Pasukan NATO di Afghanistan Sering Membuat Konflik Bertambah Buruk



+ResistNews Blog - Seorang Kapten Tentara Teritorial telah mengundurkan diri karena ingin mempublikasikan buku yang mengkritik tindakan Inggris di Afghanistan.

Mike Martin mengatakan, pasukan NATO di Provinsi Helmand “sering membuat konflik menjadi lebih buruk”. Dia berhenti menjadi kapten pada Tentara Teritorial setelah Kementerian Pertahanan (MoD) menolak memberinya izin mempublikasikan hasil
penelitian itu. Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan buku-buku yang dikeluarkan oleh para personil militer adalah “buku yang diatur oleh kebijakan dan peraturan yang telah mapan”.

Martin mempelajari Helmand selama enam tahun dan menyelesaikan gelar PhD yang didanai militer di King College London. Dia mengatakan kepada BBC pasukan NATO tidak memahami “kompleksitas” konflik suku-suku Afghan dan hal ini “dimanipulasi” oleh para pemimpin suku untuk berebut lahan dan air. “Ini berarti bahwa kami sering membuat konflik menjadi lebih buruk, bukan lebih baik, “tulisnya dalam penelitian itu.

Martin mengatakan dia awalnya diberitahu bahwa tugas akhirnya itu tidak dapat diterbitkan sebagai buku karena menggunakan sumber percakapan rahasia yang dipublikasikan oleh Wikileaks dan sumber rahasia lain.

Seorang Juru bicara MoD mengatakan: ” MoD memiliki catatan kuat dengan belajar dari kampanye sebelumnya dan mendorong para perwira untuk menantang norma-norma dan kebijaksanaan konvensional yang ada. “Namun publikasi buku dan artikel untuk melayani personil militer diatur oleh kebijakan dan peraturan yang mapan. Bila hal ini dilanggar, MoD akan membatalkan persetujuan itu “[BBC/ +ResistNews Blog ].

No comments

Post a Comment

Home
loading...