Petinju Terkenal Chechnya, Zaurbek Baysangurov Dikabarkan Berjihad dan Gugur Syahid di Suriah

+ResistNews Blog - Salah seorang bintang olahraga tinju asal Chechnya dikabarkan telah berjihad dan gugur syahid di Suriah di dalam barisan Mujahidin Daulah Islam Iraq dan Syam.

Situs resmi Mujahidin Chechnya di Daulah Islam, FiSyria yang berbahasa Rusia melaporkan berita tersebut pada akhir Maret 2014 lalu. Namun hanya menyebutkan nama alias Abdullah, seorang petinju Chechnya yang berjihad bersama Mujahidin Daulah Islam.

Laporan FiSyria juga disertai dengan sejumlah foto dan video Abdullah saat ia masih berkecimpung dalam dunia olahraga yang digelutinya tersebut, hingga saat dia sudah berhijrah ke bumi Syam meninggalkan popularitas dunia untuk berjihad meninggikan kalimat Allah.

Berdasarkan penelusuran sejumlah situs, pria yang nampak dalam foto tersebut bernama asli Zaurbek “Zaur” Baysangurov, petinju terkenal Chechnya dalam sebuah konferensi pers tahun 2012 di Kyiv jelang duel pertandingan melawan petinju Polandia, Lukas Konecny.





Zaurbek alias Abdullah gugur syahid dalam operasi pertempuran Mujahidin Daulah Islam untuk menaklukkan gudang senjata terbesar ketiga tentara Nushairiyyah di Deir al Zour, dengan nama sandi operasi Ghozwah al Khoyr.

“Masa lalunya adalah seorang juara tinju terkenal, lalu menjadi seorang Mujahid dan Syahid. Ia dipanggil dengan nama Abdullah al Shishani di bumi Syam yang diberkahi,” tulis FiSyria dalam laporannya.

“Di bawah kakinya dia kuasai dunia dengan semua pesonanya yang fana. Namun ia tinggalkan itu semua, dan mengadakan perniagaan dengan Allah. Saudara Abdullah kita yang tercinta pun akhirnya gugur syahid dalam operasi terakhir Mujahidin di Deir al Zour.”

Ini bukan kali pertama dalam sejarah Daulah Islam Iraq dan Syam, memiliki prajurit-prajurit yang pernah memiliki prestasi gemilang di dunai olahraga sebelum mereka berhijrah.

Sebelumnya, bintang sepakbola Jerman Burak Karan dan juara olahraga gulat Eropa asal Azerbaijan Jeyhun Aliyev juga dikabarkan berada di barisan Daulah Islam.

Sama halnya dengan Abdullah al Shishani, keduanya juga telah gugur syahid dalam pertempuran melawan pasukan Nushairiyyah dan Milisi Komunis PKK. Semoga Allah tempatkan mereka dalam barisan mulia para syuhada’. [shoutussalam.com/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...