+ResistNews Blog - Louis Farrakhan pemimpin Nation of Islam memperingatkan umat Islam dan pengikutnya soal virus Ebola. Dia menegaskan epidemi itu dibuat oleh Amerika Serikat agar penduduk dunia kulit hitam jumlahnya berkurang.

Situs breitbart melaporkan, Jumat (3/10), dalam sebuah surat resmi Farrakhan menuliskan dan menyinggung sejarah soal rencana Henry Alfred Kissinger juga melenyapkan orang kulit hitam. Kini rencana itu dijalankan dengan penyebaran Ebola dan AIDS.

Farrakhan meyakini pada 1974 para pengikut Kissinger mengatakan depopulasi negara dunia ketiga harus menjadi prioritas kebijakan luar negeri Amerika setelah sebelumnya kontroversial sebab menghalalkan aborsi dengan keseimbangan jumlah penduduk. Praktik ini sempat dijalankan namun dihentikan pada 1980 di bawah pemerintahan mantan Presiden Ronald Reagan.

Dengan dukungan gereja Katolik Reagan berhasil mengakhiri program aborsi di lingkungan internasional. Namun pemikiran dunia berbahaya jika kelebihan penduduk tetap menjadi pemikiran dasar bagi Kissinger. Pemerintah Barat mencoba menemukan solusi akan hal ini.

“Di masa depan akan ada perang antar ras dan Amerika tengah bersiap untuk itu,” ujar Farrakhan. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.