Archive by date

Banjir Bandang Landa Ambon

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Sembilan orang tewas akibat banjir yang terjadi di kota Ambon, Selasa (30/7). Ratusan rumah warga pun terendam banjir yang melanda separuh wilayah Kota Ambon tersebut. Banjir terjadi akibat hujan yang mengguyur kota Ambon beberapa hari terakhir. Alhasil ribuan warga mengungsi ke sejumlah tempat.

Kawasan yang terendam banjir di separuh Kota Ambon tersebut yakni wilayah Batu Merah, Batu Gajah, Batu Mejah, SKIP, Jalan Baru, Kadewan, Silale, Saobali, Waihaong dan beberapa wilayah lainnya. Selain hujan yang terus mengguyur kawaqsan tersebut, banjir pun terjadi karena sejumlah sungai yang meluap, demikian laporan metrotvnews.com.

Banjir memutuskan sejumlah jembatan dan ruas jalan serta sejumlah kawasan longsor. Banjir kali ini merupakan yang terparah jika dibandingkan 1 Agustus 2012 lalu. Sebab banjir juga meredam pemukiman warga yang sebelumnya tidak pernah terjadi.

Pantauan RRI, saat ini lumpur bercampur pepohonan yang menyatu dengan rumah warga. Batu gantung, dan Batu merah. Lumpur menutupi atap rumah. Ratusan warga di Batu Merah di lokasi Jl. Jenderal Sudiraman, digunakan tempat pengungsian warga. [muslimdaily.com/ +ResistNews Blog ]

loading...
Read more »

Muslim Ghana Tolak Pembatasan Usia Pernikahan

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Sebuah rancangan undang-undang untuk meningkatkan usia perkawinan bagi perempuan di Ghana menghadapi kritik dari organisasi-organisasi Muslim, melihatnya sebagai pembuka pintu untuk masalah yang berkaitan dengan seks pra-nikah dan aborsi yang bertentangan dengan hukum Islam.

"Ada faktor-faktor yang membangun secara signifikan termasuk biologis, budaya, sosial dan teknologi; yang menjamin bahwa anak gadis secara fisik matang untuk menikah pada usia 18 tahun," kata seorang ulama dan Ketua Ghana Muslim Mission, Sheikh (Dr) Amin Bonsu, kepada Ghana Web pada Senin, 29 Juli, demikian lansir onislam.net.

"Menunda pernikahan mereka berarti kita akan melihat lebih banyak gadis-gadis muda untuk hamil tanpa laki-laki yang bertanggung jawab yang akan merawat mereka selama kehamilan, melahirkan anak dan bayi mereka," tandasnya.

Usulan untuk meningkatkan usia perkawinan bagi perempuan di Ghana dari 18 tahun menjadi 23 tahun, pertama kali diusulkan oleh ahli statistik pemerintah, Dr Philomina Nyarko.

Menurut Nyarko, usulan tersebut akan memastikan bahwa perempuan muda secara fisik, sosial dan psikologis akan siap melahirkan anak setelah 23 tahun.

Berbicara pada konferensi pers di Accra, Bonsu berpendapat bahwa melahirkan anak di usia lanjut juga bisa membawa komplikasi bagi banyak wanita. Selain itu, ia menyebut laporan yang menunjukkan bahwa di wilayah Ghana bagian tengah saja, hampir 14.000 perempuan mengalami hamil tahun lalu melalui hubungan seks pra-nikah.

Sheikh Bonsu mengatakan kurangnya perawatan yang tepat untuk gadis-gadis hamil seperti itu bisa memaksa mereka untuk terlibat dalam metode aborsi yang tidak aman yang dapat menyebabkan tingginya tingkat kematian ibu di negara ini.

"Oleh karena itu, hal ini mengkhawatirkan bahwa menunda pernikahan mereka sampai 23 tahun akan memberikan ruang untuk kehamilan remaja lebih besar, aborsi ilegal, kematian ibu, HIV / AIDS, kelahiran yang tidak direncanakan dan banyak konsekuensi yang lain pada gadis-gadis ini, bayi mereka dan masyarakat secara keseluruhan," tegas Sheikh Bonsu.

Menurut CIA factbook, Ghana adalah rumah bagi populasi Muslim yang diperkirakan mencapai 17,6% dari 25 juta penduduk negara itu.

Peran Pemerintah

Tokoh Muslim tersebut menegaskan bahwa pemerintah harus memikul tanggung jawab dalam memberikan informasi yang tepat mengenai pengasuhan anak kepada para orang tua daripada meningkatkan usia perkawinan.

"Lembaga pendidikan juga harus menanamkan moral dan pelatihan kecakapan hidup ke dalam kurikulum sekolah seperti yang digunakan untuk menjadi di masa lalu, bukan berfokus hanya pada pengembangan intelektual dan akademis anak-anak kita," saran Sheikh Bonsu.

Dia menambahkan bahwa lembaga agama juga harus fokus pada khotbah moral yang baik dan membentuk karakter penganut agama mereka daripada menghabiskan terlalu banyak waktu pada masalah bisnis.

"Masyarakat, tokoh adat dan tokoh politik kita harus menjunjung tinggi dan menghormati orang-orang dengan karakter moral yang baik, bukan kekayaan, status sosial," tambahnya.

Sheikh Bonsu mencatat bahwa menempatkan terlalu banyak penekanan pada pengendalian kelahiran dan mengurangi pertumbuhan penduduk bukanlah pendekatan yang lebih baik untuk pembangunan negara.

Dia juga mengecam fakta bahwa banyak negara menghabiskan banyak sumber daya atau dana pada pengendalian kelahiran dan mengurangi populasi daripada anggaran yang akan menjamin pertumbuhan ekonomi.

"Kami menyarankan bahwa keluarga dan negara harus menggunakan sumber daya yang tersedia untuk perencanaan keluarga yang tepat termasuk jarak kelahiran, alokasi sumber daya untuk anak-anak  dan pendidikan," saran Sheikh Bonsu.

Pernikahan dalam Islam adalah sangat penting karena merupakan ikatan suci seorang pria dan seorang wanita untuk memperkuat dan meningkatkan moral masyarakat.  [ahr/muslimdaily.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pejuang Suriah di Aleppo Bentuk Komisi Fatwa

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Sebuah komite syariah di daerah yang dikuasai pejuang di Aleppo mengeluarkan sejumlah fatwa, harian Asharq al- Awsat melaporkan pada hari Selasa.

Fatwa yang terbaru adalah pelarangan atau pengharaman roti croissant. Menurut komite syariah, roti croissant yang berbentuk seperti bulan sabit tersebut merupakan suatu perayakan kemenangan orang Eropa atas kaum Muslim pada masa kolonial.

Daerah yang dikuasai pejuang di sejumlah wilayah di Suriah telah menerapkan sejumlah aturan Islam dan mengeluarkan sejumlah fatwa yang diputuskan oleh komite syariah Islam.

Fatwa tersebut jarang di temui masyarakat Aleppo, yang sebelumnya memiliki pandangan ideologi yang agak bebas, Asharq al-Awsat melaporkan.

Fatwa lain yang dikeluarkan oleh komite syariah di kota itu yang dilansir dalam halaman Facebooknya yakni melaran perempuan Muslim memakai make up dan berpakaian ketat saat keluar rumah.

Sebuah fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Peradilan Serikat, berafiliasi dengan pejuang FSA, menetapkan satu tahun penjara bagi siapa pun yang tidak berpuasa selama bulan suci Ramadhan.

Namun, sejumlah tokoh perjuangan Suriah anti Rezim Assad yang menggunakan jalur diplomasi, justru tidak senang dengan pemberlakuan atau penetapan sejumlah fatwa di daerah yang sudah dikuasai pejuang Suriah.

Samir Nashar, seorang anggota oposisi dari  Koalisi Nasional Suriah, meminta FSA untuk menyatukan kekuatan di Aleppo dan bekerja untuk mencegah perluasan komite fatwa tersebut, demikian keterangannya kepada Asharq al-Awsat.[muslimdaily.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pentagon akui Taliban tetap tangguh, bersikeras melatih pasukan Afghan setelah 2014

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Pentagon mengatakan bahwa pihaknya masih perlu memberikan bantuan keuangan dan pelatihan terhadap pasukan Afghan setelah penarikan pasukan pimpinan NATO dari Afghanistan yang dijadwalkan tahun 2014, seperti dilansir Radio Free Europe Radio Liberty.
Telah jelas kalah dalam medan perang, tetapi AS masih mengklaim bahwa Mujahidin Taliban atau Imarah Islam Afghanistan “berkurang kemampuan dan kepopulerannya serta berkurang wilayah kekuasannya” daripada tahun 2011, padahal faktanya Mujahidin semakin kuat dalam segi militer maupun penguasaan wilayah.
Meski begitu, di sisi lain Pentagon memperingatkan bahwa Taliban tetap tangguh dan memegang pengaruh di sejumlah daerah pedesaan utama, termasuk distrik-distrik di dekat ibukota.
Walaupun telah mengalami kerugian jiwa dan materi yang besar, NATO telah mengatakan bahwa mereka berniat untuk menempatkan unit pasukan sebagai pelatih dan penasehat bagi pasukan Afghan setelah 2014. (arrahmah.com/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Iran Bersiap Memulai Perang Dengan Sunni Di Irak

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Seorang tokoh terkemuka dalam “Dewan Tertinggi Islam Iraq,” menyatakan adanya tawaran bantuan pasukan kepada Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki, oleh pejabat Teheran.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sky News Arabia, tokoh tersebut menegaskan bahwa Teheran memiliki keyakinan tentang aksi kekerasan di Irak memiliki dua tujuan.
Pertama mendorong Nuri al-Maliki mengundurkan diri atau mendorong Amerika mempercepat pemecatannya, dan tujuan kedua berkaitan perkembangan situasi Suriah.
Menurut sumber tersebut, para pemimpin militer Iran menyarankan Nuri Maliki menyebar pasukan di tiga tempat, pertama di sepanjang perbatasan antara Irak dan Suriah, kedua di sisi antara provinsi Anbar dan Karbala di gurun Nukhaib, “karena itu adalah sumber kebocoran senjata, bahan peledak dan gerilyawan ke Irak,” dan daerah ketiga di perbatasan antara Anbar dan Baghdad, yang menjadi sasaran serangan “Al-Qaeda” dan sisa partai Baath.
Menurut informasi yang tersedia, Teheran berencana mengirimkan 10 ribu pasukan Pengawal Revolusi ke Irak. Teheran berjanji kepada Maliki akan membersihkan Baghdad dari kelompok oposisi dan kelompok bersenjata dalam waktu 90 hari jika dia setuju atas tawaran bantuan unit “Pengawal Revolusi.”
Maliki berencana memilih pasukan yang loyal kepadanya, untuk mendampingi dan bekerja sama dengan pasukan Iran.
Rencananya Teheran akan menyebarkan pasukan Pengawal Revolusi secara rahasia dan tidak terpusat di kota-kota, tetapi juga di perbatasan pinggiran kota. (skynewsarabia/Zhd/eramuslim/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Solidaritas Warga Turki Dan Italia Untuk Rakyat Mesir

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Warga Turki melakukan unjuk rasa turun kejalan menunjukan solidaritas mereka kepada pendukung Pro Mursi, di Kota Diyar Bakr, pada selasa kamarin.
Dalam aksinya, mereka menyatakan penolakan terhadap kudeta militer di Mesir, dan mengutuk pembantaian yang terjadi di dekat Medan Rab’ah dan depan wisma Garda Republik.
“Kudeta militer terhadap pemerintah yang sah, merupakan penghinaan terhadap nilai-nilai demokrasi,” ujar para demonstran.
Selain di Turki, demonstrasi  menolak kudeta militer, dan dukungan terhadap legitimasi Presiden Muhamad Mursi, juga terjadi di negeri Pizza, Italia, selasa kemarin.
Sebelumnya, Rusia dan Prancis, menjadi dua negara pertama Uni Eropa yang mengutuk pembantaian pengunjuk rasa damai, dan penolakan terhadap kudeta militer. (rassd/Zhd/eramuslim.com/ +ResistNews Blog )
Turki unjuk rasa ايطاليا
loading...
Read more »

[Video] Kebenaran rekaman kasus FPI Kendal

item-thumbnail
Munculnya VIDEO KEBENARAN REKAMAN KASUS FPI KENDAL (2) dilatar belakangi oleh penghapusan VIDEO KEBENARAN REKAMAN KASUS FPI KENDAL oleh youtube..smoga video ini ga dihapus lagi oleh youtube agar masyarakat menerima informasi yang berimbang.. cover both side []
loading...
Read more »

Paus Fransiskus Dukung Gay?

item-thumbnail
+ResistNews Blog - PAUS Fransiskus dilaporkan telah mengeluarkan pernyataan mengejutkan soal gay. Paus mengatakan bahwa selayaknya gay dipinggirkan namun dirangkul oleh masyarakat.
Saat berbicara dengan para wartawan yang mengikuti perjalanannya kembali dengan pesawat dari Brazil, Paus menegaskan kembali posisi Gereja Katolik Roma yang menyatakan tindak homoseksual itu dosa, namun orientasi ke arah homoseksual tak berdosa.
Saat itu sang Paus menjawab pertanyaan tentang apakah ada “lobi bagi gay di Vatikan?”
“Jika ada seseorang yang gay dan mencari Tuhan dan berniat baik, siapa lah saya ini untuk menghakimi mereka?”
Pernyataan tersebut sangat berbeda dengan sikap yang dilontarkan pendahulunya terkait isu yang sama.
Paus Benediktus XVI telah menandatangani sebuah dokumen tahun 2005 yang menyatakan pria ‘pengidap’ kecenderungan homoseksual parah tak boleh jadi pendeta.
Namun menurut Paus Fransiskus pastor gay mestinya diampuni dan kesalahannya dilupakan. [islampos/bbc/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pelacuran Dibeking Ronggolawe, Umat Islam Harus Berani Melawan

item-thumbnail
+ResistNews Blog - MASYARAKAT Sukorejo adalah masyarakat religius. Tidak ada masyarakat yang menyetujui berlangsungnya praktik maksiat, kecuali memang itu masyarakat maksiat. Demikian dikatakan tokoh masyarakat Sukorejo sekaligus pengasuh Pesantren Salamatun Qolbi, Ibnu Shodiq.
Dia menambahkan sebenarnya masyarakat sudah siap untuk menutup tempat-tempat pelacuran di Sukorejo. Namun mereka takut bergerak karena adanya beking dari preman Ronggolawe. Selain menjadi beking hiburan malam, Ronggolawe juga terlibat dalam sindikat judi togel.
“Pemimpin preman Ronggolawe ini orang kafir, namanya Erik,” katanya saat ditemui Islampos.com di Sukorejo, Jum’at (26/7/2013).
Keberadaan Ronggolawe sebenarnya bisa dieliminir jika petugas keamanan dapat bertindak tegas. Aktivitas Ronggolawe sudah sangat meresahkan warga dengan turut melakukan aksi pencurian motor warga.
Untuk melindungi Sukorejo dari segala aksi kejahatan Ronggolawe, Dosen Universitas Negeri Semarang ini  meminta kelompok Islam bersatu untuk melawan arogansi Ronggolawe.
“Saya pernah di-TO (Target Operation) sama mereka. Tapi saya tidak takut, Saya balik samperin mereka. Tapi malah mereka yang  takut,” katanya seraya tertawa lebar.
Selain kompleks pelacuran Alaska, tempat hiburan malam yang turut meresahkan warga adalah tempat karaoke di Terminal Sukorejo. Meski dibungkus atas nama karaoke, namun praktik syahwat berlangsung di dalamnya.
“Saya sudah lima sampai enam kali berusaha membubarkan, tapi meski bubar nanti buka kembali,” katanya. “Pernah saya ancam akan saya bakar jika sampai Maghrib tidak tutup, akhirnya mereka tutup juga,” tandasnya. [Islampos/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

[Video] Pasukan Gabungan Syi’ah Menyerang Jama’ah Shalat Tarawih, 10 Terbunuh

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Setidaknya sepuluh umat Islam gugur dan puluhan lainnya luka berat saat melaksanakan shalat tarawikh kemarin malam. Hal ini disebabkan oleh serangan roket yang beruntun dari Pasukan Gabungan Syi’ah di Kota Homs.
Kejadian ini terjadi di masjdi Jami’ al-Husami, daerah perkotaan Dablan, Homs. Kota Homs adalah salah satu kota yang dikepung oleh pasukan gabungan Syi’ah dari berbagai penjuru.  Sudah sebulan pengepungan ini berjalan. Ada sekita 40.000 umat Islam yang terkepung di dalam kota Homs. (Akrom/almuktsor/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Jelang Lailatul Qadr, Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahim

item-thumbnail
Masjid Ibrahimi di Hebron
+ResistNews Blog - Otoritas penjajah Israel memutuskan untuk menutup Masjid Ibrahimi di Hebron pada tanggal 27 Ramadhan, yang banyak dianggap sebagai ‘Malam Lailatul Qadr’ bagi jamaah Muslim untuk membuat jalan bagi pemukim Yahudi untuk merayakan salah satu festival mereka.
General Manager urusan Wakaf di Hebron, Tayseer Abu Sneineh menjelaskan bahwa otoritas penjajah telah memberitahu mereka tentang keputusan untuk menutup Masjid Ibrahimi bagi jamaah Muslim, dan niat mereka untuk membersihkan koridor dan perimeter untuk para pemukim pada Senin, 5 Agustus 2013, dengan dalih untuk merayakan festival Yahudi, Tisha B’Av.
Otoritas penjajah Israel menutup Masjid Ibrahimi, koridor, serta jalan-jalan sekitarnya selama sedikitnya sepuluh hari sepanjang tahun dengan dalih hari libur Yahudi. Pada hari ini, umat Islam dilarang masuk untuk menyediakan jalan bagi para pemukim Yahudi.
Penutupan telah disetujui oleh Komisi Samgar yang dilembagakan oleh pemerintah Israel untuk menyelidiki pembantaian Masjid Ibrahimi pada tahun 1994 oleh seorang ekstremis pemukim Yahudi, Baruch Goldstein yang menembaki jamaah Muslim saat salat subuh. Ia membunuh dan melukai lusinan dari jamaah masjid. Komisi membagi masjid tersebut dan jamaah Muslim dilarang memasuki area tersebut beberapa hari selama setahun.
Malam Lailatul Qadr adalah malam istimewa yang terjadi setiap tahun di bulan Ramadhan dan merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk mendapatkan berkah dan pengampunan dari Allah. [cii/annajah/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Muhammadiyah Diharapkan Menuntut Densus 88

item-thumbnail
Mabes Polri sempat merilis sedemikian rupa, yang memaparkan seolah-olah korban teroris benaran. Pernyataan Humas Mabes Polri merupakan pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter bagi korban

+ResistNews Blog - Indonesia Police Watch (IPW) mengecam keras kasus salah tangkap yang dilakukan Densus 88 terhadap dua warga Tulungagung, Jatim, yakni Sapari (49) dan Mugi Hartanto (38).
"Kasus salah tangkap di Tulungagung adalah salah satu bukti kekejian polisi, khususnya Densus 88. Kasus ini tidak boleh ditolerir,” ucap Ketua Presidium IPW Neta S Pane.
Menurut Neta, lembaga-lembaga  negara, seperti DPR dan Komnas HAM, perlu mempersoalkan kasus ini secara serius, antara lain memanggil dan meminta pertanggungjawaban Kapolri dan Komandan Densus 88.
Selain itu kata Neta, korban harus melakukan tuntutan pidana dan perdata. Pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus ini yang bisa dituntut secara pidana adalah anggota Densus yang melakukan penangkapan dan penyiksaan, kemudian Komandan Densus di lapangan maupun Komandan Densus yang memerintahkan penangkapan.
Mereka yang dituntut secara pidana harus segera ditahan, mengingat pelaku penyiksaan diancam 5 tahun penjara. Sedangkan Kapolda dan Kapolri bisa dituntut secara perdata," kata Neta, dalam berita Waspada, Rabu (31/07/2013).
Dalam kasus salah tangkap di Inggris lima tahun lalu, kata Neta, pengadilan memerintahkan polisi Inggris membayar ganti rugi sebesar Rp15 miliar (jika dirupiahkan) kepada korban salah tangkap.
Tuntutan perdata dan pidana ini harus  dilakukan korban. "IPW berharap Muhammadiyah yang sejak awal membantu advokasi terhadap korban bisa segera mengajukan tuntutan perdata dan pidana agar ada pembelajaran terhadap polisi maupun Densus 88 agar tidak bersikap sewenang-wenang dalam menjalankan tugasnya,” katanya.
Apalagi dalam kasus Tulungagung, Mabes Polri sempat merilis sedemikian rupa, yang memaparkan seolah-olah  korban adalah teroris benaran. “Pernyataan Humas Mabes Polri tersebut merupakan pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter bagi korban," tukasnya.
Lanjut Neta, dalam kasus ini IPW berharap Kapolri dan Humas Mabes Polri berjiwa besar untuk meminta maaf kepada korban. Wilayah Polda Jatim belakangan ini banyak terjadi aksi salah tangkap. Setidaknya ada lima kasus salah tangkap yg menimbulkan kontroversi di jatim.
"Kasus Tulungagung menunjukkan betapa buruknya kinerja Densus 88 dan intelijen kepolisian. Informasi intelijen yang tidak akurat ditelan mentah-mentah  dan melakukan penangkapan dan penyiksaan secara membabi buta terhadap korban.”
Kasus malpraktik yang dilakukan Polri dan Densus ini sangat menakutkan publik serta mencederai rasa keadilan masyarakat. Belajar dari kasus ini sudah saatnya Kapolri mengevaluasi kinerja Densus 88 dan sudah saatnya kalangan DPR, Komnas HAM dan komponen-komponen masyarakat lainnya mengontrol secara ketat sikap, perilaku, dan kinerja Densus 88.
Jika kontrol ketat ini tidak dilakukan dipastikan Densus 88 akan semakin sewenang-wenang  dan kasus salah tangkap terus terulang," tegas Neta.[hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Sidang Itsbat 7 Agustus, Hari Raya Mungkin Sama

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Pemerintah mengabarkan akan melaksanakan sidang itsbat penentuan 1 Syawal 1434 Hijriyah pada 7 Agustus 2013 nanti. Dikutip situs resmi Kemenag, Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap hari raya Idul Fitri tahun ini dirayakan secara bersama oleh semua umat Muslim di Tanah Air.
 “Sidang itsbat akan dilaksanakan 7 Agustus, semua Ormas Islam kita undang,” kata Wamenag kepada wartawan pada acara buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Ampera I No. 10, Jakarta Selatan, Selasa (30/07/2013) sore.
Hadir Duta Besar Arab Saudi Mustafa bin Ibrahim Al Mubarak, para pejabat eselon I, II, dan III Kementerian Agama, serta beberapa direktur BUMN.
Wamenag mengatakan, jika didasarkan pada perhitungan hisab, pada hari pelaksanaan rukyatul hilal atau hari Rabu senja tanggal 7 Agustus 2013, posisi hilal berada di atas 2 derajat. Sesuai pengalaman tahun-tahun yang lalu, apabila hilal di atas 2 derajat, maka hilal atau bulan baru dimungkinkan akan bisa disaksikan atau imkanur rukyat.
“Kecuali jika pada hari itu seluruh lokasi pemantauan hilal di Tanah Air terhalang mendung,” ujarnya.
Namun Wamenag berharap, hari raya Idul Fitri tahun ini akan dirayakan bersama-sama oleh seluruh masyarakat muslim Indonesia.
“Kita berharap lebaran bareng, sehingga lebih menguatkan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil menambahkan, pada sidang itsbat penentuan awal syawal nanti terlebih dahulu dilaksanakan sebuah seminar membahas tentang masalah hisab-rukyat.
“Jika sebelumnya kegiatan sidang dilaksanakan sore hari, itsbat nanti akan dimulai dari siang hari, sekitar pukul 13.30 dengan sebuah seminar membahas permasalahan hisab rukyat, termasuk juga mengenai penetapan yang dilakukan oleh kelompok An Nazir dan Naqshabandi,” kata Djamil.*[hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Homoseksual dan Kehancuran Peradaban di Barat

item-thumbnail
Bisa diprediksi, kekacauan hebat akan menimpa Barat, jika pendapat sang Paus benar-benar akan diikuti kaum Katolik sedunia
Oleh: Kholili Hasib
DALAM Paus Benediktus XVI mengeluarkan pernyataan kontroversial di kalangan gereja, bahwa kaum Gay harus diberi hak setara dengan manusia lainnya. Dalam pernyataan terbaru ia mengatakan, “Tidak seharusnya kelompok gay terpinggirkan. Mereka justru harus diintegrasikan dengan masyarakat,” demikian kata Paus Fransiskus seperti dikutip tempo.com pada 29 Juli 2013.
Menurut Paus Fransiskus, tidak ada otoritas yang berhak menghakimi perilaku kaum gay, otoritas Gereja sekalipun.
Melihat pernyataan pemimpin umat Katolik sedunia ini, setidaknya menunjukkan, peradaban bangsa Barat saat ini makin terancam. Yang lebih mengenaaskan, penyakit homoseksual dan lesbian justru mendapat legitimasi langsung dari pemimpin agama nomor satu di Katolik.
Ada kabar, bahwa kaum gay telah melakukan lobi-lobi kepada Vatikan. Setelah sekian lama melobi otoritas tertinggi kaum Katolik seduania itu, kaum gay akhirnya mendatkan angin dari Paus Fransiskus. Fransiskus cenderung berpikir sekular. Karena itu, ia merasa tidak memiliki hak untuk menilai kaum gay. Jika seseorang berorientasi gay, mencari Allah, dan memiliki niat baik, apa saya punya hak untuk menghakimi mereka,” tuturnya lagi.
Tentu saja, sikap resmi Paus Fransiskus diprediksi akan mengubah paradigma Gereja Katolik sedunia yang selama ini belum sepakat mengenai hukum homoseks. Beberapa waktu lalu pendeta di AS dan Eropa menyatakan diri sebagai penganut gay. Paus Benediktus VXI menyatakan perkawinan sejenis pendeta terlarang. Namu kini diprediksi keadaan akan lain. Ironi kalangan pendeta Katolik liberal sedang dimainkan. Ternyata mereka memilih kumpul kebo dengan pasangan sejenis, daripada nikah secara agama. Sebab, otoritas Gereja ‘mengharamkan’ abdi gerja itu untuk menikah. Menikah  dengan pasangan lain jenis‘haram’, tapi homoseks ‘halal’. Begitulah kira-kira pikiran Paus.
Padahal, Paus Benediktus menandatangani sebuah dokumen pada tahun 2005 yang mengatakan pria dengan kecenderungan homoseksual tidak boleh menjadi imam. Namun, Paus Franciskus mengatakan, pendeta gay harus diampuni dosanya. Mereka juga berhak menjadi imam.
Selama ini otoritas Gereja dianggap penghalang bagi kaum gay. Namun kini di era Paus Franciskus, sekularisasi di lingkungan gereja diprediksi akan berada pada tingkat akut.
Di kalangan ilmuan Barat sendiri, penyakit homo dan lesbi pernah diperdebatkan. Perdebatan dimulai pada tahun 1970. dengan terbitnya tulisan Dr. Simon LeVay’s dalam majalah science. Artikel ini mendapat publikasi yang luar biasa karena ia menulis tentang asal usul biologi (teori genetik) homoseksual, sehingga menutupi kajian-kajian lainnya yang menafikannya.
Jeffrey Satinover dalam bukunya Homosexuality and the Politics of Truth, menyebutkan 3 hujah pendukung “gay politics”. Homoseksual adalah diturunkan secara biologis, homoseksual tidak dapat diubah secara psikologi, homoseksual adalah hal yang normal secara sosiologi.
Melalui lobi sosio-politik akhirnya mereka berhasil mendesak dan mempengaruhi APA (American Psychiatric Association) agar membuang homoseksual DSM (Dianostic and Statistical Manual of Mental Disorders) yang menyebutkan bahwa homoseksual adalah penyakit yang dapat dirawat oleh psikiatris.
Kajian dua ilmuan itulah yang menyebabkan makin tersebarnya penganut gay dan lesbian. Karena mereka merasa ‘save’ bahwa perilaku mereka dianggap normal oleh ilmuan, maka sejak tahun delapan puluhan perilaku gay dan lesbi mulai marak di Barat.
Para pemuda-pemudinya enggan nikah secara normal. Mereka cukup mencari kepuasan seksual dengan pasangan sejenis. Fenomena ini mengakibatkan menurunnya jumlah kelahiran di Negara-negara Barat.  Tentu saja, fenomena ini merupakan ancaman bagi peradaban modern.
Teori Satinover itu kemudian dibantah para saintis Barat. Dalam penelitian terbaru ternyata mereka menemukan bahwa gay dan lesbi adalah penyakit. C. Mann dalam artikel mengenai “Genes and Behavior” dalam majalah Science bahwa faktor utama Homoseksual adalah faktor lingkungan dan data-data yang digunakan untuk mengukuhkan teori genetik juga menunjukan betapa besarnya faktor yang bukan genetik.  Byne, seorang psikiatris yang memiliki ijazah kedokteran dalam Biologi, dan Parson pada tahun 1993 menganalisa segala kajian biologi terhadap homoseksual dan menyimpulkan bahwa tidak ada bukti yang mendukung teori genetik tersebut.
Terlepas dari perdebatan para ilmuan Barat, ternyata kajian mereka sepertinya ditutup oleh pemikiran liberal Paus Fransiskus. Bisa diprediksi, kekacauan hebat akan menimpa Barat, jika pendapat sang Paus benar-benar akan diikuti kaum Katolik sedunia. Disamping akan tersebarnya penyakit seksual, berhentinya regenerasi manusia akan menghancurkan peradaban sekuler Barat.
Mohammad Asad (Leopold Weiss) telah mengingatkan terhadap gaya peradaban Barat yang bersifat destruktif itu ancaman manusia. Ia menyatakan bahwa bahaya terbesar bagi eksistensi umat manusia, baik Muslim mapun sekular, adalah kecenderungan pola pikir Barat yang anti-Tuhan, membuang agama, dan materialistis.
Menurut Asad, karakteristik Barat yang tidak mengenal pertimbangan akhirat, semangat berpikirnya menundukkan agama dalam dinamika sejarah, meniadakan nilai tetap, dan semua nilai harus tunduk kepada dinamika budaya manusia inilah yang faktor utama yang menghancurkan peradaban manusia. Pernyataan Paus Fransiskus yang berupa larangan menghakimi kaum gay tidak lain adalah produk dari paradigma pemikiran anti-nilai, bebas dari aturan agama.
Dalam Islam, perilaku gay dan lesbi diatur agar manusia terhindar dari bencana dan penyakit itu. Perilaku tersebut dikutuk dan merupakan dosa besar. Hukum ini tetap, tidak akan berubah sampai hari kiamat. Rasulullah Salallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya yang paling aku takuti (menimpa) umatku adalah perbuatan kaum Luth.”(HR. Ibnu Majah). Dalam hadis yang lain, Ibnu Abbas meriwayatkan, bahwa Rasulullah saw bersabda: “Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, (beliau mengulanginya sebanyak tiga kali).” (HR: Nasa’i).
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya; ‘Kenapa kalian melakukan perbuatan keji itu sedang kalian bisa berpikir? Mengapa kalian berhubungan dengan sesama lelaki untuk melampiaskan syahwat dan menelantarkan perempuan? Sebenarnya kalian adalah kaum yang bodoh’.” (QS.Al-Naml: 55).*
Penulis adalah kolumnis hidayatullah.com, aktiv di InPAS Surabaya
loading...
Read more »

Pabrik iPhone Dituding Peras Tenaga Buruh

item-thumbnail
+ResistNews Blog - China Labor Watch hari Senin (29/7/2013) menuding salah satu pabrik pembuat iPhone untuk Apple Inc tidak membayar upah buruh dan memaksa pekerjanya bekerja berlebihan.
CLW mengatakan bahwa Pegatron Corp melakukan pelanggaran atas hukum dan janji Apple tentang kondisi pekerjanya.
Dalam pernyataannya, Apple berjanji akan menyelidiki tuduhan yang dialamatkan ke Pegatron dan menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan para pekerjanya.
CLW mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan di dua pabrik di Shanghai dan satu pabrik di Suzhou, yang mempekerjakan total 70.000 orang. Pelanggaran yang ditemukannya antara lain diskriminasi terhadap perempuan dan etnis minoritas, jam kerja berlebihan, kondisi tempat, kesehatan dan keamanan yang buruk serta masalah polusi.
Laporan CLW mengatakan, Pegatron menggarap produk iPhone 4, iPhone 4S dan iPhone 5 untuk Apple Inc.
Pihak Apple membenarkan satu tuduhan pelanggaran yang disebutkan CLW, yaitu kartu identitas sejumlah pekerja ditahan oleh pihak manajemen. Apple mengaku telah meminta Pegatron menghentikan tindakan itu.
CLW mengatakan, mayoritas pekerja bagian produksi di Pegatron bekerja selama 66-69 jam perminggu, jauh di atas batas legal yang ditetapkan pemerintah China 49 jam perminggu. Tidak hanya itu, buruh dipaksa untuk memalsukan jam kerja di kartu hadir untuk menutupi pelanggaran tersebut.
CLW juga mengatakan, Pegatron melakukan diskriminasi dengan tidak menerima pegawai di bawah usia 35 tahun dan orang-orang asal etnis Hui, Tibet serta Uighur.
Pegatron juga menyuruh pekerjanya membuang air yang mengandung bahan polutan kimia berbahaya hasil dari proses pemotongan ke saluran pembuangan.
Kantor Apple di Curpentino, California mengatakan akan mengirim auditor ke tiga pabrik Pegatron pekan ini untuk menyelidiki klaim CLW tersebut, lansir Associated Press.
Apple mengatakan, berdasarkan audit internalnya, pekerja Pegatron bekerja rata-rata 46 jam perminggu untuk menggarap produk-produk Apple.
Pegatron didirikan tahun 2008. Perusahaan Taiwan itu membuat komputer personal dan notebook, televisi LCD, peralatan sistem nirkabel dan pita lebar, serta produk lainnya.
“Kami menanggapi tuduhan ini secara serius,” kata CEO Pegatron Jason Cheng dalam pernyataannya, dan berjanji akan segera menyelidiki masalah itu serta mengoreksinya agar sesuai peraturan yang berlaku.
Sebelumnya perusahaan supplier Apple asal Taiwan yang lain juga dikecam karena berbagai kasus pelanggaran hak buruh. Foxconn, sebuah unit Hon Hai Precision Industry Co, mendapat sorotan tajam setelah banyak kasus bunuh diri buruh akibat berbagai tekanan dan kondisi pekerjaan yang buruk.[hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

5.100 Orang Palestina Berada dalam Penjara Zionis

item-thumbnail
+ResistNews Blog  - Kementerian Urusan Tahanan  dan Eks-tahanan Palestina, pada hari Selasa (30/07/2013)  mengatakan bahwa Zionis Israel menahan 5.100 orang Palestina dan Arab di 17 penjara dan kamp penahanan. Demikian diberitakan Saudi Gazette, Rabu (31/07/2013).
Kementerian yang menyampaikan pernyataan pada kesempatan dimulainya kembali pembicaraan damai antara Otoritas Palestina (PA) dan Israel juga menyebutkan, 537 tahanan sedang menjalani hukuman seumur hidup.

Ia menambahkan bahwa Abdullah al-Barghouti, anggota gerakan Hamas, sedang menjalani 67 macam hukuman seumur hidup dan tambahan 250 tahun karena dituduh mendalangi serangan bom yang menewaskan 67 orang Israel.
Zionis Israel juga menahan 250 anak, terutama di penjara Majido, Sharon, dan Offer. Juga terdapat 14 tahanan perempuan di penjara-penjara Israel.
Kementerian itu mengatakan, 13 legislator Palestina sedang berada di balik jeruji besi Zionis, termasuk anggota Komite Sentral Fatah, Marwan al-Barghouti, Sekretaris Jenderal Front Perjuangan untuk Pembebasan Palestina (PFLP), Ahmad Sa'adat, dan pemimpin Hamas di Tepi Barat, Hassan Yousef.
Zionis menahan 104 orang yang ditangkap sebelum penandatanganan Kesepakatan Oslo pada tahun 1993, sebagian besar dari mereka menjalani hukuman seumur hidup atas serangan terhadap Israel.
Palestina telah menyampaikan persyaratan dimulainya kembali pembicaraan perdamaian, yang terhenti pada tahun 2010, berupa penghentian pembangunan pemukiman, pembebasan 104 tahanan, dan negosiasi berdasarkan perbatasan tahun 1967.
Menurut kementerian itu, 1400 tahanan saat ini menderita sakit, 18 di antaranya menderita kanker, kelumpuhan, diabetes, kebutaan, dan tekanan darah tinggi, serta membutuhkan perawatan medis khusus, yang pemerintah Israel menolak melakukan perpanjangannya.
Pernyataan itu mengatakan, 204 tahanan meninggal di penjara-penjara Israel sejak pendudukan wilayah Palestina dalam perang Juni 1967 karena penyiksaan dan kelalaian medis.
Kementerian juga menyampaikan, 11 tahanan Palestina dan Arab sedang mengadakan aksi mogok makan menentang penahanan mereka di penjara-penjara Zionis.
Pada hari Minggu, kabinet pimpinan Benyamin Netanyahu melakukan pemungutan suara guna pembentukan tim menteri untuk meneliti orang-orang Palestina yang akan dibebaskan, dengan 13 menteri pendukung langkah-langkah itu, tujuh menentang, dan dua abstain.
Keputusan membebaskan para tahanan secara luas ditentang oleh kelompok yang suka berperang di Israel, politisi sayap kanan, serta beberapa anggota keluarga korban. Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya'alon mengatakan, menteri yang memilih pembebasan tahanan mengambil keputusan antara "keputusan yang buruk dan keputusan terburuk."
Radio Angkatan Darat Israel mengatakan, tim yang akan mengawasi pembebasan para tahanan akan terdiri dari Netanyahu, Ya'alon, Menteri Kehakiman dan Kepala Perunding Tzipi Livni, dan Menteri Ilmu Pengetahuan (mantan Kepala Shin Bet) Ya'akov Perry.
Menurut laporan itu, para tahanan akan dibebaskan secara bertahap dalam beberapa kelompok, dan kelompok pertama akan dilakukan awal Agustus.[hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pemerintah Saudi Ikut Andil Menggulingkan Mursi

item-thumbnail
+ResistNews Blog  - Dalam pemberitaan surat kabar “Washington Post” yang ditulis Cheryl  Himla, Selasa waktu Amerika, menyatakan bahwa pemerintah Saudi ikut andil dalam kudeta militer di Mesir.
“Pemerintah Saudi memberikan uang sejumlah satu miliar dollar Amerika kepada angkatan bersenjata Mesir, untuk terlaksananya kudeta tersebut,” ujar pengamat politik Arab Saudi, Mujtahid bin Harits bin Hammam.
Mujtahid mengutip dari United Press International (UPI), bahwa  Abdel Fattah al-Sisi telah menerima uang seperti yang disebutkan, pada 3 juli lalu atas keberhasilan kudeta militer.
Mujtahid menambahkan, ” kini pemerintah Saudi tidak yakin apakah mereka telah memberikan uang dengan bijak, Raja Abdullah mengetahui bahwa kegagalan kudeta militer di Mesir akan menjadi bencana bagi Kerajaan Saudi.”
Menurut UPI: “Ini alasan Raja Abdullah mendukung penggunaan kekerasan kepada pendukung kontra-kudeta, Raja Abdullah tidak hanya mendukung kudeta militer, tapi ia mencoba membujuk negara lain terutama barat, untuk menerima perubahan baru untuk membantu Sisi. (rassd/Zhd/eramuslim/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

9 Bulan Mendatang, Palestina-Israel Teken Kesepakatan Damai Tanpa Hamas Dan Jalur Gaza

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam konferensi pers di Washington, selasa kemarin, mengatakan bahwa perundingan damai Palestina-Israel akan dilanjutkan dalam waktu dua minggu kedepan di wilayah Israel atau Palestina.
“Semua isu akan dibahas di meja perundingan dengan satu tujuan sederhana yaitu mengakhiri konflik yang berkepanjangan” ujar Kerry.
Kerry juga menambahkan bahwa kedua belah pihak menegaskan komitmen mereka untuk melanjutkan upaya negosiasi pada isu-isu kunci, dan setuju untuk merahasiakan isi dari negosiasi tersebut.
Hal ini menjadikan Kerry satu-satunya orang yang bisa berkomentar di depan publik tentang jalannya perundingan damai kedua belah pihak.
Sebelumnya negosiator dari Israel dan Palestina bertemu di Washington, Amerika Serikat, pada senin kemarin, untuk melangsungkan pembicaraan awal perundingan damai keduanya.
Dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk membuat perjanjian damai dalam sembilan bulan ke depan. (Aljazeera/eramuslim/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Dendam ‘Perang Arab’ di Balik Konflik Mesir dan Suriah

item-thumbnail
Setelah beberapa hari mengikuti perkembangan di Mesir, akhirnya saya memutuskan menulis tulisan ini. Dorongan itu muncul ketika banyak kalangan pro dan kontra beradu opini di berbagai media. Suatu fenomena lumrah di era keterbukaan.
Namun sayangnya ada beberapa gelintir individu maupun kelompok justru kebablasan – atau sengaja kebablasan – dalam menyajikan opini. Beberapa diantaranya cenderung melakukan serangan yang sayangnya absurd dan tak berdasar bahkan jauh dari faktual. Sebut saja saudara kita Zuhairi Misrawi, analis politik Timur Tengah dan politisi muda yang mengaku memperjuangkan prinsip demokrasi yang secara serampangan berkicau soal konflik di Mesir dalam akun twitternya.
Ada juga kandidat Doktor Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran Dina Y Sulaeman dalam artikelnya Pemetaan Konflik Mesir yang dimuat oleh indonesia.irib. Salah satu tokoh yang diduga kuat berafiliasi ke Syiah tersebut latah dengan artikelnya dengan membeberkan beberapa fakta dan mitos yang juga jauh dari faktual.
Yang lebih menyakitkan lagi adalah salah satu anggota kelompok pergerakan Islam yang cukup bertaji di negeri ini justru ‘mensyukuri’ kejatuhan Mursi. Dalam sebuah diskusi kecil, beliau menganggap bahwa demokrasilah biang dari hukuman Allah kepada Mursi dan pengikutnya. Sebab demokrasilah yang memaksa manusia berhukum pada hukum selain Hukum Allah. Dan sebagai akibatnya, adzab Allah turun atas mereka. Saya berharap ini hanya opini individu saja sebagai oknum dari organisasi yang menaunginya. Walau dalam beberapa kasus ada BBM yang beradar soal ini yang mengatasnamakan organisasi tersebut.
Ini hanya kasus dalam lingkup Indonesia saja. Tak terhitung tokoh Islam dan non Islam yang secara terang-terangan mendukung kudeta di Mesir. Sebut saja Raja Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, bahkan tokoh sentral Mesir sekelas syaikh di Universitas Al-Azhar Ahmad Thayyib.
Saya sendiri sebetulnya tak terlalu terkejut dengan kejadian-kejadian di atas. Sebab inilah hasil gemilang sebuah ‘Grand Design’ yang sudah dipersiapkan sejak ratusan tahun lalu. Sebuah upaya pelemahan dalam rangka penguasaan untuk memudahkan jalan menuju “Tatanan Dunia Baru” dengan Palestina sebagai pusatnya. Inilah amanat Tuhan untuk bangsa Yahudi sebagai mana tercantum dalam Taurat yang disempurnakan oleh Talmud.
Usaha tersebut dimulai pada tahun 1880-an, tokoh-tokoh Yahudi Rusia mendirikan organisasi yang bernama Hibbat Zion. Kebanyakan Yahudi Rusia terkemuka ikut bergabung dalam organisasi ini. Nama penting yang ikut bergabung dengan Hibbat Zion adalah Leon Pinsker. Pada tahun 1882, Pinsker menerbitkan buku Auto-Emansipation. Dalam buku tersebut ia menyatakan bahwa Yahudi harus memiliki negara sendiri, dan untuk itu para pemimpin Yahudi harus berkumpul untuk membahasnya. Maka pada tahun 1884, Pinsker memimpin konferensi pertama di Kanovitz, Polandia. Konferensi kedua dilaksanakan pada tahun 1887 di Druskieniki. Dalam konferensi ini disepakati untuk menyebut gerakan sebagai Hovevei Zion. Dan Pinsker kembali terpilih untuk memimpin gerakan.
Konferensi-konferensi berikutnya segera menyusul. Dan sebagai puncaknya, pada tahun 1897, diselenggarakan Konferensi Zionisme Pertama di Basel, Swiss, di bawah pimpinan Theodore Hertzl seorang yahudi Austria.
Kongres ini sebagai tindak lanjut dari doktrin-doktrin politik Theodore Herzl yang dituangkan dalam bukunya Der Judenstaat.
Prestasi dari kongres ini adalah sebuah kredo formal yang merupakan azas Nasionalisme Zionis atau Negara Israel itu sendiri yang berbunyi, ”Bahwa tujuan utama dari zionisme adalah untuk menciptakan rumah bagi bangsa yahudi di Palestina yang terjamin dengan perundang-undangan.”
Langkah pertama yang dilakukan oleh Herzl adalah mendirikan organisasi zionis yaitu The Jewish Colonial Trust (1898), The Colonisation Commision (1898), The Jewish National Fund (1901), dan The Palestine Land Development Company (1908).
Selain itu, dihasilkan pula poin-poin penting sebagai langkah jangka panjang yang termuat dalam Protokol Para Tetua Zion atau yang sering disebut Protokol Zion. Yang merupakan paparan dari 25 langkah menguasai dunia hasil dari pertemuan Sir Meyer Amschel Rotshchild dengan 12 tokoh yahudi internasional pada tahun 1773 di kediamannya di Judenstrasse, Bavaria. Protokol ini merupakan panduan kerja secara umum semacam AD/ART.
Dalam protokol inilah semua langkah-langkah kerja dirumuskan. Mulai dari menguasai pemimpin sebuah negara, menciptakan makar, adu domba, sampai ke penguasaan media massa.
Langkah selanjutnya membujuk Sultan Abdul Hamid agar mengizinkan kedatangan imigran Yahudi ke Palestina. Usaha ini gagal. Namun dengan makar, Sultan Abdul Hamid bisa ditaklukkan. Melalui tangan Mustafa Kemal Attaturk, Zionis berhasil menjinakkan sultan sekaligus menghapus Sistem Pemerintahan Khilafah.
Saat itu, yahudi sudah mulai menguasai eropa dengan kekuatan ekonomi melalui dinasti Rothschild. Dimulai oleh Meyer Amschel Rotshchild. Kemudian dilanjutkan lagi oleh kelima anaknya. Sehingga mereka hanya perlu menguatkan dan mengarahkan pengaruh yang sudah ada di Inggris dan di negara-negara Eropa itu demi meraih cita-cita mereka.
Gerakan Zionisme bersama dengan beberapa politisi penting di Inggris, termasuk A.J. Balfour dan Herbert Samuel bahu membahu dalam merealisasikan visi gerakan itu. Dan menurut Ilan Pappe, keberhasilan utama mereka adalah dalam membangun kelompok lobi yang kokoh, terdiri dari orang Yahudi dan non-Yahudi, yang berpusat pada keluarga Rothschild. Hasilnya adalah Deklarasi Balfour.
Deklarasi Balfour ini sebagai tonggak awal penguasaan zionis terhadap palestina. Pada tanggal 11 Desember 1917 Jenderal Allenby berhasil memasuki Kota Yuresalem dan di dalamnya masuk pula sukarelawan yahudi. Segera setelah itu, sebagai simbol kembalinya Spirit Judaisme di palestina, didirikan Hebrew University pada tanggal 24 Juli 1918 di Mount Scopus. Tempat dimana titus menaklukan Jerusalem pada tahun 69 M.
Zionis benar-benar memanfaatkan Deklarasi Balfour. Setelah Kongres Zionis Internasional pimpinan Weizmann, imigrasi yahudi ke palestina semakin digalakan. Langkah ini sebagai upaya memperkuat posisi Yishuv (komunitas yahudi di palestina). Setahun setelah kongres tersebut, jumlah yahudi di tanah palestina sudah mencapai 83.794 orang.
Meningkat pesat pada tahun 1931 yang mencapai 174.616 orang. Dan menjelang pembagian palestina oleh PBB tahun 1947, jumlah yahudi sudah mencapai 608.255 orang. Jumlah yang cukup banyak jika dibandingkan dengan penduduk asli palestina yang berjumlah 1.237.332 orang.
Jumlah masyarakat yahudi yang kian hari kian bertambah membuat mereka semakin berani. Dengan menggunakan taktik kekerasan dan teror, pada tahun 1939 mereka mengkonsolidasikan pengawasan dan penguasaan seluruh wilayah palestina dengan kekuatan diplomasi dan militer.
Pada tanggal 29 November 1947, PBB mengeluarkan resolusi PBB No. 181 yang membagi wilayah Palestina sebesar 54% kepada bangsa yahudi yang pada waktu itu hanya berjumlah 30% dari jumlah rakyat Palestina, dan 45% kepada bangsa arab, sedangkan 1% yaitu Al-Quds dijadikan wilayah internasional.
Resolusi mendapat protes keras dari bangsa-bangsa arab. Namun PBB tak bergeming. Akibatnya, 14 Mei 1948 secara berani dan ilegal Yahudi memproklamirkan berdirinya negara israel di tanah merdeka dan syah Palestina.
Sehari kemudian, negara baru yang ilegal tersebut diserbu oleh bangsa-bangsa arab yang tak terima dengan dijajahnya plestina. Negara itu diantaranya adalah Iraq, Suriah, Mesir, Yordania, Lebanon, dan negara arab lainnya.
Selain negara-negara tersebut, terlibat pula di dalamnya organisasi massa. Setidak ada 3 organisasi yang tergabung diantaranya:
1. Pasukan Al-Jihad Al-Muqaddas, Adalah sebuah pasukan yang dibentuk oleh Lembaga Tinggi Arab untuk Palestina dan dipimpin oleh Abdul Qadir Al-Husaini yang tewas dalam pertempuran Al-Qasthal pada 8 April 1948. Pasukan ini terdiri dari kurang lebih 10.000 tentara dengan persenjataan yang tergolong kurang, karena para pemimpin organisasi-organisasi arab bersekongkol dengan Lembaga Tinggi Arab untuk tidak menyalurkan bantuan berupa senjata ataupun uang kepada mereka.
2. Pasukan Al-Inqadz. Pasukan ini berdiri berdasarkan ketetapan dari Al-Jamiah–Al Arabiyah. Mayoritas pionernya adalah sukarelawan dari negara-negara arab. Jumlah sukarelawan yang terdaftar dalam pasukan ini kurang lebih adalah 10.000 orang, akan tetapi yang berhasil masuk wilayah Mesir hanya sekitar 4.630 tentara.
3. Al-Ikhwan Al-Muslimun. Keikutsertaan Al-Ikhwan Al-Muslimun pada perang Arab-Israel tahun 1948 menjadi salah satu contoh terbaik bagi gerakan dan organisasi arab yang memperjuangkan keutuhan umat islam. Para pengikut gerakan ini bersatu dari berbagai negara seperti Mesir, Yordania dan Iraq untuk mengadakan mobilisasi masa bersar-besaran dan mengumpulkan bantuan harta benda juga senjata untuk para tentara di Palestina.
Sayang bangsa arab harus mengakui kekalahan mereka. Kekalahan dalam peperangan ini disebabkan beberapa faktor diantaranya adalah kondisi militer yang belum cukup kuat dan berpengalaman serta ekonomi yang lemah. Di lain pihak bangsa yahudi mendapat bantuan dan dukungan internasional dari negara-negara yang merasa diuntungkan dengan berdirinya negara Israel. Selain itu, pihak yahudi berhasil menyusupkan beberapa utusannya untuk membuat konflik internal di tubuh bangsa arab dan mengacaukan konsentrasi mereka.
Perang akhirnya berakhir dengan ditandatanganinya gencatan senjata antara Israel dan Negara-negara arab tetangganya pada tahun 1949. Dalam perjanjian tersebut juga disepakati batas baru wilayah Negara Israel (green line) yang diakui secara internasional. Batas baru Negara Israel yang disepakati ini termasuk wilayah yang berhasil dikuasai Israel daram perang 1948 (sebagian wilayah yang tadinya diperuntukkan sebagai Negara palestina merdeka).
Pada tahun 1956, Mesir berulah. Mesir melarang kapal-kapal Israel melintasi perairan Tiran dan memblokade teluk aqaba. Tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap konvensi konstantinopel tahun 1888 dan mencederai gencatan senjata 1949 dengan Israel. Pada tanggal 26 Juli 1956 Mesir menasionalisasi terusan suez dan melarang kapal-kapal Israel melintas.
Pada tanggal 29 Oktober 1956, Israel yang merasa bahwa Mesir mencederai perjanjian 1949 dan berusaha membunuh perekonomian Israel meminta bantuan dari Inggris dan Perancis (yang sakit hati atas nasionalisasi terusan suez) untuk mengeroyok Mesir. Dalam konflik terusan suez ini Israel berhasil menduduki Gaza (yang dalam perjanjian 49 merupakan wilayah Mesir) dan Sinai.
PBB dan Amerika Serikat turun tangan untuk menghentikan konflik yang terjadi. Israel bersedia mundur dari wilayah Mesir yang baru diduduki. Mesir mengijinkan kembali kapal-kapal Israel melintasi terusan suez dan membuka blokade aqaba serta melakukan demiliterisasi di wilayah Sinai. Pasukan internasional PBB dengan nama UNEF dibentuk untuk mengawasi wilayah demiliterisasi.
Namun pada tahun 1967, lagi-lagi mesir berulah. Mesir mengusir pasukan internasional dan menggelar 100.000 pasukan di semenanjung Sinai serta kembali melakukan blokade dan pelarangan atas kapal-kapal Israel untuk melintasi Tiran straits. Mesir mengembalikan keadaan seperti tahun 1956 ketika Israel diblokade.
Tahun 1966-1967 pemimpin Mesir Gamal Abd Nasser melakukan kampanye mencari dukungan dari pan-Arab untuk menaklukkan Israel dan mengusir Yahudi. Pada 30 Mei 1967 Jordan masuk dalam pakta pertahanan yang sebelumnya dibentuk oleh Mesir dan Syria. Dengan persenjataan modern dari Soviet, Mesir melakukan mobilisasi pasukan di Sinai dan melintasi batas demiliterisasi yang disepakati (setelah mengusir pasukan PBB) dan mendekati perbatasan selatan Israel.
Dalam perang yang terkenal dengan sebutan perang enam hari tersebut Israel berhasil mengalahkan negara-negara arab tetangganya yang mengepungnya. Ketika perang berakhir, Israel berhasil menguasai West Bank dan Jerusalem timur (yang tadinya dikuasai Jordan) serta Gaza dan Sinai (yang dikuasai Mesir) dan dataran tinggi Golan.
Pada tahun 1969 mesir kembali memulai perang dengan tujuan melemahkan kekuatan Israel di Sinai. Namun perang ini berakhir dengan kematian Nasser.
Pada 6 Oktober 1973 Mesir dibawah pemimpin baru Anwar Sadat dan Syria melakukan serangan mendadak dan berhasil mengalahkan Israel. Mesir berhasil menguasai kembali sinai yang sempat dicaplok Israel.
Ketika pasukan Mesir hendak masuk Israel, Israel meminta bantuan dari Amerika Serikat (meskipun sejak awal Amerika Serikat merupakan backing kekuatan Israel). Soviet yang menjadi backing kekuatan Mesir mengancam akan melakukan intervensi militer jika Amerika terlibat. Karena khawatir akan terjadinya perang nuklir, Amerika Serikat akhirnya memprakarsai gencatan senjata pada 25 Oktober 1973.
Pada bulan Maret 1979 Mesir dan Israel akhirnya melakukan perjanjian damai. Dalam perjanjian juga disebutkan bahwa Sinai kembali menjadi wilayah kekuasaan Mesir, adapun Gaza tetap berada dibawah kontrol Israel dan masuk dalam rencana masa depan Palestina. Pada bulan Oktober 1994, Jordan juga akhirnya melakukan perjanjian damai dengan Israel. Mesir dan Jordan menjadi dua Negara arab yang mengakui eksistensi Negara Israel dan memiliki hubungan diplomatik dengannya.
Rangkaian perang beruntun ini jelas telah menghabiskan banyak energi bagi Israel dalam rangka mempertahankan eksistensinya di Palestina. Oleh karennya, harus ada tindakan preventif untuk mencegah perang terulang.
Satu-satunya jalan adalah menghancurkan benih-benih perlawanan sebelum mereka terlanjur besar.
Ketika mesir kehilangan tokoh yang bisa diajak berkompromi dengan israel dan muncul kekuatan baru yang dipolopori Ikhwanul Muslimin, muncul kekhawatiran israel. Mengingat sejarah berbicara bagaimana mesir begitu sering mengusik eksistensi israel di Palestina. Terlebih yang duduk di pucuk pimpinan Mesir adalah seorang hafidz Al-Qur’an yang berafiliasi langsung dengan Ikwanul Muslimin.
Sejarah juga mencatat bagaimana gencarnya Ikhwanul Muslimin melakukan perlawanan. Di setiap perang arab, Ikhwanul Muslimin selalu berperan serta. Inilah mengapa sebelum Mursi memegang tampuk pimpinan Ikhwanul Muslimin selalu dipersulit. Bahkan Presiden Gamal Abdel Nassar di tahun 1954 telah mencoba menghancurkan Ikhwanul Muslimin. Ia juga memenjarakan ribuan anggota Ikhwanul Muslimin. Dan ini tak lepas dari lobi Israel di Mesir.
Kekuatan massif Ikhwanul Muslimin menjadi momok menakutkan bagi israel. Terlebih kebijakan-kebijakan Mursi yang sangat tidak populer di mata Israel. Mursi berani menghilangkan ketergantungan atas bantuan militer AS yang kemudian berinteraksi dengan Rusia dan Jerman. Hasilnya, dalam dua bulan saja telah dikirim dua kapal selam tercanggih dari Jerman. Langkah ini diprotes keras oleh Israel.
Selain itu, Mursi juga melakukan revitalisasi Terusan Suez. Ia mengganti direksi yang mengelola Pelabuhan Suez yang di era Mubarak menghasilkan pemasukan sebanyak 5,6 miliar dolar AS per tahun. Mursi menargetkan Suez sebagai hub ekonomi global dengan penghasilan meningkat 100 miliar dolar AS per tahun. Akibatnya mengancam perdagangan di Dubai dan Kuwait.
Politik cerdas Mursi dicermati betul oleh PM Israel Benyamin Netanyahu. Menurutnya, “Sikap Mursi jauh lebih berbahaya daripada nuklir Iran”. Sementara itu pemerintah AS memuji inisiatif Mursi memfasilitasi gencatan senjata antara Hamas dan Israel, hingga terbukanya perbatasan Rafah mengakhiri blokade Jalur Gaza.
Karena itulah maka mau tidak mau Mesir harus dihancurkan! Ia harus menyusul Iraq, Afganistan, Suriah, dan negara-negara arab lainnya. Karena bagaimanapun, Mesir tidak bisa diajak kompromi selagi Mursi masih membawa-bawa Ikhwanul Muslimin dalam setiap sikap politiknya. Setidaknya mayoritas Ikhwanul Muslimin dan warga mesir mendukungnya.
Demikian halnya dengan suriah. Dendam kesumat israel begitu membuncah pada Masir dan Suriah. Maka keduanya harus diporakporandakan. Di Mesir, tidak ada golongan yang bisa dipuci untuk konflik. Tidak demikian di Suriah. Sejak awal Sunni dan Syi’ah memang tidak pernah menyatu. Maka israel melihat ini sebuah peluang. Dipantiklah konflik antara kedua golongan ini. Hasilnya? Suriah berdarah-darah sekarang.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari masalah ini adalah: siapa saja yang berani mengusik eksistensi israel di Palestina, maka bersiaplah mendapat hukuman.
Kita hanya bisa berharap pada Allah. Selain itu, NO WAY. Isi Protokol Zion sudah benar-benar dijalankan dengan sempurna. Saat ini hampir tidak ada lagi sendi yang tidak berafiliasi ke israel.
Tapi bukan tidak mungkin. Masih ada di kolong bumi ini yang masih memegang teguh Islam. Buktinya masih ada kelompok dan individu yang berani menyuarakan perlawanan pada hegemoni yahudi.
Semoga kita satu diantaranya. Amiin… Abu Azizah 
loading...
Read more »

Tuduhan Wakil Ketua DPRD Kendal Terhadap FPI Ternyata Bohong

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One, Selasa malam (23/7), Wakil Ketua DPRD Kendal, Benny Kanadi, mengatakan anggota Front Pembela Islam (FPI) sempat memukul petugas dan merusak fasilitas pom bensin dalam konvoinya pada hari Kamis (18/7). Anggota Fraksi PKB ini juga mengatakan adanya anggota FPI yang tidak membayar uang dalam membeli bensin.
Untuk memastikan kebenaran berita itu, Islampos.com kemudian tergerak untuk meneliti lebih jauh seperti dilansir dari situsnya. Jum’at (26/7) Islampos.com mendatangi pom bensin yang dimaksud dengan nomor pom 4451317. Tidak hanya itu, Islampos.com juga mencari tahu dengan menemui saksi mata kejadian, yakni Seno, seorang penjaga ruko, tepat di depan pom bensin Sukorejo.
Petugas pom bensin, A. Fatih, menerangkan adanya berita yang menyebut FPI memukul petugas sama sekali tidak benar. Dia menjelaskan, sebagian anggota FPI memang datang membeli bensin, tapi tanpa melakukan perusakan.
“Tidak ada apa-apa saat itu. FPI tidak melakukan perusakan,” katanya kepada Islampos.com seraya menggelengkan kepala.
Terkait kabar adanya anggota FPI yang tidak membayar bensin, petugas Pom Bensin lainnya juga menampik kebenaran berita itu.
“Di sini semua baik-baik saja mas. Tidak ada anggota FPI yang tidak membayar,” ujarnya.
Sementara itu, Seno, justru mempertanyakan landasan Beny Kanadi menyebut adanya anggota FPI yang melakukan pengrusakan. Pasalnya, saat kejadian Benny tidak berada di tempat.
“Benny gak betul. Dia ngomong gak ada dasarnya. Saya gak bela FPI dan kontra FPI, tapi saya katakan yang saya lihat,” kata pemilik ruko makanan yang hanya berjarak 20 meter dari lokasi kejadian itu. (kiblat.net/+ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Hamas Kecam Mahmud Abbas yang Mau Berunding Dengan Israel

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Gerakan Hamas, mengecam Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang berasal dari gerakan Fatah, pada hari Senin (29/7)  karena bersedia kembali ke meja perundingan dengan Israel.
Memulai ulang perundingan langsung dengan Israel di bawah sponsor AS adalah “sepihak, langkah terpencil yang tidak mengekspresikan sikap rakyat Palestina,” kata Juru Bicara Hamas Sami Abu Zuhri  kepada kantor berita Anadolu.
Dia menyatakan bahwa negosiasi “memiliki bahaya besar pada perjuangan Palestina dan hanya menguntungkan Israel.”
Tim negosiasi Palestina dan Israel akan bertemupada  hari Senin dan Selasa di Washington untuk pertama kalinya sejak negosiasi gagal pada tahun 2010.
Pertemuan itu hasil dari enam perjalanan Timur Tengah dan diplomasi antar-jemput oleh Menlu AS John Kerry.
Sementara pada kunjungan ke ibukota Yordania Amman pada tanggal 19 Juli, Kerry mengumumkan bahwa Israel dan Palestina telah mencapai kesepakatan awal untuk melanjutkan negosiasi.
Orang-orang Palestina yang akan ke Washington tidak memiliki komitmen yang jelas terhadap Israel terkait membekukan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki dan di Yerusalem Timur, dimana Palestina menginginkannya sebagai modal masa depan.
Sebaliknya, Israel akan menerapkan moratorium parsial pada pembangunan permukiman tertentu yang tidak termasuk perluasan blok permukiman besar di Tepi Barat.
Israel juga akan membebaskan 104 tahanan Palestina yang telah berada di penjara sejak sebelum terjadinya kesepakatan damai Oslo 1993 antara kedua belah pihak, tetapi pembebasan mereka akan tunduk pada kemajuan yang dibuat pada status akhir perundingan. (kiblat.net/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Laporan Investigasi: Petugas Pom Bensin Bantah Berita bahwa FPI Melakukan Perusakan

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One, Selasa (23/7/2013) malam, Wakil Ketua DPRD Kendal, Benny Kanadi, mengatakan anggota Front Pembela Islam (FPI) sempat memukul petugas dan merusak fasilitas pom bensin dalam konvoinya pada hari Kamis (18/7/2013). Anggota Fraksi PKB ini juga mengatakan adanya anggota FPI yang tidak membayar saat membeli bensin.
Untuk memastikan kebenaran berita itu, Islampos.com kemudian tergerak untuk meneliti lebih jauh. Jum’at (26/7/2013) Islampos.com mendatangi pom bensin yang dimaksud dengan nomor pom 4451317. Tidak hanya itu, Islampos.com juga mencari tahu dengan menemui saksi mata kejadian, yakni Seno, seorang penjaga ruko, tepat di depan pom bensin Sukorejo.
Petugas pom bensin, A. Fatih, menerangkan adanya berita yang menyebut FPI memukul petugas sama sekali tidak benar. Dia menjelaskan, sebagian anggota FPI memang datang membeli bensin, tapi tanpa melakukan perusakan.
“Tidak ada apa-apa saat itu. FPI tidak melakukan perusakan,” katanya kepada Islampos.com seraya menggelengkan kepala.
Terkait kabar adanya anggota FPI yang tidak membayar bensin, petugas Pom Bensin lainnya juga menampik kebenaran berita itu.
“Di sini semua baik-baik saja Mas. Tidak ada anggota FPI yang tidak membayar,” ujarnya.
Sementara itu, Seno, justru mempertanyakan landasan Beny Kanadi menyebut adanya anggota FPI yang melakukan perusakan. Pasalnya, saat kejadian Benny tidak berada di tempat.
“Benny gak betul. Dia ngomong gak ada dasarnya. Saya gak bela FPI dan kontra FPI, tapi saya katakan yang saya lihat,” kata pemilik ruko makanan yang hanya berjarak 20 meter dari lokasi kejadian itu. (Islampos/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

[FOTO] Duka Muslim Suriah di Bulan Penuh Berkah

item-thumbnail
SURIAH — Umat Islam Suriah masih berduka. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, banyak insiden memilukan yang terjadi. Berikut ini kondisi terkini saudara muslim kita di Suriah dalam tangkapan lensa kamera.
Relawan berusaha keras menyelamatkan Mahmud Fayad (8) yang terjebak dalam rentuhan bangungan. Bocah tersebut berada dalam rumah ketika helikopter militer rezim Assad menjatuhkan bom birmil yang meratakan rumahnya (20 Juli 2013). (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)

Tangis haru mengiringi keberhasilan penyelamatan Mahmud Fayad. Bocah 8 tahun ini sebelumnya terkubur dalam reruntuhan bangunan. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)

Salah satu korban serangan yang dilancarkan pasukan Syiah Shabihah. Idlib, 21 Juli 2013. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)

Lubang menganga bekas ledakan bom. Tentara rezim Basyar Asad kerap menjatuhkan bom di tengah pemukiman warga sipil. 20 Juli 2013. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)

Pria ini terluka setelah bom jatuh dan meledak sekitar 10 meter dari titik ia mengendarai mobilnya. 20 Juli, 2013. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)

Tatapan kosong: Serangan brutal tentara Basyar Asad dan milisi Hizbullah tak mengenal usia. Anak-anak sering menjadi korban. Idlib, 19 Juli 2013. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)

Dua bocah bersaudara yang meninggal tersebut bernama Safia Baour (14) dan Khalid (3). Saat keluarganya berbuka puasa, roket yang ditembakkan tentara Assad menghantam rumahnya. Maaret Al-Numan, Idlib, 13 Juli 2013. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)

Aktivis oposisi pembebasan Suriah menenangkan seorang bocah. Anak ini adalah satu dari seluruh anggota keluarganya yang menjadi korban serangan roket tentara Bashar Asad. 10 Juli 2013. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP/Getty Images)
loading...
Read more »

Fatah Gelar Aksi Demonstrasi Dukung Jenderal Al-Sisi

item-thumbnail
Gerakan Fatah di Palestina justru dukung Al-Sisi
blog.resistnews.web.id - Gerakan Fatah di Ramallah-Palestina menggelar aksi demontrasi pada Jumat, (26/07)  sore mendukung panglima militer Mesir Abdul Fattah Al-Sisi dalam mengadapi demonstran pendukung presiden Mursi.
Unjuk rasa ini di gelar di bunderan Al-Manarah Ramallah tengah, mereka menuding Ikhwanul Muslimin telah berusaha menyeret Mesir dalam perang saudara.
Seperti dilansir dari islampos, unjuk rasa Fatah ini juga memprotes penutupan dua kantor berita Al-Arabiyah dan kantor berita Maan di kota Gaza.
Sementara informasi terbaru menyebutkan korban insiden bentrokan di Rabaa al-Adawiya Square, Kairo antara pendukung Muhammad Mursi dan militer sudah mencapai sekitar 300 orang.
Para saksi insiden bentrokan, mengatakan kepada wartawan bahwa polisi menggunakan senjata api untuk membunuh para pendukung Mursi. [ra/ip/blog.resistnews.web.id]
loading...
Read more »

MIUMI; ‘Saatnya RI Bayar Utang Budi ke Mesir’

item-thumbnail
Sekjen MIUMI Bachtiar Nasir
blog.resistnews.web.id - Indonesia memiliki utang sejarah yang begitu besar kepada Mesir. Oleh sebab itu, saat inilah yang tepat bagi negara kita untuk membayar lunas utang. Pernyataan ini disampaikan oleh Bachtiar Nasir, Sekjen Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI) saat melakukan konferensi pers, di Jakarta, Senin (29/7).
MIUMI mendesak Pemerintah Indonesia untuk memprotes keras terhadap aksi junta militer Mesir.
Sekjen MIUMI Bachtiar Nasir menegaskan, apa yang terjadi di Mesir saat ini merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus pelanggaran HAM berat. 
Tercatat 200 korban jiwa melayang dan 4000 orang luka-luka ditembak secara membabi buta oleh militer dan aparat kepolisian Mesir. Hal ini menjadi perhatian dunia, terutama Indonesia yang mempunyai hubungan yang baik dengan negara Mesir. 
“Rakyat demonstran yang menuntuk hak pemerintah yang sah dan terpilih secara demokratis di tembaki bagian dada hingga kepala. Tentu hal itu bukan lagi tembakan peringatan, melainkan aksi tembakan pembunuhan”, ujar Bachtiar,
Dia berharap, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memainkan perannya untuk memberikan pengaruh terhadap Mesir. Bukan sekedar peduli dan jaminan keamanan WNI di Mesir. Perlu di ketahui, Mesir merupakan negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI di 17 Agustus 1945. 
“Indonesia memiliki utang sejarah yang begitu besar. Oleh sebab itu, saat inilah yang tepat bagi negara kita untuk membayar lunas utang tersebut,”tegasnya.
Menurutnya, pembantaian terhadap demonstran yang berunjuk rasa damai, merupakan peristiwa paling kelam dalam sejarah demokrasi Indonesia.
Oleh sebab itu, harus ada campur tangan dunia, termasuk Indonesia, untuk menghentikan kekejaman junta militer Mesir bersama kekuatan dunia lainnya untuk membawa masalah ini ke dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menyeret pelaku kekejaman tersebut ke Pengadilan Internasional. 
MIUMI mengutuk keras peristiwa tersebut terjadi dan mempertanyakan kenapa rezim Arab di Mesir dan Suriah lebih suka membantai rakyatnya sendiri daripada melawan tentara Zionis Israel. Tentara Zionis Israel telah berkali-kali melakukan agresi militer terhadap Gaza dan melanggar garis batas internasional Negara Arab tetangganya.(rol/annajah/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

105 Anak Diselamatkan dari Eksploitasi Seksual di 76 Kota Amerika

item-thumbnail

null
blog.resistnews.web.id - Federal Bureau of Investigation (FBI) mengumumkan hari Senin (29/7/2013) bahwa 105 anak telah diselamatkan dari perdagangan dan eksploitasi seksual di 76 kota di seluruh Amerika Serikat akhir pekan kemarin.
Dalam konferensi pers FBI mengatakan, anak-anak yang diselamatkan kebanyakan perempuan. Mereka berusia antara 13 tahun hingga 17 tahun.
Sekitar 150 orang terduga sebagai germo ditangkap dalam operasi yang berlangsung di seluruh wilayah AS selama tiga hari itu.
Kebanyakan anak yang diamankan dalam operasi akhir pekan itu berada di wilayah San Francisco Bay dan Detroit, Milwaukee, Denver dan New Orleans.
“Pelacuran anak tetap menjadi ancaman bagi anak-anak di seluruh Amerika,” kata Ron Hosko, asisten direktur divisi investigasi kriminal di FBI. “Operasi ini mengingatkan bahwa kejahatan menjijikan ini dapat terjadi di mana saja dan bahwa FBI tetap berkomitmen untuk menghentikan korban yang terus berjatuhan serta menangkap penjahat yang bertanggungjawab atas ekspoitasi ini.”
Menurut NBC News operasi tersebut merupakan operasi terbesar FBI yang pernah dilakukan khusus kasus eksploitasi anak, lansir Xinhua.
Operasi itu melibatkan 47 divisi FBI, bersama dengan lebih dari 3.900 personal penegak hukum di tingkat lokal, negara bagian dan federal, serta agen dari 230 lembaga berbeda.
Operasi terakhir itu merupakan bagian dari Innocent Lost Initiative, yang sejak tahun 2003 berhasil mengamankan 2.700 anak dari perdangangan dan eksploitasi seksual.
Operasi biasanya dimulai dengan menghentikan kendaraan truk yang dicurigai, menggeledah kasino, memeriksa situs internet yang menyediakan jasa wanita pendamping, kata FBI.
Pihak berwenang menjelaskan, para germo biasanya menjerat anak-anak yang bermasalah, termasuk mereka korban keretakan rumah tangga atau pernah mengalami kekerasan, minder, serta kurang dukungan sosial.
Aparat berusaha mengidentifikasi korban lewat beberapa bantuan, seperti pelacur dewasa.
Dalam memerangi pelacuran anak FBI bekerjasama dengan National Center for Missing and Expoited Children (NCMEC).
Departemen Kehakiman memperkirakan hampir 450.000 anak Amerika kabur dari rumah setiap tahunnya. Sebanyak sepertiga remaja Amerika yang hidup di jalanan akan dibujuk menjadi pelacur 48 jam setelah meninggalkan rumah.(hidayatullah.com/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »

Ashton Menemui Mantan Presiden Mursi Selama 2 jam

item-thumbnail
blog.resistnews.web.id - Kossiancic Maya , Juru bicara kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, memberikan keterangan resmi terkait pertemuan Catherine Ashton dengan mantan Presiden Mesir, Muhamad Mursi, yang berlangsung selama dua jam, pada senin malam waktu Kairo.
Dalam agenda kunjungannya kali ini, Ashton melakukan pembicaraan dengan Jendral Sisi dan pejabat Mesir terkait, serta kelompok kontra-kudeta militer.
Kossiancic tidak menyebutkan di mana Ashton menemui mantan Presiden Mursi yang masih dalam tahanan pihak militer.
Di tengah upaya damai yang di ajukan Ashton, pendukung pro Mursi dan Kelompok kontra-kudeta militer bersiap pada selasa ini untuk “Miliyun Syuhada ” setelah pada senin malam mengepung kantor Direktorat keamanan di seluruh provinsi Mesir, sambil membawa peti mati sebagai simbol protes atas serangan aparat keamanan yang menewaskan ratusan orang dan ribuan lainya terluka.
Sementara itu, Aliansi Nasional dan Partai Wast menyatakan bahwa rakyat Mesir tidak akan meninggalkan jalan-jalan dan alun-alun sampai kembalinya legitimasi dan konstitusional 2012 ke jalurnya. (Aljazeera/Zhd/blog.resistnews.web.id)
loading...
Read more »
Home
loading...