JAT Kutuk Keras Vonis Hukuman Mati Anggota IM di Mesir



+ResistNews Blog - Jamaah Ansharut Tauhid mengutuk keras vonis hukuman mati terhadap 529 anggota Ikhwanul Muslimin oleh rezim kudeta di Mesir.

“Mengutuk keras vonis hukuman mati terhadap 529 umat Islam di Mesir,” kata Juru Bicara JAT, Ahmad Fatih dalam rilisnya kepada kiblat.net, Senin, 31 Maret 2014.

JAT juga menyerukan kepada para pemimpin negara-negara Muslim agar turun tangan menghentikan kejahatan terhadap umat Islam di berbagai negara.

“Menyerukan kepada para pemimpin negara-negara Muslim bersikap tegas terhadap pendzoliman yang menimpa umat Islam di Mesir, Suriah, dan negara-negara muslim lainnya,” tegas Fatih.

JAT berpendapat Vonis hukuman mati terhadap umat Islam di Mesir menjadi bukti baru tentang gagalnya demokrasi yang menjadi jalan perjuangan mereka.

Oleh karena itu, JAT juga menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk meninggalkan demokrasi dan kembali kepada syariat Islam. Selain itu, Vonis tersebut dirasakan JAT bentuk standar ganda terhadap umat Islam dalam penerapan Hak Azasi Manusia.

“Vonis hukuman mati terhadap 529 umat Islam di Mesir sebagai bukti bahwa hak asasi manusia yang selama ini diserukan orang-orang kafir ternyata hanya berlaku buat orang-orang kafir dan sekutunya, namun tidak berlaku buat umat Islam,” tandas Fatih.

Seperti diketahui, Pengadilan Mesir mengeluarkan hukuman mati kepada 529 anggota Ikhwanul Muslimin atas dakwaan pembunuhan dan pelanggaran lainnya. Sebagian besar terdakwa didakwa karena melakukan serangan dalam bentrokan yang meletus di provinsi selatan Minya setelah pembubaran paksa dua kamp protes Ikhwanul Muslimin di Kairo pada bulan Agustus.(kiblat.net/ +ResistNews Blog )

No comments

Post a Comment

Home
loading...