Obama Beri Wewenang NSA Mata-matai Peretas Luar Negri



+ResistNews Blog - Presiden Barack Obama memberi kekewenangan yang lebih luas kepada NSA untuk memata-matai dan mencari peretas internet pemerintah atau orang asing, tulis media AS, Kamis (4/6), mengutip dokumen rahasia.

Otoritas NSA sebelumnya sudah diperluas oleh Departemen Kehakiman AS dalam dua memo pada 2012 yang mengizinkan NSA menapis data Online tanpa perlu surat perintah untuk mengungkap kemungkinan terjadi malware atau gangguan cyber lainnya terkait pemerintah atau orang asing, tulis New York Times dan ProPublica.

Ribuan dokumen rahasia yang dibocorkan bekas karyawan kontrakan NSA Edward Snowden menjadi dasar pemberian otoritas lebih luas kepada NSA.

NSA mengatakan setiap penguatan otoritas badan intelijen harus diperdebatkan secara terbuka bukannya dilakukan dengan diam-diam. Ancaman cyber digambarkan oleh Direktur Intelijen AS James Clapper “makin meningkat dalam frekuensi, skala dan kecanggihannya” yang bisa berdampak parah terhadap keamanan AS.

“Dengan latar belakang itu, tidak mengherankan jikapemerintah AS mengumpulkan data intelijen terfokus pada kekuatan asing yang mencoba untuk menembus jaringan jkomputer AS dan mencuri informasi pribadi dan perusahaan ,” kata Brian Hale, juru bicara Kantor Direktur NSA.

Masih belum jelas apa kriteria NSA dalam memilih target potensial untuk pengawasan, seperti mengungkap sumber peretasan komputer yang sangat suli itu.

Perluasan otoritas NSA ini memicu perdebatan publik mengenai cara menyeimbangkan hak privasi warga AS dan masalah keamanan.

Sebagian anggota parlemen AS pekan ini memberi batasan kegiatan intelijen NSA untuk mengakhiri perilaku pemerintah menyadap data telepon penduduk AS. Ini untuk pertama kali pengawasan pemerintah terhadap komunikasi warga dibatasi sejak serangan bom terhadap World Trae Centre. (inilah/lasdipo/ +ResistNews Blog )

No comments

Post a Comment

Home
loading...