+ResistNews Blog - Pemain sepakbola Muslim di Bayern Munich ,  Bilal Franck Ribery dinobatkan sebagai pemain terbaik di Eropa pada musim 2012/13 , mengalahkan pesepakbola Barcelona Lionel Messi dan pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo . Ia menjadi pemain sepakbola Muslim pertama yang meraih gelar tersebut.
” Ini adalah saat yang sangat istimewa untuk bisa berdiri di sini malam ini . Saya ingin berterima kasih kepada semua rekan-rekan dari FC Bayern München , keluarga saya dan anak-anak saya , ” kata Ribery setelah menerima penghargaan , Deutsch Welle melaporkan .
“Ini sangat bagus untuk memenangkan trofi ini,  momen spesial bagi saya untuk berada di sini , ” ia menambahkan setelah diberi trofi oleh rekan senegaranya Michel Platini .
Ribery yang ssat ini berusia 30 tahun meraih 36 suara dalam jajak pendapat para wartawan dari seluruh Eropa , dan menerima penghargaan dalam sebuah upacara di Monaco .
Messi meraih  23 suara, dan pemain terpilih lainnya , dari Real Madrid , Cristiano Ronaldo meraih tiga suara .
Memenangkan trofi internasional pertamanya , penghargaan dan pengakuan atas usahanya di musim ini sebagai bagian penting bagi  timnya Bayern Munich untuk musim lalu  meraih tiga piala bersejarah ,  Liga Champions , gelar Bundesliga dan Piala Jerman .
Frank Ribery , Gelandang Bayern Munich ini telah memeluk Islam pada tahun 2006 setelah menikahi seorang wanita Muslim asal Maroko . Ia menjadi Muslim ketiga yang meraih penghargaan ini setelah George Weah, dan Zinedine Zidane.
Ribery baru-baru ini mengatakan kepada majalah Le Paris  bahwa ia merasa “terselamatkan  ” dengan Islam .(OI.Net/Dz/eramuslim.com/ +ResistNews Blog )

November 2009 lalu, ada sebuah peristiwa mengejutkan di tengah-tengah militer Amerika. Saat itu, di Pangkalan Militer Fort Hort, Texas, seorang tentara muslim berpangkat Mayor tiba-tiba memberondongkan senapannya ke arah puluhan orang tentara Amerika kafir hingga tewas, dan puluhan lainnya terluka. Konon, pasukan yang ia tembaki itu akan diberangkatkan guna melangsungkan penjajahan Amerika di Iraq dan Afghanistan. Siapakah sang penembak itu? Ia adalah Mayor Nidhal Malik Hasan.
Dilahirkan di Amerika dengan kedua orang tua dari Palestina. Nidhal Hasan masuk ke akademi militer setelah lulus dari Sekolah Menengah dan selama 8 tahun menjadi prajurit di dalamnya. Kemudian lanjut belajar hingga lulus Baglreos University di bidang Bio-Kimia, setelah itu menyelesaikan study di Fakultas Kedokteran. Ia pun mendapat sertifikat dokter, lalu bekerja sebagai ahli kejiwaan di ketentaraan Amerika.
Sekian lama sang pahlawan ini berkomunikasi dengan Syaikh Anwar al `Awlaky. Ia mendengar kisah-kisah “heroic” (baca : banci) tentara Amerika dan berbagai kekejaman yang telah mereka lakukan kepada Umat Islam di Iraq dan Afghanistan.
Pada tanggal 5 November 2009, di tempat kerjanya di pangkalan militer Fort Hood, Nidhal Hasan mengeluarkan berbagai senjata api yang dibawanya. Ia pun berteriak lantang, “Allahu Akbar”, lantas menembaki sekumpulan tentara Amerika yang tengah bersiap-siap untuk berangkat ke Afghanistan dan Iraq.
Lebih dari 10 personel tentara kuffar Amerika tewas dan 30 lainnya terluka setelah terjadi baku tembak selama 10 menit antara Nidhal Hasan dengan beberapa personal polisi. Sang Mayor Mujahid ini pun terkena tembakan, lalu terjatuh dan pingsan. Nidal Hasan kemudian dijebloskan dalam penjara, menanti persidangan.
Aksi heroiknya itu mendapatkan banyak pujian dari komandan-komandan Mujahidin Al Qaeda. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menjadikan Nidhal Hassan sebagai sosok teladan yang harus ditiru kaum muslimin di Amerika untuk memberikan pelajaran bagi negara itu agar tidak mempermainkan nyawa kaum muslimin yang mereka bantai. Gelar The Lone Wolf atau yang bermakna sang serigala pemberani yang beraksi sendirian disematkan pada Nidhal Hassan.
Nidhal Hasan mendapatkan vonis mati pada Rabu kemarin (28/8/2013) karena keistiqomahannya di atas Islam dan Jihad. Ia tetap bersikukuh bahwa apa yang ia lakukan itu bukan merupakan sebuah kejahatan. Bagaimana tidak? Ia membunuh pasukan Amerika yang akan diberangkatkan untuk membunuhi saudara-saudara muslimnya dan menjajah tanah kaum muslimin.
Jum’at kemarin (30/8/2013) Nidal Hassan dibawa ke penjara Leaven Worth, Kansas untuk segera dihukum mati. Ia tidak merasa takut, justru kawan-kawannya merasa heran bahwa hukuman mati itu diinginkan sendiri oleh Nidhal Hasan. Itu karena ia menginginkan kemuliaan yang diidamkan oleh setiap muslim, yaitu mati syahid. Sebaliknya, kehidupan penjara justru menjadi fitnah bagi agamanya, bisa mengendurkan semangat juangnya membela saudara-saudaranya yang ditindas Amerika.
Nidhal Hassan pun dieksekusi mati, dengan cara disuntikkan racun ke dalam tubuhnya. Selamat Jalan Pahlawan. Semoga Allah menerimamu sebagai Syuhada... [arkan/ dms/ dbs/shoutussalam.com/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Mujahidin Islam dari berbagai kelompok jihad melakukan operasi militer gabungan di desa Huwaqah, Deir Ezzur pada Sabtu (10/8/2013). Dalam pertempuran sengit tersebut mujahidin sukses menduduki rumah dinas gubernur dan markas pertahanan pasukan Nushairiyah di desa Huwaiqah. Mujahidin juga merebut sejumlah kendaraan tempur, senjata dan amunisi beragam jenis.
Operasi gabungan dilanjutkan dengan serangan syahid pada Selasa (13/8/2013). Seorang mujahid mengendarai tank BMP bermuatan penuh bom dan meledakkannya di tengah sekolah Mumayyizun yang menjadi markas pertahanan pasukan Nushairiyah. Lebih dari setengah pasukan Nushairiyah tewas oleh serangan syahid tersebut. Mujahidin kemudian membebaskan sepenuhnya sekolah tersebut dari pasukan Nushairiyah tanpa mendapatkan perlawanan berarti.
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
jabhah-nushrah-logo JPG
 Penjelasan no. 364
Perang pembebasan desa Huwaiqah – Salah satu benteng pertahanan terkuat pasukan rezim Nushairiyah di Deir Ezzur

Segala puji bagi Allah Yang telah mensyariatkan kepada kita jihad di jalan-Nya untuk menjaga keutuhan agama dan menolak kebiadaban musuh-musuh-Nya yang murtad serta sebagai satu-satunya jalan meraih kemenangan dan kekuasaan. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada pemimpin para nabi dan imam mujahidin, nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salam, seluruh keluarganya dan sahabatnya. Amma ba’du.
Sebagai kelanjutan dari perang pembebasan desa Huwaiqah yang telah dimulai oleh mujahidin Jabhah Nushrah [semoga Allah menjayakannya] bersama kelompok-kelompok jihad lainnya, Allah memberi taufik kepada salah seorang tentara-Nya [demikian persangkaan kami kepadanya dan Allah yang mengetahuinya] al-akh Abu Bilal ad-Deiri [semoga Allah menerimanya] melakukan operasi serangan syahid terhadap sekolah Mumayyizun yang menjadi markas pertahanan pasukan Nushairiyah di desa Huwaiqah, Deir Ezzur. Operasi itu berhasil menimpakan bencana kepada musuh Allah dan menjayakan agama-Nya.
Pada hari Selasa, 6 Syawwal 1434 H/13 Agustus 2013 M, meriam kaliber 23 mm milik mujahidin menembaki sekolah Mumayyizun untuk membuka jalan bagi pahlawan kita yang melaju dengan kendaraannya, yaitu tank BMP yang bermuatan beberapa ton bahan peledak dengan daya ledak tinggi. Ia melaku dan meledakkan kendaraannya di tengah sekolah yang menjadi markas pertahanan pasukan Nushairiyah, sehingga menewaskan lebih dari setengah pasukan musuh dan mencederai sisanya.
Setelah itu mujahidin menyerbu ke dalam sekolah untuk menyempurnakan serangan dahsyat yang telah dimulai oleh saudara mereka [semoga Allah menerimanya di sisi-Nya]. Dalam waktu singkat mujahidin berhasil membebaskan sepenuhnya bangunan sekolah dari pasukan Nushairiyah. Mujahidin mengibarkan panji tauhid, merampas sebuah tank BMP, sejumlah senjata berat dan senjata ringan serta beberapa kotak amunisi beragam jenis. Segala puji dan karunia milik Allah semata Rabb seluruh alam.
hu1
Mujahidin menyerang sekolah Mumayyizun, markas pasukan Nushairiyah di desa Huwaiqah, dengan meriam kaliber 23 mm

hu2
Abu Bilal ad-Deiri membacakan wasiat terakhirnya sebelum melakukan serangan syahid

hu3
Bom-bom yang ditempatkan dalam tank BMP Abu Bilal ad-Deiri

hu4
Abu Bilal mengendarai tank BMP menuju sasaran

hu6
Mujahidin bersiap menyerbu pasca serangan syahid

hu7
Sebagian harta rampasan perang mujahidin

hu8
Foto teroris Bashar Asad di bawah telapak kaki mujahidin

“Allah Maha Melaksanakan kehendak-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.” (QS. Yusuf [12]: 21)

 Jabhah Nushrah
Yayasan Media Al-Manarah al-Baidha’

Jangan melupakan kami dalam doa Anda
Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam

Rabu, 7 Syawwal 1434 H/14 Agustus 2013 M

+ResistNews Blog - Menteri Agama Suryadarma Ali menyerukan konter kecantikan Miss World dibatalkan, karena adanya berbagai fihak, terutama dari kalangan umat Islam, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), menolak kontes Miss World yang akan dibuka di Bali.
Suryadharma Ali mengatakan bahwa penyelenggara harus mengikuti saran dari  ulama Islam, di mana pekan lalu organisasi-organisasi Islam menyerukan kontes ini dibatalkan, bahkan setelah panitia sepakat tidka ada lagi para peserta menggunakan pakaian bikini .
“Majelis Ulama Indonesia telah menyatakan menolak keras Miss World, karena tidak sesuai dengan ajaran Islam yang mengatakan wanita Muslim harus menutupi bagian-bagian tubuh mereka”, ungkap Suryadarma Ali, Kamis, 29/8/2013 .
Menteri Agama Suryadarma Ali merupakan pejabat pemerintah pertama yang secara terbuka menyuarakan oposisi terhadap kontes kecantikan, dan ini merupakna pukulan terhadap penyelenggara kontes Miss World yang berpusat di Inggris .
Pernyataannya penolakan juga datang pada hari yang sama dari KOMNAS HAM yang menentang,  yang ” menempatkan tubuh perempuan pada layar kaca” sebagai tontonan, ujarnya aktivis KOMNAS HAM.
Panitia yang menjadi penyelenggara tidak terganggu oleh komentar menteri agama,  bagaimanapun, masalah ini bukan domainnya,  dan kontes, “the show must go on”, ujarnya.
“Ini bukan negara Islam dan acara ini merupakan masalah budaya , bukan agama,” kata Adjie S. Soeratmadjie, Sekretaris Perusahaan penyelenggara dari RCTI , kepada AFP, dan menambahkan beberapa menteri lainnya tetap mendukung Miss World .
Namun, Front Pembela Islam tetap berencana menggelar protes di  ibukota Jakarta, di mana final kontes Miss World finalnya akan diselenggarakan pada tanggal 28 September di Sentul, Bogor.
Tahun lalu bintang pop Lady Gaga gagal melakukan tur di Indonesia  setelah kelompok  FPI mengancam akan membakar tempat konser dan mengkritik Gaga hanya akan memamerkan ” bra dan celana dalam”, ungkpanya.
(voa-islam.com/arrahmah.com+ResistNews Blog )

+ResistNews Blog - Pemimpin Gerakan Islam di tanah Palestina yang diduduki “Israel”, Syaikh Ra’ed Salah, menyeru kepada rakyat Palestina yang tinggal di Al-Quds dan di area Garis Hijau untuk melindungi Masjid Al-Aqsha pada Rabu (4/9) mendatang terhadap kemungkinan adanya serangan ekstremis Yahudi yang akan menodai Masjid umat Islam ini, lansir Ma’an.
Syaikh Salah membuat pernyataan tersebut dalam sebuah khutbah. Beliau mengatakan, Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada 21 Agustus, kita memperingati serangan kriminal pembakaran di Masjid Al Aqsha, dan diketahui bahwa penjahat yang ditugaskan untuk membakar Masjid Al-Aqsa itu bernama Michael Dennis Rohan, tapi karena kita mulai mengumpulkan dan menemukan petunjuk, kita menjadi yakin bahwa pasukan pendudukan berada di balik kejahatan tersebut dan mendukung kejadian tersebut, kemudian [mereka] berharap untuk bisa menghancurkan Masjid Al-Aqsa,” menurut sebuah sumber berita Palestina.
Syaikh Salah memperingatkan bahwa telah ada pembicaraan di kalangan masyarakat Yahudi tentang rencana untuk melakukan pelanggaran di Masjid Al-Aqsa pada Rabu (9/4) mendatang, dan beliau mendesak kepada setiap rakyat Palestina yang tidak memiliki uzur untuk datang ke masjid ini dan melindunginya dari kehadiran para penjajah. (arrahmah.com+ResistNews Blog )

+ResistNews Blog - PERDANA Menteri Turki Tayyip Erdogan pada hari Jumat kemarin (30/8/2013) mengatakan bahwa setiap intervensi militer internasional terhadap Suriah harus ditujukan untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad dari kekuasaannya.
“Sebuah operasi yang terbatas tidak dapat memuaskan bagi kami,” ujar Recep Tayyip Erdogan seperti dikutip oleh saluran berita NTV.
“Sebuah intervensi yang mirip dengan yang dilakukan untuk Kosovo harus diluncurkan. Sebuah operasi yang hanya berlangsung satu atau dua hari saja tidak akan cukup. Tujuannya harus jelas: memaksa rezim keluar,” tegasnya.
Erdogan, yang negaranya berbatasan  dengan Suriah, pernah menjadi sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad, namun sekarang mejadi salah satu pengecam keras terhadap rezim Assad.
Sebelumnya Presiden AS Barack Obama mengatakan pada hari Jumat bahwa pemerintah dan militer negaranya sedang melihat berbagai pilihan di Suriah tetapi mengesampingkan menurunkan pasukan di Suriah atau melakukan kampanye militer jangka panjang.
“Kami melihat kemungkinan terbatas, berupa tindakan yang sempit,” kata Obama.
Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa dirinya saat ini sedang mempertimbangkan serangan “terbatas” terhadap Suriah. Ia menegaskan bahwa pasukan darat tidak akan ambil bagian dalam serangan tersebut.[fq/islampos/alarabiya/ +ResistNews Blog ]


TAHUKAH Anda bangunan apa gambar di atas? Ini adalah waqaf berupa bangunan hotel yang disewakan di Saudi. Pemiliknya: Ustman bin Affan! Bagaimana sesjarahnya hingga beliau memiliki hotel atas namanya di dekat Masjid Nabawi?
Diriwayatkan di masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kota Madinah pernah mengalami panceklik hingga kesulitan air bersih. Ini disebabkan juga kaum muhajirin sudah terbiasa minum dari air zamzam di Mekkah. Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah sebuah sumur milik seorang Yahudi. Sumur Raumah namanya. Rasanya pun mirip dengan sumur zamzam. Kaum muslimin dan penduduk Madinah terpaksa harus rela antre dan membeli air bersih dari Yahudi tersebut.
Prihatin atas kondisi umatnya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda : “Wahai Sahabatku, siapa saja di antara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surgaNya Allah Ta’ala,” (HR. Muslim).
Adalah Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang kemudian segera bergerak untuk membebaskan Sumur Raumah itu. Utsman segera mendatangi Yahudi pemilik sumur dan menawar Sumur Raumah dengan harga yang tinggi. Walau sudah diberi penawaran yang tertinggi sekalipun, Yahudi pemilik sumur tetap menolak menjualnya, “Seandainya sumur ini saya jual kepadamu wahai Utsman, maka aku tidak memiliki penghasilan yang bisa aku peroleh setiap hari,” demikian Yahudi tersebut menjelaskan alasan penolakannya.
Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu yang ingin sekali mendapatkan balasan pahala berupa Surga Allah Ta’ala, tidak kehilangan cara mengatasi penolakan Yahudi ini.
“Bagaimana kalau aku beli setengahnya saja dari sumurmu?” Utsman, melancarkan jurus negosiasinya.
“Maksudmu?” tanya Yahudi itu keheranan.
“Begini, jika engkau setuju, maka kita akan memiliki sumur ini bergantian. Satu hari sumur ini milikku, esoknya kembali menjadi milikmu kemudian lusa menjadi milikku lagi. Demikian selanjutnya berganti satu-satu hari. Bagaimana?” jelas Utsman.
Yahudi itupun berpikir cepat, “Aku mendapatkan uang besar dari Utsman tanpa harus kehilangan sumur milikku…” Akhirnya si Yahudi setuju menerima tawaran Utsman tadi dan disepakati pula mulai hari itu Sumur Raumah adalah milik Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu.
Utsman pun segera mengumumkan kepada penduduk Madinah yang hendak mengambil air di Sumur Raumah untuk kebutuhan mereka tanpa dikenakan biaya hari itu Sumur Raumah adalah miliknya. Seraya ia mengingatkan agar penduduk Madinah mengambil air dalam jumlah yang cukup untuk 2 hari, karena esok hari sumur itu bukan lagi milik Utsman.
Keesokan hari Yahudi mendapati sumur miliknya sepi pembeli, karena penduduk Madinah masih memiliki persedian air di rumah. Yahudi itupun mendatangi Utsman dan berkata “Wahai Utsman belilah setengah lagi sumurku ini dengan harga sama seperti engkau membeli setengahnya kemarin.”
Utsman setuju, lalu dibelinya seharga 20.000 dirham, maka Sumur Raumahpun menjadi milik Utsman secara penuh.
Kemudian Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu mewakafkan Sumur Raumah kepada umat. Sejak itu Sumur Raumah dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, termasuk Yahudi pemilik lamanya.
Setelah sumur itu diwakafkan untuk kaum muslimin, tumbuhlah di sekitar sumur itu beberapa pohon kurma dan terus bertambah. Lalu Daulah Utsmaniyah memeliharanya hingga semakin berkembang, lalu disusul juga dipelihara oleh pemerintah Saudi, hingga berjumlah 1550 pohon.
Selanjutnya pemerintah, dalam hal ini Departemen Pertanian Saudi menjual hasil kebun kurma ini ke pasar-pasar. Setengah dari keuntungan itu disalurkan untuk anak-anak yatim dan fakir miskin. Sedang setengahnya ditabung dan disimpan dalam bentuk rekening khusus milik beliau di salah satu bank atas nama Utsman bin Affan, di bawah pengawasan Departeman Pertanian.
Begitulah seterusnya, hingga uang yang ada di bank itu cukup untuk membeli sebidang tanah dan membangun hotel yang cukup besar di salah satu tempat yang strategis dekat Masjid Nabawi.
Bangunan hotel itu sudah pada tahap penyelesaian dan akan disewakan sebagai hotel bintang 5. Diperkirakan omsetnya sekitar RS 50 juta per tahun. Setengahnya untuk anak-anak yatim dan fakir miskin, dan setengahnya lagi tetap disimpan dan ditabung di bank atas nama Utsman bin Affan radhiyallahu anhu. [islampos/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Halaman Facebook dari Ibnu Taimiyah Media Center (ITMC), sebuah unit media jihad yang terkait dengan Dewan Syura Mujahidin di sekitar Baitul Maqdis (DSM), kemarin merilis sebuah poster baru yang berisi ancaman serangan terhadap kota Eilat di Selatan Israel. Seperti dikutip dari Long War Journal. (29/08/2013)
“Eilat dan kota-kota Yahudi lainnya tidak akan pernah menikmati keamanan, pariwisata atau ekonomi,” poster, yang tampaknya mengutip dari pernyataan DSM terakhir. Ia pergi dengan mengatakan “bahwa orang Yahudi akan membayar harga mahal untuk setiap darah mujahidin (yang ditumpahkan).”
Pernyataan yang digunakan dalam poster melanjutkan bahwa “Sinai, dengan pria dan suku-suku terhormat, tidak mudah untuk dikalahkan.” Awal pekan ini, halaman Facebook ITMC merilis poster dalam bahasa Arab dan Ibrani, yang mengatakan bahwa Mujahidin akan terus menyerang selama Mujahidin memiliki senjata di tangan mereka.
Publikasi poster baru datang sekitar dua minggu setelah DSM mengluarkan statement bertanggung jawab atas serangan roket terhadap Eilat pada 13 Agustus. Mujahidin Salafi jihadi, mengatakan bahwa serangan roket tersebut adalah dalam rangka menanggapi pembunuhan empat anggota Salafi jihadi Ansar Baitul Maqdis yang berbasis di Sinai pada tanggal 9 Agustus oleh pesawat Israel.
Kedua kelompok jihad mengecam serangan Israel tersebut, dimana serangan dilakukan oleh pesawat Israel setelah berkoordinasi dengan pemerintah Mesir.
Pada tanggal 10 Agustus, Hussein Salem Ibrahim Al Tihi rahimahullah, dari suku Tiyaaha, dan Yusri Muhaareb Al Saraarkah, Ibrahim Khalaf Al Munei’i, dan Muhammad Hussein Al Munei’i dimana mereka semua dari suku Sawaarkah, dimakamkan dengan dihadiri oleh banyak dari kaum Muslimin.
Semoga Allah menerima mereka semua sebagai syuhada.
[LWJ/al-mustaqbal.net/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Lagi, seorang muslimah di Perancis diserang dan dipukul. Muslimah yang masih berusia 16 tahun ini diserang setelah berkunjung kerumah temannya di Trappes. Korban melaporkan penyerangnya berteriak penghinaan rasis dan anti-Muslim padanya sebelum mengacungkan box cutter. Dia mengatakan mereka kemudian merobek cadarnya, mendorongnya ke tanah, dan memukulnya.
Korban dibawa ke rumah sakit di Trappes, di departemen Yvelines, di mana ia ditemukan memiliki “bekas goresan ringan” di wajah dan tenggorokan, sebuah sumber mengatakan kepada harian Perancis Le Parisien.
Pada bulan Juli, The Local melaporkan bagaimana dua hari kerusuhan di Trappes itu dipicu ketika seorang wanita dalam berbusana Islam dihentikan oleh polisi.
Sebulan sebelumnya, seorang wanita Muslim mengalami keguguran setelah diduga diserang oleh skin head di pinggiran Paris Argenteuil.
Pada hari Senin rektor Masjid Grande di Lyon berbicara setelah itu muncul seorang tentara Perancis telah merencanakan serangan bersenjata di sebuah masjid.
Di tempat lain pada Selasa seorang pria ditangkap karena menulis tag Islamofobia di beberapa bangunan di kota selatan Avignon.
Inilah negara penganut demokrasi, Islam selalu menjadi korban.
Dimana Al-Mu’tashim billah pada hari ini?
[the local/almuhajirun.net/ +ResistNews Blog ]

Apa hukum makan dan minum serta mendapatkan uang dari ayah saya yang berprofesi sebagai PNS guru?
Penanya: Abu Al Qa’qa’ Al Yamaniy
Syaikh Abu Muhammad Al Maqdisiy menjawab:
Segala puji hanya bagi Allah. Shalawat dan salam dilimpahkan kepada Rasulullah…
Saudara kami yang baik…
Kami telah menjawab berkali-kali terhadap pertanyaan-pertanyaan semacam yang engkau tanyakan ini, sehingga engkau bisa merujuk kepada jawaban-jawaban yang lalu seputar pertanyaan-pertanyaan yang serupa.
Singkat jawabannya:
Bahwa tidak semua bidang dari bidang-bidang pengajaran di sekolahan Negeri itu haram bekerja di dalamnya sebagai kekafiran…
Akan tetapi masing-masing tergantung mata pelajarannya, terutama bila si guru itu tidak memiliki tugas kecuali mengajar mata pelajarannya dan dia tidak memiliki peran serta di dalam kegiatan-kegiatan nasionalisme atau berhalaisme di luar tugas pengajarannya.
Bila pekerjaannya di bidang yang mubah seperti mengajar Matematika atau Kimia atau Fisika atau materi lainnya yang tidak ada pujian kepada kekafiran dan paham-paham syirik atau sanjungan terhadapnya, maka tidak apa-apa bekerja dalam hal seperti ini selagi si guru itu tidak ikut serta -sebagaimana yang telah kami katakan- di dalam kegiatan-kegiatan lain seperti penghormatan bendera atau perayaan-perayaan (hari-hari) Nasional yang jahiliyyah yang di dalamnya ada pujian terhadap tokoh-tokoh kekafiran, pemimpin-pemimpin kemusyrikan, para thaghut dan undang-undang buatannya. Dan bila ia bisa mengingkari hal itu walau dengan cara halus di antara-antara siswa-siswa dan para guru sesuai dengan kemampuannya maka hal itu wajib atasnya.
Dan berkaitan dengan engkau makan dari harta ayahmu, maka ini adalah masalah lain yang sudah berulang-ulang juga dalam jawaban-jawaban yang lau. Dan hatta seandainya ayahmu yang guru itu bekerja pada bidang yang haram maka tidak ada dosa atasmu wahai saudara kami memakan dari hartanya bila engkau belum bisa mandiri darinya di waktu sekarang; karena harta itu sebagaimana telah kami katakan berulang-ulang tidak haram karena dzatnya namun haram karena cara mendapatkannya dan kami telah menuturkan dalil-dalil atas hal itu. Bila harta itu haram atas ayahmu karena cara pencariannya yang haram, maka harta itu dengan berpindahnya kepadamu dengan cara yang syari’iy yang tidak ada keharaman di dalamnya maka ia itu tidak tetap menjadi haram atas dirimu; karena engkau tidak mendapatkannya dengan cara yang haram, sehingga tidak apa-apa engkau mengambil dari harta ayahmu itu bila engkau membutuhkannya.
Dan bila orang muslim itu diperintahkan untuk bekerja yang halal dan tidak bergantung kepada orang yang pekerjaannya haram supaya suaranya dan nasehatnya terhadap mereka didengar dan diterima, maka kami memohon kepada Allah ta’ala agar Dia memudahkan urusanmu dan menjadikan bagimu pengganti dari hal itu.
Wallahul Muwaffiq…
Selesai…
Polres Jakarta Barat
18 Dzul Hijjah 1432 H
Abu Sulaiman Al Arkhabiliy
[millahibrahim.wordpress.com/al-mustaqbal.net/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Setelah Inggris mengatakan tidak akan mengambil bagian dalam aksi militer menyerang Suriah, kini giliran Prancis mengatakan bahwa serangan ke Suriah sulit. Dua negara kafir harby ini nampaknya enggan ikut sekutu utama mereka, negara kafir harby AS untuk segera menggempur Suriah, ketakutan. Allahu Akbar!
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Inggris Philip Hammond mengatakan negaranya  tidak akan mengambil bagian dalam aksi militer terhadap Suriah. Dia mengemukakan hal itu setelah pemerintah Inggris kalah dalam pemungutan suara di parlemen mengenai masalah tersebut.
“Kami memahami ada sumur kecurigaan yang dalam tentang keterlibatan di Timur Tengah,” kata Hammond Program Newsnight TV BBC.
Amerika Serikat, tambah dia, akan kecewa dengan Inggris yang “tidak akan terlibat.”
Parlemen Inggris melakukan pemungutan suara untuk menentang aksi militer yang mungkin dilancarkan terhadap Suriah sehubungan dengan dugaan penggunaan senjata kimia dalam bentrokan di negara Arab tersebut.
285 suara berbanding 272 suara memperlihatkan parlemen Inggris tak mendukung serangan militer terhadap Suriah.
Prancis Ikutan Menolak
Sementara itu, dari Paris diberitakan bahwa rencana Barat melakukan tindakan balasan terhadap Suriah atas dugaan serangan senjata kimia penguasa itu sulit untuk dilakukan, kata juru bicara Pemerintah Prancis pada Kamis.
“Masyarakat internasional harus mencari upaya balasan sesuai dengan keadaan,” kata Najat Vallaud-Belkacem kepada televisi France 2.
Dia mengatakan bahwa “perlu untuk memperoleh dukungan dari beberapa sekutu dan mitra di jantung Dewan Keamanan PBB, yang kami sedang coba lakukan” tetapi menambahkan bahwa “negara-negara seperti Rusia dan Cina menimbulkan sejumlah masalah.”
Tujuan dari aksi militer “tidak akan hanya untuk menghukum rezim Suriah dan mencegahnya dari melakukan serangan baru sejenis … tetapi juga untuk mencari jalan keluar dari krisis ini. ”
“Ini sangat penting bagi masyarakat internasional jika mereka melakukan intervensi untuk melakukannya dengan cara yang memungkinkan negara yang bersangkutan bisa pulih. ”
Komentarnya dikeluarkan setelah Presiden AS Barack Obama, yang telah memperingatkan bahwa rezim Suriah Bashar al-Assad telah melintasi “garis merah” jika menggunakan senjata kimia. Namun Obama mengatakan ia belum mengambil keputusan tentang serangan balasan.
Inggris telah mendorong anggota tetap Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi resolusi yang akan mencantumkan langkah-langkah untuk melindungi warga sipil di Suriah.
Namun Rusia menolak untuk menyetujui resolusi itu dan kebuntuan diplomatik terus berlanjut.
Suriah membantah telah menggunakan senjata kimia dan menyalahkan pihak oposisi atas serangan 21 Agustus di pinggiran Damaskus, demikian AFP.
Ayo, apapun putusan negara-negara kafir harby, terutama AS, Inggris, maupun Prancis, Mujahidin di Bumi Syam siap untuk menyambut kedatangan kalian semua dan menjadikan Bumi Syam sebagai kuburan untuk kalian semua, prajurit kafir harby terlaknat. Allahu Akbar! [antara/al-mustaqbal.net/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Pasca pembantaian yang dilakukan militer terhadap ribuan demonstran sipil, Mesir terus menjadi sorotan dunia, termasuk Indonesia. 

Mantan Presiden Republik Indonesia (RI) BJ. Habibie mengungkapkan bahwa Indonesia pernah mengalami situasi yang bahkan bisa lebih parah daripada Mesir, jika tidak segera diatasi. Pada 1998, saat Habibie dilantik menjadi presiden ketiga, kekacauan terjadi. 

“Waktu 1998 lebih gawat dari Mesir. Kita bangkrut, PHK banyak, orang hidup itu susah. 1.001 macam saya harus selesaikan itu dulu sebelum perang saudara terjadi,” kata Habibie seperti dikutipRepublika Online, Jum’at (30/8).

Ketika sedang menyiapkan Kabinet Reformasi Pembangunan di rumahnya, datang tamu spesial, Pangkostrad Letjen Prabowo. Ia hanya mendengarkan segala saran Prabowo sambil lalu lantaran tengah menyelesaikan pekerjaan.

Pada 22 Mei 1998 di Istana Merdeka, Habibie mendapati Panglima ABRI Jenderal Wiranto yang ingin bertemu dengannya. Waktu itu, Habibie ingin mengumumkan kabinetnya sehari setelah diangkat menggantikan Soeharto.

Wiranto melaporkan, ada gerakan pasukan Kostrad dari berbagai daerah masuk ke Jakarta tanpa sepengetahuannya. Beberapa pesawat militer yang mengangkut prajurit Kostrad terdeteksi menuju bandara. Hal itu dianggap Wiranto berbahaya karena di luar komando resmi.

Mendapati itu, Habibie segera memerintahkan Wiranto untuk mencopot Prabowo sebelum matahari terbenam. Wiranto yang kaget mendengar instruksi tersebut balik bertanya kepada Habibie perihal siapa yang pantas menjabat Pangkostrad. 

“Terserah Pangab. Mohon kepada Pangkostrad baru untuk mengembalikan semua pasukan ke pangkalan masing-masing,” tegass Habibie.

Akhirnya, Prabowo menyerahkan jabatannya kepada Pangdiv I Kostrad Mayjen Johny Lumintang menjelang Maghrib. Sebenarnya, Wiranto ingin agar posisi itu diduduki Pangdam III Siliwangi Mayjen Siliwangi Djamari Chaniago. Lantaran terkendala geografis dan harus melantik Pangkostrad baru, pilihan akhirnya jatuh kepada Johny Lumintang yang berada di Jakarta.

Johny hanya menjabat Pangkostrad selama 17 jam lantaran keesokan harinya, ia harus merelakan posisinya untuk diserahkan kepada Djamari Chaniago. Cepatnya pergantian jabatan itu, kata Habibie, lantaran Wiranto ingin mentaati perintah Presiden. “Saya tidak kenal mereka semua. Kalau pergantian dilakukan malam, apa pun bisa terjadi. Saya tidak bisa mengontrol pasukan.” [JJ/Rol/ +ResistNews Blog ]

Tahun 2013 ini, hingga H+7 Idul Fitri tercatat 719 orang meninggal dunia, 1184 orang luka berat dan 4326 orang luka ringan akibat 3.279 kecelakaan transportasi selama arus “eksodus” mudik Lebaran di Indonesia. Lebih dari 40 juta penduduk kota-kota besar di Indonesia melakukan eksodus mudik menuju kampung halamannya melalui berbagai moda transportasi. Ini terjadi setiap tahun di negeri Muslim terbesar di dunia ini.

Keluarga Muslim di berbagai negeri khusus-nya di Indonesia memiliki tradisi kuat tahunan yang diisi dengan kunjung-mengunjungi, silaturahmi dan saling bermaaf-maafan setiap menjelang perayaan Idul Fitri atau lebaran. Tradisi ini lahir dari pemahaman Islam. Rasulullah saw. bersabda:
زُرْ غِبًّا تَزْدَدْ حُبًّا
Berkunjunglah sesekali saja, niscaya bertambah kuatlah cinta (HR ath-Thabrani dan al-Baihaqi).
Namun sayangnya tradisi yang baik ini justru memakan ratusan korban nyawa setiap tahunnya. Inilah akibat dari kebijakan politik ekonomi yang kapitalistik oleh pemerintah negeri-negeri Muslim. Fenomena kecelakaan transportasi yang massif ini sesungguhnya merupakan indikasi kesenjangan ekonomi yang terlalu ‘telanjang’ antara desa dan kota. Ini sekaligus merupakan bukti inkompetensi rezim penguasa Muslim dalam melakukan investasi pembangunan infrastruktur yang berorientasi rakyat.
Miskin Visi
Dalam konteks fenomena mudik ini, ada dua indikasi kuat bahwa pemerintahan negeri-negeri Muslim tidak memiliki visi untuk menyejahterakan rakyatnya:
1.      Kesenjangan pembangunan kota dan desa.
Model pembangunan kapitalistik hanya berorientasi pada pertumbuhan. Investasi ekonomi lebih banyak diarahkan untuk melayani daerah perkotaan yang relatif memiliki pertumbuhan cepat. Apalagi negara berkembang seperti Indonesia yang menelan bulat-bulat doktrin ekonomi Kapitalisme. Indonesia hanya mengkonsentrasikan pembangunan ekonomi pada sektor industri yang membutuhkan investasi yang mahal untuk mengejar pertumbuhan. Sektor lain seperti sektor pertanian dikorbankan. Akhirnya pembangunan hanya terpusat di kota-kota, tanpa memperhatikan bagaimana perencanaan wilayah yang berbasis pada pemerataan kesejahteraan rakyatnya.
2.      Investasi negara minim dalam pembangunan infrastruktur transportasi.
Menurut pandangan kapitalis, dalam pelaksanaan pelayanan publik seperti transportasi, negara hanya berfungsi sebagai fasilitator saja. Operator atau pelaksananya diserahkan kepada mekanisme pasar alias dikelola dan diserahkan pada pihak swasta. Akibatnya, harga tiket transportasi publik mahal, sementara layanannya buruk. Demi mengejar untung tidak jarang angkutan umum yang sudah tidak layak jalan tetap beroperasi, mengabaikan keselamatan penumpang  karena rawan kecelakaan. Dengan alasan keterbatasan dana, infrastruktur dibiarkan tidak terurus. Ribuan kilo meter jalan rusak dan berlubang dibiarkan bertahun-tahun.
Prinsip pembangunan seperti ini dengan mudah mengundang penjajahan ekonomi oleh pihak asing, terutama di negara-negara berkembang di Dunia Ketiga. Dengan berkedok utang dan bantuan pembangunan, semua investasi strategis termasuk di bidang sumberdaya alam yang menguasai hajat hidup orang banyak, diserahkan pengelolaannya kepada para kapitalis pemilik modal termasuk pihak asing. Walhasil, umat Islam terjajah di negerinya sendiri.
Keluarga Muslim Menjadi Korban
Tradisi mudik lebaran di Indonesia dan Bangladesh sesungguhnya merupakan cermin dari kesenjangan ekonomi dan kemiskinan massal bentukan dari pembangunan kapitalistik yang berdampak pada bangunan keluarga Muslim. Keluarga Muslim yang hidup menjadi masyarakat urban berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya dan saling terpisah dengan keluarga besarnya. Fenomena ini terjadi secara sistemik karena fasilitas kehidupan dan lapangan pekerjaan terkonsentrasi hanya di kota-kota besar. Akibatnya, sebagian besar penduduk harus menempuh perjalanan jauh untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Mereka bertaruh nyawa hanya untuk memenuhi segala kebutuhan pokoknya. Mereka bahkan bermigrasi ratusan kilometer meninggalkan keluarga hanya demi sesuap nasi.
Perpindahan penduduk terjadi dari desa ke kota, dari daerah satu ke daerah lainnya, bahkan melintasi perbatasan nasional suatu negara dalam konteks tumbuhnya “kota-kota global” atau daerah urban baru, ataupun wilayah penyangga perkotaan untuk mendukung pesatnya perindustrian. Semua ini adalah ciri khas dari pembangunan kapitalistik. Model pembangunan seperti ini tentu menimbulkan dampak buruk yang signifikan pada struktur keluarga Muslim di negeri-negeri Islam. Ini karena Kapitalisme secara inheren menempatkan nilai-nilai materialistik liberal di atas keharmonisan bangunan keluarga.
Di antara dampak itu adalah: Pertama, memisahkan anggota keluarga dari keluarga intinya. Yang paling krusial ialah jika anak-anak harus terpisah dari ibunya. Ini tampak dari bentuk-bentuk keluarga urban seperti suami-istri bekerjadi kota besar, sementara anak tinggal bersama kakek-nenek ataupun kerabatnya di desa. Akibat yang paling menakutkan adalah rusaknya generasi. Pasalnya, perhatian kaum ibu terfokus pada pekerjaan yang sering menuntut dirinya terpisah jauh dari anak-anaknya.
Kedua, melemahnya bangunan keluarga Muslim yang terlihat dari meningkatnya perceraian, bergesernya peran ibu sebagai pencari nafkah, fenomena suami-istri tinggal terpisah, maraknya keluarga single parent, dan sebagainya.
Model Pembangunan Ekonomi yang Mensejahterakan
Islam membangun masyarakatnya dengan landasan tauhid. Konsep kehidupannya berjalan untuk menaati perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Makna kebahagiaannya adalah ridha Allah SWT. Sistem nilai Islam menciptakan identitas khas dalam masyarakatnya. Islam memandang kemuliaan manusia itu dari ketakwaannya, bukan dari materi ataupun atribut fisik lainnya.
Islam juga bertolak belakang dengan sistem kapitalis yang meminimalisasi peran negara dan mengutamakan peran pasar dalam melakukan pembangunan ekonomi. Dalam Islam, peran negara justru sangat vital. Tugas utamanya adalah melayani dan mengurusi rakyat, melindungi kaum lemah dan mencegah kezaliman. Ini karena Negara Islam, yakni Khilafah, adalah pelayan umat, sebagai mana ditegaskan Rasulullah saw:
 فَاْلإِمَامُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Pemimpin (Khalifah) manusia adalah pengurus dan ia bertanggung jawab atas manusia yang dia urus (HR al-Bukhari).
Khilafah adalah negara yang menerapkan sistem ekonomi yang sehat. Khilafah menolak model keuangan cacat kapitalis yang berbasis bunga; melarang penimbunan kekayaan atau privatisasi sumberdaya alam; juga melarang asing berinvestasi besar dalam pembangunan infrastruktur, pertanian, industri dan teknologi. Pondasi kebijakannya diarahkan untuk mengupayakan distribusi kekayaan yang efektif dalam menjamin kebutuhan pokok semua warga negaranya. Khilafah juga serius melakukan proses pembangunan yang merata dan terjangkau di semua wilayah. Dengan begitu rakyat tidak perlu bepergian jauh hanya untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.
Pembangunan yang berkah, adil, mandiri dan sejahtera ada di pundak Khalifah. Namun, kebijakan ekonomi Khilafah ini harus diikuti oleh penerapan Islam secara kaffah. Ini karena tujuan pembangunan ekonomi Islam dalam Khilafah adalah:
1.     Menjaga hak syar’i manusia seperti agama, jiwa, keturunan, akal dan harta yang merupakanadh-dharuriyat al-khamsu (lima perkara darurat dalam kehidupan manusia).
2.     Membentuk masyarakat Islam.
3.     Mewujudkan kesejahteraan setiap individu rakyat. Indikator kesejahteraan dalam Islam adalah pemenuhan kebutuhan pokok orang-perorang. Jika ada satu orang saja yang miskin, maka pembangunan ekonomi dianggap gagal.
Investasi Infrastruktur Strategis
Bayangkan mentalitas yang dimiliki oleh seorang Umar bin al-Khaththab ra. tatkala beliau menjadi kepala negara. Beliau pernah berujar, “Seandainya, ada seekor keledai terperosok di Kota Bagdad karena jalan rusak, aku khawatir Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban diriku di akhirat nanti.”
Mindset seperti inilah yang mendasari Khilafah dalam menjalankan kebijakan investasinya dalam infrastruktur strategis, yang bisa di urai dalam 3 poin berikut (seperti yang ditulis Dr. Fahmi Amhar dalam Teknologi Mudik Negara Khilafah):
1.     Prinsip bahwa pembangunan infrastruktur adalah tanggung jawab negara; bukan cuma karena sifatnya yang menjadi tempat lalu lalang manusia, tetapi juga terlalu mahal dan rumit untuk diserahkan ke investor swasta.
2.     Prinsip bahwa perencanaan wilayah yang baik akan mengurangi kebutuhan transportasi. Ketika Baghdad dibangun sebagai ibukota, setiap bagian kota direncanakan hanya untuk jumlah penduduk tertentu. Di situ dibangun masjid, sekolah, perpustakaan, taman, industri gandum, area komersial, tempat singgah bagi musafir, hingga pemandian umum yang terpisah antara laki-laki dan perempuan.  Bahkan pemakaman umum dan tempat pengolahan sampah juga tidak ketinggalan.  Sebagian besar warga tak perlu menempuh perjalanan jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya serta untuk menuntut ilmu atau bekerja. Semua sudah dalam jangkauan perjalanan kaki yang wajar, dan semua memiliki kualitas yang standar.
3.     Negara membangun infrastruktur publik dengan standar teknologi mutakhir yang dimiliki.  Teknologi yang ada termasuk teknologi navigasi, telekomunikasi, fisik jalan hingga alat transportasinya itu sendiri.
Berikut adalah gambaran bagaimana Khilafah dulu serius berinvestasi dengan teknologi mutakhir:
•      Navigasi mutlak diperlukan agar perjalanan menjadi aman dan orang tidak tersesat. Untuk itulah kaum Muslim belajar astronomi dan teknik membuat kompas sampai ke Cina, dan mengembangkan ilmu pemetaan dari astronomi yang teliti. Ratusan geografer menjelajah seluruh penjuru dunia dan membuat reportase negeri-negeri yang unik. Hasilnya, perjalanan haji maupun dagang baik di darat maupun di lautan menjadi semakin aman.
•      Teknologi dan manajemen fisik jalan juga tidak ketinggalan. Sejak tahun 950, jalan-jalan di Cordoba sudah diperkeras, secara teratur dibersihkan dari kotoran, dan malamnya diterangi lampu minyak.  Baru dua ratus tahun kemudian, yakni 1185, Paris memutuskan sebagai kota pertama Eropa yang meniru Cordoba.
•      Yang menarik, hingga abad, 19 Khilafah Utsmaniyah masih konsisten mengem-bangkan infrastruktur transportasi ini. Saat kereta api ditemukan di Jerman, segera ada keputusan Khalifah untuk membangun jalur kereta api dengan tujuan utama memperlancar perjalanan haji.  Musim haji adalah musim ritual terbesar pergerakan manusia, baik yang untuk pergi haji ke Makkah maupun mudik ke kampung halaman. Di negeri-negeri Timur Tengah, libur saat lebaran haji lebih lama dan lebih meriah dari Idul Fitri (karena ada Hari Tasyrik).  Karena itu situasi mudik terjadi pada musim ini. Tahun 1900 M Sultan Abdul Hamid II mencanangkan proyek “Hejaz Railway”. Jalur kereta ini terbentang dari Istanbul, Ibukota Khilafah, hingga Makkah, melewati Damaskus, Jerusalem dan Madinah. Dengan proyek ini, dari Istanbul ke Makkah yang semula 40 hari perjalanan tinggal menjadi 5 hari! Masya Allah!
Khilafah akan memberikan jaminan pembangunan ekonomi yang berkah, adil dan sejahtera yang akan meminimalisir kesenjangan ekonomi dan menjauhkan kerusakan pada masyarakat. Khilafah juga mengokohkan bangunan keluarga Muslim dan mensejahterakan rakyat. Khilafah pun akan menyediakan infrastruktur transportasi yang aman, memadai dengan teknologi terkini. Dengan begitu ribuan Muslim tidak akan lagi menjadi korban dari kecelakaan transportasi akibat abainya pemerintah. WalLahu a’lam. [Fika Komara, M.Si ; Member of Central Media Office Hizb ut Tahrir]
[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
Powered by Blogger.