Archive by date

Umat Hindu berharap perayaan Deepavali jadi hari libur nasional

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Umat Hindu di seluruh Indonesia berkumpul dan memperingati Hari Deepavali di Season City, Jakarta Barat. Pemprov DKI Jakarta telah mengapresiasi dan memberi perhatian dengan libur fakultatif.

"Ini kegiatan Deepavali yang pertama kali secara nasional. Pak Jokowi pernah bilang mau kasih kado dan telah memberikan libur fakultatif," ujar Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Nyoman Suwisma kepada wartawan di Season City, Jakarta Barat, Sabtu (30/11).

Menurut Nyoman, umat Hindu dari berbagai etnis di Indonesia merayakan Deepavali secara nasional. "Kegiatan ini suatu upacara umat Hindu di dunia. Deepavali ini merupakan peringatan hari sesuatu yang benar melawan ketidakbenaran," jelas Nyoman.

Lebih lanjut, Nyoman menambahkan, peringatan hari Deepavali berbeda dengan hari Galungan dan Kuningan yang diperingati setiap 210 hari sekali. Sedangkan peringatan hari Deepavali hanya dilakukan dan datang sekali setiap 360 hari.

"Ini suatu upacara umat Hindu bagaimana agenda ke depan Deepavali menjadi hari raya Hindu nasional dan minta kepada pemerintah agar dijadikan hari libur nasional," harapnya.

Sedangkan Ketua Panitia Perayaan Nasional Deepavali, AS Kobalen mengatakan, ada sekitar 10 juta penganut agama Hindu di Indonesia.

"Harapan kami peringatan hari Deepavali menjadi hari libur nasional. Karena semua penganut Hindu berkumpul di tempat ini," kata Kobalen.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meliburkan warga keturunan India beragama Hindu yang merayakan Hari Raya Diwali (Deepavali).

Diwali atau dalam bahasa Sanskerta Deevapali (Deepavali) merupakan hari raya umat Hindu (India) untuk memperingati kemenangan kebaikan terhadap kebatilan.

Libur fakultatif tersebut diberikan Pemprov DKI melalui surat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI No 5666/-1.834.1 tanggal 31 Oktober 2013. Di dalamnya berisi tentang instruksi kepada para pengusaha yang memiliki pekerja warga keturunan India-Indonesia dan warga negara India untuk diberikan kesempatan dan waktu merayakan Diwali yang jatuh 2-3 November 2013. Libur diberikan pada 4 November. [merdeka.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Menkes Tolak Disebut Bagi-bagi Kondom Pada Pelajar

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi mengatakan Kementerian Kesehatan tidak terlibat dalam acara Pekan Kondom Nasional yang rencananya digelar di 12 kota di Indonesia pada 1 - 7 Desember 2013. Katanya, program itu dibuat oleh produsen kondom DKT Indonesia.

"Jadi, jangan beritakan Menkes bagi-bagi kondom, ya," kata Nafsiah Mboi kepada hidayatullah.com, saat ditemui di jumpa pers Hari AIDS Sedunia di Jakarta, (29/11/2013). Menkes mengatakan, tahun lalu pihaknya memang ikut dalam program Pekan Kondom Nasional itu, tapi tahun ini tidak.

Sebelumnya, gabungan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Cinta Keluarga Indonesia (AILA) menyatakan menolak program pembagian kondom kepada pelajar dan mahasiswa dengan alasan penanggulangan AIDS oleh Komisi Penanggulangan AIDS yang bekerjasama dengan perusahaan kondom DKT Indonesia yang meproduksi kondom merk Sutra dan Fiesta.

Kata Menkes, pembagian kondom biasanya dilakukan tidak di sekolah atau di kampus melainkan di tempat-tempat yang rawan dengan kegiatan seks yang beresiko penularan HIV/AIDS seperti di kawasan pelacuran, tempat hiburan malam, dan kalangan pengguna narkoba.

Dia menjelaskan, ada dua tipe penanggunalangan HIV/AIDS yang dilakukan pihaknya yakni tipe hulu dengan cara nasihat-nasihat keagamaan dan himbauan yang dilakukan oleh agamawan dan BKKBN. Tipe lainnya dalah hilir, yakni penanganan di lokasi-lokasi di mana HIV/AIDS berisko tinggi tersebar. "Di tempat pelacuran tidak bisa ditangani dengan ayat-ayat dari kitab suci dari al-Qur'an dan Bible. Harus diputus dengan kondom," katanya.

Ditanya pendapatnya, jika pembagian kondom pada pekan kondom nasional akan dilakukan di kampus-kampus, Menkes menjawab, "Saya tidak mau berandai-andai."

Dia menambahkan, kondom bukan barang terlarang seperti narkoba sehingga pembagian kondom tidak perlu dirisaukan. Katanya, sosialisasi kondom telah dilakukan oleh Kemenkes di Indonesia sejak tahun 1970-an. Tujuannya pun, kata Menkes bukan untuk menganjurkan seks bebas tapi untuk mencegah penularan HIV/AIDS.

Dia mengaku menolak pelacuran, tapi tidak mampu mencegahnya. "Yang pergi ke tempat pelacuran mereka yang tidak kuatimanya," kata Menkes.

Dia menilai pembagian rokok gratis di tempat-tempat umum lebih berbahaya ketimbang pembagian kondom. "Dari coba-coba jadi ketagihan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, KPAN bersama dengan DKT Indonesia berencana menyelenggarakan Pekan Kondom Nasional (PKN) ke-7 yang tahun ini akan dimulai satu hari sebelum Hari AIDS Sedunia (HAS) yang jatuh pada tanggal 1 Desember dan berlangsung selama satu minggu sampai 7 Desember. [hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Iran Mengaku Punya Ikatan Intelijen Kuat dengan Turki

item-thumbnail

+ResistNews Blog - Duta besar Iran untuk Ankara hari Jumat (29/11/2013) mengakui bahwa Teheran menikmati layanan intelijen yang akrab dengan Turki, sebuah pertanda terjalinnya hubungan erat antara kedua negara.

Pernyataan Alireza Bikdeli itu dikemukakan beberapa pekan setelah sebuah koran Amerika Serikat mengklaim –yang dibantah tegas oleh Ankara– bahwa Turki membongkar jaringan inteljen Israel-Iran di Teheran.

Kepada para wartawan di Ankara, Bikdeli mengatakan kerjasama intelijen dan keamanan Iran dengan dinas intelijen Turki MIT meningkat.

Bikdeli juga mengatakan, “tidak ada dasarnya” negara Syiah Iran memata-matai Turki, sebuah negara yang didominasi Muslim (Sunni).

Washington Post bulan Oktober melaporkan bahwa Turki pada 2012 mengungkap identitas intelijen Iran yang terdiri dari 10 orang Iran yang melakukan pertemuan dengan kaki-tangan Mossad di Turki.

Dengan marah, Turki membantah laporan media Amerika Serikat itu.

Bikdeli mengatakan, Teheran bersedia membantu Turki –salah satu negara pengritik paling keras rezim Suriah Bashar al-Assad– untuk memperbaiki hubungan dengan Damaskus, lansir AFP. [hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Anggota Parlemen Swiss Dipecat Gara-gara Komentar Anti Israel

item-thumbnail

+ResistNews Blog - Seorang anggota parlemen Swiss telah dipecat dari partainya setelah membuat komentar anti-Israel di Internet.

Denis Menoud, seorang anggota dewan kotamadya kota Jenewa dari Partai Gerakan Warga Jenewa ( MCG ), menulis pada halaman Facebook-nya pada hari Selasa bahwa "kuncinya adalah bahwa Israel pada jalan menuju terbakar."

Menoud membuat komentar tersebut setelah Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB - Amerika Serikat, Cina, Rusia, Prancis dan Inggris - ditambah Jerman menutup kesepakatan interim di Jenewa pada tanggal 24 November untuk membuka jalan bagi resolusi penuh sengketa Barat dengan Iran atas program energi nuklir negara itu yang telah berumur satu dekade pada tanggal 24 November.

Komentarnya berarti bahwa Israel adalah pecundang secara strategis dan politik yang berkaitan dengan kesepakatan itu, katanya.

"Intinya adalah perjanjian itu dengan Iran ... Israel adalah pecundang, secara strategis dan secara politis, dari rencana ini. Hal lain adalah penafsiran beracun dan kasar," katanya.

Pada hari Jumat, MCG meminta dia untuk mengundurkan diri, namun ia menolak. MCG kemudian secara resmi memberhentikan dia dan Pemimpin Partai MGC Roger Gelay mengatakan dia " tidak lagi dianggap sebagai anggota." (st/ptv/voaislam/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Keluarga Besar Ponpes Al Mukmin Bergembira dengan Kesyahidan Alumninya

item-thumbnail

+ResistNews Blog - Berita syahidnya Abu Muhammad Al Indunisydi bumi Syam diumumkan di masjid Baitus Salam, Ponpes Al-Mukmin, Sukoharjo, Jawa Tengah, selepas shalat Maghrib tepat Kamis (28/11/2013) lalu. Seorang santri berdiri menyampaikan informasi perihal gugurnya alumnus mereka di Ghouta Timur beberapa hari lalu. Sejumlah santri terlihat haru dan bangga mendengar senior mereka yang memperoleh kesyahidan. Doa pun melantun dari lisan-lisan mereka.

Abu Muhammad al-Indunisy yang memiliki nama asli Reza Fardi pernah mondok di Ponpes yang lebih di kenal dengan Pondok Ngruqi tersebut melalui program Takhassus, sebagaimana dituturkan Abu Alib, teman seangkatan di Al Mukmin yang sekarang menjadi salah satu pengajarnya, Kamis (28/11/2013)Kemarin.

Abu Alib bercerita, Abu Muhammad adalah sosok yang baik, pendiam dan gemar membaca. Asy Syahid (kama nahsabuhu) tidak suka banyak bicara dan lebih memilih membaca buku yang dibelinya di toko buku yang tak jauh dari pondok

Seusai menamatkan pendidikannya di Kuliyyatul Mu’alimin al-Islamiyah (Setaraf SMU/MA) mendapat tugaspengabdian dengan mengajar selama 1 tahun di Pondok almamaternya tersebut. Selanjutnya, mujahid kelahiran Kalimantan Barat itu melanjutkan belajar ke Ma’had Al Iman di Shona’a - Yaman bersama beberapa teman seangkatannya.

Di Yaman, beliau bersama temannya seringkali bermulazamah ilmiah dengan para masyayikh di luar Ma’had Al Iman. Ketika jeritan kaum saudaranya di Suriah sampai ke telinganya, korban kekejaman Basar Asad, beliau tergerak menolong dengan berjihad bersama kelompok jihad yang sedang bertempur membela kaum muslimin yang tertindas disana hingga kabar kesyahidannya sampai kepada kita.

Abu Alib bersyukur dan menghormati jalan kehidupan Abu Muhammad yang amat bagus, dari tempat kelahiran ke pondok sebagai sosok santri yang ta’at lalu mengajar dan terus belajar lagi kemudian gugur di medan jihad Syam.

KH. Wahyudin selaku Direktur Pondok Al Mukmin ketika dikabarkan berita gembira ini juga mendoakan kesyahidan beliau selaras dengan niat dan keberangkatannya untuk Izzatul Islam wal Mukminin.

"Semoga Allah menerima syuhada kita,” kalimat doa menantu Ustadz Abdullah Sungkardengan penuh harap.

Kabar syahidnya Abu Muhammad Al Indunisy disampaikan Brigade Suquur Al Izz melalui akunTwitternya, pada 28 November lalu. kabar tersebut lalu tersebar cepat melalui sisial media. Suquur Al Izz mengatakan, Abu Muhammad dikenal sebagai mujahid yang pendiam, rajin ibadah, dan pemberani.

Brigade Suquur Al Izz merilis sejumlah nama mujahidin yang gugur dalam pembebasan Ghauthah Timur –Suriah dari tangan pasukan rezim thaghut Bashar Assad yang telah mengepungnya beberapa bulan yang membuat warga setempat kesulitan untuk mendapatkan makanan, sehingga mereka terpaksa memakan kucing. [voa-islam.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Konjen AS Datangi Pemprov Jatim Terkait Penanganan Pengungsi Syiah

item-thumbnail
Pengungsi syiah Sampang.
+ResistNews Blog - Konflik Syiah dengan Sunni di Sampang yang berkepanjangan ternyata menarik perhatian serius Pemerintah Amerika Serikat.

Dua staf dari Konjen AS yakni Heather Coble, Kepala Bagian Politik dan Ekonomi bersama Joanne Cossit staf dari bagian Politik Ekonomi mendatangi Pemprov Jatim untuk menanyakan kasus tersebut. Kedatangan staf konjen tersebut diterima oleh Asisten tiga Pemprov Jatim Eddy Purwinarto.

“Konjen AS sempat menanyakan masalah penanganan pengungsi Syiah di Sidoarjo, semua sudah kita jelaskan agar tidak ada persepsi yang salah,” kata Eddy Purwinarto seperti dilansir dari Metrotvnews.com di Surabaya, Rabu (27/11).

Kedatangannya ke Pemprov Jatim mempertanyakan niat baik Pemprov membawa mereka ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, meski akhirnya menimbulkan pro-kontra di kalangan pengungsi Syiah.

Eddy menegaskan bahwa ada pihak yang membisikkan informasi yang salah pada Konsulat Jenderal AS sehingga mereka beranggapan bahwa pengungsi syiah dikerangkeng di asrama haji.

“Mereka menanyakan kenapa harus dikerangkeng di asrama haji. Jadi, ada pandangan bahwa mereka dimasukkan isolasi, padahal itu salah,” kata Eddy.

Dari pertanyaan itu, Pemprov Jatim kemudian menjelaskan kenapa mereka harus diinapkan di asrama haji lebih dulu, sebab Kementerian Agama Jatim memiliki fasilitas yang layak di lokasi tersebut.

Di lokasi itu mereka tidak diisolasi melainkan diberi kesempatan untuk saling berunding antara kelompok Syiah dan Sunni agar tidak ada intervensi dari pihak luar.

Sejak awal, kata Eddy, Pemprov Jatim hanya memberi fasilitas agar mereka menyelesaikan masalah sendiri dengan pendekatan lokal. “Dengan berunding di lokasi itu mereka bisa leluasa tanpa intervensi dari pihak luar,” ujarnya.

Jadi, tegasnya, sama sekali tidak ada keinginan Pemprov mengisolasi mereka, tapi justru memberi ruang gerak yang cukup untuk menyelesaikan masalahnya mereka sendiri.

Dari penjelasan itu, utusan Konjen AS bisa menerima dan mereka tidak mempersoalkan kembali. “Mereka bisa menerima penjelasan yang kita sampaikan dan sangat memahami,” katanya.

Eddy enggan menjelaskan kenapa pihak Konjen AS meminta penjelasan terkait konflik Syiah. Eddy menduga karena gencarnya pemberitaan soal Syiah sehingga mereka meminta penjelasan.

Terkait upaya rekonsiliasi yang dinilai berhenti di jalan. Eddy tegas membantah, rekonsiliasi tetap jalan hanya saja banyak pihak yang selalu menuding Pemerintah intervensi sehingga komunikasi harus dilakukan secara hati hati.

“Jangan sampai langkah yang kita lakukan salah, nanti dibilang intervensi lagi. Upaya menjalin komunikasi tetap dilakukan dan tidak akan berhenti,” ujarnya. [kiblat.net/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Tentara Bashar Asad yang Membelot: “Saya Dilarang Shalat…”

item-thumbnail
Ini adalah wawancara kontributor Bumisyam.com di Suriah. Wawancara dengan salah satu pembelot dari tentara Bashar Al Assad yang kini bergabung dengan Free Syrian Army.

Berikut kutipan wawancaranya :

Bisa Anda perkenalkan diri?

Nama saya Muhammad. Usia 21 tahun. Saya dulu tentara pemerintah Bashar Asad dengan pangkat baru bintara, bertugas di Aleppo. Saya Sunni.

Mengapa Anda waktu itu bergabung dengan tentara Asad yang dikuasai kaum Alawiyin/Nushairiyah?

Ya, waktu itu saya ingin menjadi tentara saja. Tidak ada tendensi apa-apa selain menjalani kehidupan manusia normal sebagai tentara. Itu saja.

Sejak kapan Anda membelot?

Lima bulan lalu.

Sebabnya?

Saya tidak tahan dengan kezaliman yang saya saksikan di depan mata kepala saya sendiri. Saya dilarang shalat, dilarang shaum. Kami, para tentara diperintah untuk membunuh warga sendiri. Kalau tidak mau membunuh, kami dihukum.

Anda pernah membunuh kaum Muslimin?

Alhamdulillah, tidak. Saya bertugas menjaga markas.

Bagaimana cara Anda melarikan diri dari kesatuan?

Waktu itu bersama dengan 21 teman saya lainnya mengajukan cuti. Habis itu tidak kembali, dan kami bergabung dengan Jaisyul Hurr (Tentara Pembebasan).

Bagaimana nasib keluarga Anda ketika diketahui Anda membelot? Bukankah Asad dikenal menghabisi keluarga musuh-musuhnya?

Untuk beberapa bulan ini pemerintah tidak mungkin bisa memeriksa satu per satu tentara yang membelot untuk kemudian menemukan keluarganya. Jumlah pasukan yang membelot sangat banyak. Sementara mereka kekurangan orang yang bertugas mencari-cari data keluarga pembelot.

Tentara Bashar Asad begitu kejam membunuhi rakyatnya. Apa spirit yang dipompakan kepada mereka sehingga bisa berlaku sekejam itu?

Kami selalu ditekankan bahwa yang kami lawan adalah “teroris”.

Meski fakta di lapangan yang dibunuh adalah wanita dan anak-anak?

Ya, benar. Prinsip yang selalu ditekankan kepada kami adalah: habisi mereka dulu sebelum engkau dihabisi mereka.

Kabarnya Bashar Asad disupport tenaga tempur dari Iran dan Rusia?

Ya, benar. Orang-orang Iran dan Rusia memegang peran strategis dalam perang ini, seperti menerbangkan pesawat tempur dan menembakkan roket. Selain itu, juga disupport tenaga tempur dari Hizbullah (Lebanon) dan Jaisy Al-Mahdi.

(Kawan Muhammad menambahkan kaum Alawiyin dari Turki juga bergabung dengan tentara Bashar Asad).

Apa motivasi mereka membantu Bashar Asad?

Kalau orang-orang Iran, mereka menganggap ini sebagai jihad. Kalau mereka mati, mereka yakin mati syahid.

Di antara pasukan Bashar ada yang mengaku sebagai orang Islam. Bahkan tentara Iran meniatkan perang sebagai jihad. Apakah saat berperang juga kalian bertakbir sebagaimana para Mujahidin?

Tidak ada takbir sama sekali. Yang ada hanya rasa takut yang mencekam.

Hmm… paling sekitar 3 bulan.

Alasannya?

Anda bisa lihat sendiri banyak daerah sudah dikuasai Jaisul Khurr. Tentara pemerintah sekarang dalam kondisi terkepung, seperti di Idlib dan Aleppo.

Pertanyaan terakhir. Apa tujuan Anda ikut memerangi Bashar Asad, apakah untuk kebebasan, demokrasi, atau … ?
Tidak. Kami memerangi Bashar Asad karena ingin menegakkan hukum Allah.
[BumiSyam.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Puluhan warga sipil Suriah gugur dalam sebuah serangan brutal oleh tentara rezim Nushairiyah dan militan "Hizbullah"

item-thumbnail
ilustrasi
+ResistNews Blog - Puluhan warga sipil Suriah dibunuh di kota utara Damaskus oleh militan Syi’ah asal Libanon, “Hizbullah” dan pasukan rezim Nushairiyah, menurut laporan aktivis lokal pada Jum’at (29/11/2013) seperti dilansir Al Arabiya.

Mereka dibunuh dengan brutal ketika pasukan setan “Hizbullah” dan tentara rezim menyerbu Deir Attiyeh di kota Qalamoun yang berlokasi di dekat Damaskus, menurut laporan Sham, jaringan berita aktivis Suriah.

Kota tersebut berada di daerah pegunungan Qalamoun yang menghadap jalan raya dekat perbatasan Libanon. Deir Attiyeh merupakan rumah bagi sekitar 10.000 penduduk.

Laporan oleh media corong rezim Suriah mengklaim bahwa tentara sedang mengejar “orang-orang bersenjata” di daerah tersebut dalam upaya untuk mengamankan jalan raya dan menguasai Deir Attiyeh. (arrahmah.com+ResistNews Blog )
loading...
Read more »

100 ribu warga Muslim terancam kematian akibat blokade di Damaskus

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Kota Hajar Aswad, yang berada di bagian selatan dari jantung provinsi Damaskus dan berpenduduk 100 ribu jiwa, hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan akibat pengepungan ketat oleh pasukan rezim Nushairiyah Suriah dan milisi-milisi Syi’ah bayarannya yang telah berlangsung selama 10 bulan, menurut laporan yang ditulis oleh sejumlah aktivis kemanusiaan Suriah, sebagaimana dilansir Islammemo.

Jum’at (29/11/2013), para aktivis kemanusiaan Suriah melaporkan bahwa selama penyerangan dan pengepungan terhadap kota Hajar Aswad, rezim Nushairiyah Suriah telah membom 26 sekolah, tiga masjid, dua rumah sakit, tiga pabrik roti utama, dan stasiun listrik utama.

Bombardir ganas dan pengepungan ketat tersebut menjadikan kota Hajar Aswad tidak menerima pasokan listrik sejak Maret 2012 lalu.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa pasukan rezim Nushairiyah Suriah telah menghancurkan mayoritas fasilitas umum di kota Hajar Aswad. Hal itu membuat 100 ribu penduduk kota mengalami kondisi yang sangat mengenaskan akibat tidak bisa mengungsi keluar kota. Mereka terancam kematian akibat kelaparan, penyakit dan bombardir biadab mesin perang rezim Nushairiyah Suriah. (arrahmah.com+ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Negara-negara Arab Prihatin Soal Perkembangan Nuklir Iran

item-thumbnail


+ResistNews Blog - NEGARA-negara Teluk menyatakan keprihatinan besar atas program nuklir Iran. Mereka ingin jaminan dari kekuatan dunia bahwa kesepakatan nuklir Iran tidak akan mengancam keamanan regional.

Arab News melaporkan pada Jumat (29/11/2013) kemarin.

“Kesepakatan nuklir Iran membuat kita harus meyakinkan para pemimpin Arab dan rakyatnya bahwa perjanjian itu menjamin keamanan dan stabilitas regional,” kata Sheikh Rashed bin Abdullah Al-Khalifa, Menteri Dalam Negeri Bahrain.

Pertemuan para menteri dalam negeri negara-negara Teluk di Manama dikabarkan memiliki tujuan untuk memastikan bahwa kesepakatan itu tidak akan mengorbankan keamanan setiap negara. [islampos/arabnews/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Dr. Arim Nasim: Rakyat Dizalimi Melalui APBN

item-thumbnail

Pengantar:

Jika dikritisi, APBN 2014 sama dan sebangun dengan APBN tahun-tahun sebelumnya. Ada kenaikan dari sisi penerimaan maupun pengeluaran. Kenaikan pendapatan bersumber terutama dari pajak yang notabene sebagian besar dari rakyat. Ada juga kenaikan dari sisi pengeluaran. Sayangnya, kenaikan pengeluaran itu dialokasikan untuk kepentingan para pejabat. Pengeluaran untuk rakyat—sebagaimana dalam APBN tahun-tahun sebelumnya—terus dikurangi. Tidak salah jika dikatakan setiap tahun Pemerintah menzalimi rakyat melalui APBN. Bagaimana penjelasannya?
Untuk menjawab pertanyaan di atas, kali ini Redaksi mewawancarai Ketua Lajnah Mashlahiyyah DPP HTI, Dr. Arim Nasim. Berikut petikan wawancaranya.
APBN 2014 sudah disahkan. Selama ini diklaim bahwa APBN sudah pro rakyat. Bagaimana menurut Ustadz?
Klaim boleh-boleh saja, tetapi realitas menunjukkan sebaliknya. RAPBN 2014 justru semakin kapitalis dan membebani rakyat, bahkan cenderung memeras atau memalak rakyat.
Indikasinya apa?
Selama APBN disusun dengan paradigma kapitalis atau liberal, jangan berharap RAPBN itu pro rakyat. Dari sudut pandang Islam ada kekeliruan mendasar dalam proses penyusunan RAPBN yang selama ini dilakukan.  Pertama: Asumsi Makro Ekonomi.  Kedua: Konsep  Anggaran Berimbang atau Anggaran Defisit. KetigaLiberalisasi Ekonomi.
Penjelasannya?
Contoh asumsi makro. Salah satu asumsinya, pertumbuhan ekonomi yang selalu tinggi dan selama ini memang selalu bisa tercapai, tetapi ini tidak memberikan dampak terhadap kesejahteraan rakyat. Angka pertumbuhan selalu di atas 5-6%, tetapi angka kemiskinan terus bertambah.
Bagaimana dengan sistem anggaran berimbang?
Sistem anggaran berimbang itu istilah yang digunakan semasa Orde Baru sampai sekarang. Kemudian setelah masa reformasi diubah dengan istilah sistem anggaran defisit supaya kelihatan lebih transparan, tapi esensinya sebenarnya sama! Intinya, diperlukan utang untuk  membiayai  pembangunan. Kalau dulu fokusnya utang luar negeri, sekarang ditambah utang dalam negeri dalam bentuk SUN atau SBN (Surat Berharga Negara). Utang ini digunakan oleh negara-negara kapitalis dengan dalih membantu dan membangun perekonomian negara-negara bekas jajahannya. Padahal utang sebenarnya jerat yang dijadikan alat untuk melakukan penjajahan ekonomi maupun politik menggantikan penjajahan fisik. Terbukti, Negara Indonesia sudah masuk dalam perangkap utang (debt trap) yang sangat sulit (mustahil) untuk dibayar.  Berdasarkan Nota Keuangan 2014 Pemerintah akan menambah utang baru sebesar Rp 225,199 triliun, yakni: dari SBN (Surat Berharga Negara) sebesar Rp 182 T dan Utang Luar Neger Rp 43,199 T. Bahkan data sebenarnya lebih tinggi,  yaitu pada tahun 2014 Pemerintah berencana mengutang sebanyak Rp 345 triliun. Senilai Rp 205 triliun ditarik melalui penerbitan surat berharga negara guna menutup defisit fiskal tahun 2014. Sisanya sekitar Rp 140 triliun adalah utang untuk melunasi utang yang jatuh tempo.  Jumlah utang baru lebih besar dibandingkan dengan pembayaran utang sebesar Rp 176,4 triliun yang terdiri dari Bunga Utang sebesar Rp 119,5 triliun dan Pokok Utang luar negeri sebesar Rp 56,9 triliun. Karena itulah, total utang Pemerintah Pusat per 30 September 2013 sudah mencapai Rp 2.274 triliun, terdiri dari Rp 684 triliun berupa pinjaman LN dan Rp 1.590 triliun berupa surat berharga negara (SBN). Artinya, 240 juta rakyat negeri ini, termasuk bayi yang baru lahir, masing-masing terbebani utang Rp 9,475 juta.
Tapi kan, katanya,  utang itu perlu sebagai pengungkit ekonomi untuk menggerakkan perekonomian?
Ya, kalau utang itu dalam batas-batas yang wajar. Kalau ngutangnya sudah tidak waras—seperti ada sisa lebih anggaran, tetapi tetap ngutang; ada sumber lain seperti sumberdaya alam yang begitu melimpah, tetapi malah semua itu diserahkan kepada para kapitalis asing;   apalagi utang itu ada bunganya yang membebani APBN dan juga haram—maka akan menjadi pengungkit yang kebablasan. Akhirnya, yang diungkit bukan terangkat, malah masuk jurang!
Contohnya dalam RAPBN 2014?
Dalam RAPBN 2014, anggaran belanja di APBN 2014 mencapai Rp 1.842 triliun, tetapi rencana pendapatan hanya 1.667 triliun. Artinya, defisit 175 triliun. Agar tertutupi, Pemerintah akan menarik utang Rp 205 triliun. Padahal pengalaman selama ini,  APBN selalu tidak terserap. Daya serap semakin buruk 2 tahun terakhir, yakni kurang dari  90%. APBNP 2013, misalnya,  terserap 90%. Berarti ada dana sisa sekitar Rp 172 triliun dari total belanja APBNP 2013 sebesar Rp 1.726 triliun. Ini yang saya sebut pengungkit yang kebablasan. Akhirnya, beban  bukan terangkat, tetapi malah terperosok ke dalam lubang yang lebih dalam.
Lalu bagaimana perbandingan jumlah anggaran yang langsung ke rakyat dengan yang untuk Pemerintah sendiri?
Dalam RAPBN 2014 yang besarnya  Rp 1.842,2 triliun, ternyata 70%-nya hanya dialokasikan untuk anggaran Pemerintah Pusat, yaitu sebesar  Rp 1.249,9 triliun. Sisanya 30% transfer ke daerah senilai Rp 592,5 triliun. Belanja Pemerintah Pusat tersebut diperuntukkan: belanja pegawai sebesar Rp 263,9 triliun, belanja barang senilai Rp 201,8 triliun, belanja modal Rp 205,8 triliun, belanja subsidi energi  Rp 336  triliun, belanja sosial sekitar Rp 55 triliun serta pembayaran bunga utang Rp 119,5 triliun. Jadi kalau anggaran yang bisa dianggap langsung untuk rakyat, yaitu belanja subsidi  dan belanja sosial, adalah sekitar Rp 391 triliun atau sekitar 30%.  Jelas anggaran ini tidak pro rakyat karena hampir setiap tahun belanja untuk rakyat langsung selalu turun. Adapun belanja untuk birokrat dan pejabat selalu naik. Anggaran perjalanan dinas pejabat, misalnya, yang lebih banyak nuansa pelesirannnya, naik menjadi Rp 32 triliun. Pembayaran utang baik bunga maupun pokoknya tiap tahun juga terus naik. Jelas ini sangat membebani APBN.
Berapa sebenarnya pembayaran utang pokok dan bunganya? Benarkah utang itu untuk pembangunan?
Kalau berdasarkan Nota Keuangan RAPBN 2014 jumlah bunga utang sebesar Rp 119,5 triliun plus cicilan pokok  sekitar Rp 57 triliun. Namun, berdasarkan informasi lain, tahun 2014 Pemerintah pusat merencanakan menambah utang baru  mencapai Rp 345 triliun.  Senilai Rp 205 triliun ditarik melalui penerbitan surat berharga negara guna menutup defisit fiskal tahun 2014.  Sisanya sekitar Rp 140 triliun adalah utang untuk melunasi utang yang jatuh tempo. Jadi hampir sebagian besar utang digunakan untuk membayar utang baru. Bahkan data nota keuangan RAPBN 2014 menunjukkan fenomena debt trap (jerat utang); pembayaran utang pokok dan bunganya lebih besar dibandingkan dengan utang baru. Jadi fenomena pepatah gali lobang tutup lobang, pinjam uang bayar utang, adalah kiasan yang pas untuk menggambarkan realitas utang luar negeri Indonesia.
Total utang Pemerintah per 30 September 2013 saja sudah mencapai Rp 2.274 triliun, tetapi dikatakan masih aman karena hanya sekitar 25% dari PDB. Benarkah?
Ya. Kalau hanya sekadar menggunakan indikator kapitalis dan yang menyampaikannya ekonom kapitalis, mungkin aman. Pasalnya, salah satu ukuran bahwa utang itu sehat jika besarnya utang tidak melebihi 60%. Akan tetapi, ingat, walaupun PDB Indonesia tinggi, rasio gininya juga tinggi mendekati 0,5. Rasio gini menunjukkan kesenjangan pendapatan antara orang kaya dengan orang miskin sangat tinggi. Berdasarkan  data yang saya peroleh terlihat, hanya 0,22 persen orang Indonesia menguasai 56 persen aset nasional. Sebesar 87 persen aset yang dikuasai itu berupa lahan tidur. Padahal pada saat yang sama, 80 persen petani kini tak punya tanah (lihat:http://bisniskeuangan.kompas.com).
Jadi terdapat kesenjangan yang luar biasa walaupun PDB besar, tetapi dihasilkan dari sekitar 20% orang Indonesia. Jadi, kalau hanya indikatornya persentase terhadap PDB, itu menyesatkan. Faktanya, utang selalu membebani APBN dan menjadi alat politik para kapitalis. Yang lebih bahaya lagi, dalam pandangan Islam, utang dengan riba  kategori dosa besar yang akan mengundang azab Allah SWT, Bunganya saja tahun ini yang harus dibayar oleh Pemerintah mencapai Rp 121 triliun! Masa kondisi ini dikatakan aman?!
Sejauh mana APBN 2014 akan bisa menggerakkan perekonomian ke depan?
Dari data di atas, belanja modal yang memiliki kontribusi pada pertumbuhan ekonomi hanya meningkat Rp 13 triliun atau 7 persen menjadi Rp 205 triliun, sementara  belanja pegawai pada 2014 mencapai Rp 276,6 triliun atau meningkat hingga Rp 43,5 triliun. Dengan komposisi seperti ini, bahwa tujuan kebijakan defisit fiskal untuk memberi stimulus ekonomi kepada rakyat, sebenarnya jauh panggang dari api. Apalagi kadang-kadang anggaran tersebut digunakan untuk belanja yang sifatnya pemborosan seperti: renovasi gedung yang masih bagus; penggantian mobil mewah milik para pejabat, padahal mobil sebelumnya masih layak pakai; dll.
Dibandingkan dengan APBN 2013, APBN 2014 naik lebih dari 200 triliun. Apakah ini berita gembira atau justru beban rakyat makin besar?
Dalam APBN 2014 pendapatan dari pajak naik mendekati 80%. Komponen pajak ada dua yaitu: Pajak Penghasilan sekitar 50%; Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan sekitar 42%. Sisanya pajak lain, seperti PBB dan Pajak Kendaraan. Artinya, sebagian besar pendapatan negara berasal dari pajak, dan tidak pernah ada upaya yang serius untuk meningatkan pendapatan negara dari pengelolaan sumber daya alam. Jadi, negara ini lebih tepatnya bukan mengurus rakyat, tetapi memalak rakyat melalui berbagai pungutan pajak; sementara SDA dijual, bahkan diserahkan kepada para kapitalis untuk mereka jarah. Setelah pajak terkumpul, ternyata  anggaran yang kembali kepada rakyat secara langsung hanya sedikit.  Artinya, rakyat itu sudah dizalimi dari sisi penerimaan maupun dari sisi pengeluaran. Jadi, kenaikan APBN bagi rakyat merupakan berita buruk yang semakin membebani dan memeras.
Bagaimana dengan subsidi untuk rakyat terus dipersalahkan dan dianggap membebani APBN?
Yang selalu menyalahkan subsidi dan menganggap membebani APBN adalah para intelektual kapitalis, para birokrat, LSM atau peneliti yang mendapat pesanan atau dana dari para kapitalis. Suara mereka adalah suara para kapitalis. Bahkan kadang-kadang pola pikir mereka  lebih kapitalis dari orang kapitalis sekalipun sehingga mereka selalu menyalahkan subsidi.
Sebetulnya dimana lagi letak kesalahan dalam penyusunan APBN kita?
Selama ini proses APBN itu ada 4 tahap mulai dari perencanaan, implementasi, laporan pertanggungjawaban dan  evaluasi kinerja anggaran. Semua tahapan tidak bisa bebas dari kolusi dan korupsi. Misal, pada saat perencanaan, Pemerintah mengajukan RAPBN ke DPR untuk disahkan. Di sinilah sering muncul proyek-proyek titipan baik dari anggota DPR maupun dari partai politik, bahkan dari para kapitalis, melalui anggota DPR. Kalau keinginan mereka  tidak terakomodasi pengesahan, pengasahan RAPBN dipersulit. Jadi, pada tahap perencanaan dan pengesahan sudah ada korupsi dan kolusi.  Lalu pada saat implementasi terjadi kebocoran karena dikorupsi. Kemudian, pada saat laporan pertanggung jawaban  dan evaluasi juga sama.
Lalu apa yang harus dilakukan oleh rakyat?
Ya, di sinilah perlunya kesadaran dari rakyat dan tokoh-tokoh umat bahwa sistem dan rezim kapitalis ini sudah harus diganti. Jadi rakyat dan tokoh-tokoh umat harus  melakukan perubahan  yang sangat mendasar baik menyangkut sistem maupun rezimnya. Jadi, rezim dan sistem harus diganti! Sistemnya ganti dengan sistem APBN syariah. Rezimnya ganti dengan rezim yang profesional dan amanah. [hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Mesir Beri Pengampunan Bagi Wanita Yang Dipenjara Karena Aksi Protes Damai

item-thumbnail

+ResistNews Blog - 21 Wanita dan Gadis, Yang Hukuman 11 Tahun Membuat Marah Massa,  Akan Dibebaskan Setelah Proses Pengadilan
Presiden interim Mesir akan mengeluarkan pengampunan penuh kepada sekelompok yang terdiri dari 21 wanita dan gadis yang dijatuhi hukuman 11 tahun penjara karena melakukan protes damai, kata kantor kepresidenan.
Para pengunjuk rasa yang dihukum itu, merupakan para pendukung presiden terguling Mohamed Morsi, menerima hukuman keras karena membentuk rantai manusia dan membagi-bagikan selebaran di kota Alexandria. Seorang anggota termuda dari kelompok itu masih berusia 15 tahun.
“Presiden Adly Mansour akan mengeluarkan pengampunan penuh kepada para wanita dari Alexandria itu setelah proses peradilan akhir selesai sesuai dengan konstitusi,” kata seorang penasihat presiden dalam sebuah pernyataan yang diedarkan kepada para wartawan hari Jumat.
Proses hukum masih akan melalui banding dan penghentian proses pengadilan, pernyataan tersebut menambahkan.
Gambar yang diambil dari ruang sidang Alexandria di mana mereka dijatuhi hukuman pada hari Rabu menunjukkan kelompok itu, yang mengenakan jilbab berwarna putih dan seragam penjara, diborgol di jeruji besi untuk terdakwa, memprovokasi kemarahan massa di Mesir.
Sebuah demonstrasi yang menentang hukuman itu berubah menjadi kekerasan pada hari Kamis dan seorang siswa tewas dalam bentrokan dengan polisi di luar Universitas Kairo.
Organisasi HAM mengkritik keras keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu menandai tekad keras pemerintah yang didukung militer untuk membungkam perbedaan pendapat.
Pada awal pekan ini, pemerintah mengeluarkan peraturan yang membatasi demonstrasi. Namun ratusan warga Mesir menentang larangan itu pada hari Jumat dengan turun ke jalan di kota-kota di seluruh negeri. (www.aljazeera.com/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Terbukti menyadap via FO, beranikah Menkominfo tutup operator?

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Isu penyadapan yang diungkapkan Edward Snowden, mantan kontraktor dinas intelijen Amerika Serikat NSA, telah terbukti sedikit demi sedikit.

Snowden yang mengatakan bahwa Singapura dan Korea Selatan membantu Australia menyadap Indonesia, dibenarkan oleh Korea Selatan. Walaupun Singapura tidak mengakuinya, namun pengakuan Korea Selatan ini sudah jelas mengkonfirmasi bahwa penyadapan ada. Beranikah Menkominfo Tifatul Sembiring menjatuhkan sanksi kepada penyadap?

Pengakuan Korea Selatan disampaikan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. Menurut dia, Korea Selatan mengakui menyadap, sementara Singapura tidak membantah namun juga tidak membenarkan.

"Dubes Korea di Jakarta juga sudah dipanggil dan tidak menyanggah berita tersebut. Kalau Dubes di Singapura mengatakan akan menyampaikan kepada pemerintahnya. Mereka menyatakan bahwa pemberitaan ini tidak ada dasarnya," kata Marty.

Marty mengatakan Korea Selatan sudah mengakui bahwa pihaknya benar menyadap melalui jaringan serat optik (fiber optic/FO).

Dari bocoran laporan yang diperoleh Indonesia ICT Institute, terkonfirmasi bahwa Singapura merupakan salah satu titik pertemuan (hub) telekomunikasi yang paling penting di dunia, merupakan kunci dari pihak ketiga yang merupakan mitra "Lima Mata (five eyes)" yang berdasar kesepakatan UKUSA terdiri dari AS, Inggris, Australia, Kanada dan Selandia Baru.

Dalam laporan Agustus lalu terungkap bahwa Defence Signals Directorate (DSD) Australia merupakan mitra dari intelijen Singapura untuk menyadap kabel SEA-ME-WE-3, kabel yang terbentang dari Jepang, melalui Singapura, Djibouti, Suez dan selat Gibraltar hingga menuju Jerman bagian utara.

Bukan hanya SEA-Me-WE-3 saja yang disadap karena ternyata juga SEA-Me-WE-4 yang terbentang dari Singapura hingga Prancis. Akses ke saluran telekomunikasi internasional ini disebut difasilitasi oleh Singapore Telecom atau Singtel yang merupakan operator telekomunikasi milik pemerintah Singapura. Singtel menjadi elemen penting intelijen Australia-Singapura dalam 15 tahun terakhir.

Singapura sendiri hadir di Indonesia melalui Bukaka SingTel, STT dan SingTel. Bukaka SingTel telah di buy back Telkom beberapa tahun lalu, sama dengan STT yang sahamnya beralih ke Qatar Telecom atau sekarang Ooredoo. Sementara Singtel menguasai 35 persen saham di Telkomsel, operator terbesar Indonesia saat ini dengan sekitar 130 juta pengguna telepon seluler.

Kementerian Komunikasi dan Informatika serius menanggapi isu penyadapan. Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring secara tegas menyatakan, akan menutup operator telekomunikasi yang terbukti menjual atau membocorkan data-data ke pihak asing. Dari perkembangan informasi yang mencuat, mulai terkuak adanya jejak Singapura dalam membantu penyadapan yang dilakukan Australia.

"Kita lihat motifnya, kalau memang ada keterlibatan secara kuat ini melanggar UU, bisa ditutup usaha telekomunikasinya," kata Tifatul Terkait hal tersebut saat memanggil operator ke kantornya untuk membahas isu penyadapan.

Informasi terbaru dilontarkan Menteri Pemuda dan Olah Raga yang juga pengamat multimedia KRMT Roy Suryo yang menegaskan bahwa operator telekomunikasi Indosat berada di belakang isu penyadapan yang saat ini mengemuka dengan tersadapnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara Ani Yudhoyono, dan para Menteri. Karena itu, Roy mendesak Indosat harus bertanggung jawab. [merdeka.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

DPR: Rupiah Anjlok Akibat Impor Kebablasan

item-thumbnail
Harry Azhar Azis.
+ResistNews Blog - Wakil Ketua Komisi Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Harry Azhar Azis mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi pada masa krisis di tahun 2008 silam berbeda dengan yang dialami oleh pemerintah saat ini. Pasalnya, saat itu kurs rupiah anjlok, tapi tidak diikuti dengan defisit neraca transaksi berjalan.

“Artinya dulu sektor impor masih terjaga, sekarang tidak. Sekarang produk impor bablas masuk ke pasar kita,” kata dia saat dihubungi, Kamis malam, 28 November 2013. Seperti diketahui, kurs rupiah kemarin anjlok hingga menembus Rp 12 ribu per dolar AS.

Pada empat tahun silam, kurs rupiah anjlok hingga menyentuh level Rp 12 ribu per dolar AS. Saat itu, Indeks Harga Saham Gabungan turun sampai 50 persen.

Azis melanjutkan pelemahan nilai tukar rupiah saat ini salah satunya disebabkan oleh impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semakin besar. Terlebih pemerintah belum berencana akan menaikkan harga BBM kembali setelah Juni lalu.

Masih besarnya impor BBM ini tak lepas dari kebijakan pemerintah berupa subsidi energi yang belum sepenuhnya pro-rakyat. Sebab, alokasi subsidi BBM masih sangat besar ketimbang untuk alokasi subsidi yang jauh lebih penting di anggaran pemerintah.

“Hati rakyat tidak dipikat dengan kebijakan yang berkaitan fundamental ekonomi, tetapi dengan jor-joran subsidi BBM,” katanya. “Rakyat yang kasihan. Mereka tidak paham kondisi perekonomian kita yang makin lemah ini.”

Selain persoalan subsidi, Azis mempermasalahkan sikap pemerintah saat ini yang lebih mementingkan barang masuk dari luar negeri ke pasar domestik. Dia menilai mudahnya barang masuk ke Indonesia disebabkan oleh lemahnya lobi politik pemerintah di dunia internasional. Akibatnya, kondisi perekonomian tidak berdiri kuat dan kokoh dalam menjalankan kebijakannya.

Ia juga menyayangkan sikap Bank Indonesia yang tidak mementingkan strategi penguatan nilai rupiah. Harry kecewa dengan kebijakan bank sentral yang hanya menaikkan suku bunga saja.

Subsidi BBM sebesar Rp 36 miliar, menurut dia, telah menekan devisa negara yang saat ini hanya berjumlah Rp 92 miliar. “Tekanan kepada rupiah ini belum termasuk utang swasta yang sebanyak Rp 24 miliar,” katanya. [tempo.co/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pengkhianatan Syi’ah Terhadap Khilafah Islam

item-thumbnail
Bagi para pemerhati sejarah, tentu nama ‘Abbasiyyah tidaklah asing lagi yang dimana Abu Al-’Abbas yang bergelar As-Saffah mendirikan Negara Islam yang merupakan batu pertama berdirinya Khilafah Islamiyah terbesar, yaitu Dinasti ‘Abbasiyah. Masa Bani ‘Abbasiyah sering disebut-sebut sebagai Masa Keemasan Islam, pada masa ini geliat intelektual dan perkembangan peradaban Islam mencapai puncaknya. Karakteristik pemerintahan yang diwarnai corak keislaman tersebut menorehkan prestasi luar biasa yang dicatat oleh tinta emas sepanjang sejarah manusia.
Seiring berjalannya waktu ketika Dinasti ‘Abbassiyyah mulai melemah, musuh-musuh Islam pun segera memanfa’atkan keadaan tersebut untuk menghancurkan Kaum Muslimin. Dalam menjalankan niat jahat tersebut, kaum busuk Syi’ah yang merupakan sekutu mereka turut andil dalam menumpahkan Darah Kaum Muslimin dengan pengkhianatan-pengkhianatan yang mereka (kaum Syi’ah) lakukan.
Adalah Nashiruddin Ath-Thusi, salah satu dari ribuan tokoh Syi’ah yang sangat berjasa dalam membunuh Kaum Muslimin, membumi-hanguskan rumah-rumah mereka dan memusnahkan khazanah keilmuan mereka hingga Baghdad pun menjadi lautan darah.
Inilah yang menjadi tema note kali ini, dan ketahuilah wahai Kaum Muslimin, bahwa pembahasan ini adalah masih satu dari ribuan pengkhianatan-pengkhianatan Syi’ah terhadap Islam! Dan bila kita paparkan semua pengkhianatan-pengkhianatan mereka satu persatu, maka jangankan note ini atau-pun perpustakaan terbesar di dunia, bahkan LAUTAN pun tidak akan sanggup menampungnya! Saksikanlah wahai Kaum Muslimin, Aku bersumpah dengan Nama Allah Yang Maha Adil, bahwa kejahatan mereka (kaum Syi’ah) adalah sangat NYATA.
Dan tulisan berikut ini banyak saya ambil dari salah satu bab dari Kitab DR. Imad Abdus Sami’ Husain yang berjudul “Pengkhianatan Syiah dan Pengikutnya dalam Meruntuhkan Khilafah islamiyah” Dan tentu kami juga akan menghadirkan referensi dari kitab-kitab Syi’ah sendiri yang menjadi saksi dan bukti yang nyata akan kebusukan mereka.
Nashiruddin Ath-Thusi hidup sezaman dengan menteri Ibnu Al-Alqami dan dia adalah seorang Syi’i Rafidhi yang jahat seperti dia. Jenis pengkhianatannya bermacam-macam, antara lain adalah membantu memerangi Ahlus Sunnah dan mengambil harta benda mereka, serta pemikiran mereka. Soal pengkhianatannya dalam membantu membunuh Ahlus sunnah adalah sangat jelas dan amat nyata.
Al-Imam Ibnu Katsir Rahimahullah berkata: “Al-Khuja Nashiruddin bersalah kepada orang-orang Ismailiyah pemilik benteng Al-Almut, kemudian bersalah kepada Hulako, padahal dia bersamanya pada perang Baghdad.” (Al Bidayah wa An Nihayah 13/26)
Di tempat lain Beliau juga berkata: “Nashiruddin adalah salah seorang menterinya Syams Asy-Syumus dan juga ayahnya sebelumnya yaitu Ala’uddin bin Jalaluddin. Mereka mempunyai hubungan nasab dengan Nizar bin Al-Mustanshir Al-Ubaidi. Hulako memilih Nashiruddin untuk membantunya, seperti seorang perdana menteri. Ketika Hulako datang dan dia merasa takut untuk membunuh khalifah -dalam perang Baghdad tahun 656 H — menteri Ath-Thusi ini menenangkannya (agar jangan takut). Kemudian mereka membunuhnya dengan cara menendangnya, dengan cara dia dimasukkan ke dalam karung, agar darahnya tidak menetes ke tanah. Ath-Thusi juga memprovokasi khalifah untuk membunuh para Ulama, para Qadhi, para Pejabat, para Pemimpin dan para pembuat undang-undang (Anggota Dewan). Maka dia harus bertanggung jawab atas dosa-dosa semua itu.” (Ibid 13/201)
Orang-orang Syi’ah memuji pengkhianatan yang telah diperbuat oleh Ath-Thusi dan mereka menyayanginya, dan menganggap hal itu sebagai kemenangan yang nyata bagi Islam, contohnya adalah pujian ulama mereka yang bernama Muhammad Baqir Al-Musawi dalam kitab Raudhaat Al-Jannaat Juz 6 kepada Ath Thusi.
Dia (Muhammad Baqir Al-Musawi) mengatakan tentang Ath-Thusi dengan memuji,
“Dia adalah seorang peneliti, pembicara, orang yang bijaksana, yang baik dan mulia…Di antara salah satu ceritanya yang terkenal adalah cerita di mana dia diminta untuk menjadi menteri seorang sultan yang sederhana dalam mengawasi Iran, Hulako Khan bin Tauli Jengis Khan, salah seorang pemimpin besar Tatar dan pegunungan Mongolia. Dan kedatangannya bersama rombongan sultan dengan penuh kesiapan ke Dar As-Salam Baghdad, untuk membimbing orang-orang, memperbaiki negara, memutus rantai penindasan dan kerusakan, memadamkan lingkaran kezhaliman dan kekacauan dengan menghancurkan lingkaran kekuasaan Bani Abbas dan melakukan pembunuhan massal terhadap para pengikut mereka yang zhalim, sehingga darah mereka yang kotor mengalir bagai air sungai, kemudian mengalir ke sungai Dajlah dan sebagian lagi ke neraka Jahanam lembah kebinasaan dan tempat orang-orang yang celaka dan jahat”
Astaghfirullah.. pengkhianatan dibilang sebagai membimbing orang-orang, dan memperbaiki negara?!
Benarlah apa yang telah difirmankan oleh Allah ‘Azza Wa Jalla tentang perumpamaan orang-orang yang berkhianat dan membuat kerusakan, yaitu (yang artinya) : “Dan bila dikatakan kepada mereka, Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi,’ mereka menjawab, `Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan kebaikan.’ Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.” (Al-Baqarah: 11-12).
Lalu Khomeini pun telah memuji Nashiruddin Ath-Thusi dan memberkati pengkhianatannya, dan menganggapnya sebagai kemenangan yang nyata  dalam kitabnya Al-Hukumah Al-Islamiyahhalaman 123.
Khomeini berkata: “Jika seorang faqih menjadi aparat pemerintah zhalim dapat menyebabkan kuatnya pemerintahan tersebut dan menjadikan lemahnya Islam maka dia tidak boleh melakukannya walaupun berakibat dia dibunuh. Tidak ada alasan yang dia tawarkan untuk dapat diterima, kecuali jika masukinya memiliki beberapa dasar yang rasional, seperti yang terjadi dengan ‘Ali bin Yaqtin dan Nashir Ath-Thusi yang tindakannya sebagaimana telah diketahui membuahkan hasil yang menguntungkan.” [Al-Hukumah Al-Islamiyah]
Begitulah, ketika timbangan sudah terbalik, pengkhianatan terhadap Islam dan Kaum Muslimin dianggap sebagai pengorbanan yang besar terhadap Islam dan Kaum Muslimin!!
Khomeini juga berkata bahwa merupakan kesedihan ketika kehilangan orang-orang seperti Ath-Thusi yang telah berjuang memberi khidmat yang mulia untuk Islam.
Gila.. menghancurkan Islam dibilang berjuang dan berkhidmat untuk Islam??!!
Dia (Khomeini) juga berkata: “Sungguh keretakan pada Islam terjadi ketika Islam kehilangan Pribadi seperti Imam Al-Husain yang menjaga ‘Aqidah Islam, hukum-hukumnya, serta tatanannya. Atau seperti Al-’Allamah Nashiruddin Ath-Thusi dan Al-’Allamah Al-Hilli yang mereka telah memberikan khidmat yang mulia…” [Al-Hukumah Al-Islamiyah]
Pada perkataan Khomeini sebelumnya, kita mendapatkan sosok yang bernama ‘Ali bin Yaqtin yang turut dipuja oleh Khomeini. Siapakah ‘Ali bin Yaqtin itu? Dia adalah pengkhianat yang telah menumpahkan banyak dari Darah Kaum Muslimin sebagaimana Ath-Thusi. Berikut scan kitab mengenai penjelasan dari ulama mereka yang bernama Nikmatullah Al-Jazairy tentang ‘Ali bin Yaqtin dalam kitabnya Anwar An-Nu’maniyyah juz 2.
Nikmatullah Al-Jazairy berkata:
“Sesungguhnya Ali ibn Yaqtin, dan dia sebelumnya adalah Menteri dari Ar Rasyid, menyetujui untuk memenjarakan sekelompok mukhalifin (Ahlus Sunnah). Dia (ibn Yaqtin) adalah salah satu pemimpin Syi’ah. Dia memerintahkan para pembantunya untuk meruntuhkan atap yang berada di atas para tahanan tersebut. Semua orang di dalamnya tewas. Ada sekitar 500 orang yang tewas. Dia bermaksud untuk menyelamatkan diri dari darah yang dia tumpahkan tersebut, dan menulis surat pada maulana Al-Kazhim. Sebagai balasan (imam menulis padanya) : ‘jika engkau datang kepadaku sebelum membunuh mereka, engkau tak harus membayar apapun untuk darah mereka. Akan tetapi, karena engkau tidak datang kepadaku (sebelum pembunuhan tersebut), serahkan seekor kambing (betina) sebagai penebus dosa untuk tiap orang yang terbunuh. Dan kambing lebih baik dari mereka. (Penulis Ni’matullah Jazairi meneruskan) Lihatlah betapa kecilnya penebusan dosa tersebut! tidak sebanding dengan denda saudara bungsu mereka yaitu anjing pemburu, karena diyat/denda membunuh anjing pemburu adalah 20 dirham, dan tidak pula sebanding dengan diyat/denda membunuh saudara sulung mereka yahudi atau majusi yaitu 800 dirham. Dan nasib mereka di akhirat adalah lebih buruk dan lebih najis.”
Pengkhianatan Ath-Thusi dalam pembunuhan, telah berdampak pada pengkhianatan yang serius, yaitu pengkhianatan terhadap kebudayaan umat Islam, warisannya, pemikirannya, dan kebudayaannya. Karena Ath-Thusi bila diteliti, dia adalah seorang yang menguasai berbagai disiplin ilmu, terutama ilmu kalam, filsafat, dan mantiq. Dia sangat paham untuk mengarahkan serangannya yang mematikan terhadap umat Islam, terhadap warisan kebudayaan dan pemikirannya. Dia berusaha untuk menghancurkan buku-buku, memusnahkannya, dan merampasnya, serta mempertahankan para filsuf dan tukang-tukang ramal.
Ibnu Katsir Rahimahullah berkata, “Pada tahun 657 H Al-Khawajah Nashiruddin Ath-Thusi melakukan pengintaian di kota Muraghah dan memindahkan begitu banyak buku-buku wakaf yang sebelumnya ada di Baghdad ke sana. Dia mendirikan Dar Al-Hikmah untuk mengorganisir para filsuf di sana dan menetapkan tiga dirham bagi setiap orang dalam sehari semalam.” (Al Bidayah wa An Nihayah 13/315)
Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata, “Ketika peran itu berpindah ke tangan penyokong kemusyrikan dan atheisme, yaitu menteri para atheis Nashiruddin Ath-Thusi menterinya Hulako, dia membebaskan dirinya dari para pengikut Rasulullah yang mulia dan para pemeluk agamanya. Dia mengangkat pedangnya pada mereka, sehingga saudara-saudaranya terbebas dari para atheis. Dan dia sembuh, kemudian membunuh khalifah, para qadhi, para fuqaha, dan ahli hadits, serta mempertahankan para filsuf, tukang-tukang ramal, dan para penyihir. Dan memindahkan sekolah-sekolah wakaf, masjid-masjid, dan pengajian-pengajian kepada mereka dan menjadikan mereka sebagai pemiliknya dan pemimpinnya. Dalam buku-bukunya dia mendukung pendapat tentang qidamnya alam dan tidak adanya ma’ad (akhirat), serta mengingkari sifat-sifat Allah Azza wa Jalla tentang ilmu-Nya, kekuasaan-Nya, hidup-Nya, pendengaran dan penglihatan-Nya, dan bahwasanya Dia tidak berada di dalam alam maupun di luar alam, serta tidak ada satu Tuhan pun yang disembah di atas arsy. Dia menjadikan sekolah-sekolah untuk para atheis. Dia juga ingin mengubah shalat dan menjadikannya hanya dua rakaat, tetapi itu tidak terlaksana. Pada akhirnya dia mempelajari ilmu sihir. Dia adalah seorang penyihir yang menyembah berhala. Muhammad Asy-Syahrastani menentang Ibnu Sina dalam kitab yang dia beri judul Al-Mushara’ah. Dia menentang pendapatnya tentang qidam-nya alam, dan pengingkarannya terhadap akhirat serta menafikan ilmu-Nya Allah dan kekuasaan-Nya serta penciptaan alam semesta. Kemudian sepontan para penyokong atheisme menghadapinya, lalu mundur. Dia menyanggahnya dengan buku yang berjudul Mushara’at Al-Mushara’ah. Kesimpulannya, bahwa orang ini dan para pengikutnya adalah orang-orang atheis yang tidak beriman kepada Allah, kepada para malaikat, Kitab-Kitab-Nya, para rasul dan hari akhir” (Ighasatul Lahfan 2/263)
Asy-Syaikh Muhibbuddin Al-Khathib berkata, “Nashiruddin Ath-Thusi… datang di barisan depan pasukan pembunuh Hulako. Mereka berdua mengatur pembantaian masal anak-anak dan orang-orang tua di hadapan kaum muslimin dan muslimat. Dia merestui menenggelamkan buku-buku ilmu pengetahuan Islam di sungai Dajlah, sehingga sampai menjadikan airnya berwarna hitam mengalir selama beberapa hari oleh tinta buku-buku yang telah ditulis dengan tangan. Hilang pula bersamanya, warisan Islam yang sangat berharga, sejarah, sastra, bahasa, syair dan hikmah, terutama ilmu-ilmu syar’i dan karya-karya generasi pertama ulama salaf yang sangat banyak saat itu, dan telah musnah bersama musnahnya karya-karya sejenisnya dalam tragedi kebudayaan yang belum pernah ada tandingannya tersebut.” (Al Khuthath Aridah: 47-48)
Pengkhianatan terhadap peradaban dan kebudayaan ini telah memalingkan pandangan saya pada sesuatu yang penting, yaitu bahwa kita ketika sedang membaca buku-buku biografi para tokoh atau buku-buku yang khusus mencatat judul-judul buku, kita sering mendengar tentang puluhan bahkan ratusan karya-karya besar, tetapi kita dikejutkan oleh tidak sampainya karya-karya tersebut kepada kita, kecuali hanya sedikit saja.
Maka, kita mengetahui bahwa pengkhianatan terhadap peradaban dan kebudayaan adalah sebab di balik hilangnya sebagian besar karya-karya berharga milik umat ini, sampai datang imperialisme baru, lalu mencuri puluhan ensiklopedi ilmiah dari warisan umat ini dan membawanya ke negaranya. Siapakah yang tahu, kemungkinan tangan-tangan pengkhianat Syi’ah-lah yang telah berbuat terhadap warisan umat ini saat sekarang seperti yang dilakukan pada masa lalu.
Perlu disebutkan, bahwa dalam peperangan terakhir di Iraq ketika orang-orang “Tartar baru” di bawah pimpinan Hulako datang ke Baghdad, adalah juga sebagai akibat dari pengkhianatan. Kekacauan pun terjadi di seluruh negeri. Orang-orang Syiah sengaja datang ke tempat-tempat penyimpanan dokumen-dokumen, lalu mereka mencuri  semuanya.
Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan hanya kepada-Nya lah kita kembali.
[fimadani.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Caleg PPP Merampok Nasabah Bank, Partai Dibikin Malu

item-thumbnail
Pembekalan caleg PPP.
"Sebagai partai Islam, ini sangat memalukan," kata Ketua DPP PPP marah
+ResistNews Blog - Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan malu dengan ulah salah seorang calegnya yang merampok nasabah bank di Tuban, Jawa Timur. Indra Kusuma yang berusia 36 tahun itu bahkan terungkap merupakan otak dari komplotan perampok yang berasal dari luar Pulau Jawa.

“Bagaimana mau menjadi wakil rakyat kalau merampok begitu? Ini memang sangat keterlaluan,” kata Ketua DPP PPP Dimyati Natakusumah di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat 29 November 2013. PPP akan segera memecat caleg yang bersangkutan.

Dimyati mengatakan partai politik terkadang amat lemah dalam menyeleksi rekam jejak para calon anggota legislatifnya. “Orang gampang sekali direkrut masuk partai,” kata dia.

PPP tak habis pikir bagaimana perampok bisa diterima menjadi kader mereka. “Sebagai partai Islam, ini sangat memalukan bagi PPP,” kata Dimyati. Ia berharap caleg-caleg PPP lain di berbagai daerah tidak terkena imbas kasus tersebut.

Sebelumnya diberitakan, caleg PPP Indra Kusuma yang berasal dari Musiwaras, Sumatera Selatan, merampok nasabah beberapa bank di Jawa Timur dan Yogyakarta. Uang hasil rampokan itu kemudian dikirim ke tim suksesnya ke Musirawas untuk biaya sosialisasi. Indra merupakan caleg DPRD Musirawas.

Perampokan yang didalangi Indra akhirnya berakhir setelah polisi memergoki komplotannya sedang beraksi di Bank BRI Cabang Jombang, Jawa Timur. (viva.co.id/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Yusuf Mansur: “Masak aturan Allah, harus Menunggu aturan Manusia?”

item-thumbnail

+ResistNews Blog - Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran, Ustaz Yusuf Mansur mengimbau polwan Muslimah tetap mengenakan jilbab saat bertugas.

"Tetap saja dipakai, bagi polwan yang ingin mengenakannya," kata Ustaz Yusuf dikuti ROL, Jumat (29/11), menyikapi telegram rahasia Wakapolri Komisaris Jenderal Oegroseno yang meminta polwan menunda memakai jilbab saat bertugas.

Ulama asli Betawi itu berkata, jilbab tetap dipakai sambil menunggu aturan yang dibuat pimpinan Polri. Karena hal itu merupakan kewajiban seorang Muslim.

"Masak aturan Allah, harus menunggu aturan manusia," ujar Ustaz kelahiran Jakarta, 36 tahun silam itu.

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol Oegroseno mengirimkan telegram rahasia kepada seluruh polda di Indonesia. 

Telegram rahasia yang bertanggal Kamis/28/11/2013 dan ditandatangani Oegroseno itu berisi enam imbauan kepada polwan untuk menunda penggunaan berjilbab ketika berdinas hingga DPR menyepakati anggaran penyediaan hijab. 

Alasan lainnya, penundaan itu menunggu hingga diterbitkannya aturan penggunaan jilbab. (rol/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Jim Geovadi, Peretas yang Menggeser Posisi Satelit di Langit

item-thumbnail

Jim Geovedi adalah orang yang berbahaya. Pada masa ketika nyaris semua informasi dan manusia terkoneksi, Jim, jika dia mau, bisa setiap saat keluar masuk ke sana: melongok percakapan surat elektronik atau sekedar mengintip perselingkuhan anda di dunia maya.

Lebih dari itu, dia bisa saja mencuri data-data penting: lalu lintas transaksi bank, laporan keuangan perusahaan atau bahkan mengamati sistem pertahanan negara.

“Kalau mau saya bisa mengontrol internet di seluruh Indonesia,“ kata Jim dalam percakapan denganDeutsche Welle.

Dia adalah hacker Indonesia dengan reputasi global: hilir mudik Berlin, Amsterdam, Paris, Torino, hingga Krakow menjadi pembicara pertemuan hacker internasional yang sering dibalut dengan nama seminar sistem keamanan. Dalam sebuah pertemuan hacker dunia, Jim memperagakan cara meretas satelit: ya, Jim bisa mengubah arah gerak atau bahkan menggeser posisi satelit. Keahliannya ini bisa anda lihat di Youtube.

Jim Geovedi sejak 2012 pindah ke London dan mendirikan perusahaan jasa sistem keamanan teknologi informasi bersama rekannya. Dia menangani para klien yang membutuhkan jasa pengamanan sistem satelit, perbankan dan telekomunikasi. Dua tahun terakhir, dia mengaku tertarik mengembangkan artificial intelligence komputer.

Tapi Jim Geovedi menolak disebut ahli. Dalam wawancara, Jim lebih suka menganggap dirinya “pengamat atau kadang-kadang partisipan aktif dalam seni mengawasi dari tempat yang jauh dan aman.“

Tidak, Jim bukan lulusan sekolah IT ternama. Lulus SMA, Jim menjalani kehidupan jalanan yang keras di Bandar Lampung sebagai seniman grafis. Beruntung seorang terdekatnya memperkenalkan dia dengan komputer dan internet. Sejak itu, Jim Geovedi belajar secara otodidak: menelusuri ruang-ruang chatting para hacker dunia.

Apa saja yang pernah anda hack?

Saya tidak pernah menghack…kalaupun ya, saya tidak akan mengungkapkannya dalam wawancara, hehehe. Tapi saya banyak dibayar untuk melakukan uji coba sistem keamanan. Saya punya konsultan perusahaan keamanan untuk menguji aplikasi dan jaringan. Klien saya mulai dari perbankan, telekomunikasi, asuransi, listrik, pabrik rokok dan lain-lain.

Bagaimana anda membangun reputasi sebagai hacker?

Saya tidak memulai dengan menghack sistem, kemudian setelah terkenal membuka identitas dan membangun bisnis sistem keamanan. Sejak awal, saya lebih banyak bergaul dengan para hacker dunia ketimbang Indonesia, dan dari sana saya sering diundang menjadi pembicara seminar atau diwawancara media internasional. Beberapa tahun setelah itu saya mulai diperhatikan di Indonesia.

Tahun 2004, saya diminta membantu KPU (saat itu data pusat penghitungan suara Pemilu diretas-red) yang kena hack. Saya disewa untuk mencari tahu siapa pelakunya (seorang hacker bernama Dani Firmansyah akhirnya ditangkap-red).

Ketika wireless baru masuk Indonesia tahun 2003, saya sudah diminta menjadi pembicara di Kuala Lumpur tentang bahaya sistem itu. Tahun 2006, saya diminta menjadi pembicara isu sistem keamanan satelit, dan itu yang mungkin membuat nama saya naik.

Apakah anda bisa menghack satelit?

Ya bisa, satelit itu sistemnya cukup unik. Orang yang bisa mengontrol satelit harus tahu A sampai Z tentang isi satelit. Dan satu-satunya cara adalah anda harus masuk ke ruang operator atau berada dalam situasi kerja sang operator (dengan meretasnya-red). Dari sana anda akan memahami semua hal: satelit ini diluncurkan kapan, bagaimana cara kontrol, sistem apa yang digunakan.

Setelah itu anda akan bisa memahami: oh di sini toh kelemahan sistemnya. Itu semua total insting. Semakin sering anda mempelajari kasus, jika berhadapan dengan kasus lain, anda akan bisa melihat adanya kesamaan pola. Kalau anda sudah melihat kesamaan pola, maka anda akan tahu.

Satelit mana saja yang pernah anda hack?

Hahaha…saya harus berada di lingkungan operatornya.

Tapi anda bisa masuk ke lingkungan itu dari jarak jauh (meretas-red) kan?

Hahaha, untuk satu atau dua kasus itu bisa dilakukan.

Satelit mana yang anda hack?

Itu satelit klien saya hahaha…satelit Indonesia dan satelit Cina.

Apa yang anda lakukan dengan satelit itu?

Saat itu saya diminta menguji sistem keamanan kontrol satelit, dan saya melihat: oh ini ada kemungkinnan untuk digeser atau dirotasi sedikit… lalu ya saya geser…dan itu membuat mereka panik karena agak sulit mengembalikan satelit itu ke orbit.

Untung mereka punya bahan bakar ekstra. Mereka bilang: oke cukup jangan diteruskan. Satelit yang dari Cina bisa saya geser tapi kalau yang dari Indonesia saya ubah rotasinya.

Dengan kemampuan seperti ini, bagaimana anda mengatasi godaan?

Kalau mau, saya bisa mengontrol internet seluruh Indonesia. Saya bisa mengalihkan traffic (lalu lintas data-red), saya bisa mengamati traffic yang keluar ataupun masuk Indonesia. Saya bisa memodifikasi semua transaksi keuangan…dengan kapasitas saya itu mungkin saja dilakukan.

Tapi buat apa? Saya termasuk orang yang bersyukur atas apa yang saya punya. Saya nggak punya interest berlebihan soal materi. [atjehcyber.net/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »
Home
loading...