+ResistNews Blog - Maraknya isu pembongkaran makam Nabi membuat sejumlah elemen masyarakat meradang. Bahkan ada beberapa elemen masyarakat yang langsung melayangkan cacian dan gugatan ke pihak-pihak yang diduga akan memindah makam Nabi tersebut. Padahal setelah ditelusuri berita tersebut adalah hoax, alias palsu.

Lalu siapa yang sengaja menyebarkan isu murahan tersebut dan membuat umat resah? Situs konsultasisyariah.com membongkar pelaku berita hoax tersebut. Actor di balik semua ini adalah Dr. Irfan al-Alawi. Dan ternyata bukan kali ini saja ia melakukan pembohongan public terkait makam Nabi, innalillah…

Dalam situs konsultasisyariah dijelaskan bahwa di Arab Saudi sendiri, isu pemindahan makam Nabi tersebut tidak ada. Pihak Arab Saudi sendiri, maupun media di sana tidak mengangkat isu tersebut. Bahkan beberapa media saudi menyangkal, adanya isu itu.

Memang benar akan ada rencana perluasan Masjid Nabawi sebagaimana yang terjadi di masjidil haram. Hanya saja ke arah utama dan melengkapi beberapa ruangan bagian atas.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di link berikut:

http://www.alarabiya.net/ar/saudi-today/2014/09/03/نقل-قبر-الرسول-دراسة-باحث-وليس-قرار-حكومي.html

atau

http://www.rumonline.net/index.php?page=article&id=175909

Dalam laman itu, juga disebutkan sumber isu pembongkaran makam tersebut. Ternyata, muaranya kembali pada dua situs berita inggris: dailymail dan independent. Keduanya situs milik orang kafir Inggris.

Setelah ditelusuri oleh seorag ustadz asal Malaysia, ternyata orang yang melakukan isu tersebut adalah Dr. Irfan Al-Alawi.

Beliau (Sang Dai) – semoga Allah menjaganya – berusaha mengikuti isu ini dari tahun 2011 hingga 2014. Jadi selama 4 tahun berturut-turut, mulai September 2011, kemduian October 2012, lalu March 2013, hingga yang terbaru 1 September 2014, si Irfan al-Alawi merilis isu yang sama.

Isu tersebut disiarkan di laman yang sama, menyebarkan kebohongan berita tentang rencana pembongkaran makam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam oleh pemerintah Saudi. Allahul Musta’an. Irfan begitu gigih mendzalimi islam dan kaum muslimin. Dan tentu saja, seolah ada agenda tertentu yang hendak mereka lakukan.

Anda bisa baca urutan berita itu di:

Tahun 2011- http://t.co/c9fjNaSQKV

Tahun 2012- http://t.co/hcaWIbzZE8

Tahun 2013- http://t.co/Joad5uuCws

Tahun 2014- http://t.co/Kywt5DHL20

Bisa dipahami, seperti inilah ahli kebatilan. Tidak segan-segan membuat kedustaan, bekerja sama dengan orang-orang kafir, untuk merusak islam dan kaum muslimin. Semoga Allah melindungi kaum muslimin semua.

Lebih Jauh tentang Dr. Irfan Al-Alawi

Irfan al-Alawi meraih gelar doktor dalam bidang teologi islam dan tasawuf. Dia mengaku dirinya sebagai penasehat Islamic Heritage Research Foundation (Yayasan Peneliti Kebudayaan Islam) dan Pengarah International di Centre for Islamic Pluralism (Pusat Pluralisme Islam).

Selain aktivitas di atas, Irfan adalah dosen di London University dan California University, serta Research Fellow di Leiden Belanda.

Dengan latar belakang seperti itu, bisa dipastikan Irfan sejenis dengan Ulil Abshar Abdallah atau tokoh JIL Indonesia. Anak didik Amerika, corong-corong Yahudi yang menikam islam dari dalam.

Demikianlah kedustaan berita penggusuran makam Nabi yang sebenarnya. Berita hoax yang dibungkus dengan kedustaan untuk memperkeruh kondisi kaum muslimin. (konsultasisyariah/lasdipo/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.