UNICEF: Pertempuran di Kachin Telantarkan 1.000 Anak Myanmar

+ResistNews Blog - PERTEMPURAN terbaru antara pejuang dan pasukan pemerintah di utara negara bagian Kachin Myanmar, telah memaksa ribuan orang, termasuk sekitar 1.000 anak-anak, untuk meninggalkan rumah sementara mereka. UNICEF melaporkan pada Selasa (22/4/2014).
Bertrand Bainvel, perwakilan UNICEF di Myanmar mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa  pertempuran dan perpindahan telah meningkatkan risiko kesehatan yang dihadapi anak-anak.  Termasuk dengan mengurangi akses keamanan dan fasilitas seperti air dan sanitasi.
Kelompok Kachin menyatakan telah membenci negara membagi menjadi 12 subkategori etnis resmi oleh pemerintah, praktik yang mereka katakan dirancang untuk mencairkan identitas etnis mereka dan kekuasaan politik.
Pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Kachin telah menewaskan sedikitnya 22 orang tewas bulan ini di Kachin.
“Anak-anak menghadapi peningkatan risiko yang signifikan, mulai dari menjadi korban umum dari penggunaan ranjau darat bahkan mungkin perekrutan ke dalam angkatan bersenjata pejuang itu,” tambah pernyataan itu.
Baunvel juga menjelaskan bahwa ranjau darat di Kachin, ditempatkan sengaja, untuk merugikan masyarakat dan menghambat bantuan kemanusiaan. [islampos/worldbulletin/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...