Amerika Serikat : Kami Tidak Mampu Serang Suriah



+ResistNews Blog - Presiden Amerika Serikat kembali menjustifikasi keputusannya untuk tidak melakukan invasi militer ke Suriah. Ia menegaskan bahwa militer Amerika memiliki kemampuan yang terbatas dan setelah terlibat perang selama 10 tahun di Afghanistan dan Irak, pengambilan keputusan semacam ini sangat sulit.

Stasiun televisi Alalam (29/3/2014) melaporkan, Barack Obama, Presiden Amerika kemarin, Jumat (28/3/2014) sebelum bertolak ke Arab Saudi kepada CBS mengakui kelemahan pasukannya untuk melakukan invasi militer ke Suriah.

Obama menjelaskan, “Menurut saya kita jangan percaya bahwa dengan menyerang Suriah kita dapat mencegah peristiwa-peristiwa yang terjadi sekarang di negara itu. Invasi militer tidak akan mengakhiri penderitaan rakyat Suriah.”

Setelah berperang selama 10 tahun melawan Mujahidin Afghanistan dan Irak, kemampuan Amerika menjadi terbatas.

“Serangan militer ke Suriah tidak akan membuahkan hasil apapun kecuali menjerumuskan pasukan Amerika ke dalam perang jangka panjang di negara itu,” tambahnya.

Menurut Obama, masalah-masalah seperti kemampuan personel militer Amerika, keluarganya, biaya keikutsertaan mereka dalam perang dan kemungkinan serangan ke Suriah yang akan memakan waktu sampai 10 tahun, menyebabkan Washington menganggap keputusan untuk melakukan invasi militer ke Suriah sangat sulit.

“Kami bahkan tidak yakin jika skenario invasi militer ke Suriah dilaksanakan kondisi akan membaik,” tandasnya. (irb/kompasislam.com/ +ResistNews Blog )

No comments

Post a Comment

Home
loading...