Tolak Gabung Militer, Pemuda Israel Dijebloskan ke Penjara

+ResistNews Blog - Malang benar nasib seorang pemuda Israel berusia 19 tahun di Yarusalem. Akibat menolak untuk bergabung dengan pasukan militer Israel dan tidak setuju dengan kebijakan pemerintah Israel di Gaza, dirinya harus merasakan hidup di balik jeruji besi.

Melansir CNN, Selasa (19/8/2014), Udi Segal harus merasakan hidup di balik jeruji besi setidaknya untuk 20 hari. Dirinya menjelaskan mengapa menolak untuk bergabung dengan militer Israel. Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintahnya adalah kebijakan yang salah.

Menurut Segal, walaupun dirinya ditawarkan untuk menjadi seorang petugas kantor dan bukan menjadi tentara di militer Israel, dirinya akan tetap menolak. “Berada di militer akan membuat saya menjadi seorang penjajah,” ucap Segal.

"Saya tahu langkah yang saya ambil tidak akan menghentikan pendudukan. Tapi, orang akan berpikir dua kali sebelum mereka bergabung dengan militer. Untuk mereka yang sekarang sudah berada di militer, saya berharap mereka akan berpikir dua kali sebelum mereka kembali menyerang dan membunuh orang di Gaza," Segal menambahkan.

Segal menyatakan, orang Palestina bukanlah musuh yang harus dimusnahkan. “Mereka (orang Palestina) merupakan teman-teman saya, mereka adalah tetangga saya, Mereka bukanlah musuh yang harus ditakuti.” ucapnya.

Dirinya melakukan penolakan ini semata-mata atas dasar kemanusiaan dan bukan karena sebab yang lain. “Saya menghormati hak untuk hidup bagi setiap manusia,”ungkapnya. (CNN/snd/atjehcyber/ +ResistNews Blog )

No comments

Post a Comment

Home
loading...