Satu Miliar Orang akan Mati Akibat Merokok di Abad Ke-21

Amerika Serikat menghabiskan 180 miliar dolar (Rp 2,5 kuadriliun) tiap tahun untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh tembakau +Resi...

Amerika Serikat menghabiskan 180 miliar dolar (Rp 2,5 kuadriliun) tiap tahun untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh tembakau
+ResistNews Blog - Konferensi kesehatan di Perth menyebutkan, satu miliar orang di seluruh dunia akan mati akibat merokok pada abad ini, dan dua pertiga dari perokok Australia akan menyerah pada penyakit yang terkait tembakau.

Profesor Alan Lopez dari Universitas Melbourne, yang juga mantan epidemiolog dari program pengendalian tembakau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan, merokok telah menjadi epidemi kesehatan terbesar satu-satunya dari abad ke-20, yang telah membunuh 100 juta orang.

Dalam pidatonya di konferensi pengendalian tembakau Dewan Kanker Australia Barat pada Selasa (20/10/2015), ia memperkirakan, hal itu akan meningkat 10 kali lipat pada tahun 2100.

“Ini akan membunuh 1 miliar orang pada abad ini kecuali kita mampu melakukan sesuatu tentang hal itu,” kata Profesor Alan dikutip laman Radio ABC.

Walau tingkat merokok telah menurun tajam di Australia dan di beberapa negara maju lainnya, ia mengatakan, ada peningkatan besar di China dan Indonesia, di mana 60% dari pria di sana merokok, begitu pula dengan India dan Vietnam.

Pembicara lain dalam konferensi tersebut, yakni epidemiolog dari Universitas Nasional Australia (ANU)- Profesor Emily Banks -,adalah peneliti dari studi skala besar pertama tentang hubungan antara merokok dan kematian di Australia.

Profesor Emily mengatakan, dua dari tiga perokok akan meninggal dunia akibat kebiasaan mereka, mempengaruhi 1,8 juta dari 2,7 juta perokok di Australia.

“Kemungkinan itu akan menghampiri Anda,” sebutnya.

Profesor Emily menganjurkan adanya pengenalan global terhadap langkah-langkah pengendalian tembakau yang komprehensif, seperti pajak tembakau yang tinggi seperti di Australia dan kemasan polos rokok.

“Anda bisa beralasan untuk 100 juta itu karena tak tahu apa yang terjadi pada sebagian waktu ketika itu mulai terbentuk,” jelas Profesor Emily.

“Kami tahu persis apa yang dilakukannya sekarang,” sambungnya.

Tingkat merokok di antara warga dewasa Australia telah jatuh dari 35% pada tahun 1980 menjadi 12-13% sekarang ini.

Profesor Alan memperkirakan, hal itu akan turun hingga di bawah 10% pada tahun 2018.

Namun, ia mengingatkan bahwa prevalensi tembakau tak lagi berlaku pada laki-laki dewasa.

“Itu terdengar seperti alarm bagi kita,” katanya.

Merokok menjadi terkonsentrasi di antara sejumlah kelompok yang kurang beruntung ketika tingkat keseluruhan-nya menurun, jelas Profesor Emily.

Pekerjaan rumah yang harus dilakukan Australia semakin tentang mengurangi kesenjangan kesehatan.

“Kita bicara tentang 40% dari warga dewasa Aborijin yang merokok, dalam perkiraan terakhir ini. Jadi kita benar-benar membutuhkan program berbasis komunitas yang sangat kuat untuk membantu penghentian kebiasaan merokok di antara warga Aborijin,” utaranya.

Ia menambahkan, “Ini juga tentang mengurangi kesenjangan kesehatan karena di saat tingkat merokok turun, orang-orang miskin makin menderita.”

Profesor Ekonomi dari Universitas Illinois di Chicago, Frank Chaloupka, mengatakan, pengendalian tembakau baik untuk ekonomi, dengan pajak rokok yang lebih tinggi dan biaya kesehatan yang berkurang.

Ia mengatakan, Amerika Serikat saat ini menghabiskan 180 miliar dolar (atau setara Rp 2,5 kuadriliun) setiap tahunnya untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh tembakau.

Ia menunjukkan bahwa di China, di mana tingkat merokok masih tinggi, 3,1% dari biaya perawatan kesehatan, atau 1,9% dari PDB (pendapatan domestic bruto) dihabiskan untuk penyakit akibat tembakau.

“Biaya itu akan meningkat pesat pada tahun-tahun mendatang,” katanya. [hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]

COMMENTS

Name

#indonesiatanpajil,4,afghanistan,158,afrika,54,agama,303,agenda acara,3,ahmadiyah,3,ajzerbaijan,1,Aksi Gema Pembebasan Soloraya tolak RUU Pendidikan 7 May 2012,1,al islam,178,aljazair,6,amerika,628,analisi,1,analisis,330,analisisjihad,69,arab saudi,91,argentina,1,asean,1,asia,1,australia,51,austria,3,azerbaijan,1,bahrain,4,bangladesh,16,belanda,23,belgia,3,berita,618,beritanasional,1973,bisnisdanekonomi,39,bolivia,1,brasil,5,brunei,15,budaya,25,buletin islam underground noname zine,2,bulgaria,1,ceko,3,chechnya,8,china,80,cina,1,contact,1,democrazy,40,denmark,5,detik2hancurkapitalisme,77,disclaimer,1,diskusi,6,dubai,9,ekonomi,488,eropa,51,ethiopia,2,event,35,faeture,3,feature,4517,featured,13,filipina,28,focus,10,Foto : Pasukan Israel (huffington post),1,Foto-foto Aksi Sebar Flyer #IndonesiaTanpaJIL di Car Free Day Solo,1,galeri,45,ghana,1,guatemala,1,guyana,1,hacker,6,halal,16,healthnews,33,hikmah,8,hukum,412,india,29,informasi,58,inggris,171,intelijen,2,internasional,3748,interview,26,irak,122,iran,61,irlandia,3,islamichistory,79,islamophobia,2,islandia,1,israel,96,italia,16,jepang,8,jerman,35,kamboja,3,kamerun,1,kanada,14,kashmir,1,kaukasus,2,kazakhstan,4,kenya,10,kesehatan,24,khilafahbangkit,33,khutbahjumat,2,kiamat,1,kirgistan,1,kolombia,4,komunitas,6,konspirasi,86,korea,6,kosovo,1,kristologi,1,kuba,1,kuwait,6,laporankhusus,4,lebanon,13,libanon,4,liberal,6,liberia,1,libya,28,malaysia,33,mali,24,maroko,7,media,140,meksiko,1,mesir,244,minoritas,1,motivainspira,4,movie,1,mujahidin,439,muslimah,84,myanmar,104,nafsiyah,73,nasional,1,nigeria,14,norwegia,12,olahraga,1,opini,222,pakistan,69,palestina,511,papua,1,pendidikan,40,pengetahuan,70,perancis,102,perjalanan,32,polandia,1,politik,617,poster propaganda,2,praha,1,press release,135,qatar,8,resensi,17,review,141,rusia,83,sejarah,13,senegal,1,singapura,5,skotlandia,1,slovakia,1,somalia,63,sosial,1186,sosok,43,spanyol,13,spionase,1,srilanka,8,sudan,8,suriah,441,swedia,7,swiss,5,syariah,3,syiah,4,Tafsir,1,taiwan,1,tajikistan,4,takziyah,1,technews,51,technews',1,teknologi,80,thailand,26,timor leste,1,timur tengah,3,transkrip,32,tsaqofah,151,tunisia,25,turki,86,ukraina,3,uruguay,2,uzbekistan,8,vatikan,8,venezuela,4,video,361,wasiat,14,wawancara,89,yahudi,7,yaman,75,yordania,29,yunani,4,zimbabwe,1,zionist,4,
ltr
item
ResistNews Blog: Satu Miliar Orang akan Mati Akibat Merokok di Abad Ke-21
Satu Miliar Orang akan Mati Akibat Merokok di Abad Ke-21
http://1.bp.blogspot.com/-LfFB_CrlR0M/VieArhvXIhI/AAAAAAAAIEA/9HyCmWu5jMA/s320/gambar-peringatan-merokok-2ydt7gqfgf3s4gge8avdhc.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-LfFB_CrlR0M/VieArhvXIhI/AAAAAAAAIEA/9HyCmWu5jMA/s72-c/gambar-peringatan-merokok-2ydt7gqfgf3s4gge8avdhc.jpg
ResistNews Blog
http://blog.resistnews.web.id/2015/10/satu-miliar-orang-akan-mati-akibat.html
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/
http://blog.resistnews.web.id/2015/10/satu-miliar-orang-akan-mati-akibat.html
true
1507099621614207927
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy