Syeikh Arab Sebut Italia Akan Jadi Pusat Pasar Halal di Mediterania


+ResistNews Blog - DEWAN Dunia untuk urusan Makanan Halal memperkenalkan peluang investasi baru sebagai upaya menarik Eropa keluar dari krisis. Peluang baru itu dipromosikan dalam sebuah konferensi di ibukota Italia, baik itu berupa produksi, logistik, dan investasi dengan standar Islam.

“Kami bersedia berinvestasi di Italia, karena kami ingin melihat Italia menjadi pusat pasar Halal di Mediterania,” tutur syeikh Arab Fahah Alared, anggota Panitia Islamisasi Bank, kepada kantor berita Italia (ANSA) pada Senin (31/3/2014).

“Produk halal di pasar dunia mencapai 13 triliun per tahun, tumbuh 15% setiap tahun, menjangkau dua milyar Muslim,” tambahnya.

Alared berbicara pada konferensi Makanan Halal yang diadakan di Roma pada tanggal 26-30 Maret.

Acara yang diselenggarakan oleh Halal International Authority (HIA) Italia, satu-satunya organisasi yang diakui untuk sertifikasi kualitas produk sesuai dengan standar Islam. Acara tersebut dihadiri juga oleh 57 negara-negara Islam dari Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk pertama kalinya di Italia.

Tujuan ini dapat dicapai dengan mengikuti standar kehalalan menurut Islam dalam produksi, logistik dan investasi yang konsisten dengan ajaran hukum Syari’at.

Konsep halal, – yang berarti diijinkan dalam bahasa Arab – sejak lama telah diterapkan pada makanan.

Sekarang barang dan jasa lainnya juga dapat disertifikasi sebagai produk yang halal, termasuk kosmetik, pakaian, farmasi dan jasa keuangan.

Makanan halal dikonsumsi tidak hanya oleh 1,5 miliar umat Islam di seluruh dunia, tetapi juga oleh setidaknya 500 juta non-Muslim di industri global.

Dalam pasar dunia, investasi Islam berkembang pesat, meningkat sebesar 150 persen sejak tahun 2006 dan diharapkan mencapai angka £ 1,3 triliun pada tahun 2014 ini. [islampos/onislam/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...