Tepat Satu Tahun Daulah Islam Iraq dan Syam, Mujahidin Kuasai Ibukota Provinsi Terbesar di Iraq

+ResistNews Blog - Tepat satu tahun umur Daulah Islam Iraq dan Syam pada hari Rabu (9/4/2014), Mujahidin dilaporkan oleh mayoritas aktivis media Pro Revolusi Ahlus Sunnah Iraq berhasil menguasai penuh ibukota Provinsi al Anbar, kota Ramadi bersama dengan kabilah-kabilah suku Sunni.

Radio lokal Iraq Hurr (Free Iraq) melaporkan dari lokasi kejadian, bahwa secara tiba-tiba dan tak terduga, seluruh pasukan Syiah Iraq baik dari aparat militer maupun kepolisian mundur dari kota Ramadi.

Sementara itu, sumber Aktivis Iraq Now menambahkan bahwa Mujahidin telah mengepung Gedung Dewan Provinsi Al Anbar (semacam gedung DPRD), dan mengambil alih kontrol atasnya.

Segenap Mujahidin lantas merayakan kemenangan dengan tembakan senjata mereka ke atas udara.

Pasca hengkangnya seluruh anasir-anasir boneka rezim Syiah Iraq dari Ramadi, Aktivis Iraqi Revolution mengatakan sisa-sisa kecil kelompok Shohawat menyerahkan diri pada Mujahidin Daulah Islam dan menyatakan taubat.

Sebelumnya, kota Ramadi jatuh ke tangan Mujahidin sejak meletusnya bara api semangat Revolusi Ahlus Sunnah Januari lalu. Rezim Syiah al Maliki lantas mengirimkan pasukannya untuk mengambil alih kota tersebut, namun menemui kegagalan.

Pertempuran puncak terjadi selama dua hari terakhir, baku tembak sengit mewarnai Ramadi, berujung pada takluknya wilayah al adil dan al Andalus oleh Mujahidin seperti yang dilaporkan oleh Abu Umar ad Dulami, ulama dan syar’i Daulah Islam.

Hingga tepat satu tahun umur Daulah Islam Iraq memperluas wilayahnya di Syam 9 April kemarin, Allah berkahi perjuangan mereka berupa penguasaan atas ibukota Provinsi terbesar di Iraq, al Anbar. Allahu Akbar! [shoutussalam.com/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...