Pembelaan Syaikh Husain bin Mahmud Terhadap Amirul Mukminin Abu Bakar Al-Baghdady

+ResistNews Blog  - Syaikh Hussain bin Mahmud, salah seorang ulama mujahid dan penulis di situs Mimbar Tauhdi wal Jihad, memberikan komen...



+ResistNews Blog - Syaikh Hussain bin Mahmud, salah seorang ulama mujahid dan penulis di situs Mimbar Tauhdi wal Jihad, memberikan komentar singkat atas Khutbah perdana Amirul Mukminin Abu Bakar Al Baghdadi yang disampaikan pada hari Jum’at pertama di bulan Ramadhan 1435 H di Masjid Agung Mosul.

Berikut point-point dari tulisan berjudul “Khutbah Al Baghdadi” tersebut:

Perhatianku tertuju pada komentar- komentar yang menjadi tema utama media mainstream, para ulama dan duat, yang seolah mereka sepakati -sengaja atau tidak sengaja-, yaitu “Al Baghdadi memaksa orang-orang untuk mentaatinya”.

Dengan mengesampingkan sisi kekhalifahannya, faktanya bahwa Al Baghdadi lah yang membebaskan Mosul, maka otomatis dia menjadi pemimpinnya sekarang dan Mosul berada di bawah pemerintahannya. Lalu apa masalahnya jika dia menyeru kaum muslimin untuk mentaatinya.

Judul diatas tadi tidak membeberkan fakta sebenarnya, karena beliau sesungguhnya sedang mengikuti sunnah Ash Shiddiq dan Al Faruq radhiyallahu’anhuma, karena beliau berkata ‘taatilah aku selama aku mentaati Allah’. Lalu apa tujuannya (para penuduh) memotong perkataan Al Baghdadi dan menggambarkan seolah-olah dia memaksa orang-orang untuk taat kepadanya. Lebih aneh lagi, perkara ini muncul dari kalangan yang berpendapat wajibnya taat kepada penguasa yang menang dengan kekuatan, baik dia mukmin ataupun fajir. Sedangkan Al Baghdadi berhukum dengan syari’at, berjihad melawan musuh-musuh Islam, dan menebarkan keadilan di seluruh wilayah kekuasaannya, maka apakah aib ketika menyeru kaum muslimin di Mosul, untuk mentaatinya , bahkan beliau Amir Irak Tengah dan Seluruh Suriah Barat.



Maka ketika saya membaca banyak komentar terhadap khutbah Khalifah Al-Baghdady –hafidzhullah-, maka saya teringat perkataan Mutanabby,

ومن ذا الذي تُرضى سجاياه كلها … كفى بالمَرءِ نُبلاً أن تُعدَّ معايبه

“Dan siapakah yang akan diridhai seluruh perbuatannya?! Cukuplah sebagai kemuliaan bagi seseorang jika aibnya bisa dihitung.”

Maka berikut ini beberapa aib dalam khutbah Al-Baghdady yang disebutkan para pendengki:
Perintahnya untuk mentaatinya selama ia mentaati Allah. Inilah ‘aib’ pertamanya yakni mengikuti sunnah Abu Bakar dan Umar dalam khutbahnya yang oleh orang-orang dicitrakan sebagai kesalahan. Sebaliknya ketika Muhammad Mursi berkata seperti itu dalam khutbahnya, banyak orang seakan-akan melayang terbang, berkata ‘Masya Allah la haula wala quwwata illa billah’, dengan airmata bercucuran karena terlalu bahagia mendengar kalimat itu.
‘Aib’ kedua; beliau memakai baju hitam. Sesungguhnya, warna hitam adalah warna sorban Nabi shollallahu’alaihi wasallam ketika Fathul Makkah. Warna yang disukai sebagian ulama untuk dipakai oleh para khalifah dalam perang. Bahwa pakaian Khalifah Bani Abbas, gubernur, qadhi, serta para khatibnya berwarna hitam (sebagaimana disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad), dan pada warna hitam terdapat kewibawaan, kekuatan, keperksaan dalam perang, minimal mengenakan warna hitam hal yang mubah, maka yang menyelisihi hal ini, datangkanlah dalil, dan itu tidak mungkin.
‘Aib’ ketiga; jam tangan yang dipakainya. Dibicarakan ramai oleh media asing, yang sayangnya dipercayail begitu saja oleh sebagian orang bodoh. Sayangnya orang-orang itu tidak tahu jika kebiasaan media asing adalah tidak memperhatikan hal-hal kecil tersebut melainkan jika obyek media tersebut adalah orang terkenal, dicintai, atau menjadi perhatian khalayak (dan media tersebut berusaha mengalihkan perhatian orang-orang tersebut darinya, edt-).

Kami katakan kepada kaum muslimin, “Bagaimana jika jam itu adalah ghanimah, bukannya itu sebaik-baik harta kaum muslimin, dan memakainnya untuk membuat marah musuh-musuh Dien?, ini tuntutan agama, Adakah kaum muslimin yang mengingkari pakaian kebesaran Muawiyah Radhiyallahu’anhu ketika menyambut Umar bin Khattab Radhiyallahu’anhu? Al Baghdadi sedang dalam keadaan perang, sedangkan berbangga-bangga dalam perang adalah hal yang dicintai Allah. Maka dia berhak memakai barang-barang mahal, menyemir hitam jenggotnya, memakai sutra (jika ingin). Semua itu boleh dalam kondisi perang, bukan termasuk bermewah-mewahan dan jauh dari zuhud, sehingga pemakainnya tidak disebut orang yang zuhud, Allah suka melihat atsar nikmatnya pada seorang hamba. Kami katakan pada orang-orang yang munshif yang ikhlas dan tak kenal lelah menasihati waliyyul amr kaum muslimin, berapa harga jam yang dipakai pejabat paling rendah dari mereka?”
Sebagian mereka menyebutkan, bahwa beliau membawakan hadits yang diragukan keshahihannya. Maka betapa perhatiannya mereka atas hadit dan kesahahihannya!.

Pertama: hadits-hadits (fadhailul a’mal) keutamaan amal tidak diteliti para ulama sedalam-dalamnya jika ada penguatnya dan tidak menyelisihi ushul syariat.

Kedua: hadits yang dibawakannya diragukan keshahihahnnya sebagaimana yang kalian katakan, berarti masalah ini belum jazm (pasti).

Ketiga: kalian hidup di bawah kekuasaan pemimpin yang tidak dapat membaca Al-Fatihah dengan bacaan yang benar, maka siapa yang lebih berhak mendapatkan nasehat yang berharga yang menunjukkan perhatian kalian terhadap nash-nash syar’i.

Semua perhatian ini pada dasarnya adalah kebajikan dan bukan kekurangan yang menodai Syaikh Al-Baghdady, selanjutnya saya akan mengemukakan pendapat tentang khutbah, Al Baghdadi masuk dengan tenang ke dalam masjid, naik mimbar dengan tenang. Kemudian duduk, lalu dikumandangkan adzan. Kemudian dia berdo’a, lalu menyampaikan khutbah pendek tentang keutamaan shaum dan menyeru kaum muslimin untuk selalu bertaqwa dan menunaikan kewajiban ini sebaik-baiknya. Lalu ia menyemangati kaum muslimin untuk berjihad dalam bulan kemenangan ini. Kemudian ia duduk, lalu berdiri lagi menyampaikan khutbah yang lebih singkat dari khutbah pertama. Kemudian dia berdoa dan turun untuk mengimami.

Semua yang dilakukannya jelas merupakan petunjuk Nabi Shallallahu’alaihi wasallam. Khutbahnya singkat, padat, jelas, khutbah yang tidak ada seorangpun penguasa yang mampu seperti itu. Saya menantang semua penguasa Arab untuk menyampaikan khutbah seperti itu dalam mimbar-mimbarnya, tidak ada seorangpun yang mampu menyemangati manusia untuk melaksanakan kewajiban jihad fi sabilillah.

Panjangnya sholat, dan pendeknya khutbahnya menunjukkan kealiman beliau terhadap sunnah dan adab khutbah. Kalimatnya yang fasih, penguasaannya terhadap bahasa, dan ketenangannya dalam kondisi yang kritis ini menunjukkan ketahanan dan keteguhan diri. Walaupun terlihat beberapa kali terputus menarik nafas hal itu bisa dimaklumi, karena ia telah mengumumkan kembali khilafah yang telah hilang selama 90 tahun, betapa berat dan bahaya beban yang dibawanya. Beban harapan umat, impian khilafah yang kembali setelah sekian lama pasti akan menahan tarikan nafasnya.

Beliau berdiri mengimami dengan tenang, di depan sekelompok kecil pengawalnya yang sholat di belakangnya. Tidak seperti penguasa lainnya yang keluar untuk sholat di depan kamera dan di belakangnya ratusan tentara lengkap dengan persenjataannya yang tidak ikut sholat bersama kaum muslimin. Para pengawal itu mendorong orang-orang sampai ke shaf belakang dan menempatkan pengawal di samping kanan kiri dan di belakangnya. Antara dia dan khalayak ada banyak shaf-shaf kosong, yang sholat seakan di rumah bapaknya bukan di rumah Allah. Padahal mereka aman-aman saja duduk di kursi kekuasaannya, tidak menjadi buronan.

Orang-orang juga berusaha mengalihkan khalayak dari khutbah yang istimewa ini dengan hal-hal remeh seperti warna baju dan jam -yang itu adalah kebiasaan wanita- menunjukkan bahwa sebenarnya mereka yang memusuhi Daulah dalam keadaam kerugian besar. Juga menunjukkan bahwa Al Baghdadi betul-betul mengkaji segala hal dengan teliti untuk mengunci lidah-lidah pendengki dengan penampilan yang tanpa cela. [AH/SS/ panjimas.com/ +ResistNews Blog ]

COMMENTS

Name

#indonesiatanpajil,4,afghanistan,158,afrika,54,agama,303,agenda acara,3,ahmadiyah,3,ajzerbaijan,1,Aksi Gema Pembebasan Soloraya tolak RUU Pendidikan 7 May 2012,1,al islam,178,aljazair,6,amerika,628,analisi,1,analisis,330,analisisjihad,69,arab saudi,91,argentina,1,asean,1,asia,1,australia,51,austria,3,azerbaijan,1,bahrain,4,bangladesh,16,belanda,23,belgia,3,berita,618,beritanasional,1973,bisnisdanekonomi,39,bolivia,1,brasil,5,brunei,15,budaya,25,buletin islam underground noname zine,2,bulgaria,1,ceko,3,chechnya,8,china,80,cina,1,contact,1,democrazy,40,denmark,5,detik2hancurkapitalisme,77,disclaimer,1,diskusi,6,dubai,9,ekonomi,488,eropa,51,ethiopia,2,event,35,faeture,3,feature,4517,featured,13,filipina,28,focus,10,Foto : Pasukan Israel (huffington post),1,Foto-foto Aksi Sebar Flyer #IndonesiaTanpaJIL di Car Free Day Solo,1,galeri,45,ghana,1,guatemala,1,guyana,1,hacker,6,halal,16,healthnews,33,hikmah,8,hukum,412,india,29,informasi,58,inggris,171,intelijen,2,internasional,3748,interview,26,irak,122,iran,61,irlandia,3,islamichistory,79,islamophobia,2,islandia,1,israel,96,italia,16,jepang,8,jerman,35,kamboja,3,kamerun,1,kanada,14,kashmir,1,kaukasus,2,kazakhstan,4,kenya,10,kesehatan,24,khilafahbangkit,33,khutbahjumat,2,kiamat,1,kirgistan,1,kolombia,4,komunitas,6,konspirasi,86,korea,6,kosovo,1,kristologi,1,kuba,1,kuwait,6,laporankhusus,4,lebanon,13,libanon,4,liberal,6,liberia,1,libya,28,malaysia,33,mali,24,maroko,7,media,140,meksiko,1,mesir,244,minoritas,1,motivainspira,4,movie,1,mujahidin,439,muslimah,84,myanmar,104,nafsiyah,73,nasional,1,nigeria,14,norwegia,12,olahraga,1,opini,222,pakistan,69,palestina,511,papua,1,pendidikan,40,pengetahuan,70,perancis,102,perjalanan,32,polandia,1,politik,617,poster propaganda,2,praha,1,press release,135,qatar,8,resensi,17,review,141,rusia,83,sejarah,13,senegal,1,singapura,5,skotlandia,1,slovakia,1,somalia,63,sosial,1186,sosok,43,spanyol,13,spionase,1,srilanka,8,sudan,8,suriah,441,swedia,7,swiss,5,syariah,3,syiah,4,Tafsir,1,taiwan,1,tajikistan,4,takziyah,1,technews,51,technews',1,teknologi,80,thailand,26,timor leste,1,timur tengah,3,transkrip,32,tsaqofah,151,tunisia,25,turki,86,ukraina,3,uruguay,2,uzbekistan,8,vatikan,8,venezuela,4,video,361,wasiat,14,wawancara,89,yahudi,7,yaman,75,yordania,29,yunani,4,zimbabwe,1,zionist,4,
ltr
item
ResistNews Blog: Pembelaan Syaikh Husain bin Mahmud Terhadap Amirul Mukminin Abu Bakar Al-Baghdady
Pembelaan Syaikh Husain bin Mahmud Terhadap Amirul Mukminin Abu Bakar Al-Baghdady
http://panjimas.com/wp-content/uploads/2014/07/syaikh-al-baghdadi.jpg
ResistNews Blog
http://blog.resistnews.web.id/2014/07/pembelaan-syaikh-husain-bin-mahmud.html
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/2014/07/pembelaan-syaikh-husain-bin-mahmud.html
true
1507099621614207927
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy