Archive by date

Sekjen PBB Kutuk Campur Tangan Syiah Hizbullah di Suriah

item-thumbnail

+ResistNews Blog  – Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, mengutuk keterlibatan Syiah Hizbullah Lebanon dalam krisis Suriah. Dia mengungkapkan, campur tangan warga Lebanon dalam krisis Suriah melanggar kebijakan politik negara.

Ki-moon kembali menyeru dalam laporan rutinnya di hadapan Dewan Keamanan Internasional pada Kamis (09/07), seluruh pihak Lebanon tidak mencampuri konflik di Suriah. Semua pihak diminta mematuhi kebijakan pemerintah Lebanon sejak meletusnya konflik Suriah untuk tidak ikut campur urusan negeri tersebut.

Sekjen PBB itu memperingatkan pelanggaran yang terus dilakukan Syiah Hizbullah dan kelompok lain supaya tidak menggunakan senjata kecuali di dalam wilayah Lebanon. Keterlibatan mereka telah mengancam kedaulatan dan stabilitas negara dan bertentangan dengan resolusi 1556 tahun 2004.

Laporan tersebut juga mengecam penembakan roket dan artileri serta pelanggaran udara ke wilayah Lebanon dari wilayah Suriah.

Syiah Hizbullah Lebanon menampakkan diri bertempur di barisan rezim Suriah pada akhir 2012, setahun setelah konflik Suriah meletus. Sebelumnya, mereka tidak mengakui mencampuri konflik Suriah.

Selain melindungi Damaskus, mereka juga merebut wilayah-wilayah Suriah yang berbatasan dengan Lebanon. Terlebih, wilayah yang dilintasi jalur internasional antara Lebanon dan Damaskus.

Campur tangan Syiah Hizbullah itu memaksa mujahidin melancarkan operasi di basis Syiah Hizbullah di wilayah Lebanon. Namun, mujahidin Suriah lebih fokus menghadang Syiah Hizbullah dan militer Suriah di wilayah Suriah.
[Al-Jazeera/kiblat/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Deportasi Pengungsi Uighur ke Cina, Thailand Dikecam

item-thumbnail

+ResistNews Blog  – Pemerintah Turki mengutuk Thailand karena mendeportasi sekitar 100 Muslim Uighur Turki dari perumahan di pusat-pusat penahanan ke China.

Dalam pernyataan yang dirilis Kamis sore (9/7), Kementerian Luar Negeri Thailand dituduh bertindak dengan mengabaikan peraturan internasional yang mengatur status pengungsi.

“Kami sedih mengetahui bahwa 115 Uighur Turki yang ditahan di Thailand dikirim ke negara lain, tanpa kehendak dan persetujuan para pengungsi,” kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

“Meski begitu banyak inisiatif kami untuk organisasi internasional terkait, kami mengutuk tindakan tidak benar Thailand, yang melawan hukum kemanusiaan internasional.”

Turki memaksudkan pada prinsip non-refoulement – prinsip PBB yang melarang pengusiran pengungsi ke negara yang berpotensi membuat pengungsi menghadapi ancaman kekerasan atau hukuman penjara.

Ia menambahkan bahwa masyarakat internasional akan mengikuti dengan seksama konsekuensi tindakan Thailand.

[Worldbulletin/kiblat/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Organisasi Zionis Usulkan Pelarangan Umat Muslim Masuki Al-Aqsha

item-thumbnail


+ResistNews Blog  – Organisasi Kuil Yahudi pada rabu (8/7) meminta PM Israel Benjamen Netanyahu agar menutup masjid Al-Aqsha bagi umat Islam menjelang peringatan “Robohnya Kuil” pada awal Agustus nanti.

Dalam surat yang dikirim oleh gabungan organisasi yahudi pembela Kuil (Haikal), mereka menyatakan, “Kami bangsa Israel menyampaikan kapada Anda agar membuka pintu gerbang bukit Kuil/Haikal (Masjid Al-Aqsha) agar warga Yahudi mendakinya selama sepekan saja sebelum 9 Agustus dan menutupnya selama rentang tersebut bagi umat Islam minimal pada saat Yahudi ada di sana.”

Mereka menyebut umat Islam sebagai biang kerusuhan dan agar tidak diperkenankan masuk masjid Al-Aqsha selama perayaan agar Yahudi menggelar ritual dengan bebas.

Organiasi Yahudi menilai jika Netanyahu merespon tuntutan tersebut maka dianggap menepati janjinya selama kampanye politiknya dan membuat pondasi mekanisme memungkinkan bagi Yahudi menggelar di bukit Kuil.(infopalestina/lasdipo.co/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Rusia Veto Resolusi Genosida Muslim Bosnia

item-thumbnail


+ResistNews Blog – Rusia memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengutuk Pembantaian Srebrenica 1995 sebagai genosida Muslim Bosnia oleh Serbia.

Worlbulletin memberitakan resolusi, yang diusulkan Inggris sebelum ulang tahun ke-20 Pembantian Srebrenica, adalah prasyarat bagi rekonsiliasi.

Empat anggota DK PBB; salah satunya China, abstain. Lainnya, sepuluh suara, mendukung.

Tentara Serbia-Bosnia membantai 8.000 Muslim Bosnia di Srebrenica pada Juli 1995, tanpa bisa dicegah pasukan perdamaian PBB.

Korban terdiri dari berbagai usia; anak-anak dan wanita. Sekitar 6.000 lari ke hutan, dan dibantai.

Serbia menolak mengakui tragedi itu sebagai genosida, padahal fakta berbicara pembantaian itu. Namun PM Serbia Alexander Vucic berjanji akan menghadiri peringatan pembantaian itu, tapi dengan harapan resolusi DK PBB ditangguhkan.

Belgrade melobi Rusia, sekutu tradisional Serbia, agar memverto resolusi itu. Presiden Vladimir Putin, yang butuh dukungan di Eropa Timur karena sedang berkonflik dengan Barat, menjawab permintaan itu.

Serbia juga mengancam akan memecah Bosnia, jika resolusi itu diloloskan. Caranya, dengan memprovokasi Republik Sprska — negara orang Serbia di dalam Bosnia-Herzegovina — untuk memisahkan diri dari Federasi Bosnia. (wb/in/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Bagi Pemerintah, Tak Ada Kata Putus untuk Freeport

item-thumbnail


+ResistNews Blog – Bos Freeport , James Moffet, diketahui menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (2/7). Informasi mengenai pertemuan tersebut disampaikan Menteri ESDM Sudirman Said yang mengaku diminta mendampingi Presiden selama menerima Moffet.

Lalu, apa yang akan dibahas dalam pertemuan Jokowi-Moffet ? “Saya kira mereka (Freeport) akan menyampaikan komitmennya untuk investasi di sini, seperti biasa lah,” ucap Sudirman sebelum pertemuan seperti dilansir republika.

Selain Sudirman, selama pertemuan tersebut Jokowi juga didampingi oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago.

Untuk diketahui, pertemuan antara Jokowi dan bos Freeport tersebut masuk dalam agenda internal Presiden. Jokowi disebutkan akan melakukan sejumlah pertemuan internal mulai pukul 10.00 WIB.

Pemerintah mengisyaratkan akan memperpanjang kontrak perusahaan tambang raksasa, Freeport. Sebab, selama mereka menaati aturan yang ditetapkan, pemerintah tak memiliki alasan untuk memutus kontrak dengan Freeport.

“Kalau kita diskusi mengenai investasi, pembangunan smelter, listrik, itu tidak mungkin ada pikiran untuk memutuskan. Karena smelter, listrik, dan tambang bawah tanah hanya bisa terjadi kalau investasi masuk,” kata Menteri ESDM Sudirman Said usai mendampingi Presiden Jokowi menemui bos Freeport dari Amerika, James Moffet. (rol/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Pemimpin Baru Al-Qaeda Yaman Serukan Serang Militer AS ke Jantung Kota

item-thumbnail


+ResistNews Blog  – Pemimpin baru al-Qaidah Yaman (AQAP) menyerukan untuk menyerang Amerika Serikat dalam pidato pertamanya sejak memimpin kelompok jihad itu.

Abu Hurairah Qassim al-Raymi menggantikan Nasser al-Wuhayshi sebagai pemimpin umum Al-Qaidah di Semenanjung Arab (AQAP). Syeikh al Wuhayshi terbunuh dalam serangan drone di kota Mukalla, Yaman, bulan lalu.

Dalam pidatonya, Raymi memuji Wuhayshi, dan memperbaharui baiatnya kepada pemimpin tertinggi al-Qaidah, Syeikh Ayman al-Zawahri hafidzahullah, serta menyerukan serangan terhadap Amerika Serikat, seperti dilansir dari SITE.

“Kalian semua harus mengumpulkan dan mengarahkan panah serta pedang kalian melawan mereka (Amerika),” ujar Raymi dalam pidatonya selama 14 menit yang disampaikannya untuk semua Muslim di dunia.

“Allah telah menolongmu melawan musuh ini, bukan hanya karena kalian telah berhasil berada di ‘rumah’ mereka, tapi dengan memuji Allah dan kebesaranNya, kalian telah berhasil masuk ke dalam jantung mereka,” lanjut dia lagi, diduga kuat ditujukan untuk Muslim di Amerika.

Rekaman yang diproduksi oleh sayap media AQAP, al-Malahem Media Foundation, itu juga dipublish melalui channel AQAP di Youtube.

Dalam rekaman itu, Raymi juga berbaiat pada Syeikh Aiman Zawahri, pemimpin al-Qaidah sepeninggal Syeikh Usamah bin Laden. “Saya menyatakan kesetiaan kepada Anda, siap mendengarkan dan patuh, di waktu sulit dan mudah,” ujar Qasim al Raymi.

Selain itu, Qasim al-Raymi juga menyampaikan ucapan selamatnya pada faksi jihad di Suriah, termasuk diantaranya adalah Jabhah Nusrah serta faksi jihad lain atas kesuksesan mereka di provinsi Idlib dan juga untuk Taliban Afghanistan atas kemenangannya di Azm. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Tanggapan Penuh Cameron Adalah Dengan Cara Membungkam Suara-suara politik

item-thumbnail


+ResistNews Blog - London Inggris, 30 Juni 2015 – Ketika berbicara setelah pembunuhan sejumlah warga Inggris di Tunisia, Perdana Menteri David Cameron mengatakan Inggris menghadapi ‘ancaman eksistensial’ yang harus dilawan melalui respon dengan ‘spektrum berskala penuh’. Di antara langkah-langkah ini, Cameron berbicara untuk mengambil langkah pada ‘narasi ekstrimisi’ dan mereka yang membenarkan hal itu, dengan mengklaim mereka bertindak sebagai pintu masuk bagi terorisme.

Taji Mustafa, Perwakilan Media Hizbut Tahrir di Inggris berkomentar, “Sebagaimana mentornya Tony Blair, Cameron bersikeras untuk mendiskreditkan narasi conveyor belt (alat pengangkut) dengan berargumen bahwa keyakinan pada nilai-nilai Islam normatif menyebabkan orang untuk melakukan tindakan kekerasan. Ini adalah ‘teori’ cacat yang telah dihapus oleh para akademisi – dan bahkan sendiri oleh Unit Perilaku di MI5 itu sendiri “.

“Dengan mengatakan bahwa ia berencana untuk mengambil tindakan terhadap orang-orang yang tidak menggunakan kekerasan tapi yang mengungkapkan pandangan politik dan agama diman dia tidak bisa membantahnya, (yang dia sebut sebagai ‘narasi ekstrimis’) Cameron telah melanggar nilai-nilai yang sangat dia klaim begitu besar. Dengan menargetkan ide-ide dan bukan ancaman keamanan yang sebenarnya, dengan menggunakan bahasa ‘ancaman eksistensial’ atas Inggris, dia menyatakan niatnya untuk terus melancarkan serangan udara ideologis dan pada saat yang sama dia berpura-pura sangat memuja Magna Carta. ”

“Dengan mengkritik ‘orang-orang yang berpikir bahwa khilafah mungkin bukan ide buruk ‘ bagi dunia Muslim, ia benar-benar mengabaikan sejarah wilayah itu, dimana di bawah Khilafah keadaan menjadi stabil dan memiliki sistem pemerintahan yang memiliki legitimasi di mata rakyatnya. Khilafah merupakan bagian integral dari Islam normatif, dan telah mendapat tempat yang mapan dalam hukum Islam klasik, dan bukan beberapa penyimpangan zaman modern. Khilafah ini bukanlah seperti apa yang kita lihat di Irak dan Suriah pada hari ini. ”

“Pidatonya yang disampaikan hanya beberapa minggu yang lalu di sebuah konferensi keamanan di Slovakia menunjukkan dia akan lebih memilih serangkaian Negara-negara yang gagal di dunia Muslim yang bisa dimanfaatkan oleh kekuatan Barat, dimana Khilafah yang sesungguhnya (sebagai lawan dari ISIS) yang sesuai dengan keyakinan orang-orang di wilayah tersebut dan yang mengurusi urusan mereka berdasarkan Islam. ”

“Pendekatan Cameron akan menjadi lucu jika hal itu tidak terkesan bergitu menyeramkan – karena para guru diharapkan untuk memata-matai anak-anak muridnya yang Muslim, meningkatkan pengawasan yang akan mempengaruhi semua orang, dan mengambil tindakan keras atas pandangan politik dan agama yang sah.”

“Alih-alih mengatasi akar penyebab pembunuhan tragis terhadap warga Inggris di Tunisia, Cameron malah terlibat dalam gerakan politik murahan yang tidak masuk akal, dengan mencoba mengalihkan perhatian semua orang dari kebijakan luar negeri yang membawa bencana yang telah menyebarkan kekacauan dan kehancuran di dunia Muslim, dimana banyak penelitian menyatakannya sebagai kontributor kunci atas ketidakamanan dan kekerasan global. ”

[hizb.org.uk+ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Renungan Menyambut Idul Fitri: Bersama Umat Tegakkan Khilafah ar-rasyidah

item-thumbnail


[Al-Islam edisi 764, 23 Ramadhan 1436 H – 10 Juli 2015 M]

Seminggu lagi, atas izin Allah SWT, kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Pada hari itu kita pantas bersyukur kepada Allah SWT. Allahlah Yang telah memberi kita kesempatan untuk menikmati Idul Fitri yang penuh bahagia setelah sebulan penuh kita berpuasa, agar kita menjadi insan-insan yang bertakwa.

Namun, di tengah rasa bahagia itu, kita tidak boleh melupakan kondisi umat Islam terkini, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Pasalnya, masih banyak persoalan datang silih berganti seakan-akan tidak mau berhenti.

Ekonomi Terus Memburuk

Di dalam negeri kebijakan-kebijakan neoliberalisme terus menggila. Harga-harga barang dan jasa terus naik. Harga BBM lebih dulu naik akibat subsidi BBM dicabut. Harga gas elpiji naik. Tarif listrik juga naik. Bahkan tahun 2016 mendatang subsidi listrik untuk pelanggan Rumah Tangga 450 watt dan 900 watt akan dihilangkan. Artinya, pelanggan Rumah Tangga 450 watt dan 900 watt nantinya harus membayar hampir dua kali lipat dari tarif listrik yang dibayar saat ini. Masih banyak masalah lainnya yang menimpa hampir di semua sektor. Para penguasa seakan-akan tak peduli lagi dengan rakyatnya. Mereka mencabut subsidi seenaknya walaupun rakyatnya sudah sangat menderita.

Kita juga melihat nilai tukar dolar AS semakin kuat, sementara nilai rupiah makin melemah. PHK (pemutusan hubungan kerja) mulai merajalela akibat lesunya perekonomian di negeri ini. Sebagian ekonom malah memperingatkan, jika kondisi ekonomi saat ini terus berlanjut, maka negeri ini akan masuk dalam resesi ekonomi. Krisis ekonomi pun siap melanda.

Anehnya, dalam situasi ini, sikap penguasa terhadap perusahaan asing justru sebaliknya. Contohnya terhadap PT Freeport yang menguasai tambang emas, perak dan tembaga di Papua. Tambang yang dalam syariah Islam seharusnya menjadi milik kita bersama (milkiyyah ‘âmmah), dieksploitasi secara rakus oleh PT Freeport yang banyak melanggar aturan yang ada. Sudah tiga tahun (tahun 2012, 2013 dan 2014) PT Freeport tidak membayar dividen kepada Pemerintah Indonesia. Tahun ini pun PT Freeport gelagatnya juga tidak akan membayar deviden kepada Pemerintah. Alasannya untuk investasi. PT Freeport juga tidak kunjung membangun smelter untuk mengolah bahan mentah. Anehnya, meski sudah banyak melanggar peraturan yang ada, PT Freeport tetap dibiarkan saja oleh Pemerintah. Bahkan Pemerintah tunduk tak berdaya dan justru menjadi pelayannya. Buktinya, Pemerintah malah akan memperpanjang izin operasi PT Freeport selama 20 tahun lagi di Papua. Izin operasi Kontrak Karya (KK) akan diubah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Itu hanyalah berganti nama, namun hakikatnya sama. Intinya, PT Freeport tetap leluasa mengeruk kekayaan milik rakyat di Bumi Papua. Jika percepatan IUPK itu bisa dilakukan pada 2015, artinya PT Freeport masih diizinkan merampok kekayaan kita 20 tahun lagi hingga tahun 2035. Bahkan sesuai UU Minerba, jika IUK sudah di dapat, PT Freeport punya hak memperpanjang izin tersebut dua kali sepuluh tahun. Jika semua itu terjadi, PT Freeport akan terus mengeruk kekayaan milik rakyat itu hingga tahun 2055.

Dunia Islam Makin Memprihatinkan

Kondisi umat Islam di luar negeri juga masih sangat memprihatinkan. Jangan lupakan saudara-saudara kita para pejuang syariah dan Khilafah yang ditindas diktator brutal Uzbekistan! Jangan lupakan saudara-saudara kita Muslim Rohingnya yang sengsara terombang-ambing di tengah lautan! Jangan lupakan saudara-saudara kita di Mesir yang ditindas oleh Presiden Jenderal al-Sisi yang telah menjadi tiran! Jangan lupakan saudara-saudara kita di Suriah yang dibunuh dan diperangi oleh pemimpinnya sendiri, Basyar Assad, yang menjadi setan! Semuanya mendapat dukungan penuh dari gembong kekufuran, yakni AS dan komplotannya.

Sungguh, kita tidak boleh mengabaikan kondisi umat yang demikian. Kita adalah umat yang satu. Penderitaan umat Islam di mana pun di muka bumi ini hakikatnya adalah penderitaan kita bersama sebagai satu umat. Rasulullah saw. pernah bersabda:

«اَلْمُسْلِمُوْنَ كَرَجُلٍ وَاحِدٍ إِنْ اِشْتَكَى عَيْنُهُ اِشْتَكَى كُلُّهُ وَإِنْ اِشْتَكَى رَأْسُهُ اِشْتَكَى كُلُّهُ»

Kaum Muslim itu laksana seorang laki-laki. Jika sakit matanya maka seluruh tubuhnya akan merasa sakit. Jika sakit kepalanya maka seluruh tubuhnya akan merasa sakit pula (HR Muslim).

Syariah Islam sebagai Solusi

Sesungguhnya Islam memiliki solusi tuntas untuk mengatasi kondisi umat yang masih memperihatinkan di atas. Kondisi umat itu dapat diumpamakan seperti orang yang sakit. Obatnya yang pas dan mujarab hanyalah syariah Islam saja.

Syariah Islam telah mengharamkan kebijakan-kebijakan neoliberalisme yang menimbulkan derita. Kebijakan neoliberalisme itu lahir dari neoimperialisme (penjajahan gaya baru) dari negara-negara kafir penjajah, baik secara langsung maupun melalui lembaga-lembaga mereka seperti IMF, WTO, ADB, dan Bank Dunia. Adanya dominasi dan penguasaan pihak asing atas kita ini sebenarnya telah diharamkan oleh Allah SWT, sesuai firman-Nya:

]وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلاً [

Allah sekali-kali tidak akan pernah memberikan jalan bagi kaum kafir untuk menguasai kaum Mukmin (TQS an-Nisa` [4]: 141).

Syariah Islam juga telah mewajibkan kita mengelola tambang-tambang besar, seperti di Papua, sebagai milik kita bersama (milkiyyah ‘âmmah), bukan sebagai milik pribadi yang dapat dieksploitasi oleh korporasi (perusahaan) swasta. Nabi saw. terbukti pernah membatalkan pemberian tambang kepada pribadi yang depositnya sangat besar. Ibn al-Mutawakkil menuturkan riwayat dari Abyadh bin Hamal yang bertutur bahwa:

أَنَّهُ وَفَدَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَاسْتَقْطَعَهُ الْمِلْحَ – قَالَ ابْنُ الْمُتَوَكِّلِ الَّذِى بِمَأْرِبَ – فَقَطَعَهُ لَهُ فَلَمَّا أَنْ وَلَّى قَالَ رَجُلٌ مِنَ الْمَجْلِسِ أَتَدْرِى مَا قَطَعْتَ لَهُ إِنَّمَا قَطَعْتَ لَهُ الْمَاءَ الْعِدَّ. قَالَ فَانْتَزَعَ مِنْهُ

Ia pernah datang kepada Rasulullah saw. Lalu ia meminta (tambang) garam—Ibn al-Mutawakkil berkata, “Yang ada di Ma’rib.” Beliau lalu memberikan tambang itu kepada dia. Ketika dia (Abyadh bin Hamal) pergi, seseorang di majelis itu berkata, “Apakah Anda tahu apa yang Anda berikan? Sungguh, Anda telah memberi dia (sesuatu laksana) air yang terus mengalir.” Ibn al-Mutawakkil berkata, “Rasul lalu menarik kembali (tambang itu) dari dia(HR Abu Dawud, at-Tirmidzi dan al-Baihaqi).

Syariah Islam juga telah mewajibkan kita untuk memberikan pertolongan kepada saudara sesama Muslim yang menderita, seperti Muslim Rohingya, sesuai firman-Nya:

] وَإِنْ اسْتَنصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمْ النَّصْرُ[

Jika mereka meminta pertolongan kepada kalian dalam (urusan pembelaan) agama maka kalian wajib memberikan pertolongan (TQS al-Anfal [7]: 72).

Pentingnya Khilafah

Pertanyaannya, bagaimana caranya agar syariah Islam dapat berfungsi efektif mengatasi masalah-masalah umat yang ada? Di sinilah kita harus memahami, bahwa syariah Islam memerlukan sebuah negara yang menerapkannya. Itulah yang dinamakan Khilafah ar-Rasyidah. Hanya dalam negara Khilafah ar-Rasyidah saja syariah Islam dapat diterapkan secara seutuhnya.

Tanpa Khilafah ar-Rasyidah mustahil umat Islam dapat lepas dari neoliberalisme dan neoimperialisme yang terus menjadi sumber derita. Tanpa Khilafah ar-Rasyidah tidak mungkin kita dapat mengelola sumberdaya alam umumnya dan tambang khususnya dengan baik agar rakyat hidup sejahtera. Tanpa Khilafah ar-Rasyidah tidak mungkin kita dapat secara sempurna menolong saudara-saudara kita yang tertindas oleh para penguasa yang durjana. Maka dari itu, semua kaum Muslim harus berjuang bersama menegakkan Khilafah ar-Rasyidah.

Sesungguhnya Khilafah ar-Rasyidah bukanlah ajaran asing bagi kita. Khilafah ar-Rasyidah adalah kewajiban yang telah disepakati oleh para ulama kita meskipun keberadaannya sejak tahun 1924 di Turki telah sirna akibat persekongkolan Inggris, gembong penjajah, dengan Mustafa Kamal Attaturk yang menjadi anteknya.

Insya Allah, Khilafah ar-Rasyidah akan segera tegak kembali meskipun negara kafir Amerika dan antek-anteknya membencinya. Pasalnya, kembalinya Khilafah adalah janji Allah SWT kepada kita:

]وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي اْلأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ …[

Allah telah berjanji kepada orang-orang beriman dan beramal salih di antara kalian, bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa; juga akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhai untuk mereka…(TQS an-Nur [24]: 55).

Kepastian bahwa Khilafah ar-Rasyidah bakal kembali tegak juga sudah disampaikan oleh Rasulullah saw. sebagai berita gembira melalui sabdanya:

«ثُمَّ تَكُوْنُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ»

Kemudian (setelah masa penguasa diktator/mulkan jabriyyat[an]) akan ada kembali Khilafah yang mengikuti jalan kenabian (HR Ahmad dan al-Bazzar).

WalLâh a’lam bi ash-shawâb. []



Komentar al-Islam

Ketua DPR Setya Novanto mengakui bahwa hingga penutupan masa sidang IV Tahun 2014-2015, kerja legislasi DPR masih belum optimal (Kompas.com, 7/7/2015).
  1. Justru keberadaan fungsi legislasi wakil rakyat itu sendiri adalah sumber masalah.
  2. Melalui legislasi itulah kepentingan neoimperiaslime dan neoliberalisme dengan mudah masuk ke negeri ini dan menjadi legal secara hukum.
  3. Dalam Islam hak menetapkan hukum hanyalah milik Allah. Fungsi manusia hanyalah menerapkan hukum yang sifatnya qath’i serta menggali hukum dari al-Quran dan as-Sunnah, Ijmak Sahabat dan Qiyas syar’i untuk masalah ijtihadiyah, lalu mengadopsinya dan menerapkannya.
[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Laporan : AS, Inggris, Perancis Berada di Balik Pembantaian Warga Muslim Bosnia Tahun 1995

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Dokumen yang baru terungkap dari perang Bosnia dan pembantaian Muslim tahun 1990 di sana oleh regu pembantai Serbia menunjukkan bahwa AS, Inggris dan Perancis berada di balik pembantaian terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II itu.

Sebuah penyelidikan baru tentang bagaimana pembantaian terhadap lebih dari 8.000 anak laki-laki dan kaum laki-laki Muslim Bosnia menunjukkan bahwa pemerintah Inggris, Amerika dan Perancis untuk menyerahkan wilayah yang aman yang dilindungi PBB untuk diberikan kepada milisi Serbia bersenjata selama perang di Bosnia.

Regu pembantai Serbia membantai laki-laki Bosnia di Srebrenica selama empat hari pada bulan Juli 1995 dan memberikan rincian baru tentang genosida besar-besaran yang dilakukan oleh orang-orang Serbia yang muncul 20 tahun kemudian, sesaat sebelum menandai peringatan kejadian itu.

Menurut kabel rahasia AS, yang dikutip dalam laporan hari Sabtu oleh harian Inggris, The Guardian, yang memberikan rincian pembunuhan yang dicapai badan-badan intelijen Barat dan para pengambil keputusan segera setelah pembantaian itu dimulai pada tanggal 13 Juli 1995.

“CIA menyaksikan pembantaian itu secara ‘live’ di pos satelit di Wina. Sejak hari itu, pesawat mata-mata menangkap apa yang terjadi. Orang-orang yang berdiri ditahan oleh para penjaga bersenjata. Kemudian gambar menunjukkan mereka berbaring di ladang, dan mati,” tambah laporan itu, mengutip salah satu kabel rahasia.

Laporan itu mengutip seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS yang mengatakan bahwa “semua mitra AS segera diberitahu,” tapi pembantaian itu berlangsung dengan tidak ada upaya untuk mencegah para pembunuh, atau untuk mencari para korban.

Menurut harian Inggris itu, sehari setelah pembantaian, Dewan Keamanan PBB mengatakan mengkhawatirkan terjadinya “penganiayaan berat dan pembunuhan warga sipil yang tidak bersalah.” Dewan telah menerima laporan “bahwa 4.000 pria dan anak laki-laki telah hilang.”

Namun, Laporan Guardian itu mengatakan, “para diplomat terus melakukan bisnis sebagaimana biasa.”

Pertumpahan darah terjadi setelah pasukan Serbia Bosnia menyerbu kota Bosnia itu, meskipun secara resmi dinyatakan sebagai kawasan yang dilindungi oleh PBB.

Kabel rahasia itu juga mengungkapkan juga bahwa sebelum pembantaian, Washington menyerukan apa yang disebut pasukan penjaga perdamaian PBB di Srebrenica untuk menarik diri kembali dari daerah yang aman itu, suatu keputusan yang didukung oleh Paris dan London.

Selain itu, mantan pejabat Departemen Pertahanan Belanda telah menyatakan bahwa PBB menyediakan 30.000 liter bahan bakar gas untuk Serbia, memfasilitasi pengambilalihan Srebrenica dan pembantaian brutal di sana.

Semua keputusan yang diadopsi oleh para pemimpin Barat sebelum pembantaian dilakukan dengan sepengetahuan mereka jelas bahwa para pemimpin Serbia telah berjanji untuk membasmi kaum Muslim bahkan jika “darah mengalir hingga ke lutut.”

Sementara itu, genosida tidak pernah disebutkan dalam negosiasi damai dengan para pemimpin Serbia. Pengungkapan baru ini menimbulkan tantangan serius untuk versi resmi Barat atas peristiwa yang telah lama menggambarkan pembantaian Srebrenica sebagai insiden yang mengejutkan dan tak terduga. (presstv/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Pengacara Beijing: Tingkat Pengguna Media Sosial Faktor Utama Tingkat Perceraian

item-thumbnail


+ResistNews Blog - PENGACARA Beijing Liu Lin, meningkatnya penggunaan media sosial merupakan faktor utama peningkatan tingkat perceraian, Thestarmelaporkan, pada Selasa (07/07/2015).

Liu Lin dari Beijing Shuangli Law Firm sembilan dari sepuluh kasus perceraian yang Liu tangani melibatkan perselisihan dipicu oleh media sosial.

Sebuah laporan dari Departemen Urusan Sipil mengungkapkan bahwa jumlah pasangan yang akan bercerai meningkat dari 2,68 juta di tahun 2010 hingga 3,64 juta pada tahun 2014. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat perceraian telah meningkat selama 10 tahun berturut-turut.

“Saya tidak pernah berpikir teknologi bisa mengakibatkan sebuah perceraian, tapi saya menangani kasus perceraian dipicu oleh QQ (alat messaging) pada tahun 2011 dan sejak melihat kasus-kasus lain yang sejenis,” kata Liu.

Pesatnya pertumbuhan media sosial, termasuk WeChat layanan pesan instan, membuat komunikasi lebih mudah. Sehingga dapat mengurangi jumlah waktu yang diberikan untuk kebutuhan pribadi. Komunikasi tatap muka merupakan sesuatu yang sangat penting untuk mempertahankan sebuah pernikahan.

“Jika seorang ibu rumah tangga menggunakan WeChat pada siang dan malam hari dapat menciptakan ketidakcocokan antara pasangan dan juga dapat menghentikan mereka untuk berkomunikasi,” tambah Liu. [ry/islampos/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Hacker ISIS Bobol Situs LSM Pemantau Perang Suriah

item-thumbnail


+ResistNews Blog - HACKER yang mengaku berafiliasi dengan kelompok ISIS berhasil membuatdown situs Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) pada Rabu kemarin (8/7/2015) dan mengancam direktur LSM tersebut, lapor AFP.

Kelompok yang menamakan diri mereka Tentara Cyber ​​Khilafah mengganti halaman depan situs pemantau perang Suriah itu dengan gambar editanphotoshop dari direktur Observatorium serta teks yang mengancam dirinya.

Observatorium adalah LSM pemantau perang Suriah yang berbasis di Inggris dan salah satu dari beberapa kelompok yang telah melaporkan pelanggaran oleh semua pihak dalam konflik serta mendokumentasikan korban tewas di Suriah.

Satu screenshot dari situs yang dihack situs menunjukkan gambar wajah direktur Rami Abdel Rahman berpakaian oranye ala sandera ISIS dan tampaknya akan segera dipenggal oleh jihadis bersenjatakan pisau.

Teks di halaman depan situs mengklaim bahwa “Tentara Cyber ​​Khilafah masuk ke sistem komputer SOHR, menguasai situsnya, merusaknya, dan memusnahkan data-datanya.”

Abdel Rahman menegaskan hacker telah menghancurkan data pada server Observatorium, tetapi mengatakan bahwa mereka memiliki salinan semua informasi yang telah diterbitkan dan sampai situs ini normal kembali, mereka akan mempublikasikan semua data di akun Facebook dan Twitter.

Dia mengatakan Observatorium sebelumnya telah menerima ancaman serupa dari pemerintah Suriah dan afiliasi Al-Qaidah Jabhah Al-Nusrah.

“Tapi kami akan terus melakukan pekerjaan kami dan mendokumentasikan apa yang terjadi di Suriah,” tegas Rami Abdel Rahman kepada AFP.[fq/islampos/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Warga Mesir Demo Peringati 2 Tahun Pembantaian 50 Pendukung Ikhwan

item-thumbnail


+ResistNews Blog - RATUSAN pengunjuk rasa anti pemerintah menggelar aksi demonstrasi di Mesir untuk menandai peringatan tahun kedua pembantaian 50 pendukung Ikhwanul Muslimin di ibukota Kairo, lapor Press TV.

Aksi demonstrasi diadakan di Kairo, serta di Alexandria dan Giza untuk menandai pembantaian 8 Juli 2013 terhadap 50 pendukung presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis Muhammad Mursi. Insiden dua tahun yang lalu sering disebut sebagai pembantaian ‘Garda Republik’.
Demo, yang sebagian besar diikuti oleh pendukung Ikhwanul Muslimin, juga terjadi di provinsi Delta Nil al-Sharqiya, al-Beheira, Kafr al-Sheikh, dan al-Monoufiya.

Demonstran juga turun ke jalanan di provinsi Fayoum, Bani Suef, dan Assyut.

Tindakan kekerasan tahun 2013 berlangsung lima hari setelah penggulingan Mursi oleh kepala militer yang sekarang menjadi Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi. Dan sedikitnya 400 orang terluka dalam peristiwa tersebut.

Saat itu, tentara Mesir menyerang pengunjuk rasa yang berusaha membebaskan Muorsi dari penahanan di dalam gedung Garda Republik di Heliopolis, Kairo.

Memperingati ulang tahun pembantaian, Ikhwan memperingatkan para “tukang jagal” bahwa pembalasan akan datang, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan.[fq/islampos/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Bela Pendirian Masjid, Walikota di Australia: Ini Kebutuhan Muslim!

item-thumbnail


+ResistNews Blog - MARK Jamieson, walikota Sunshine Coast di Queensland, Australia, menegaskan keputusan untuk mengizinkan berdirinya masjid di daerah Maroochydore di kota itu sudah sesuai peruntukannya.

Izin perubahan bangunan menjadi masjid itu diajukan oleh Muslim organisation Sunshine Coast (MoSC) dan telah disetujui pemerintah setempat.

Menurut Walikota Jamieson, permohonan itu disetujui karena sejalan dengan rencana pemerintah mengembangkan kota baru.

“Daerah itu bersama daerah lainnya di sepanjang Sunshine Coast dipandang cocok sebagai tempat orang beribadah,” katanya kepada ABC Australia, Rabu (8/7/2015).

“Masjid adalah tempat beribadah. Sudah tepat bahwa hal ini ditangani oleh pegawai kami, jika tidak maka akan menjadi bola politik,” kata Walikota Jamieson.

Masyarakat muslim setempat membeli bangunan di daerah Maroochydore itu yang sebelumnya merupakan milik gereja Uniting Church tahun lalu.

Sejak itu, dua kelompok anti Islam terus melakukan aksi protes dan demonstrasi menentang berdirinya masjid.

Menurut Walikota Jamieson, pihaknya memeriksa permohonan masjid tersebut semata-mata berdasarkan syarat perencanaan kota yang ada.

“Kami tidak bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri, kami tidak bertanggung jawab atas pengawasan perbatasan negara kita,” ujarnya.

“Kami hanya bertanggung jawab atas perencanaan kota, dan pendekatan kami adil dan murni terkait dengan hal itu,” tegas Walikota Jamieson.

Dia mengatakan, “Masjid ini menggunakan bangunan yang sudah ada sebelumnya, bukan sebuah bangunan baru, sehingga akan memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim di Sunshine Coast.”

Para warga yang mendukung pembangunan masjid di Sunshine Coast, Australia. (Foto: Bruce Atkinson/ABC)

Seperti kebanyakan pendirian masjid di Australia, masjid di Sunshine Coast ini juga memicu aksi protes dari sejumlah kalangan.

Namun, uniknya, demo tandingan dari warga lainnya yang mendukung juga terjadi dalam kasus ini.

Warga yang mendukung kebebasan beragama melakukan aksinya dengan membawa berbagai poster, misalnya yang menyatakan “Kita lebih baik daripada bigotry”, merujuk kepada para penentang masjid.

Sementara itu Walikota Jamieson menjelaskan bahwa kotanya telah merencanakan untuk pertambahan sekitar 150 ribu penduduk dalam 20 tahun ke depan.

“Tentu saja jumlah ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan penduduk di bagian lain Australia, tapi hal itu disebabkan oleh popularitas Sunshine Coast sebagai lokasi yang ideal,” katanya. [rn/Islampos/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Setahun Pasca Agresi Israel, Krisis Masih Melanda Jalur Gaza

item-thumbnail

+ResistNews Blog – Warga Gaza memperingati setahun agresi Israel yang menewaskan ribuan orang dan menghancurkan ribuan rumah. Mereka meluapkan kemarahan akibat lambannya rekonstruksi Gaza oleh lembaga-lembaga internasional.

Dilansir dari Al-Jazeera, Selasa (07/07), puluhan wanita warga Gaza menuntut segera mengembalikan Gaza seperti dua tahun lalu, sebelum agresi Israel. Tuntutan itu ditujukan kepada jaringan organisasi masyarakat dan lembaga internasional.

Mereka melakukan aksi itu di atas reruntuhan rumah sakit “Al-Wafa” di timur Gaza. Rumah sakit itu hancur setahun lalu akibat serangan jet tempur Israel.

Puluhan wanita itu juga meneriakkan yel-yel yang menuntut internasional memasukkan para komandan Israel ke daftar penjahat perang.

Pada bagiannya, kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) menegaskan bahwa kota Gaza masih mengalami krisis. Hal itu karena lambannya rekonstruksi kota itu setelah hancur digempur Israel.

“Setelah setahun agresi Israel ke Jalur Gaza yang menghabiskan waktu 51 hari, masih terdapat seratus ribu warga yang hidup dalam tenda-tenda pengungsian. Sebanyak 120 ribu lainnya kekurangan air,” kata Janes Lark, juru bicara OCHA, kepada media di Jenewa.

Dia mengungkapkan, kerugian langsung dan tidak langsung dari perang di Jalur Gaza mencapai $ 140.0000.000, dan $ 1,7 miliar dari faktor ekonomi.

Seperti diketahui, Israel menggulirkan operasi darat ke Jalur Gaza pada 8 Juni 2014 lalu. Agresi itu berlangsung selama 51 hari tanpa henti.

Sebanyak 2.200 warga Gaza terbunuh akibat agresi itu. Ribuan rumah warga dan fasilitas publik tak luput dari sasaran militer Israel.

Berdasarkan data yang dihimpun lembaga PBB UNWARA dan UNDP, jumlah rumah yang hancur total sebanyak 12 ribu rumah. Sementara 160 ribu lainnya hancur sebagian, 6.600 di antaranya tidak bisa ditinggali.

[Al-Jazeera/kiblat/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Athena, Ibu Kota di Eropa Tanpa Masjid

item-thumbnail


+ResistNews Blog – Konstitusi Yunani menyebutkan negara melindungi kebebasan beragama, dan setiap pemeluk agama bebas menjalankan ibadahnya. Namun Athena, ibu kota Yunani, adalah satu-satunya ibu kota negara di Eropa yang tidak memiliki tempat ibadah selain untuk Kristen Ortodoks.

Situs worldbulletin melaporkan masjid sempat hadir di Athena beberapa tahun lalu, tapi telah hangus terbakar dua tahun lalu dan lenyap. Seperti di Italia, 300 ribu Muslim di Yunani harus shalat Jumat di garasi, ruang bawah tanah, dan tempat-tempat darurat.

Peraturan Yunani menyebutkan mengubah tempat darurat sebagai sarana ibadah melanggar hukum, tapi Muslim di Yunani tidak punya pilihan selain harus melakukan hal itu untuk melaksanakan shalat Jamaah.

Sejak krisis finansial sejak 2008, tempat ibadah ilegal agama pun menjadi sasaran kekerasan. Partai sayap kanan Golden Dawn memicu kekerasan terhadap kelompok Muslim dan pemeluk agama lain. Akibatnya, tidak ada Kaum Muslimin yang berani membangun masjid.

Sementara itu dalam salah satu insiden lain, sekitar 100 pendukung partai sayap kiri memprotes penggunaan sebuah tempat darurat sebagai masjid dan mengancam akan membantai jamaahnya.

Sejak 2012, menurut data pemerintah Yunani, terjadi 800 serangan terhadap Muslim. Salah satu yang paling fatal adalah serangan yang menewaskan Shahzad Luqman, Muslim asal Pakistan.

Penyerangnya adalah sekelompok anggota partai sayap kiri Golden Dawn. Pemerintah Yunani bertindak keras, dengan memenjarakan semua penyerang seumur hidup. Namun kekerasan dan kebencian terhadap orang Islam tidak berhenti sampai di situ.

Anggota Golden Dawn secara aktif menyatakan keberatan akan dibangunnya masjid, dan pandangannya didukung pula oleh otoritas Gereja Ortodoks Yunani.

Uskup Seraphim mengatakan Yunani harus melestarikan identitasnya. Selama lima abad Yunani berada di bawah kekuasaan Turki Ottoman, dan mengijinkan pembangunan masjid akan sangat melukai para ‘pahlawan’ mereka.

Muslim dan pemeluk agama lain juga tidak memiliki pemakaman. Jadi, jika ada Muslim di Athena meninggal, keluarganya harus membawa jenazahnya kemebali ke negaranya.

Atau jika kebetulan yang meninggal adalah orang Yunani yang memeluk Islam, keluarganya harus memakamkannya di Thrasia Barat — 800 kilometer dari Athena.

Hanya di Thrasia Barat terdapat banyak pemakaman Muslim, tapi dengan harga tanah yang sangat mahal.

Kepada Today Zaman, Imam Abdelrahim Abdel-Sayed di Athena mengatakan; “Saya bisa mengatakan kita bisa shalat di mana saja, kendati tidak memiliki masjid, tapi kita tidak bisa mengubur saudara kita yang meninggal dunia di Yunani kecuali di Thrasia Barat.”

Mengubur seorang Muslim di Thrasia Barat bukan sesuatu yang murah. Setidaknya dibutuhkan 1.400 euro. Padahal, umat Islam di Yunani sangat miskin. Mereka adalah orang-orang yang lari dari Perang Balkan dan Muslim Albania.

Kini, Yunani terancam keluar dari euro. Jika itu terjadi, krisis finansial Yunani akan semakin parah dan imigran dipastikan akan meninggalkan negeri itu.

Industri Yunani, termasuk pariwisata, digerakan oleh imigran karena sebagian besar angkatan kerja di negeri itu lebih suka menjadi pegawai negeri. Yunani adalah negeri pegawai negeri, dengan masyarakat yang mementingkan rasa aman dan kepastian jaminan sosial.

Entah sampai kapan pemerintah Yunani akan menolak imigran, mengabaikan hak orang lain, dan menyebut diri negara monokultur. (wb/ty/inilah/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Jelang Kunjungan Obama ke Kenya, Serangan Al-Shabaab Bertambah Kuat

item-thumbnail


+ResistNews Blog – Kelompok jihad al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas beberapa penembakan dan pengeboman yang menewaskan 14 pekerja asing tambang dan melukai sejumlah lainnya di Kenya Utara. Serangan ini terjadi hanya beberapa pekan menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke negara Afrika Timur tersebut.

Kelompok jihad tersebut menyerang desa kecil Soko Mbuzi di dekat perbatasan Kenya-Somalia sekitar pukul 1 dini hari pada Selasa (7/7). Mereka menerobos masuk melalui gerbang menggunakan bom bensin sebelum melemparkan granat pada pekerja dan menembaki siapapun yang mencoba untuk melarikan diri.

Kepala polisi setempat memaparkan bahwa penyerangan ini berhubungan dengan afiliasi kelompok al-Qaidah yang berbasis di Somalia yang tiada lain adalah al-Shabaab.

Lebih lanjut, beberapa korban dilarikan ke rumah sakit, walaupun masih belum jelas jumlah korban yang jatuh akibat insiden ini.

Kenya berstatus ‘siaga’ sejak Maret lalu ketika Obama mengumumkan akan melakukan tur pada akhir Juli untuk menghadiri KTT Kewirausahaan Global.

Meskipun kunjungan Obama menarik antusiasme yang tinggi, fakta bahwa ayah Obama adalah orang Kenya, menimbulkan kekhawatiran bahwa Mujahidin bisa mengambil keuntungan dari kesempatan tersebut untuk melancarkan serangan.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Kenya telah mengerahkan ratusan petugas keamanan untuk meningkatkan keamanan, serta memasang kamera pengawas di banyak jalan di ibu kota Nairobi.

Namun, al-Shabaab kerap menunjukkan bahwa mereka bisa beroperasi di wilayah yang luas. Dalam sejarahnya, mereka telah menguasi wilayah dekat perbatasan Somalia, di mana mereka aktif beroperasi.

Seperti tidak takut, Obama menelepon rekannya di Kenya, Uhuru Kenyatta, yang tidak lain adalah presiden Kenya saat ini, untuk memberikan dukungannya dan mengatakan bahwa ia akan tetap pergi ke Kenya. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Mata Uang Mesir Jatuh ke Level Terendah Terhadap Dolar

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Pound Mesir telah jatuh ke level terendah yang baru terhadap dolar AS, suatu penurunan kedua dalam beberapa hari, bank sentral negara itu mengatakan dalam sebuah langkah yang dianggap bisa membantu meningkatkan investasi asing yang sangat dibutuhkan.

Bank Sentral Mesir menetapkan tingkat pemotongan sebesar 7.73 pound Mesir per dolar dalam sebuah lelang yang terjual $ 39.6 juta pada hari Minggu, dibandingkan dengan level sebelumnya sebesar 7.63 pada hari Kamis. Sebelum itu, pound telah berada di level 7.53 sejak Februari.

Level baru ini adalah tingkat terendah sejak pemerintah Mesir memperkenalkan sistem lelang pada bulan Desember 2012 yang bertujuan untuk mengatur devaluasi pound.

Para investor dan ekonom melihat mata uang Mesir bernilai terlalu tinggi dan bank sentral telah membiarkan pound jatuh sebelum pertemuan puncak investor utama pada bulan Maret.

Pemerintah Mesir sedang mencoba untuk mengirimkan pesan bahwa negara itu terbuka untuk bisnis, setelah berjuang melawan pemberontakan yang menggulingkan Hosni Mubarak.

Pemerintah telah meluncurkan serangkaian mega-proyek ambisius yang didorong melalui sejumlah tindakan keras, termasuk pemotongan subsidi bahan bakar dan mengamandemen undang-undang pajak properti. (The Siasat Daily/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Serangan Syahid Taliban Guncang Konvoi Pasukan Salibis Asing di Kabul

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Taliban semakin mengintensifkan serangan ke pihak koalisi musuh meski musuh berada di ibu kota Kabul. Serangan terakhir, seorang mujahid Taliban melancarkan aksi istisyhadiyah dengan meledakkan kendaraan sarat bahan peledaknya di dekat konvoi pasukan asing di ibukota Afghanistan Kabul.

“Kami mengkonfirmasi ledakan di Shah Shahid daerah Kabul,” kata juru bicara menteri dalam negeri Sediq Seddiqi melalui tweeter.

Ahmad Wahid, seorang saksi mata mengatakan bahwa target serangan adalah konvoi asing.

Pekan lalu, Taliban melakukan serangan serupa terhadap konvoi NATO di Kabul, menewaskan satu orang dan melukai 22.

Pasukan internasional pimpinan AS secara resmi terbungkus misi tempur di Afghanistan pada akhir tahun lalu. Namun, hampir 13.000 pasukan keamanan internasional tetap berada di negara itu untuk melatih pasukan Afghanistan yang baru lahir. (wb/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Turki Kerahkan Sejumlah Rudal dan Artileri Militer ke Perbatasan Suriah

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Sejumlah besar konvoi militer yang membawa rudal dan artileri keluar dari Ankara menuju perbatasan Suriah wilayah Kilis. Komandan Pasukan Khusus Mayor Jenderal Intelijen Aksakallı mengungkapkan telah menerima laporan sampainya senjata-senjata tersebut di perbatasan pada Ahad (5/7).

Sejumlah besar artileri dan rudal serta amunisi telah dikirim ke wilayah Elbeyli dari Kilis serta Perbatasan Oncupinar. Konvoi militer yang membawa artileri dan rudal tiba di Kilis kemarin Ahad.

Turki juga telah menyiapkan pasukan khusus yang ditempatkan selama operasi Suleyman Shah.

Sebuah skuadron, bagian dari Komando Brigade Kayseri, juga akan dikerahkan untuk patroli di perbatasan Turki – Suriah. (wb/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Legalisasi LGBT dan Ranjau Kebinasaan Remaja Muslim

item-thumbnail


Di tengah khusuknya umat muslim Indonesia beribadah puasa pada Ramadhan tahun ini, dari seberang terdengar gema keras tentang legalisasi kebebasan yang kebablasan. Gema itu melantangkan seruan pernikahan sejenis, dikenal dengan sebutan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), yang telah diresmikan Presiden Obama pada tanggal 26 Juni 2015 di Amerika Serikat.

Mahkamah Amerika telah memberikan keleluasaan bagi penganut cinta sejenis yang dilaknat banyak agama-agama di dunia ini. Sebelumnya, Amerika hanya memberikan izin kepada 30 negara bagian akan legalisasi ini, namun akhirnya menjadi menyeluruh seantero amerika.

Dengan dalih untuk menghormati hak asasi, diperkirakan pengakuan keberadaan LGBT di Negeri Paman Sam akan diikuti oleh negara-negara pengekornya. Termasuk Indonesia maupun negara lain di belahan dunia lainnya.

Terlihat di media online, komedian dan artis Indonesia mendukung langkah tersebut hingga akhirnya mendapatkan kecaman dari para netizen, bahwa Indonesia masih menjunjung tinggi norma susila dan agama.

Dengan berangkatnya beberapa artis ‘berkelainan’ ke Amerika menunjukkan perjuangan mereka telah berbuah hasil, minimal di negara itu. Meski di sini mereka masih malu-malu memperlihatkan jati dirinya.

Selain di kalangan artis yang mengedepankan pergaulan serba bebas, gejala penyimpanan seksual bisa menggejala gaya kehidupan mereka di kalangan remaja Islam di Indonesia. Ini bisa dibuktikan dengan mengetikan beberapa kata kunci berupa: gay,lesbi, pelangi, rainbow. Di berbagai media sosial, sudah mulai nampak kelompok-kelompok penyimpangan seksual ini telah melanda Indonesia, hingga ke wilayah-wilayah terpencil di penjuru Indonesia.

Di dalam negeri, terlihat dua organisasi besar yang mengusung persamaan hak dan memperjuangkan hak keseteraan nyaring terdengar beberapa tahun belakangan ini. Mereka didukung sepenuhnya oleh para tokoh liberal. Meski langkah mereka acapkali berbenturan dengan ormas Islam dan norma di masyarakat.

Lebih nekat lagi, mereka berjuang di ranah politik dan kultural, hingga melakukan pendirian pesantren khusus waria di Yogyakarta itu sebagai upaya pengelabuan bahwa mereka ingin dianggap normal seperti manusia pada umumnya.

Dengan telah dilegalkannya perkawinan yang laknat ini, akan menjadi pemantik bagi pelaku dan pengidap penyakit untuk lebih giat memperjuangkan eksistensinya di tengah umat Islam.

Beberapa waktu lalu, salah seorang ibu rumah tangga bernama Yana Nurliana yang dikenal dengan nama Ummi Yana menelisik ke sebuah group Facebook dengan keyword ‘gay jombang’ untuk melihat sejauh mana keberadaan kaum gay di kabupaten tersebut.

Dengan segala upaya akhirnya bisa diketahui betapa sebuah kota kecil semacam Jombang perilaku gay sudah sedemikian parahnya. Bahkan sampai didapati adanya pelacuran di kalangan gay.Naudzubillahi min dzalik.

Apa yang dilakukan ibu Yana Nurliana bentuk keingintahuan seorang ibu sejauh mana aksi amoral para gay di Indonesia terkhusus di tempat beliau tinggal.

Upaya ini bisa menjadi lonceng kepada orang tua yang lain akan buah hati dan generasi yang akan datang. Tentu itu belum seberapa, jika dirunut lebih detail lagi kehidupan para pecinta sesama jenis ini telah mengharu biru lingkungan kita. Diperoleh informasi juga bahwa TKW yang berada di Hongkong mencapai 20% mengidap penyakit cinta sesama jenis ini.

Ajaran Islam memandang LGBT

Lalu bagaimana ajaran Islam memandang LGBT? Hampir semua masyarakat mengetahui, bahwa Islam juga menolak dengan keras pernikahan sejenis. Larangan pernikahan sejenis secara tegas tertera dalam surat Al-A’raaf (7), ayat 80-84.

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah (keji) itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu?” Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura menyucikan diri. Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya (yang beriman) kecuali istrinya (istri Nabi Luth); dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.”

Hanya kepada Allah kita mohon pertolongan atas lingkungan yang semakin tidak bersahabat ini. Semoga keluarga kita termasuk keluarga yang terlepas dan fitnah laknat diatas.

Ditulis oleh: Edy Hudzaifah, aktivis Islam tinggal di Kota Yogyakarta

[kiblat/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Turki Terima Ratusan Muslim Uighur, China Berang

item-thumbnail


+ResistNews Blog – Pemerintah Turki telah berkomitmen untuk membuka pintu lebar-lebar untuk pengungsi Uighur yang lari dari pengekangan beragama di China.

Jumat lalu, situs Radio Free Asia melaporkan bahwa 173 warga Uighur wanita dan anak-anak tiba di Istanbul pekan ini dari Thailand. Sebelumnya, mereka ditahan lebih dari setahun oleh imigrasi Thailand karena alasan masuk secara ilegal.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Tanju Bilgic menolak mengomentari laporan tersebut. Namun dia mengatakan bahwa Turki tetap akan menyambut baik “saudara-saudara dari Uighur” karena memiliki “ikatan kebudayaan dan sejarah.”

“Turki membuka pintu bagi warga Uighur yang telah tiba atau ingin datang ke negara kami,” kata Bilgic.

Reuters belum bisa mengonfirmasi laporan Radio Free Asia. Namun Worasit Piriyawiboon, pengacara Thailand yang pernah mewakili keluarga Uighur mengatakan, lebih dari 170 warga Muslim Uighur meninggalkan Thailand Senin lalu menggunakan “penerbangan sewaan rahasia” yang disediakan Turki.

Warga Uighur merupakan etnis minoritas di Xinjiang, China, setelah pemerintah Beijing melakukan perpindahan penduduk besar-besaran etnis Han ke wilayah itu.

Pengekangan beragama dilakukan China terhadap Muslim Uighur atas dasar memerangi ‘terorisme’, meskipun tidak ada bukti tentang hal itu. Setiap tahunnya, China melarang warga Muslim Uighur melaksanakan puasa atau beribadah di bulan Ramadan.

Awal bulan ini, Turki mengkritik sikap komunis China yang melarang puasa kaum Muslimin Uighur.

China juga berang atas laporan diterimanya ratusan warga Uighur di Turki. Juru bicara Kementerian China Hua Chunying mengatakan bahwa Beijing menentang segala tindakan yang membantu imigran ilegal.

“Kami meyakini komunitas internasional memiliki tanggung jawab bersama dalam mencegah dan memberantas imigran ilegal,” kata dia dalam konferensi pers Jumat lalu. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Pancing Kemarahan Umat Islam, Pameran Kartun Nabi akan Digelar di London

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Shariah Watch UK, bersama majalah satir online Vive Charlie, berencana menggelar pameran kartun Nabi Muhammad di London, Inggris, September 2015 mendatang.

Pers Inggris melaporkan pameran bertujuan untuk menghormati mereka yang mempertaruhkan hidup untuk kebebasan berekspresi.

Russia Today melaporkan panitia pameran akan mengundang Geert Wilders, politisi sayap kanan anti-Islam asal Belanda, untuk berbicara. Pembicara lainnya adalah seniman-seniman pendukung Vive Charlie.

Tel Mama, pamantau Islamophobia di Inggris, mengecam keras rencana ini dan mengklaim pameran itu bukan tentang kebebasan berbicara tapi untuk memprovokasi Muslim untuk melakukan tindak kekerasan.

Muslim di seluruh dunia menentang penggambaran Nabi Muhammad, dan menganggapnya sebagai penghinaan (pelecehan) agama.

Anne Marie Waters, direktur Sharian Watch UK, menegataksn acara ini sekadar ekspresi kebebasan berbicara. “Di era sensor dan ketakutan, kami berdiri bersama-sama menentang dan menuntut hak kami berekspresi,” ujarnya.

Kepada The Independent, Waters mengatakan; “Saya tidak takut akan kemungkinan serangan dari orang-orang Muslim.”, Seolah ia tidak belajar dari peristiwa di Paris beberapa bulan lalu. (inilah/lasdipo/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Inilah Bentuk-Bentuk Kerjasama Mujahidin Internasional

item-thumbnail


Haruskah pasukan dari tandzim lain yang bergabung ke satu tandzim, dan bersama-sama melaksanakan bagian-bagian dari amal jihadiyah harus berbai’at ke tandzim yang sekarang menampung mereka? Seperti para muhajirin dari seluruh dunia, haruskah berbai’at ke ISIS atau Jabhat Al-Nusra ketika mereka bergabung; meski mereka datang hanya untuk kepentingan tadrib saja lalu kembali ke negerinya sendiri.

Di Suriah, tak sedikit mujahidin dari harakah-harakah jihadiyah dari belahan bumi yang dzahirnya melakukan tadrib, ikut ribath dan terlibat dalam operasi militer di Suriah, namun mereka masih setia pada bai’at kepada amir tandzim di negeri masing-masing. Seperti para mujahidin Chechnya yang malang melintang di belantara jihad Suriah, namun masih menyatakan setia kepada Amir Imarah Islamiyah Kaukas.

Shaikh Aiman Adz-Zawahiry dan anggota jamahnya yang datang ke Afghanistan, lalu melebur ke Al-Qaedah nya Shaikh Usamah bin Ladin. Menghapus nama lama Jamaah Jihad-nya Shaikh Aiman, berganti menjadi organisasi baru bernama Tandzim Qaidatul Jihad.

Al-Qaeda juga dikenal dengan cabang-cabangnya di seluruh dunia seperti AQAP di Yaman, AQIM di Afrika Utara, Al-Shabaab di Somalia, dan Jabhat Al-Nusra di Syria.

AQIM sendiri diketahui juga bekerjasama dengan berbagai tandzim di regional Afrika Utara seperti Iyad Ag-Ghali dan Sanda Ould Bouammama dari Ansar Al-Din di Mali, Omar Ould Hamaha dari MUJAO di Mali, Mohktar Belmokhtar dari Al-Morabitoon, Yahya Abu Hammam; komandan AQIM wilayah Sahara, dan Abu Talha Al-Mauritani; komandan Brigade Al-Furqan di Mauritania.

Pada masa-masa awal perjuangan melawan rezim atau melawan invasi, mujahidin juga bekerjasama dengan organisasi-organisasi perlawanan; dengan segenap aneka corak dan ragam pemikirannya, baik yang sekuler maupun sosialis seperti anasir Partai Ba’ath. Meski berbeda ideology, mereka bisa melakukan kerjasama pada bidang tertentu.

Sebenarnya, bagaimana menertibkan dan mendudukkan seluruh kepingan puzzle kerjasama mujahidin internasional di atas pada tempatnya?

Ada baiknya kalau kita memahami tipologi dan bentuk-bentuk kerjasama antar organisasi. Berikut satu analisis yang diterbitkan oleh CTC Sentinel, West Point, Virginia, AS.

Dengan memahami tipologi dan berbagai aspek seputar masing-masing bentuk kerjasama itu, semoga kita bisa melihat dengan jernih dan mendudukkan dengan benar. Setidaknya, tulisan di bawah akan banyak menjawab pertanyaan seputar serba-serbi afiliasi, kerjasama maupun bai’at antar tandzim.

A Typology of Terrorist Inter Group Cooperation

Oleh: Assaf Moghadam, Ph.D. Adalah seorang Associate Professor di Lauder School of Government, Diplomacy and Strategy di Interdisciplinary Center Herzliya (IDC). Ia juga Director of Academic Affairs di International Institute for Counter-Terrorism (ITC). Mantan Director of Terrorism Studies di Combating Terrorism Center; West Point, Virginia, AS. Penulis buku ”Dangerous Liaisons: Global Jihad and the Evolution of Terrorist Cooperation” yang diterbitkan oleh Columbia University Press

Afiliasi adalah cara para militant untuk menyuarakan dukungan ideology mereka kepada kelompok militant lain. Seperti Boko Haram (Nigeria) yang berbai’at kepada Daulah. Afiliasi sendiri merupakan salah satu ciri yang menonjol di dunia jihadis. Diantara para pelaku jihad, tak jarang janji retoris berupa dukungan untuk setia juga digunakan sebagai batu loncatan untuk bisa bekerja sama secara nyata; terutama dibidang logistic dan operasional. Kolaborasi antar tandzim itu bahkan bisa mempengaruhi kemampuan, ketahanan, strategi, dan taktik dari pihak-pihak yang bekerja sama.

Artikel ini mencoba mendudukkan konsep-konsep kerjasama antar organisasi jihad. Hubungan kerjasama antar organisasi jihad mencakup beberapa tingkatan, seperti tipe kerjasama high-end;berupa meleburnya satu organisasi ke organisasi lain sebagai bentuk akhir paling tinggi dari kemitraan strategis. Juga kerjasama low-end berupa kerjasama dilevel taktis hingga aksi bersama. Ada empat tipe kerjasama, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.

Jihad Global dan Kerjasama Jihadis

Dalam strategi nasional kontraterorisme Amerika tahun 2011, Presiden barack Obama menggambarkan Al-Qaeda dan afiliasinya yang terus berkembang sebagai ”ancaman teroris terpenting yang kami hadapi”. Yang menyulitkan peneliti kontraterorisme adalah realita bahwa kelompok jihad global memiliki struktur ringkas yang terbagi dalam unit-unit tugas kecil dan selalu terhubung.

Jihad global berisi gerakan-gerakan yang terdiri dari berbagai individu serta tipe jaringan yang longgar dan fleksibel, layaknya organisasi formal. Para pelaku jihad ini mematuhi ideology agama secara umum dan terlibat dalam hubungan kerjasama yang dinamis satu sama lain. Ikatan yang mengikat para jihadis salah satunya adalah kepentingan bersama untuk menimpakan kerugian jangka panjang pada keamanan internasional. Sebuah artikel dalam New York Times menyoroti organisasi jihad global yang berbasis di Afghanistan, Syria, Aljazair, Mesir, dan Libya; yang berkembang dan membangun afiliasi di luar wilayah garapnya, menghasilkan tipe perlawanan baru dan menjadi tambahan PR bagi perang kontra terorisme.

Tingkat afiliasi antar organisasi jihad adalah berbeda-beda. Hubungan yang berbeda itu pun memiliki variasi kualitas kerjasama, sehingga menimbulkan tingkat ancaman yang berbeda pula.

Tipologi Kerjasama Teroris

Untuk mengetahui tipologi kerjasama teroris, maka harus memperhitungkan berbagai factor seperti ideology, logistic dan area di mana organisasi terror itu beroperasi. Juga bagaimana sifat hubungan kerjasamanya. Beberapa variable alami yang mempengaruhi hubungan diantaranya adalah durasi kerjasama. Kerjasama itu bisa melebihi waktu yang disepakati atau bahkan sporadic dan terjadi hanya sekali. Kedua, tingkat keterikatan antar pihak yang bekerjasama. Ketika terjadi merger (penggabungan) misalnya, kedua kelompok akan sepenuhnya saling bergantung dan melancarkan aksi bersama.

Ketiga adalah jenis dan kualitas hubungan, hal ini mempengaruhi bentuk aktifitas apa yang dapat dilakukan bersama-sama. Bentuk kerjasama yang paling sederhana mungkin sebatas dukungan ideologis dan logistic saja. Akan tetapi pada perkembangannya, sebagai bentuk kemitraan formal antar kelompok, kerjasama dapat diperluas ke berbagai domain kerja seperti ideologis, logistic dan operasional.

Kedekatan ideologis adalah karakter keempat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan kualitas dalam hubungan kerjasama antar kelompok terror. Hubungan singkat bisa terbangun demi mencapai tujuan bersama yang spesifik; dalam kasus ini tidak terlalu dibutuhkan kesamaan ideologis antar kelompok. Di sisi lain, aliansi strategis dan merger baru akan terjadi jika antar kelompok telah terjadi kesepahaman pandangan secara global. Pada akhirnya, hubungan kerjasama dapat dibedakan sesuai tingkat kepercayaan antar pihak yang bekerjasama.

Empat prototype kerjasama teroris dapat dibedakan dengan beberapa variable di atas. Kuatnya ikatan kerjasama, merger, aliansi strategis, kerjasama taktik, dan operasi bersama. Variabel itu dapat dikelompokkan menjadi dua kategori kualitatif. Merger dan aliansi strategis adalah bentuk dari”high-end cooperation”, sementara kerjasama taktik dan kerjasama aksional adalah ”low-end cooperation”.

High-End Cooperation: Merger dan Aliansi Strategis

Merger merupakan bentuk kerjasama paling lengkap di mana terjadi penyatuan komando dan control struktur, integrasi pasukan, dan penyatuan sumber daya. Durasi merger biasanya tidak bisa diperkirakan karena pada dasarnya masing-masing grup memang ingin melebur. Hal itu menyebabkan kemerdekaan grup yang telahmerger menjadi berkurang, karena sekaligus menciptakan aturan bersama baru yang mengikat seluruh anggota organisasi. Grup yang bergabung itu saling bekerjasama dalam berbagai aktifitas seperti ideology, logistic dan kerjasama operasional. Merger adalah kondisi di mana masing-masing kelompok saling berbagi ideology umum. Meski ada perbedaan ideology sebelum merger, bisa diatasi gradasinya dengan kelompok yang lebih lemah agar mengadopsi pedoman ideologis mitranya yang lebih senior. Kegagalan untuk mencapai kesepahaman ideologis, ke depannya akan membahayakan merger itu sendiri.

Merger dapat bermanfaat bagi grup militant yang diganggu krisis keuangan, mobilisasi atau bahkan krisis identitas. Ketika organisasi kecil bergabung dengan kelompok yang lebih besar, maka kelompok kecil ini dapat mengadopsi ”merk” besar yang berefek positif dan berpengaruh pada proses perekrutan personal baru.

Daniel Byman mencatat, merger dan akuisisi; baik di dunia bisnis maupun militant, dapat lebih menyalurkan ide-ide dan solusi sebagai hasil dari terbentuknya organisasi bersama yang baru. Grup yang saling merger juga seringkali dapat mengeksploitasi inovasi dengan harga yang ekonomis dan kecepatan yang tinggi, serta riset dan pengembangan dengan keuntungan yang besar.

Bagaimanapun juga, merger tidak lantas bebas dari biaya. Harga yang pasti dibayar adalah hilangnya kemerdekaan otoritas, terutama bagi grup yang lebih lemah. Merger juga menjadi solusi realistis bagi grup militant yang ingin eksis dan dapat mengadopsi identitas baru atau sebaliknya justru menimbulkan perpecahan. Keretakan strategi, ideology atau taktik, dapat meninggalkan pertanyaan dan menghasilkan retaknya merger. Dua organisasi jihad utama di Mesir, yaitu Jamaatul Jihad dan Jamaah Islamiyah misalnya. Secara berani melakukan merger pada tahun 1980, akhirnya harus terpecah hanya karena peristiwa pembunuhan Anwar Sadat pada bulan Oktober, sebagai perpecahan lanjutan setelah benih-benih perpecahan jamaah di bawah pimpinan Shaikh Omar Abd Al-Rahman.

Merger yang sukses menghasilkan organisasi teroris yang kuat. Hezbollah Libanon contohnya, adalah gabungan dari berbagai faksi seperti Members of Amal, the Muslim Students Union, the Dawa party of Lebanon, dll. Seperti dijelaskan oleh Matthew Levitt, Hezbollah sebagai grup baru adalah hasil dari usaha Iran untuk menyatukan milisi-milisi Syiah Libanon di bawah satu payung gerakan. Merger antara Jamaah Jihad Mesir-nya Ayman Az-Zawahiri dengan Al-Qaeda-nya Usamah bin Laden, hingga menghasilkan grup baru yang disebut Tandzim Qaidatul Jihad adalah contoh lainnya.

Aliansi strategis adalah jenis kedua dari High-end Cooperation. Aliansi strategis adalah hubungan di mana grup yang bekerjasama saling membagi data dan pengetahuan serta berbagi sumber daya secara intensif, bisa juga dengan pertukaran pasukan. Tapi, diwaktu yang sama (inilah poin yang membedakan aliansi strategis dengan merger) mereka tetap berkuasa dan punya control dan komando atas seluruh asset masing-masing dan tetap mengontrol organisasinya sendiri. Sekutu strategis menuntut kemitraan dalam jangka panjang; seperti halnya merger (melebur) serta kerjasama dalam berbagai kegiatan; mencakup ideologis, logistic dan kerjasama operasi. Kerjasama model ini juga menuntut konsultasi yang lebih sering antar para leader; meski pertimbangan keamanan selalu menghalangi agenda tatap muka itu. Alhasil, demi menjaga hubungan antar partner strategis itu cukup kuat, beberapa kubu yang berpartner ini akan menjembatani hubungan mereka dengan membangun infrastruktur hubungan yang kuat dan aman serta menunjuk personal-personal kunci untuk mengatur hubungan antar partner strategis.

Aliansi strategis bergantung pada tingginya keterikatan ideology, sekalipun kelompok-kelompok itu masih dapat mempertahankan sedikit agenda ideologis atau strategis mereka sendiri. Umumnya, partner strategis ditandai dengan kesamaan agenda ideologis pada tingkat yang tinggi dan kesepahaman dalam menjawab isu strategis. Kesamaan visi ini menghasilkan karakter partner strategis, yaitu kepercayaan yang tinggi antar kelompok yang bekerjasama. Rusaknya kerjasama strategis- seperti keretakan antara Al-Qaeda dan ISIS- adalah akibat dari erosi kepercayaan.

Contoh aliansi strategis adalah aliansi yang dijalin oleh Al-Qaeda pusat dengan AQAP (Al-Qaeda in Arabian Peninsula), AQIM (Al-Qaeda in Islamic Maghreb), Al-Shabaab, dan Jabhat Al-Nusra.

Low-End Cooperation: Kerjasama Taktikal dan Aksi

Baik taktikal maupun kerjasama aksi biasanya untuk waktu yang pendek dan lingkup yang lebih sempit dari merger atau aliansi strategis, meski kerjasama taktik dapat berkembang menjadi aliansi strategis. Kerjasama taktik juga berarti bahwa pihak yang bekerjasama akan lebih mempertahankan independensi dan otoritas mereka. Kerjasama Low-End jarang mencakup seluruh aspek aktifitas, yang paling mungkin adalah kerjasama pada isu-isu atau domain tertentu. Kedua pihak yang bekerjasama cenderung pragmatis dan mendahulukan kepentingan di atas factor ideologis. Kerjasama trans aksional dapat terbentuk bahkan oleh dua kelompok yang saling bertentangan atau punya perbedaan ideology, asalkan kepentingan mereka sama-sama tercapai. Kerjasama model ini juga tidak diiringi dengan tingkat saling kepercayaan yang tinggi seperti pada merger dan aliansi strategis.

Kerjasama taktis berbeda dari kerjasama strategis di mana aliansi strategis diperkirakan akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Aliansi taktis didasarkan pada kepentingan bersama, hal ini berbeda dari faktor yang mendasari aliansi strategis; yaitu kepentingan bersama dan ideology umum. Karena kepentingan kelompok merupakan perkara yang statis, maka aliansi taktis juga bisa bergeser bahkan berakhir tiba-tiba ketika salah satu pihak menyimpang dari kesepakatan demi mengikuti tujuan kelompoknya. Aliansi taktis juga bisa terjalin hanya dikarenakan analisa para top leader bahwa aliansi itu tidak untuk jangka lama dan diyakini dapat memberikan keuntungan meski dalam jangka pendek.

Aliansi taktis sangat umum terjadi antar kelompok militant yang terlibat dalam perang saudara atau pemberontakan. Kepentingan sementara yang saling tumpang tindih dapat menghasilkan perasaan saling nyaman sementara yang dapat menyatukan kelompok-kelompok itu dalam satu sasaran meski masing-masing punya orientasi ideology yang berbeda. Contoh, pada tahun 2003, orang-orang Ba’ath melakukan kerjasama taktikal dengan mujahidin demi meraih tujuan bersama sementara; yaitu mengakhiri pendudukan Amerika.

Bentuk hubungan yang paling rendah adalah kerjasama transaksional antar kelompok militant. Biasanya berupa transaksi materi (persenjataan) dan logistik. Hanya terjadi satu atau dua kali saja atau terikat dalam hubungan kontrak. Secara umum tidak diharapkan untuk saling berhubungan dalam jangka waktu panjang, karena ini adalah kerjasama khusus untuk melakukan transaksi tertentu. Masing-masing pihak tetap mempertahankan otoritasnya tanpa perlu berbagi ideology, tujuan atau musuh bersama.

Bentuk yang paling sering adalah satu pihak menyediakan barang atau jasa tertentu, dibarter dengan dana atau jasa dari pihak lain. Pasukan Pembebasan Macan Tamil Eelam (LTTE) di Sri Lanka adalah contohnya, di mana Macan Tamil kini menjadi penjual senjata internasional.

Adapun Bai’at (janji setia) tapi belum ada kerjasama- seperti logistic- atau operasional; seperti janji setia Boko Haram di Nigeria kepada ISIS, bisa digolongkan sebagai versi ideologis dari hubungan transaksional. Ini berbeda dengan kerjasama materi yang nyata; di mana ada materi dan barang yang dipertukarkan. Kerjasama transaksional ideologis, hanya berkisar pada pertukaran immaterial. Keuntungan yang didapat Boko Haram dari janji setia kepada ISIS hanyalah Boko Haram bisa memakai ”merk” ISIS yang dianggap lebih senior. Atau mengirim sinyal kuat tentang niatan Boko Haram untuk terlibat dalam kerjasama yang lebih tinggi di masa mendatang.

Dari diskusi di atas menunjukkan bahwa afiliasi memang dapat menyebabkan berbagai hubungan kerjasama antar kelompok. Tapi, tidak setiap bai’at menghasilkan aliansi strategis secara penuh.

Merger (melebur), aliansi strategis, kerjasama taktis, dan kerjasama transaksional semua memiliki karakteristik yang berbeda.

Merger, didasarkan pada tingkat kesamaan ideologis yang relative kuat dan kesepakatan pandangan dalam menilai beberapa perkara. Tipe ini sangat rentan terhadap perpecahan intern, terutama antar kedua pimpinan kelompok yang bergabung.

Aliansi strategis, biasanya melibatkan kesamaan pandangan (world view) antara kedua kelompok. Sebagai contohnya, adalah hubungan Al-Qaeda dengan afiliasinya. Aliansi tersebut bisa bekerjasama secara strategis maupun taktis. Untuk memecah aliansi strategis, biasanya intelijen akan mengkaji celah perpecahan strategis lalu meruncingkan celah-celah itu hingga akhirnya menjadi lubang yang mengakhiri kerjasama strategis itu.

Dalam kerjasama taktik, keberlangsungan kerjasama tergantung pada persepsi masing-masing kelompok bahwa kemitraan taktis dapat terus memberikan keuntungan bagi kelompok yang saling bekerjasama. Pada kerjasama jenis ini, intelijen akan mencoba mempengaruhi kelompok terror agar menghitung ulang keuntungan dari aliansi itu, juga menunjukkan insentif atau justru sanksi agar kelompok itu mengakhiri aliansi.

Hubungan kerjasama transaksional materi; seperti kerjasama logistic mungkin tidak terlalu berpotensi ancaman. Tapi kerjasama transaksional ideologis; meski belum ada kerja riil di lapangan, bila diteruskan dan mendapat kesempatan, bisa berubah menjadi bentuk kerjasama yang lebih high-end seperti merger atau kerjasama strategis. Seperti janji setia Boko Haram kepada ISIS. Maka sejak awal pihak intelijen dan kontra terorisme akan menyikapi hal itu seperti mereka menyikapi aliansihigh-end. [lasdipo/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Imam Hanafi

item-thumbnail


Tentu tak ada yang tak kenal Imam Hanafi atau Abu Hanifah, seorang ulama besar sekaligus mujtahid mutlak. Ia adalah pendiri Mazhab Hanafi, salah satu mazhab terkemuka di kalangan ulama Ahlus Sunnah.

Abu Hanifah, yang juga dikenal dengan Imam Hanafi ini, dilahirkan pada tahun 80 Hijrah, bertepatan tahun 699 Masehi, di sebuah kota bernama Kufah. Nama sebenarnya ialah Nu’man bin Tsabit bin Zautha bin Maha. Ia kemudian masyhur dengan gelar Imam Hanafi. Dalam empat mazhab yang terkenal di kalangan ulama Ahlus Sunnah, hanya Imam Hanafi yang bukan orang Arab (‘Ajam). Beliau keturunan Persia.

Imam Hanafi adalah seorang yang kokoh dan kuat jiwanya. Ia selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan jalan banyak beribadah dan ber-akhlaqul karimah. Setiap harinya, selain sangat rajin menunaikan kewajiban, beliau pun jarang tidur dengan pulas meski malam hari. Setiap malam beliau selalu menunaikan shalat malam dan membaca al-Quran sampai khatam.

Imam Syaqiq al-Balkhi berkata, “Imam Abu Hanifah adalah seorang yang terhindar jauh dari perbuatan yang dilarang oleh agama. Ia adalah sepandai-pandai orang yang berilmu agama dan seorang yang banyak ibadahnya kepada Allah SWT. Ia pun amat berhati-hati dalam hukum-hukum agama.”

Imam Ibrahim bin Ikrimah berkata, “Pada masa hidupku, belum pernah aku melihat seorang alim yang amat benci kemewahan hidup, yang lebih banyak ibadahnya kepada Allah dan yang lebih pandai tentang urusan agama, selain Imam Abu Hanifah.”

Karena itulah, sebagaimana umumnya ulama salafush-shalih, Imam Abu Hanifah bukan hanya terkenal karena keilmuannya yang mumpuni hingga ia mencapai derajat mujtahid mutlak. Ia juga termasyhur karena kepribadian-nya yang sangat mulia dan agung. Berikut adalah secuil fragmen kepribadian beliau yang mulia dan agung, yang tentu layak diteladani.

*****

Suatu hari Imam Abu Hanifah pulang mengunjungi salah seorang sahabatnya yang sakit. Saat di perjalanan, ia melihat seorang laki-laki yang berusaha bersembunyi dan mencoba menghindar mencari jalan lain. “Fulan, tetaplah di jalan yang engkau lalui!” seru Imam Abu Hanifah.

Saat lelaki itu tahu bahwa Imam Abu Hanifah telah melihat dia, dia pun terlihat salah tingkah dan berhenti. Lalu Imam Abu Hanifah menghampiri dia. Mengapa engkau membatalkan untuk berjalan melalui jalan yang engkau telah lalui?” tanya Imam Abu Hanifah.

“Abu Hanifah, saya masih memiliki hutang kepada Anda 10 ribu dirham (sekitar Rp 700.000.000,-) dan dalam waktu yang cukup lama hingga saat ini aku belum melunasi utang itu. Karena itu saat saya melihat Anda, saya malu kepada Anda,” jawab lelaki tersebut.

“Mahasuci Allah. Keadaanmu sampai seperti ini. Jika engkau melihat aku, engkau bersembunyi. Jika demikian, aku telah merelakan hartaku itu untuk engkau dan engkau sekarang sudah bebas dari tanggungan utangmu kepadaku,” jawab Imam Abu Hanifah (Al-Manaqib Imam Abi Hanifah, 1/206).

Dalam peristiwa lain, suatu hari Abu Hanifah didatangi oleh seorang perempuan yang menawarkan kain sutra. “Apakah Anda berkenan membeli sutra ini?”

“Berapa harganya?” Tanya Abu Hanifah.

“Seratus dirham,” jawab perempuan itu. “Pakaian seperti ini bisa dijual lebih tinggi dari 100 dirham,” kata Abu Hanifah.

Perempuan itu akhirnya menambah 100 dirham lagi hingga menjadi 200 dirham. Abu Hanifah berkata bahwa harga barang itu masih layak dinaikan lagi. Perempuan itu pun menambah hingga 400 dirham. Namun, sekali lagi Abu Hanifah berkata, “Masih ada harga yang lebih baik dari itu?”

“Anda pasti menghina saya,” jawab perempuan itu.

“Cobalah Anda mencari seorang yang ahli dalam menaksir harga barang ini. Saya tidak ingin menzalimi Anda,” jawab Abu Hanifah.

Perempuan itu lalu mendatangkan seorang ahli menaksir harga barang. Abu Hanifah segera meminta dia untuk menaksir harga barang yang ditawarkan oleh perempuan itu. Penaksir itu kemudian menaksir barang tersebut dengan harga 500 dirham. Akhirnya, Abu Hanifah membeli kain sutra itu (Syaikh Muhammad Hasan al-Jamal, Biografi 10 Imam Besar (edisi Indonesia) hlm 19, Pustaka Al-Kautsar.)

Dalam kasus berbeda, suatu saat Imam Abu Hanifah berada di masjid untuk mengajarkan ilmu kepada para muridnya. Lalu datanglah seorang laki-laki. Ia berdiri di masjid mencaci-maki dan mencela. Imam Abu Hanifah tidak memutus pembicaraannya dan tidak pula menoleh kepada dia.

Imam Abu Hanifah kemudian pulang ke rumahnya, sedangkan si laki-laki berjalan di belakangnya sambil terus memaki. Sesampai di depan pintu rumahnya, Imam Abu Hanifah berdiri dan menghadapkan wajahnya kepada si lelaki itu. “Ini rumahku. Aku hendak masuk. Jika engkau ingin meneruskan makian dan perkataanmu, tuntaskanlah hingga tidak tersisa apa yang ada pada dirimu,” kata Imam Abu Hanifah dengan tenang kepada lelaki tersebut.

Akhirnya, malulah si lelaki karena adab Imam Abu Hanifah, “Maafkanlah saya. Berikanlah kepada saya jalan keluar.”

“Semoga Allah mengampuni engkau dan engkau sudah bebas.” (Manaqib al-Imam al-A’zham, 1/269).

Dalam peristiwa lain, suatu saat Ibunda Imam Abu Hanifah berkata, “Aku melihat darah (haid) setelah hari-hari suci hingga aku tidak tahu apakah aku harus meninggalkan shalat atau tidak. Pergilah kepada Abu Abdurrahhman Umar bin Dzurr. Lalu tanyalah dia.”

Imam Abu Hanifah pun bertanya kepada Umar bin Dzurr menuruti perintah sang Ibunda. Sesampai di hadapan Umar bin Dzurr, lelaki itu tertawa, “Anda bertanya mengenai persoalan, sedangkan kami mengambil ilmu dari Anda?!”

“Sungguh, ibuku memerintahkan aku. Beliau memiliki hak atas diriku,” jawab Imam Abu Hanifah

“Abu Hanifah, apa yang telah Anda sampaikan mengenai masalah itu?” Tanya Umar bin Dzurr.

“Aku berkata demikian, demikian,” jawab Imam Abu Hanifah.

“Pergilah dan katakanlah kepada Ibu Anda demikian, demikian,” jawab Umar bin Dzurr.

Lalu pulanglah Imam Abu Hanifah dan berkata kepada sang Ibunda dengan penuh adab, “Abu Abdurrahman Umar bin Dzurr berkata untuk Ibu demikian, demikian.” (Manaqib Imam Abi Hanifah li al-Qurdi, 2/403).

*****

Begitulah secuil kerpibadian mulia dan agung dari Imam Abu Hanifah. Semoga kita bisa mengikuti jejak keteladanannya, juga mereguk ilmunya yang luar biasa, yang telah ia wariskan kepada kita.

Wa ma tawfiqi illa bilLah. [Arief B. Iskandar]
loading...
Read more »

Hukum Seputar Fidyah Puasa

item-thumbnail


Tanya:

Ustadz, mohon dijelaskan tentang fidyah puasa, khususnya mengenai bentuk dan caranya. (Abu F, Purwakarta).

Jawab :

Fidyah puasa merupakan pengganti (badal) dari puasa yang ditinggalkan pada bulan Ramadhan, berupa memberi makan kepada orang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. (Rawwas Qal’ah Jie, Mu’jam Lughah Al Fuqaha`, hlm. 260).

Siapakah yang wajib mengeluarkan fidyah? Menurut Syeikh Mahmud Abdul Lathif ‘Uwaidhah dalam kitabnya Al Jami’ li Ahkam As Shiyam, mereka yang wajib membayar fidyah ada 3 (tiga) golongan; Pertama, orang-orang yang tak mampu berpuasa, yaitu laki-laki atau perempuan yang sudah lanjut usia, dan orang sakit yang tak dapat diharap kesembuhannya. Dalilnya firman Allah SWT :

وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ

”Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (maka jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin.” (wa ‘alalladziina yuthiiquunahu fidyatun tha’aamu miskiin) (QS Al Baqarah [2] : 184).

Ibnu Abbas RA menafsirkan ayat tersebut dengan berkata,”Ayat tersebut tidaklah mansukh (dihapus hukumnya), tetapi yang dimaksud adalah laki-laki lanjut usia (al syaikh al kabiir) dan perempuan lanjut usia (al mar`ah al kabirah) yang tak mampu lagi berpuasa, maka keduanya memberi makan kepada seorang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.” (HR Bukhari, Abu Dawud, Nasa`i, Daruquthni). Disamakan hukumnya dengan orang lanjut usia tersebut, orang sakit yang tak mampu berpuasa yang tak dapat diharap kesembuhannya. (Mahmud Abdul Lathif ‘Uwaidhah, Al Jami’ li Ahkam As Shiyam, hlm. 202 & 206).

Kedua, orang yang mati dalam keadaan mempunyai hutang puasa yang wajib di-qadha`. Dalam hal ini hukumnya boleh, tidak wajib, bagi wali (keluarga) orang yang mati tersebut untuk membayar fidyah. Pihak wali (keluarga) dari orang mati tersebut boleh memilih antara meng-qadha` puasa atau memilih membayar fidyah dari puasa yang ditinggalkan oleh orang mati tersebut. Pendapat bolehnya membayar fidyah bagi orang yang mati, merupakan pendapat beberapa shahabat Nabi SAW, yaitu Umar bin Khaththab, Ibnu ‘Umar, dan Ibnu Abbas, radhiyallahu ‘anhum. (Mahmud Abdul Lathif ‘Uwaidhah, Al Jami’ li Ahkam As Shiyam,hlm. 207).

Ketiga, suami yang menggauli istrinya pada siang hari Ramadhan dengan sengaja dan tak mampu membayar kaffarah berupa puasa dua bulan berturut-turut. Suami ini wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan 60 (enam puluh) orang miskin. (HR Bukhari no 6164; Muslim no 2559). (Mahmud Abdul Lathif ‘Uwaidhah, Al Jami’ li Ahkam As Shiyam, hlm. 207).

Adapun bagi perempuan hamil dan menyusui, juga orang yang menunda qadha` puasa hingga masuk Ramadhan berikutnya, menurut pendapat yang kami anggap rajih, tak ada kewajiban fidyah atas mereka. Mereka hanya diwajibkan meng-qadha` puasanya. (Mushannaf Abdur Razaq, no 7564, Mahmud Abdul Latif Uwaidhah, Al-Jami’ li Ahkam Ash-Shiyam, hlm.210, Imam Syaukani, Nailul Authar, hlm. 872, Yusuf Qaradhawi,Fiqhush Shiyam, hlm. 64).

Cara membayar fidyah dengan memberi bahan makanan pokok (ghaalibu quut al balad) kepada satu orang miskin sebanyak satu mud untuk satu hari tidak berpuasa. Jika tak berpuasa sehari, fidyahnya satu mud. Jika dua hari, fidyahnya dua mud, dan seterusnya. Mud adalah ukuran takaran (bukan berat) yang setara dengan takaran 544 gram gandum (al qamhu). Untuk Indonesia, fidyah dikeluarkan dalam bentuk beras. (Abdul Qadim Zallum, Al Amwal fi Daulah Al Khilafah, hlm. 62, Wahbah Zuhaili, Al Fiqh Al Islami wa Adillatuhu, 2/687).

Menurut ulama Hanafiyah, boleh fidyah dibayarkan dengan nilainya (qiimatuhu), yaitu dalam bentuk uang yang senilai. Sedang menurut ulama jumhur (Malikiyah, Syafi’iyah, Hanabilah), tidak boleh dibayar dengan nilainya. (Wahbah Zuhaili, Al Fiqh Al Islami wa Adillatuhu, 2/687).

Kami cenderung kepada pendapat jumhur, sebab secara jelas nash QS Al Baqarah : 184 menyebutkan pembayaran fidyah adalah dalam bentuk makanan (tha’aam), sesuai firman Allah,“fidyatun tha’aamu miskin.” (فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ). Selain itu membayar fidyah dalam bentuk makanan adalah apa yang diamalkan oleh para shahabat Nabi SAW, seperti Ibnu Abbas dan Anas bin Malik RA. (Imam Syirazi, Al Muhadzdzab, 1/178). Wallahu a’lam.[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Inggris Beralih Menjadi Negara Polisi

item-thumbnail


+ResistNews Blog - Perdana Menteri Inggris David Cameron mengambil kesempatan penuh dari serangan yang terjadi di Tunisia untuk terus maju dengan agenda untuk menyelidiki dengan teliti kaum Muslim agar mengintegrasikan diri di Inggris, dia memata-matai mereka dengan menggunakan UU yang baru dan menyalahkan umat Islam atas serangan yang terjadi.

David Cameron pada sejumlah pidato mengatakan adanya ancaman ekstremis di balik serangan di pantai Tunisia bisa dikalahkan dalam jangka panjang dengan “respon spektrum secara penuh” dengan fokus pada radikalisasi di Inggris maupun di luar negeri, meskipun serangan di Tunisia tidak ada hubungannya dengan Inggris. Dia juga mengatakan “ancaman eksistensial” yang ditimbulkan oleh munculnya ISIS di Irak dan Suriah adalah “perjuangan generasi kita dan kita harus berjuang dengan segala yang kita bisa.”

Pemerintah Inggris telah memberikan kekuatan yang belum pernah diberikan kepada intelijen dan polisi seperti dapat menahan orang-orang yang dicurigai sebagai kriminal. Pemerintah Tory telah menempatkan kewajiban hukum baru yang mewajibkan semua badan publik – dari mulai sekolah hingga penjara – untuk mengambil langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan mengatasi radikalisasi.

Namun Cameron mengatakan dia ingin melakukan lebih jauh lagi. Langkah-langkah baru dapat mencakup kekuasaan untuk melarang kelompok-‘kelompok ekstremis’ yang tidak tertangkap oleh undang-undang anti-teror yang ada dan menutup tempat pertemuan ‘ekstremis’ , termasuk melarang Hizbut Tahrir, sebagaimana ditegaskan oleh David Cameron di radio. (Khilafah.com/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »
Home
loading...