Archive by date

Ustadz Fahmi Salim: Mau Atur Materi Khutbah? Saya Tantang Pemerintah Atur Negara dengan Syariat Islam!

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Selain mengutuk soal aksi brutal aparat kepolisian yang melecehkan masjid dan musholla, Sekretaris Bidang Wakaf dan Hukum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ustadz Fahmi Salim juga menyoroti wacana pengaturan materi khutbah oleh pemerintah.

Ia meminta kepada pemerintah untuk bersikap adil, “Kalau memang khutbah itu ingin diatur, pemerintah kita juga harus adil, harus fair,” kata Ustadz Fahmi Salim kepada Panjimas.com, Kamis (27/11/2014).

Lebih lanjut, Ustadz Fahmi Salim menantang pemerintah jika ingin mengatur materi khutbah para muballigh, pemerintah harus lebih dulu mengatur negara dengan Syariat Islam.

“Saya tantang pemerintah apakah pemerintah mau diatur syariat Islam, kalau pemerintah mau diatur syariat Islam ya boleh saja mengatur materi khutbah. Kalau situasinya begitu (negara diatur syariat Islam, red.) saya yakin para dai dan muballigh akan setuju materi khutbah itu diatur, tema apa saja yang baik untuk memberdayakan umat,” tegas tokoh ujar tokoh muda Muhammadiyah yang juga pengurus Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) tersebut.

Demikian yang dimaksud agar pemerintah bersikap adil, jika pemerintah mengatur negaranya dengan Syariat Islam, otomatis para dai dan muballigh siap menyesuaikan materi khutbahnya untuk mendukung program-program pemerintah.

“Jadi pemerintah jangan hanya menuntut dari para dai, muballigh menyesuaikan tema khutbah untuk mendukung program-program pemerintah, tetapi lebih kepada substansinya pemerintah mau tidak diatur juga dengan syariat Islam,” tandasnya.

Kementerian Agama terus menggodok materi rancangan undang-undang (RUU) Perlindungan Umat Beragama (PUB).

Selain mendorong perlunya penataan izin rumah ibadah itu diatur, termasuk pula materi khotbah yang dilakukan pada ruang publik juga akan diatur. [panjimas/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Turki Tawarkan Perlindungan untuk Muslim Uighur, Pemerintah China Ngamuk

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Turki menawarkan perlindungan bagi 200 Muslim Uighur yang selalu tertindas di Xinjiang. Namun pemerintah Beijing marah dan menolak tawaran itu.

Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, mendesak Turki tidak ikut campur dalam urusan 200 Muslim Uighur yang ditahan polisi Thailand.

“Kami mendesak Turki tidak ikut campur,” ujar Chunying. “Berhati-hatilah dengan perkataan dan tindakan.”

Polisi Thailand menemukan sekelompok warga Tiongkok, Maret lalu. Mereka adalah orang Uighur namun berbicara dalam Bahasa Turki.

Mereka lari dari kampung halamannya akibat diskriminasi pemerintah China terhadap kaum muslimin.

Tiongkok menindas Muslim Uighur dengan berbagai alasan. Beijing melarang Muslim Uighur berpuasa, dan memaksa setiap keluarga menghentikan pendidikan Islam.

Dunia internasional mengikuti semua perkembangan ini, tapi tidak ada yang berusaha membela Muslim Uighur kecuali penawaran dari Pemerintah Turki tersebut.

Kantor berita Anadolu memberitakan Menlu Turki Mevlt avuolu meminta Thailand untuk memindahkan 200 Muslim Uighur menuju Ankara untuk mendapatkan perlindungan yang layak di Turki.

Banyak pengamat meyakini akan semakin makin banyak Muslim Uighur yang meninggalkan Xinjiang. Tujuan mereka adalah negara-negara terdekat di Asia Tenggara yang berpenduduk Muslim.

Saat ini Turki adalah rumah bagi ribuan Muslim Uighur yang melarikan diri dari Xinjiang, sejak Komunis berkuasa di Beijing, China. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Kebebasan Demokratis di Negara Barat Hanya Pepesan Kosong Berbau Busuk!

item-thumbnail


Perang Irak – Suriah telah menyeret dunia untuk berkecimpung langsung di dalamnya, baik yang membantu mujahidin maupun ikut dalam barisan musuh. Tentara bayaran dari Kanada, Amerika Serikat dan Inggris adalah contoh warga asing, selain Jerman dan Swiss yang ke Suriah untuk memerangi mujahidin. Mereka bebas ikut dalam memerangi mujahidin.

Hal ini tidak berlaku bagi warga yang bepergian untuk membantu mujahidin di Suriah, Irak maupun wilayah lain. Alih-alih memberi kebebasan, cap “teoris” akan langsung melayang pada mereka yang ingin bepergian ke luar negeri jika kedapatan membantu mujahidin. Seperti otomatis, media langsung memblow up kasus teroris dengan sedemikian rupa sehingga nampak menakutkan.

Demokrasi yang sering digembar-gemborkan Barat bahwa negara demokratis akan menjamin kebebasan hak warganya untuk memilih adalah nol besar, pepesan kosong berbau busuk.

Seperti kasus Gill Rosenberg, seorang perempuan kelahiran Kanada yang bergabung dengan milisi Kurdi untuk melawan IS. Para warga asing ini tidak menerima sanksi apapun dan tindakan tersebut tidak dianggap ilegal oleh negara.

Tapi coba bayangkan jika warga tersebut kedapatan bergabung dengan pasukan IS atau Jabhah Nushrah atau tanzhim jihad lain. Akan lain ceritanya. Risiko penjara, pelecehan, pendeskreditan nama baik dan pembunuhan akan menghantui mereka sepulang dari medan jihad.

Di Inggris mereka yang kedapatan berjuang di barisan mujahidin dan kembali ke Inggris, akan dikenakan pengkhianatan dan resiko penggerebekan di rumah mereka. Sedang di Jerman, mereka yang kembali maka KTP mereka akan disita dan dilarang bepergian ke luar negeri.

Tidak hanya itu, orang-orang yang terdeteksi pergi ke medan jihad akan dipantau terus oleh polisi, apakah ia kembali ke komunitas mereka atau tidak.

Seperti kasus terbaru di Austria. Polisi Austria menahan 13 orang yang diduga terkait jaringan “teroris” pada Jumat kemarin. Mereka dituduh terlibat jaringan yang memberangkatkan para pemuda untuk berjihad di Suriah.

Hampir 500 polisi menggeledah masjid dan mushala di Wina, Graz dan Linz pada hari Jumat sebagai bagian dari tindakan keras Eropa bagi para jihadis yang telah bergabung dengan pasukan di Suriah dan Irak.

Pihak berwenang mengatakan mereka sedang menyelidiki lebih dari 150 orang Austria yang diyakini telah bergabung dengan militan di Timur Tengah.

Setali tiga uang dengan negara Barat. Negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim, pemerintahannya juga menerapkan aturan keras bagi warganya yang kedapatan ikut berjihad. Alih-alih seperti negara Barat yang memberikan keleluasaan bagi warganya untuk memerangi mujahidin, negara-negara muslim justru mengekor Barat memerangi jihadis yang ingin berjihad ke luar negeri. Innalillah….. (wb/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Pemerintah Tidak Transparan Soal Harga BBM

item-thumbnail


Meski sudah dinaikkan dua ribu rupiah untuk Premium dan Solar, Menkeu Bambang Brojonegoro mengatakan bahwa bensin premium dan solar masih disubsidi. Untuk premium, pemerintah masih memberikan subsidi Rp 1.500 per liter. “Kenaikan Rp 2.000 sisakan subsidi Rp Rp 1.500. Kalau solar lebih mahal dari itu,” kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (Detikfinance, 17/11).

Tentang besarnya subsidi sendiri tidak transparan. Asumsi makro APBN-P 2014 mengatakan subsidi BBM ditetapkan sebesar Rp 246,5 triliun untuk kuota BBM bersubsidi 46 juta kilo liter. Itu artinya subsidi rata-rata per liter BBM secara umum adalah Rp 246,5 triliun dibagi 46 juta kilo liter kuota volume BBM bersubsidi yaitu Rp 5.358 per liter dibulatkan menjadi Rp 5.360 per liter, meski jika dihitung masing-masing bisa saja berbeda. Jika harga eceran yang dijadikan acuan dalam APBN 2014 itu adalah Premium Rp 6.500 per liter, maka artinya harga keekonomian Premium adalah harga subsidi ditamba besarnya subsidi, yaitu Rp 6.500 + Rp 5.360 sama dengan Rp 11.860. Jelas ini tidak masuk akal, sebab bagaimana mungkin Premium RON 88 harganya jauh lebih mahal dari Pertamax RON 92 atau bahkan lebih mahal dari Pertamax Plus RON 95?

Dasar besaran subsidi itu adalah harga keekonomian BBM. Namun banyak pihak bertanya-tanya berapa sebenarnya harga keekonomian riil, yakni berapa sebenarnya biaya pokok produksi premium dan solar? Sayangnya selama ini tidak ada yang memberikan jawaban yang memuaskan. Pemerintah atau Pertamina tidak transparan berapa besaran harga pokok produksi itu. Padahal, harga keekonomian itu dijadikan dasar klaim besarnya subsidi.

Tidak transparannya pemerintah itu bisa diindikasikan dari banyak hal. Misalnya, jika Menkeu mengklaim subsidi premium masih 1.500 per liter, lain lagi dengan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya. Menurutnya, setelah kenaikan harga pemerintah tetap masih memberikan subsidi BBM. Besaran subsidi yang masih diberikan sekitar Rp 700 per liter untuk premium dan Rp 1.700-Rp 1.800 per liter untuk solar (katadata.co.id, 18/11). Menurutnya, denga harga MoPS US$ 95 dan kurs 12.100 maka harga keekonomian Premium 9.200 dan solar 9.700 per liter.

Pertanyaannya, lantas dari pernyataan Menkeu dan Direktur Niaga Pertamina itu, mana yang benar? Ini hanya mengindikasikan tidak adanya transparansi dalam hal harga keekonomian apalagi harga pokok produksi BBM.

Biasanya kenaikan harga BBM terjadi ketika harga minyak dunia naik. Namun sekarang, harga BBM dinaikkan justru ketika harga minyak dunia turun sejak Agustus lalu. Bahkan rata-rata ICP (Indonesia Crude Price) pada Oktober turun menjadi US$ 83,72 per barel. Harga ini turun US$ 11,25 per barel dari bulan sebelumnya sebesar US$ 94,97 per barel. Sementara UU APBN memberi alasan untuk kenaikan harga BBM jika ICP selama tiga bulan diatas US$ 105 dan kurs rupiah melemah drastis.

Turunnya harga minyak dunia yang cukup dalam menjadi US$ 80 per barel, tentu membuat harga keekonomian atau harga tanpa subsidi premium juga turun berada di bawah Rp 10 ribu per liter. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir menghitung dengan harga minyak dunia US$ 80 per barel maka harga keekonomian premium yang dijual di Indonesia seharusnya Rp 8.600 per liter (CNN Indonesia, 17/11). Dengan dinaikkannya harga premium menjadi Rp 8.500 per liter, maka itu sudah mendekati harga keekonomian. Dengan kata lain menurut Ali, Pemerintah sudah hampir menghapus subsidi BBM.

Harga pasar BBM bisa dibandingkan dengan harga BBM di AS. Harga di AS tanpa subsidi, diatas harga pasar internasional dan dikenai pajak rendah. Pada 17 November, seperti dilaporkan olehg situs GlobalPetrolPrice.com harga bensin di AS US$ 0,83 atau Rp 9.960 per liter (kurs 1 US$ = Rp 12.000). Namun harus diketahui di level harga itu untuk BBM dengan kualitas jauh lebih baik dari BBM di Indonesia. Menurut Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) KPBB Ahmad Safrudin (migasreview.com, 12/8), BBM di AS itu berkualitas kategori 4, yaitu untuk kendaraan berstandar Euro 5 berdasarkan World Wide Fuels Charter (WWFC), kualitas BBM yang ditetapkan oleh Asosiasi Industri Mobil dan Industri Minyak sedunia. Sementara, di Indonesia, BBM-nya tidak memenuhi syarat kualitas kategori 1. Menurutnya, Premium di Indonesia kualitasnya tidak masuk kategori 1 standard WWFC sementara Pertamax dan Pertamax Plus serta Pertamax Dex hanya masuk kategori 2.

Harga Bensin dan Diesel di Amerika itu terdiri dari empat komponen penyusun harga. Di Amerika komponen penyusun harga Bensin adalah minyak mentah 64%, refining (pengilangan) 14%, distribusi dan pemasaran 10% dan pajak 13%. Sementara komponen penyusun harga diesel (solar) terdiri dari minyak mentah 58%, pengilangan 12%, distribusi dan pemasaran 17% dan pajak 13 % (http://www.eia.gov/petroleum/gasdiesel/Gasoline and Diesel Fuel Update).

Sementara di Indonesia, komponen penyusun harga BBM baik Bensin, Solar dan Minyak Tanah (Kerosen) tidak ada informasi yang jelas apa saja komponen penyusunnya dan berapa porsi masing-masing komponen itu pada harga akhir BBM.

Formula resmi dirumuskan di dalam Peraturan Presiden No. 71/2005 yang ditegaskan lagi dalam Peraturan Menteri Keuangan No.65/PMK.02/2012. Dalam kedua peraturan ini dirumuskan bahwa besarnya subsidi adalah selisih antara harga jual eceran BBM dikurangi 15% pajak (PPN 10% + PBBKB 5%) dengan harga patokan BBM. Harga patokan BBM ditetapkan sebesar harga MOPS ditambah biaya Alpha. Biaya Alpha untuk tahun 2014 ditetapkan dalam Keputusan Menteri ESDM Republik Indonesia No. 2187 K/ 12/MEM/2014 yang diantaranya mengatur biaya Alpha, yaitu biaya distribusi dan margin untuk Pertamina, bagi masing-masing produk BBM bersubsidi. Biaya Alpha (distribusi dan margin) untuk Bensin Premium dan Biopremium (3,32% x MOPS) + 484/liter; untuk Solar dan Bio Solar (2,49% x MOPS) + 263/liter; dan untuk minyak tanah (2,17% x MOPS) + 521/liter. Sementara kompnen pajak sebesar 15 % terdiri dari PPN 10 % dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%. Sementara harga patokan (yakni harga keekonomian) adalah harga MOPS (Mean of Platts Singapore) ditambah Alpha (biaya distribusi dan margin keuntungan). MOPS sendiri adalah penilaian produk untuk trading minyak di kawasan Asia yang dibuat oleh Platts -anak perusahaan McGraw Hill-. Sementara MOPS sendiri mencerminkan harga produk BBM di bursa Singapura yang termasuk salah satu pusat perdagangan produk BBM terutama di kawasan Asia Pasifik.

MOPS untuk tahun 2014 belum diketahui. Namun di dalam APBN 2014 sudah ditetapkan MOPS yang dijadikan asumsi patokan, yaitu US$ 99,6/barel. Dengan kurs 1 US$ sama dengan Rp 12.000 dan satu barel sama dengan 159 liter maka harga MOPS per liter adalah [(99,6 x 12.000) / 159] sama dengan Rp 7.517 per liter. Sementara biaya Alpha Bensin adalah [(3,32 % x 7.517) + 484] sama dengan Rp 733,56 dibulatkan menjadi Rp 734 per liter. Maka dari situ, harga patokan (harga keekonomian Bensin Premium) menurut formula Perpres No. 71/2005 dan Permenkeu No.65/PMK.02/2012 serta Keputusan Menteri ESDM Republik Indonesia No. 2187 K/ 12/MEM/2014 adalah MOPS ditambah Alpha yaitu Rp 7.517 ditambah Rp 734 sama dengan Rp 8.251 per liter atau dibulatkan menjadi Rp 8.250 per liter.

Harga jual eceran Bensin yang dijadikan acuan di APBN-P 2014 yaitu Rp 6.500, adalah hasil dari harga subsidi ditambah 15% pajak. Jadi harga eceran BBM Premium subsidi setelah Rp 6.500 dikurangi pajak 15% yaitu Rp 5.525 per liter. Dari sini, perhitungan menurut formula Perpes No. 71/2005, Permenkeu No.65/PMK.02/2012 dan Kepmen ESDM No. 2187 K/ 12/MEM/2014, subsidi untuk Bensin Premium adalah harga keekonomian dikurangi harga eceran bersubsidi yaitu Rp 8.250 dikurangi Rp 5.525 sama dengan Rp 2.725 per liter. Jika saat ini harga BBM dinaikkan dua ribu per liter, maka subsidinya tinggal Rp 725 per liter.

Sementara di sisi lain jika menggunakan perhitungan menurut asumsi makro APBN-P 2014 maka didapatkan, subsidi per liter BBM adalah Rp 5.360 per liter. Dengan harga jual Rp 6.500 yang merupakan harga subsidi ditambah pajak 15%, maka harga eceran bersubsidi Bensin Premium seperti telah dihitung diatas adalah Rp 5.525 per liter. Dari sini, harga keekonomian menurut asumsi APBN-P 2014 adalah harga jual bersubsidi itu ditambah subsidi yaitu Rp 5.525 ditambah Rp 5.360 yaitu Rp 10.885 atau dibulatkan menjadi Rp 10.900 per liter. Harga keekonomian Bensin Premium menurut asumsi APBN-P 2014 ini jika dibandingkan dengan hasil perhitungan menurut formula Perpres, Permenkeu dan Kepmen ESDM diatas ada selisih Rp 2.650 per liter. Selisih ini jika dikalikan dengan kuota volume BBM bersubsidi 46 juta kilo liter maka didapat angka Rp 121,9 triliun. Angka ini bisa dianggap sebagai selisih subsidi antara perhitungan menurut asumsi APBN-P 2014 dengan subsidi yang dibutuhkan menurut formula Perpres, Permenkeu dan Kepmen ESDM itu. Itu artinya jika menurut perhitungan formula sesuai Perpres, Permenkeu dan Kepmen ESDM itu maka subsidi yang diperlukan adalah Rp 246,5 triliun dikurangi Rp 121,9 triliun yaitu Rp 124,6 triliun.

Selisih ini bukan angka yang kecil. Angka itu hampir sama dengan penghematan untuk satu tahun hasil dari menaikkan harga BBM rata-rata sebesar Rp 2 ribu per liter yang telah diambil oleh Pemerintahan Jokowi-JK. Selisih angka subsidi yang besar ini sangat mungkin mencerminkan angka subsidi di dalam APBN yang tidak mencerminkan biaya sesungguhnya, atau besarnya subsidi yang tidak berdasarkan biaya pokok produksi yang sesungguhnya.

Hitung-hitungan ini bisa saja keliru. Namun setidaknya bisa memberikan angka perkiraan yang mendekati menurut formula resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Selain itu juga mengindikasikan bahwa hitung-hitungan yang selama ini terus dijejalkan ke publik yang didasarkan pada asumsi APBN sebenarnya tidak bisa dipercayai sepenuhnya. Angka riil yang sesungguhnya bisa saja berbeda lagi. Semua itu yang pasti menunjukkan tidak transparannya Pemerintah dan juga Pertamina sebagai operator PSO penyediaan BBM bersubsidi dalam hal harga keekonomian dan berikutnya tentang besarnya subsidi.

Dari deskripsi itu tampak jelas pemerintah tidak transparan dan tidak fair dalam hal harga pokok produksi dan harga keekonomian BBM. Maka apa saja yang berkaitan dengan harga keekonomian dan harga pokok produksi itu termasuk besaran subsidi di dalamnya juga ada unsur tidak transparan dan tidak fair. Disinilah kebijakan menaikkan harga BBM juga bisa dinilai sebagai kebijakan yang berangkat dari awal yang tidak transparan dan tidak fair. [Yahya Abdurrahman]
loading...
Read more »

Kwik Kian Gie: Naikan BBM, Pemerintah Untung Besar

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Mantan Menteri Koordinator Ekonomi Kwik Kian Gie menilai pemerintah sengaja mengkambinghitamkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai penyebab twin defisit neraca Indonesia. Pasalnya, dibalik penaikkan BBM pemerintah ikut mengambil keuntungan.

“Pemerintah dikatakan merugi ketika harusnombok. Kenyataannya dengan menjual Rp 8.500 per liter, pemerintah masih untung besar,” ujar Kwik kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/11).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan secara logis dan ekonomis perhitungan harga minyak mentah dunia hingga sampai ketangan konsumen di Indonesia. Menurutnya, harga minyak mentah dunia lebih bisa dijadikan patokan daripada MOPS atau harga produk jadi BBM di Singapura.

“Harga minyak mentah dunia setiap menit itu berubah, tapi di Asia masih ada yang menggunakan MOPS di Singapura,” ujar Kwik.

Berdasarkan hasil rata-rata harga minyak mentah dunia USD80 bbl. Jika di kurs kan ke rupiah, 1 barel setara dengan 159 liter maka per liternya di harga Rp6.086 dengan kurs Rp12.100.

Biaya untuk mengangkat minyak dari perut bumi (lifting) ditambah biaya pengilangan (refinering) ditambah lagi dengan biaya transportasi rata-rata ke semua pompa bensin adalah USD24,1 per barel (laman ESDM) atau jika dalam rupiah 24,1:159 x 12.100= Rp1.834 per liter. “Jadi Pemerintah kalau impor dari minyak mentah dunia untung Rp580,” ujarnya.

Namun jika berpijak pada harga MOPS di Singapura, harga rata-rata FOB Singapura USD88,80 bbl, Ongkos Angkut USD1,00 bbl, Harga CNF Jakarta USD89,80 bbl atau setara Rp6.833,84 per liter.

Selain itu ada biaya distribusi sebesar Rp 600 per liter sehingga biaya hingga ke SPBU Rp7.433,84 per liter. Pemerintah juga mengenakan Pajak PPN, PBBKB (15%) sebesar Rp 1.115,08 per liter sedangkan pemerintah menjual BBM di SPBU Rp8.548,91 per liter.

Dari perhitungan tersebut, harga BBM jenis Premium tidak disubsidi lagi, bahkan pemerintah mendapatkan keuntungan sebesar Rp1.115,08 dari pajak PPN dan PBBKB yang dibayar oleh rakyat. (republika.co.id/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Kapolresta Pekanbaru Akan Tindak Tegas Oknum Polisi yang Brutal

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Aksi brutal oknum polisi yang terjadi di dalam Mushalla RRI beberapa hari lalu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Hariyanto Watratan S.Sos menegaskan akan menindak oknum polisi yang bertindak brutal tersebut kepada mahasiswa.

"Pelaku oknum polisi akan ditindak dan diproses pidana," tegas Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Hariyanto Watratan S Sos kepada riaueditor.com melalui pesan selularnya, Rabu malam (26/11) saat ribuan mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Kampus UIN Panam, Pekanbaru.

Ditanya mengenai tidak adanya anggota kepolisian di lokasi unjuk rasa malam tadi yang mengakibatkan ruas jalan dua sisi Pekanbaru-Bangkinang lumpuh sepanjang 3 Kilometer termasuk dari Satlantas, Kapolresta Pekanbaru mengatakan bahwa jika diturunkan anggotanya ke lokasi maka akan terjadi bentrokan kembali.

"Saya mencoba untuk tidak terjadi benturan antara pihak kepolisian dan mahasiswa. Akan lebih banyak dampak negatif bila anggota ada di lokasi," kata Kapolresta Pekanbaru.

Dijelaskan Kapolresta, seorang pimpinan itu harus bijak melihat situasi dan kondisi yang terjadi.

"Pimpinan harus bijak melihat sikon yang berkembang. Saya tidak mau anggota jadi korban. Mereka manusia biasa. Sama seperti wartawan, koresponden dan mahasiswa. Tatkala mereka sudah capek, lapar dan kemudian bertindak kontra produktif akibatnya mereka juga dipersalahkan. Tidak ada pembelaan sama sekali. Yang ada hanya dihujat, dimaki, dihina, kasihan anak istri mereka menunggu dirumah," jelas Kapolresta.

Ditambahkan Kapolresta, Polisi memang tempat untuk dipersalahkan. "Kami belum bisa memberikan kesejahteraan kepada mereka, kami hanya menguras tenaga mereka setiap hari 1x24 jam. Kami terus memarahi, memaki mereka tatkala mereka berbuat salah walau salah itu hanya kesalahan kecil semata," tambah Kombes Pol Robert Haryanto Watratan.(oketimes/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Kapolresta Pekanbaru Minta Maaf Anak Buahnya Injak Mushola

item-thumbnail


+ResistNews Blog - KAPOLRESTA Pekanbaru Kombes Pol Robert Harianto Watratan mengakui kesalahan anggotanya yang telah memukul sejumlah mahasiswa muslim saat membubarkan aksi demo, beberapa waktu yang lalu. Pihaknya mendatangi dan menyampaikan permohonan maaf kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pekanbaru.

“Kita telah mendatangi kantor MUI Provinsi Riau untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas kejadian yang terjadi di dalam Mushala RRI itu,” Kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto, Kamis (27/11/14) kepada wartawan.

Sementara itu Prof Dr H Muhdini, MA melalui humas MUI Provinsi Riau Abdurahman, kepada wartawan melalui telepon selulernya membenarkan kedatangan pihak Kepolisian untuk mengklarifikasi dan memintan maaf terkait kejadian tersebut. “Kita sudah memaafkan polisi. Dan kita berharap oknum polisi yang memukul ditindak dengan tegas,” katanya seperti dikutipgoriau.com.

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, penyerangan mahasiswa oleh polisi ini terjadi pada Selasa sore (25/11/14). Mahasiswa yang melakukan aksi demo di RRI dibubarkan paksa oleh petugas karena dinilai tidak memiliki izin atau pemberitahuan kepada pihak Kepolisian.

Ketakutan akan dipukul polisi, sebagian mahasiswa berlindung di dalam mushalla di samping kantor RRI.

Ternyata pihak polisi tetap melakukan pengejaran terhadap mahasiswa yang bersembunyi dan masuk ke dalam mushala tanpa menanggalkan sepatunya dan menginjak-nginjak sajadah dan lantai tempat beribadah umat muslim.

Selain puluhan mahasiswa terluka, tindakan brutal polisi yang menerobos masuk ke dalam tempat suci tersebut lengkap dengan sepatu, juga telah menyebabkan lemari kecil tempat penyimpanan sajadah dan Al-Quran rusak.[Islampos/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Partai Sayap Kanan Belanda Desak Penutupan Semua Masjid

item-thumbnail


+ResistNews Blog - PARTAI sayap kanan Belanda, Partai untuk Kebebasan (PVV), yang dipimpin tokoh anti Islam serta anti imigrasi Geert Wilders, menuntut agar semua masjid yang ada di Belanda ditutup.

Selama pertemuan dengan perwakilan kongres, wakil dari PVV Machiel de Graaf, mengatakan bahwa Belanda harus bebas dari masjid secara keseluruhan dan mereka ingin membersihkan Belanda dari semua jejak Islam.

Mengatakan bahwa umat Islam menolak untuk berubah, mengasimilasi atau mengintegrasikan diri, De Graaf mendesak bahwa mereka “Tidak ingin Islam di Belanda”. Menurut De Graaf Belanda saat ini berada dalam bahaya dan bisa kehilangan identitas serta budaya karena tingkat kelahiran Muslim yang tinggi.

“Kesatuan, identitas dan budaya Belanda sedang dirusak oleh kaum imigrasi dan melalui rahim para wanita Muslim,” De Graaf mengatakan.

Dikenal dengan sikap politik yang anti-imigrasi dan anti-Muslim, PVV di masa lalu telah menuntut agar tidak ada masjid yang dibangun di Belanda, tapi sekarang mereka menginginkan semua masjid yang ada di Belanda segera ditutup.[islampos/worldbulletin/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Kerjasama Indnesia-Myanmar, Bukti Jokowi Rezim Antek..?

item-thumbnail


Alih-alih menunjukan ketegasannya pada pemerintah Myanmar yang hingga kini terus mengusir dan membantai muslim Rohingya, Presiden Jokowi malah bergandengtangan dengan U Thein Sein, Presiden Republik Uni Myanmar itu. Sebelum menghadiri pembukaan KTT ke-25 ASEAN di Naypyitaw, Rabu, (12/11 Presiden RI Jokowi menyempatkan untuk melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden U Thein Sein, mantan Jendral Junta yang hingga kini tetap berisikeras bahwa Muslim Rohingya harus diusir dari Myanmar . Di sela-sela, kunjunganya itu, Jokowi menegaskan, Indonesia akan tetap menjadi sahabat Myanmar dalam mendorong kemajuan ASEAN dan kemitraan kedua negara.

Lebih Jokowi berharap hubungan kerja sama kedua negara bisa diperluas. Di antaranya di bidang perhubungan, yaitu penerbangan langsung dari Indonesia ke Myanmar, serta peningktan kerja sama di bidang perbankan. “Ini untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Myanmar,” kata Presiden Joko Widodo.

Menanggapi pernyataan Jokowi, Presiden U Thein Sein menyatakan, kedua negara perlu mengimplementasikan rencana kerja sama ini. Termasuk bagaimana meningkatkan investasi di masing-masing negara.

“Saya yakin peluang bisnis dan investasi akan memajukan kedua negara. Saya berharap Anda dapat mendorong pebisnis Indonesia untuk berinvestasi dan berbisnis di Myanmar,” ujar Thein Sein. (Republika online, edisi Thursday, 13 November).

Persekongkolan diamkan pembantaian muslim Rohingya

Hampir sebulan sudah jokowi menjabat sebagai presiden Republik Indonesia. Tentu itu waktu yang cukuo bagi rezim Jokowi untuk sekedar menunjukan keberpihakannya terhadap muslim dunia, termasuk muslim Rohingya yang menghadapi tindakan keji mayoritas Budha. Mengingat, Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim, maka sudah sewajarnya memiliki presiden yang memiliki sikap yang tegas terhadap urusan yang menyangkut urusan umat Islam. Tetapi kenyataanya hal itu tidak pernah ia lakukan, yang terjadi malah pengkhianatan yang memalukan.

Jokowi tak sedikitpun menunjukan kepeduliaannya terhadap muslim Rohingya, yang sejak diberlakukannya UU kewarganegaraan 1982 di Burma, mereka tidak lagi dicantumkan sebagai salah satu etnis yang diakui di Myanmar. Akibatnya, masyarakat Rohingya yang sudah berabad-abad mendiami tanah Rakhine pun praktis menjadi penduduk tanpa status kewarganegaraan bahkan dicap sebagai imigran Bangali (Bangladesh) ilegal.

Semakin diperlusnya kerjasama Indonesia-Myanmar mengokohkan sikap pemerintah RI selama ini, bahwa persolan Muslim Rohingya hanyalah problem dalam negri Myanmar yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan Indonesia. Sebelumnya, JK menyebut konflik Rohingnya di Myanmar sama seperti konflik Ambon dan Pos, dalam arti murni konflik antar ras. Padahal pembantaian etnis Muslim Rohingnya berbeda dengan konflik Ambon dan Poso. Sebab, Yang terjadi di Poso itu konflik horizontal, bukan penjajahan. Di mana di Poso tidak ada peran pemerintah untuk membela satu pihak. Sementara itu, Tindakan pemerintah Myanmar atas etnis Rohingnya adalah penjajahan. Dengan kata lain, negeri Islam Arakan yang sudah berkuasa tiga abad, kini sedang dijajah kerajaan Burma.

Klaim, bahwa muslim Rohingnya bukan penduduk asli arakan, tentu sangat tidak berdasar. Kaum Muslimin memerintah propinsi Arakan lebih dari tiga setengah abad antara tahun 1430 hingga tahun 1784 M. Para sejarawan menyebutkan bahwa Islam masuk ke negeri itu tahun 877 M pada masa Khalifah Harun ar-Rasyid.

Bahkan, Komunitas Rohingya dulunya ternyata pernah diakui sebagai salah satu ras asli di Myanmar. Hal itu seperti tercantum dalam Bab 3 (1) UU Kewarganegaraan Burma 1948, yakni sejak Inggris memberi Burma kemerdekaan formalistiknya. Selain itu, dalam pidatonya, Perdana Menteri U Nu yang dibuat pada 25 September 1954, menyebut ras Rohingya yang berada di Buthi Daung, wilayah Maung Daw, sebagai orang-orang Muslim.

Fakta lain, sejak 15 Mei 1961, sebuah program berbahasa Rohingya disiarkan sebanyak tiga kali per pekan di Myanmar. Kebijakan tersebut sebagai bagian dari Program Kebangsaan yang digulirkan pemerintah pada masa itu. Fakta tersebut terungkap dalam buku Myanma Radio (halaman 71) yang diterbitkan oleh Departemen Informasi dan Penyiaran Burma.

Ini hanya secui fakta yang menunjukan bahwa komunitas Rohingya merupakan salah satu kelompok etnis yang diakui oleh Pemerintah Burma berturut-turut sebelumnya.

Dengan demikian, bila rezim Myanmar menggap bahwa muslim Rohingya bukanlah penduduk asli Arakan, sehingga mereka dengan begitu saja diusir dan dibantai, jelas merukan sebuah penjajahan nyata dan kejahatan kemanusian yang luar biasa melebihi apa yang dihadapi muslim Rohingya sebelum penghilangan kewargan-negaraan mereka.

Sejalan dengan standar ganda AS

Sikap presiden Jokowi begitu lunak dengan Myanmar, tentu tidak bisa dipisahkan dengan standar ganda yang dimainkan AS terhadap Myanmar. Sebab, politik Indonesia hingga kini, tak bisa lepas dengan cara pandang AS dalam melihat apakah sebuah negara atau kelompok itu dianggap berbahaya ataukah tidak, dianggap pelanggar HAM atau bukan. Rezim Mubarok di Mesir tak pernah disebut pelanggar HAM oleh AS selama puluhan tahun. Basar Asad yang membantai lebih dari 200.000 penduduk Suriah juga tidak pernah pernah disebut pemerintah diktator atau pelangar HAM oleh AS. Terkait Rezim Myanmar, Mentri luar negri AS, Hillary Clinton, saat berkujung ke Myanmar July 2012, menyatakan menyambut gembira atas reformasi politik yang telah dilakukan Theisn Sein, di saat pembatai etnis budha atas minoritas muslim Rohingya. Bahkan Pada Nomber 2012, Barak Obama menjajikan bantuan sebersar 170 juta dolar untuk AS ke Myanmar selama dua tahun kedepan. Sebagai realisasi janji Obama tersebut , maka pada Kamis (27/6/2013) AS-Myanmar mencapai kesepakatan perjanjian bilateral baru untuk kerja sama ekonomi, yang ditandatangani oleh Wakil Menteri Perencanaan Nasional dan Pembangunan Ekonomi Myanmar U Set Aung dan Duta Besar AS Derek Mitchell. Mitchell menyatakan bahwa Perjanjian tersebut merupakan komitmen kedua negara untuk terus mendukung reformasi demokrasi Myanmar yang dikatakan berlangsung stabil, (Republika Online, 28/6/2013).

Kerjasama Indonesia-Myanmar, juga dapat dibaca sebagai cara Amerika untuk menggunakan Agen-agennya, dalam mendukung dan membantu negara-negara yang sejalan dengan kepentingan AS. Sebagaimana hal yang sama juga dilakukan AS dalam menghadapi kelompok-kelompok yang bertentangan dengan kepentinganya. Empat puluh negara yang dihimpun AS dalam pakta obama yang dibentuk september lalu, untuk membinasakan kawasan dengan dalih memerangi tanzhim ISIS dan terorisme sebagaimana yang ia katakan. Pakta imperialistik ini tak lain adalah cara (uslub) terbaru AS untuk menghadang kekuatan yang akan membahayakannya di masa yang akan datang, yang tak lain adalah kekuatan Islam.

Inilah dua sisi kebijakan yang tengah dilakukan AS saat ini, yakni menggunakan agen-agennya untuk mendukung, menyokong dan membantu siapa saja yang sejalan dengan kepentingan AS, meski ia bertindak brutal terhadap penduduknya sendiri, seperti yang dilakuakn pemerintah Myanmar, dan menggunakan kaki tangan-kaki tangannya untuk menghadang siapa saja yang membahayakan kepentinganya, sebagaimana yang menjadi target AS dalam Pakta obama.

Umat saat ini, tentu sangat mengharapkan adanya orang-orang yang cerdas yang mengingkari para penguasa itu atas pengkhianatan mereka kepada Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukmini. Umat kini membutuhkan adanya orang- orang cerdas yang memiliki kekuatan sekaligus ghirah terhadap agama dan kehormatannya, yang berani menghancurkan pararuwaibidhah itu, mengembalikan sirah kaum Anshar lalu menolong dalam menegakkan pemerintahan Islam, Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah.[Wallahu a’lam bi ash-showab].

[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pasukan Bulgaria Serbu Setiap Rumah Kaum Muslim, Masjid dan Menahan Imamnya

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Pasukan keamanan Bulgaria menyerbu sebuah masjid dan lebih dari 40 rumah di Bulgaria selatan, pada hari Selasa (25/11), serta menyita buku-buku dan komputer, dalam sebuah operasi khusus yang dirancang untuk menyingkap kegiatan kelompok Islam.

Jaringan TV swasta terkemuka “PTV” merilis video penangkapan polisi bersenjata terhadap Imam Ahmad Musa di sebuah masjid, di kota Pazardzik. Sementara media lokal mengatakan bahwa “beberapa orang lainnya sudah ditangkap.”

Sedangkan Badan Keamanan Nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi ini dilakukan dalam konteks gerak cepat mendahului pengadilan atas kejahatan yang berkaitan dengan doktrin anti-demokrasi dan provokasi untuk melakukan kekerasan.” Badan menambahkan bahwa “sejauh ini sekitar 40 rumah telah digeledah, dan telah disita beberapa alat bukti.”

Badan Keamanan Nasional dan Kejaksaan menolak untuk memberikan informasi lebih jauh, atau menunjukkan jumlah orang yang telah ditangkap dalam penggerebekan di kota-kota, seperti Pazardzik, Plovdiv, Smolyan, Haskovo dan Asenovgrad.

Pada bulat Maret lalu, Ahmad Musa telah divonis satu tahun penjara dengan tuduhan “menyebarkan ide-ide ekstremisme” dalam kasus yang dinilai sebagai ujian terkait hubungan antara minoritas Muslim dan mayoritas Kristen Ortodoks. Kemudian Musa dibebaskan sambil menunggu pemeriksaan terkait tuduhan yang didakwakan kepadanya.

Perlu dicatat bahwa Musa adalah penganut Kristen sebelum ia masuk Islam, pada tahun 2000, pada saat ia bekerja di Wina. Dan pada tahun 2003, Musa juga pernah dihukum karena tuduhan yang sama (islammemo.cc/ +ResistNews Blog ).
loading...
Read more »

Sowan ke Moskow, Rezim Assad Diguyur Uang dan Senjata Canggih

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Ada dua hal penting yang dibicarakan Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moallem saat berkunjung ke Moskow, Rabu (26/11/2014).

Menurut Deutsche Welle, pertama adalah pembelian senjata peluru kendali anti kapal terbang S-300 bikinan Rusia dan permintaan utang sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp12 triliun yang digunakan untuk menstabilkan mata uang Suriah. “Kami ingin peralatan perang yang berkualitas,” tutur Walid dalam wawancaranya dengan harian Lebanon.

Meski tak dirinci, namun pembelian senjata anti-kapal terbang itu telah disepakati pada 2010 silam. Jauh sebelum perang saudara berkecamuk.

Selain itu, Suriah akan menerima peralatan perang lain dari Rusia, di antaranya peluncur roket multi ganda dan truk pembawa sistem radar canggih. Menurut berita lokal, sejumlah truk sistem radar telah tiba di Suriah.

“Kami harus mempersiapkan diri,” kata Walid. “Kami juga tak tahu apa rencana Barrack Obama,” ujarnya menambahkan. Walid memang menyindir pemimpin AS yang kerap kali mengancam hendak melakukan serangan militer, menggulingkan Bashar Al-Assad dari tampuk pemerintahan Suriah.

Sedangkan pinjaman utang senilai US$1 miliar atau sekitar 800 juta Euro itu, tampaknya belum bisa dipenuhi seluruhnya oleh Rusia. Sebab, Mei lalu, Moskow telah menyuntik dana sebesar 46 juta Euro dari total sebesar 240 juta Euro.

“Moskow tengah memilah-milah sumber keuangannya sendiri,” tutur Dmitri Tenin dari Pusat Carnegie Moskow. Beruang Merah itu mengalami krisis ekonomi karena membiayai aksi agresi militernya ke Crimea, juga ke Abkhazia dan merosotnya harga minyak dunia.

Bagaimanapun, Russia masih berpikir panjang, karena khawatir peralatan militernya itu bakal jatuh ke tangan IS. “Konsekuensinya sangat tinggi,” kata Dmitri Tenin. Lain halnya bila AS memutuskan untuk menyerang Damascus.

Karena itu, masih ada peluang krisis Suriah diselesaikan di meja perundingan. Moskow dikabarkan juga memberi kesempatan kelompok oposisi dan pejabat Suriah melakukan negosiasi di Moskow. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Terapkan Standar Ganda, 5 Muslim Thailand Dijatuhi Hukuman Mati

item-thumbnail


+ResistNews Blog -  Sebuah pengadilan Thailand menjatuhi hukuman mati terhadap lima muslim dalam kasus kerusuhan yang mengakibatkan empat tentara Thailand tewas. Keputusan timpang tersebut mendorong Human Rights Watch (HRW) menuduh pemerintah menerapkan “standar ganda” di wilayah selatan yang bergolak.

Negara Thailand didominasi oleh umat Buddha, namun khusus di wilayah Selatan terutama di tiga provinsi; Patani , Yala dan Narathiwat, mayoritas beragama Islam. Umat Islam yang minoritas kerap menjadi sasaran kebrutalan aparat pemerintah.

Pergolakan di wilayah Patani, Narathiwat dan Yala di Thailand Selatan sering diwarnai dengan aktivitas kekerasan. Kejadian seperti pengeboman, penembakan, pembakaran sekolah, penculikan, sabotase dan lain-lain, bisa dikatakan terjadi hampir setiap hari. Menurut Nik Abdul Ghani, peneliti di Prince of Songkhla University menyatakan keadaan ini sudah menjadi hal biasa dalam kehidupan penduduk di tiga wilayah, dia sendiri tidak heran tentang hal ini, tetapi akan aneh kalau tidak ada kematian dalam satu hari.

Pengadilan Pattani yang menjatuhi hukuman mati muslim karena membunuh empat tentara hanyalah lelucon yang tidak bisa diterima akal sehat.

Sunai Phasuk, seorang peneliti senior di Thailand pada Human Rights Watch mengungkapkan sindiran menarik tentang standar ganda yang diterapkan pemerintah Thailand kepada umat Islam.

“Sepuluh tahun berlalu dan selama itu pemerintah bertindak brutal serta kerap melanggar HAM, namun belum ada penuntutan atas tindakan keji tersebut,” kata Sunai.

“Kekerasan tidak datang dari warga muslim semata-mata. Aparat keamanan memiliki andil besar mengapa kejadian itu bisa terjadi,” lanjutnya. (wb/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Erdogan: Barat Sama Sekali tak Bisa Selesaikan Masalah Dunia Muslim

item-thumbnail


+ResistNews Blog -  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali menyindir Barat soal dunia Islam. Ia mengatakan negara-negara Barat tidak dapat menyelesaikan masalah Timur Tengah, karena orang-orang Eropa dan AS tidak menyukai Muslim.

“Hanya kita yang bisa menyelesaikan masalah kita,” ujar Erdogan saat berpidato di depan Komite Tetap untuk Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan Organisasi Kerjasama Islam (COMCEC) di Istanbul.

“Orang asing hanya menyukai minyak, emas, berlian, dan tenaga kerja murah dunia Islam,” lanjutnya. “Mereka menciptakan konflik, perkelahian, dan pertengkaran sesama negara Timur Tengah. Percayalah, mereka tidak seperti kita.”

Menurut Erdogan, satu-satunya mengatasi krisis di dunia Islam adalah persatuan, solidaritas, dan aliansi. Negara-negara Timur Tengah, masih menurut Erdogan, sangat bisa menyelesaikan masalah selama bisa bersatu.

“Jika kita bertindak bersama-sama, kita bisa mengakhiri kesepian Palestina yang berlangsung setengah abad,” demikian Erdogan. “Kita bisa mengakhiri pertumparan daran di Irak, dan pembunuhan anak-anak Suriah,” lanjutnya. (ini/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

LUIS: Kapolri Harus Minta Maaf & Memberi Sanksi Pada Pelaku Pelecehan Terhadap Musholla

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) meminta dan mendesak Kapolri Jenderal Polisi Sutarman untuk segera mengusut tuntas tindakan reperesif dan arogan aparat kepolisian Riau yang melecehkan dan menginjak-injak musholla yang merupakan tempat suci dan tempat ibadah umat Islam.

LUIS juga mendesak Kapolri untuk menangkap dan menghukum petugas polisi dilapangan melakukan tindakan biadab tersebut. Selain itu, LUIS juga mendesak Kapolri memberi sanksi tegas kepada atasan petugas kepolisian saat itu yang terbukti memberikan intruksi aksi biadab yang menyakiti perasaan umat Islam itu.

“Kapolri harus minta maaf dan memberi sanksi kepada pelaku (yang melecehkan dan menginjak-injak musholla –red) dan atasannya,” tegas Humas LUIS, Endro Sudarsono kepada Panjimas.com pada Kamis (27/11/2014).

Seperti diberitakan Panjimas.com sebelumnya, polisi melakukan aksi biadab saat membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan BBM. Pasalnya aparat kepolisian dengan tanpa melepas alas kaki mengejar dan memukuli mahasiswa hingga ke dalam musholla.

Aksi tersebut terjadi saat kepolisian membubarkan paksa demonstrasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa di Pekanbaru, Riau, Selasa (25/11/2014) sore di depan Kantor RRI untuk menolak kenaikan harag BBM dan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pekanbaru.

“Kami punya izin untuk demonstrasi ini. Tapi, ketika mau pulang kami diprovokasi dan kawan-kawan saya kemudian dikejar sampai masuk musholla,” kata Suheri seperti diberitakan Pekanbaru Pos, Selasa (25/11/2014). Akibat dari tindakan brutal ini, sekitar 25 mahasiswa mengalami luka berat, ringan dan satu orang kritis karena tindakan refresif aparat kepolisian tersebut. [panjimas/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

FUI: Polisi yang Injak-Injak Musholla Sebagai Tempat Ibadah Umat Islam Seperti PKI

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Aksi biadab aparat kepolisian yang menginjak-injak musholla yang merupakan tempat ibadah umat Islam terus menuai kritik dan kecaman dari tokoh dan elemen umat Islam. Forum Umat Islam (FUI) menegaskan bahwa perbuatan keji seperti itu hanya biasa dilakukan oleh PKI.

Selain itu, FUI juga mendesak pihak-pihak terkait untuk berani menindak tegas para polisi yang terlibat pelecehan tempat suci umat Islam itu, dan harus sesegera mungkin para polisi tersebut untuk ditangkap dan diperiksa secara tuntas dan terbuka.

“Polisi seperti itu harus ditangkap, diperiksa, apa latar belakangnya kok sampai perbuatannya benar-benar seperti PKI. Apa dia ini PKI? Dan bagaimana rekrutmen Polri kok sampai ada polisi seperti itu,” tegas Sekjen FUI, KH Muhammad Al Khaththath kepada Panjimas.com pada Kamis (27/11/2014).

Seperti diberitakan Panjimas.com sebelumnya, polisi melakukan aksi biadab saat membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan BBM. Pasalnya aparat kepolisian dengan tanpa melepas alas kaki mengejar dan memukuli mahasiswa hingga ke dalam musholla.

Aksi tersebut terjadi saat kepolisian membubarkan paksa demonstrasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa di Pekanbaru, Riau, Selasa (25/11/2014) sore di depan Kantor RRI untuk menolak kenaikan harag BBM dan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pekanbaru.

“Kami punya izin untuk demonstrasi ini. Tapi, ketika mau pulang kami diprovokasi dan kawan-kawan saya kemudian dikejar sampai masuk musholla,” kata Suheri seperti diberitakan Pekanbaru Pos, Selasa (25/11/2014). Akibat dari tindakan brutal ini, sekitar 25 mahasiswa mengalami luka berat, ringan dan satu orang kritis karena tindakan refresif aparat kepolisian tersebut. [panjimas/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Akibat Penutupan Pintu Perbatasan Rafah oleh Mesir, Ribuan Warga Gaza Terlantar

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Keputusan Mesir untuk menutup perbatasannya dengan Jalur Gaza telah menyebabkan ribuan warga Palestina di sisi perbatasan Mesir terlantar, sementara sekitar seribu orang di Gaza merasa putus asa untuk keluar agar bisa mendapatkan perawatan medis di Mesir. Demikian kata para pejabat di Gaza.

Mesir telah menutup Rafah. Rafah adalah satu-satunya titik persimpangan antara Mesir dan wilayah Palestina. Rafah ditutup pada tanggal 25 Oktober setelah serangan oleh kelompok-kelompok militan Islam yang menewaskan 33 tentara Mesir. Serangan ini mendorong Kairo untuk mengumumkan keadaan darurat di wilayah itu.

Serangan itu juga membuat buffer zone dengan Gaza maju 1 km. Ini dilakukan antara lain untuk menekan penyelundupan senjata dan barang-barang lain di seluruh perbatasan itu. Bisnis ini membantu keuangan Hamas, kelompok Islam yang mendominasi wilayah itu.

Salah satu konsekuensi yang tidak diinginkan dari tindakan keras dalam hal keamanan ini adalah bahwa sekitar 6.000 warga Palestina kini terjebak di Mesir atau negara-negara ketiga. Mereka menunggu untuk kembali ke Gaza.
1.000 orang lain yang menderita masalah medis termasuk gagal ginjal, kanker dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan darah berusaha mendapatkan pengobatan atau diagnosis lebih lanjut di Mesir. Hal itu dikatakan oleh Ashraf al-Qidra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Gaza.

“Jika penutupan ini terus dilakukan, kondisi kesehatan mereka akan memburuk dan kita mungkin mulai menyaksikan sebagian dari mereka akan mati,” katanya.

Israel sering mengambil kesempatan pada kasus-kasus mendesak di Gaza. Namun, Qidra mengatakan orang-orang semakin enggan untuk pergi ke Israel. Mereka takut akan diinterogasi atau diminta menjadi informan bagi pemerintah Israel tentang berbagai peristiwa di Gaza.

Mesir sangat ingin mendapatkan kembali kendali penuh di Sinai. Di Sinai Ansar Bayt al-Maqdis, sebuah kelompok militan yang bersekutu dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), mendapatkan pengaruhnya. Mesir juga ingin menekan Hamas yang telah lama memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin yang digulingkan dari kekuasaan pada bulan Juli 2013.

Kairo telah menghancurkan sejumlah terowongan dari Gaza ke Mesir, sebagian sepanjang hingga satu kilometer, yang digunakan untuk membawa segala sesuatu dari mulai senjata, peralatan medis, bahan bangunan hingga barang-barang konsumsi. Semua perdagangan itu dikenakan pajak oleh Hamas, sehingga memberikan mereka penghasilan tetap.

Para analis mengatakan, Mesir mungkin menyakiti Hamas dalam jangka pendek, tetapi itu tidak akan menyelesaikan masalah di Sinai.

“Operasi keamanan di Sinai dapat mempersulit banyak hal bagi Hamas dan faksi-faksi lainnya di Gaza yang membawa senjata untuk melawan Israel,” kata Hamza Abu Shanab, seorang pakar mengenai kelompok-kelompok Islam.

“Hal ini dapat mempersulit, tapi tidak akan menghentikannya,” katanya.

“Tindakan keras militer memicu kebencian di antara penduduk Sinai. Sayangnya, dampaknya juga dirasakan di Gaza, dimana rakyatnya membayar harga bagi perjuangan di dalam negerinya.”

Eyad al-Bozom, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Gaza yang dijalankan oleh para pejabat yang setia kepada Hamas, mengatakan, “Insiden dalam negeri di Mesir merupakan urusan dalam negeri Mesir yang tidak ada hubungannya dengan Gaza. Sangat tidak logis untuk membuat rakyat kami membayar harga atas insiden itu atau menjadi korban dari tindakan keamanan Mesir.” [Al-Arabiya/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Kepala Departemen Intelijen Militer Israel: Tentara Negara-negara Arab Tidak Menimbulkan Ancaman Bagi Israel

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Direktur Tel Aviv University Institute for National Security Studies Amos Yadlin mengatakan bahwa perang yang dilancarkan oleh tentara Mesir di Semenanjung Sinai bukanlah konfrontasi terhadap Israel, tetapi untuk memerangi orang Mesir, situs berita PLS48 melaporkan pada hari Minggu.

Yadlin, yang sebelumnya menjabat sebagai jenderal Angkatan Udara dan Kepala Departemen Intelijen Militer Israel, menekankan bahwa dalam pandangannya, Presiden Mesir Abdul Fattah-Al-Sisi adalah, sebagaimana Israel, melihat gerakan perlawanan Palestina Hamas sebagai musuh. Al-Sisi memimpin kudeta militer bulan Juli 2013 yang menggulingkan presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis, Mohamed Mursi.

Ketika berbicara di sebuah konferensi untuk gerakan Kibbutz Israel tentang tentara dari negara-negara di sekitar Israel, Yadlin dikutip mengatakan bahwa: “Setiap hari, Hizbullah mampu menekan tombol dan meluncurkan roket ke Israel, tetapi mereka tidak melakukannya,” namun tanpa menyebutkan alasannya.

Mengenai tentara Suriah, dia menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kendali atas Dataran Tinggi Golan sejak tahun 1967 dan belum siap untuk melawan Israel.

Jadi meskipun terdapat fakta bahwa Israel telah hidup di bawah ancaman global selama tahun lalu, Yadlin mengatakan bahwa Israel tidak lagi menjadi target utama ancaman dan menekankan bahwa tentara Israel adalah yang terkuat di Timur Tengah dan Afrika Utara. Namun, dia menambahkan bahwa tahun-tahun tenang yang telah dirasakan Israel sejak akhir perang 2006 di Lebanon sekarang telah berakhir.

Mantan jenderal Angkatan Udara itu membantah bahwa penarikan sepihak dari Jalur Gaza yang dilakukan pada akhir masa pemerintahan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon pada tahun 2005 adalah kesalahan. “Jika saya bisa, saya akan menanam bunga setiap hari di makam Sharon karena dia menyingkirkan 1,7 juta warga Palestina.”

Menurut Yadlin, satu-satunya kesalahan adalah Israel menjaga perbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza agar tetap terbuka, ini seperti memfasilitasi pnyelundupan senjata.

Mengenai konflik Palestina-Israel, dia mengatakan :”Ini mempengaruhi posisi Israel di hadapan dunia … Kita harus lebih moderat mengenai masalah ini bukan untuk kepentingan Palestina, tapi untuk diri kita sendiri..”

Dalam pidatonya, ahli intelijen militer itu juga mengungkapkan beberapa terobosan yang telah dicapai pihaknya saat dia sedang bertugas aktif, dimana yang terpenting adalah penetrasi Israel ke dalam posisi sensitif di beberapa negara Arab, termasuk Mesir, Tunisia, Maroko, Irak, Sudan, Yaman, Lebanon, Libya, Palestina, Suriah, serta Iran.

Dia menjelaskan: “Departemen intelijen militer telah menyebar jaringan intelijen untuk mengumpulkan informasi di Tunisia, Libya dan Maroko dan mereka dapat mempengaruhi baik secara positif maupun negatif di semua sektor, termasuk politik, ekonomi dan sosial.”

Yadlin tidak mengungkapkan sifat jaringan intelijen ini; Namun, ia menekankan bahwa Mesir adalah taman bermain terbesar bagi bintelijen Israel, dengan mencatat bahwa pekerjaan itu telah dikembangkan sebagaimana yang direncanakan sejak tahun 1979 karena pengaturan masalah politik, keamanan, ekonomi dan militer telah dlakukan di wilayah yang berbeda. (middleeastmonitor.com/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Wahai Pemuda Mesir, Umumkanlah Revolusi untuk Khilafah di Atas Metode Kenabian!

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Front Salafi mengirimkan undangan untuk melakukan demonstrasi tanggal 28 November dengan judul “Pemberontakan Kaum Muda”. Dikatakan bahwa tujuan di balik gerakan ini adalah untuk menegakkan identitas Islam, menggulingkan dominasi dan menggulingkan penguasa militer. Berkaitan dengan undangan ini, kami ingin mengungkapkan hal-hal berikut:

Pertama: Tidak diragukan lagi bahwa situasi saat ini yang dilalui Mesir adalah yang terburuk. Pasalnya, banyak tahanan di penjara yang jumlahnya melebihi 40.000 orang. Saluran-saluran televisi, surat kabar dan majalah digunakan untuk menunjukkan tanda-tanda oposisi ditutup, demonstrasi dilarang, tuntutan untuk memerintah dengan syariah dianggap sebagai tuntutan kepada para penyerunya untuk dikirim ke penjara. Mimbar-mimbar terbuka dan masjid-masjid ditutup di depan para pengemban dakwah yang menyerukan penguasa agar memerintah dengan aturan Allah SWT di bawah naungan negara Khilafah. Masih banyak lagi yang lain.

Kedua: Kami melihat ada hal yang baik atas tuntutan ini. Ini adalah langkah yang tepat menuju perubahan yang berdasarkan Islam. Pasalnya, Amerika dan perangkatnya telah melakukan upaya besar untuk menghapus Islam dari umat karena mereka tahu bahwa setiap gerakan revolusioner yang berkaitan dengan Islam akan menyebabkan perubahan yang tepat.

Ketiga: Setiap gerakan yang dilakukan oleh masyarakat atas nama Islam tidak dapat dihentikan oleh kekuatan yang ada di bumi. Mereka tidak akan membiarkan kesempatan atas terjadinya kerusakan atau memalsukan dukungannya terhadap revolusi, sementara pada kenyataannya mereka menentang apa yang terjadi pada Revolusi Januari. Dengan demikian langkah ini adalah tanda yang benar bahwa ada seseorang yang mulai menyadari kesalahan yang dilakukan oleh kaum revolusioner, dan perlu untuk memperbaiki jalan.

Keempat: wajib untuk mengembalikan rakyat pada asal-usulnya dan mengikat mereka pada akidah. Dengan begitu mereka menyadari bahwa hidup mereka adalah untuk Islam dan bahwa hidup tanpa Islam adalah hidup yang tercela, tidak ada nilainya. Hal ini penting untuk merebut kembali Tanah Kinana (Mesir) dari mereka yang menculik dan menempatkannya sebagai hal yang lezat di mulut Amerika, tuan negara Yahudi. Kita harus mengembalikan negeri Kinana ke tempat sebelumnya. Itulah tempat yang menjadi perlindungan bagi umat dan pembawa bendera Islam. Dengan demikian, kami membawa kembali tentara Mesir pada sejarahnya yang terhormat, seperti ketika melalui tentara, yang dipimpin oleh Salahuddin, mereka mampu membebaskan Baitul Maqdis.

Kelima: Namun, pada saat yang sama kita melihat bahwa seruan ini juga merupakan reaksi terorganisir dengan realitas yang menyakitkan. Itu adalah hal yang tidak jelas dan seharusnya tidak menjadi kasus bagi orang-orang yang melihat realitas untuk diubah dengan Islam untuk hidup dengan kehidupan Islam yang sesungguhnya. Dengan demikian perlu untuk menentukan apa yang dimaksud dengan identitas Islam dan bagaimana mencapainya atas dasar yang nyata? Identitas umat terkait adalah mengaitkan hubungan legal dengan identitas negara, dan keadaan di mana umat Islam harus hidup di bawah naungannya yang harus menjadi negara Khilafah yang berjalan pada metode kenabian. Itulah sistem pemerintahan yang telah Allah Tuhan Semesta amanatkan kepada umat ini.

Keenam: Selain itu, menggulingkan keterikatan dengan Barat, terutama dengan Amerika, tidak akan terjadi kecuali melalui sistem pemerintahan yang menolak gagasan-gagasan Barat, metode demokratis dalam pemerintahan, dan ekonomi kapitalistiknya. Sistem ini harus berusaha memiliki tujuan dalam politik luar negerinya untuk membawa pesan Islam sebagai petunjuk dan rahmat bagi semesta alam, menghadapi kekuatan internasional Barat yang dipimpin oleh Amerika. Hal itu perlu dilakukan dari tengah panggung. Hal itu juga tidak bisa terjadi kecuali berdiri di atas negara Khilafah yang berjalan pada metode kenabian.

Ketujuh: Memisahkan militer dari penguasa tidak boleh menjadi hal yang merusak bagi tentara Mesir. Pasalnya, tentara Mesir adalah tentara yang memenuhi syarat untuk mendukung Islam dan umat Islam. Mereka diharapkan berdiri dan berjuang di sisi umat Islam dalam menegakkan Khilafah ketika hal ini menjadi pendapat dan tuntutan masyarakat sebagai akibat dari pekerjaan yang dilakukan oleh para pengemban dakwah dan apa yang dibutuhkan dari konflik intelektual dan perjuangan politik. Tentara Mesir memenuhi syarat untuk mendukung Islam dan umat Islam, untuk mengatur Jihad atas perintah Khalifah Muslim, dan menghadapi musuh-musuh Islam yang datang dari Barat, Timur, atau kekuatan entitas Yahudi.

Kedelapan: Akhirnya, adalah nasihat yang tulus bagi mereka yang mendukung seruan ini, dan mereka yang kita melihat banyaknya kebaikan di dalamnya, dan kecintaan yang besar atas aturan Allah SWT, untuk berkumpul dalam proyek Islam yang benar yang diwujudkan dalam negara Khilafah ar-Rasyidah yang berjalan pada metode kenabian. Anda tahu bahwa Nabi Muhammad saw. yang mulia telah memberikan kabar gembira tentang hal itu pada hadis yang anda kenal dengan sangat baik:

«… ثم تكون خلافة على منهاج النبوة»

“… Kemudian akan ada Khilafah yang berjalan di atas metode Kenabian”,
Anda pun membaca janji Tuhanmu SWT bahwa umat Islam akan mewarisi, mendapat kekuasaan, kemenangan dan keamanan:

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ

Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih di antara kalian bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi (QS an-Nur [24]: 55).
Jadi, kibarkan bendera Khilafah tinggi-tinggi di udara! Ketahuilah bahwa mendirikan negara ini hanya dengan satu metode saat Nabi Allah SWT telah menyatakan dan menolak untuk mengambil pemerintahan parsial, atau berpartisipasi dalam sistem korup yang menentang Islam. Sebaliknya, hal ini dilakukan dengan kesabaran bahwa kemenangan akan didapat, dengan kerja keras umat untuk mendapatkan opini publik sehingga di dalamnya akan muncul kesadaran masyarakat untuk wajib melaksanakan syariah Allah SWT secara penuh di bawah negara Khilafah. Hal ini terjadi melalui dialog intelektual, dengan menyajikan ide-ide Islam yang sangat bertentangan dengan ide-ide kufur sehingga ide-ide itu diserang, sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Allah SAW lakukan, dan bukan dengan mengorbankan atau memenuhi tuntutan itu. Hal ini terjadi juga melalui perjuangan politik serta mengungkap rencana-rencana dan plot-plot jahat terhadap Islam dan kaum muslim; bukan dengan berkompromi dan meredakan para tiran dan agen-agen kafir Barat di negara kita dari para politisi, media, dan yang disebut sebagai pemikir. Dengan demikian, opini publik akan berpusar di sekitar Khilafah dan syariah sehingga orang-orang yang tulus memberikan dukungan dari pihak tentara akan berpihak kepadanya, karena mereka memiliki kekuatan yang sebenar-benarnya. Selain itu, dilakukan tidak melalui bentrokan dan perkelahian dengan orang-orang dari umat Islam yang menjadi tentara, polisi, karena banyak dari mereka yang tulus yang juga merasa sakit atas kesakitan yang dirasakan oleh umat, tapi sayangnya mereka tidak melihat jalan dan menjadi rentan tersesat oleh setan manusia dan jin, jadi berhati-hatilah agar jangan jatuh ke dalam perangkap tersebut.
Ini adalah nasihat kami yang tulus. Kami tidak ingin berharap imbalan atau terima kasih untuk hal ini. Kami mengatakan hal ini sebagai tanggapan dari sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim:

الدين النصيحة…للهِ، ولكتابه، ولِرَسُوْلِهِ، وَلأَئِمَّةِ المُسْلِمِيْنَ، وَعَامَّتِهِم

“Sesungguhnya agama itu adalah nasihat.”…”Bagi Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin, dan orang-orang yang bersama mereka.”

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kalian pada suatu yang memberi kehidupan kepada kalian (QS Al-Anfal [8]:24)


Sharif Zayed, Kepala Kantor Media Hizbut Tahrir Wilayah Mesir,
Kamis, 27 Muharram 1436 H/20/11/2014
loading...
Read more »

Hamas: Pernyataan AS Tentang Israel Negara Khusus Untuk Yahudi Mendorong Rasisme

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Gerakan Islam Hamas mengatakan bahwa laporan dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat bahwa Israel adalah negara khusus orang Yahudi akan mendorong rasisme, Xinhua melaporkan.

Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas di Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa pernyataan yang dikirim lewat email bahwa hal itu “mendorong rasisme dan mengabaikan semua nilai-nilai demokrasi,” sambil menambahkan bahwa “pernyataan ini menghilangkan hak rakyat Palestina untuk kembali.”

Pemerintah Israel hari Minggu telah melakukan pemungutan suara untuk UU yang mendukung Israel sebagai negara untuk orang Yahudi. Masalah ini menimbulkan kontroversi besar di Israel dan dijadwalkan akan diajukan di hadapan Knesset.

Sementara itu, Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengatakan dalam sebuah pernyataan pers pada hari Selasa bahwa persetujuan pemerintah Israel atas UU ini “merupakan pembatalan sepihak terhadap 1.993 dokumen saling pengakuan yang ditandatangani bersama PLO.”

Palestina mengecam persetujuan pemerintah Israel atas UU itu, di mana PLO mengatakan bahwa UU itu merupakan kelanjutan bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “untuk mendirikan sebuah negara rasis yang didirikan dengan perampasan tanah.”

PLO meminta PBB dan masyarakat internasional “untuk melaksanakan langkah-langkah praktis tidak hanya untuk menghentikan tindakan Israel itu, tetapi juga menempatkan Israel di bawah hukum dan bukan melanggarnya.”

Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Selasa mengatakan kepada stasiun Radio lokal di Tepi Barat bahwa persetujuan pemerintah Israel atas UU itu “merupakan hambatan besar baru sebelum dilakukan perdamaian di Timur Tengah.” (en.trend.az/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Rusia Bertindak Keras Terhadap Muslim Krimea: Merusak Banyak Masjid dan Merampas Buku-buku Tentang Islam

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Perintah pencarian dikeluarkan atas Muslyadin Muslyadinov yang dituduh membunuh seorang perwira polisi anti huru hara Ukraina, walaupun selusin pria dengan penutup wajah dan bersenjata dikirim oleh otoritas Rusia untuk mengepung rumahnya yang sederhana yang bercat putih di sebuah desa di sebuah gunung yang terletak di Krimea selatan.

Disitu mereka menemukan seorang pria yang berjenggot lebat, beruban, berusia 54-tahun yang berada di kandang sapi sedang memerah susu, tapi tidak menangkapnya atas tuduhan pembunuhan yang diduga dilakukannya di ibukota Ukraina, Kiev, selama berlangsungnya protes anti-Rusia di awal tahun ini. Sebaliknya, mereka dengan kasar memerintahkan Muslyadinov untuk menyerahkan “buku-buku terlarang, senjata dan obat-obatan”, dan menghabiskan hampir lima jam di ruang tamunya untuk dengan susah payah membuat daftar buku-bukunya dan menyita lebih dari seratus buku tentang agama, sejarah dan hukum Islam, katanya.

“Itu adalah buku-buku yang baik yang banyak berisi pengetahuan tentang Islam. Saya berharap saya punya waktu untuk membaca semuanya,” kata Muslyadinov lebih sambil minum secangkir kopi ketika menggambarkan penggeledahan pada pertengahan Agustus. Sambil menyeka keringat dari wajahnya, yang terbakar sinar matahari karena menggembalakan hampir dua lusin sapi dan anak sapi, dia menambahkan, “Mereka bahkan merampas Islam dari anak-anak.”

Setiap pagi, Muslyadinov menggembalakan sapi di dekat reruntuhan masjid abad ke-16, di mana para setiap hari Jumat sore dia menjadi imam shalat bagi sekelompok kecil Tatar Krimea, etnis Muslim yang berbahasa Turki yang telah tinggal di sini selama ratusan tahun, dan sekarang merupakan sekitar 12 persen dari penduduk Krimea yang berjumlah sekitar dua juta.

Berbeda dengan mayoritas etnis Rusia Krimea, sebagian besar dari muslim Tatar menolak aneksasi Rusia di semenanjung Laut Hitam itu pada bulan Maret. Mereka menerjunkan patroli untuk mencegah tentara Rusia, APC, pasukan paramiliter pro-Rusia dan Cossack memasuki desa-desa mereka, dan bahkan menggunakan suatu aplikasi Android untuk mengubah smartphone menjadi walkie-talkie yang menyediakan komunikasi instan dengan ratusan orang.

Moskow menanggapi hal ini dengan mengasingkan tokoh-tokoh masyarakat, melarang demonstrasi, menutup media Tatar dan melumpuhkan Majlis, parlemen informal Tatar. Setidaknya 15 Tatar dan aktivis pro-Ukraina diculik atau hilang, dimana salah satu dari mereka ditemukan tewas dengan bekas-bekas penyiksaan, yang lainnya diduga gantung diri di sebuah gudang terpencil.

Ratusan Muslim ditahan, diinterogasi, didenda untuk memblokir jalan raya selama terjadinya aksi protes. Ada upaya untuk membakar dua masjid sementara beberapa lainnya dirusak. Puluhan rumah, masjid, sekolah agama dan sekolah umum telah digeledah oleh aparat penegak hukum Rusia pada bulan-bulan setelah pengambilalihan wilayah itu, menurut kelompok HAM dan para saksi.

“Sejak kemerdekaan Ukraina, komunitas Muslim bisa berkembang dengan bebas, tanpa batasan,” kata Enver Kadyrov, seorang advokat HAM yang melarikan diri dari Krimea pada bulan Mei untuk lari ke kota di Ukraina barat, Chernovtsy, karena takut dianiaya. “Sekarang, di bawah pendudukan, karena perkembangan yang bebas ini, jelas menjadi alasan untuk menekan Muslim Krimea.” (Al Jazeera/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

BBM Naik Harga: Asing Gembira, Rakyat Sengsara

item-thumbnail
[Al-Islam edisi 732, 5 Shafar 1436 H-28 November 2014 M]

Pemerintah telah menaikkan harga BBM bersubsidi yang berlaku sejak 18 November lalu. Premium menjadi Rp 8.500 perliter dan Solar menjadi Rp 7.500 perliter.

Kebijakan itu sontak mendapat reaksi penolakan di mana-mana. Aksi penolakan terjadi di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Penolakan dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat baik mahasiswa, masyarakat umum, ormas maupun buruh.

Asing Gembira, Rakyat Sengsara

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Sommeng berpendapat, kenaikan harga BBM akan membuka kesempatan luas kepada perusahaan swasta/asing untuk berbisnis BBM di Indonesia. Kenaikan harga BBM bersubsidi membuat bisnis BBM yang dilakukan perusahaan asing akan makin berkembang.

Menurut dia, selisih harga yang tinggi antara BBM subsidi dan non-subsidi telah membuat operator SPBU asing gulung tikar. Kenaikan harga BBM subsidi akan membuat perusahaan asing seperti PT Shell Indonesia dan PT Total Oil Indonesia makin memperbanyak jumlah SPBU-nya (Liputan6.com, 1/10/2014).

Ini mengingatkan kita pada apa yang disampaikan mantan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, “Liberalisasi sektor hilir migas membuka kesempatan bagi pemain asing untuk berpartisipasi dalam bisnis eceran migas… Namun, liberalisasi ini berdampak mendongkrak harga BBM yang disubsidi Pemerintah. Sebab, kalau harga BBM masih rendah karena disubsidi, pemain asing enggan masuk.”(Kompas,14 Mei 2003).

Jadi harga BBM bersubsidi dinaikkan adalah demi menyelamatkan SPBU asing dari kebangkrutan. Menaikkan harga BBM makin mendekati harga pasar juga berarti mendatangkan konsumen ke SPBU-SPBU asing yang selama ini sangat sulit mereka usahakan. Kebijakan inilah yang ditunggu oleh SPBU asing selama ini.

Karena itu yang pertama-tama senang dengan kenaikan harga BBM itu tidak lain adalah pihak asing. Apalagi seperti diberitakan Republika (20/11), SPBU asing sudah mulai ramai.

Sebaliknya, yang pertama-tama merasa susah dengan kenaikan harga BBM itu adalah rakyat. Begitu harga BBM naik, ongkos transportasi langsung naik. Untuk satu keluarga yang terdiri dari empat orang, kenaikan ongkos yang harus ditanggung bisa mencapai lebih dari Rp 20.000 perhari atau Rp 520 ribu perbulan. Ini baru satu dampak dari kenaikan harga BBM, yaitu kenaikan ongkos angkot. Itu artinya, kompensasi 200 ribu perbulan perkeluarga jelas jauh dari memadai untuk mengkompensasi kenaikan harga BBM. Jika penerima kompensasi saja tak terlindungi dari dampak kenaikan harga BBM, apalagi mereka yang sedikit di atas garis kemiskinan dan tidak mendapat kompensasi. Kenaikan harga BBM juga membuat semua harga barang dan jasa naik dan biasanya tak mungkin turun lagi.

Anehnya, Pemerintah menganggap enteng dampak kenaikan harga BBM bagi rakyat kebanyakan ini. Pemerintah mengklaim, dampak kenaikan BBM hanya berlangsung selama tiga bulan. Itu pun bisa diredam dengan kompensasi dan program yang disebut produktif. Sikap Pemerintah ini meremehkan kesusahan yang diderita oleh rakyat kebanyakan.

Padahal dampak kenaikan harga BBM selama ini menjadi semacam lingkaran setan. Harga BBM naik menyebabkan inflasi. Harga-harga barang dan jasa naik. Biaya produksi juga naik. Sebaliknya, daya beli masyarakat turun. Akibat daya beli turun, permintaan barang dan jasa juga akan turun. Buruh pun menuntut upah naik. Selanjutnya perusahaan akan mengurangi produksi atau melakukan efisiensi, termasuk dengan mengurangi buruh. Angka pengangguran bisa bertambah karenanya. Akibatnya, jumlah rakyat miskin akan bertambah.

Pemerintah Menuruti Kemauan Asing

Kebijakan menaikkan harga BBM Rp 2000 perliter itu sama persis dengan salah satu skenario yang diusulkan oleh Bank Dunia pada Maret 2014 lalu. Ini adalah penerapan dari pencabutan subsidi yang sejak lama didiktekan oleh IMF melalui LoI, Bank Dunia dan lembaga internasional lainnya.

Jika dirunut ke belakang, IMF dan Bank Dunia berperan mendiktekan berbagai peraturan dan UU yang meliberalisasi sektor migas. Hal itu tercantum dalam Letter of Intent (LoI) Pemerintah dengan IMF. Di dalam Memorandum of Economic and Financial Policies (LoI IMF, Jan. 2000) antara lain disebutkan: “Pada sektor migas, Pemerintah berkomitmen untuk…membiarkan harga domestik mencerminkan harga internasional.”

Lalu di dalam Memorandum of Economic and Financial Policies (LoI IMF, July 2001) antara lain disebutkan:“Menteri Pertambangan & Energi telah menyiapkan rencana jangka menengah untuk menghapus secara bertahap subsidi BBM dan mengubah tarif listrik sesuai dengan tarif komersil.”

Pada tahun 2000 Bank Dunia melakukan studi mengenai minyak dan gas di Indonesia (Indonesia Oil and Gas Sector Study–World Bank, June 2000). Studi tersebut merekomendasikan agar rancangan UU Migas yang diajukan kepada DPR pada tahun 1999 harus berlandaskan pada semangat kompetisi, berorientasi pasar, menghilangkan intervensi Pemerintah, serta konsisten mengikuti aturan-aturan yang berlaku di dunia internasional.

Berikutnya di dalam dokumen Bank Dunia, Indonesia Country Assistance Strategy (World Bank, 2001)disebutkan: “Utang-utang untuk reformasi kebijakan memang merekomendasikan sejumlah langkah seperti privatisasi dan pengurangan subsidi yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi belanja publik…Banyak subsidi khususnya pada BBM cenderung regresif dan merugikan orang miskin ketika subsidi tersebut jatuh ke tangan orang kaya”.

Lalu dilanjutkan pada program energy and mining development, Loan No. 4712-IND tahun 2003 melalui kucuran utang luar negeri sebesar US$ 141 juta untuk proyek “Java Bali Power Sector Restructuring and Strengthening Project“. Proyek ini untuk mendorong Pemerintah menghilangkan subsidi BBM secara bertahap. Tujuan dari proyek ini adalah untuk mendukung Pemerintah menghilangkan subsidi BBM serta membangun fondasi untuk sektor energi yang layak secara komersil.

Bukan hanya IMF dan Bank Dunia, USAID juga menggelontorkan jutaan dolar untuk meliberalisasi migas ini, termasuk di dalamnya penghilangan subsidi. Di antaranya disebutkan di dalam dokumen utang Dari USAID dengan judul, “Energy Sector Governance Strengthened,” 497-013, “Pada tahun 2001 USAID bermaksud memberikan bantuan senilai US$4juta [Rp 40 miliar] untuk memperkuat pengelolaan sektor energi dan membantu menciptakan sektor energi yang lebih efisien dan transparan. Para penasihat USAID memainkan peran penting dalam membantu Pemerintah Indonesia mengembangkan dan menerapkan kebijakan kunci, perubahan UU dan peraturan).” (http://www.usaid.gov/pubs/cbj2002/ane/id/497-013.html)

Disebutkan juga: “USAID telah membantu pembuatan rancangan UU Migas yang diajukan ke DPR pada Oktober 2000. UU tersebut akan meningkatkan kompetisi dan efisiensi dengan mengurangi peran BUMN dalam melakukan eksplorasi dan produksi.”

Dalam dokumen USAID Program Data Sheet 497-013 disebutkan, USAID juga menggelontorkan utang jutaan dolar untuk membantu Pemerintah Indonesia menerapkan UU Migas yang baru, yang mengamanatkan liberalisasi migas itu.

Ini baru sebagian dokumen. Masih banyak dokumen lainnya yang menjelaskan betapa dalamnya campur tangan asing, khususnya dalam meliberalisasi migas. Penghilangan subsidi adalah puncak dari liberalisasi ini yang masih belum dicapai. Hal itu akan terus didesakkan (didiktekan) untuk sesegera mungkin dijalankan oleh Pemerintah. Sayang, Pemerintah menuruti saja apa yang dimaui asing itu. Bahkan Pemerintah terus berupaya mencari-cari berbagai alasan untuk membenarkan ketundukannya pada pihak asing.


Jangan Diam

Kenaikan harga BBM jelas menyusahkan rakyat. Ini jelas merupakan kezaliman. Kaum Muslim tentu tak boleh diam. Kaum Muslim harus berusaha keras menghilangkan kezaliman itu untuk membantu pihak yang zalim itu dan yang dizalimi, sekaligus untuk menyelamatkan semuanya dari kehancuran.

Kebijakan liberalisasi migas di sektor hulu dan hilir ini terjadi karena ideologi sekular kapitalisme liberal diambil dan diterapkan sebagai sistem untuk mengelola kehidupan di negeri ini. Kebijakan liberalisasi ini juga bertentangan dengan tuntutan Islam. Pasalnya, Islam telah menjadikan migas dan kekayaan alam yang melimpah lainnya sebagai milik umum, milik seluruh rakyat. Mewakili rakyat, negara harus mengelola kekayaan alam milik rakyat itu dan mengembalikan seluruh hasilnya untuk kepentingan rakyat. Rasul saw. bersabda:

الْمُسْلِمُونَ شُرَكَاءُ فِي ثَلاَثٍ فِي الْكَلَإِ وَالْمَاءِ وَالنَّارِ

Kaum Muslim berserikat dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api (HR Abu Dawud dan Ahmad).

Kenaikan harga BBM juga merupakan tindakan mungkar karena melanggar petunjuk dan aturan Allah SWT. Kaum Muslim wajib berusaha menghilangkan kemungkaran ini sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

Alhasil, kebijakan menaikkan harga BBM dan meliberalisasi migas pada dasarnya demi menuruti kehendak pihak asing. Tindakan ini sekaligus memberi mereka jalan untuk campur tangan bahkan menguasai dan turut menentukan nasib negeri ini yang mayoritas penduduknya adalah Muslim. Ini jelas keharaman karena Allah SWT telah berfirman:

وَلَن يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا

Allah sekali-kali tidak akan memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang Mukmin (TQS an-Nisa’ [4]: 141).


Karena itu kaum Muslim harus menunaikan kewajiban melakukan muhasabah lil hukkam (mengoreksi penguasa), sekaligus turut aktif memperjuangkan penerapan syariah islamiyah secara total di bawah sistem Khilafah ‘ala minhaj Nubuwwah. Syariah dan Khilafah, selain menjadi solusi atas berbagai problem yang terjadi termasuk liberalisasi migas dan kenaikan harga BBM, juga merupakan kewajiban dari Allah dan perwujudan dari ibadah kepada Allah SWT.

WalLâh a’lam bi ash-shawâb.[]


Komentar:


Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan harga elpiji berukuran tabung 3 kilogram tak akan naik pada tahun ini. Namun, dia mengatakan, pada saatnya nanti Pemerintah akan menaikkan harganya juga (Kompas.com, 25/11).

  1. Ingat, JK bilang, tahun depan subsidi BBM akan dibuat tetap nilainya sehingga harga BBM bisa berubah-ubah sesuai harga pasar.
  2. Ini hanya menunda, tetapi disertai “ancaman” pasti akan dinaikkan. Beginilah nasib rakyat yang pemerintahnya penganut liberalisme ekonomi dengan dasar ideologi sekular kapitalisme.
  3. Kelola ekonomi dan SDA dengan syariah, pasti akan mendatangkan kemakmuran dan berkah.
[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pangdam Jaya: Bandara Perintis di Papua buat Misionaris Tidak Boleh Dibiarkan

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo mengungkapkan banyak bandara perintis di Papua digunakan untuk memperlancar keluar masuknya para misionaris.

“Kita sering menyamar ke sana menjadi Babinsa malah diusir, seperti orang asing di negeri sendiri. Biasanya bandara perintis itu buat para misionaris, ini tak boleh dibiarkan,” katanya seperti mediaumat.com kutip dari rmol.co, Sabtu (22/11).

Dalam memberikan kuliah umum di Universitas Bung Karno (UBK), Jum’at (21/11) tersebut, Agus juga menyatakan Indonesia yang kaya sumber daya alam menjadi proxy war negara-negara besar yang saat ini tengah krisis energi, pangan dan air.

“Semua negara ingin kuasai sumber daya alam di Indonesia. Malah sekarang sebagian besar sumber energi kita dikuasai asing,” bebernya.

Agus pun membeberkan kekecewaannya soal PT Freeport di Papua yang 90 persen dikuasai asing, bahkan mau diperpanjang sampai tahun 2040. Tak hanya itu, di Bumi Cenderawasih juga banyak ditemukan bandara perintis yang dikuasai pihak asing.

Dia menambahkan, proxy war sudah melucuti satu persatu pulau terluar Indonesia. Menurut Agus, seharusnya kasus Timor Timur, dan Sipadan-Ligitian dapat menjadi pelajaran bagi pemerintah agar tidak terulang di kemudian hari.

“Sipadan dan Ligitan itu sekarang jadi pulau wisata termahal di dunia. Kalau mau ke sana harus booking enam bulan sebelumnya,” jelas Agus.

Reklamasi pantai Indonesia oleh negara tetangga, penolakan nama kapal Usman-Harun, penyadapan telepon pejabat oleh intelijen Australia adalah deretan panjang proxy war yang sedang dihadapi Indonesia.

“Negara-negara di sekitar khatulistiwa seperti Indonesia sekarang jadi rebutan. Tak hanya dari sumber daya alam, tapi dari bidang budaya, sosial, dan politik mau dikuasai,” katanya.

“Sekarang sudah lampu kuning, kita bisa tertawa bahagia sekarang, tapi nanti punya kita tidak ada lagi. Ini salah satu tantangan generasi muda yang makin berat,” demikian Agus.(mediaumat.com/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Babak Baru Perang Irak, AS Berencana Persenjatai Suku Sunni Melawan IS

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Amerika Serikat berencana mempersenjatai suku Sunni di Irak untuk berperang melawan IS. Senjata tersebut di antaranya AK -47, RPG dan mortir yang akan diberikan kepada suku Sunni di Anbar, menurut dokumen Pentagon disiapkan untuk Kongres.

Rencana tersebut menghabiskan biaya sekira $ 24,1 juta, dimana anggaran sebesar $ 1,6 juta dajukan ke Kongres fokus pada pelatihan dan mempersenjatai pasukan Irak dan Kurdi.

Dalam dokumen tersebut, Pentagon menegaskan pentingnya peran serta suku Sunni dalam keseluruhan strategi melawan IS. Pentagon juga memperingatkan Kongres tentang konsekuensi logis jika program tersebut gagal untuk melibatkan suku Sunni dalam perang.

“Tidak mempersenjatai milisi suku berakibat pada enggannya suku-suku anti-IS tersebut untuk aktif melawan,” kata dokumen tersebut.

Kebijakan AS yang memberikan dukungan kepada pemerintah Baghdad dinilai tidak berfungsi maksimal melawan IS di beberapa kota. Pasukan keamanan Irak tidak terlalu diterima di Anbar dan daerah mayoritas Sunni lainnya karena perilaku pasukan Irak yang kerap meneror warga Sunni dan pengaruh sektarian (Sunni – Syiah). Begitu pula dengan IS, beberapa suku Sunni tidak bergabung dengan IS karena banyak faktor.

Tentara Irak telah dibebani oleh warisan kebencian warga Anbar yang mayoritas Sunni. Warga membenci pemerintah mayoritas Syiah mantan Perdana Menteri Nuri al – Maliki dan masih menyimpan dendam ketika pemerintah memerintahkan pasukan untuk memngeksekusi sebuah kamp protes di Ramadi di Desember 2013.

Selain itu pemberontakan suku Sunni dulu juga telah mendorong masuknya cikal bakal IS ke Fallujah dan Ramadi, di mana tentara AS telah menemui perlawanan sengit dari kelompok perlawanan Sunni termasuk Al-Qaeda selama pendudukan mereka atas Irak setelah invasi 2003 yang menggulingkan Saddam Hussein.

Amerika Serikat, yang telah menyebarkan sejumlah kecil penasihat militer ke provinsi Anbar, berharap suku Sunni nantinya dapat menjadi bagian formal Garda Nasional Irak.

Dokumen Pentagon juga merinci $ 1,24 m untuk dibelanjakan pada pasukan Irak dan $ 354,8 juta pada tentara Kurdi. (wb/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Obama Beri Lampu Hijau Komandan AS Berperang Lebih Lama di Afghanistan

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Barack Obama telah menyetujui pemberian kekuasaan yang lebih luas kepada komandan militer AS di Afghanistan. Rencana tersebut terus berlanjut meski misi secara resmi operasi berakhir pada bulan Desember mendatang.

Para komandan militer AS itu akan terus memberikan bantuan yang lebih luas kepada pasukan boneka Afghanistan untuk terus memerangi Taliban, kata pejabat senior pemerintah AS.

Sebuah laporan oleh The New York Times pada Jumat mengatakan kebijakan baru Obama ini juga memungkinkan jet-jet tempur Amerika melancarkan serangan bersama pasukan darat Afghanistan saat berperang melawan Taliban.

Intinya meski misi tempur NATO direncanakan berakhir di Desember 2014, namun praktek di lapangan akan tetap sama saja. Nampaknya akan ada banyak peti mati yang terus mengalir ke Amerika dan setelah 2014. Semoga… (wb/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Al-Qaeda Bersumpah Akan Lancarkan Serangan Berlipat Kepada Milisi Syiah

item-thumbnail


+ResistNews Blog – Pimpinan militer Al-Qaeda Jazirah Arab (AQAP) di Yaman telah bersumpah untuk melancarkan serangan yang lebih sengit lagi terhadap milisi Syiah Houthi di seluruh penjuru negeri, ungkapnya dalam pesan audio yang dirilis oleh situs jihad, jumat (21/11).

“Kepada milisi Houthi kami katakan, bersiaplah untuk menghadapi serangan mematikan dari kami yang dapat membuat rambut anak-anak menjadi beruban,” kata Qassem al-Rimi, kepala militer Al-Qaeda di Semenanjung Arab.

AQAP, yang dianggap oleh Washington sebagai lengan paling berbahaya dari organisasi jihad al-Qaeda global mengatakan bahwa beberapa serangannya selama ini adalah baru permulaan dan pemanasan.

“Hari ini Anda adalah target kami … dan jangan pernah lalai bahwa kejahatan Anda tak akan pernah luput dari hukuman,” tambah al-Rimi.

Pemberontak Houthi menyerbu ibukota pada bulan September dan kemudian mulai mengambil wilayah timur dan selatan menuju daerah tempat pejuang Sunni Al-Qaeda.

AQAP mengancam perang besar dan mengklaim beberapa serangan mematikannya telah membunuh ratusan milisi Syiah Houthi pada bulan Oktober di Sanaa.

Awal bulan ini, pemimpin AQAP Nasser al-Wuhayshi memberikan bukti-bukti kerjasama Amerika Serikat dan Iran untuk menyokong Houthi dalam menghancurkan umat Islam Sunni. (daily/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »
Home
loading...