Benarkah Sikap Daulah/ISIS Menguntungkan Rezim Assad di Aleppo Utara ?



Beberapa hari yang lalu, pasukan IS telah melakukan penyerangan mendadak kepada para pejuang Suriah di sepanjang wilayah Aleppo utara. Area tersebut merupakan penghubung jalur antar para pejuang untuk menggempur rezim Assad.

Akibat dari penyerangan Daulah ke posisi para pejuang Suriah adalah terpecahnya fokus mereka untuk memerangi rezim. Dengannya para pejuang harus disibukkan juga untuk melakukan defensive terhadap hantaman Daulah di daerah itu.

Ahmad Qara Ali, juru bicara gerakan Ahrar Sham di wilayah itu, menjelaskan kepada koresponden Suriah Direct Ammar Hammou, bahwa sepertinya ada semacam ‘kerjasama diam-diam’ antara IS dan rezim sehingga secara tidak langsung hal telah menguntungkan Assad.

Bashar Assad diuntungkan karena para pejuang Suriah telah disibukkan dengan kehadiran Daulah di wilayah mereka. Daulah memanfaatkan kelemahan para pejuang Suriah dan menggempur mereka dari belakang. Hal itu juga pernah diungkapkan oleh pemimpin Jabhah Nusrah, Al-Jaulani saat wawancara dengan Al-Jazeera.

“Ada rezim yang memerangi kami dari satu sisi, disisi lain ada hizbullah dan di sisi lain juga ada Jamaah Daulah yang memerangi kami, jamaah Daulah mengira ini adalah sebuah maslahat. Mereka berlaku seperti ini dibanyak tempat seperti di Hasakah, Deir Zour bahkan Aleppo. mereka terus mengganggu kami, saat kami tengah sibuk memerangi rezim. kemudian menyerang rezim dari tempat-tempat lain di titik lemah. Mungkin memang ini yang mereka cari.” Ungkap Abu Muhammad Al-Jaulani kepada wartawan Al-Jazeera.

Rezim Suriah terutama di Aleppo utara, dianggap oleh para pejuang Suriah telah mengadakan ‘kerja sama tersembunyi’ dengan ISIS di Aleppo utara, karena bukti-buktinya telah menguntungkan rezim.

Berikut kami kutipkan beberapa hasil wawancara Media Independen Syrian Direct yang diwakili oleh Ammar Hammou kepada Jubir Ahrar Syam.


Media Independen Syrian Direct bertanya kepada jubir Ahrar Syam saat itu, bagaimana hal itu bisa terjadi ?

Ia menjawab, “Setelah para pejuang berhasil meraih kemenangan melawan rezim Assad di Idlib dan bersiap mengadakan operasi besar pembebasan Aleppo, mereka tengah membentuk ruang operasi tugas (melawan rezim, red). Namun para pejuang harus dikejutkan dengan serangan mendadak IS yang menyelinap di pedesaan Aleppo utara, dan ini, tentu saja menguntungkan rezim dan mengurangi tekanan para pejuang kepadanya.”

“Apa tanda-tanda atau bukti yang menunjuk koordinasi ini ?” Tanya Ammar Hammou.

“Kami belum mengamati koordinasi nyata mereka seperti komunikasi dengan walkie-talkie, tetapi apa yang terjadi di lapangan semakin menimbulkan kecurigaan kami dan menunjukkan bahwa rezim dan IS memiliki dua sisi operasi yang sama -yakni bersama-sama menggempur pejuang-. Rezim sendiri memiliki beberapa misi saat menggempur para pejuang:

1- Menargetkan pedesaan utara dengan pesawat tempur, terkhusus daerah Marea.

2- Menargetkan sekolahan infanteri dan sekitarnya dengan artileri dan serangan roket dari Kota Industri.

3- Menyerang pedesaan utara di Nabul dan Zahra, yang biasanya digunakan para pejuang untuk operasi defensive.

4- Menargetkan tempat pelatihan militer para pejuang Suriah, selain IS.”

Dapatkah Anda menjelaskan bagaimana operasi ini mengarah adanya (seperti, pent) koordinasi IS-rezim ?

“IS menyerang Aleppo utara dan daerah dimana rezim menjatuhkan bom, dimana basis para pejuang Suriah ada di daerah tersebut. IS menyerang juga daerah Marea, yang telah dibom oleh rezim, dan hal yang hampir sama juga terjadi di desa-desa lain di pedesaan utara.”

[Syriadirect/Al-Jazeera/lasdipo/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...