AS Kecewa Terjadinya Rekonsiliasi Hamas dan Fatah



+ResistNews Blog - AMERIKA Serikat menyatakan kekecewaannya atas perjanjian rekonsiliasi antara dua faksi politik utama Palestina Hamas dan Fatah yang bisa mengarah pada pembentukan pemerintahan persatuan.

“Hal ini sangat mengganggu dan kami kecewa dengan pengumuman itu,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki di Washington pada hari Rabu kemarin (23/4/2014).

Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah memimpin upaya Washington untuk melanjutkan perundingan yang terhenti antara Israel dan Otoritas Palestina , dengan tujuan akhir menengahi kesepakatan. Namun, pembicaraan selalu menemui jalan buntu karena banyaknya terjadi pelanggaran atas kesepakatan.

Pada hari Rabu kemarin, Hamas dan Fatah mencapai kesepakatan rekonsiliasi penting antara faksi-faksi Palestina dan mengumumkan bahwa mereka akan berupaya untuk membentuk pemerintah persatuan dalam beberapa minggu mendatang.

Sebagai tanggapan, Israel mengatakan tidak akan menghadiri sesi negosiasi dengan Otoritas Palestina dijadwalkan Rabu malam .

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa penjabat Kepala Otoritas Palestina Mahmoud Abbas harus memilih antara mencapai perdamaian dengan Israel atau berdamai dengan Hamas.

“Anda dapat memiliki satu tetapi tidak yang lain. Saya berharap ia memilih perdamaian dengan Israel. Namun sejauh ini ia tidak melakukannya,” ia memperingatkan.

Sementara itu, Abbas mengatakan kesepakatan rekonsiliasi tidak bertentangan dengan negosiasi dengan Israel, menambahkan bahwa negara Palestina merdeka tetap tujuan akhirnya.[islampos/prtv/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...