+ResistNews Blog - Menteri Luar Negeri (menlu) Inggris, Philip Hammond meyakini petempur Islamic State (ISIS) akan menyerang Inggris. Mengingat kelompok tersebut, ujarnya, sengaja dibentuk untuk menyerang Negara Barat.

Melansir dari ITV, Minggu (24/8/2014), Hammond mengatakan, "jika kelompok militan itu tidak dihentikan cepat atau lambat mereka akan berusaha menyerang kita di tanah Inggris."

"Kematian wartawan Amerika Serikat (AS) James Foley mengingatkan kita bahwa kelompok ISIS mengadopsi ideologi barbar dan mengancam warga Inggris," ujar dia.

“Hal ini mengerikan untuk dipikirkan bahwa pelaku tindakan keji ini bisa dibesarkan di Inggris,” ungkap Hammond.

Seperti diketahui, Kementerian Keamanan Inggris mencatat sebanyak 500 warganya telah bergabung dengan kelompok ISIS. Baru-baru ini pemerintah Inggris telah menyampaikan bahwa algojo yang memenggal kepala Foley merupakan warganya.

Menurut hasil data intelijen algojo tersebut merupakan warga negara Inggris yang tinggal di London. Saat ini, pihak intelijen Inggris terus memantau aktivitas sejumlah akun sosial milik warganya yang telah bergabung dengan ISIS.

Mengingat kelompok ini melakukan perekrutan anggota dengan menggunakan media sosial. (itv/okz/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.