+ResistNews Blog - Diperkirakan 60.000 warga Muslim Palestina memadati Masjidil Aqsha guna melakukan shalat Jumat meskipun dibawa keamanan yang ketat penjajah Israel.

Syeikh Ikrimah Shabri, Ketua Dewan Tinggi Islam di Al-Quds mengatakan selama khutbah Jumat terkait skema penodaan penjajah Israel terhadap pemakaman Islam Mamanullah dan tempat-tempat suci umat Islam lain.

Sebelumnya, Komite untuk Rekonstruksi Makam di Al-Quds pernah melaporkan penjajah Israel terus-menerus menghancurkan makam-makam Muslim di Al-Quds, khususnya Pemakaman Mamanullah.

Padahal pemakaman ini adalah pemakaman terbesar di Palestina dimana juga terdapat makam para sahabat Rasul Shalallahu ‘Alaihi Wassallam.

Dikutip palinfo.com, Jumat (18/03/20160, Syeikh Shabri mengatakan, Israel telah melakukan penyitaan dan pendudukan 51 rumah warga di Jerusalem guna mendukung perluasan pemukiman ilegal Yahudi.

Sheikh Sabri mengecam upaya penjajah Israel yang melarang kaum Muslim melantunkan adzan melalui pengeras suara masjid.

“Masjidil Aqsha dalam bahaya karena sedang berlangsung upaya penghancuran Israel,” ujarnya memperingatkan.

Meski demikian, ia mengaku akan tetap mempertahankan Masjidil Aqsha dari usaha-usaha penghancuran dan agresu Israel. [Panji Islam/hidayatullah.com/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.