+ResistNews Blog - Pekan lalu tiga lelaki Muslim-Amerika ditemukan tewas dibunuh dengan “gaya-eksekusi” di Indiana. Namun berita pembunuhan tersebut sama sekali tak menarik perhatian media Barat, polisi bahkan menyatakan masalah agama bukanlah penyebab pembunuhan tersebut.

Seperti dilansir Aljazirah, Ahad (28/2), polisi negara bagian Indiana Amerika Serikat mengatakan mereka masih belum mengidentifikasi motif pelaku pembunuhan tiga pemuda Muslim-Amerika pekan lalu itu. Kasus ini hampir tak menyebabkan riak di arus media utama di AS.

Padahal polisi mengatakan kepada media lokal, tiga pemuda ditemukan tewas Rabu (24/2) lalu di sebuah rumah di Fort Wyne, Indiana. Mereka adalah Mohamedtaha Omar (23 tahun), Addam Mekki (20 tahun) dan Muhannad Tairab (17 tahun).

Ketiga pemuda, yang menurut polisi berasal dari wilayah Sahel di timur Afrika, ditembak beberapa kali. Polisi mengatakan mereka tak percaya pembunuhan terkait dengan etnis atau agama ketiga korban. Polisi menyakini kematian ketiganya berhubungan dengan kekerasan antar geng.

“Kami cukup yakin mereka tak ditargetkan karena itu (agama, Red),” kata Direktur keselamatan umum Fort Wyne Rusty York kepada jurnal lokal Gazette. (republika.co.id/ +ResistNews Blog )

Post a Comment

Powered by Blogger.