+ResistNews Blog - SEBANYAK 22 tahanan Palestina dilaporkan tengah mengidap berbagai jenis kanker. Diduga mereka menderita kelalaian medis di penjara-penjara Israel, Pusat Studi Tahanan Palestina (PPCS) melaporkan.

PPCS melaporkan angka tersebut termasuk tahanan yang telah menghabiskan lebih dari 15 tahun di penjara tanpa menerima pengobatan yang diperlukan. Laporan itu menambahkan bahwa pemerintah Israel hanya memberikan obat penenang kepada pasien yang dipenjara, padahal hal tersebut dapat memperburuk kondisi mereka.

Menurut laporan PressTV pada Senin (29/2/2016), Juru bicara PPCS, Riyad al-Ashqar mengatakan bahwa pihak berwenang Israel menjaga tahanan untuk tetap hidup, hanya untuk menghindari tuduhan atas kematian para tahanan di penjara-penjara Israel.

Pada kenyataannya, beberapa tahanan tetap ada yang meninggal dunia di dalam tahanan Israel. Maysara Abu Hamdiya adalah salah satu tahanan pengidap kanker yang meninggal di penjara Israel. Saat itu, Israel mengatakan Hamdiya menolak untuk diobati dan dibebaskan, Ashqar menambahkan.

Ashqar mengatakan para tahanan yang sakit kanker di penjara-penjara Israel juga menderita komplikasi jangka panjang. Hal ini para tahanan dapatkan meski mereka telah bebas dari penjara Israel. [sm/islampos/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.