+ResistNews Blog - Presiden Mesir telah menyalahkan pemadaman listrik yang meluas dalam beberapa hari terakhir karena kurangnya investasi selama bertahun-tahun, sambil memberi peringatan atas orang-orang yang berusaha untuk melumpuhkan upaya pemerintahnya untuk membangun negeri dan berusaha untuk mencoba mengambil keuntungan dari krisis ini.

Dalam pidato di televisi pada hari Sabtu, Abdel Fattah el-Sisi mengatakan bahwa pemadaman listrik merupakan “insiden yang paling signifikan selama tiga dekade terakhir”, sambil menambahkan bahwa negara perlu investasi setidaknya sebesar $ 12 milyar selama lima tahun ke depan untuk menghasilkan jumlah yang listrik yang cukup bagi penduduknya.

“Ini adalah pertempuran atas keberadaan kita,” kata Sisi pada pidato yang ditujukan kepada rakyatnya, tiga bulan setelah menjabat kepresidenannya.

“Kita perlu untuk melakukan pengembangan pembangkit listrik yang besar. Kita harus menyadari bahwa krisis tersebut tidak dapat diperbaiki dalam semalam,”tambahnya.

“Kita sebagai rakyat Mesir menghadapi hambatan besar yang dapat diatasi dan tidak ada orang, presiden atau pemerintah, yang dapat mengatasi hal ini secara individu tanpa dukungan anda.” katanya.

Pada hari Kamis, pemadaman listrik besar melumpuhkan sebagian besar Kairo sehingga menyebabkan gangguan besar di ibu kota dimana sekitar 20 juta orang berada pada puncak jam sibuk pagi. Layanan umum benar-benar terhenti pada salah satu dari tiga jalur metro di kota sehingga penduduk sangtat terganggu.

Listrik secara bertahap pulih dalam beberapa jam kemudian saat suhu meningkat hampir 40 derajat celcius di siang hari, dan gangguan listrik juga menyebabkan sebagian ibukota tanpa air, dan memukul telekomunikasi, dan melumpuhkan 2.000 penguat sinyal ponsel. Pemadaman juga telah memaksa pihak berwenang untuk memberlakukan pemadaman listrik secara bergilir.

Pemadaman hari Kamis adalah yang paling luas dalam beberapa tahun, saat investasi dalam beberapa generasi telah gagal untuk mengikuti pertumbuhan jumlah penduduk yang meningkat di tengah kesengsaraan ekonomi sehingga mengganggu negara itu sejak musim semi Arab tahun 2011 [Aljazeera/ +ResistNews Blog ]

Komentar :

Sekali lagi Sisi menyesatkan rakyat Mesir dan meminta mereka untuk bersabar, sementara uang yang dibutuhkan untuk memperbaiki masalah listrik Mesir berada dalam genggamannya. Jika Sisi tulus dia harus merebut kembali uang senilai $ 70 miliar dari Mubarak dan keluarganya, yang mereka jarah selama era Mubarak. Uang yang dicuri itu lebih dari cukup untuk mengatasi seringnya pemadaman listrik dan kurangnya makanan. Uang itu dapat digunakan untuk melunasi pokok utang Mesir dan mengembilkan ekonomi Mesir untuk berswasembada dalam waktu singkat.

Post a Comment

Powered by Blogger.