Inggris Terjunkan Pasukan Khusus Bantu AS Kumpulkan Data di Irak Utara



+ResistNews Blog - Setelah Perancis berencana bantu senjata pasukan Kurdi kini giliran Inggris mengerahkan pasukan khusus SAS di Irak utara. Titik panas wilayah Sinjar menjadi tujuan tentara khusus SAS di mana ribuan warga sipil terjebak di gunung Sinjar oleh para pejuang militan Sunni, kata surat kabar Daily Telegraph pada Kamis (14/08).

Mengutip utusan perdagangan Inggris di Irak, Emma Nicholson, surat kabar itu mengatakan bahwa para petugas dari Special Air Service (SAS), pasukan resimen khusus angkatan bersenjata, bekerja dengan pasukan AS untuk mengumpulkan data intelijen dan telah berada di Irak selama sekitar enam pekan.

Ketika ditanya tentang laporan surat kabar itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan tidak mengomentari khusus mengenai operasi-operasi pasukan.
Inggris telah mengirim pesawat-pesawat militer dan helikopter-helikopter ke wilayah itu untuk membantu memberikan bantuan kemanusiaan.

Perdana Menteri David Cameron mempersingkat liburan musim panasnya pada Rabu dan mengatakan, bahwa Inggris akan terlibat dalam rencana internasional untuk menyelamatkan pengungsi dari minoritas keagamaan Yazidi.

Pengungsi Yazidi terpaksa eksodus ke pegunungan menyusul dikuasainya beberapa wilayah Irak Utara oleh IS yang dulu bernama ISIS.

Namun nampaknya Amerika urung membantu mengakuasi pengungsi lantaran jumlah mereka terlalu sedikit dan situasi yang ada di lapangan tidak sedahsyat yang dilaporkan. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...