+ResistNews Blog - Dalam sebuah pidato kenegaraan, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Alu Saud mengatakan bahwa Kerajaan Saudi Arabia (KSA) akan berkomitmen untuk memberikan perhatian serius terhadap masalah-masalah Arab dan kaum Muslimin.

Ia juga mengatakan akan menjadi pelopor bagi bersatunya kekuatan negara-negara Arab demi melindungi bangsa dan agamanya, demikian lansir Al Jazeera berbahasa Arab, Rabu (23/12/2016) tanpa memberikan kutipan lengkap.

Raja Salman mengaku akan mengambil bagian penting dalam kerjasama internasional demi menanggulangi gerakan-gerakan terorisme. Utamanya yang sedang terjadi di Negara-negara kaum Muslimin seperti Yaman dan Suriah.

Dalam kesempatan yang sama, Raja Salman juga mengklaim bahwa Rezim Suriah telah berjasa bagi tumbuh suburnya gerakan terorisme di Negara itu. Pihaknya menghimbau kepada seluruh elemen rakyat Suriah untuk bersatu padu demi menghadang laju tersebut. [hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]

Kepala ekstremis Yahudi anti-Palestina, 
Lehava, Benzi Gopstein
+ResistNews Blog - Kepala kelompok ekstremis Yahudi anti-Palestina Lehava, Benzi Gopstein mengatakan bahwa Natal tidak diinginkan di Israel dan ia menyebut Kristen dengan mengatakan, “Usir para vampir sebelum mereka meminum darah kita”.

Aktivis anti-rasisme Israel telah dipanggil untuk sebuah investigasi setelah organisasi sayap kanan Yahudi ini mendesak melarang Perayaan Natal di Israel dan menyebut orang-orang Kristen dengan sebutan “vampir”.

Benzi Gopstein, adalah pemimpin organisasi sayap-kanan Lehava dan telah beberapa kali dipenjara.

Lehava adalah sebuah akronim dalam bahasa Ibrani yang berarti “mencegah asimilasi di tanah suci”.

Baru-baru ini ia memberi komentar di dalam sebuah artikel pada website Yahudi ultra-Ortodoks Kooker dan mengatakan, “Natal tidak mempunyai tempat di Tanah Suci,” tulis Gopstein, yang tinggal di pemukiman Yahudi di Hebron ini.

Dia mengatakan “runtuhnya garis pertahanan orang-orang Yahudi yang telah berdiri ratusan tahun terhadap musuh kita, Gereja Katolik.”

“Itu misi tetap dari vampir-vampir dan penghisap darah. Jika Yahudi tidak bisa dibunuh, mereka dapat diubah,” tulis dia.

“Kita harus menghilangkan vampir-vampir itu sebelum mereka meminum darah kita sekali lagi.”
Koalisi Melawan Rasisme di Israel dan kelompok lain yang sama telah melapor pihak berwajib untuk menginvestigasi Gopstein.

Pada Agustus, polisi Israel menginterogasi Gopstein setelah dia dibebaskan usai kaksus pembakaran gereja, termasuk pemboman sebuah rumah milik warga Palestina yang menyebabkan meninggalnya seorang anak kecil dan kedua orangtuanya.

Pada 18 Juni, sebuah pembakaran rumah terjadi pada tempat suci yang terletak di tepi laut Galilee daerah utara Israel yang dipercaya sebagai tempat Yesus memperlihatkan diri.

Pihak berwajib Israel telah menangkap 3 orang Israel pada kasus itu.

Lehava mengklaim mereka membela identitas Yahudi.

Bulan Agustus lalu, kelompok ini mengadakan aksi protes menolak pernikahan antara Yahudi dan orang Islam (orang Yahudi menyebutkan orang kafir, red).

Lehava mengorganisir demonstrasi anti pernikahan dan mengusik pasangan Yahudi-Arab dengan mengutipkan ayat-ayat keagamaan untuk menolak perkawinan kedua pasangan itu. [hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog – Cina mengaku mempelajari undang-undang AS untuk menyusun undang-undang anti-terorisme baru yang kontroversial, Rabu (23/12), di tengah kekhawatiran Washington bahwa ketentuan RUU mungkin akan memperketat kontrol media dan mengancam kekayaan intelektual perusahaan teknologi asing.

Undang-Undang anti-teror pertama di negara itu merupakan kompensasi kampanye kontroversial Beijing untuk membasmi kekerasan etnis di wilayah Turkistan Timur dan berfungsi untuk memperketat kontrol pada perbedaan pendapat politik secara online di sana.

Tanah air etnis minoritas Muslim Uighur telah diganggu oleh kerusuhan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga Cina meluncurkan tindakan keras dari kepolisian terhadap etnis Uighur yang tertuduh sebagai “teroris” yang berada di balik kekerasan.

Sebagai upaya untuk mengendalikan komunikasi online, yang diklaim pemerintah telah memberikan kontribusi pada kekerasan, draft hukum telah memasukkan ketentuan agar perusahaan teknologi menginstal “backdoors” dalam produknya atau menyerahkan kunci enkripsi ke Beijing, Kebijakan itu berpotensi mengancam kebebasan berekspresi dan kekayaan intelektual.

AS telah menyatakan keprihatinan berulang kali terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) itu, hingga Presiden AS Barack Obama mengaku langsung mengangkat masalah ini dengan Presiden Xi Jinping selama perjalanan September ke Washington.

Juru bicara kementerian luar negeri, Hong Lei kepada wartawan pada Rabu (23/12), mengatakan RUU itu mencerminkan pelajaran yang didapat Beijing saat mempelajari legislator AS dalam menuntaskan rancangan undang-undang mereka sendiri. RUU AS dengan beberapa ketentuan yang dikecam kelompok-kelompok HAM karena melanggar privasi dan melalaikan proses hukum.

“Ketika merumuskan undang-undang terorisme, kami belajar dari legislatif di negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat,” katanya, dia menambahkan bahwa beberapa ketentuan RUU mirip dengan undang-undang telekomunikasi Amerika.

Kritik Washington, lanjut Hong, menunjukkan “standar ganda” terorisme, seperti pada keluhan China tentang reaksi internasional terhadap kekerasan oleh Uighur. Reaksi Internasional itu, menurut beberapa analis adalah ekspresi yang tak terelakkan dari kemarahan terhadap kebijakan represif oleh Beijing.

Menyikapi kekhawatiran terhadap undang-undang itu, Hong mengatakan “tidak akan memiliki pembatasan pada kegiatan legal perusahaan. Undang-undang ini tidak akan meninggalkan backdoors, dan itu tidak akan menghambat kebebasan berekspresi di online atau hak kekayaan intelektual perusahaan”.

RUU terbaru akan melarang individu melaporkan “rincian kegiatan teroris untuk mencegah tindakan itu ditiru”, demikian layanan berita Xinhua melaporkan, Senin (21/12), RUU itu juga “direvisi khusus untuk membatasi penyebaran informasi terkait terorisme” di media sosial.

Draft ketiga sejak diperkenalkan, juga mengubah definisi “terorisme” dengan memasukkan kegiatan bermotif politik dan ideologi, kata laporan itu.

Draft saat ini “cukup matang”, katanya, Xin Hua menambahkan bahwa komite legalisasi Kongres Rakyat Nasional merekomendasikan draft itu untuk mendapat persetujuan.

Sejumlah kritik muncul sehari setelah pengadilan Cina menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada pengacara hak-hak sipil Pu Zhiqiang karena memposting di akun media sosialnya dengan tuduhan “menghasut kebencian etnis”. [Worldbulletin/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]

[Al-Islam edisi 786, 13 Rabiul Awal 1437 H – 25 Desember 2015 M]

Banyak peristiwa politik, sosial dan ekonomi yang terjadi di sepanjang tahun 2015. Semuanya menunjukkan satu hal, bahwa negeri ini terus dibelit masalah. Indonesia masih jauh dari harapan. Bahkan Indonesia makin liberal, makin terjajah.

Ada beberapa yang patut dicatat sepanjang tahun 2015. Pertama: JKN dan BPJS Kesehatan. JKN dan BPJSKesehatan pada hakikatnya adalah asuransi sosial yang dipaksakan kepada seluruh rakyat. sistemjaminan sosial semacam ini lahir dari sistem kapitalisme. Dengan mewajibkan seluruh rakyat dalamasuransi itu, negara hendak berlepas tangan dari urusan layanan kesehatan rakyatnya. Artinya, negara memindahkan tanggung jawab ini ke pundak rakyat.

Kedua: Ancaman kekerasan. Ancaman kekerasan, khususnya kekerasan seksual terhadap anak-anak danwanita, sebab mendasarnya adalah pembangunan masyarakat bercorak kapitalistik dan penerapansistem sekular-liberal di segala sisi kehidupan.

Ketiga: Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Terakhir Rupiah sempat ada di angka 14000 per Dolar AS. Di antara sebabnya adalah: adanya defisit transaksi berjalan karena impor lebih banyak dari ekspor; aliran keluar modal asing dari dalam negeri meningkat terutama dari pasar saham dan dana obligasi; dan utang luar negeri yang besar harus dibayar dalam bentuk Dolar AS. Ada juga pengaruh sentimen atas kebijakan Bank Sentral AS, devaluasi Yuan oleh Cina dan sentimen menguatnya perekonomian AS sehingga Dolar banyak yang balik kandang.

Keempat: pemerintah terus menambah utang. pemerintah terus gencar menambah utang, termasuk dari Cina. Tentu ‘tidak ada makan siang gratis’. Hasil riset oleh Rand Corporation, “China’s Foreign Aid and Government-Sponsored Investment Activities” menyebutkan, utang yang diberikan oleh Cina mensyaratkan minimal 50 persen dari pinjaman tersebut terkait dengan pembelian barang dari Cina. Beban akibat utang yang makin menumpuk itu akan kembali ditanggung oleh rakyat.

Kelima: APBN makin kapitalis dan makin memeras rakyat. APBN 2016 yang ditetapkan pada Oktober 2015 makin kapitalis dan makin memeras rakyat. Penerimaan makin bersandar pada pajak, artinya pungutan terhadap rakyat akan makin besar. Subsidi untuk rakyat terus dikurangi, baik subsidi BBM, listrik, pupuk, dan lainnya.

Keenam: Masalah Freeport. Freeport oleh pemerintah diberi sinyal kepastian perpanjangan kontraknya. Itu artinya, pengerukan kekayaan alam oleh Freeport dan asing pada umumnya akan terus berlanjut.

Ketujuh: Bencana kabut asap. Bencana kabut asap kembali melanda banyak wilayah negeri ini. Bencana tahun ini lebih besar dan lebih luas.

Kedelapan: pilkada serentak. Pada penghujung tahun 2015 ini, pilkada serentak diselenggarakan di 269 daerah. pilkada serentak itu belum menampakkan akan memberi harapan nyata. Pasalnya, hampir tidak ada yang berubah, kecuali hanya penyelenggaraannya yang serentak.

Kesembilan: Masih banyak peristiwa lain seperti nestapa pengungsi Rohingya; Islam yang dipojokkan yakni lain Singkil, lain Tolikara; Hari Santri Nasional yang semestinya dijadikan momentum mengungkap kebenaran sejarah untuk menghentikan pengaburan dan penguburan sejarah umat Islam; dll.

Makin Liberal, Makin Terjajah

Semua ini menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2015 kita masih memiliki banyak masalah, yang tak bisa dilepaskan dari sistem liberal yang diadopsi Indonesia. Padahal liberalisme merupakan pintu negara-negara penjajah untuk lebih mengokohkan penjajahannya di negeri ini. Jadilah Indonesia makin liberal, makin terjajah.

Menilik berbagai persoalan yang timbul di sepanjang tahun 2015 itu, dapat disimpulkan: Pertama, setiap penerapan sistem sekular, yakni sistem yang tidak bersumber dari Allah SWT, Sang Pencipta manusia, kehidupan dan alam semesta, pasti akan menimbulkan kerusakan dan kerugian bagi umat manusia. Semua ini semestinya menyadarkan kita semua untuk bersegera kembali ke jalan yang benar, yakni jalan yang diridhai oleh Allah SWT, dan meninggalkan semua bentuk sistem dan ideologi busuk, terutamakapitalisme yang nyata-nyata telah sangat merusak dan merugikan umat manusia. Itulah sesungguhnya yang telah diperingatkan oleh Allah SWT di dalam firman-Nya yang sudah sangat sering kita baca:

)ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ(

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (TQS ar-Rum [30]: 41)

Kedua, demokrasi dalam teorinya adalah sistem yang memberikan ruang kepada kehendak rakyat. Namun, dalam kenyataannya itu hanya menjadi jalan bagi segelintir elit politik—yang berselingkuh dengan pemilik modal—untuk berkuasa. pemerintahan yang terbentuk di Pusat maupun Daerah, oleh karena balas budi atas dukungan finansial yang diterima, cenderung menggunakan kewenangannya untuk kepentingan para pemilik modal tersebut. Akhirnya, rakyat menjadi korban, baik karena terabaikan kepentingannya dalam layanan publik maupun akibat korupsi dan manipulasi anggaran negara. Itulah yang terjadi saat ini di negeri ini, sebagaimana tampak dari proses legislasi di DPR dan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah di Pusat maupun Daerah, khususnya di bidangekonomi dan politik yang sangat pro terhadap kepentingan pemilik modal domestik maupun asing. Kenyataan ini semestinya memberikan peringatan umat Islam untuk tidak mudah terkooptasi oleh kepentingan para pemilik modal. Hal ini juga semestinya menjadi peringatan bagi penguasa di manapun untuk menjalankan kekuasaannya dengan benar, penuh amanah demi tegaknya kebenaran, bukan demi memperturutkan nafsu serakah kekuasaan dan kesetiaan pada kaum kapitalis.

Itulah juga yang sesungguhnya telah Allah SWT peringatkan kepada kita, yang sekaligus menjadi teguran keras bagi siapa saja yang lebih menghendaki hukum jahiliyah daripada hukum Allah SWT untuk mengatur peri kehidupan mereka.

)أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ(

Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki? (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (TQS al-Maidah [5]: 50).

Imam Ibnu Katsir menjelaskan di dalam Tafsîr al-Qur`ân al-‘Azhîm, bahwa Allah SWT telah mengingkari siapa saja yang keluar dari hukum Allah SWT yang meliputi segala kebaikan dan mencegah segala keburukan; dia berpaling pada pandangan-pandangan, kecenderungan hawa nafsu dan bermacam istilah yang dibuat oleh manusia tanpa sandaran berupa syariah Allah SWT seperti yang dilakukan oleh orang-orang jahiliyah; mereka memutuskan perkara serta memerintah dengan kesesatan dan kebodohan yang mereka buat dengan pandangan dan hawa nafsu mereka.

Ketiga, bila kita ingin sungguh-sungguh lepas dari berbagai persoalan yang tengah membelit negeri ini, kita harus memilih sistem yang baik dan pemimpin yang amanah. sistem yang baik hanya mungkin datang dari Zat Yang Mahabaik. Itulah syariah Islam. Adapun pemimpin yang amanah adalah yang mau tunduk pada sistem yang baik itu. Di sinilah esensi seruan Selamatkan Indonesia dengan syariah yang gencar diserukan oleh Hizbut Tahrir Indonesia.

Tentu kita semua selalu mengharapkan terwujudnya kehidupan yang dipenuhi dengan kebaikan dan jauh dari keburukan; terwujudnya keadilan dan jauh dari kezaliman; terealisasinya kemakmuran dan pemerataan, bukan kenestapaan dan kesenjangan. Singkatnya, kita tentu mengharapkan kehidupan yang berlimpah dengan keberkahan. Harapan bagi terwujudnya semua itu masih terbuka lebar. Semua itu merupakan janji Allah SWT, sementara janji Allah SWT adalah pasti. Hanya saja, syarat yang Allah SWT tetapkan harus kita penuhi.

)وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ…(

Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi… (TQS al-A’raf [7]: 96).

Untuk itu, kita harus memenuhi syaratnya, yaitu mewujudkan keimanan dan ketakwaan penduduk negeri. Wujud riilnya tidak lain adalah dengan menerapkan syariah Islam secara totalitas dan menyeluruh di bawah sistem Khilafah ‘ala minhaj an-nubuwwah.

Wahai Kaum muslim:

Oleh karena itu harus ada usaha sungguh-sungguh dengan penuh keikhlasan dan kesabaran serta kerjasama dari seluruh komponen umat Islam di negeri ini untuk menghentikan sekularisme, liberalisme dan neoimperialisme; lalu berupaya untuk menegakkan syariah dan Khilafah. Hanya dengan sistemberdasar syariah yang dipimpin oleh seorang khalifah, Indonesia dan juga dunia, benar-benar bisa menjadi baik. Syariahlah—yang ditegakkan oleh khalifah dalam sistem Khilafah—yang menjadi jalan satu-satunya untuk memberikan kebaikan dan kerahmatan Islam bagi seluruh alam semesta sehingga berbagai kerusakan, kezaliman dan penjajahan bisa dihapuskan di muka bumi. WalLâh a’lam bi ash-shawâb. []


Komentar al-Islam:

Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima sebanyak 63 pendaftaran sengketa Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak hingga Minggu (20/12). (Kompas.com, 21/12).
  1. Itu artinya dari 264 daerah yang menyelenggarakan pilkada, 23,86 persen terjadi sengketa pilkada. Belum lagi, Polri juga telah menerima 29 laporan perkara pidana terkait pilkada dari sejumlah daerah.
  2. Ironis, pilkada yang menghabiskan triliunan uang rakyat ternyata dalam penyelenggaraannya banyak masalah. Lebih ironis lagi jika nanti hasilnya masih sama dengan sebelum-sebelumnya. Daftar kepala daerah terjerat pidana bisa akan makin panjang.
  3. Hanya Islam yang bisa memberikan sistem pemilihan penguasa daerah yang benar-benar memenuhi aspirasi rakyat dan peduli dengan kepentingan rakyat.
[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Salah seorang imam masjid terkemuka di London, Ajmal Masroor, mengungkap sedikitnya 20 keluargamuslim asal Inggris ditolak masuk amerika Serikat (AS). Pekan lalu, satu keluarga muslim asal Inggris kembali mengalami penolakan masuk ke AS.

Dilansir dari The Independent, Kamis (24/12), Masroor mengaku prihatin atas tren penolakan tersebut. “Tren mengkhawatirkan dari kebijakan imigrasi seperti ini harus dihentikan. Mereka yang melakukan pelarangan tidak punya apapun atas profil rasial seseorang,” jelas Masroor.

Dia juga mengaku pernah mengalami penolakan saat visanya dicabut pada 17 Desember lalu. Saat itu, dia ditolak check in untuk penerbangan Virgin Atlantic di Bandara Heathrow.

Ketika Masroor mengkonfirmasi adanya kesalahan pada visa, petugas hanya menyebut bahwa dia pernah melakukan sesuatu yang salah. Sebelumnya, dia tidak pernah terkena masalah saat menggunakan visa itu.

Pekan lalu, seorang warga muslim Inggris dan keluarganya, Tariq Mahmood ditolak saat akan menuju Los Angeles. Padahal, keluarga Mahmood tidak pernah terlibat dalam orgamisasi teror atau melakukan perjalanan ke Suriah. (republika.co.id/ +ResistNews Blog )

Oleh: Abu Deedat Syihabudiin (Kristolog)

Pendeta dan misionaris Kristen dalam melakukan misi pemurtadan lewat acara natalan, sering melakukan pendekatan Islam maupun lewat penyamaan; sebagaimana pendeta Rudy Muhamad Nurdin, menulis buku “Selamat Natal dalam Al-Qur’an”. Begitu juga penginjil Daniel Theopilus membuat brosur Natal dengan nama “Allahu Akbar Maulidun Nabi Isa alaihissalam“.

Kenapa kelompok Kristen harus menyampaikan misinya dengan cara berbohong? Harlah (hari lahir) digunakan untuk menunjuk pada saat kelahiran seseorang atau sebuah institusi. Dengan demikian, ia memiliki “arti biasa” yang tidak ada kaitannya dengan agama.

Kata Maulid selalu diartikan saat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sedangkan kata Natal bagi kebanyakan orang, termasuk sebahagian kaum Muslimin dan terlebih -lebih umat Kristen, memiliki arti khusus yaitu hari kelahiran Isa Al –Masih yang mereka sebut Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat,untuk menebus dosa. Karenanya dua kata (Natal dan Maulid) yang mempunyai makna khusus tersebut, tidak dapat dipersamakan satu sama lain, apa pun juga alasannya.

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang menyebut maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Sementara peristilahan ‘Natal’ adalah saat Isa AlMasih dilahirkan ke dunia oleh “perawan suci” Maryam. Natal memiliki arti tersendiri, yaitu saat kelahiran anak manusia bernama Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia. Karena kaum Nasrani mempercayai adanya dosa asal. anak manusia yang bernama Yesus Kristus itu sebenarnya adalah anak Tuhan, bahkan sekarang sudah menjadi Tuhan yang menjelma dalam bentuk manusia, guna “penebusan dosa”

Natal

Bagi umat Kristen, Natal 25 Desember adalah hari besar yang dirayakan dengan sepenuh suka cita dan kemeriahan. Yang diyakini sebagai peristiwa kelahiran Yesus Kristus ke dunia (Dies Natalis of Jesus Christ). Peringatan ini menjadi penting, karena mereka meyakini Yesus sebagai tuhan dan juru selamat. Lihat Lukas 2:11 “ Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Dengan kata lain, perayaan Natal bagi umat kristiani adalah memperingati hari ulang tahun kelahiran tuhan dan juruselamat. Mereka tidak pernah memperingati kelahiran Yesus sebagai nabi bangsa Israel. Sedangkan maulid Nabi Muhammad saw hanya diperingati sebagai manusia yang diutus Tuhan, bukan sebagai tuhan dan juruselamat. Nabi Muhammad saw lahirnya, maupun hidupnya jelas, bahkan kuburannya-pun jelas. Itu saja tidak wajib diperingati.

25 Desember?

Natal Yesus, berasal dari hari kelahiran Dewa Kafir zaman Purba, yaitu hari kelahiran Dewa Matahari, pada tanggal 25 Desember pada hari Minggu dalam bahasa Inggris SUN DAY = sun (matahari) day (hari). Dalam bahasa Belanda Zondag = Zon (matahari), dag (hari). Dalam bahasa Jerman Sonntag = Sonne(matahari) danTag (hari). Jadi natal adalah day of god of sun. Jadi jelaslah 25 Desember bukan kelahiran Nabi Isa as.

Semua teolog Kristen sepakat bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Meski demikian, para teologi berselisih pendapat mengenai tanggal lahir Yesus. Sekte Kristen Saksi Yahuwa dalam Buku “Apa yang Allah Tuntut dari Kita? “ Natal dan Paskah” : Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, Ia lahir kira-kira tanggal 1 Oktober…Yesus tidak pernah memerintahkan orang Kristen untuk merayakan hari kelahirannya ( Natal). Natal dan kebiasan-kebiasannya dari agama-agama palsu zaman purba. (hal 22).

Jadi sangat jelas, maulidan tidak sama dengan natal. Selain itu, tanggal 25 Desember bukan pula kelahiran Nabi Isa As, tetapi kelahiran Dewa Matahari—dewa di zaman purba. Maka, mereka menggunakan istilah maulidan untuk mengelabui umat Islam. Ini harus diwaspadai. []

+ResistNews Blog  - Sebuah unit terdiri lebih dari 60 pasukan Marinir Rusia tiba di bagian Timur provinsi Homs untuk memberikan saran dan mengawasi kontra ofensif Tentara Suriah melawan Daulah Islam (IS) di barat kota kuno Palmyra (Tadmur).

IS sendiri tengah dalam ofensif di desa-desa strategis Al-Bayarat dan Al-Dawa sebelum kedatangan Marinir Rusia di Homs Timur. Sumber-sumber militer mengklaim saat ini situasi berubah setelah IS gagal untuk memotong garis pertahanan tentara Suriah.

Setelah kedatangan penasihat militer Rusia, Brigade 67 dari Divisi ke-18 Tank tentara Suriah dan Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) dari kota Homs, di bawah komando penasihat Marinir Rusia, meluncurkan kontra-ofensif di al-Bayarat.

Pasukan pro-pemerintah, termasuk tentara Suriah, NDF, Syi'ah Hizbullat Libanon dan Angkatan Udara Suriah dan Rusia, telah melakukan koordinasi dalam beberapa pekan terakhir untuk operasi skala besar untuk mengakhiri kontrol IS atas Palmyra.

Pada hari Sabtu, pertempuran sengit kembali terjadi antara pasukan tentara Suriah dan IS di Barat Palmyra.

Pasukan Suriah terlibat dalam bentrokan hebat dengan IS di wilayah al-Bayarat Barat Palmyra, menyebabkan kerugian besar pada dua belah pihak.

Berita itu juga mengatakan bahwa pesawat tempur Suriah mengintensifkan serangan udara mereka pada benteng IS di beberapa daerah di provinsi Homs, hari Sabtu.

Serangan udara Suriah menghantam posisi IS di kota Quaryatayn dan desa al-Shindakhiyeh al-Janoubiyeh di provinsi Homs. (st/fars)


TEHERAN, IRAN (voa-islam.com) - Sebuah unit terdiri lebih dari 60 pasukan Marinir Rusia tiba di bagian Timur provinsi Homs untuk memberikan saran dan mengawasi kontra ofensif Tentara Suriah melawan Daulah Islam (IS) di barat kota kuno Palmyra (Tadmur).

IS sendiri tengah dalam ofensif di desa-desa strategis Al-Bayarat dan Al-Dawa sebelum kedatangan Marinir Rusia di Homs Timur. Sumber-sumber militer mengklaim saat ini situasi berubah setelah IS gagal untuk memotong garis pertahanan tentara Suriah.

Setelah kedatangan penasihat militer Rusia, Brigade 67 dari Divisi ke-18 Tank tentara Suriah dan Pasukan Pertahanan Nasional (NDF) dari kota Homs, di bawah komando penasihat Marinir Rusia, meluncurkan kontra-ofensif di al-Bayarat.

Pasukan pro-pemerintah, termasuk tentara Suriah, NDF, Syi'ah Hizbullat Libanon dan Angkatan Udara Suriah dan Rusia, telah melakukan koordinasi dalam beberapa pekan terakhir untuk operasi skala besar untuk mengakhiri kontrol IS atas Palmyra.

Pada hari Sabtu, pertempuran sengit kembali terjadi antara pasukan tentara Suriah dan IS di Barat Palmyra.

Pasukan Suriah terlibat dalam bentrokan hebat dengan IS di wilayah al-Bayarat Barat Palmyra, menyebabkan kerugian besar pada dua belah pihak.

Berita itu juga mengatakan bahwa pesawat tempur Suriah mengintensifkan serangan udara mereka pada benteng IS di beberapa daerah di provinsi Homs, hari Sabtu.

Serangan udara Suriah menghantam posisi IS di kota Quaryatayn dan desa al-Shindakhiyeh al-Janoubiyeh di provinsi Homs. (st/fars/voa-islam.id/ +ResistNews Blog )

+ResistNews Blog - Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Effendi Simbolon menyebut bahwa kasus Freeport yang tengah terjadi penuh dengan kepalsuan antar sesama elit. Dan hal ini ia bisa dilihat sebagai salah contohnya ialah kasus Pelindo II.

"Pemerintah sebenarnya dapat mengetahui gambaran bagaimana hal ini sudah terjadi dan ada kepentingan. Dan menurut saya ini hubungan antar elit saja yang penuh kepalsua," sampainya, kemarin (06/12/2015), di Tebet, Jakarta Selatan. Akan tetapi puncaknya ia sebut pada saat kasus Freeport ini.

Selain itu yang ia tidak mengerti ialah bagaimana kasus ini bisa menimpa Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI. Setahu dirinya, jika dilihat dari konstitusi, hal ini adalah ranah bagi eksekutif dan DPR, bukan ranah lainnya.

"Padahal kita bisa di konstitusi Negara kita, ini kan ranahnya eksekutif dan dewan. Tetapi hal ini tidak dilakukan," tambahnya.

Justru hal yang terjadi menurutnya ialah benturan hebat antar kalangan. Dan juga antara devestasi dan IPO.

Atas semua yang di atas terjadi, Effendi yang beberapa belakangan ini bertolok belakang dengan partainya mengatakan ini adalah skenario. Pera pemainnya pun ia sebut sebagai pemain dengan memiliki watak-watak yang hebat.

"Skenario ini sungguh luar biasa. Begitu canggihnya para pemain sandiwara ini memunculkan watak-watak yang hebat. Lihai semua. Lihat saja bagaiman mimik-mimik bodoh mereka, yang seolah merasa terdholimi," cetusnya. (voa-islam.com/ +ResistNews Blog )

Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi
+ResistNews Blog  – Italia tidak berniat bergabung dengan koalisi pimpinan AS yang menargetkan Negara Islam (ISIS) di Suriah. Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi menolak ajakan AS dalam koalisi memerangi ISIS karena menilai bahwa, serangan tersebut hanya akan menambah kekacauan di Suriah, Ahad (6/12).

“Posisi Italia jelas dan tegas. Kami ingin menghapus teroris. Satu hal yang kita tidak butuhkan adalah untuk melipatgandakan reaksi on-the-spot, tanpa visi strategis,” katanya.

Renzi sendiri tengah menghadapi tekanan dari oposisi kanan yang menginginkan bergabung dan tertarik untuk mengalahkan ISIS.

Dia sendiri bersikeras untuk menolak dan membandingkan serangan ke Suriah dengan serangan 2011 di Libya, dan mengatakan dia tidak ingin “mengulang Libya”.

“Jika menjadi protagonis artinya adalah bermain di saat pengeboman dilakukan oleh orang lain, maka saya kataka tidak, terima kasih,” tegasnya.

Italia sendiri berharap, Libya mampu menjadi dorongan besar untuk Italia dan negara tetangganya di Mediterania dalam berbisnis. Namun, peluang tersebut pudar setelah banyaknya pertempuran di Libya.

PM Italia ini juga mengatakan, “Empat tahun perang saudara di Libya menunjukkan itu bukan keputusan bahagia. Hari ini perlu ada strategi yang berbeda”.

Dia menambahkan, “Satu hal yang kita tidak bisa membiarkan diri kita adalah mengulangi masalah seperti di Libya.”

[Jerussalem Post/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog  – Pasukan Israel menangkap sedikitnya wartawan Palestina serta menutup tiga radio Palestina di wilayah yang dijajah di Tepi Barat sepanjang November ini, seperti dilaporkan Anadolu Agency. Seperti biasa, dunia bungkam terhadap aksi Israel melawan kemanusiaan dan kebebasan pers itu.

Asosiasi Stasiun Radio dan Televisi Palestina mengatakan dalam sebuah laporan awal bulan ini, bahwa sejumlah jurnalis Palestina mengalami luka-luka akibat terjangan peluru panas militer Israel. Mereka terkena peluru ketika meliput insiden-insiden yang terjadi saat gelombang intifadhah menggelora di seluruh wilayah Palestina yang terjajah.

Menurut laporan yang dilansir Anadolu, sebanyak 4 jurnalis terluka saat bertugas meliput protes warga Palestina di Jalur Gaza, sementara 7 lainnya mengalami luka-luka akibat amunisi Israel di wilayah pendudukan di Tepi Barat.

Lebih lanjut, laporan itu menyampaikan bahwa pasukan militer Israel telah menutup operasional stasiun radio Palestina di Tepi Barat dalam waktu enam bulan ke depan, serta mengancam dua stasiun radio lainnya dengan ancaman yang sama apabila tidak mau mengubah kebijakan editorialnya.

Terhadap stasiun-stasiun radio itu, pasukan Israel melakukan aksi penyerbuan terhadap kantor-kantor mereka, menghancurkan properti yang ada, serta menyita berbagai peralatan dan perangkat siaran.

Dalam laporan juga dinyatakan bahwa militer Israel menangkap serta membariskan kelima wartawan itu sebagai tahanan, di mana hingga saat ini jumlah keseluruhan sudah ada 17 jurnalis Palestina yang sedang ditahan di penjara-penjara Israel.

Merespon berbagai kekerasan yang dilakukan oleh Israel tersebut, Asosiasi Stasiun Radio dan Televisi Palestina mengatakan bahwa pihak otoritas Israel tengah berupaya menekan aspirasi rakyat Palestina yang mendokumentasikan kejahatan dan agresi Israel yang terus terjadi setiap hari terhadap Palestina.

[middleeastmonitor.com/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]

Freeport adalah sebuah perusahaan terbatas (PT Freeport Indonesia) di bidang tambang, mayoritas sahamnya dimiliki Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. (AS). Perusahaan ini adalah pembayar pajakterbesar kepada Indonesia dan merupakan perusahaan penghasil emas terbesar di dunia melalui tambang Grasberg, Freeport Indonesia telah melakukan eksplorasi di dua tempat di Papua, masing-masing tambang Erstberg (dari 1967) dan tambang Grasberg (sejak 1988), di kawasan Tembaga Pura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Freeport Indonesia memasarkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak ke seluruh penjuru dunia.[1]

Freeport berkembang menjadi perusahaan dengan penghasilan 2,3 miliar dolar AS. Menurut Freeport, keberadaannya memberikan manfaat langsung dan tidak langsung kepada Indonesia sebesar 33 miliar dolar dari tahun 1992–2004. Angka ini hampir sama dengan 2 persen PDB Indonesia. Dengan harga emas mencapai nilai tertinggi dalam 25 tahun terakhir, yaitu 540 dolar per ons, Freeport diperkirakan akan mengisi kas pemerintah sebesar 1 miliar dolar.[2]

Mafia Freeport Pertarungan Politis

Mafia merupakan suatu istilah dari orang Sicilia untuk segala organisasi rahasia yang mengendalikan kehidupan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, dan politik. Pada abad ke-19, para pemilik tanah feodal dan di Sicilia membentuk kelompok para pengikut yang harus menjaga tanah mereka dari ancaman pemberontakan petani. Organisasi-organisasi ini, yang disebut Mafia, menjadi suatu organisasi yang sejajar dengan dengan badan-badan pemerintah resmi. Pada masa itu, organisasi mafia bertujuan untuk mengendalikan segala kegiatan politik dan ekonomi di daerah pedesaan dengan segala cara[3]. Di tanah air tidak asing lagi istilah Mafia, seperti Mafia pajak, Mafia Narkoba, Mafia Migas dan sebagainya termasuk mafia Freeport.

Dari aspek penghasilan, Freeport memang menjanjikan sehingga diburu oleh para Mafia. Apa yang terjadi antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus dugaan Setya Novanto meminta saham dari PT Freeport Indonesia dengan mencatut nama Presiden Jokowi dan Wapres JK.

Meski kegaduhan itu terjadi, pemerintah tidak berkeinginan membawa kasus ini ke ranah hukum. Sikap ini dirasa “aneh”. Pasalnya, jika memang tujuannya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari para Koruptor dan Mafia, maka langkah hukum harus dilakukan. Setidaknya Jokowi dan JK bisa melaporkan Novanto dengan delik pencatutan, pencemaran nama baik atau perbuatan tidak menyenangkan. Kepolisian pun, seperti dikatakan oleh Kapolri, siap untuk mengusut dan memproses kasus ini. Hanya saja, harus ada laporan dari Jokowi atau JK. Tetapi pemerintah justru menyerahkan kasus ini ke jalur politis melalui Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)[4].

Kasus itu akhirnya memicu pertarungan politis antara kubu KIH dan KMP. Kubu KMP, setelah mendapat penjelasan dari Novanto, akhirnya mendukung dan membela Novanto. Sebaliknya, kubu KIH terus mendesak agar Novanto segera diproses. Pertarungan politis itu tergambar di MKD, Pertarungan juga terjadi di dunia maya. Langkah Sudirman itu dikesankan menelanjangi sepak terjang Novanto danpengusaha migas Reza sebagai pemburu rente.

Sebelumnya, melalui audit forensik Petral periode 2012-2015, Sudirman juga menelanjangi praktek kotor di Petral yang diduga melibatkan Reza. Makin kuatlah citra Sudirman sebagai orang yang “bersih” dan “ingin memberantas mafia” pemburu rente di bisnis Migas dan tambang, apalagi ia termasuk pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI). Seolah merespon hal itu, muncul tulisan tiga seri di Kompasiana dari yang menamakan diri Manusia Transparansi Indonesia (MTI) dengan judul, “Buka Dulu Topengmu, Sudirman Said!” Tulisan itu mengungkap profil Sudirman yang digambarkan tidaklah lebih bersih dari orang yang dia persoalkan. Mana yang benar, waktu nanti akan mengungkap semuanya.

Tambang Freeport; Milik Rakyat Harus Dikelola Negara

Kekayaan alam termasuk tambang emas Freeport, Migas, dan sebagainya merupakan pemberian Allah I kepada hamba-Nya sebagai sarana memenuhi kebutuhannya agar dapat hidup sejahtera dan makmur serta jauh dari kemiskinan. Allah I berfirman:

] هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا … (٢٩) [

“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu …”. (Q.S. Al-Baqarah [2]:29)

Dengan demikian, Freeport bagian dari Sumber Daya Alam (SDA) yang berfungsi sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan semua manusia dan penunjang kehidupan mereka di dunia ini sebagai kabaikan, rahmat dan sara hidup untuk dimanfaatkan oleh manusia dalam rangka mengabdi dan menjalankan perintah Allah I.[5]

Kekayaan tambang emas Freeport ini, sebenarnya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan rakyat bahkan dapat mengatasi kemiskinan, jika dapat dikelola maksimal oleh negara secara profesionalitas dan tidak menyerahkan kepihak asing. Tapi faktanya, sampai saat ini masih dikelola asing (AS), bahkan belum habis kontraknya sudah ingin memperpanjangnya, akhirnya tambang emas tersebut tidak dapat dinikmati manfaatnya oleh kebanyakan penduduk setempat apalagi seluruh Indonesia. Karenanya, Indonesia sejatinya seperti halnya dengan Bangladesh, Turki dan Saudi Arabia, adalah negeri-negeriIslam yang menghadapi suatu masalah yang oleh ahli ekonomi Barat disebut sebagai “kutukan Sumber Daya Alam” (natural resource curse).[6] Yakni paradoks negara kaya sumber daya alam tetapi penduduknya miskin, hal ini disebabkan karena negeri-negeri tersebut tidak mengelola kekayaannya sendiri secara professional oleh negara.

Lalu siapakah yang seharusnya mengelola tambang Freeport di Papua yang merupakan SDA Indonesia yang melimpah ruah? Dalam pandangan kapitalis, kekayaan alam termasuk tambang Freeport harus dikelola oleh individu atau perusahaan swasta karena ini merupakan ciri utama sistem ekonomi kapitalis dimana kepemilikan privat (individu) atas alat-alat produksi dan ditribusi dalam rangka mencapai keuntungan yang besar dalam kondisi-kondisi yang sangat konpetatif sehingga perusahaan milik swasta merupakan elemen paling pokok dari kapitalis[7].

Sementara dalam pandangan Islam, kekayaan alam seperti tambang Freeport dan Migas merupakan harta milik umum yang menguasai hajat hidup masyarakat harus dikelola oleh negara. Negaralah mewakili rakyat melakukan eksplorasi dan eksploitasi tambang Freeport ini serta mengelola hasilnya, Negara bukanlah sebagai pemilik atau yang menguasai kekayaan itu.[8] Semua hasil bersihnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pelayanan yang lain, bisa berupa; pelayanan kesehatan, pendidikan, keamanan, listrik, air, transportasi, dan sebagainya[9].

Keharusan pengelolaan tambang Freeport tersebut, statusnya sama seperti tambang garam yang pernah diberikan kepada kepada sahabat Abyadh bin Hammal. Rasulullah r pada waktu itu sebagai hâkim(kepala negara) mengambil kebijakan untuk memberikan tambang kepada Abyadh bin Hammal al-Muzani. Namun kebijakan tersebut kemudian ditarik kembali oleh Rasulullah r setelah mengetahui tambang yang diberikan kepada Abyadh bin Hammal laksana air yang mengalir terus menerus.[10]

Pada kebijakan Rasulullah r tersebut, berarti negaralah sebagai pengelola terhadap kekayaan sumber daya alam yang menguasai hajat hidup masyarakat, pada sisi lain, individu diperbolehkan menguasai kekayaan sumber daya alam (area tambang) jika luas dan depositnya sedikit, dan hasil eksploitasinya dikenakan khumus atau seperlimanya untuk kas Bait al-Mâl sebagai bagian pemasukan dari harta fai.[11]

Sementara kekayaan alam atau barang tambang seperti Freeport yang jumlahnya melimpa ruah dan tidak terbatas laksana air mengalir, maka individu dilarang menguasainya sebab tambang tersebut termasuk harta milik umum yang menguasai hajat hidup masyarakat, harus dikelola oleh Negara sebagai wakil rakyat bukanlah sebagai pemilik atau yang menguasai kekayaan tersebut sedangkan hasil pengelolaannya dimasukkan dalam kas Bait al-Mâl, selanjutnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk sarana lain untuk kemakmuran dan kesejahteraan mereka, tentu setelah Negara mengeluarkan semua biaya operasional pengelolaannya.[12]

Rasulullah r bersabda :

« الْمُسْلِمُونَ شُرَكَاءُ فِى ثَلاَثٍ : فِي الْمَاءِ وَالْكَلإِ وَالنَّارِ» (رواه أحمد)[13]

Rasûlullâh r bersabda :“Kaum muslim bersekutu dalam tiga hal; air, padang dan api” (H.R. Ahmad).

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah r bersabda:

« النَّاسُ شُرَكَاءُ فِي الْمَاءِ وَالْكَلَأِ وَالنَّارِ » (رواه أبو عبيد)[14]

Rasûlullâh r bersabda: “Orang-orang (Masyarakat) bersekutu dalam hal; air, padang gembalaan dan api” (H.R. Abû ‘Ubaid).

Hadits ini juga menegaskan bahwa yang termasuk harta milik umum yang menguasai hajat hidup masyarakat adalah semua kekayaan alam yang sifat pembentukannya menghalangi individu untuk mengeksploitasinya.[15]

Berantas Mafia, Kembalikan Freeport dan SDA lainnya dari Asing

Maraknya mafia dalam bisnis tambang dan migas serta penyerahan kekayaan alam kepada asing adalah akibat penerapan sistem kapitalisme di negeri ini. Sesuai dengan doktrin kapitalisme, negara berwenang menentukan kontrak pemberian konsesi kekayaan alam kepada swasta dan asing. Wewenang itu dilegalkan melalui pembuatan peraturan dan UU. Hal itu sangat dimungkinkan karena penerapan sistemdemokrasi memberikan wewenang membuat hukum kepada manusia, yakni pemerintah dan Wakil Rakyat. Karena itu, jika sudah terlanjur ada peraturan dan UU yang menghambat, maka peraturan dan UU itu tinggal diubah saja. Itulah yang terjadi selama ini.

Hal itu tidak akan terjadi jika syariat Islam diterapkan secara total dan menyeluruh. Dalam sistem Islam, Allah I tetapkan kekayaan alam sebagai milik seluruh rakyat. pemerintah tidak punya wewenang untuk menyerahkan kekayaan milik rakyat itu kepada swasta apalagi asing. pemerintah justru diharuskan olehIslam untuk mengelola langsung kekayaan alam itu. Seluruh hasilnya dikembalikan kepada rakyat secara langsung atau dalam bentuk pelayanan dan fasilitas.

Siapapun tidak bisa mengubah ketentuan hukum itu. Sebab, dalam Islam kedaulatan ada di tangansyariah. Manusia sama sekali tak punya wewenang untuk membuat aturan dan hukum.pemerintah justru berkewajiban menerapkan hukum syariah. Dengan penerapan syariah secara kaffah, janji seperti yang diberikan pemerintah melalui Menteri ESDM itu tidak akan bisa terjadi.

Dengan ketentuan hukum seperti itu, maka para mafia tidak akan berkeliaran. penguasa, pejabat dan politisi tidak bisa memperdagangkan kekuasaan, dan pengaruhnya. Jika pun masih ada yang bisa menyalahgunakan kekuasaan dan pengaruh untuk memperkaya diri atau orang lain maka mekanismesyariah bisa memberantasnya.

Di antaranya dengan mekanisme yang dicontohkan oleh khalifah Umar bin al-Khathab, yaitu melalui pencatatan kekayaan para penguasa dan pejabat serta melakukan audit secara berkala. Jika didapati kekayaan yang tidak sewajarnya, pemiliknya harus membuktikan bahwa kekayaannya diperoleh secara sah. Jika tidak, maka kekayaan itu bisa disita dan dimasukkan ke kas negara.

Semua maslah kebobrokan di atas adalah berakar dari diterapkannya sistem dan hukum Jahiliyahkapitalisme. Jika inigin keluar dari dunia mafia Freeport dan mafia lainnya, maka tidak ada jalan lain kecuali harus diakhiri dengan menyudahi penerapan sistem dan hukum jahiliyah itu, lalu diganti dengan penerapan sistem dan syariah Islam secara total serta menyeluruh.

]أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ [

hukum Jahiliahkah yang mereka kehendaki. (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah SWT bagi orang-orang yang yakin?” (Q.S. Al-Mâidah [5]: 50)

WalLâh a’lam wa ahkam. [AH/Lajnah Tsaqofiyah DPP HTI ]

[1] https://id.wikipedia.org/wiki/Freeport_Indonesia, diakses tanggal 30 November 2015.

[2] https://saripedia.wordpress.com/tag/kontrak-karya-pt-freeport-indonesia-oleh-soeharto-rezim-orba/, diakses tanggal 30 November 2015.

[3] https://id.wikipedia.org/wiki/Mafia, dan http://www.untukku.com/artikel-untukku/pengertian-mafia-untukku.html, diakses tanggal 30 November 2015.

[4] http://hizbut-tahrir.or.id/, 30 November 2015.

[5] ‘Abdurrahmân bin Nâshir as-Sa’dî, Taisîr al-Karîm ar-Rahmân fî Tafsîr al-Kalâm alMannân, Juz 1, (t.tp.: Muassasah ar-risâlah, 2000), Cet. ke-1, h. 48.

[6] Joseph E. Stiglitz, Making Globalisation Work : Menyiasati Globalisasi Menuju Dunia yang Lebih Adil, terj. Edrijani Azwaldi, (Bandung; Mizan, 2007), Cet. ke-1, h. 213

[7] Veithzal Rivai dan Andi Buchari, Islamic Economics, (Jakarta : Bumi Aksara, 2009), Cet. ke-1, h. 261.

[8] ‘Abd as-Sâmi’ al-Mishrî, Pilar-pilar ekonomi Islam, terj. Muqawwimât al-Iqtishâd fî al-Islâm, oleh Dimyauddin Djuwaini, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006), Cet. ke-1, h. 66.

[9] Arif. B. Iskandar, Tetralogi Dasar Islam, (Bogor: Al-Azhar Press, Bantarjati, 2009), Cet. ke-1, h. 141.

[10] Abu ‘Ubaid al-Qâsim al-Harawî al-Azdî al-Khazâ’î, al-Amwâl, (al-Qâhirah: Dâr as-Salâm, 2009), Cet. ke-1, h. 321.

[11] ‘Abd al-Qadîm Zallûm, al-Amwâl fî daulah al-Khilâfah, (Bairût : Dâr al-Ummah, 2004), Cet. Ke-3, edisi mu’tamadah, h. 78.

[12] Abd al-Sâmi’ al-Mishrî, Pilar-pilar ekonomi Islam, terj. Muqawwimât al-Iqtishâd fî al-Islam, oleh Dimyauddin Djuwaini, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006), Cet. ke-1, h. 66., Rivai, dan Andi Buchari,Islamic Economics: ekonomi syariah bukan opsi tapi solusi, (Jakarta: Bumi Aksara, 2009), Cet. ke-1, h. 370.

[13] Abû Abdullâh Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilâl bin Asad asy-Syaibânî, Musnad Imâm Ahmad, Juz 38, Nomor 23082, (t.tp.: Muassasah ar-Risâlah, 2001), Cet. ke-1, h. 174.

[14] Abû ‘Ubaid al-Qâsim bin Sallâm, al-Amwâl, (Bairût: Dâr asy-Syurûq, 1989), Cet. ke-1, h. 386-387.

[15] An-Nabhânî, an-Nizhâm al-Iqtishâdî fî al-Islâm, edisi Mu’tamadah, (Bairut: Dâr al-Ummah, 2004), Cet. ke-4, h. 218.

[hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Menutup masjid di Perancis yang dikatakan oleh pihak berwenang membangkitkan ekstrimisme tidak akan mencegah orang untuk menjadi ‘radikal’ dan bisa meningkatkan rasa keterasingan di antara kaum minoritas muslim, kata kelompok hak asasi dan para aktivis.

Setidaknya tiga masjid telah ditutup di bawah UU Darurat pemerintahan Perancis, yang diperpanjang yang memungkinkan pihak berwenang untuk menutup tempat-tempat ibadah yang menunjukkan “pola radikalisasi”.

Seorang Imam Perancis mengatakan bahwa antara 100 hingga 160 masjid kemungkinan akan ditutup sebagai bagian dari kampanye keamanan.

“Para ahli telah membuktikan bahwa teroris tidak datang dari masyarakat yang teratur,” kata Samia Hathroubi, seorang aktivis hak asasi manusia Perancis-Tunisia, kepada Al Jazeera.

Dia menambahkan bahwa apa yang dikatakan Presiden Prancis Francois Hollande untuk meyakinkan umat Islam bahwa mereka tidak sedang “diasingkan”, dan realitas yang terjadi di lapangan dengan penggerebekan di bawah UU darurat adalah sangat bertentangan dimana “sebagian besar masjid dan aktivis komunitas muslim menjadi target”.

“Saya khawatir dan benar-benar kaget oleh keputusan yang diambil oleh pihak eksekutif untuk mengatasi terorisme,” katanya.

“Saya merasa kami harus sangat berhati-hati di Perancis karena hak-hak sipil dan kebebasan kita terancam oleh keadaan darurat.”

“Tentu saja masing-masing dan setiap orang dari kita merasa di terancam dan tidak aman,” kata Hathroubi. “Para aktivis marah terhadap apa yang kita lihat sebagai serangan terhadap hak-hak dan kebebasan sipil. Kita tahu bahwa kita akan menjadi target pertama UU darurat ini, dan kami terbukti benar.”

Sejak November, Perancis telah menggerebek 2235 rumah dan bangunan, menahan 232 orang dan menyita 334 senjata, 34 dari mereka kelas perang, Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve, Rabu.

“Jika Anda mendengarkan hakim kasus anti-teror, mereka akan mengatakan bahwa radikalisasi terjadi di luar masjid, di penjara-penjara atau lingkaran rahasia atau melalui internet,” kata Yasser Louati dari Perkumpulan Melawan Islamophobia.

“Masjid-masjid yang telah ditutup itu sudah beroperasi selama beberapa tahun. Mengapa menutup masjid hari ini? Radikalisasi? Kami tidak punya indikasi yang jelas apa artinya radikalisasi.”

Dia menambahkan bahwa keputusan yang dibuat untuk menutup masjid adalah “sewenang-wenang”.

Ada antara 5,5 juta hingga 6,2 juta penduduk Perancis adalah muslim atau sekitar 7,6 persen dari total penduduk.

“Politisi telah sebelum mengeluh tentang orang-orang yang beribadah di jalan-jalan. Di mana orang akan beribadah sekarang?” kata Louati.

muslim Perancis mengatasi ancaman ISIL setelah Paris serangan

Dalam beberapa minggu pertama UU darurat, polisi menggunakan kekuatan yang tidak perlu dengan menargetkan serangan dan penggeledahan terhadap ‘rumah, bisnis dan tempat-tempat pertemuanmuslim‘, katanya.

Louati, yang mencatat pelanggaran Islamophobia, mengatakan bahwa baru-baru ini seorang wanita yang sedang hamil mengalami keguguran akibat stres dan harus diinduksi setelah polisi menggerebek rumahnya di Val d’Oise.

“Dengan kebrutalan ini, kita sedang menjahit benih-benih radikalisasi selama 20 tahun ke depan,” katanya. “Efeknya bisa lebih jauh daripada penghinaan, keterasingan dan kebencian terhadappemerintah.” (www.aljazeera.com/ hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]

Partai radikal Bet Yahudi, sedang mengajukan 
rancangan undang-undang (RUU) pelarangan 
adzan dengan pengeras suara di Palestina
+ResistNews Blog - Para aleg Knesset terus melanjutkan upayanya untuk membahas draft undang-undang yang mengincar hak-hak asasi sipil Palestina di dalam wilayah jajahan, khususnya masalah kebeasan agama.

Koran Yediot Aharonot, terbitan Kamis (03/12/2015) dikutip PICmenyebutkan, anggota Knesset (parlemen Israel) dari partai ultra kanan radikal Bet Yahudi, Mote Yogov kini dikabarkan sedang mengajukan draft undang-undang (RUU) yang menyerukan pelarangan adzan yang menggunakan pengeras suara di wilayah jajahan 48.

Partai Bet Yahudi adalah partai koalisi pendukung pemerintah yang merupakan partai kedua terbesar setelah Likud pimpinan menteri penerangan, Navtali Benet.

Draft tersebut menyebutkan, ratusan ribu warga Israel di Haifa, Yava, Tel Aviv, Ber Seba dan Al-Quds mengeluhkan suara adzan yang mengganggu keseharian mereka.

Mereka menganggap suara tersebut mempengaruhi kualitas kehidupan mereka. Mereka juga mengaku merasa terganggu dengan suara adzan saat mereka istirahat selama beberapa kali sejak pagi hari hingga malam hari.

Tindakan mereka ini, bukan pertama kalinya dilakukan. Banyak sekali undang-undang yang bernada rasis diajukan para pemimpin radikalis Zionis. Seperti dilakukan Robert ElYativ dari partai Israel Baitunya, ekstrimis kanan yang mengajukan draft undang-undang untuk membungkam adzan di sejumlah masjid dan larangan menggunakan pengeras suara.

Undang-undang serupa juga diajukan dua tahun lalun oleh anggota Knesset yang lama, Anastasia Michael. Namun usahanya berhenti karena mendapat penentangan keras dari warga Palestina jajahan.[hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]

FILE - In this Jan. 29, 2015 photo, protesters 
hold signs and yell to disrupt and heckle a 
group gathered for a Texas Muslim Capitol Day 
rally, in Austin, Texas. Gunmen attacking at a 
contest for Muslim Prophet Muhammed cartoons 
May 3, 2015, in Garland, Texas, came as 
Muslims in Texas were already feeling aggrieved 
and fearful as anti-Islam sentiment over the 
last several months has reverberated from 
the state Capitol to local governments. 
(AP Photo/Eric Gay, File)
+ResistNews Blog - Islamofobia di AS meningkat tajam setelah serangan Paris (13/11/2015) dengan kasus Islamofobia yang belum pernah terjadi sebelumnya. Muslim di berbagai negara menjadi korban penembakan, serangan, pelecehan, protes, bahkan serangan terhadap Masjid.

Menurut Center for American-Islamic Relation (CAIR), serangan di Paris telah memicu reaksi keras terhadap Muslim di AS.

Menurut laporan CAIR yang dilansir ThinkProgress.org (1/12), berikut adalah serangan anti-Muslim di AS selama bulan November 2015 yang berupa kekerasan, ancaman serangan, protes, dan kasus vandalisme setelah serangan di Paris. Laporan ini tidak termasuk aksi anti-Muslim yang dilakukan oleh kandidat presiden dari Partai Republik di AS, Donald Trump, dan juga penolakan terhadap para pengungsi Suriah.

Serangan terhadap Masjid

Meriden, Connecticut (13/11): Seorang penyerang dilaporkan menembak dinding Masjid. Peluru menembus tiga dinding interior dan mengenai tempat sholat. Tidak ada seorang pun di dalam Masjid ketika insiden terjadi.

Dearborn, Michigan (15/11): Seorang wanita menulis di twitter-nya “Dearborn memiliki
penduduk Muslim di Amerika Serika. Mari kita hancurkan tempat mereka dan mengirim pesan ke ISIS. Kami datang.” Polisi merespon insiden tersebut, dan wanita itu meminta maaf kepada publik.

St. Petersburg, Florida (15/11): Hanya beberapa hari setelah serangan di Paris, seorang pria Florida meninggalkan pesan suara di mesin penjawab sebuah Masjid lokal yang mengancam akan datang dan mengebom dan menembak kepala siapapun. Orang itu juga mengancam akan membunuh anak-anak.

Portland, Oregon (15/11): Para demonstran mengerumuni Masjid sambil membawa spanduk dan memakai baju “Yesus selamat dari neraka” dan “Bangga menjadi kafir”.

Pflugerville, Texas (16/11): Orang tak dikenal melumuri Masjid dengan kotoran. Selain itu, mereka juga merobek-robek Al-Qur’an, juga menaruh kotoran manusia.

Omaha, Nebraska (16/11): Sebuah Masjid dicoret-coret dengan simbol menara Eiffel. Dilaporkan sebelumnya Masjid telah dicoret-coret oleh orang tak dikenal selama beberapa kali.

Fort Bend, Texas (18/11): Seorang pria didakwa setelah membuat ancaman teror difacebook-nya “Aku akan menembak Masjid.” Ia juga memposting foto selfie-nya dengan senjata api, amunisi, dan pisau militer.

Falls Chruch, Virginia (19/11): Seorang pria Virginia didakwa setelah mencoba meledakkan Masjid. Atas insiden ini Masjid dilaporkan mengalami kerugian USD200 karena kerusaan pintu gerbang.

San Antonio, Texas (20/11): Seorang pria berseragam militer ditangkap karena memasuki Masjid lalu mengutuk para jamaah dan mengotori sajadah dengan sepatunya. Sekolah milik Masjid tersebut terpaksa diliburkan karena insiden tersebut.

Corpus Christi, Texas (20/11): Sebuah Masjid dikirimi gambar “karikatur” Nabi Muhammad SAW, serta menyerukan “masuk kristen sebelum terlambat.”

Irving, Texas (21/11): Sekelompok demonstran berseragam militier melakukan aksi unjuk rasa di luar masjid sambil membawa tulisan berisi “Hentikan islamisasi Amerika.”

Lubbock, Texas (24/11): Para jamaah Masjid mengatakan mereka menemukan beberapa lampu hancur dan pintu depan hancur dalam semalam.

Lexington, Kentucky (27/11): Sebuah Masjid di Kentucky dilaporkan menerima ancaman kematian melalui email. Setelah kejadian tersebut, polisi berjaga-jga di depan Masjid.

Ancaman personal

Storrs, Connecticut (15/11): Mahasiswa University of Connecticut yang bernama Mahmud, menemukan kamarnya sudah menjadi korban vandalisme dengan tulisan “membunuh Paris” di pintu. Pihak kampus sedang menyelidiki insiden itu.

Cincinnati, Ohio (15/11): Seorang mahasiswi Universitas Cincinnati diteriaki teroris dan hampir ditabrak oleh seorang pria ketika ia sedang menyeberang jalan. Dia mengatakan bahwa saat dia meninggalkan sebuah kedai kopi ternama setelah belajar disana, seorang pria tiba-tiba membunyikan klakson, mengutuk, dan menyebutnya teroris, sampai akhirnya memacu mobil ke arahnya. Mahasiswi itu mengatakan tiga pejalan kaki segera menariknya ke trotoar. Menurut CAIR, dia adalah Muslim ketiga di Cincinnati yang mendapat serangan pada pekan itu.

Orlando, Florida (16/11): Seorang pria bersenjata dilaporkan menembakkan beberapa tembakan ke rumah keluarga Muslim di Orange County, Florida. Peluru menembus dinding garasi, dan satu ditemukan di lemari keluarga di kamar tidur utama mereka.

Charlotte, North Carolina (16/11): Seorang sopir Uber berkebangsaan Ethiopia dan beragama kristen mengatakan kepada media setempat bahwa penumpang mengira dia adalah seorang Muslim dan kemudian menyerangnya, dan meninjunya saat dia sedang mengemudi. Penumpang tersebut mengancam akan mencekik dan menembak wajahnya, sampai akhirya sopir menghentikan mobil dan membunyikan klakson untuk menarik perhatian.

Norman, Oklahoma (16/11): Serang pria menelepon polisi setempat dan mengatakan bahwa ia memiliki penyakit mental dan berencana untuk menyerang umat Islam, ia mengatakan, “Saya akan perg ke sana dan menembak apapun yang tampak seperti seorang Muslim setelah apa yang mereka lakukan kepada Perancis.” Ketika petugas tiba di kediamannya, ia sedang berdiri di ambang pintu sambil memegang pistol. Polisi memerintahkan untuk menjatuhkan senjatanya, namun ia menolak. Petugas segera melepaskan tembakan dan melucuti senjatanya.

San Diego, California (18/11): Seorang Muslimah berhijab mengatakan ia didorong seorang pria ketika ia mendorong kereta bayi. Ia mengatakan kepada polisi bahwa ia mengetahui pelaku dan pernah diserang sebelumnya.

Austin, Texas (19/11): Seorang Muslimah mengatakan kepada media lokal bahwa ia mendapati sebuah pesan di mobilnya yang tertulis “Pergi!” setelah ia kembali dari gym. Ia meyakini pelakunya adalah sesama anggota gym.

San Diego, California ( 20/11): Seorang mahasiswi Muslim di San Diego State University melaporkan dirinya babak belur oleh seorang pria setelah didorong, ditarik kerudungnya, dan meneriakkan kata-kata kebencian tentang Islam.

New York (20/11): Seorang pekerja POS ditangkap atas kejahatan rasial karena meludahi dua Muslimah, membuntuti mereka hingga ke toko, dan mengancam akan mebakar Masjid.

Pittsburgh (20/11): Seorang sopir taksi melaporkan bahwa ia mengambil penumpang, yang terus berteriak-teriak tetang Islam dan bertanya kepada sopir tersebut apakah ia Muslim. Ketika tiba di tempat tujuan, penumpang tersebut turun dan menodongkan senapan. Sopir taksi segera melaju pergi, penumpang tersebut melepaskan dua tembakan hingga jendela belakang mobil hacur, dan mengenai bahu pengemudi.

Bandara

Baltimore (17/11): Empat orang keturunan Timur Tengah dipaksa keluar dari pesawat ketika salah satu penumpang melaporkan mereka karena salah satu dari mereka melakukan tindakan “mencurigakan”. Namun mereka tidak terbukti bersalah.

Philadelphia (19/10): Dua orang keturunan Palestina-Amerika dari Philadelpha (salah satu dari mereka pemilik toko pizza) dilarang naik pesawat setelah penumpang lain mendengar mereka berbicara dengan bahasa Arab. Mereka ditahan di pintu gerbang selama 20 menit, dan akhirnya diizinkan terbang setelah menelepon 911. [arrahmah.com/ +ResistNews Blog ]

Juru Bicara parlemen Iran, Ali Larijani.
+ResistNews Blog - Juru Bicara parlemen Iran Ali Larijani mengatakan pada Kamis (3/11/2015) bahwa Rusia tidak perlu kesepakatan untuk menggunakan wilayah udara Iran untuk mengebom lokasi di Suriah.

Ketika ditanya mengapa Iran diam saja atas penggunaan Laut Kaspia oleh Rusia untuk tujuan militer, Larijani mengatakan kepada kantor berita Anadolu Agency: “Kami tidak perlu kesepakatan tersebut, dan Iran mendukung posisi Rusia atas perang melawan ‘terorisme’ dan akan terus membantu Moskow.”

“Jika negara-negara Barat mengambil posisi yang sama seperti Rusia dalam memerangi ISIS, Jabhah Nushrah dan ‘kelompok teroris’ lainnya, kami tidak akan menghadapi masalah ini, dan kami menekankan dukungan politik dan militer kami terhadap Moskow, ” dia menambahkan. [arrahmah.com/ +ResistNews Blog ]

Pertemuan Wina gelombang pertama 
beberapa pekan lalu
+ResistNews Blog  – Negara-negara dunia akan kembali menggelar pertemuan membahas solusi politik di Suriah bulan Desember ini. Pertemuan ini akan digelar di New York, bukan di Wina sebagaimana sebelumnya.

“Pertemuan internasional mendatang membahas solusi politik bagi konflik Suriah akan digelar New York bukan di Wina,” lansir harian Online Al-Araby Al-Jadid melansir pernyataan Sekjend PPB, Ban Ki-moon, Kamis (03/12).

Ban tidak menjelaskan tanggal pertemuan untuk ketiga kalinya itu. Akan tetapi, para diplomat AS mengatakan bahwa pertemuan itu digelar pada 18 Desember tahun ini.

Pertemuan itu, kata Ban, untuk mengoordinasikan kembali negara-negara yang terlibat. Pertemuan di New York nanti sebagai kelanjutan pertemuan di Wina.

Sebanyak 17 negara, termasuk di antaranya pemain kunci dalam konflik Suriah seperti AS, Turki, Saudi, Rusia dan Iran, duduk bersama pertengahan November lalu di Wina. Mereka membahas transisi politik di negara yang dilanda konflik selama empat tahun lebih itu.

Pertemuan itu menyepakati sejumlah poin, termasuk di antaranya gencatan senjata dan menggelar pemilu. Kesepakan itu menurut rencana akan direalisasikan di awal tahun 2016.

Selepas pertemuan Wina itu juga, Saudi mengumpulkan para komandan oposisi baik yang bergerak di bidang politik maupun militer. Mereka diajak duduk bersama membentuk satu gerakan yang nantinya mewakili oposisi dalam negosiasi dengan rezim. Gerakan ini didukung oleh negara-negara Teluk dan Barat. [alaraby.co.uk/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]

+ResistNews Blog - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan perlu mengupayakan tindakan dunia internasional untuk membantu menutup perbatasan Turki dengan Suriah agar tidak ada ketegangan.

Lavrov, yang berbicara pada sebuah televisi dari Belgrade, Serbia, seperti dilansir DailySabah, Kamis (3/12), mengatakan pada Kamis (3/12) bahwa tindakan internasional sangat dibutuhkan untuk mengkoordinasikan keadaan yang terjadi di Suriah. “Dan semua pihak sangat dibutuhkan untuk menutup perbatasan,” kata Lavrov.

Pernyataan itu disampaikan Lavrov setelah pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di sela-sela pertemuan internasional di Belgrade. Sebuah pertemuan tingkat tinggi pertama setelah ditembaknya pesawat jet tempur Rusia oleh angkatan udara Turki.

Pemerintah Turki mengharapkan semua masalah yang terjadi antara Turki dengan Rusia harus diselesaikan setelah pertemuan tingkat tinggi. Hal itu penting diupayakan agar menjaga jalur komunikasi tetap terbuka. (DailySabah.com/salam-online/ +ResistNews Blog )

+ResistNews Blog - Puluhan Milisi Syiah ‘Hizbullata’ Lebanon dan pasukan rezim Basyar Asad tewas dalam insiden serangan salah sasaran dari Rusia.

Milisi ‘Hizbullata’ dan tentara rezim Asad yang terkena salah sasaran serangan udara Rusia saat itu tengah konvoi dari Damaskus menuju Homs, menurut laporan aktivis seperti dilansir Eldorar, Kamis (3/12).

Sumber di lapangan seperti dikutip ElDorar melaporkan, jet tempur Rusia keliru dengan mengebom konvoi pasukan Asad dan milisi Syiah ‘Hizbullata’ saat dalam perjalanan ke timur Homs. Insiden salah sasaran itu menewaskan dan melukai puluhan milisi ‘Hizbullata’ dan tentara rezim Asad. Jasad dan korban luka diangkut ke rumah sakit Deir Atiyah, di Rif-Demashq.

Pada hari yang sama, kelompok pertahanan sipil Suriah pro-oposisi berhasil menyelamatkan sejumlah warga sipil yang terluka menyusul pengeboman besar-besaran yang dilancarkan milisi Asad di kota Harasta, pedesaan Damaskus. (Eldorar.com/salam-online/ +ResistNews Blog )

Belum pernah ada peradaban yang hidup di muka bumi ini meninggalkan khazanah keilmuan yang luar biasa, mengalahkan Islam. Sampai Frans Russel mengatakan, “Kami meragukan, bahwa ada karya sejarah mencapai apa-apa yang telah dicapai kaum muslim. Karya kaum muslim dalam bidang sejarah telah menyamai jumlah karya bangsa Yunani dan Latin, tetapi tentu jumlahnya lebih banyak dibanding karya bangsa Eropa..”

Kesadaran politik para ulama yang tinggi mendorong mereka untuk menuturkan setiap momentum istimewa kepada generasi berikutnya. Kesadaran politik itu pula yang mendorong mereka untuk menuliskan figur-figur [rijal] tertentu, sebagai mata rantai sumber keilmuan, agar pengetahuan yang sama kepada generasi berikutnya benar-benar terjaga. Selain itu, tidak adanya hak cipta, membuat perkembangan karya tulis mereka begitu luar biasa. Selebihnya, baru faktor reward yang diberikan olehKhilafah kepada mereka. Semuanya itu ikut mendorong para ulama untuk memberikan kemampuan terbaik mereka dalam melestarikan khazanah tsaqafah Islam, hingga seperti saat ini.

Dalam hal ini, setidaknya ada tujuh pendekatan dan model warisan sejarah. Pertama, dalam bentuk Sirahdan Maghazi. Kedua, dalam bentuk Thabaqat. Ketiga, dalam bentuk Tarajum. Keempat, dalam bentukFutuh. Kelima, dalam bentuk Ansab. Keenam, dalam bentuk al-Mahalliyah. Ketujuh, dalam bentuk Tarikhumum. Ketujuh bentuk warisan sejarah ini mempunyai pendekatan dan penekanan yang berbeda.

Sirah dan Maghazi banyak mengulas tentang detil kehidupan Nabi SAW sejak lahir hingga wafat. Sedangkan Maghazi banyak mengulas tentang peperangan Nabi dan para sahabat ridhwanu-Llah ‘alaihim.warisan mereka yang paling menonjol adalah kitab as-Sirah an-Nabawiyyah, karya Aban bin ‘Ustman bin ‘Affan [w. 105 H/723 M], as-Sirah an-Nabawiyyah, karya Ibn Ishaq [w. 151 H/768 M], dan as-Sirah an-Nabawiyyah, karya Ibn Hisyam [w. H/ M]. Selain mereka, nama Ibn Syihab az-Zuhri [w. 125 H] yang terkenal dengan karya di bidang Sirah dan Maghazi, juga al-Waqidi yang sangat populer dengan kitabnya,al-Maghazi.

Bentuk kedua adalah Thabaqat. Secara harfiah, thabaqat berarti tingkatan. Model dan pendekatan ini lahir sebagai pengaruh dari periwayatan sirah dan hadits, yang sangat memperhatikan mata rantai sumber informasi [sanad] atau silsilah, tahap demi tahap. Dari sini, lahirlah model Thabaqat secara luas. Seperti kitab Thabaqat al-Muhadditsin [ahli hadits], Thabaqat al-Huffadz [penghapal hadits], Thabaqat al-Fuqaha’ [ahli fiqih], Thabaqat Syafi’iyyah [ulama’ mazhab Syafii], Thabaqat Hanabilah [ulama’ mazhab Hanbali], Thabaqat al-Qurra’ [ahli bacaan al-Qur’an], Thabaqat al-Mufassirin [ahli tafsir], Thabaqat as-Syu’ara’ [ahli syair], Thabaqat an-Nuhhat [ahli Nahwu], Thabaqat al-Athibba’ [ahli kedokteran]. Semuanya ini menuturkan silsilah mazhab dan keilmuan di bidang masing-masing. Selain itu, ada Thabaqat Kubrayang memuat silsilah peristiwa sejarah secara umum, yang ditulis oleh Ibn Sa’ad [w. 168 H/230 M].

Bentuk ketiga adalah kitab Tarajum, jamak Tarjamah [uraian]. Kitab ini menguraikan sejarah kehidupan figur-figur terkenal, mulai dari khalifah, Qadhi, Wali, ulama’ hingga ahli sastera. Sebut saja, kitab Mu’jam al-Udaba’ [ahli sastra], karya Yakut al-Hamawi [w. 626 H], Usud al-Ghabah fi Ma’rifati as-Shahabah, karya Ibn al-Atsir [w. ], Wafyat al-A’yan, karya Ibn Khalikan [w. 681 H], Siyar al-A’lam an-Nubula’, karya ad-Dzahabi [w. 748 H], al-Ishabah fi Tamyiz as-Shahabah, karya Ibn Hajar [w. 852 H].

Keempat adalah kitab al-Futuh, yang berisi berbagai peristiwa pembebasan. Seperti kitab Futuh al-Buldan, karya al-Baladzuri [w. 279 H/892 M], Futuh as-Syam, karya al-Waqidi [w. 207 H/823 M], Futuh al-‘Iraq, karya al-Waqidi, Futuh al-Habasyah, karya Syihabuddin ‘Abdul Qadir [w. 940 H] dan lain-lain.

Kelima, kitab al-Ansab, yang mengulas nasab [garis keturunan] dan pertalian darah di kalangan bangsa Arab, serta asal usul mereka. Di antara yang paling terkenal adalah kitab Jumhuratu an-Nasab, karya al-Kalabi [204 H/819 M], Nasab Quraisy, karya Mus’ab bin az-Zubairi [w. 236 H/851 M], dan Jamharatu Ansab al-‘Arab, karya Ibn Hazm al-Andalusi [w. 456 H/1064 M].

Keenam, kitab Mahalliyyat, yaitu kitab yang ditulis untuk mengulas wilayah tertentu, dengan berbagai rinciannya. Seperti, kitab Wullat Mishra, karya al-Kindi [w. 355 H/851 M], Tarikh al-Baghdad, karya al-Khathib al-Baghdadi [w. ], Tarikh Dimasyqa, karya Ibn Asakir [w. ], al-Bayan al-Mughrib fi Akhbar al-Maghrib, karya Ibn Adzari [w. 695 H/1295 M], an-Nudzum al-Dhahirah fi Muluk Mishra wa al-Qahirah, karya al-Atabiki [w. 874 H].

Ketujuh, kitab-kitab Tawarikh ‘Ammah, yang mengulas sejarah secara umum. Seperti kitab Tarikh al-Umam wa al-Muluk, karya at-Thabari [w. 310 H], Muruj ad-Dzahab wa Mada’in al-Jauhar, karya al-Mas’udi [w. 34 H],al-Kamil fi at-Tarikh, karya Ibn al-Atsir, al-‘Ibar wa Diwan al-Mubtada’ wa al-Khabar fi Ayyam al-‘Arab wa al-‘Ajam wa al-Barbar wa Man ‘Ashahum Min Dzawi as-Sulthan al-Akbar, karya Ibn Khaldun [w. 1406 M].

Saking banyaknya bentuk karya sejarah yang ditulis para ulama’ kaum Muslim, jumlahnya pun ada yang menyebut sampai ribuan buku. Secara umum, kemudian dikategorikan oleh ad-Dzahabi menjadi 40 kategori. Meliputi Sirah, kisah para Nabi, kehidupan sahabat, Khalifah, para raja, para penguasa, wilayah, pembantu Khalifah, fuqaha’, ahli bacaan, penghapal hadits, ahli hadits, sejarawan, ahli nahwu, ahli sastra, ahli bahasa, sastrawan, ahli ibadah, ahli zuhud, ahli tasawuf, hakim, para Wali, pengajar, penasihat, orang-orang terpandang, ahli medis, filsafat, bahkan orang-orang bakhil pun ada.

Itulah warisam ulama’ kaum Muslim yang luar biasa di bidang sejarah, yang semuanya dihasilkan di era Khilafah Islam. [hizbut-tahrir.or.id/ +ResistNews Blog ]
Powered by Blogger.