Muslim Birmingham Dimata-Matai Kepolisian Setempat


+ResistNews Blog - BIRMINGHAM adalah kota kedua terbesar di Britania Raya dan rumah bagi komunitas Muslim yang cukup besar. Namun, saat ini Muslim Birmingham tengah mengalami hubungan tegang dengan polisi kota.

Dalam beberapa tahun terakhir, Birmingham telah dilanda beberapa kasus yang diduga sebagai aksi ‘terorisme tingkat tinggi’ oleh pemerintah kota. Salah satu kasus terbesarnya adalah kasus pemenggalan kepala seorang tentara Inggris, yang dianggap sebagai serangan terorisme yang akhirnya menyudutkan umat Muslim. Banyak dari mereka yang ditangkap, dari populasi Muslim yang membuat seperlima dari seluruh kota, telah dibebaskan tanpa dakwaan.

Beberapa kasus yang diduga sebagai kasus terorisme ini memunculkan taktik yang digunakan oleh polisi dalam penyelidikan yang telah menjadi sumber kontroversi dan kecurigaan. ‘Project Champion’ adalah sebuah inisiatif untuk memasang lebih dari 200 kamera, beberapa dipasang tersembunyi di sekitar daerah dan masjid di Birmingham. Proyek ini dibayar dengan dana yang dialokasikan untuk menanggulangi terorisme. Namun, proyek ini kemudian dihapus setelah muncul protes besar masyarakat terhadap sifat rahasia dan terselubung dalam operasi ini.

Sayangnya, operasi kontroversial ini kembali berlanjut dengan mengancam jamaah masjid di Birmingham. Bahkan Pusat Islam Birmingham juga terkejut ketika mereka mengetahui tentang adanya keterlibatan masjid dengan unit kontra-terorisme Kepolisian Midlands Barat. Kepolisian setempat menyumbangkan dana hingga 5.000 pound, untuk membeli 50 pemancar masjid yang digunakan untuk menyiarkan azan, khotbah, dan sesi tanya jawab kepada masyarakat sekitar yang berada di rumah atau tempat kerja. Hal ini dilakukan kepolisian agar lebih mudah memantau kegiatan Islam di masjid-masjid. [islampos/wb/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...