Video Menunjukkan polisi AS menembak dan membunuh pria kulit hitam di Missouri



+ResistNews Blog - Sebuah video baru menunjukkan polisi Amerika menembak mati seorang pria muda keturunan Afrika-Amerika di Missouri setelah seorang remaja kulit hitam juga dibunuh oleh polisi beberapa hari yang lalu.

Dua petugas polisi pada Selasa (19/8) menewaskan Kajieme Powell (25 tahun) setelah mendapat laporan perampokan di St Louis. Powell diduga mengutil minuman dan donat dari sebuah toko. Ia bertingkah laku tidak sopan dan diduga mengantongi pisau di sakunya.

Video ini menunjukkan petugas berhenti di trotoar, di mana video juga menunjukkan Powell berjalan naik dan turun, dengan tangan kanannya dimasukan kedalam saku.

Petugas keluar dari mobil dan menodongkan senjata mereka, kemudian terdengar teriakan instruksi yang tidak terlalu jelas kepada Powell. Korban terdengar juga berteriak "Tembak saya! Tembak saya!” Dia mundur sesaat , tapi kemudian berjalan menuju petugas lagi, yang kemudian melepaskan tembakan kepadanya.

Powell tewas hanya empat mil dari Ferguson, Missouri, tempat protes yang sedang berlangsung atas kematian Michael Brown, 18, yang ditembak mati oleh polisi pada tanggal 9 Agustus.

Kepala Kepolisian St Louis Sam Dotson mengatakan bahwa kedua petugas melepaskan tembakan ke arah Powell ketika ia mendekat dalam tiga atau empat kaki dari mereka sambil memegang dan mengayunkan pisau.

Namun, rekaman video membantah pernyataan tadi, dalam video menunjukkan Powell mendekati polisi, tapi tidak sedekat yang dilaporkan, dengan tangan di sisinya.

Seorang saksi mata mengatakan dia tidak percaya polisi berniat untuk membunuh Powell.

"Saya pikir itu berlebihan. Orang-orang mengatakan dia membawa pisau tetapi jika ia memiliki pisau mereka bisa menembaknya di kaki atau melumpuhkan dia dengan sengatan listrik. Mereka tidak harus membunuhnya, "katanya. "Aku tidak percaya mata saya melihat sesuatu seperti itu. Saya belum pernah melihat seseorang ditembak. " 

lihat videonya disini : http://t.co/i6Cq12thj6

[PressTV/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...