+ResistNews Blog - Pemerintah Kamerun mengklaim pihaknya telah membunuh ‘lebih dari 100′ pejuang Boko Haram selama serbuan percobaan ke negaranya. Tentara Kamerun telah membuat pukulan parah ke Boko Haram kata juru bicara pemerintah Issa Tchiroma Bakary dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di radio negara pada hari Senin (8/09).

Issa menambahkan serangan tersebut terjadi pada Sabtu (6/09) di wilayah Utara Kamerun yang berbatasan dengan Nigeria dimana basis pejuang Boko Haram berada, lansir Aljazeera Senin (8/09).

Namun informasi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya mengingat tidak ada pihak independen yang memverivikasi informasi tersebut.

Menurut pernyataan pemerintah, mujahidin Boko Haram dihantam tentara pemerintah di kota Fotokol di ujung utara Kamerun, berbatasan dengan Nigeria, sekitar pukul 1:00 waktu setempat (1200 GMT) pada hari Sabtu (6/09).

“dalam serangan tersebut juga terdapat korban Tentara Kamerun,” kata pernyataan pemerintah tersebut.

“Angkatan pertahanan pemerintah meluncurkan mortir untuk menghancurkan posisi-posisi pejuang Boko Haram yang berada.”

“Seragan balasan pemerintah tersebut mengakibatkan kematian lebih dari 100 tentara penyerang,” klaim pejabat pemerintah.

Ia menambahkan bahwa para pejuang Boko Haram dipaksa mendur kembali ke wiayah Nigeria yang perbatasan dengan kota Gamboru Ngala. Pejuang Boko Haram telah menempati wilayah tersebut selama lebih dari seminggu yang lalu. Kota Gamboru Ngala berbatasan dengan kota Fotokol, Kamerun, yang hanya dipisahkan oleh sebuah jembatan. (Aljazeera/lasdipo/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.