+ResistNews Blog - Serangan Israel di Gaza menghancurkan 73 masjid dalam 51 hari, sedangkan 205 lainnya rusak sebagian, kata laporan pemerintah.

Menurut komite yang dibentuk oleh Dewan Ekonomi Pembangunan dan Konstruksi Palestina, kerusakan yang disebabkan oleh agresi Israel pada rumah-rumah ibadah, makam, dan kantor amal bernilai $ 40.400.000.

Hanya dua gereja di Gaza yang juga terkena serangan dan sebagian rusak, sedangkan gerbang 10 makam hancur.

Masjid yang terkena merupakan sepertiga masjid di Gaza, kata komite itu.

Di antara masjid-masjid yang hancur adalah masjid-masjid bersejarah, khususnya Masjid Al-Omari di Jabalya yang ada sejak tahun 649 M.

Masjid ini telah ada selama 1365 tahun dibangun pada masa pemerintahan Amr Ibn Al-’Ash dan dinamai menurut namanya. Masjid ini juga disebut Manarat Al-Zaher.

Masjid Al-Omari ini terdiri dari tiga lantai dan luasnya lebih besar dari 3.000 meter persegi dan bisa menampung lebih dari 2.000 jamaah.

Masjid Al-Omari sebelumnya terkena serangan Israel pada tahun 2008 dan 2009 dan kemudian direnovasi, tapi menjadi benar-benar hancur dalam serangan terbaru ini.

Laporan itu menambahkan bahwa sebagian besar masjid Gaza dibangun berkat sumbangan warga karena negara-negara donor mengecualikan rumah-rumah ibadah dari bantuan rekonstruksi.

Penargetan masjid oleh pesawat-pesawat tempur Israel dalam ofensif terbaru adalah tiga kali lipat lebih tinggi dari tahun 2008 dan 2009, kata laporan itu. (middleeastmonitor.com/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.