Demokrasi Penyembahan Manusia Terhadap Manusia

Oleh Amir Bahar Prakata : “Kami datang untuk membebaskan manusia dari penyembahan kepada sesama manusia, menuju penyembahan hanya kepada ...



Oleh Amir Bahar

Prakata :

“Kami datang untuk membebaskan manusia dari penyembahan kepada sesama manusia, menuju penyembahan hanya kepada Allah, Tuhannya manusia. Kami datang untuk mengubah penindasan manusia menjadi keadilan Islam.”

(Rabi’ah ibn Amir)

Penyembahan Kepada Manusia Adalah Musyrik

Boleh jadi ada yang bertanya, ”Apakah ada penyembahan manusia kepada manusia? Yang biasa kita lihat adalah penyembahan manusia terhadap patung?”

Pertanyaan ini sudah pernah diajukan kepada Nabi Muahmmad saw oleh Adiy bin Hatim, sewaktu Rasulullah saw. membacakan ayat 31 QS At-Taubah :

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا إِلَهًا وَاحِدًا لا إِلَهَ إِلا هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ (٣١)

“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS At-Taubah ayat 31)

Imam At Tirmidzi meriwayatkan, bahwa ketika ayat ini dibacakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam di hadapan ‘Adiy ibnu Hatim (seorang hahabat yang asalnya Nashrani kemudian masuk Islam), ‘Adiy ibnu Hatim mendengar ayat-ayat ini dengan vonis-vonis tadi, maka ‘Adiy mengatakan: “Kami (orang-orang Nashrani) tidak pernah shalat atau sujud kepada alim ulama dan rahib (pendeta) kami”, Jadi maksudnya dalam pemahaman orang-orang Nashrani adalah; kenapa Allah memvonis mereka telah mempertuhankan mereka (alim ulama dan para rahib) atau mereka telah beribadah kepada mereka (alim ulama dan para rahib) padahal mereka tidak pernah shalat atau sujud atau memohon-mohon kepada mereka (alim ulama dan para rahib). Maka Rasulullah saw mengatakan: “Bukankah mereka (alim ulama dan para rahib) menghalalkan apa yang Allah haramkan terus kalian ikut menghalalkannya, dan bukankah mereka telah mengharamkan apa yang Allah halalkan terus kalian ikut mengharamkannya?”. Lalu ‘Adiy menjawab: “Ya”, Rasul berkata lagi: Itulah bentuk peribadatan mereka (orang Nashrani) kepada mereka (alim ulama dan para rahib)

Dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi di atas dapatlah diketahui bahwa ”ketaatan” itu merupakan ibadah. Ketaatan (Ibadah) itu hanya boleh diberikan kepada Allah SWT. Bila ketatan itu diberikan kepada manusia dalam bentuk ketaatan kepada hukum buatan manusia yang bertentangan dengan hukum Allah maka itulah penyembahan manusia kepada manusia lainnya.

Kerusakan agama Yahudi dan Nashrani pada saat Rasulullah, saw. diutus adalah karena ulama dan pandeta mereka telah menggganti firman Allah SWT dengan akal dan hawa nafsu mereka. Jadilah kitab suci mereka sudah tercampur atau boleh jadi diganti sengan fatwa-fatwa dari ulama dan pandeta mereka. Karena itu Rasulullah saw diperintahkan Allah untuk mengajak mereka kepada wahyu Allah yang murni, yaitu mentauhidkan Allah saja dan agar sebagainan manusia tidak melakukan melakukan penyembahan kepada manusia lainnya. Allah berfirman dalam QS An-Nisa ayat 64 :

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلا نَعْبُدَ إِلا اللَّهَ وَلا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ (٦٤)

Katakanlah: “Hai ahli Kitab, Marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita menyembah kecuali Allah dan tidak kita mempersekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah”. Jjika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.(QS Ali Imran ayat 54).

Inilah misi dinul Islam, yaitu mengajak manusia mengesakan Allah satu-satunya Tuhan yang haq untuk disembah. Inilah yang dijelaskan Rabi’ah ibn Amir kepada Rustum Kaisar Persia sewaktu ia mengantarkan surat Rasulullah saw. Rabi’ah ibn Amir berkata, “Kami datang untuk membebaskan manusia dari penyembahan kepada sesama manusia, menuju penyembahan hanya kepada Allah, Tuhannya manusia.Kami datang untuk mengubah penindasan manusia menjadi keadilan Islam.”

Demokrasi Adalah Menyembahan Kepada Manusia.

Demokrasi yang berasal dari bahasa Latin, demos berarti rakyat, dan kratos berarti hukum atau kekuasaan. Jadi demokrasi berarti kekuasaan atau hukum yang berasal dari rakyat, atau kedaulatan yang berasal dari rakyat. Ungkapan yang mereka dengungkan adalah, ”Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.”Ungkapan lain yang juga agungkan adalah,”Suara rakyat suara Tuhan”.

Melalui demokrasi, rakyat melakukan pemilihan umum untuk mengangkat wakil-wakil mereka untuk duduk di lembaga legislatif. Sekelompok kecil orang inilah yang membuat hukum yang harus dipatuhi oleh seluruh rakyat secara paksa. Tidak seorang rakyat pun bisa terlepas dari hukum buatan manusia ini.

Dalam ilmu sosiologi hukum dan filsafat hukum yang dipelajari di Perguruan Tinggi telah dijelaskan bahwa lembaga legislatif itu adalah ”the rulling clas” atau kelompok elite (minoritas) yang membuat aturan (hukum) untuk kepentingan mereka, yang diberlakukan untuk orang banyak. Maka secara sosiologis hukum itu bagaikan dewa Yanus, yang tertawa terhadap golongan atas, dan menangis terhadap golongan bawah. Adalah tidak mungkin bahwa golongan atas(elite) akan membuat aturan yang merugikan mereka. Boleh jadi aturan yang mereka buat itu seolah-olah untuk kepentingan rakyat, namun pada hakikatnya adalah untuk kepentingan mereka.

Dengan demikian demokrasi adalah ”sihir” sebagai alat penjajahan manusia terhadap manusia, atau penyembahan manusia terhadap sebahagian kecil manusia. Mereka mengeluarkan produk perundang-undangan yang bertentangan dengan hukum Allah. Karena itu mereka tidak perduli lagi dengan hukum Allah, meski pun Allah sudah mengatakan bahwa dinul Islam adalah din yang sempurna, yang tidak memerlukan lagi produk perundang-undangan buatan manusia.

Demokrasi adalah produk pemikiran orang-orang musyrik yang ditawarkan dan dipaksakan kepada negeri-negeri Islam. Dengan demokrasi itu mereka menipu ”ulama-ulama jahat” seolah-olah demokrasi itu sama dengan syura. Pada hal demokrasi itu tetap dalam bentuk aslinya yaitu musyrik dengan ”baju menyerupai Islam”.

Masuk demokrasi itu bagaikan memasuki sebuah perpustakaan, apa pun yang dibawa pengunjungnya harus ditinggalkan di tempat penyimpanan. Memasuki demokrasi harus meninggalkan aqidah. Sebelum menduduki lembaga legislatif harus menjadi musyrik dulu dengan bersumpah untuk setia dan taat kepada hukum buatan manusia. Bersumpahnya menyebut nama Allah, namun ketaatannya diberikan kepada Tuhan-Tuhan selain Allah. Na’uzubillah.

Boleh jadi ada yang menjadi anggota legislatif dengan niat untuk melakukan dakwah dari dalam? Berarti dia sudah siap untuk murtad dulu. Setelah itu dia akan menyampaikan ayat Allah untuk menegakkan syariat. Maka anggota legislatif dari musyrikin yang KTP-nya tidak Islam (termasuk juga yang ber KTP Islam) akan berkata, ”Ini bukan forumnya Bung..!. Apa yang anda sampaikan bertentangan dengan sumber dari segala sumber hukum yang kita sepakati.” Na’zubillahi.

Renungkanlah wahai orang yang beriman. Ketahuilah bahwa Islam datang untuk membebaskan manusia dari penyembahan manusia terhadap manusia lainnya. Allah memerintahkan manusia hanya untuk menyembah Allah saja. Melakukan penyembahan terhadap Allah SWT, dan juga melakukan penyembahan kepada selain Allah itulah kemusyrikan.

Karena itu tinggal demokrasi. Jangan ikut mencoblos. Selamatkan diri dan keluarga kita dari api neraka. Pilihlah Islam satu-satunya pilihan hidup kita.

Allah berfirman :

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الإسْلامُ (١٩)

Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. (QS Ali Imran ayat 19).

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ (٨٥

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi. (QS Ali Imran ayat 85)

Wallhu A’lam.

Catatan : Penulis adalah alumni S1 Fakultas Hukum UI, dan S2 MMA IPB

[shoutussalam.com/ +ResistNews Blog ]

COMMENTS

Name

#indonesiatanpajil,4,afghanistan,158,afrika,54,agama,303,agenda acara,3,ahmadiyah,3,ajzerbaijan,1,Aksi Gema Pembebasan Soloraya tolak RUU Pendidikan 7 May 2012,1,al islam,178,aljazair,6,amerika,628,analisi,1,analisis,330,analisisjihad,69,arab saudi,91,argentina,1,asean,1,asia,1,australia,51,austria,3,azerbaijan,1,bahrain,4,bangladesh,16,belanda,23,belgia,3,berita,618,beritanasional,1973,bisnisdanekonomi,39,bolivia,1,brasil,5,brunei,15,budaya,25,buletin islam underground noname zine,2,bulgaria,1,ceko,3,chechnya,8,china,80,cina,1,contact,1,democrazy,40,denmark,5,detik2hancurkapitalisme,77,disclaimer,1,diskusi,6,dubai,9,ekonomi,488,eropa,51,ethiopia,2,event,35,faeture,3,feature,4517,featured,13,filipina,28,focus,10,Foto : Pasukan Israel (huffington post),1,Foto-foto Aksi Sebar Flyer #IndonesiaTanpaJIL di Car Free Day Solo,1,galeri,45,ghana,1,guatemala,1,guyana,1,hacker,6,halal,16,healthnews,33,hikmah,8,hukum,412,india,29,informasi,58,inggris,171,intelijen,2,internasional,3748,interview,26,irak,122,iran,61,irlandia,3,islamichistory,79,islamophobia,2,islandia,1,israel,96,italia,16,jepang,8,jerman,35,kamboja,3,kamerun,1,kanada,14,kashmir,1,kaukasus,2,kazakhstan,4,kenya,10,kesehatan,24,khilafahbangkit,33,khutbahjumat,2,kiamat,1,kirgistan,1,kolombia,4,komunitas,6,konspirasi,86,korea,6,kosovo,1,kristologi,1,kuba,1,kuwait,6,laporankhusus,4,lebanon,13,libanon,4,liberal,6,liberia,1,libya,28,malaysia,33,mali,24,maroko,7,media,140,meksiko,1,mesir,244,minoritas,1,motivainspira,4,movie,1,mujahidin,439,muslimah,84,myanmar,104,nafsiyah,73,nasional,1,nigeria,14,norwegia,12,olahraga,1,opini,222,pakistan,69,palestina,511,papua,1,pendidikan,40,pengetahuan,70,perancis,102,perjalanan,32,polandia,1,politik,617,poster propaganda,2,praha,1,press release,135,qatar,8,resensi,17,review,141,rusia,83,sejarah,13,senegal,1,singapura,5,skotlandia,1,slovakia,1,somalia,63,sosial,1186,sosok,43,spanyol,13,spionase,1,srilanka,8,sudan,8,suriah,441,swedia,7,swiss,5,syariah,3,syiah,4,Tafsir,1,taiwan,1,tajikistan,4,takziyah,1,technews,51,technews',1,teknologi,80,thailand,26,timor leste,1,timur tengah,3,transkrip,32,tsaqofah,151,tunisia,25,turki,86,ukraina,3,uruguay,2,uzbekistan,8,vatikan,8,venezuela,4,video,361,wasiat,14,wawancara,89,yahudi,7,yaman,75,yordania,29,yunani,4,zimbabwe,1,zionist,4,
ltr
item
ResistNews Blog: Demokrasi Penyembahan Manusia Terhadap Manusia
Demokrasi Penyembahan Manusia Terhadap Manusia
http://al-mustaqbal.net/wp-content/uploads/2014/03/al-mustaqbal-demokrasi-penyembahan-manusia-terhadap-manusia-01.jpg
ResistNews Blog
http://blog.resistnews.web.id/2014/03/demokrasi-penyembahan-manusia-terhadap.html
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/2014/03/demokrasi-penyembahan-manusia-terhadap.html
true
1507099621614207927
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy