+ResistNews Blog - Amerika licik memainkan perannya di Suriah. Tak ingin kehilangan personel, Amerika berencana akan mempersenjatai dan meningkatkan pelatihan oposisi yang mau menjilat Amerika. Gayung pun bersambut, Panglima Komandan kelompok pemberontak moderat Suriah berjanji akan bertempur melawan ISIS di negaranya, seperti yang ditulisnya kepada legislator AS di Washington, Kamis (18/9/2014).

Panglima Angkatan Bersenjata FSA Brigjen Abdel Ilah al-Bashir menyatakan kepada komisi luar negeri DPR AS bahwa ia akan siap mendampingi AS bertempur melawan ancaman “kembar” di Suriah.

“Saya kembali berjanji, FSA akan melanjutkan komitmen menggusur dua teroris: Bashar al-Assad dan Abu Bakar al-Baghdadi dari tanah Suriah,” ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Associated Press, Kamis.

“Para pahlawan FSA telah mengorbankan ribuan jiwa dalam perang menentang ISIS selama beberapa tahun terakhir,” tulis al-Bashir dalam pernyataan yang dibacakan anggota komisi dari Partai Demokrat AS Elliot Engel.

“Kami akan bertempur hingga titik darah penghabisan sampai al-Baghdadi betul-betul menyerah,” ujar Bashir.

Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan kepada komisi luar negeri bahwa sulit menakar jumlah pasukan FSA, namun ia mengatakan mereka adalah “pasukan yang sah”.

“Kini kita punya puluhan ribu orang yang menjadi benteng penentang ISIS,” ujar Kerry.

Dicecar mengenai detail persis mengenai siapa yang akan dipersenjatai AS, Kerry merujuk pada “Konglomerat kelompok bersenjata yang dibentuk untuk membela sejumlah komunitas lokal dari serangan rezim (al-Assad).”

Menurut Kerry, kekuatan masing-masing kelompok tersebut bervariasi antara 4.000 dan dua puluhan ribu pasukan.

Amerika nampaknya akan mencari partner memborbardir posisi mujahidin Suriah. Ada banyak faksi yang berjihad di Suriah. FSA sendiri dalam praktik di lapangan terpecah menjadi beberapa kelompok. Meski ada yang moderat, murni nasionalis, namun tidak sedikit yang membantu mujahidin dalam berbagai front pertempuran.

Akankah jurus Amerika menyumpal FSA dengan dolar mampu meredam geliat jihad Suriah? Wallahu a’lam [lasdipo/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.