Didominasi ISIS, Boneka Syiah Irak Takut Gelar Pemilu di Wilayah Anbar

+ResistNews Blog - Tanda-tanda kemenangan Daulah Islam Irak dan Syam di Anbar jelas kentara dalam situasi pemerintahan boneka Irak yang akan mengadakan pemilu bulan ini. Badan penyelenggara Pemilu mengakui pihaknya tidak akan menyelenggarakan pesta demokrasi ini di wilayah Anbar.

Demikian pernyataan ini disampaikan oleh Muqdad Al-Shuraifi, dari Komite Tinggi Pemilu Independen. Ia menambahkan bahwa untuk pengungsi yang ada di luar wilayah Anbar akan diadakan pemungutan.

Pada 30 April nanti, akan digelar pemilu legislatif pertama pasca penarikan mundur pasukan AS pada 2011. Namun jelas sekali, pemerintahan boneka tak berani mengadakannya di wilayah yang didominasi perlawanan Sunni, terutama Ramadi dan Fallujah.

ISIS sendiri pernah mengeluarkan himbauan untuk tidak mencoblos pemilu yang merupakan praktik konspirasi asing. Telah terbit “Nasehat dan peringatan bagi kaum muslimin untuk menjauhi pemilu”, sebagaimana yang disebarluaskan oleh akun resmi Daulah Islam wilayah Diyala, Selasa (11/3/2014).

Sementara di lain pihak, Hizbul Islam yang dikenal merupakan kelompok berhaluan ala Ikhwanul Muslimin malah masuk mengikuti bagi-bagi kue kekuasaan yang dijalankan boneka Syiah.[seattelpi/shoutussalam.com/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...