Pemerintah Assad Bantah Gunakan Senjata Kimia untuk Perangi Pejuang


+ResistNews Blog - PEMERINTAH Suriah dilaporkan telah membantah tuduhan baru dari oposisi Suriah yang didukung asing, bahwa Damaskus telah menggunakan senjata kimia dalam memerangi pejuang pembebasan di negara itu.

Menolak tuduhan pada hari Rabu (24/4/2014), Wakil tetap Suriah untuk PBB, Bashar al-Ja’afari menegaskan bahwa musuh-musuh Suriah tengah berusaha untuk membayangi persiapan pemilu presiden pada bulan Juni mendatang.

Ja’afari menolak tuduhan bahwa gas klorin telah digunakan oleh pasukan pemerintah Suriah.

Tuduhan telah dibuat oleh kelompok-kelompok oposisi serta pejabat Prancis. Aktivis oposisi anti-Damaskus baru-baru ini telah memposting video serupa mengenai serangan senjata kimia di dekat ibukota Suriah Agustus 2013 lalu, yang menewaskan ratusan orang dan hampir memicu serangan udara AS terhadap Suriah. Berdasarkan tuduhan tersebut terbukti bahwa pasukan pemerintah berada di balik serangan itu meskipun muncul penolakan kuat oleh pemerintahan Assad.

Seorang anggota terkemuka dari komisi penyelidikan PBB pada saat itu mengatakan bahwa kesaksian dari korban serangan kimia menunjukkan bahwa pejuang dan pasukan pemerintah tidak pernah menggunakan bom Sarin di luar Damaskus pada Agustus 2013. [islampos/pt/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...