+ResistNews Blog - Sebelum operasi besar-besaran atas kelompok MIT (Mujahidin Indonesia Timur) yang dipimpin Santoso, pihak aparat telah menyebar satuan intel untuk memata-matai pergerakan di sekitar lokasi “zona merah.” Salah satu metode intelijen aparat yang diterjunkan ke lokasi adalah “Intel Gila,” seorang intel yang berpura-pura gila.

Koresponden lasdipo.co yang berada di Poso melaporkan bahwa pertigaan Ratulene merupakan salah satu tempat magang “Intel Gila” tersebut. Pertigaan Ratulene merupakan jalan yang menghubungkan kota Poso – Palu – Napu. Jika seseorang hendak pergi ke wilayah Pesisir, maka pasti akan melintasi pertigaan Ratulene.

Warga sekitar biasa menyebut orang gila yang mangkal di wilayah tersebut dengan si Budi gila. Budi biasa makan dari sisa makanan orang. Kadang di warung tempe penyet yang sudah tutup ia meminta atau mencari-cari sebungkus makanan.

Seorang anggota TNI pernah mengucapkan terima kasih kepada pemilik warung yang sudah memberinya makan walaupun sisanya orang (karena dikira orang gila betulan).



Atas kejadian tersebut sekarang masyarakat sekitar Ratulene lebih waspada terhadap orang gila dadakan. Mereka mencermati gerak gerik orang gila baru yang tidak tahu asal usulnya.

Selain di Ratulene adalagi sepak terjang “Intel Gila” di areal perkebunan Taunca. Warga sekitar biasa memanggilnya si Alex gila. Perkebunan Taunca diduga merupakan basisnya MIT (Mujahidin Indonesia Temur) di bawah Santoso.

Pernah dalam sebuah operasi Densus 88, Alex terlihat dilokasi operasi. Akhirnya Densus 88 mengusir sambil memukulinya agar ke luar dari wilayah operasi.

Selain Densus 88, petugas polisi pengatur lintas jalan raya juga pernah memukuli Alex. Hal itu dikarenakan Alex sering tidur di pos jaga milik polisi tersebut yang berakibat pos jaga jadi kotor dan berbau karena kotoran baju dan badan Alex gila.

Namun ada satu hal yang mengherankan, Alex gila selalu membawa tas lusuh kecilnya dan menjaganya baik-baik. Pernah suatu kali seorang warga hendak mengambil tas tersebut dari alex, namun ia langsung merebut tas tersebut dengan sekuat tenaga.

Alex juga pernah bercerita dengan gaya ngelantur ala orang gila bahwa saat di perkebunan Taunca ia pernah bersama dengan para anggota kelompok MIT, bahkan ia pernah makan bersama mereka. (lasdipo.co/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.