+ResistNews Blog - Mantan Menteri Urusan Keluarga Prancis, Nadine Morano, mengecam Muslimah yang menutup auratnya di pantai. Ia mengatakan sudah menjadi kewajiban wanita Prancis untuk memakai bikini di pantai. Oleh karena itu ia meminta agar budaya itu dihormati.

Perempuan kafir ini tentu saja tak peduli kalau dalam Islam yang namanya aurat itu bukan konsumsi umum, yang bukan mahramnya, sehingga terlarang untuk diumbar.

The Independent, seperti diberitakan Republika Online, Senin (1/9), mengutip pernyataan Morano yang mengatakan, ia melihat seorang wanita Muslim duduk di kursi pinggir pantai dengan mengenakan jilbab, baju lengan panjang, serta celana panjang. Ia menganggap hal itu tidak sesuai dengan budaya Prancis.

“Ketika Anda memilih datang ke negara sekuler seperti Prancis, Anda punya kewajiban menghormati budaya kami dan kebebasan para wanita. Atau Anda pergi saja,” tulis Morano di akun Facebooknya.

Dia mempublikasikan gambar buram seorang wanita berjilbab duduk di pantai ketika dia berlibur akhir pekan. Ia juga mempublikasikan sebuah foto yang diambil tahun 1950-an dan 1960-an yang menunjukkan simbol seksual Brigitte Bardot mengenakan bikini.

Postingan ini mendapat komentar dari seorang blogger, Fouzia Rakza Bouzaoui. Ia mengatakan, Morano sebaiknya lebih mengkhawatirkan 20.000 kasus kekerasan seksual yang terjadi tiap tahun ketimbang berbicara tentang wanita yang mungkin tidak ia kenal, yang mungkin telah menentukan pilihan hidupnya sendiri. (RoL/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.