+ResistNews Blog - PRESIDEN AS Barack Obama memperingatkan bahwa kekerasan antara pihak yang bertikai di Suriah tidak akan segera berakhir. Lansir World Bulletin, Ahad (28/2/2016).

“Bahkan dalam situasi yang terbaik, kekerasan tidak akan segera berakhir ,” kata Obama dalam pidato mingguannya.

Gencatan senjata yang ditengahi oleh AS dan Rusia awal pekan ini, diharapkan menjadi jalan bagi bantuan kemanusiaan untuk membantu warga sipil Suriah yang membutuhkan pertolongan.

Afiliasi Al-Qaeda Suriah, Nusra Front, dan ISIS tidak termasuk pihak yang melakukan perjanjian gencatan senjata. Obama telah berjanji untuk terus menyerang ISIS tanpa jeda.

“Kami tidak akan berhenti,” kata Obama. “Kami akan menghancurkan organisasi teroris barbar ini dan berdiri dengan orang-orang di seluruh dunia yang mencari masa depan yang lebih baik, masa depan yang lebih aman,” tambah Obama.

Kurang dari satu jam sebelum kesepakatan gencatan senjata berlaku, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui sebuah resolusi mendukung penghentian pertempuran.

Resolusi menuntut semua pihak melakukan gencatan senjata, memenuhi komitmen masing-masing pihak, dan mendesak negara-negara besar untuk menggunakan pengaruhnya mendukung upaya untuk menciptakan kondisi aman dan terciptanya perdamaian. [rf/Islampos/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.