+ResistNews Blog - PT Chevron Facific Indonesia (CPI) berhasil menemukan cadangan minyak baru di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau, yang disebut-sebut merupakan cadangan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Anggota Komimisi VI DPR RI HM Lukman Edy menyampaikan keterangan tersebut dalam diskusi yang digelar Fraksi Patai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) di F-PKB DPR RI, Jakarta, akhir pekan ini.

Dalam diskusi bertajuk ''Ancaman De-industrialisasi dan Defisit Neraca Perdagangan Terhadap Perekonomian Nasional'' ini, Lukman mengatakan, bahwa Indonesia tidak perlu khawatir dengan defisit perdagangan minyak dan gas (migas) Tanah Air.

''Chevron merilis temukan minyak baru di Bagan Siapiapi yang terbesar se-Asia Tenggara. Mungkin begitu mulai produksi, kita sudah lewat 1 juta berel per hari liftingnya itu,'' ujar Lukman.

Meski demikian, Lukman sempat mengaku heran dengan perusahaan minyak asal Paman Syam tersebut, karena baru mengumumkan penemuannya itu setelah pemilihan presiden (pilpres).

''Saya juga heran, ini Chevron baru merilis setelah pilpres, sebelum pilpres dia gak mau rilis dan setelah pilpres dia mau rilis, dia menemukan lebih dari 300 ribu barel per hari. Cadangannya di Bagan Siapiapi, Rokan Hilir, Riau,'' ucapnya.

Gubernur Riau, Annas Maamun membenarkan adanya penemuan cadangan minyak baru di wilayahnya itu. CPI menyampaikan temuannya itu kepada Annas, bahwa telah menemukan cadangan minyak terbesar di Riau, yakni di sekitar Sungai Rokan.

Berdasarkan laporan CPI, kata Annas, jumlah potensinya melebihi minyak Duri di Bengkalis, sehingga jika cadangan tersebut terbukti, maka Kabupaten Rohil akan menjadi kabupaten terkaya di Indonesia. [goriau/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.