Sebarkan Info Kekerasan Xinjiang, Seorang Pria Ditahan




+ResistNews Blog - Aparat keamanan Cina menahan seorang pria yang dituduh menyebarkan informasi secara online, seputar kekerasan yang terjadi di daerah Yarkant, Xinjiang.

Media pemerintah Tianshan News mengatakan, pria tersebut menulis informasi yang sangat tidak realistis atas insiden tersebut dan membuat rincian yang mengejutkan.

Menurut pernyataan pemerintah Cina, sebanyak 96 orang tewas dalam serangan di Yarkant.

Pada hari Ahad lalu media pemerintah Cina menyebutkan, sebanyak 18 tersangka terkait serangan tersebut telah diamankan oleh pihak polisi.

Terjadi perbedaan dalam laporan yang disampaikan oleh pemerintah Cina dengan pihak aktivis tentang serangan di bulan Juli. Sulit untuk mencari keterangan independen terkait rincian insiden di Xinjiang, karena pembatasan akses dan arus informasi.

Provinsi Xinjiang berbatasan dengan wilayah Asia tengah dan dihuni oleh kelompok minoritas Muslim Uighur. Dalam beberapa bulan terakhir telah terjadi aksi kekerasan yang terus meningkat di wilayah tersebut, dan pemerintah Cina menyalahkan etnis Uighur atas kejadian tersebut.

Umat Islam Uighur hidup bertahun-tahun di bawah tekanan dan pembatasan oleh pemerintah. Mereka dilarang melaksanakan ajaran Islam dan menjadi sasaran diskriminasi pihak berwenang. [kiblat.net/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...