Panasnya Kota Tikrit Meluas ke Washington, Teheran dan Riyadh

“Amerika Serikat memiliki 170.000 tentara di lapangan dalam satu waktu, namun tak bisa ditebak kemana arah bandul politik berpihak.” +R...


“Amerika Serikat memiliki 170.000 tentara di lapangan dalam satu waktu, namun tak bisa ditebak kemana arah bandul politik berpihak.”

+ResistNews Blog - Koalisi salibis Amerika bersama pasukan rezim Irak telah resmi menggelar serangan besar-besaran ke kota Tikrit yang sekarang dikuasai IS. Serangan ini merupakan serangan terbesar Irak melawan IS sejak IS menggelar operasi perluasan wilayah pertengahan tahun lalu. Meski serangan tersebut begitu besar, intrik dari dalam dan tarik ulur politik antara Amerika, Iran dan koalisi Arab masih begitu kentara.

Pasukan keamanan Irak yang didukung oleh Iran melalui milisi-milisi Syiahnya melancarkan serangan di Tikrit pekan lalu. Ini adalah operasi militer Irak terbesar terhadap IS sejak pengambilalihan wilayah sekira sepertiga wilayah Irak.

Qasem Soleimani, komandan bayangan Pasukan Quds, cabang elit Pengawal Revolusi Iran, dilaporkan pergi ke Irak untuk membantu dalam operasi itu.

“Sementara kita harus mengawasi apa yang Iran lakukan dalam hal strategi jangka panjang. Benar mereka melawan IS, namun di satu sisi hal itu sebagai bentuk dominasi Iran untuk membantu Baghdad,” Alex Vatanka, seorang rekan senior di Institut Timur Tengah , kepada The Anadolu Agency.

Serangan darat, yang bertujuan untuk menguasai kampung halaman mantan diktator Irak Saddam Hussein, Tikrit dianggap sebagai langkah penting menuju merebut Mosul, kota besar Irak yang masih dipegang IS.



Amerika mencoba “mengalah” pada Irak, Saudi masih sanksi

Serangan besar tersebut diklaim dilakukan murni oleh pasukan Irak.

“Hal ini (serangan -red) disatukan oleh Irak, dirumuskan oleh Irak, dieksekusi oleh Irak, dan itu adalah hal terbaik bagi kita semua,” kata Menteri Luar Negeri AS John Kerry Kamis lalu pada konferensi pers di Riyadh dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Saud al-Faisal.

“Jadi kita mengambil jalan itu dan kami akan berharap untuk hasil terbaik dan bergerak dari sana,” tambahnya.

Tapi penilaian al-Faisal dari peristiwa itu kontras dengan diplomat top Amerika tersebut.

“Situasi di Tikrit adalah contoh utama dari apa yang kita khawatirkan. Iran mengambil alih negara,” katanya dalam pernyataan yang diterjemahkan dari bahasa Arab.

AS telah mengumpulkan koalisi lebih dari 60 negara dimana Arab Saudi masuk di dalamnya.

Arab Saudi tak ingin Irak didominasi Iran yang Syiah. Di sisi lain, strategi Iran mendominasi Irak berbeda jauh dnegan strategi Barat dan negara-negara koalisi Arab. Iran jelas-jelas membekingi milisi-milisi bentukannya disertai penggelontoran senjata-senjata tak terhitung jumlahnya, sedangkan koalisi hanya melakukan serangan udara. Seandainya mengirim pasukan, Amerika tidak berani menerjunkan langsung ke medan perang.

Bisa ditebak, negara-negara Arab khawatir akan didominasinya Irak oleh Iran.

“Kami akan membantu mereka (Irak- red) dengan kekuatan udara kami, dengan pelatihan dan bantuan logistik kami, dengan cara apapun yang kami bisa,” komandan Komando Pusat AS, Jenderal Lloyd Austin, mengatakan kepada anggota parlemen dalam sidang DPR Komite Angkatan Bersenjata Selasa lalu.

“Tetapi pada akhir hari, mereka harus mampu melakukan ini,” lanjutnya.

“Saya dapat mengatakan bahwa pengaruh Iran tumbuh di Irak, tapi berapa banyak yang mereka miliki, saya tidak dapat merinci hal itu,” tambahnya.



Iran dan Amerika beda strategi dalam “mengambil” Irak

Mark Perry, seorang analis militer dan urusan luar negeri independen yang memberikan masukan di Pentagon, mengatakan Iran memimpin dalam memerangi IS, “Dan Strategi itu diambil Iran karena Jordan, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Qatar tidak melakukannya.”

Menteri Pertahanan, Ashton Carter, mengatakan di sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat pekan lalu bahwa pihaknya memberikan porsi perhatian cukup besar terhadap gerakan Iran di Irak.

Para jenderal AS, Ketua Kepala Staf Gabungan Martin Dempsey, mengatakan pada sidang yang sama bahwa meskipun Iran dan sekutunya telah di Irak sejak tahun 2004, namun serangan kali ini adalah perilaku yang paling jelas dari dukungan Iran dalam bentuk artileri dan hal-hal lainnya.

Dempsey melanjutkan, jika pasukan Syiah mampu menguasai Tikrit tanpa pembantaian Sunni di wilayah tersebut hal itu akan menjadi titik positif dalam mengalahkan IS. Kepala Staf gabungan tersebut berpendapat jika Syiah terus membantai Sunni di wilayah yang dikuasainya hal itu akan memancing simpati warga ke IS.

David Pollock, Kauffman Fellow di Institut Washington untuk Kebijakan Timur Dekat, mengatakan bahwa sementara tindakan Iran pasti memiliki potensi untuk membangkitkan ketegangan sektarian, “Saat ini Iran mencoba untuk berhati-hati tentang tidak akan terlalu jauh ke jalan itu.”

“Anda mungkin dapat membuat kemajuan militer di kota seperti Tikrit, tapi pada akhir hari penguasaan wilayah, kaum Sunni merasa tidak bebas. Masa depan mereka sama saja,” Hardin Lang, seorang rekan senior di Center for American Progress.

Dan meskipun peningkatan kehadiran militer Iran dapat memberikan mereka kekuatan lebih maksimal di Irak untuk saat ini, namun untuk jangka panjang bandul politik Irak masih itu belum bisa ditentukan sekarang.

“Amerika Serikat memiliki 170.000 tentara di lapangan (untuk melatih- red) pada satu tahap, dan kita tidak bisa mengontrol hasil politik Irak. Belum jelas hasilnya, apakah hanya karena Iran memiliki pasukan di lapangan (di pertempuran- red) dalam jangka pendek lantas akan memberi mereka pengaruh politik? Kita belum tahu,” kata Lang.

Intinya, meskipun orang-orang kafir itu dalam satu barisan, sebenarnya hati mereka bercerai berai. Benturan lanjutan akan mengurai kepentingan masing-masing. (aa/lasdipo/ +ResistNews Blog )

COMMENTS

Name

#indonesiatanpajil,4,afghanistan,158,afrika,54,agama,303,agenda acara,3,ahmadiyah,3,ajzerbaijan,1,Aksi Gema Pembebasan Soloraya tolak RUU Pendidikan 7 May 2012,1,al islam,178,aljazair,6,amerika,628,analisi,1,analisis,330,analisisjihad,69,arab saudi,91,argentina,1,asean,1,asia,1,australia,51,austria,3,azerbaijan,1,bahrain,4,bangladesh,16,belanda,23,belgia,3,berita,618,beritanasional,1973,bisnisdanekonomi,39,bolivia,1,brasil,5,brunei,15,budaya,25,buletin islam underground noname zine,2,bulgaria,1,ceko,3,chechnya,8,china,80,cina,1,contact,1,democrazy,40,denmark,5,detik2hancurkapitalisme,77,disclaimer,1,diskusi,6,dubai,9,ekonomi,488,eropa,51,ethiopia,2,event,35,faeture,3,feature,4517,featured,13,filipina,28,focus,10,Foto : Pasukan Israel (huffington post),1,Foto-foto Aksi Sebar Flyer #IndonesiaTanpaJIL di Car Free Day Solo,1,galeri,45,ghana,1,guatemala,1,guyana,1,hacker,6,halal,16,healthnews,33,hikmah,8,hukum,412,india,29,informasi,58,inggris,171,intelijen,2,internasional,3748,interview,26,irak,122,iran,61,irlandia,3,islamichistory,79,islamophobia,2,islandia,1,israel,96,italia,16,jepang,8,jerman,35,kamboja,3,kamerun,1,kanada,14,kashmir,1,kaukasus,2,kazakhstan,4,kenya,10,kesehatan,24,khilafahbangkit,33,khutbahjumat,2,kiamat,1,kirgistan,1,kolombia,4,komunitas,6,konspirasi,86,korea,6,kosovo,1,kristologi,1,kuba,1,kuwait,6,laporankhusus,4,lebanon,13,libanon,4,liberal,6,liberia,1,libya,28,malaysia,33,mali,24,maroko,7,media,140,meksiko,1,mesir,244,minoritas,1,motivainspira,4,movie,1,mujahidin,439,muslimah,84,myanmar,104,nafsiyah,73,nasional,1,nigeria,14,norwegia,12,olahraga,1,opini,222,pakistan,69,palestina,511,papua,1,pendidikan,40,pengetahuan,70,perancis,102,perjalanan,32,polandia,1,politik,617,poster propaganda,2,praha,1,press release,135,qatar,8,resensi,17,review,141,rusia,83,sejarah,13,senegal,1,singapura,5,skotlandia,1,slovakia,1,somalia,63,sosial,1186,sosok,43,spanyol,13,spionase,1,srilanka,8,sudan,8,suriah,441,swedia,7,swiss,5,syariah,3,syiah,4,Tafsir,1,taiwan,1,tajikistan,4,takziyah,1,technews,51,technews',1,teknologi,80,thailand,26,timor leste,1,timur tengah,3,transkrip,32,tsaqofah,151,tunisia,25,turki,86,ukraina,3,uruguay,2,uzbekistan,8,vatikan,8,venezuela,4,video,361,wasiat,14,wawancara,89,yahudi,7,yaman,75,yordania,29,yunani,4,zimbabwe,1,zionist,4,
ltr
item
ResistNews Blog: Panasnya Kota Tikrit Meluas ke Washington, Teheran dan Riyadh
Panasnya Kota Tikrit Meluas ke Washington, Teheran dan Riyadh
http://2.bp.blogspot.com/-LLb2MjRRcxQ/VP8oWbMDcwI/AAAAAAAAFbY/d9KtiZ5r5cU/s1600/Panasnya-Kota-Tikrit-Meluas-ke-Washington-Teheran-dan-Riyadh.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-LLb2MjRRcxQ/VP8oWbMDcwI/AAAAAAAAFbY/d9KtiZ5r5cU/s72-c/Panasnya-Kota-Tikrit-Meluas-ke-Washington-Teheran-dan-Riyadh.jpg
ResistNews Blog
http://blog.resistnews.web.id/2015/03/panasnya-kota-tikrit-meluas-ke.html
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/2015/03/panasnya-kota-tikrit-meluas-ke.html
true
1507099621614207927
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy