+ResistNews Blog - Suara adzan rencananya akan dilarang di Israel. Seorang anggota parlemen Israel mengusulkan untuk melakukan larangan menyuarakan Adzan karena dianggap mengganggu ketenangan umum.

The Telegraph mengabarkan Rabu (29/10/2014), usulan itu diutarakan Robert Ilatov. Anggota parlemen ultra nasionalis Partai Yisrael Beiteinu ini mengungkapkan alasanyang sangat dibuat-buat, bahwa suara Adzan menimbulkan kebisingan yang tak bisa ditoleransi oleh warga yang sedang tidur.

Usulan yang didukung Menlu Israel, Avigdor Leiberman, pemimpin partai Yisrael Beiteinu menyebutkan, larangan itu diberlakukan di seluruh Israel.

Usulan dikritik kelompok Muslim di Israel itu akan dibawa ke komisi kementerian di parlemen dalam beberapa pekan mendatang. Selanjutnya akan dibawa ke kementerian dalam negeri untuk diputuskan apakah usulan itu bisa diterapkan sebagai peraturan dan apakah sebuah masjid diizinkan mengudarakan Adzan selama lima waktu sehari.

Sementara itu, Robert Ilatov menekankan bahwa kebebasan beragama harus ditunjukkan dengan cara damai dan kondisi tenang. “Kebebasan beragama bersifat universal dan bisa diterapkan di setiap negara yang demokratis, termasuk Israel,” kata Ilatov kepada harian Yedioth Ahronoth.

Aneh memang, membunuh hingga ribuan orang dan meluluhlantakkan rumah beserta isinya dianggap “memelihara perdamaian” dan tidak pernah dibahas itu sebagai gangguan sedangkan Adzan dianggap “kebisingan yang tidak toleran.” (sindo/lasdipo/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.