+ResistNews Blog - Seorang pemimpin kelompok jihad paling aktif di Mesir, Ansar Bait Al-Maqdis dilaporkan telah gugur pada hari Jumat (10/10) oleh militer Mesir di utara Semenanjung Sinai, demikian juru bicara militer mengatakan di Facebook.

Mujahidin yang berbasis di Sinai ini telah menewaskan ratusan tentara Mesir dan polisi selama satu tahun lalu dan memenggal beberapa orang yang diketahui sebagai mata-mata intelijen Israel dalam beberapa pekan terakhir.

Juru bicara itu mengatakan, Shehata Farhan telah terlibat dalam operasi penargetan polisi dan pasukan keamanan dan telah terbunuh dalam serangan di kota Rafah, dekat perbatasan dengan Gaza.

Menurut Mesir, pada pekan lalu pihaknya telah membunuh seorang komandan lapangan Ansar Baitul Maqdis, Mohamed Abu Shatiya, dalam bentrokan senjata di selatan Rafah.

Para pejabat keamanan Mesir mengklaim Ansar memiliki kontak dengan ISIS, yang saat ini menjadi target serangan udara pimpinan AS di Iraq dan Suriah.

ISIS pada bulan lalu mendesak mujahidin Mesir untuk terus maju dengan melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan.

Meskipun sudah melancarkan beberapa operasi militer, militer Mesir terus berjuang untuk menghadapi Ansar dan kelompok jihad lainnya.

Sementara itu, Washington telah menetapkan Ansar Baitul Maqdis sebagai organisasi teroris, tetapi mengatakan secara umum Ansar dianggap kelompok yang fokus dalam aktivitas lokal.

[Worldbulletin/kiblat/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.