Archive by date

Serangan Hotel Mali, Pertanyaan-Pertanyaan Yang Belum Terjawab

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Dua hari berselang setelah serangan di Hotel mewah Radisson Blu Jumat lalu [20/11/2015] di ibukota Mali, Bamako, ada banyak hal yang masih belum diketahui. Siapakah yang berada dibalik serangan itu?

Seperti diberitakan BBC News, Al-Qaeda in Islamic Maghreb [AQIM] dan cabangnya al-Murabitoun, keduanya mengatakan bahwa mereka berada dibalik serangan tetapi beberapa keraguan masih muncul.

Kebanyakan analis mengatakan veteran jihadist Aljazair Mokhtar Belmokhtar terlibat tetapi sampai sekarang, seperti diketahui bahwa pemimpin al-Murabitoun telah berpisah dari Al-Qaeda in Islamic Maghreb [AQIM].

Namun aliansi dari berbagai kelompok bersenjata yang beroperasi di padang pasir dari Mali utara dan Niger, Aljazair selatan dan Libya, mengalami dinamika yang terus berubah. .

Beberapa separatis Tuareg, sebagian dari mereka mendapatkan uang melalui perdagangan obat, orang dan senjata di gurun Sahara, sementara beberapa yang lain menawarkankan jasa mereka kepada penawar tertinggi.

Beberapa analis berkata bahwa peningkatan tekanan dari pasukan khusus Perancis yang telah dikerahkan ke Mali sejak tahun 2013 mungkin telah mendorong veteran jihadist Mokhtar Belmokhtar kembali bekerjasama dengan pihak al-Qaeda.

Berapa jumlah penyerang yang berada disana ?

Ini tidak jelas.

Para pejabat Mali mengatakan 2 pria bersenjata telah tewas.

Akan tetapi, Sementara beberapa mengatakan hanya ada 2 penyerang memasuki Hotel Radisson Blu, beberapa saksi yang lain mengatakan ada hingga 13 penyerang.

Pejabat Mali mengatakan mereka sedang mencari “setidaknya” 3 tersangka, meskipun mereka yang menjadi tersangka itu belum ditentukan apakah mereka diyakini turut ambil bagian dalam serangan hotel itu, atau diduga membantu merencanakan serangan itu.

Serangan itu tampaknya telah terencana dengan baik, seorang penjaga hotel mengatakan momen serangan tepat pada waktu akhir pergantian shift malam mereka dan mereka telah menempatkan senjata-senjata mereka disana.

Para penyerang melajukan sebuah kendaraan dengan plat nomor diplomatik, yang juga bukti mereka melakukan persiapan dengan hati-hati – dan mungkin juga bukti bahwa lebih dari hanya 2 orang yang dikerahkan untuk melakukan serangan pada target orang-orang penting itu.

Siapa penyerangnya ?

Penyelidik dari Prancis telah melakukan tes forensik pada tubuh orang-orang bersenjata itu namun sejauh ini, tidak ada informasi terkait yang telah dirilis.

Para pejabat mengatakan ini adalah untuk menghindar dari penyelidikan penuh kompromi ataupun mencurigakan.

Saksi menjelaskan 1 penyerang berkulit gelap dan 1 yang lain berkulit terang – biasanya perkara ini terkait dengan kelompok-kelompok jihadis yang berbasis di gurun Sahara.

Penyanyi Guinea terkenal Sekouba ‘Bambino’ Diabate, yang tinggal di hotel saat serangan terjadi, mengatakan bahwa ia mendengar penyerang berbicara dalam bahasa Inggris “dengan aksen Nigeria”.

Hal ini menimbulkan momok kekhawatiran bahwa kelompok militan Boko Haram Nigeria telah bekerja sama dengan para kelompok jihadis Afrika Barat lainnya.

Dan itu akan menjadi menarik jika telah dikonfirmasi bahwa beberapa penyerang berbahasa Inggris, bukan Perancis, Arab, atau bahasa Tamashek dari Tuareg, yang sebelumnya dikira demikian.

Apakah ada kaitannya dengan Serangan Paris ?

Hal ini dimungkinkan, tetapi tidak ada bukti kearah sana. Serangan Paris itu diduga dilakukan oleh militan yang terkait dengan Islamic State [IS]. Tetapi Perancis memiliki sekitar 1.000 tentara yang berbasis di Mali dan mempertahankan hubungan bisnis yang luas dengan bekas koloninya itu.

Beberapa tamu hotel bersembunyi di kamar mereka saat beberapa militan mengambil alih hotel.

Beberapa pemimpin jihad Mali telah mengancam untuk menyerang tempat-tempat yang terkait dengan kepentingan Perancis.

Ini, bagaimanapun, adalah serangan ke-3 di Mali tahun ini yang diklaim oleh al-Murabitoun.

Di samping kelompok-kelompok Islam lainnya, telah beroperasi di negara itu sejak tahun 2011, maka timing waktunya mungkin saja adalah kebetulan.

Operasi Penjagaan Perdamaian PBB di negara itu telah kehilangan lebih banyak personil dalam beberapa tahun terakhir daripada misi atau operasi semacamnya .

Siapa saja yang menjadi korban?

Sementara para pejabat Mali mengatakan 19 orang telah tewas, hingga kini diketahui 13 orang yang telah dikonfirmasi asal negarannya. Mereka adalah:

2 warga Belgia, termasuk Geoffrey Dieudonne, seorang pejabat di parlemen di wilayah Wallonia, Belgia.

3 warga China, Zhou Tianxiang , Wang Xuanshang dan Chang Xuehui yang diketahui adalah pejabat eksekutif dari perusahaan BUMN China Railway Construction Corp, sebagaimana dinyatakan dalam situs online perusahaan China tersebut.

1 warga Amerika Serikat, Anita Ashok Datar, berusia 41 tahun , berada di Mali bekerja pada proyek keluarga berencana [KB] dan HIV. Seperti diketahui Anita Ashok Datar Datar, adalah ibu dari seorang anak berusia 7 tahun, dia merupakan manajer senior di Palladium Group, sebuah organisasi pembangunan internasional.

6 warga Rusia tewas, seluruh karyawan maskapai penerbangan Volga-Dnepr, dikonfirmasi oleh pihak Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan resminya. Maskapai penerbangan Volga-Dnepr juga melaporkan bahwa 6 kru mereka adalah Stanislav Dumansky dan Pavel Kudryavtsev, keduanya adalah mekanik; Vladimir Kudryashov, seorang operator radio penerbangan; Konstantin Preobrazhensky, seorang insinyur penerbangan; Sergey Yurasov, manajer beban, dan Aleksandr Kononenko, seorang navigator.

1 Konsultan pendidikan Israel dan Eksekutif Shmuel Benalal, yang dilaporkan telah berada di Mali untuk bekerjasama dengan pemerintahan Mali.

Mereka semua adalah tamu asing yang menginap di hotel mewah Radisson Blu, yang populer sebagai tempat penginapan para bisnisman dan kru pesawat udara internasional.

Saksi mengatakan kedua penjaga keamanan Mali dan tentara telah tewas, tapi hal itu belum secara resmi dikonfirmasi.

Banyak dari mereka yang tewas dilaporkan telah ditembak saat mencoba melarikan diri di dalam lift.[IZ/panjimas.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Lagi, Bangladesh Eksekusi Pemimpin Partai Islam

item-thumbnail
Ali Ihsan Muhammad Mujahidin, orang kedua 
partai Islam terbesar di Bangladesh 
(Jamaat-e-Islami),
+ResistNews Blog – Pemerintah Bangladesh kembali mengeksekusi mati tokoh oposisi, salah satunya Islamis, karena dituduh terlibat pembantaian tahun 1971. Eksekusi yang dilakukan pada Sabtu malam Ahad (21/11) ini hanya beberapa jam setelah pengadilan menolak banding kedua pemimpin oposisi itu.

Kedua pemimpin oposisi itu adalah Ali Ihsan Muhammad Mujahidin, orang kedua partai Islam terbesar di Bangladesh (Jamaat-e-Islami), dan Ketua Partai Nasionalis Bangladesh (Bangladesh Nationalist Party), Salauddin Quader Chowdhury.

“Kami telah menggantung mereka. Eksekusi itu dilakukan tepat pukul 00.45 Sabtu malam,” kata Menteri Kehakiman Bangladesh, Anis Al-Haq, seperti dinukil arabi21.com, Ahad (22/11).

Ini bukan pertama kali pemerintah Bangladesh mengeksekusi tokoh-tokoh oposisi, terlebih tokoh Islam. Eksekusi itu dilandaskan atas keterlibatan mereka dalam pembantaian tahun 1971 ketika Bangladesh berpisah dari Pakistan.

Tokoh-tokoh itu dituduh bertanggung jawab atas pembantaian massal, pemerkosaan dan pembantaian atas dasar agama. Mahkamah Agung Bangladesh selalu menolak setiap banding yang mereka ajukan.

Sampai saat ini, lima lebih tokoh Islam Bangladesh dieksekusi atas tuduhan tersebut. Hal itu memicu gelombang demonstrasi dari umat Islam yang berujung bentrok dengan aparat. [arabi21.com/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

AS: Pasukan Khusus Kami Sebentar Lagi Tiba di Suriah

item-thumbnail
+ResistNews Blog  – Amerika Serikat mengumumkan pasukan khusus yang dikirim Presiden Barack Obama ke Suriah akan tiba dalam waktu dekat. Pasukan itu akan mengorganisir faksi-faksi oposisi Suriah untuk bertempur melawan Daulah Islamiyah atau yang lebih dikenal ISIS.

“Sebentar lagi mereka akan tiba (di Suriah),” ujar utusan khusus Obama di Koalisi Internasional anti ISIS, Brett Macgork, dalam sebuah program televisi AS, CBS, Ahad (22/11). Macgork tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Ia hanya menjelaskan bahwa pasukan itu bertugas mengoordinir faksi-faksi lokal yang bertempur melawan ISIS di Suriah Utara.

Barack Obama Oktober lalu mengumumkan menyetujui pengiriman 50 pasukan khusus ke Suriah. Menurut kantor Obama, puluhan pasukan itu hanya bertugas menjadi instruktur militer.

Pasukan khusus AS itu akan berkoalisi dengan faksi-faksi lokal Suriah, termasuk di antaranya milisi Kurdi PKK. Suriah Utara dianggap menjadi basis ISIS di Suriah karena kelompok itu mengontrol wilayah luas di daerah tersebut.

Dengan keputusan ini, Obama telah mengingkari janjinya di awal pendeklarasian koalisi internasional anti ISIS. Waktu itu, Obama berjanji tidak akan mengirim pasukan darat ke Suriah. [arabi21.com/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Laporan: Zionis Israel Miliki 100 Lebih Hulu Ledak Nuklir

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Sebuah laporan baru AS mengatakan bahwa Zionis Israel memiliki 115 hulu ledak nuklir di gudang rahasia senjata pemusnah massal mereka, Midleeasteye melaporkan hari Ahad (22/11/2015).

Laporan oleh Institute untuk Sains dan Keamanan Internasional (ISIS) yang berbasis di Washington DC, menunjukkan bahwa stok persenjataan itu lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya, dengan sebagian besar perkiraan sebelumnya menyatakan Zionis Israel memiliki sekitar 80 hulu ledak, yang membuatnya kira-kira setara dengan kemampuan nuklir India dan Pakistan. Perkiraan lain telah menempatkan angka yang jauh lebih tinggi, mendekati 200, menyoroti kerahasiaan yang terus berlanjut untuk program nuklir Zionis.

Laporan ISIS, yang didasarkan pada laporan dan penyelidikan sebelumnya, juga menyatakan bahwa Israel telah memproduksi sekitar 660 kilogram plutonium di reaktor Dimona di gurun Negev.

Situs ini mencakup reaktor air berat, pembangkit bahan bakar fabrikasi dan pabrik pemisahan plutonium, yang semuanya diam-diam diberikan oleh Prancis pada 1950-an dan awal 1960-an.

Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, dan bahkan Norwegia juga diyakini telah mendiakan Zionis Israel dengan bahan nuklir pada saat itu, yang memungkinkan mereka untuk membangun sebuah klandestin dan sebagai senjata nuklir namun tidak pernah secara resmi menyatakan, tidak mengkonfirmasikan atau menyangkal jumlah persedian mereka.

Menurut laporan, yang diterbitkan oleh lembaga ini di situsnya, Kamis, setiap hulu ledak nuklir membawa antara 3-5 kilogram plutonium. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Zionis Israel mulai mengembangkan program nuklirnya pada tahun 1963.

Sementara banyak telah lama diketahui tentang program ini, keberadaannya dikonfirmasi oleh bekas dokumen-dokumen rahasia pemerintah AS sebelumnya, dengan keberadaannya lebih lanjut diungkapkan oleh mantan teknisi nuklir Israel Mordechai Vanunu, yang pada tahun 1986 mengatakan bahwa program senjata nuklir jauh lebih besar daripada yang biasa dinilai pada saat itu.

Israel adalah negara keenam dalam kepemilikan senjata nuklir, setelah lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB. (st/mee/voa-islam.id/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Fatwa-Fatwa Aneh Dalam Pemilu Parlemen Mesir

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Ulama-ulama pemerintah kudeta militer Mesir kembali menyemarakan pemilihan umum parlemen putaran kedua Mesir yang berlangsung pada hari Minggu (22/11) kemarin, dengan mengeluarkan fatwa-fatwa aneh untuk mendukung pemerintah.

Fatwa siapa dan apa saja yang beredar untuk mendukung kekuasaan pemerintah kudeta? Berikut sejumlah penyelusurannya untuk anda;

Fatwa aneh dan nyeleneh pertama datang dari Grand Shiekh Al Azhar, Ahmed Al-Tayeb, ketika membrikan hak suaranya ditempat pencoblosan suara di TPS di kota Heliopolis Mesir pada Minggu sore.

“Berbuat durhaka kepada orang tua serta meninggalkan shalat diharamkan dalam syariat, dan pelakunya akan mendapatkan dosa besar,” ujar Dr.Ahmed Al-Tayeb.

Dr.Ahmed Al-Tayeb melanjutkan, “Dan mereka yang memboikot pemilu adalah seperti anak yang durhaka kepada orang tua.”

Sedangkan fatwa kedua datang dari mantan rektor universitas Al Azhar, Dr. Ahmed Omar Hashem, yang mengatakan, “Memboikot pemilu adalah sebuah dosa besar yang dilarang syar’i.”

Dr. Ahmed Omar Hashem beralasan bahwa berdosanya orang yang tidak memberikan suara dalam pemilu parlemen karena mencegah mereka untuk memilih wakil rakyat yang benar dan jujur untuk dapat duduk diparlemen menebarkan kebaikan.

Perlu diketahui bahwa seluruh anggota parlemen yang dianggap jujur dan bersih oleh masyarakat dilarang ikut serta dalam pemilu parlemen kali ini, karena dianggap sebagai bagian dari kelompok Ikhwanul Muslimin.

Di putaran tahap pertama yang berlangsung 18-19 Oktober kemarin rakyat Mesir telah memilih sebanyak 226 wakil rakyat yang duduk di parlemen untuk masa jabatan 5 tahun mendatang. Sedangkan ditahap kedua ini hanya akan memperebutkan sisa 222 dari total 568 kursi keseluruhan di parlemen.

Perlu diketahui bahwa sejak dibubarkannya parlemen hasil pemilihan tahun 2012 pada kudeta 3 Juli 2013 lalu, Presiden Sisi menunda pemilihan parlemen hingga akhir tahun 2015 ini untuk meloloskan sejumlah UU yang akan melanggengkan rezim tangan besinya di Mesir. (Anatolia/Ram/eramuslim/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Pasca Paris Attack, Jumlah Penyerangan Warga Muslim Di Inggris Meningkat 300%

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Surat kabar The Independent Inggris menyatakan bahwa jumlah serangan dan pelecehan terhadap warga Muslim di negara ini meningkat 300% sejak terjadinya Paris Attack pada 13 November kemarin.

Dalam penelitiannya, The Independent mendapati ada 100 lebih serangan terhadap warga Muslim dan masjid di Inggris, selama 9 hari pasca serangan Paris Attack yang menewaskan sedikitnya 130 orang.

Kebanyakan mereka yang mendapatkan serangan rasis terjadi di tempat-tempat umum seperti bus, kereta dan jalan-jalan umum, dengan korban kebanyakan adalaha dari kalangan wanita dan anak-anak perempuan yang berusia antara 14 sampai 45 tahun.

Tercatat sebanyak 34 wanita berjilbab menjadi sasarang penyerangan rasis yang dilakukan kelompok anti-Islam selama ini, tulis The Independent dalam laporannya yang akan diserahkan kepada kepada kelompok kerja pemerintah yang menangani kebencian terhadap Muslim.

Perlu diketahui bahwa ketika mendapat serangan rasis, tidak ada satupun warga Inggris yang mau membantu ataupun menolong korban Muslim. (Bbcarabic/Ram/eramuslim/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Trump: Jika Saya Jadi Presiden, Saya Akan Awasi Tiap Masjid di AS

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Miliarder dan calon kandidat presiden dari Partai Republik AS, Donald, Trump, menyatakan bahwa dirinya akan memasang kamera pengawas di setiap Masjid di Amerika Serikat, mengontrol program pengungsi Suriah dan membolehkan metode penyiksaan “waterboarding” jika memenangkan pemilu presiden pada tahun 2016 mendatang.

Pernyataan ini dikatakan Trump dalam wawancaranya dengan jaringan berita ABS pada Minggu () malam, seraya mengingatkan bahwa AS harus mulai mengintensifkan pengawasan di masjid-masjid, khususnya di wilayah New York City, pasca insiden Paris Attack pada 13 November kemarin.

Trump melanjutkan, “Saya mengizinkan penyiksaan waterboarding sebagai balasan atas apa yang mereka lakukan kepada kami.”

Sementara itu mengenai program pengungsi Suriah, Trump menekankan bahwa dirinya akan membuat database tentang para pengungsi dan akan diawasi selama mereka tinggal di AS hingga akhirnya keluar dari negara Ini.

Ini bukan pernyataan kontroversi pertama yang dikeluarkan oleh pengusaha real estate kawakan AS. Sebelumnya Trump dalam wawancarany dengan wartawan pernah mengatakan bahwa Saudi tidak lain adalah “sapi perah” bagi AS. (Cnnarabic/Ram/eramuslim/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Asing Kuasai Indonesia 60-80 Persen, Ini Berpotensi Terjadi Benturan

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Di masa abad ke-21 ini, Djoko Santoso mengajak rakyat Indonesia agar memilih pemimpin yang mempunyai jiwa Pancasilais. Tujuannya adalah agar bangsa Indonesia bersatu dan disiplin dalam ranah NKRI.

?Kita harapkan pada abad ke-21 mampu menciptakan pemimpin yang berjiwa Pancasilais, agar bangsa ini kembali bersatu dan disiplin ke depannya,? kata Jendral TNI ini, Rabu (18/11/2015), di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan KSAD ini juga mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin Pancasilais karena saat ini bangsa dan negara sedang menghadapi tekanan dan penguasaan dari Asing. Dampak dari itu, saat ini dan di kemudian hari benturan kemungkinan akan terjadi dan tidak dapat terelakan.

?Memang benar saat ini kita sedang dikuasai bangsa asing sebesar 60 persen. Kita saksiakan bahwa benturan bangsa dalam abad ke-21. Dan hal ini perlu diperhatikan oleh rakyat dan pemerintah Indonesia,? tuturnya.

Hal yang kemudian ia antisipasi ialah bagaimana ke depannya NKRI akan diserang melalui peradaban-peradaban dari luar. Biasanya, lanjutnya, peradaban yang datang dari luar ini dinilai acapkali berbenturan, yakni berupa jajahan-jajahan. Dan dari semua itu, intinya Asing ingin menguasai seluruh elemn bangsa Indonesia.

?Jika ada yg mendominasi, maka akan terjadi benturan. Benturan peradaban, peradaban yang mempunyai tujuan ekonomi, politik, sosial budaya. Asing pun berkeinginan menguasai ideologi. Dan acapkali kita ini dijajah,? sampainya. (voa-islam.com/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

APBN 2016: Cermin Rezim Anti Subsidi dan Gemar Berutang

item-thumbnail
[Al-Islam edisi 781, 8 Shafar 1437 H – 20 November 2015 M]

APBN 2016 telah disetujui oleh DPR. Besaran anggaran belanja APBN 2016 mencapai Rp 2.095,72 trliliun. Anggaran pendapatan direncanakan sebesar Rp 1.822,54 triliun dengan rencana defisit sebesar Rp 273,178 triliun atau 13,1 persen.

Beban pajak Rakyat Makin Berat

APBN 2016 bertumpu pada pendapatan pajak dan cukai. Direncanakan, penerimaan pajak Rp 1.360,1 triliun atau 74,6 persen serta penerimaan bea dan cukai Rp 186,5 triliun atau 10,23 persen. Total penerimaan perpajakan itu Rp 1.546,6 triliun atau 84,8 persen dari penerimaan APBN 2016.

pajak makin dijadikan sandaran penerimaan negara. Sebaliknya, penerimaan dari sumberdaya alam dan BUMN justru tidak dioptimalkan. Ini sungguh aneh! Pasalnya, negeri ini memiliki kekayaan alam yang sangat besar dan BUMN yang jumlahnya 130 lebih. Namun, sumbangan penerimaan dari hasil kekayaan alam dan BUMN justru tidak dinaikkan.

Target penerimaan pajak yang makin besar itu terlalu pede. Pasalnya, dalam perekonomian yang melambat, optimisme penerimaan pajak dengan basis asumsi seolah-olah ekonomi berjalan normal jelas kurang sejalan. Perusahaan dan pelaku usaha akan sulit ditingkatkan pungutan pajaknya dalam situasi perekonomian melambat. Selama lima tahun ini saja, realisasi penerimaan pajak tidak pernah mencapai target. Untuk tahun 2015 ini, Direktorat Jenderal pajak (DJP) mencatat realisasi penerimaan pajak per 4 November 2015 hanya mencapai Rp 774,5 triliun, setara 59,8 persen dari target Rp 1.294,3 triliun. Padahal tahun ini tinggal satu setengah bulan lagi. Untuk mencapai realisasi target 80 persen saja tentu sulit.

Untuk merealisasi target penerimaan pajak pada 2016 itu bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, dengan perluasan wajib pajak, dengan memperbanyak individu dan perusahaan yang membayar pajak. Pihak yang selama ini mendapat fasilitas keringanan pajak seperti UMKM, sektor informal, dan sebagainya mungkin tidak akan ada lagi. Pelaku usaha kecil dan menengah seperti pedagang pasar, toko kelontong, warung dan sejenisnya mungkin akan dikenai pajak.

Kedua, dengan mengatur besaran pajak dan cara penghitungan pajak. Kemungkinan penghasilan akan dikenai pajak progresif yang nilainya akan makin besar. Yang termasuk dalam cara ini adalah mengubah penghitungan pajak menjadi dari total omset, bukan dari penghasilan riil, yakni keuntungan dari usaha.

Peningkatan penerimaan pajak itu bermakna, beban bagi rakyat akan makin besar. Padahal selama ini beban rakyat sudah amat berat.

Di sisi lain, negeri ini memiliki kekayaan alam yang sangat besar. Misal, cadangan terbukti yang dikuasai Freeport saja total potensi pendapatannya bisa mendekati Rp 2.000 triliun. Ini baru dari satu tambang. Sayang, kekayaan yang besar itu bukannya dimaksimalkan untuk penerimaan negara dengan dikuasai dan dikelola langsung oleh negara, tetapi malah diserahkan kepada swasta bahkan asing. Ironis! Rakyat diharuskan menanggung pembiayaan negara—antara lain lewat pajak—yang makin berat, pada saat yang sama kekayaan sangat besar milik rakyat justru diserahkan kepada swasta/asing. Ini jelas pengkhianatan terhadap rakyat. Pengkhianatan itu secara sadar dilakukan oleh penguasa, para wakil rakyat dan politisi. Sungguh hal itu dalam pandangan Islam merupakan kemaksiatan. Rasul saw. bersabda:

« مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرعِيهِ اللهُ رَعِيَّة، يَموتُ يَوْمَ يَمُوتُ وهو غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ إِلا حَرَّمَ اللهُ عليه الجَنَّةَ»

Tidaklah seorang hamba yang Allah angkat untuk mengurusi urusan rakyat itu mati pada hari dia mati,sementara dia menipu (mengkhianati) rakyat, kecuali Allah mengharamkan bagi dia surga (HR al-Bukharidan muslim).

Rezim Anti Subsidi

Total subsidi pada APBN 2016 hanya sebesar Rp 182,6 triliun. Subsidi energi hanya sebesar Rp 102,1 triliun, terdiri dari subsidi BBM dan gas sebesar Rp 63,7 triliun serta subsidi listrik sebesar Rp 38,4 triliun. Subsidi listrik itu turun 37,6 triliun dari APBN-P 2015 yang Rp 76 triliun. Artinya, subsidi listrik pada APBN2016 dipangkas 49,47 persen dari APBN-P 2015. Dari subsidi listrik 38,4 triliun itu hanya sekitar Rp29,39 triliun untuk subsidi berdaya 450 VA-900 VA yang selama ini masih mendapat subsidi. Sisanya adalah untuk membayar kurang bayar (carry over) tahun ini.

Akibat dari pemangkasan subsidi listrik itu, pemerintah hanya akan memberikan subsidi listrik untuk rumah tangga pengguna 450VA dan 900VA yang terkategori miskin. Berdasarkan catatan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), pelanggan listrik yang boleh memakai dua klasifikasi tersebut hanya mencapai 24,7 juta rumah tangga. Dengan begitu, dari 45 juta rumah tangga pengguna 450VA dan 900VA, sebanyak 22,3 juta rumah tangga pada tahun 2016 tidak lagi boleh menerima subsidi. Mereka diberi pilihan untuk naik daya ke 1300VA secara gratis. Jika tidak, mereka harus membayar harga listrik tanpa subsidi. Untuk pengguna 450VA akan mengalami kenaikan tarif 250 persen dan pengguna 900VA akan naik 150 persen!

Awalnya, skenario itu akan diterapkan mulai 1 Januari 2016, namun akhirnya ditunda setidaknya enam bulan. Artinya, itu akan diberlakukan pada Juli 2016. Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM memastikan menunda pencabutan subsidi tarif dasar listrik hingga enam bulan mendatang.

Penghapusan subsidi tarif listrik itu akan menambah jumlah penduduk miskin. Menurut Kepala BPS, Suryamin, penghapusan subsidi listrik secara otomatis akan semakin menekan pendapatan dan daya beli masyarakat. Penghapusan subsidi tarif listrik itu bakal menyumbang inflasi nasional sekitar 0,4 persen.

Menurut Riyanto, peneliti ekonomi dari Lembaga Penyelidikan ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Univeritas Indonesia, jika tarif dasar listrik naik maka orang miskin bertambah 3-5 juta orang. Berdasarkan BPS, jumlah penduduk miskin di Indonesia per Maret 2015 mencapai 28,59 juta jiwa.

Subsidi pupuk juga dipangkas Rp 9,4 T dari Rp 39,9 T pada APBN 2015 menjadi Rp 30 T di RAPBN 2016. Akibatnya, harga eceran tertinggi (HET) pupuk akan dinaikkan.

Penghapusan subsidi pada APBN secara terus-menerus membuktikan bahwa pemerintah dan DPR selama ini anti subsidi. Penghapusan subsidi itu akan makin memberatkan beban rakyat yang sudah sangat berat. Sungguh tindakan demikian menyalahi syariah Islam. Bahkan Rasul saw. pernah berdoa:

« اللَّهُمَّ مَنْ وَلِىَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِى شَيْئاً فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِىَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِى شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ »

Ya Allah, siapa saja yang mengurusi suatu urusan umatku, lalu dia menyusahkan mereka, maka susahkan dia. Siapa saja yang mengurusi suatu urusan umatku, lalu dia menyayangi mereka, maka sayangilah dia (HRmuslim dan Ahmad).

Gemar Menumpuk Utang

APBN 2016 dianggarkan defisit Rp 273,178 triliun atau 13,1 persen. Untuk menutup defisit (kekurangan) itu, pemerintah merencanakan akan menarik utang melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 326,3 triliun, utang dalam negeri Rp 3,3 triliun dan utang luar negeri Rp 72,84 triliun. Hal itu hanya akan membuat negeri ini terjerat utang makin dalam.

Dari data Profil Utang pemerintah Pusat edisi Agustus 2015, total cicilan bunga tahun 2009-2014 ditambah cicilan pokok 2014 dan APBNP 2015 saja mencapai Rp 1.107,556 triliun. Meski sudah begitu besar cicilan pokok dan bunga yang dibayar, nyatanya total utang pemerintah bukan berkurang, tetapi malah terus membengkak. Data Profil Utang Pemeirntah Pusat edisi Oktober 2015 menunjukkan, hingga 30 September 2015, total utang pemerintah Pusat Rp 3.091,06 triliun.

Semakin besar utang berarti makin besar bahaya bagi negeri ini. Pasalnya, selama ini utang luar negeri menjadi alat campur tangan dan kontrol pihak asing terhadap kebijakan pemerintah. Artinya, utang menjadi alat penjajahan asing, antara lain dengan mendiktekan UU di negeri ini sesuai keinginan mereka, bahkan sejak pembuatan draft-nya. Lahirlah banyak UU bercorak liberal yang lebih menguntungkan mereka dan merugikan rakyat.

Selain itu, saat utang makin menumpuk, APBN yang notabene uang rakyat makin tersedot untuk bayar utang plus bunganya. Semua itu adalah untuk kepentingan para pemilik modal, termasuk pihak asing. Sebaliknya, alokasi anggaran untuk kepentingan rakyat, khususnya dalam bentuk subsidi, terus dikurangi bahkan bakal dihilangkan sama sekali.

Wahai Kaum muslim:

sistem anggaran neoliberal yang anti subsidi dan gemar berutang harus sesegera mungkin disudahi. Sesegera mungkin sistem ini harus diganti dengan sistem anggaran yang bisa menjamin kekayaan milik rakyat digunakan untuk kesejahteraan rakyat, bukan lebih banyak untuk kesejahteraan swasta dan asing.sistem anggaran yang demikian hanya akan terwujud dengan menerapkan sistem ekonomi Islamsekaligus menerapkan syariah Islam secara total dan menyeluruh dalam institusi negara. Itulah KhilafahRasyidah ‘ala minhaj an-nubuwwah.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ …[

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul jika Rasul menyeru kalian padasesuatu yang memberikan kehidupan kepada kalian…” (TQS al-Anfal [8]: 24).


WalLâh a’lam bi ash-shawâb. []


Komentar al-Islam

Menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD DPR dengan dugaan pencatutan nama Presiden dan Wapres untuk meminta saham PT Freeport. Dokumen laporan itu bocor dan beredar di media sosial Facebook (Detik.com, 17/11).
  1. Awas, jangan sampai polemik itu memalingkan dari persoalan yang lebih besar, yaitu perpanjangan kontrak Freeport.
  2. Itu boleh jadi salah satu akal-akalan untuk mengalihkan isu sehingga perpanjangan kontrak Freeport bisa mulus dilakukan.
[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Umat Islam Bertanggung Jawab di Hadapan Allah Swt atas Berbagai Kezhaliman yang Terus Menimpa Saudara-saudaranya di Burma

Umat Islam bertanggung jawab di hadapan Allah Swt atas berbagai kezhaliman yang terusmenimpa saudara-saudaranya di Burma

Tragedi demi tragedi memilukan terus menimpa umat Islam Rohingya yang “yatim”. Akhir-akhir ini, kelompok Buddha dan penguasa Burma kembali menunjukkan aksi terbarunya. Pada saat rakyat Burma memberikan hak suaranya dalam pemilu terakhir di Myanmar, muslim Rohingya justru dilarang ikut serta. Thein Sein, Perdana Menteri Burma, telah memutuskan untuk menarik hak suara sementara bagimuslim Rohingya, demi menghalangi partisipasi mereka dalam pemilu. Keputusan itu dikeluarkan sesaat setelah demonstrasi menuntut pencabutan hak suara bagi muslim Rohingya.

Ratusan umat Buddha melakukan demonstrasi di Yangon, memprotes pemberlakuan undang-undang penduduk tidak tetap; yaitu “pemegang kartu tanda penduduk (KTP) putih” untuk berpartisipasi dalampemilu. Sesaat setelah demontrasi itu, keluarlah keputusan itu. Kartu putih itu sendiri diberikan tahun 2012 lalu oleh pemerintah Dewan militer untuk mengizinkan muslim Rohingya dan minoritas lainnya memberikan suara dalam pemilu. Hal itu merupakan beberapa revisi kebijakan pemerintahan militeryang sejak 1982 mencabut hak kewarganegaraan Rohingya dan menganggapnya sebagai imigran Bangladesh.

Kebijakan mencabut hak suara secara tiba-tiba itu, merupakan bentuk ketundukan kepada umat Budha. Shin Thomana, seorang biksu yang terlibat dalam demontrasi mengatakan: “Pemegang Kartu putih bukanlah warga negara, dan orang-orang yang bukan warga negara tidak berhak memberikan suaradalam pemilu, sungguh hal itu hanya tipu muslihat politisi untuk meraup suara “.

Sebelum muncul isu pencabutan hak suara, partai Liga Nasional demokrasi, pimpinan Aung San Suu Kyi, pemenang Nobel Perdamaian menarik nama-nama muslim dari daftar calon peserta pemilu dengan dalih tekanan dari sekelompok biksu Budha.

Selain pencabutan hak-hak politik muslim Rohingya, gerakan ekstrimis Buddha di Myanmar juga meminta pendukung Budha di negara bagian Arakan untuk memaksakan diri mereka berkuasa secara penuh di wilayah tersebut dalam rangka mencegah umat Islam mengambil alih wilayah tersebut. “Nan Da Ba Tha”, pemimpin gerakan Nasional “Ma Ba Tha” mencela penguasa karena dianggap telah gagal menjaga Negara bagian tersebut serta membiarkan kaum muslim mengambil alih wilayah tersebut, ia mengatakan “Warga Rakhine butuh aturan khusus, tidak butuh aturan pemerintah pusat.”

Wahai umat Islam, sungguh tragedi yang mendera saudara-saudara kita di Burma tidak akan berakhir kecuali pada dua kondisi berikut, dimana Anda bertanggungjawab di hadapan Allah atas keduanya,

Pertama: terealisasinya cita-cita ekstrimis Budha yang didukung penguasa beserta mereka yang mengklaim sebagai tokoh perdamaian seperti Aung San Suu Kyi yang persekongkolannya melawan umatIslam telah demikian terbuka. Cita-cita itu tak lain adalah pemusnahan massal dan pembersihan etnis rohingnya. Bila ini terjadi, berarti apa yang menimpa saudara-saudara kita, muslim Rohingya, adalah sama dengan genosida atas umat Islam di Andalusia, Balkan, serta pulau-pulau Mediterania. Tragedi itu berakhir dengan pemusnahan sebagian, pengusiran sebagian lainnya, serta penghilangan semua jejak keberadaan Islam dan umat Islam di negara tersebut.

Untuk itu, ekstrimis Budha dan penguasa Burma telah melakukan berbagai tindakan keji dengan melakukan apa yang mungkin terbesit dalam benak maupun tidak, berupa pembunuhan, pembakaran, pengusiran, perampasan hak kesehatan, pendidikan, pelarangan bekerja bagi pria dan melahirkan bagiwanita, hingga pencabutan hak-hak politik mereka dan sebagainya. Semua ini terjadi dengan disaksikan dan didengar oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), negara-negara demokrasi Barat, para penguasanegeri-negeri Islam, media internasional, oposisi demokratik Burma, serta sejumlah organisasi-organisasi hak asasi manusia yang membiarkan kezaliman tersebut. Adapun tuntutan PBB untuk memberikan hak pilih muslim Rohingya, hanya tipuan. Sesaat setelah permapasan hak suara teresebut, Ban Ki Moon mengatakan: “Saya sangat kecewa atas perampasan hak politik atas kaum minoritas dalam hak ini.”,tak lebih dari itu.

Kedua: pertolongan (nushroh) umat Islam untuk muslim Rohingya, dalam kapasitasnya satu umat.Nushroh tersebut bisa dimulai dengan bantuan militer umat Islam yang berdekatan dengan saudara-saudara kita di Burma. yakni tentara muslim di Bangladesh, Malaysia, Indonesia, lalu tentara-tentaraterdekat selanjutnya hingga yang lebih jauh lagi. Solusi atas teror Buddha ini tak lain dengan mengirimkan tentara, bukan hanya membuktikan muslim Rohingya sebagai warga negara asli dan bukan warga asing. Sebab, selama lebih dari lima ratus tahun mereka telah berada di sana. Inilah yang diakui oleh penguasa Burma kemudian diingkari. Ini juga yang dibenarkan oleh PBB kemudian umat Islamdikhianati. Hal ini serupa dengan apa yang dilakukan terhadap saudara muslim kita di Bosnia dan Afrika Tengah sebelumnya. Solusinya juga bukan hanya sekedar menyelamatkan para pengungsi atau memberikan bantuan kepada mereka, meski untuk melakukan peran paling ringan itu pun, parapenguasa muslim lalai dan abai. Namun, penyelesaiannya adalah dengan cara menghilangkan kezaliman dan penindasan terhadap saudara-saudara kita di Burma. Hal ini tidak mungkin dilakukan kecuali pertolongan para tentara muslim kepada mereka.

Wahai para tentara muslim, wahai tentara Bangladesh, Indonesia, Malaysia, janganlah menunggu parapenguasa khianat, menggerakkan dan mengirim kalian untuk menyelamatkan saudara-saudara kalian, tapi bergeraklah dengan jiwa kalian dan semangat kalian demi agama, aqidah dan tanggung jawab kalian terhadap saudara-saudara kalian, sebagaimana Nabi kalian SAW bersabda: “Seorang muslim bersaudara dengan muslim lainnya, tidak menzaliminya dan membiarkan saudaranya (terzholimi)”. (H.R. muslim).

Sungguh kami di Hizbut Tahrir, mengajak semua umat Islam untuk terus melakukan upaya sungguh-sungguh dan efektif, untuk menolong saudara-saudara anda di Myanmar dan di negara-negara muslimlainnya. Kami menyeru anda untuk mengatasi kezaliman dan pembantaian ini dengan solusi mendasar. Satu-satunya solusi mendasar tersebut adalah dengan menegakkan Khilafah sesuai metode kenabian, yang dipimpin oleh seorang khalifah kaum Muslimin untuk menerapkan syariat Allah, lalu mereka dapaat menyelesaikan urusan-urusannya, mendapat ridho tuhannya, mengalahkan musuh-musuhnya, melindungi darah dan kehormatannya serta menyebarkan keadilan ke segala penjuru dunia.

Wahai saudara-saudara kami di Myanmar, bersabarlah sebagaimana kesabaran para Ulul ‘Azmi dari kalangan para Rasul, karena dengan izin Allah Swt, pertolongan sebentar lagi datang. Janganlah berputus asa, karena kalian adalah saudara kami. Dengan izin dan pertolongan-Nya pula, kami menjanjiankan kepada kalian, cahaya Khilafah rasyidah berdasarkan metode kenabian yang akan mengembalikan kemulian kalian dalam waktu dekat. Terakhit, kami katakan kepada kalian apa yang dikatakan Nabi Musa kepada kaumnya:

] قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ اسْتَعِينُوا بِاللَّهِ وَاصْبِرُوا إِنَّ الأرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ (١٢٨) [

“Musa berkata kepada kaumnya: “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; Sesungguhnya bumi (ini) milik Allah; diwariskan-Nya kepada siapa saja yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya. dan kesudahan (yang baik) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (Q.S. Al-A’rof [7]: 128).

Media Office Hizbut Tahrir
loading...
Read more »

Merekalah Teroris Sesungguhnya!

item-thumbnail
Ada hal yang menyesakkan dada, setiap kali terjadi serangan terhadap target-target Barat, umat Islam dan Islam kembali menjadi tertuduh. Sebaliknya, Barat seolah memosisikan menjadi korban sekaligus menunjukkan keunggulan ideologi kapitalismemereka. Penyesatan politik seperti ini berulang dilakukan oleh politisi Barat dengan dukungan media massanya.

Lihatlah saat Paris diserang. Reaksi mengecam pun bermunculan. Ada yang secara langsung menyatakan umat Islam dan Islam harus bertanggung jawab. Merekapun menyulut kebencian terhadapIslam seperti pernyataan masjid-masjid harus ditutup, pengungsiSuriah harus diusir, hanya menerima pengungsi Suriah yang Kristendan provokasi kebencian lainnya.

Adapula yang sepertinya bijak dengan menyatakan serangan ini tidak terkait dengan agama, terorisme tidak memiliki agama. Musuh bersama kita adalah terorisme, ekstremisme, dan radikalisme. Namun ucapan ini sesungguhnya juga mengandung racun pemikiran yang berbahaya. Karena siapa yang mereka maksud dengan teroris itu adalah mereka yang melawan penjajahan Barat, berperang melawan Barat dengan jihad fi sabilillah. Siapa lagi mereka kalau bukan kelompok mujahidin, kalau bukan Hamas. Ujung-ujungnya, kembali menyerang kaum Muslimin.

Sama halnya apa yang mereka maksud dengan pemikiran ekstrimis, adalah mereka yang menolak ideologi Barat, menolak demokrasi, pluralisme, dan sekulerisme. Para ekstrimis adalah mereka yang menginginkan tegaknya syariah Islam secara totalitas, menginginkan negara Islam, menginginkanKhilafah. Kembali pada prinsipnya yang mereka serang adalah nilai-nilai Islam yang mulia; syariah,Khilafah dan jihad. Bersama dengan itu mereka menawar pemikiran-pemikiran sesat mereka sepertiIslam moderat, Islam inklusif, Islam demokratis, dan lain-lain.

Karena itu penting kembali kita segarkan apa sebenarnya yang menjadi pangkal kerusakan dan kekacauan saat ini di dunia? Dan siapa yang sejatinya disebut teroris itu? Kita kembali tegaskan ideologikapitalisme yang diusung oleh negara-negara Baratlah yang menjadi pangkal berbagai kerusakan dan kekacauan di dunia saat ini. Negara-negara Baratlah teroris sesungguhnya.

kapitalisme merupakan ideologi yang lahir dari pengabaian manusia terhadap agama dan kerakusan manusia akan materi. Menyebarluaskan ideologi kapitalisme menjadi tujuan politik luar negeri negara-negara Barat dengan satu metode yang baku, yaitu penjajahan. Ideologi inilah yang mendorong Barat untuk melakukan penjajahan di seluruh dunia, merampok kekayaan alam negara-negara lain untuk kepentingan mereka. Tidak peduli apakah harus membunuh puluhan jutaan orang. Sejarah mencatat bagaimana kolonialisme Barat telah membunuh puluhan jutaan orang.

Lihatlah jejak berdarah Prancis yang mengklaim sebagai pembela demokrasi dan HAM. Negara ini pernah mengumpulkan 400 ulama muslim pada saat menjajah Chad tahun 1917 dan memenggal kepalaulama yang mulia ini. Penjajah Prancis pada tahun 1852 membakar sepertiga kota dalam satu malam saat memasuki kota Aghwat di Aljazair tahun 1852. Diperkirakan lebih dari 10 juta muslim Aljazair dibunuh Prancis saat menjajah negeri Islam sejak tahun 1830 hingga keluar pada tahun 1962.

Motif dari semua itu adalah keserakahan untuk memperkaya diri dan menguasai ekonomi dunia. Konflik di Timur Tengah hingga saat ini tidak bisa dilepaskan dari kejahatan politik Inggris bekerja sama dengan Prancis. Semua berakar dari imperialisme Barat ke wilayah tersebut sejak masa kemunduran Kekhilafahan Islam.

Kejahatan yang sama dilakukan Barat pasca secara fisik keluar dari negeri-negeri Islam dengan memberikan kemerdekaan semu. Atas nama perang melawan terorisme dan menyebarluaskandemokrasi negara-negara Barat menduduki Irak, Afghanistan, Mali, dan negeri-negeri Islam lainnya. Jutaan orang yang menjadi korban penjajahan ini. Padahal semua tahu motif sesungguhnya adalah merampok kekayaan alam negeri-negeri Islam.

Untuk mempertahankan penjajahan mereka, Barat pun mendukung rezim-rezim represif pembantai umat Islam. Apa yang terjadi di Suriah juga tidak lepas dari kebijakan negara-negara Barat yang mendukung rezim Bashar Assad, secara langsung ataupun diam-diam, meskipun mereka tahu rezim ini sangatlah buas. Mereka tidak peduli, rezim ini membantai rakyatnya sendiri yang telah menyebabkan ratusan ribu korban jiwa, jutaan hidup dalam pengungsian. Semua ini mereka lakukan karena khawatir berdirinya negara Khilafah ala minhajin nubuwah di Suriah yang akan mengancam kepentingan penjajahan Barat.

Sesungguhnya Baratlah yang pantas disebut sebagai teroris sesungguhnya. Kalau pelaku penyerangan Paris yang menewaskan sekitar 130 orang disebut teroris. Bagaimana dengan Koalisi Iblis Barat pimpinanamerika yang telah membunuh lebih dari 1 juta orang di Irak dan Afghanistan? Bagaimana dengan Bashar Assad yang telah membunuh lebih dari 300 ribu rakyatnya sendiri? Bagaimana dengan penjajah Yahudi yang telah membunuh lebih dari 1.500 rakyat Palestina dalam beberapa minggu saja saat mereka menyerang Gaza pada tahun 2014?

Terakhir kepada pemimpin-pemimpin negara Barat kembali kami ingatkan: Jangan ajari kami bagaimana menjaga nyawa umat manusia. Jangan ajari kami bagaimana menyejahterakan umat manusia. Anda tidak punya otoritas moral maupun intelektual melakukan itu karena pada saat yang sama kalian melakukan pembantaian terhadap umat Islam, merampok dan memiskinkan umat Islam di negeri mereka yang kaya.

Bagi kami tidak ada pilihan lain untuk menyelesaikan persoalan kami kecuali dengan tegaknya khilafah yang akan menerapkan syariah Islam, menyatukan umat Islam, melindungi tiap tetes darah umat Islam dan setiap jengkal tanah kaum Muslimin dari negara-negara rakus, dari orang-orang brutal seperti Anda! Cukuplah Allah dengan syariah-Nya yang mulia sebagai pelindung kami dan tempat kami kembali. Allahu Akbar! [] Farid Wadjdi
loading...
Read more »

Prancis Sukses dengan Darah Rakyatnya Sendiri

item-thumbnail
Prancis Sukses Dengan Darah Rakyatnya: Antara Agenda Dalam Negeri Dan Luar Negeri!

+ResistNews Blog - pemerintah Prancis dengan cepat mengeksploitasi darah korban pemboman Paris, sebelum darah kering dan hilang pengaruhnya. Dalam hal ini Prancis bergerak di atas dua agenda, dalam negeri dan luar negeri. Terkait agenda dalam negeri, Prancis tidak mencari pelaku kejahatan yang sesungguhnya, namun Prancis mencari untuk mengambil keuntungan dari insiden itu sebanyak mungkin yang ia bisa untuk meloloskan paket prosedur dan undang-undang, dimana selama ini ia tidak mampu meloloskannya atau menawarkannya kepada publik.

Hollande mengatakan dalam sambutannya kepada parlemen Prancis setelah serangan: “RUU akan diajukan pada hari Rabu ke parlemen untuk memperpanjang keadaan darurat.” Ia menyerukan anggota parlemen untuk “memutuskannya pada akhir pekan”. Ia juga menyerukan agar melakukan pengkajian ulang terhadap konstitusi Prancis, sehingga memungkinkan dibuatnya keputusan undang-undang yang memungkinkan untuk memperluas kekuasaan aparat keamanan dan kekuasaan kehakiman untuk menyelidiki, termasuk memungkinkan mereka untuk melaksanakan berbagai razia, dan penangkapan dengan perintah administratif.

Presiden Prancis juga menyampaikan kepada Parlemen proposal untuk pembuatan undang-undang yang memungkinkan untuk “pencabutan kewarganegaraan” bagi mereka yang terlibat dalam kejahatan terorisme, dalam kasus jika mereka memiliki kewarganegaraan lain, bahkan sekalipun mereka lahir di Prancis, juga tidak mengizinkan kembalinya warga dengan kewarganegaraan ganda, dan “mengusir” orang asing jika menimbulkan ancaman keamanan.

Hollande mengatakan bahwa ia telah memutuskan untuk membatalkan rencana yang telah dijadwalkan untuk mengurangi jumlah personel militer Prancis, selain “mengaktifkan” tentara cadangan, serta mengumumkan penguatan aparat keamanan sekitar 2.000 tugas baru setahun, selama lima tahun. Sebelum mengakhiri sambutannya, Hollande menegaskan bahwa “Republik Prancis akan menghancurkan terorisme”.

Sedang terkait agenda luar negeri, Hollande berkomentar tentang serangan yang dilakukan oleh koalisi internasional yang dipimpin oleh amerika Serikat melawan organisasi negara (ISIS), dimana ia mengatakan: “Masalah ini tidak harus tergantung pada pemblokiran organisasi negara (ISIS), namun harus menghancurkannya sama sekali.”

Laporan tersebut merupakan isyarat yang jelas terkait penolakan Prancis terhadap strategi amerika, ini artinya bahwa kita tengah melihat lebih banyak lagi pelecehan Eropa terhadap amerika di wilayah tersebut.

Hollande telah mengindikasikan bahwa ia mengeluarkan perintah pada hari Ahad kepada Angkatan Udara Prancis agar membombandir tempat-tempat organisasi negeri (ISIS) di kota “al-Riqah” di Suriah. Hollande menekankan bahwa serangan ini akan terus berlangsung dalam beberapa minggu mendatang. Dikatakan bahwa pembawa pesawat “Charles de Gaulle” akan tiba di wilayah Timur Mediterania Kamis depan.

Presiden Prancis mengungkapkan bahwa negaranya telah meminta Dewan Keamanan untuk mengadakan pertemuan darurat guna membahas penguatan upaya kontra-terorisme. Ia mengatakan: “Kami akan memerangi terorisme di mana saja.” Dan ia menggambarkan Suriah “telah menjadi pabrik penagkaran teroris terbesar di dunia.” (kantor berita HT/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

Rusia Kembali Lancarkan Tiga Serangan Udara ke Suriah, Warga Sipil Meregang Nyawa, Dunia Bungkam!

item-thumbnail
Tiga Serangan udara pesawat tempur Rusia 
mengakibatkan korban warga sipil, 
termasuk anak-anak, Ahad (15/11) 
kemarin, dunia tetap bungkam!
+ResistNews Blog - Paris diserang, dunia heboh, media ramai-ramai memberitakan, bahkan muncul hastag #SaveParis atau #PrayforParis yang dipasang di beberapa stasiun televisi dan media sosial.

Tapi tahukah Anda, Ahad (15/11) kemarin, Rusia kembali menggempur Suriah untuk membantu rezim Basyar Asad melalui serangan udaranya, sehingga jatuh korban dari warga sipil. Tentu, bukan kali ini saja gempuran brutal Rusia atas Suriah. Serangan udara Rusia secara terang-terangan telah dilancarkan sejak 30 September lalu. Tapi dunia tetap membisu. Media malas memberitakan, stasiun televisi ‘kura-kura dalam perahu’ alias pura-pura tidak tahu, mulut dan lidah kelu berucap.

Coba perhatikan dengan seksama foto di atas. Ini bukan gambar yang berminggu-minggu atau berbulan-bulan, apalagi bertahun-tahun lalu. Ini baru kemarin, ya, Ahad kemarin.

Tiga serangan udara yang dilancarkan oleh tentara Rusia ke daerah Khan Syaikhun berakibat (hingga berita ini diturunkan) gugurnya 4 warga sipil dan sejumlah lainnya lagi luka parah.

Untuk sementara, menurut sumber redaksi, korban yang gugur syahid, insya Allah, adalah Najm Taan, Abdou Khaled Taan, Abdou Ibrahim Taan, Husam Musa.

Sesungguhnya, di Palestina dan Suriah, tiap hari, tiap saat, umat Islam dibantai, namun dunia membisu, dunia tetap bungkam, media diam! Tak ada empati mereka seperti sejumlah stasiun televisi dengan taglinenya ‘Empati untuk Paris’

Lalu, mana empati media terhadap Palestina dan Suriah yang setiap saat, setiap hari, rakyatnya dibombardir dan dibunuhi? Ke mana mata dunia dipalingkan? [salam-online.com/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Ikuti Langkah Prancis, Jika Terpilih Donald Trump Pertimbangkan untuk Tutup Sejumlah Masjid di AS

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Bakal calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, mengatakan, Senin (16/11), Amerika Serikat harus “benar-benar melakukan pertimbangan” untuk menutup sejumlah masjid sebagai bagian dari upaya mencegah serangan “garis keras” di negara itu.

“Kita harus mengawasi dan meneliti masjid-masjid itu, karena banyak pembicaraan terjadi di tempat-tempat itu,” kata Trump kepada stasiun televisi MSNBC setelah serangan maut pada Jumat (13/11) malam di Paris yang menewaskan setidaknya 129 orang.

Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan, Senin (16/11), masjid-masjid dan kelompol radikal yang menyerang nilai-nilai negaranya harus ditutup.

MSNBC melemparkan pertanyaan kepada Trump, apakah ia akan melakukan hal yang sama di Amerika Serikat jika dirinya terpilih sebagai presiden.

“Saya tidak akan suka melakukannya, tapi ini sesuatu yang perlu benar-benar kita pertimbangkan,” tambahnya.

“Karena beberapa ide dan kebencian datang dari tempat-tempat ini (masjid, red),” ujarnya.

Trump, yang memimpin persaingan dalam pencalonan presiden 2016 dari Partai Republik, menunjuk pada “pengawasan sangat baik” yang dilakukan pemerintahan negara bagian New York sebelumnya terhadap tempat-tempat ibadah kaum Muslimin, terutama setelah terjadinya serangan 11 September 2001. Ia menganggap pengawasan seperti itu harus dilanjutkan.

Sebagian besar pesaing Trump di Partai Republik belum mengusulkan agar masjid-masjid ditutup. Namun paska serangan Paris, banyak di antara mereka, dengan dalih keamanan, menentang keputusan Amerika Serikat yang mengizinkan para pengungsi Suriah masuk ke AS. Demikian AFP. (Antara/ +ResistNews Blog )
loading...
Read more »

APBN 2016 :Terus Tambah Utang

item-thumbnail
Utang luar negeri, terutama utang program, menjadi alat campur tangan dan kontrol pihak asing terhadap kebijakan pemerintah.

Janji Jokowi dalam kampanyenya untuk tidak menambah utang, betul-betul omong kosong. Ancang-ancang untuk menambah utang baru tampak dalam APBN 2016. Ada defisit anggaran sebesar Rp 273,2 trilyun.

Darimana defisit anggaran itu ditutup? Pasti dari utang. pemerintah telah merencanakan akan mengeluarkan Surat Berharga Negara (SBN) atau menarik utang dalam bentuk surat utang sebesar Rp 326,3 trilyun dan utang dalam negeri Rp 3,3 trilyun. pemerintah juga akan menarik utang luar negeri Rp 72,84 trilyun.

Pengamat ekonomi Didik J Rachbini mengkritik besarnya dana desifit anggaran dalam APBN 2016 itu. Menurutnya, dana defisit anggaran tersebut tidak perlu sebesar itu karena pada tiap tahun dana tersebut tak pernah terpakai.

“Selama dua dekade yang direncakan APBN tidak terjadi defisit anggaran. Jadi untuk apa utang lebih dari Rp 200 trilyun?” kata dalam diskusi bertema ‘Catatan APBN 2016′ di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (31/10/2015).

Dalam rapat paripurna DPR Jumat (30/10), wakil rakyat menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) 2016 menjadi Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2016. “Secara resmi anggaran pemerintah tahun depan sebesar Rp 2.095 trilyun,” ujar Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/10).

Dengan rencana adanya utang baru itu, dipastikan total utang pemerintah makin menumpuk. Pada akhir Juli 2015 lalu total utang pemerintah mencapai Rp 2.911,41 trilyun. Seiring dengan itu, total pembayaran cicilan pokok dan bunga utang juga terus membengkak. P

embayaran bunga utang periode 2010-2014 naik 10,8 persen pertahun, yaitu dari Rp 88,38 trilyun pada tahun 2010 menjadi Rp 133,44 trilyun pada tahun 2014. Alokasi pembayaran bunga utang di APBNP 2015 mencapai Rp 155,73 trilyun atau naik 16,7 persen dari realisasi bunga utang tahun 2014. Adapun di RAPBN 2016, pembayaran bunga utang direncanakan Rp 183,429 trilyun.

Jika digabung dengan cicilan pokoknya yang juga terus naik, total cicilan utang tahun 2014 (pokok + bunga) mencapai Rp 370,471 trilyun, sementara di APBNP 2015 mencapai Rp 403,835 trilyun.

Jika dihitung dari 2009-2014, total pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp 622,42 T. Jumlah ini, jika ditambah dengan cicilan pokok realisasi 2014 dan APBNP 2015 saja, telah mencapai Rp 1.107,556 trilyun. Meski sudah begitu besar cicilan pokok dan bunga yang telah dibayar, nyatanya total utangpemerintah bukan berkurang, sebaliknya malah terus membengkak. Total utang pemerintah pada akhir Juni 2014 Rp 2.604,93 trilyun. Total utang ini naik drastis menjadi Rp 2.864,18 trilyun pada Juni 2015 dan naik lagi menjadi Rp 2.911,41 trilyun pada 31 Juli 2015.

Alhasil, anggaran subsidi untuk rakyat terus dikurangi, sementara total cicilan utang (pokok+bunga) terus ditambah seiring dengan meningkatnya beban utang pemerintah.

Bahaya

Terkait utang luar negeri, faktanya utang luar negeri berbahaya bagi negeri ini. Ini karena utang luar negeri, terutama utang program, menjadi alat campur tangan dan kontrol pihak asing terhadap kebijakan pemerintah.

Ironisnya, utang program di RAPBN 2016 justru meningkat drastis dari Rp 7,5 trilyun di APBN 2015 menjadi Rp 34,58 trilyun di RAPBN 2016. Melalui utang program itu di antaranya pihak asing mendikte pembuatan UU sejak penyusunan draft (rancangan)-nya.

Akibatnya, banyak sekali UU bercorak liberal yang lebih banyak memenuhi keinginan asing dan tentu menguntungkan mereka daripada berpihak kepada rakyat. Dampak dari UU liberal itu sudah begitu terasa.

Walhasil, belanja APBN 2016 menggambarkan secara jelas bahwa tahun depan beban yang harus dipikul oleh rakyat akan makin besar dan lebih berat lagi. Selain itu, dengan terus berutang dengan beban bunga yang tinggi, negeri ini akan terus terpuruk dalam jerat utang.

Saat utang makin bertumpuk, tentu APBN, yang notabene uang rakyat, makin tersedot untuk bayar utang plus bunganya yang mencekik. Semua itu adalah untuk kepentingan para pemilik modal, terutama pihak asing. Sebaliknya, alokasi anggaran untuk kepentingan rakyat, khususnya dalam bentuk subsidi, terus dikurangi bahkan bakal dihilangkan sama sekali. [hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ] 
loading...
Read more »

Terkait Bom Paris, Jubir HTI: Nilailah Secara Adil

item-thumbnail
+ResistNews Blog - Meski tidak mendukung bom Paris, namun Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Muhammad Ismail Yusanto, merasa aksi tersebut merupakan konsekuensi atas tindakan-tindakan Prancis selama ini.

“Kalau mereka tidak mau warga negaranya tercederai, maka jangan juga mencederai warga negara lain. Marilah kita juga melakukan penilaian secara adil,” ungkapnya seperti dilansir bbc.com, Selasa (17/11).

“Kita kutuk, serangan Prancis tapi kita kutuk juga itu invasi Amerika ke Irak, kita kutuk invasi Amerika ke Afghanistan, kita kutuk invasi Rusia ke Suriah. Kita kutuk Prancis itu yang telah melakukan kejahatan serupa di Suriah dan negeri-negeri Islam lain,” pungkas Ismail.[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ] 
loading...
Read more »

Sekarang, Muslimah Bebas Pakai Cadar di Kanada

item-thumbnail
+ResistNews Blog  – Kebebasan berjilbab dan memakai cadar tak lagi diusik di beberapa negara Barat. Pemerintah Kanada lewat Pengadilan Tinggi pada hari Senin (16/11) telah mencabut larangan mengenakan cadar di negaranya.

Jaksa Agung Jody Wilson-Raybould, seperti dikutip MEE, Senin (16/11) mengatakan, Mahkamah Agung telah memberitahunya bahwa pemerintah telah “menghentikan penerapan (pelarangan niqab)”.

“Keragaman Kanada adalah salah satu kekuatan terbesar, dan hari ini kita telah memastikan bahwa calon warga negara selalu dipermudah untuk menjadi bagian dari Kanada. Kami adalah negara yang kuat, dan kami bersatu, tidak terlepas dari perbedaan-perbedaan,” ujarnya dalam pernyataan bersama dengan Menteri Imigrasi John McCallum.

Sebuah pengadilan dengan tingkat lebih rendah, mendukung hak muslimah untuk memakai jilbab yang menutupi seluruh wajahnya kecuali mata. Empat pekan sebelum pemilu legislatif bulan lalu, hal ini telah menjadi isu panas di kalangan pemerintah.

Sebelumnya pada tahun 2011, John Tory mengkampanyekan larangan mengenakan jilbab bagi pendatang baru. Tetapi, pada bulan September larangan itu berhasil dihalangi oleh pengadilan yang lebih rendah. [MEE/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Perancis Memohon Uni Eropa Bantu Lawan ISIS

item-thumbnail
+ResistNews Blog  – Menteri Pertahanan Perancis Jean Yves Le Drian pada Selasa (17/11), meminta negara-negara Uni Eropa untuk membantu operasi militernya atas Negara Islam (ISIS).

Berdasarkan perjanjian Lisbon yang telah disepakati bersama, dalam pasal 42 menerangkan bahwa semua anggota diharuskan untuk memberikan dukungan dan bantuan militernya, baik dengan kekuatan dan kekuasaan yang mereka miliki terhadap negara anggota yang diserang.

“Perancis tidak dapat bertindak sendiri di laga ini,” kata Le Drian kepada menteri pertahanan Uni Eropa dalam pertemuannya di Brussels.

Ia menambahkan, bantuan dapat diberikan dengan mengambil bagian dalam operasi Perancis di Suriah atau Iraq, atau dengan mengurangi beban atau memberikan dukungan untuk Perancis dalam operasi lainnya.

Permintaan tersebut mendapat dukungan kuat dari Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini. “Hari ini semua negara Uni Eropa memberikan dukungan penuh dan siap untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Pasca serangan di Paris yang telah menewaskan sedikitnya 129 orang, Perancis telah meningkatkan serangannya terhadap pejuang ISIS.

Salah satu ajudan pertahanan Perancis yang dikutip oleh AFP mengatakan, Perancis ingin mengajak mitra Eropanya untuk mendukung hubungan bilateral dalam operasinya di Iraq dan Suriah, serta meminta partisipasi dari negara-negara anggota.

Isi dalam perjanjian Lisbon mirip dengan perjanjian dengan NATO, yang disosialisasikan AS setelah serangan 11 September 2001 dan memicu intervensi ke Afghanistan.

Pasal 42 dari perjanjian Lisbon menyatakan, jika salah satu anggota dari negara yang ikut perjanjian menjadi korban agresi bersenjata, maka negara-negara anggota wajib membantu dengan kekuatan dan sarana kekuasaan yang mereka miliki. Ini sesuai dengan pasal 51 piagam PBB. [MEE/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]
loading...
Read more »

Ada Kekonyolan-kekonyolan di Setiap Aksi ‘Teror’, Seperti Apa di Paris?

item-thumbnail
Mumpung aksi serangan di daratan benua Eropa terjadi lagi, izinkan saya membincangkan kejanggalan atau lebih tepatnya “kekonyolan-kekonyolan” peristiwa ‘teror’ yang terjadi di pusat kesenian Bataclan dan sebuah Bar di Paris, Perancis.

Selain ‘teror’ di Paris, saya akan membahas juga kekonyolan pelaku ‘teror’ di Indonesia. Mudah-mudahan, artikel ini memberi sudut pandang yang berbeda dengan media mainstream.

Perlu diketahui oleh pembaca, bersamaan dengan peristiwa tersebut, di dalam stadion Stade de France berlangsung laga persahabatan antara Perancis melawan kesebelasan Jerman. Presiden Perancis saat serangan berlangsung juga berada di dalam stadion.

Pertama, bagaimana mungkin stadion yang dihadiri Presiden Francois Hollande muncul peristiwa di Bataclan yang lokasinya di dekat area Stadion? Bukankah radius 2-3 Kilometer harus sudah disterilkan demi keselamatan sang Presiden?

Kedua, setelah pelaku yang berjumlah 7-8 orang mati semua, Ajaibnya ditemukan identitas berupa paspor. Paspor itu diduga milik seorang pengungsi suriah. Anehnya, paspor itu masih mulus dan tak hancur karena peristiwa peledakan tersebut.

Ketiga, selalu ada kambing hitam. Awal tahun 2000-an biasanya Al-Qaidah yang menjadi langganan. Sekarang ini ganti ISIS. “Serangan hampir bersamaan di Paris yang menewaskan sedikitnya 127 orang itu merupakan tindakan perang yang dilakukan oleh kelompok militan ISIS,” kata Presiden Hollande.

Setelah nama ISIS disebut media-media Barat, disertai rilis video pengakuan orang yang diduga dari ISIS. Tudingan kepada ISIS tak masuk akal, bukankah ISIS itu fokus beroperasi di Suriah dan Irak. Bagaimana caranya mereka bisa menembus ketatnya keamanan di Perancis?

Dampak dari teror di Paris, membuat Negara-negara di benua Eropa memperketat keamanan di kawasan perbatasan. Otomatis hal ini merugikan ribuan pengungsi Suriah yang ingin mencari kehidupan yang lebih baik ke Eropa.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan para imigran Muslim di Perancis akan mengalami perlakuan kasar dan diskriminasi. Peristiwa teror di Paris membuat sebagian besar penduduk di dunia lupa akan intervensi militer dan kejahatan perang Perancis di Mali, Libya dan Suriah. Semua itu tak lepas dari peran media mainstream yang pandai mengalihkan isu dan memutarbalikkan fakta.

Kekonyolan yang sama di Indonesia

Sekarang beralih ke serangkaian teror di Indonesia. Teror di negeri ini mengandung sejumlah kejanggalan bahkan kekonyolan. Teror-teror di Indonesia bagaikan telenovela yang tak berkesudahan! Sejauh ini yang tersisa dan menjadi kambinghitamnya adalah kelompok Santoso. Entahlah Santoso saat ini berada di mana dan sedang merencanakan apa. Berikut ini sederet kekonyolan-kekonyolan “teroris” di Indonesia:

Pertama, Terlihat gampang disergap aparat, terutama pada saat momen hari-hari besar. Misalnya: saat ada kunjungan presiden/Menlu AS ke Indonesia, ketika ada pergantian Kapolri baru, kemudian saat ada kasus korupsi besar yang menjerat oknum pejabat di Istana.

Kedua, selalu ada rilis video pengakuan di stasiun televisi tertentu. Biasanya video tersebut berisi pesan-pesan terakhir kepada keluarga maupun teman seperjuangan. Harusnya pelaku teror itu professional dan rapi dalam menjalankan misinya. Tapi mengapa mereka menjadi narsis? Kenarsisan pelaku teror pernah diungkap secara vulgar dalam film Iron Man 3.

Ketiga, menulis rencana terornya secara rinci. Masih ingat dengan peristiwa penyergapan pelaku teror di Ciputat 2014?. Si pelaku nulis rencana teror dan target-targetnya. Kedubes AS, markas Densus 88, vihara-vihara mereka jadikan target serangan. Sungguh kekonyolan yang tak termaafkan.

Keempat, kerap salah target atau sasaran. Mereka menembaki foto presiden SBY. Sampai membuat pak SBY curhat disiarkan secara langsung di televisi. Pernah juga mereka menyerang pos polisi di Solo, ini terjadi saat Jokowi berlaga di Pilgub DKI Jakarta. Meledakkan diri di masjid Mapolresta Cirebon, hotel JW marriot dan kafe di Jimbaran. Yang di Jimbaran direkam secara diam-diam, sehingga kelihatan jelas pelaku terornya membawa tas ransel dan nekad meledakkan dirinya.

Kelima, meletakkan bom secara sembarangan. Misal: bom ditaruh di dalam buku dan ada yang membawa bom menggunakan sepeda ontel. Kasus bom buku di Utan kayu cukup janggal. Bom itu katanya ditujukan kepada Ulil abshar abdala (mantan kordinator JIL). Saat penjinakan bom buku, yang menangani bukanlah tim Gegana. Melainkan seorang polisi yang nekad, tanpa dibekali SOP. Saat diliput oleh media, paket bom tersebut disiram pakai air, sehingga meledak dan membuat polisi yang bertindak bagai pahlawan kesiangan itu cedera serius.
Selanjutnya membawa bom/bahan peledak yang terbuat dari karbit, mesiu, dan paku dengan sepeda. Peristiwa ini terjadi di Kalimalang. Pelaku yang bernama Abu Ali akhirnya divonis 5,6 tahun penjara oleh PN Jakarta timur.

Keenam. Mereka dapat perlakuan khusus. Perlakuan khusus bukan remisi dan pemotongan masa tahanan. Melainkan ada yang bisa pergi haji ke Mekkah, bisa diwawancarai media & dapat beasiswa kuliah di Pascasarjana Unmuh Surabaya. Ali Fauzi adalah adiknya Amrozy. Intisari dari Tesisnya Ali Fauzi ialah bahwa penanganan gerakan radikalisme di Indonesia jalan di tempat.

“Di dalam pandangan Ali Fauzi, bahwa penanganan terorisme di Indonesia lebih bercorak penghakiman dari pada preventif. Bahkan kemudian yang sudah dihakimi pun kemudian dihukum dan setelah keluar kemudian juga tidak dilakukan tindakan membentengi mereka agar menjadi lebih bermanfaat,” tulis Prof Dr Nur Syam di harian Jawapos, 10 April 2011.

Semua itu terjadi di Indonesia. Di Perancis, Amerika, Jerman dan Inggris pun tidak bakalan ada. Sungguh istimewa pelaku teror di negeri ini. Mereka mirip pelaku korupsi. Diperlakukan secara khusus untuk maksud tertentu.

Andaikata dibuatkan sebuah Novel yang mengambil inspirasi dari kekonyolan-kekonyolan di atas, maka saya beri judul, “Terorku, Kekonyolanku”. Siapa tahu novel ini best seller dan melampaui penjualan novelnya Andrea Hirata dan Orhan Pamuk.

Oleh: Fadh Ahmad Arifan, pemerhati kekonyolan Terorisme
loading...
Read more »
Home
loading...