Uni Eropa Rencanakan Persenjatai Militer Kurdi



+ResistNews Blog - Para menteri luar negeri anggota Uni Eropa mengadakan rapat darurat di Brussels pada Jumat (15/8) untuk membahas rencana mempersenjatai militer Kurdi dalam memerangi militan ISIS.

Prancis dan Amerika Serikat (AS) sudah memulai rencana tersebut dengan mempersenjatai pejuang suku Peshmerga yang berupaya menahan serangan ISIS.

Terkait krisis Irak, PBB menyatakan negara tersebut dalam keadaan darurat level tiga yang artinya terjadi krisis kemanusiaan pada tingkat tertinggi. PBB menyatakan sekitar 1 satu penduduk Irak, mayoritas kamu Yazidi yang menganut kepercayaan Mesopotamia kuno telah meninggalkan rumahnya dan sekarang dalam keadaan kelaparan serta tak terlindungi.

Rapat darurat Uni Eropa digagas Prancis melalui Menlunya Laurent Fabius yang mengritik Uni Eropa pasif dalam menangani krisis Irak. Sementara mantan pemimpin Partai Demokrat Liberal Inggris, Lord Paddy Ashdown, menyambut baik rencana tersebut dengan syarat peperangan dengan ISIS tak melebar ke wilayah lain.

Sejauh ini Inggris, German, Republik Ceko, dan Belanda sudah menyatakan kesiapannya membantu militer Kurdi dan pemerintah Irak. [fb/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...