012)
loading...
Read more »

Mengaku Parpol Islam tetapi Identitasnya Bukan Islam

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Ketua Lajnah Siyasiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Yahya Abdurrahman menyatakan partai politik peserta Pemilu yang ada, meski mengaku Parpol Islam tetapi identitasnya bukan Islam. “Sebab platform-nya bukan Islam, yang diusung bukan ide-ide Islam,” ungkapnya kepada mediaumat.com, Senin (15/10) di Kantor DPP HTI, Crown Palace Jl Soepomo Jakarta Selatan.
Menurut Yahya, yang ada hanyalah parpol berbasis massa Islam karena platform parpol-parpol tersebut  sama saja dan ide-ide yang diusungnya juga ide-ide kapitalisme, demokrasi, kebebasan dan HAM. “Mengaku parpol Islam tapi identitasnya bukan Islam, tapi kapitalisme demokrasi,” tudingnya.
Apalagi, kuaknya, selama ini tidak terlihat jelas keberpihakan terhadap rakyat dan tidak terlihat jelas memperjuangkan kepentingan rakyat. “Makin parah ketika ternyata kader-kader parol itu tidak sedikit juga yang buruk, tidak berbeda dengan parpol yang nyata-nyata bukan Islam,” keluhnya.
Sebelumnya Lingkaran Survei Indonesia menyatakan hanya satu atau dua saja dari empat Parpol Islam yang duduk di parlemen sekarang, dapat lolos pada parliementary treshold (PT) Pemilu 2014.

“Angka PT itu menjadi landasan partai masuk parlemen, 5 partai nasionalis kansnya cukup besar, karena perolehan suaranya sudah besar. Sedangkan parpol Islam diperkirakan hanya 1 atau 2 saja yang lolos,” kata peneliti LSI Ajie Alfaraby, saat merilis hasi survei terbarunya, Makin Suramnya Partai dan Capres Islam di Pemilu 2014” Ahad (14/10) di Jakarta. (mediaumat.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

Vonis Mati Bandar Narkoba Dibatalkan Peredaran Narkoba Kencang

item-thumbnail

[Al Islam 627] Juru Bicara MA Djoko Sarwoko dalam jumpa pers, Jumat (12/10/2012), menuturkan bahwa presiden Yudhoyono mengabulkan permohonan grasi terpidana mati kasus narkoba Deni Setia Maharwan alias Rafi dan Merika Pranola alias Ola alias Tania dan mengubah hukuman keduanya menjadi penjara seumur hidup. Grasi kepada Deni diberikan melalui Keppres Nomor 7/G/2012 tanggal 25 Januari 2012. Sedangkan grasi untuk Ola yang satu kelompok dengan Deni diberikan pada 26 September 2011 dengan Keppres Nomor 35/G/2011. Presiden SBY melalui Keppres Nomor 22/G/2012 tanggal 15 Mei 2012 juga memberikan grasi kepada Schapelle Leigh Corby (34 th) warga Australia narapidana narkoba di LP Kerobokan Bali dan mengurangi hukumannya dari 20 tahun menjadi 15 tahun.
Seolah tak mau kalah, MA juga membatalkan vonis mati terpidana narkoba. Majelis hakim yang terdiri dari hakim agung Imron Anwari, Achmad Yamamie, dan Hakim Nyak Pha, membatalkan vonis mati atas Hillary K Chimezie terpidana pemilik 5,8 kilogram heroin, dan mengubahnya menjadi hukuman penjara 12 tahun. Sebelumnya MA pada 16 Agustus 2011 juga membebaskan pemilik pabrik ekstasi di Surabaya Hengky Gunawan dari hukuman mati dan diubah menjadi hukuman 15 tahun penjara.
Menyakiti Rasa Keadilan
Pembatalan vonis mati terpidana kasus narkoba oleh MA dan oleh presiden melalui grasi itu menyakiti hati dan meredupkan harapan masyarakat. Hal itu juga bertolak belakang dengan semangat pemberantasan narkoba. Padahal masalah narkoba di negeri ini sudah sangat serius dan mengancam generasi. Asrorun Ni’am dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) seperti dikutip Mediaindonesia.com (11/10) mengatakan: “Kejahatan narkoba membunuh satu generasi, bukan hanya individu-individu.” Di negeri ini ada sekitar 4,2 juta orang yang terjerat narkoba. Setiap hari diperkirakan 50 orang tewas akibat overdosis.
Peredaran narkoba juga memicu tindak kejahatan, kehancuran rumah tangga dan kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan Tugu Tani Jakarta yang menewaskan sembilan orang, dan yang terbaru sebuah mobil yang menabrak tujuh orang termasuk dua orang polisi adalah contoh. Pengemudi dalam dua kejadian itu, berada dalam pengaruh narkoba. Belum lagi dampak penyebaran penyakit menular berbahaya seperti HIV/AIDS sebagai akibat penggunaan jarum suntik bergantian di antara para pemakai narkoba.
Sistem Bobrok
Penyebab utama maraknya narkoba adalah akidah sekulerisme yang menjadi landasan kehidupan masyarakat saat ini. Falsafah pemisahan agama dari kehidupan itu menyuburkan gaya hidup hedonis dan permisif atau serba-boleh. Masyarakat diubah menjadi pemburu kesenangan dan kepuasan. Prinsipnya bukan halal-haram atau pahala-dosa, tetapi my body my right, “uang saya sendiri dan badan saya sendiri, terserah saya.” Akhirnya, miras, narkoba, perzinaan, seks bebas, pelacuran, dsb, menjadi bagian dari kehidupan sebagian masyarakat.
Sistem hukum yang diharapkan memberantas nyatanya tumpul. Menurut UU saat ini, pecandu narkoba tidak lagi dipandang sebagai pelaku tindak kriminal, tetapi hanya korban atau seperti orang sakit. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere mengatakan (Kompas.com, 4/10): “Pencandu narkoba seperti orang yang terkena penyakit lainnya. Mereka harus diobati, tetapi menggunakan cara yang khusus.” Seolah itu memberi pesan bahwa mengkonsumsi narkoba itu tidak melanggar hukum. Pantas saja orang tidak takut lagi mengkonsumsi narkoba, sebab merasa tidak akan terkena sanksi hukum.
Disisi lain, sanksi hukum yang dijatuhkan terlalu lunak. Vonis mati yang diharapkan bisa menimbulkan efek jera pun justru dibatalkan oleh MA dan grasi presiden. Bandar dan pengedar narkoba yang sudah dihukum juga berpeluang mendapatkan pengurangan masa tahanan. Parahnya lagi, mereka tetap bisa mengontrol penyebaran narkoba dari dalam penjara.
Masalahnya makin gawat, ketika aparat penegak hukum yang sudah buruk itu, tak sedikit justru terjerat narkoba. Menurut data di Mabes Polri, dari Januari hingga 14 Maret 2012 (tiga bulan) saja sebanyak 45 anggota polisi di Indonesia terlibat kasus narkoba. Jumlah sebenarnya bisa jadi jauh lebih banyak.
Inikah Keadilan?
Peringanan hukuman bagi pecandu, pengedar bahkan bandar narkoba sering menggunakan dalih kemanusiaan. Hakim MA dalam membatalkan vonis mati dua gembong narkoba beralasan bahwa hukuman mati bertentangan hak hidup yang dijamin oleh UUD 1945 Pasal 28 dan melanggar HAM. Sementara itu sejumlah LSM yang menolak vonis hukuman mati beralasan bahwa vonis hukuman mati terbukti tidak menyurutkan angka kejahatan narkoba.
Semua itu bertentangan dengan prinsip keadilan. Seorang pecandu narkoba jelas berbuat kriminal. Sebab dengan sadar ia membeli, memiliki dan menggunakan narkoba, bukan karena dipaksa. Jika ia mengkonsumi narkoba karena diancam akan dibunuh atau dianiaya pantas bila dikatakan sebagai korban. Selain itu pecandu atau pengkonsumsi narkoba tak jarang juga mengajak atau mempengaruhi orang lain untuk juga mengkonsumsinya, jelas berbahaya.
Alasan karena hak hidup juga dipaksakan. Bila pengedar dan bandar narkoba dilindungi hak hidupnya lalu bagaimana dengan hak hidup para korban yang tewas atau terkapar akibat narkoba yang mereka jajakan? Bagaimana pula dengan hak hidup masyarakat banyak yang setiap saat terancam oleh peredaran narkoba? Aneh hak hidup bandar narkoba yang telah turut berperan merampas hak hidup para korban narkoba dan mengancam hak hidup masyarakat banyak justru lebih diutamakan.
Anggapan bahwa vonis mati tidak memberikan efek jera tidak didukung bukti. Justru fakta yang ada, hukuman  sekadar penjara beberapa tahun jelas tidak ampuh sama sekali. Malah, di penjara pun mereka bisa mengendalikan peredaran narkoba. Terlebih lagi vonis mati yang sudah dijatuhkan ternyata hampir belum ada yang dieksekusi. Saat ini masih ada 50 terpidana mati kasus narkoba yang belum dilaksanakan. Disamping, kalaupun dilaksanakan, masyarakat tidak pernah mengetahuinya. Wajar saja efek jeranya belum terasa, sebab memang belum dilakukan.
Enyahkan Narkoba Dengan Sistem Islam!
Ketika syariat Islam diterapkan, maka peluang penyalahgunaan akan tertutup. Landasan akidah Islam mewajibkan negara membina ketakwaan warganya. Ketakwaan yang terwujud itu akan mencegah seseorang terjerumus dalam kejahatan narkoba. Disamping itu, alasan ekonomi untuk terlibat kejahatan narkoba juga tidak akan muncul. Sebab pemenuhan kebutuhan pokok setiap individu rakyat (papan, pangan dan sandang) dan kebutuhan dasar masyarakat (pendidikan, layanan kesehatan dan keamanan) akan dijamin oleh negara. Setiap orang juga memiliki kemungkinan untuk memenuhi kebutuhan sekundernya sesuai kemampuan masing-masing.
Secara hukum, dalam syariah Islam narkoba adalah haram. Ummu Salamah ra menuturkan:
« نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كُلِّ مُسْكِرٍ وَمُفَتِّرٍ»
Rasulullah saw melarang setiap zat yang memabukkan dan menenangkan (HR Abu Dawud dan Ahmad)

Mufattir adalah setiap zat relaksan atau zat penenang, yaitu yang kita kenal sebagai obat psikotropika dan narkoba. Al-‘Iraqi dan Ibn Taymiyah menukilkan adanya kesepakatan (ijmak) akan keharaman candu/ganja (lihat, Subulus Salam, iv/39, Dar Ihya’ Turats al-‘Arabi. 1379).
Sebagai zat haram, siapa saja yang mengkonsumsi, mengedarkan dan memproduksinya berarti telah melakukan jarîmah (tindakan kriminal) yang termasuk sanksi ta’zir. Pelakunya layak dijatuhi sanksi dimana bentuk, jenis dan kadar sanksi itu diserahkan kepada ijtihad Khalifah atau Qadhi, bisa sanksi diekspos, penjara, denda, jilid bahkan sampai hukuman mati dengan melihat tingkat kejahatan dan bahayanya bagi masyarakat.
Terhadap pengguna narkoba yang baru sekali, selain harus diobati/direhabilitasi oleh negara secara gratis, mungkin cukup dijatuhi sanksi ringan. Jika berulang-ulang (pecandu) sanksinya bisa lebih berat. Terhadap pengedar tentu tak layak dijatuhi sanksi hukum yang ringan atau diberi keringanan. Sebab selain melakukan kejahatan narkoba mereka juga membahayakan masyarakat. Gembong narkoba (produsen atau pengedar besar) sangat membahayakan masyarakat sehingga layak dijatuhi hukuman berat bahkan sampai hukuman mati.
Jika vonis telah dijatuhkan, maka harus segera dilaksanakan dan tidak boleh dikurangi atau bahkan dibatalkan. Syaikh Abdurrahman al-Maliki di dalam Nizhâm al-‘Uqûbât (hal. 110, Darul Ummah, cet. Ii. 1990) “adapun untuk ta’zir dan mukhalafat, vonis Qadhi itu jika telah ditetapkan, maka telah mengikat seluruh kaum muslim, karena itu tidak boleh dibatalkan, dihapus, dirubah, diringankan atau yang lain, selama vonis itu masih berada dalam koridor syariah. Sebab hukum itu ketika sudah ditetakan oleh Qadhi, maka tidak bisa dibatalkan sama sekali. Pemaafan itu adalah pembatalan vonis (sebagian atau total) karena itu tidak boleh”.
Pelaksanaan hukuman yang dijatuhkan itu harus dilakukan secepatnya, tanpa jeda waktu lama setelah dijatuhkan vonis. Pelaksanaannya hendaknya diketahui atau bahkan disaksikan oleh masyarakat seperti dalam had zina (lihat QS an-Nur [24]: 2). Sehingga masyarakat paham bahwa itu adalah sanksi atas kejatahan tersebut dan merasa ngeri. Dengan begitu setiap orang akan berpikir ribuan kali untuk melakukan kejahatan serupa. Maka dengan itu kejahatan penyalahgunaan narkoba akan bisa diselesaikan tuntas melalui penerapan syariah Islam.

Wahai Kaum Muslim
Mustahil mewujudkan masyarakat bersih dari narkoba dengan hukum buatan manusia dan sistem demokrasi sekarang ini. Hal itu hanya bisa diwujudkan melalui penerapan syariat Islam secara total dalam bingkai khilafah Islamiyyah. Kita wajib segera berjuang penuh kesungguhan untuk mewujudkannya di tengah kita. Wallâh a’lam bi ash-shawâb. []

Komentar:
Publik mendambakan partai politik yang “bersih” yang dapat menjadi lokomotif agenda pemberantasan korupsi. Masyarakat sudah tidak lagi percaya pada partai yang bergelimang kasus korupsi (Kompas, 16/10)
  1. Selama sistem politik demokrasi yang mahal masih dipakai, sangat sulit parpol dan politisi bisa benar-benar “bersih”.
  2. Lebih sulit lagi menjadi parpol dan politisi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat. Sebab selain harus mengembalikan modal, juga didoktrin untuk fokus pada kekuasaan.
  3. Parpol yang benar-benar bersih dan peduli rakyat akan terwujud dengan sistem Islam. Sebab sistem politik Islam itu tidak mahal dan politik Islam itu fokus pada ri’ayah (pemeliharaan) berbagai urusan rakyat.
loading...
Read more »

Konvoi wapres boneka Afghan diserang Mujahidin Imarah Islam Afghanistan di Parwan

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Konvoi presiden boneka Afghan kedua, Karim Khalili, diserang oleh Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (IIA) pada hari Ahad (14/10/2012) di provinsi Parwan, demikian informasi yang dikatakan juru bicara IIA Zabihullah Mujahid melalui situs resmi IIA.
Rombongan wakil presiden sekaligus tokoh Syi'ah itu dihantam serangan Mujahidin saat melewati desa Turaj, distrik Sheikh Ali di provinsi tersebut dalam perjalanannya ke kota Kabul.
Terjadi bentrokan beberapa saat, yang akhirnya meninggalkan delapan pengawal Khalili tewas dan sejumlah lainnya menderita luka-luka, sementara sejumlah kendaraan turut hancur.
Terkait kondisi target utama (Khalili) belum ada kejelasan apakah dia tewas atau terluka. (arrahmah.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

10.000 Muslim Berdemo di Kantor Google London Tuntut Penghapusan Film Innocence of Muslims

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Sekitar 10.000 umat Muslim  melakukan demonstrasi di luar kantor Google di London hari ini, Senin (15/10/2012) dalam apa yang dikatakan sebagai yang pertama dan akan terus berlanjut, dalam upaya terencana untuk memaksa perusahaan pencari raksasa tersebut untuk menghapus sebuah film anti-Islam dari situs YouTube di Inggris.

Ribuan Muslim yang diorganisir oleh Forum Aksi Muslim telah melakukan perjalanan dari jauh seperti dari Glasgow, berjarak -+ 566 km dari London, untuk ambil bagian dalam demonstrasi tersebut, menjelang demonstrasi satu juta orang yang direncanakan akan dilakukan di Hyde Park dalam beberapa pekan mendatang.

Kemarahan atas 'Innocence Muslim', sebuah film yang diproduksi Amerika yang menghina Nabi Muhammad dan merendahkan umat Islam, menurut pengunjuk rasa, tetap tersedia untuk ditonton di website YouTube, anak perusahaan dari Google.

Seorang penyelenggara Masoud Alam mengatakan: "protes kami berikutnya akan berada di kantor Google dan YouTube di seluruh dunia. Kami menginginkan untuk pelarangan film ini..

"Ini bukan kebebasan berekspresi, ada batasan untuk itu. Penghinaan terhadap Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam ini tidak akan diizinkan," tambahnya.

Aksi berikutnya dari kelompok ini adalah sebuah pawai, yang Masoud Alam harapkan akan berjumlah "satu juta orang" yang akan berlangsung di Hyde Park "dalam beberapa pekan ke depan", katanya.

"Kami akan terus memprotes sampai itu dilarang," tambahnya.

Demonstrasi hari ini adalah yang protes terorganisir ketiga dalam satu bulan, dan mengambil tempat di jalan pusat kota London  di mana situs pencari raksasa Google memiliki markas besar di Inggris. Sebuah demonstrasi di luar Kedutaan Besar Amerika di London bulan lalu menarik sedikit perhatian ketika protes di Libya, Tunisia dan Yaman mendominasi berita utama, termasuk penyerbuan kedutaan di Benghazi, Libya, yang menyebabkan kematian Duta Besar AS untuk Libya, Christopher Stevens.

Barikade-barikade didirikan di depan kantor pusat Google dan kumpulan orang mengangkat spanduk-spanduk dengan kata-kata "Kami mencintai nabi kami lebih dari hidup kami" dan "Nabi Muhammad adalah pendiri dari kebebasan berbicara".

Demonstrasi itu juga diisi pidato oleh lebih dari selusin imam dalam campuran bahasa Arab, Urdu, dan Inggris, mendesak umat Islam untuk menghormati nama Nabi dan tidak mundur dalam menghadapi Google yang terus menolak melakukan tindakan. Kerumunan massa menyambut pidato itu dengan teriakan "Allahu Akbar dan Muhammad Rosulullah".

Salah satu pembicara, Sheikh Al-Faiz Aqtab Siddiqui, mengatakan kepada The Daily Telegraph: "Terorisme bukan hanya orang-orang yang membunuh tubuh manusia, namun termasuk yang membunuh perasaan manusia. Pembuat film ini telah menteror 1,6 miliar orang Muslim..

"Organisasi seperti Google merupakan pemain kunci dan harus mengambil tanggung jawab untuk kesopanan. Anda tidak bisa hanya mengatakan tidak peduli bahwa itu adalah kebebasan berbicara. Ini adalah anarki.."

Sheikh Siddiqui, seorang pengacara dari Nuneaton, mengatakan ia ingin membentuk koalisi dengan Gereja Inggris, Katolik, kelompok-kelompok Yahudi, Serikat Pekerja dan bahkan kelompok Konservatif untuk mendorong barisan mereka untuk bergabung dengan "kampanye kesopanan" nya.

"Kami ingin semua orang dalam masyarakat untuk mengenali orang-orang ini yang merusak masyarakat global kita yang rapuh. Kami ingin Gereja, Sinode, kelompok Yahudi dan tokoh-tokoh pendiri terlibat," katanya.

Sebanyak 800 imam di masjid-masjid di seluruh Inggris membantu untuk mengatur protes hari ini, yang berlangsung empat jam dan jalan-jalan diblokir hampir sampai ke depan pintu Jalan Istana Buckingham.

Tidak hanya berasal dari London, Umat Muslim dari Blackburn, Birmingham, Glasgow, Luton, Manchester dan Peterborough juga hadir dalam demonstrasi hari ini. (an/telegraph/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »
Home
loading...